Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Farmer regeneration crisis in villages: Case study of youth in Sragen, Indonesia Nugroho, Cahyo Bagus Tri; Sugihardjo; Permatasari, Putri; Anantanyu, Sapja
Journal of Agrosociology and Sustainability Vol. 2 No. 1: (July) 2024
Publisher : Institute for Advanced Science, Social, and Sustainable Future

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61511/jassu.v2i1.2024.775

Abstract

Background: The rice fields in Sumberlawang District are 1,902 hectares, which are dominated by food crops, therefore the community's main livelihood is as farmers. Farming work has received a poor response from some village youths, young people tend to choose jobs in urban areas by means of urbanization in the hope of earning a high income. The aim of this research is to determine the factors and perceptions of young people in Sumberlawang District following in the footsteps of their parents to become farmers or work in the non-agricultural sector, by analyzing the internal and external factors that influence this. Methods: The method used to obtain and analyze data is a quantitative method supported by qualitative data. Findings: The results of the research show that factors that have a significant relationship with youth regarding farmer work are access to information. Conclusion: Factors that are significantly related to young people's perceptions of farmer work are: formal education and personal experience, while those that are not significantly related are non-formal education, cosmopolitan, and socio-cultural. Novelty/Originality of this Study: Its focus is on understanding the perceptions of rural youth in Sumberlawang District towards agricultural work, with a detailed analysis of the internal and external factors influencing these perceptions. This research provides a comprehensive examination of the significant relationships between formal education, personal experience, and access to information, and how these factors shape youth attitudes towards farming. The study aims to address the declining interest among youth in agricultural professions.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Penguatan Modal Sosial dan Peran Stakeholder dalam Pembangunan Desa Wisata di Kabupaten Karanganyar Wibowo, Agung; Lestari, Eny; Sugihardjo
Jurnal Penyuluhan Vol. 20 No. 01 (2024): Jurnal Penyuluhan
Publisher : Department of Communication and Community Development Sciences and PAPPI (Perhimpunan Ahli Penyuluhan Pembangunan Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25015/20202446684

Abstract

Keberadaan nilai-nilai modal sosial dan peran stakeholder dalam pemberdayaan masyarakat di desa wisata memberikan dampak pada penguatan ekonomi lokal. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan nilai-nilai modal sosial dan peran stakeholders dalam pembangunan desa wisata. Lokasi penelitian ini di Kecamatan Ngargoyoso Kabupaten Karanganyar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan menggunakan desain penelitian fenomenologi. Informan dalam penelitian ini adalah tokoh masyarakat, perangkat desa, petani, kelompok wanita tani, Kelompok usaha ekonomi produktif. Analisis data dilakukan dengan menggunakan model analisis interaktif, yaitu melalui proses pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai modal sosial di masyarakat (hubungan sosial, nilai/norma, toleransi, kesedian mendengar, kejujuran, pengetahuan tradisional, jaringan sosial, trust, tukar kebaikan, kesetiaan dan kebersamaan, tanggung jawab, partisipasi sosial, dan kemandirian) terbukti berperan penting dalam pembangunan desa wisata. Selanjutnya stakeholder (Pemerintah Desa, Perguruan Tinggi, Karang Taruna, PKK (Pembinaan Kesejahteraan Keluarga), tokoh masyarakat, Perhutani) memainkan peran penting di dalam pemberdayaan masyarakat, yakni membangun keberlanjutan, melakukan perubahan dan sebagai fasilitator.
Pemuda dan Wirausaha Pertanian: Hubungan Umur, Tingkat Pendidikan, Jenis Kelamin, Riwayat Keluarga Petani dengan Minat Arum Pratiwi, Moerindra Sekar; Sugihardjo; Anantanyu, Sapja
AgriHumanis: Journal of Agriculture and Human Resource Development Studies Vol. 5 No. 1 (2024): AgriHumanis: Journal of Agriculture and Human Resource Development Studies
Publisher : Balai Pelatihan Pertanian Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46575/agrihumanis.v5i1.202

Abstract

The agricultural sector is the majority livelihood sector owned by the Indonesian population. Over time, Indonesia's agricultural development has been increasingly developed, this is evidenced by BPS data regarding the percentage of agricultural informal workers which increased in 2019 - 2021. The agricultural sector in Indonesia is currently experiencing the phenomenon of aging farmers, where there is a scarcity of youth who focus on working or working directly in the agricultural sector. The purpose of this study was to determine the bivariate relationship between age, education level, gender, and family history of farmers with youth interest in entrepreneurship in the agricultural sector. This research will be carried out in July-September 2023 in Wonogiri District, Wonogiri Regency. The research method used in this study is a quantitative research method using survey research techniques. The sample selection in this study used quota sampling and snowball sampling, with a research sample of 70 respondents, obtained by the Lameshow formula. The data analysis method in this study uses kai squared analysis, using SPSS 27. The results of this study are age, education level, and gender are not related to variables of interest in agricultural entrepreneurship, while farmer family history is related to youth interest in agricultural entrepreneurship.
The Influence of the Communication Process on Agro Innovation Park Mentoring Program on the Performance of Bogor Women Farmer Groups Islami, Mutiara Shima; Sugihardjo; Widayanti, Emi
Jurnal Penyuluhan Pertanian Vol 18 No 1 (2023)
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51852/jpp.v18i1.596

Abstract

Agro Innovation Park (Tagrinov) is an innovation in the display of technology for the use of yards at BBP2TP which functions as a place for education regarding the optimal arrangement of yard areas. Tagrinov's activity is to provide services for innovative technology mentoring activities for the use of yards. The farmer women's group is one of the communities that have received Tagrinov's mentoring services. This study aims to determine the effect of the communication process in the Agro Innovation Park (Tagrinov) mentoring program on the performance of women's farmer groups in Bogor through the intervention of the communication effect variable. The research method is quantitative. The research location is Bogor City. The sample was determined by proportional random sampling method of 55 respondents. Data analysis used path analysis using the IBM SPSS 25 application. The results showed that the communication process in the Agro Innovation Park mentoring program through communication effects had a significant effect on the performance of women's farmer groups in Bogor.
Pemberdayaan masyarakat melalui inisiasi bank sampah Rusdiyana, Eksa; Sugihardjo; Setyowati, Retno; Widiyanto; Lestari, Eny
Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS) Vol 7 No 3 (2024)
Publisher : University of Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jipemas.v7i3.21259

Abstract

Implementasi prinsip pemilahan sampah reduce, reuse, dan recycle melalui bank sampah belum banyak berkembang di masyarakat. Inisiasi bank sampah masih dihadapkan dengan berbagai kendala seperti literasi ekologi tentang sampah yang masih kurang serta minimnya tenaga penggerak bank sampah itu sendiri. Kegiatan pengabdian masyarakat di Dusun Kepuh ini bertujuan untuk menguatkan literasi ekologi permasalahan sampah serta menginisiasi bank sampah tingkat desa. Metode pendekatan yang digunakan adalah partisipatory rural appraisal (PRA) dengan masyarakat mitra kelompok PKK. Dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan sikap mitra terkait literasi sampah digunakan pendekatan kelompok dengan teknik penyuluhan. Materi penyuluhan yang diberikan meliputi: (1) Edukasi masalah sampah, (2) Pemetaan perilaku rumah tangga terhadap sampah, serta (3) Urgensi keberadaan bank sampah. Sedangkan untuk meningkatkan keterampilan pengelolaan bank sampah dilakukan dengan teknik praktek, pendampingan, operasional bank sampah, studi banding, serta monitoring dan evaluasi terhadap keberjalanan program bank sampah. Berdasarkan program yang telah terlaksana, diperoleh hasil yaitu; (1) Berdasarkan peta pemanfaatan sampah, sebagian kecil rumah tangga PKK sudah berupaya memanfaatkan sampah jenis tertentu. (2) Inisiasi bank sampah diharapkan mampu menguatkan perilaku rumah tangga PKK dalam memanfaatkan sampah, hal ini terlihat dari adanya peningkatan partisipasi anggota PKK dalam kegiatan operasional bank sampah, serta para pengurus telah memiliki ketrampilan dalam menjalankan bank sampah.
Analisis faktor dan persepsi pemuda desa terhadap pekerjaan petani Nugroho, Cahyo Bagus Tri; Sugihardjo; Permatasari, Putri; Anantanyu, Sapja
Journal of Agrosociology and Sustainability Vol. 1 No. 1: (July) 2023
Publisher : Institute for Advanced Science, Social, and Sustainable Future

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61511/jassu.v1i1.2023.58

Abstract

Pekerjaan petani merupakan menjadi mata pencaharian utama di pedesaan. Mata pencaharian petani didominasi oleh orang tua lebih dari 50 tahun termasuk di Kecamatan Sumberlawang. Mayoritas penduduk Kecamatan Sumberlawang bermata pencaharian sebagai petani sebanyak 14.122 jiwa, angka tersebut paling tinggi dibandingkan mata pencaharian lain. Namun taraf hidup dan luas lahan pertanian tidak terkait dengan minat pemuda desa, oleh sebab itu mereka cenderung bekerja di kota setelah tamat sekolah. Ketidaktertarikan bekerja di desa disebabkan kurangnya minat pada profesi pertanian. Di Sumberlawang memiliki prosentase 18,89% pemuda berusia 15-29 tahun, jumlah yang cukup besar dan dapat bermanfaat bagi keberlangsungan pertanian jika pemuda tersebut tidak pindah ke kota. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang membentuk persepsi kaum muda tentang pekerjaan pertanian dan persepsi kaum muda tentangnya. Partisipan dalam penelitian ini adalah pemuda berusia 15 hingga 29 tahun. Sampel sebanyak 98 pemuda diambil dengan menggunakan metode proporsional random sampling. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pengAnalisis data menggunakan  software program IBM SPSS Statistics 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor berikut mempengaruhi persepsi kaum muda tentang pekerjaan pertanian: pendidikan formal, pendidikan non formal, pengalaman pribadi, akses informasi, dan kosmopolitan. Persepsi pemuda baik tentang pendapatan, sedangkan persepsi tentang pensiun netral, persepsi tidak baik, terutama kebanggaan petani, pengembangan karir, persepsi buruk terhadap pertanian.
Pengaruh Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Terhadap Kinerja Penyuluh Pertanian di Provinsi DKI Jakarta Ayu Puspita Sari; Sugihardjo; Widiyanto
Jurnal Indonesia Sosial Sains Vol. 2 No. 06 (2021): Jurnal Indonesia Sosial Sains
Publisher : CV. Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jiss.v2i06.319

Abstract

COVID-19 pertama kali ditetapkan sebagai pandemi oleh WHO pada Februari 2020 dan setidaknya sudah menyebar ke 124 negara di dunia. COVID-19 masuk ke Indonesia pada 2 Maret 2020, kemudian menyebar luas di hampir seluruh wilayah Indonesia. Pandemi COVID-19 yang terjadi di Indonesia diprediksi akan mempengaruhi eksistensi sektor pertanian apabila perkembangannya semakin meluas. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Menganalisis kinerja penyuluh pertanian di Provinsi DKI Jakarta selama diberlakukannya Pembatasan Sosial Berskala Besar; (2) Mengetahui faktor-faktor yang dapat mempengaruhi kinerja penyuluh pertanian di Provinsi DKI Jakarta selama diberlakukannya Pembatasan Sosial Berskala Besar; (3) Mengetahui pengaruh antara faktor internal dan eksternal penyuluh pertanian terhadap kinerja penyuluh pertanian selama diberlakukannya Pembatasan Sosial Berskala Besar. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode kuantitatif dengan eksplanatori. Lokasi penelitian ditentukan secara sengaja (purposive) yaitu di Provinsi DKI Jakarta. Metode pengambilan sampel ditentukan dengan teknik sensus. Analisis data yang dilakukan pada penelitian ini adalah dengan menggunakan analisis deskriptif dan uji regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa kinerja penyuluh pertanian di Provinsi DKI Jakarta selama diberlakukannya PSBB berada pada kategori baik dengan pelaksanaan dalam kategori cukup dan evaluasi dan pelaporan dalam kategori sangat baik. Kinerja penyuluh pertanian Provinsi DKI Jakarta dipengaruhi oleh umur, masa kerja, pendidikan, pelatihan, ketersediaan sarana prasarana, dan kondisi lingkungan kerja sebesar 52,5%.
IMPLEMENTASI RINTISAN BANK SAMPAH BERBASIS LITERASI IKLIM SEBAGAI UPAYA PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN INOVASI "TUKAR SAMPAH DENGAN BIBIT" MELALUI PROGRAM KKN DI DESA WONOSARI Yasmin Sindoro Salsabila; Muhammad Yusuf Habibie; Luqman Al Hakim; Sugihardjo; Vincent Arif Kurniawan; Chandra Adji Prasetyo; Alifia Nuradilla Rajwanda; Agasta Veda Bhayangkara; Yumna Rizky Fitria; Riana Septiana; Rakan Narendra Munggaran
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 2 No. 04 September (2025): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan sampah rumah tangga, khususnya anorganik, masih menjadi tantangan serius di Kabupaten Karanganyar. Melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) 79 Universitas Sebelas Maret, dilakukan rintisan bank sampah berbasis literasi iklim di Desa Wonosari sebagai upaya pemberdayaan masyarakat sekaligus mendukung inovasi “Tukar Sampah dengan Bibit.” Metode kegiatan meliputi observasi, wawancara, sosialisasi, serta pendampingan langsung kepada warga Dusun Gemblung Kulon dan Dusun Munggur. Hasil program menunjukkan terbentuknya sistem bank sampah yang terorganisir dan memberikan manfaat ekonomi, sosial, serta lingkungan. Masyarakat menunjukkan antusiasme tinggi dalam berpartisipasi, meskipun masih terdapat kendala pemahaman mekanisme pengelolaan. Secara keseluruhan, program ini berhasil meningkatkan kesadaran warga dalam pengelolaan sampah sekaligus mengintegrasikan penghijauan desa melalui distribusi bibit tanaman. Dengan demikian, rintisan bank sampah ini berpotensi menjadi langkah awal menuju sistem pengelolaan sampah berkelanjutan dan pemberdayaan ekonomi lokal.