cover
Contact Name
Wulandari Dianningtyas
Contact Email
jurnal.lemigas@esdm.go.id
Phone
+6221-7394422
Journal Mail Official
jurnal.lemigas@esdm.go.id
Editorial Address
Jl. Ciledug Raya Kav. 109, Cipulir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan 12230
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
LEMBARAN PUBLIKASI MINYAK DAN GAS BUMI
Published by LEMIGAS
ISSN : 20893396     EISSN : 25980300     DOI : 10.29017/LPMGB.58.1.1610
Lembaran Publikasi Minyak dan Gas Bumi (LPMGB) merupakan jurnal resmi yang dipublikasikan oleh Balai Besar Pengujian Minyak dan Gas Bumi LEMIGAS untuk menyebar luaskan informasi terkait kegiatan penelitian, pengembangan rekayasa teknologi dan pengujian laboratorium di bidang migas. Naskah dari berbagai lembaga penelitian, perguruan tinggi dan industri migas dari dalam dan luar negeri
Articles 544 Documents
Penelitian Periode Penggantian Minyak Lumas Semi-sintetik SAE 20W50 Rona Malam K; Lutfi Aziz
Lembaran Publikasi Minyak dan Gas Bumi Vol. 36 No. 1 (2002): LPMGB
Publisher : BBPMGB LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Makin banyaknya jenis pelumas yang beredar di pasaran, khususnya minyak lumas automotive, menjadikan pemakai kendaraan bingung dan sulit untuk menentukan minyak lumas yang baik dan bermutu. Di samping itu banyak iklan atau informasi dari perusahaan pelumas yang menjanjikan bahwa minyak lumas tersebut dapat dipakai sampai dengan jarak tempuh lebih dari 5000 km. Dari kenyataan di atas, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui waktu penggantian (drain interval) dari jenis minyak lumas mesin bensin semi-sintetik yang ada di pasaran melalui analisis minyak lumas bekasnya setiap kenaikan 2.000 km sampai mencapai jarak tempuh 10.000 km dan konsumsi minyak lumasnya. Dari kesimpulan didapat, bahwa minyak lumas semi-sintetik SAE 20W50, API Service SJ/CF, dapat digunakan sampai dengan jarak tempuh 10.000 km dengan kondisi pelumas bekasnya masih baik dan konsumsi oli yang dibutuhkan normal yaitu 500 cc.
Studi Pengaruh Beberapa Variabel Operasi Kendaraan Bermotor Diesel Terhadap Konsumsi Bahan Bakarnya Subiyanto Bambang Widodo
Lembaran Publikasi Minyak dan Gas Bumi Vol. 24 No. 1 (1990): LPMGB
Publisher : BBPMGB LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konsumsi bahan bakar suatu kendaraan bermotor bisa dipengaruhi oleh beberapa faktor, baik dari luar maupun dari dalam kendaraan bermotor itu sendiri.
Pengoptimalan Aktivitas Katalis Perengkah dengan Deaktivasi Uap A.S Nasution; E Jasjfi; Evita H Legowo; Hono Witono
Lembaran Publikasi Minyak dan Gas Bumi Vol. 36 No. 1 (2002): LPMGB
Publisher : BBPMGB LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses perengkahan katalitik umpan fraksi berat dan residu melibatkan serentetan reaksi konsekatif, sehingga konversi umpan dengan selektivitas optimal untuk menghasilkan bensin sebagai produk utama dipengaruhi oleh keoptimalan aktivitas katalis perengkah (katalis ekuilibrium). Deaktivasi uap terhadap katalis perengkah baru dapat mengendalikan aktivitas katalis perengkah sampai tingkat optimalnya sehingga produk utama bensin dapat dihasilkan secara optimal dengan suatu konversi umpan rendah. Untuk meneliti aktivitas optimal dari katalis perengkah, telah dilakukan suatu penelitian deaktivasi uap katalis perengkah alumina-silika () pada suhu 500-700°C dan waktu deaktivasi 4-10 jam. Penelitian aktivitas katalis dilakukan dengan memakai alat Micro Activity Test (MAT) dengan umpan standar. Berdasarkan hasil pengamatan aktivitas optimal katalis menghasilkan konversi umpan 36,5% berat dengan produk utama bensin 32,5% berat. Katalis perengkah baru memberikan konversi umpan 45.0% berat, tetapi dengan persentase produk bensin hanya 20,6% berat. Katalis beraktivasi optimal ini memberikan kenaikan selektivitas sebesar 43,27% berat daripada yang dapat dihasilkan oleh katalis baru. Pengaruh deaktivasi uap katalis perengkah dari proses konversi umpan dan produk bensin dari proses perengkahan katalitik dan mekanisme reaksi perengkahan katalitik disajikan dalam makalah ini.
Kajian Penggunaan Teknologi Informasi Terhadap Kinerja Sumber Daya Manusia dan Pengaruhnya terhadap Organisasi: Sebuah Kasus Manajemen Informasi Perspektif Hartri Sirait
Lembaran Publikasi Minyak dan Gas Bumi Vol. 38 No. 3 (2004): LPMGB
Publisher : BBPMGB LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dampak kemajuan teknologi informasi membawa pengaruh kepada kegiatan organisasi, hal ini merupakan suatu hal yang sangat positif untuk dicermati agar pengaruh perkembangannya membawa kebaikan bagi organisasi. Pengaruh positif apa yang dapat diberikan oleh kemajuan teknologi informasi dalam meningkatkan kinerja sumber daya manusia (SDM) dalam organisasi, merupakan suatu hal yang perlu dicermati terhadap fungsinya. Porter dalam konsep chain activity organisasi telah mengindentifikasi value activities dalam suatu organisasi/perusahaan, meliputi di antaranya pengelolaan SDM dan pengembangan teknologi, yang merupakan aktivitas penting dalam mendukung tercapainya aktivitas utama suatu organisasi. Dengan semakin kompleksnya permasalahan yang dihadapi oleh personel dalam kegiatan kerja akan timbul distorsi terhadap performance kerja, sehingga perlu dicermati faktor-faktor apa yang mempengaruhi kinerja personel dalam aktivitas kegiatan organisasi. Apakah ada kaitan antara teknologi informasi dengan faktor-faktor kepemimpinan, kesejahteraan, loyalitas, pembinaan dan karir dalam mempengaruhi kinerja personel (layanan). Hal ini yang perlu pembuktiannya.
Perkembangan Spesifikasi Bensin Indonesia dan Spesifikasi WWFC serta Pengaruhnya Bagi Industri Migas Djainuddin Semar
Lembaran Publikasi Minyak dan Gas Bumi Vol. 40 No. 3 (2006): LPMGB
Publisher : BBPMGB LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Energi bahan bakar fosil terutama minyak bumi untuk kebutuhan sektor transportasi dan bahan petrokimia belum mampu tergantikan oleh sumber energi lainnya, sehingga diperlukan usaha konservasi. Spesifikasi bahan bakar minyak jenis bensin yang dipasarkan dalam negeri menurut surat Keputusan Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi No. 3674 K/24/DJM/2006 tanggal 17 Maret 2006 adalah salah satu bahan bakar minyak konservasi energi dengan penambahan ether atau etanol ke dalam bahan bakar bensin. Spesifikasi bensin Indonesia harus dikaji ulang secara berkala untuk disesuaikan dengan perkembangan teknologi mesin, lingkungan hidup, konservasi energi dan beberapa karakteristik dan metode uji harus disesuaikan pula dengan spesifikasi bensin internasional EURO dan dari organisasi pembuat bensin dan mesin otomotif yang dikenal dengan World Wide Fuel Charter (WWFC). WWFC memberikan arah global harmonisasi bensin di seluruh dunia.
Penanggulangan Tanah Terkontaminasi oleh Limbah Minyak dari Kilang/Unit Pengolahan dengan “Bios Oil Removal” pada Skala Laboratorium (Tahap-I) Zulkifliani
Lembaran Publikasi Minyak dan Gas Bumi Vol. 38 No. 3 (2004): LPMGB
Publisher : BBPMGB LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kilang minyak merupakan fasilitas proses pengolahan minyak bumi (crude oil) menjadi produk-produk Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Non-BBM. Dalam prosesnya di samping diperoleh produk-produk yang bermanfaat juga dihasilkan material sisa yang tidak bermanfaat lagi (atau jika diproses membutuhkan biaya yang besar) dalam bentuk limbah padat, cair, dan gas. Komponen-komponen dalam limbah tersebut dapat berasal dari impurities minyak bumi itu sendiri atau berasal dari bahan-bahan kimia yang digunakan selama proses pengolahan minyak bumi. Limbah-limbah yang dihasilkan oleh industri migas secara umum diproses lagi sampai dinyatakan aman berdasarkan baku mutu limbah kilang minyak yang ditetapkan oleh pemerintah. Teknologi pengolahan limbah yang ada di industri migas menggunakan beberapa teknik di antaranya adalah teknik pengolahan limbah secara fisik/mekanik (mechanical separation), teknik secara kimia (chemical separation), dan teknik secara biologi (bioprocess). Teknologi pengolah limbah tersebut di atas dapat diaplikasikan secara terpisah atau dikombinasikan satu dengan lainnya sehingga diperoleh hasil yang maksimal. Di samping itu dampak yang lebih mengkhawatirkan adalah proses migrasi limbah minyak pada area di sekitarnya berbentuk gundukan (erupsi) di permukaan tanah. Gundukan-gundukan ini dapat timbul pada permukaan jalan atau dari bawah lantai bangunan, akibat yang ditimbulkannya dapat merusak dan membahayakan keberadaan fasilitas-fasilitas vital yang berada di atas atau sekitarnya, seperti refinery control room, jaringan pipa di bawah dan permukaan tanah serta sarana jalan.
Korosi CO2 pada Sumur Minyak dan Gas serta Cara Pencegahanya Noegroho Hadi HS.
Lembaran Publikasi Minyak dan Gas Bumi Vol. 24 No. 1 (1990): LPMGB
Publisher : BBPMGB LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Korosi oleh CO2 pada sumur minyak dan gas bumi perlu untuk di pelajari. Mempelajari masalah korosi CO2 pada sumur minyak yang baru akan mendapat hasil dan data yang lebih teliti dan benar.
Kajian Singkat atas Syarat Kenonkonduktifan Matriks Batuan dalam Model Saturasi Air Archie Heru Atmoko; Bambang Widarsono; Rosidelly
Lembaran Publikasi Minyak dan Gas Bumi Vol. 36 No. 2 (2002): LPMGB
Publisher : BBPMGB LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seperti diketahui secara umum model estimasi saturasi air Archie dibangun dengan anggapan dasar hahwa model tersehut hanva valid pada batupasir yang bebas dari mineral konduktif apa pun. Ketidakpastian dalam pemilihan model saturasi air yang tepat menjadikan bahwa anggapan tersebut harus dikaji kembali dengan pengujian langsung di laboratorium. Tulisan ini menyajikan hasil dari pengukuran sifat kelistrikan dari dua buah percontoh batupasir sintetik berkandungan lempung kaolinit 10%, dan 25% dari volume matriks. Penerapan model Archie dan Waxman & Smits memperlihatkan adanva korelasi yang baik antara saturasi air terestimasi dan data saturasi air yang teramati langsung. Bukti ini memperlihatkan hahwa syarat kenonkonduktifan matriks bagi model Archie tidak perlu diterapkan secara ketat. Dengan demikian telah dibuktikan hahwa model Archie dapat diterapkan untuk batupasir berkandungan mineral konduktif/semi-konduktif sampai pada tingkat yang dapat diterima.
Peran Temperatur-Laju Alir Umpan pada Konversi Metanol Menggunakan Zeolit-TMA Chairil Anwar
Lembaran Publikasi Minyak dan Gas Bumi Vol. 38 No. 3 (2004): LPMGB
Publisher : BBPMGB LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses MTG (Methanol to Gasoline) adalah salah satu contoh penerapan sifat selektif dari katalis terhadap produk reaksi. Proses ini merupakan bagian dari proses pengubahan gas bumi menjadi bahan bakar cair. Hidrokarbon yang dihasilkan dalam proses ini berupa senyawa aromatik dan alifatik, dan terutama sekali adalah senyawa dengan daerah titik didih bensin. Proses lain untuk mendapatkan bahan bakar dari gas bumi adalah melalui proses sintesis Fischer-Tropsch, yang sejarahnya lebih tua dari proses MTG, namun hingga dewasa ini proses Fischer-Tropsch masih mempunyai masalah dengan mahalnya biaya untuk memproduksi gas sintesis. Dalam perkembangan kedua proses di atas untuk mendapatkan bahan bakar dari gas bumi, alternatif mana pun yang dipilih peranan katalis merupakan bagian terpenting. Bahkan ada usaha dan menjadikan obyek utama penelitan untuk menggabungkan katalis zeolit dari mobil dan katalis Fischer-Tropsch. Konversi gas bumi menjadi bahan bakar cair bagi Indonesia akan sangat menarik karena kian banyak sumber-sumber gas bumi potensial yang jauh dari konsumen ditemukan. Tulisan ini merupakan hasil dari serangkaian penelitian untuk memperoleh bahan bakar cair dengan batasan meningkatkan kinerja katalis melalui proses dealuminasi-realuminasi, variasi temperatur dan laju alir umpan yang digunakan sebagai variabel dalam uji katalitik. Karakter katalis yang ditinjau antara lain adalah luas permukaan, volume pori, distribusi pori, nisbah Si/Al dan keasaman katalis.
Pengaruh Oksidasi Minyak Lumas Karter pada Mesin Uji CLR-L38 F. Batti; T.S. T.S.
Lembaran Publikasi Minyak dan Gas Bumi Vol. 24 No. 1 (1990): LPMGB
Publisher : BBPMGB LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meneliti pengaruh oksidasi yang menyebabkan korosi terhadap bantalan, ketuhanan terhadap pengaruh oksidasi dan kecenderungan pembentukan deposit dari minyak lumas motor bensin dan diesel.

Filter by Year

1980 2024


Filter By Issues
All Issue Vol. 58 No. 1 (2024): LPMGB Vol. 57 No. 3 (2023): LPMGB Vol. 57 No. 2 (2023): LPMGB Vol. 57 No. 1 (2023): LPMGB Vol. 56 No. 3 (2022): LPMGB Vol. 56 No. 2 (2022): LPMGB Vol. 56 No. 1 (2022): LPMGB Vol. 55 No. 3 (2021): LPMGB Vol. 55 No. 2 (2021): LPMGB Vol. 55 No. 1 (2021): LPMGB Vol. 54 No. 3 (2020): LPMGB Vol. 54 No. 2 (2020): LPMGB Vol. 54 No. 1 (2020): LPMGB Vol. 53 No. 3 (2019): LPMGB Vol. 53 No. 2 (2019): LPMGB Vol. 53 No. 1 (2019): LPMGB Vol. 52 No. 3 (2018): LPMGB Vol. 52 No. 2 (2018): LPMGB Vol. 52 No. 1 (2018): LPMGB Vol. 51 No. 3 (2017): LPMGB Vol. 51 No. 2 (2017): LPMGB Vol. 51 No. 1 (2017): LPMGB Vol. 50 No. 3 (2016): LPMGB Vol. 50 No. 2 (2016): LPMGB Vol. 50 No. 1 (2016): LPMGB Vol. 49 No. 3 (2015): LPMGB Vol. 49 No. 2 (2015): LPMGB Vol. 49 No. 1 (2015): LPMGB Vol. 48 No. 3 (2014): LPMGB Vol. 48 No. 2 (2014): LPMGB Vol. 48 No. 1 (2014): LPMGB Vol. 47 No. 3 (2013): LPMGB Vol. 47 No. 2 (2013): LPMGB Vol. 47 No. 1 (2013): LPMGB Vol. 45 No. 3 (2011): LPMGB Vol. 45 No. 2 (2011): LPMGB Vol. 45 No. 1 (2011): LPMGB Vol. 44 No. 3 (2010): LPMGB Vol. 44 No. 2 (2010): LPMGB Vol. 44 No. 1 (2010): LPMGB Vol. 43 No. 3 (2009): LPMGB Vol. 43 No. 2 (2009): LPMGB Vol. 43 No. 1 (2009): LPMGB Vol. 42 No. 3 (2008): LPMGB Vol. 42 No. 2 (2008): LPMGB Vol. 42 No. 1 (2008): LPMGB Vol. 41 No. 3 (2007): LPMGB Vol. 41 No. 2 (2007): LPMGB Vol. 41 No. 1 (2007): LPMGB Vol. 40 No. 3 (2006): LPMGB Vol. 40 No. 2 (2006): LPMGB Vol. 40 No. 1 (2006): LPMGB Vol. 39 No. 3 (2005): LPMGB Vol. 39 No. 2 (2005): LPMGB Vol. 39 No. 1 (2005): LPMGB Vol. 38 No. 3 (2004): LPMGB Vol. 38 No. 2 (2004): LPMGB Vol. 38 No. 1 (2004): LPMGB Vol. 37 No. 1 (2003): LPMGB Vol. 36 No. 3 (2002): LPMGB Vol. 36 No. 2 (2002): LPMGB Vol. 36 No. 1 (2002): LPMGB Vol. 24 No. 2 (1990): LPMGB Vol. 24 No. 1 (1990): LPMGB Vol. 23 No. 3 (1989): LPMGB Vol. 23 No. 1 (1989): LPMGB Vol. 21 No. 3 (1987): LPMGB Vol. 21 No. 2 (1987): LPMGB Vol. 21 No. 1 (1987): LPMGB Vol. 20 No. 3 (1986): LPMGB Vol. 20 No. 2 (1986): LPMGB Vol. 20 No. 1 (1986): LPMGB Vol. 19 No. 3 (1985): LPMGB Vol. 19 No. 2 (1985): LPMGB Vol. 19 No. 1 (1985): LPMGB Vol. 18 No. 3 (1984): LPMGB Vol. 18 No. 2 (1984): LPMGB Vol. 18 No. 1 (1984): LPMGB Vol. 17 No. 2 (1983): LPMGB Vol. 15 No. 1 (1981): LPMGB Vol. 14 No. 3 (1980): LPMGB Vol. 14 No. 2 (1980): LPMGB Vol. 14 No. 1 (1980): LPMGB More Issue