cover
Contact Name
Ade Herman Surya Direja
Contact Email
adehermansuryadireja@gmail.com
Phone
+6282182997717
Journal Mail Official
admin@journal.mandiracendikia.com
Editorial Address
Yayasan Pendidikan Mandira Cendikia Bengkulu, Indonesia Jl. Padat Karya No 25 Kelurahan Sumur Dewa Kecamatan Selebar Kota Bengkulu
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia
ISSN : -     EISSN : 29642434     DOI : 10.70570
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia (JIK-MC) accepts related writings: Health sciences allied such like: Midwifery, medicine, pharmacies, phisiotherapy, surgical medical nursing, Emergency nursing, Mental nursing, Maternity nursing and children, Community nursing, family and elderly Nursing management, ect. Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia (JIK-MC) also accepts all writings with various disciplines of science with the terms of the core points remaining in the path and scope of the world of Health Sciences.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 2 (2022)" : 10 Documents clear
Faktor-faktor penyebab Keterlambatan penyediaan dokumen rekam medis rawat jalan di RSUD Harapan dan doa kota bengkulu Dega Putri Nanda Dega; Deno Harmanto; Nofri Heltiani; Yoki Hermansyah
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 1 No. 2 (2022)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyediaan berkas rekam medis yang cepat merupakan faktor yang mempengaruhi kepuasan pasien. Berdasakan studi pendahuluan di RSHD Kota Bengkulu, hasil wawancara terhadap salah satu petugas pendaftaran pasien rawat jalan mengatakan penyediaan dokumen rekam medis pasien rawat jalan lebih banyak memakai waktu di karenakan petugas harus mencari berkas terlebih dahulu sehingga menyebabkan pasien lama menunggu waktu yang digunakan lebih dari 10 menit.Tujuan penelitian ini untuk diketahui faktor penyebab keterlambatan penyediaan berkas rekam medis rawat jalan di RSHD Kota Bengkulu. Jenis penelitian deskriptif dengan menggunakan metode observasional dan wawancara dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian adalah 5 petugas filling dan sampel yang digunakan sebanyak 5 orang. Penelitian menggunakan data premier dan analisis data menggunakan cara observasi dan wawancara serta melihat langsung mengenai faktor keterlambatan, masa kerja dan prosedur penyediaan. Dari 5 orang petugas 4 (80%) berpengetahuan cukup dengan latar Pendidikan D3 Rekam Medis dan 1 (20%) berpengetahuan kurang terhadap penyediaan berkas rekam medis rawat jalan dengan latar belakang Pendidikan Sekolah Menengah Atas (SMA). Pada masa kerja petugas semuanya 5 (100%) kurang dari 5 tahun dan 4 (80%) petugas menyediakan dokumen rekam medis sesuai prosedur namun masih ada 1 (20%) menyediakan dokumen tidak sesuai prosedur. Sebaiknya pimpinan rekam medis melakkukan evaluasi terhadap pelaksanaan penyediaan dokumen rekam medis sehingga tercipta penyelenggaraan rekam medis yang baik.  
Hubungan Tingkat Stres dengan Kualitas Tidur Mahasiswa Yang Sedang Menyusun Tugas Akhir Di Universitas Harapan Bangsa Tri Retno Nurasih; Pramesti Dewi; Indri Heri Susanti
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 1 No. 2 (2022)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tugas akhir merupakan salah satu syarat mahasiwa menyelesaikan program studi dan mendpatkan gelar. Mahasiswa bisa saja menemukan hambatan dalam mengerjakan tugas akhir, hambatan dalam menyususn tugas akhir dapat berupa stres dan kualitas tidur terganggu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat stres dengan kualitas tidur mahasiswa yang sedang menyusun tugas akhir di Universitas Harapan Bangsa.Penelitian ini menggunakan metode deskripsi analitik dengan pendekatan cross sectional. Sempel yang digunakan berjumlah 41 responden. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan dua kuesioner yaitu tingkat stres ZSAS dan kualitas tidur PSQI. Analisa data menggunakan uji spearman’s rho dengan tingkat kesalahan α: 0,05.Hasil penelitian menunjukan jumlah tertinggi stres normal sejumlah 95,1% dan kualitas tidur buruk sejumlah 87,8%. Dari hasil uji tabulasi silang dengan uji spearman’s rho didapatkan nilai p value = 0,600. Hasil analisa menunjukan tidak terdapat hubungan antara tingkat stres dengan kualitas tidur. Kualitas tidur buruk yang dialami mahasiswa sebagian besar dipengaruhi oleh kebiasaan mahasiswa sehari-hari sehingga stres tidak mempengaruhi kualitas tidur mahsiswa.       
Hubungan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Rumah Tangga Dengan Kejadian Diare Pada Balita Di Puskesmas 23 Ilir Palembang Tahun 2022 Dian Emiliasari
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 1 No. 2 (2022)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PHBS diRumah Tangga yang kurang baik dapat menyebabkan salah satunya yaitu penyakit Diare. Diare paling banyak menyerang anak di bawah berusia 5 tahun, yang disebabkan oleh berbagai organisme bakteri. Diare dapat dicegah apabila masyarakat menerapkan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS). Hubungan yang di duga berperan dan mempengaruhi kejadian diare pada balita adalah sumber air, penggunaan jamban, mencuci tangan, pembuangan sampah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dengan kejadian diare pada balita di Wilayah Puskesmas 23 Ilir Palembang tahun 2022. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dengan kejadian diare pada balita. Desain penelitian ini adalah kuantitatif survey analitik dengan pendekatan desain cross sectional. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas 7 Ulu Palembang. Sampel pada penelitian ini adalah balita yang mengalami diare di Puskesmas 23 Ilir Palembang Tahun 2022, yang berjumlah 65 orang. Hasil penelitian didapatkan tidak ada hubungan antara sumber air dengan kejadian diare dengan ρ value 0,196 dan nilai OR = 0,464, hubungan antara penggunaan jamban dengan kejadian diare dengan ρ value 0,524 dan nilai OR = 0,1489, hubungan antara mencuci tangan dengan kejadian diare dengan ρ value 0,464 dan nilai OR = 0,656, hubungan antara pembuangan sampah dengan kejadian diare dengan ρ value 0,965 dan nilai OR = 0,1025. Simpulan dari penelitian ini adalah tiak ada hubungan antara sumber air, penggunaan jamban, mencuci tangan dan pembuangan sampah dengan kejadian diare Saran bagi Puskesmas 23 Ilir Palembang adalah diperlukan adanya pendidikan atau promosi kesehatan bagi masyarakat tentang hubungan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) rumah tangga dengan kejadian diare dengan tujuan meningkattkan pengetahuan, sikap, dan upaya pencegahan terhadap penyakit diare
Asuhan keperawatan Gangguan integritas kulit dengan penerapan terapi Dressing pemberian madu pada pasien diabetes mellitus tipe II Niken Anggreani; Yayan Kurniawan; Marita Sari; Yansyah Nawawi
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 1 No. 2 (2022)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes mellitus merupakan penyakit yang bersifat menahun yang diakibatkan karena pankreas  tidak mampu memproduksi insulin secara cukup.  Pada DM tipe II  individu mengalami penurunan sensitivitas terhadap resistensi insulin dan sekresi  insulin  sehingga  menyebabkan  peningkatan kadar glukosa dalam darah atau hiperglikemia, salah satu masalah keperawatan yang perlu penanganan khusus pada pasien DM tipe II yaitu terjadinya kerusakan integritas kulit yang memicu timbulnya ulkus diabetik. Penelitian ini bertujuan untuk mempercepat penyembuhan luka. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan rencana studi kasus menggunakan pendekatan asuhan keperawatan yaitu Pengkajian, Diagnosa keperawatan, Perencanaan keperawatan, Implementasi keperawatan dengan terapi dressing madu dilakukan setiap pagi dilakukan selama 5 hari, dan Evaluasi keperawatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integritas kulit meningkat setelah dilakukan penatalaksanaan terapi dressing madu pada pasien diabetes mellitus serta penurunan kadar gula darah setelah dilakukan penetalaksanaan manajemen hiperglikemia.
Asuhan Keperawatan Manajemen Jalan Napas Pada Anak ISPA Di Wilayah Kerja Puskesmas Lingkar Timur Kota Bengkulu Syoeresti; Yayan Kurniawan; Novi Lasmadasari; Sudirman Ansyar
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 1 No. 2 (2022)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ISPA merupakan salah satu penyakit infeksi yang menyerang salah satu atau lebih dari saluran pernapasan mulai dari hidung hingga alveoli. Anak yang mengalami ispa akan mengalami demam, batuk, dan pilek berulang serta anoreksia. Pada ada tahap lanjut gejala ispa memperlihatkan adanya inflamasi pada tonsil atau telinga tengah dengan jelas. Infeksi akut pada balita yang tidak tertangani dengan baik dapat mengakibatkan berhentinya pernapasan sementara hingga kematian pada balita. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran penerapan Asuhan keperawatan manajemen jalan napas pada anak ISPA. Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan rancangan studi kasus, studi kasus  pada penelitian ini dilakukan dengan melakukan pendekatan asuhan keperawatan yang meliputi pengkajian, diagnosa, perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Peneliti melakukan asuhan keperawatan pada 2 orang pasien dan membandingkan respon hasil dari setiap tindakan yang diberikan kepada kedua responden kemudian melakukan analisa berdasarkan teori dari penelitian sebelumnya. Hasil menunjukkan bahwa batuk efektif mampu memberikan dampak jalan napas efektif atau adekuat akibat pengeluaran sekret dengan efektif.
Asuhan Keperawatan Ketidakstabilan Kadar Glukosa Darah Pada Pasien Diabetes Mellitus Dengan Terapi Walking Exercise (Jalan Kaki) Di Wilayah Kerja Puskesmas Telaga Dewa Sri Wahyuni; Nengke Puspita Sari; Yayan Kurniawan
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 1 No. 2 (2022)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes Melitus (DM) atau yang biasa disebut dengan kencing manis merupakan penyakit gangguan metabolik yang menahun akibat hormon insulin dalam tubuh yang tidak dapat digunakan secara efektif dalam mengatur keseimbangan gula darah sehingga meningkatkan konsentrasi kadar gula di dalam darah (hiperglikemia). Seseorang dikatakan menderita diabetes mellitus jika memiliki kadar gula darah puasa >126 mg/dL, kadar gula darah 2 jam setelah tes toleransi glukosa oral (TTGO) >200 mg/dL dan kadar gula sewaktu >200 mg/dL. Tujuan penelitian ni adalah untuk melakukan Asuhan keperawatan dengan pemberian terapi walking exercise (Jalan kaki) dalam menurunkan kadar gula darah pada pasien diabetes mellitus sesuai dengan standar asuhan keperawatan. Metode yang digunakan adalah deskriptif yaitu mendeskripsikan atau menggambarkan asuhan keperawatan pada pasien diabetes mellitus dengan masalah ketidakstabilan glukosa darah dengan pendekatan asuhan keperawatan yaitu pengkajian, diagnosa, intervensi, implementasi dan evaluasi. Proses pengumpulan data dengan cara wawancara langsung dengan pasien dan keluarga, kunjungan rumah, melakukan pemeriksaan fisik, mengobservasi dan membuat pembahasan dengan menggunakan jurnal ataupun buku yang terkait. Setelah dilakukan asuhan keperawatan 3 kali kunjungan pada pasien diabetes mellitus dengan ketidakstabilan glukosa darah menunjukan bahwa ketidakstabilan glukosa darah terjadi ditandai dengan nilai kadar gula darah sewaktu pada responden 1 mengalami penurunan dari kadar gula darah sewaktu 304 mg/dL menjadi 270 mg/dL  dan untuk responden 2 dari 272 mg/dL menjadi 212 mg/dL. Masalah teratasi intervensi dihentikan. Didapatakan bahwa terapi walking exercise (jalan kaki) berpengaruh terhadap penurunan kadar gula darah pada penderita diabetes mellitus
Asuhan Keperawatan Bersihan Jalan Nafas Tidak Efektif Dengan Pemberian Fisioterafi Dada Pada Pasien Asma Bronkial Heni Anggraini; Yayan Kurniawan; Nengke Puspita Sari
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 1 No. 2 (2022)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Asma Bronkial adalah merupakan penyakit kronis yang menganggu saluran pernafasan terjadi karena adanya penyumbatan jalan nafas yang diakibatkan  adanya hiperresponsif  bronkus, yang berasal dari rangsangan sehingga menimbulkan inflamasi dan pembekakan di saluran nafas. Kondisi ini mengakibatkan saluran nafas menjadi menyempit dan menyebabkan udara sulit masuk ke dalam paru-paru. Tujuan penelitian untuk melakukan Asuhan Keperawatan pada gangguan jalan nafas tidak efektif dengan pemberian fisioterafi dada sebagai manajemen bersihan jalan nafas. Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan rancangan studi kasus, peneliti melakukan asuhan keperawatan dengan pemberian terapi fisioterafi dada selama 4 hari beturut-turut pada 2 orang pasien dan membandingkan respon hasil dari setiap tindakan yang diberikan kepada kedua responden kemudian melakukan analisa berdasarkan teori dan penelitian sebelumnya. Hasil menunjukkan bahwa fisioterafi dada clapping, vibrasi, berpengaruh terhadap kebersihan jalan napas, dan dapat meningkatkan pengeluaran sputum. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terapi fisioterafi dada berpengaruh terhadap kebersihan jalan napas, dan dapat meningkatkan pengeluaran sputum. Berdasarkan hasil studi kasus ini, disarankan agar terapi fisioterafi dada dapat diterapkan dalam implementasi asuhan keperawatan pada gangguan jalan nafas.
Tinjauan Pengetahuan Petugas Rekam Medis Tentang Retensi Dan Penyusutan Berkas Di Rumah Sakit Rafflesia Bengkulu Rachella Putri Prichilla; Siska Iskandar; Nur Elly; Deno Harmanto
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 1 No. 2 (2022)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengetahuan petugas dalam penatalaksanaan dokumen rekam medis sangat diperlukan sehingga dalam proses pencarian berkas tidak memboroskan waktu, tenaga akibat penumpukan berkas di ruang filling. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan ditinjau dari jenis kelamin, masa kerja dan pendidikan petugas rekam medis tentang retensi dan penyusutan. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan cross sectional dan sampel 6 responden petugas rekam medis. Pengumpulan data menggunakan data primer. Data diperoleh dengan cara menyebarkan lembar kuesioner. Hasil penelitian diketahui pengetahuan petugas rekam medis berdasarkan jenis kelamin, petugas rekam medis perempuan 34% pengetahuan tentang retensi maupun penyusutan pada katagori kurang. Berdasarkan masa kerja, petugas rekam medis dengan pengalaman kerja ≥ 3 tahun 34% dan 50% pengetahuan tentang retensi maupun penyusutan pada katagori kurang. Berdasarkan pendidikan, petugas rekam medis pendidikan perawat 34% pengetahuan tentang retensi maupun penyusutan pada katagori kurang. Pentingnya petugas rekam medis untuk mendapat penyelenggaraan pengetahuan dalam rangka meningkatkan pemahaman berkas rekam medis di rumah sakit.
Hubungan Kelengkapan Dokumen Rekam Medis Dengan Keakuratan Kode Diagnosa Chronic Renal Failure Di Rumah Sakit M. Yunus Bengkulu Maha Tri Yudha Putra Dinata; Deno Harmanto; Djusmalinar; Nengke Puspita Sari
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 1 No. 2 (2022)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kelengkapan dokumen rekam medis merupakan data yang sangat di perlukan oleh coder dalam menetapkan kode diagnosa berdasarkan ICD-10. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan kelengkapan dokumen rekam medis dengan keakuratan kode diagnosa chronic renal failure di RSUD Dr. M. Yunus Bengkulu. Penelitian ini menggunakan penelitian analitik rancangan cross sectional dan chi square. Populasi penelitian ini adalah dokumen rekam medis kasus chronic renal failure bulan januari s/d desember 2021 yang berjumlah 126 berkas dengan sampel total sampling. Dari 126 dokumen rekam medis diagnosa chronic renal failure terdapat 26 (21%) dokumen rekam medis yang lengkap dan 100 (76%) dokumen rekam medis tidak lengkap. Dari 126 kode diagnosa chronic renal failure terdapat 96 (76%) kode diagnosa yang akurat dan 30 (24%) kode diagnosa tidak akurat. Berdasarkan hasil perhitungan chi square ada hubungan yang signifikan antara kelengkapan dokumen rekam medis dengan keakuratan kode diagnosa chronic renal failure di RSUD Dr. M. Yunus Bengkulu, dengan nilai asymp sig (p) = 0,03 karena nilai p< 0,05.
Asuhan Keperawatan Dengan Pemberian Terapi Akupresur Dalam Mengurangi Nyeri Dan Penurunan Tekanan Darah Pasien Hipertensi Yaya Ratnasari; Indaryani; Djusmalinar; Yayan Kurniawan
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 1 No. 2 (2022)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi adalah peningkatan tekanan darah lebih dari batas normal dengan nilai sistolik >140 mmHg dan diastolik >90 mmHg pada dua kali pengukuran dengan selang waktu lima menit dalam keadaan cukup istirahat/tenang. Hipertensi disebabkan oleh adanya penyempitan pembuluh darah dan kekakuan pada pembuluh darah. Nyeri kepala dapat mengakibatkan sirkulasi darah ke otak tidak lancar dan jika tidak ditangani dapat menyebabkan stroke bahkan kematian. Tujuan Penelitian: ini adalah untuk melakukan Asuhan Keperawatan Dengan Pemberian Terapi Akupresur dalam mengurangi nyeri dan penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi. Metode: penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan rancangan studi kasus, peneliti melakukan asuhan keperawatan pada 2 orang pasien dan membandingkan respon hasil dari setiap tindakan yang diberikan kepada kedua responden. Hasil: penelitian menunjukan bahwa adanya penurunan skala nyeri kepala pada responden 1 dari skala 6 menjadi 1 dan responden 2 dari skala nyeri 6 menjadi skala 1. Penurunan tekanan darah pada responden dari 150/110 menjadi 120/80 dan responden 2 dari 150/100 menjadi 120/80 setelah dilakukan terapi akupresur pada pasien hipertensi. Kesimpulan dari studi kasus ini adalah terapi akupresur berpengaruh terhadap penurunan skala nyeri kepala dan tekanan darah pada pasien hipertensi

Page 1 of 1 | Total Record : 10