cover
Contact Name
Ade Herman Surya Direja
Contact Email
adehermansuryadireja@gmail.com
Phone
+6282182997717
Journal Mail Official
admin@journal.mandiracendikia.com
Editorial Address
Yayasan Pendidikan Mandira Cendikia Bengkulu, Indonesia Jl. Padat Karya No 25 Kelurahan Sumur Dewa Kecamatan Selebar Kota Bengkulu
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia
ISSN : -     EISSN : 29642434     DOI : 10.70570
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia (JIK-MC) accepts related writings: Health sciences allied such like: Midwifery, medicine, pharmacies, phisiotherapy, surgical medical nursing, Emergency nursing, Mental nursing, Maternity nursing and children, Community nursing, family and elderly Nursing management, ect. Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia (JIK-MC) also accepts all writings with various disciplines of science with the terms of the core points remaining in the path and scope of the world of Health Sciences.
Articles 38 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 7 (2024)" : 38 Documents clear
Pengaruh Edukasi Tata Tertib Ruang High Care Unit Terhadap Kepatuhan Keluarga Pasien Dalam Menjalani Perawatan Di Ruang Cisadane RSUD Dr. Saiful Anwar Malang Luluk Nur Aini; Arry Muji Astutik; Nur Bayti Iksanita
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 7 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perilaku tidak sehat pengunjung yaitu ketidakpatuhan terhadap tata tertib mengganggu pihak pengelola rumah sakit dan membahayakan pasien terutama akan munculnya infeksi nosokomial yang dapat ditularkan melalui tangan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh edukasi tata tertib ruang HCU terhadap kepatuhan keluarga pasien dalam menjalani perawatan di Ruang Cisadane RSUD dr. Saiful Anwar Malang. Desain penelitian Two Group Pretest Posttest, populasinya adalah semua keluarga pasien yang menjalani perawatan di Ruang Cisadane RSUD dr. Saiful Anwar Malang 200 orang. Dengan sampel 132 sejumlah dipilih dengan purposive sampling. Variabel independen dalam penelitian ini adalah: edukasi tata tertib ruang High Care Unit. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah kepatuhan keluarga pasien dalam menjalani perawatan di Ruang Cisadane RSUD dr. Saiful Anwar Malang. Waktu penelitian 19 Mei 2023-26 Mei 2023 di Ruang HCU Cisadane RSUD dr. Saiful Anwar Malang. Analisis data menggunakan uji Spearman Rank. Hasil menunjukkan bahwa Pvalue 0,024 < 0,05 artinya menerima H1 dan menolak H0. Kesimpulan ada pengaruh edukasi tata tertib Ruang HCU terhadap kepatuhan keluarga pasien dalam menjalani perawatan di Ruang Cisadane RSUD dr. Saiful Anwar Malang Pemberian edukasi bila sesuai dengan filosofi yaitu memenuhi kebutuhan pasien/keluarga, kebutuhan fisik pasien serta dengan memfokuskan satu persatu kebutuhan keamanan pasien dan kasih sayang serta penghargaan akan memberikan pengalaman yang bisa membawa mencapai aktualisasi diri pasien, dan berdampak langsung juga pada kepatuhan pasien keluarga dalam menjalankan aturan dirumah sakit. Saran diperlukan penyediaan ruangan tunggu dan sanksi untuk keluarga pasien yang tidak mengindahkan aturan rumah sakit.
Hubungan Asi Eksklusif Terhadap Penyakit Infeksi Pada Balita Di Desa Karya Indah Nelly Karlinah
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 7 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ASI mengandung nutrisi esensial yang cukup untuk kebutuhan bayi dan mampu mengatasi infeksi melalui komponen sel fagosit dan imunoglobulin. ASI akan merangsang pembentukan daya tahan tubuh bayi sehingga ASI berfungsi pula sebagai imunisasi aktif. Anak usia balita sangat rentan dengan penyakit infeksi. Riwayat pemberian ASI ekslusif dapat mengurangi kejadian penyakit infeksi pada anak. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan ASI eksklusif terhadap penyakit infeksi pada balita di Desa Karya Indah Kec. Tapung Kab. Kampar. Jenis penelitian cross sectional. Waktu penelitian dilaksanakan pada bulan Januari-Maret tahun 2024. Tempat penelitian dilaksanakan di Desa Karya Indah. Sampel pada penelitian ini sebanyak 30 orang dengan tehnik pengambilan sampel total sampling. Instrumen pada penelitian ini menggunakan kuisioner. Analisa data yang digunakan univariat dan bivariat. Hasil penelitian menggunakan uji chi-square tentang hubungan ASI eksklusif terhadap kejadian penyakit infeksi pada balita dengan nilai p value 0,000. Kesimpulan Ada hubungan ASI eksklusif terhadap kejadian penyakit infeksi pada balita. Diharapkan penelitian ini dapat memberikan informasi tentang hubungan ASI eksklusif dengan kejadian sakit pada balita.
Penerapan Terapi Individu Terhadap Kemampuan Mengontrol Halusinasi Pada Pasien Skizofrenia Di Ruang Sumbadra Rumah Sakit Jiwa Daerah Surakarta Putri Silvia Dewi; Sitti Rahma Soleman; Wahyu Yuniati
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 7 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Halusinasi adalah salah satu gejala gangguan jiwa dimana klien mengalami perubahan sensori, merasakan sensasi palsu berupa suara, merasakan stimulus yang sebenarnya tidak ada. Dampak upaya yang ditimbulkan dari adanya halusinasi adalah kehilangan sosial diri, yang mana dalam situasi ini dapat membunuh diri ,membunuh orang lain, bahkan merusak lingkungan. Upaya yang dilakukan adalah melakukan terapi individu strategi pelaksanaan (SP) 1-4 tentang halusinasinya. Tujuan : Mengetahui hasil penerapan terapi individu untuk meningkatkan kemampuan mengontrol halusinasi pada pasien skizofrenia di Ruang Sumbadra Rumah Sakit Jiwa Daerah Surakarta. Metode : Metode penerapan deskriptif dengan pendekatan studi kasus dan menerapkan dua pasien dengan pre test dan post test, instrument penerapan menggunakan kuesioner mengontrol halusinasi. Pemberian intervensi terapi individu selama 3 hari berturut-turut . Hasil : Sebelum diberikan terapi individu didapatkan hasil responden 1 dengan nilai 5 termasuk kontrol halusinasi buruk dan responden 2 dengan nilai 4 termasuk kategori kontrol halusinasi buruk. sesudah diberikan terapi individu didapatkan responden 1 dengan nilai 9 termasuk kategori kontrol haluinasi baik dan responden 2 dengan nilai 8 termasuk kategori kontrol halusinasi baik. Kesimpulan : Hasil penerapan menunjukkan intervensi yang diberikan dapat meningkatkan kemampuan mengontrol halusinasi pada pasien skizofrenia.
Penerapan Kompres Hangat Jahe Merah Terhadap Skala Nyeri Pada Pasien Gout Arthritis (Asam Urat) Di Ngoresan Surakarta Atika Oktaviani; Sri Hartutik
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 7 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Asam urat atau gout arthritis adalah gangguan metabolisme yang ditandai dengan peningkatan kadar asam urat. Asam urat dapat meningkat menjadi batu ginjal dan dapat menyebabkan gagal ginjal (RJ et al., 2023). Dampak asam urat jika tidak segera ditangani maka akan terjadinya penumpukan di persendian dan akan membentuk kristal seperti jarum yang akan mengalami sakit yang luar biasa, adanya peradangan sendi yang cukup parah (Manasikana, 2023). Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk hasil penurunan nyeri dari asam urat pada penderita gout arthritis setelah diberikan implementasi di Desa Petoran. Metode Penelitian: Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan metode kuantitatif. Hasil: Setelah melakukan pengkajian kepada 2 responden, terdapat perubahan skala nyeri pada kedua responden sebelum dan setelah dilakukan kompres hangat jahe merah. Kesimpulan: Penelitian ini mengasumsikan adanya perubahan yang signifikan kepada penurunan skala nyeri kepada 2 responden, dibuktikan dari hasil penurunan skala nyeri. Hal ini disebabkan oleh adanya efek panas dan pedas dari jahe tersebut dapat menyebabkan terjadinya peningkatan sirkulasi darah dan menyebabkan penurunan nyeri.
Optimalisasi Intervensi Terapi Okupasi Aktivitas Menggambar Terhadap Perubahan Persepsi Sensori Pada Pasien Halusinasi Di RSJD. Arif Zainudin Surakarta Regita Cahyani; Sitti Rahma Soleman; Luluk purnomo
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 7 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Halusinasi didefinisikan sebagai terganggunya persepsi seseorang, dimana tidak ada stimulus. Salah satu tipe halusinasi adalah halusinasi pendengaran dan menjadi tipe halusinasi yang paling banyak diderita. Gejala halusinasi yaitu seperti menar diri, melamun, berbicara sendiri, tertawa sendiri, tersenyum sendiri dan gelisah. Ada beberapa hal yang memicu kekambuhan halusinasi dengan ditandai munculnya-gejala-gejala psikis yang sebelumnya mengalami kemajuan yang baik. Gangguan jiwa kronik biasanya mengalami kekambuhan tahun pertama, dengan presentase 50% dan akan mengalami dampak sebesar 79% pada tahun kedua. Terapi okupasi aktivitas menggambar adalah suatu bentuk psikoterapi yang menerapkan media seni sebagai media berkomunikasi, terapi okupasi menggambar dapat mengurangi interaksi seseorang dengan pikirannya sendiri sehingga tidak berfokus pada halusinasinya. Metode yang digunakan dalam penerapan ini bersifat desktiptif dengan desain penelitian studi kasus pre test post test pada 2 responden, instrument penelitian lembar observasi kusioner AHRS. Sebelum diberikan terapi okupasi menggambar Tn. D dalam kategori halusinasi berat dan Tn. R dalam kategori halusinasi sedang. Setelah diberikan terapi okupasi menggambar selama 3 kali Tn. D dalam kategori halusinasi sedang dan Tn. R dalam kategori halusinasi ringan. Terapi Okupasi Aktivitas Menggambar untuk menurunkan tingkat halusinasi pada pasien halusinasi pendengaran.
Implementasi Aromaterapi Lemon Pada Ibu Hamil Trisemester I Dengan Emesis Gravidarum Upt Puskemas Desa Benai Kecamatan Benai Nur Yusra Yuandari
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 7 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada masa kehamilan, ibu hamil sering mengalami beberapa keluhan seperti mual muntah. Mual muntah merupakan salah satu gejala kehamilan yang sering terjadi pada awal kehamilan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian aromaterapi peppermint terhadap penurunan mual muntah pada ibu hamil trimester I. Design penelitian ini adalah Pre Eksperimental dengan rancangan penelitian one group pretest-postest design. Jumlah sampel sebanyak 15 ibu hamil trimester I yang mengalami mual muntah ringan dengan teknik purposive sampling. Data dianalisis dengan menggunakan uji paired sample t-test untuk membandingkan hasil sebelum dan sesudah diberikan intervensi. Ada perbedaan sebelum dan sesudah diberikan aromaterapi lemon terhadap penurunan mual muntah pada ibu hamil trimester I dengan nilai p value sebesar 0,000. Ada pengaruh pemberian aromaterapi peppermint terhadap penurunan mual muntah pada ibu hamil trimester I di wilayah kerja Upt Puskemas Desa Benai Kecamatan Benai.  
Manajemen Keperawatan Pola Napas Tidak Efektif Pada Pasien Asma Bronkial : Case Study Flora Sijabat; Natha Sonya Sitorus; Elida Sinuraya
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 7 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Asma Bronkial merupakan penyakit inflamasi kronik yang terjadi pada saluran pernapasan ditandai dengan gejala episodik berulang beupa mengi, sesak napas dan rasa berat di dadad dimana gejala ini lebih sering muncul pada malam hari atau menjelang pagi. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah intervensi dapat digunakan sebagai manajemen pola napas tidak efektif pada pasien asma bronkial. Metode: Penelitian deskriptif ini menggunakan pendekatan studi kasus. Partisipannya adalah seorang wanita berusia 63 tahun penderita asma bronkial. Partisipan merasa sulit bernapas, pernapasan takipnea, rasa berat di dada dan badan terasa lemas . Intervensi – diberikan dalam waktu 3 hari, partisipan dinilai status pernafasannya yang terdiri dari frekuensi nafas dan pola pernafasan. Partisipan mendapatkan intervensi berupa posisi semi fowler, pemantauan respirasi dan tehnik pernapasan buteyko. Hasil: Dengan intervensi ini, frekuensi pernapasan partisipan menurun dari 30 kali per menit menjadi 21 kali per menit, tidak ada takipnea dan pola pernapasan normal. Kesimpulan: posisi semi fowler, pemantauan respirasi, dan tehnik pernapasan buteyko adalah efektif sebagai manajemen keperawatan pola napas tidak efektif pada pasien asma bronkial.
Penerapan Pijat Kaki Terhadap Status Hemodinamik Pasien Terpasang Ventilator Di Ruang ICU RSUD Pandan Arang Boyolali Alvionita Nadiyah Salsabila; Panggah Widodo; Irma Mustika Sari
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 7 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dari 16 ICU Rumah sakit di negara-negara Asia termasuk Indonesia terdapat 1285 pasien yang menggunakan ventilator dan 575 pasien diantaranya meninggal dunia. Ventilator merupakan alat yang sering digunakan pada pasien kritis yang ada di Intensive Care Unit (ICU). Berdasarkan data laporan RSUD Pandan Arang Boyolali pada tanggal 25 Desember 2023-20 Januari 2024 yaitu terdapat 11 pasien yang terpasang ventilator di ICU. Kondisi pada pasien yang sering terjadi pada diruang ICU adalah hemodinamik yang tidak stabil yang ditandai dengan peningkatan MAP, denyut jantung, dan frekuensi pernafasan, serta penurunan saturasi oksigen. Upaya yang dapat dilakukan untuk menstabilkan hemodinamik selain dengan penggunaan ventilator dapat dilakukan dengan cara terapi non-farmakologi salah satunya adalah dengan pijat pada kaki. Tujuan : mengetahui penerapan pijat kaki terhadap status hemodinamik pasien terpasang ventilator di ruang ICU RSUD Pandan Arang Boyolali. Metode : Rancangan penerapan yang digunakan yaitu desain deskriptif dengan bentuk studi kasus. Hasil : Terjadi perbaikan status hemodinamik pada parameter tekanan darah, MAP, HR, RR, dan SpO2 pada kedua pasien. Kesimpulan : Perkembangan status hemodinamik sebelum dan sesudah diberikan penerapan pijat kaki 1 kali sehari selama 2 hari berturut-turut terjadi peningkatan status hemodinamik menjadi baik dengan hasil tekanan darah dan MAP kedua pasien tinggi (TD>120/80 mmHg dan MAP >100mmHg), respirasi normal (>20x/menit), HR normal (600-100x/menit), dan SpO2 normal dengan bantuan ventilator (>95%).
Pengaruh Terapi Relaksasi Otot Progressif Terhadap Insomnia Pada Lansia Di Posyandu Lansia Kelurahan Mangundikaran RW 05 Kabupaten Nganjuk Lexy Oktora Wilda; Wahyu Tri Kusuma Jati
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 7 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Secara fisilogis dengan bertambahnya usia maka seseorang akan mengalami aging proses salah satunya perubahan fisik, yang akan berpengaruh juga pada penurunan jumlah hormon melatonin. Dimana hormon melatonin salah satu hormon dalam tubuh yang terdapat secara alami dan diproduksi dalam jumlah terbatas. Hormon melatonin disekresi oleh kelenjar pineal, yang terletak pada pusat otak, ketika malam hari hormon ini diproduksi untuk mengatur siklus tidur seseorang mulai dari munculnya rasa kantuk, tidur, hingga terbangun dari tidur. Relaksasi otot progresif merupakan salah satu teknik untuk mengurangi insomnia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Terapi Relaksasi Otot Progresif Terhadap insomnia Pada lansia di Posyandu Lansia RW 05 Kelurahan Mangundikaran Kabupaten Nganjuk. Desain Pra Eksperimental One Group Pretest-Posttest Design. Populasinya ada 35 lansia dengan teknik Purposive Sampling didapatkan sampel 15 responden. Untuk Terapi Relaksasi Otot Progresif menggunakan SOP, untuk insomnia pada lansia mengunakan kuesioner. Analisa data menggunakann Wilcoxon Sign Rank test. Hasil uji Wilcoxon Sign Rank test p (value) = 0.001 artinya ada Pengaruh Terapi Relaksasi Otot Progressif Terhadap Insomnia Pada Lansia.
Peningkatan Kualitas Hidup Lanjut Usia Melalui Pemberdayaan Sosial: Tinjauan Pustaka Tomi Jepisa; Ratna Wardani
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 7 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seiring bertambahnya usia, para lansia seringkali menghadapi berbagai tantangan yang dapat mempengaruhi kualitas hidupnya. Tantangan tersebut antara lain menurunnya kesehatan fisik, isolasi sosial, dan berkurangnya dukungan sosial. Kualitas hidup lansia sangat bergantung pada berbagai faktor, termasuk kesehatan fisik, kesejahteraan mental, dan dukungan sosial yang mereka terima. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh dan model pemberdayaan sosial dalam meningkatkan kualitas hidup lansia. Metode: Desain penelitian yang digunakan adalah tinjauan pustaka dari berbagai sumber. Artikel dikumpulkan menggunakan mesin pencari seperti Google Scholar, PubMed, Science Direct, ProQuest dan Elsevier. Artikel yang digunakan dalam penelitian diterbitkan pada tahun 2018-2023. Hasil: Peningkatan Kualitas Hidup dan Kesejahteraan Emosional Secara Keseluruhan: Para lansia yang terlibat dalam program pemberdayaan sosial melaporkan peningkatan signifikan dalam kesejahteraan emosional mereka. Mereka merasa lebih berharga, memiliki pandangan hidup yang lebih positif, dan mengalami penurunan tingkat depresi. Hubungan Sosial: Peserta menunjukkan peningkatan jumlah dan kualitas interaksi sosial. Mereka merasa lebih terhubung dengan orang lain dan tidak merasa kesepian, Peningkatan Dukungan Sosial, Dukungan Emosional: Orang lanjut usia menerima dukungan emosional yang lebih besar dari keluarga dan pengasuh, yang membantu mereka dalam menghadapi tantangan sehari-hari dan mengurangi perasaan terisolasi, Dukungan Informasi: Peserta juga mendapatkan manfaat informasi tentang layanan kesehatan dan sosial, yang membantu mereka mengakses sumber daya yang dibutuhkan. Kesimpulan: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemberdayaan sosial mempunyai dampak positif yang signifikan terhadap kualitas hidup lansia. Dukungan emosional, peningkatan interaksi sosial, dan aktivitas fisik yang lebih tinggi berkontribusi terhadap kesejahteraan emosional dan fisik orang lanjut usia. Dengan demikian, pendekatan ini dapat diadopsi secara lebih luas untuk meningkatkan kesejahteraan lansia di masyarakat.

Page 1 of 4 | Total Record : 38