cover
Contact Name
Ade Herman Surya Direja
Contact Email
adehermansuryadireja@gmail.com
Phone
+6282182997717
Journal Mail Official
admin@journal.mandiracendikia.com
Editorial Address
Yayasan Pendidikan Mandira Cendikia Bengkulu, Indonesia Jl. Padat Karya No 25 Kelurahan Sumur Dewa Kecamatan Selebar Kota Bengkulu
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia
ISSN : -     EISSN : 29642434     DOI : 10.70570
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia (JIK-MC) accepts related writings: Health sciences allied such like: Midwifery, medicine, pharmacies, phisiotherapy, surgical medical nursing, Emergency nursing, Mental nursing, Maternity nursing and children, Community nursing, family and elderly Nursing management, ect. Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia (JIK-MC) also accepts all writings with various disciplines of science with the terms of the core points remaining in the path and scope of the world of Health Sciences.
Articles 47 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 10 (2025)" : 47 Documents clear
Pengaruh Health Education Menggunakan Metode Vidio Animasi Terhadap Kemampuan Kebersihan Personal Hygiene Premenstruasi Vika Febriayu; Nur Hamim; Alwin widhiyanto
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 10 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i10.1966

Abstract

Fase pramenstruasi merupakan masa pertumbuhan dan perkembangan yang ditandai dengan gejala fisik, psikologis, emosional, serta perubahan perilaku yang dapat mengganggu hubungan interpersonal dan kualitas hidup remaja putri. Kurangnya pengetahuan dan praktik mengenai kebersihan saat menstruasi menyebabkan siswi merasa tidak siap dalam menghadapi menstruasi pertama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh health education menggunakan metode video animasi terhadap kemampuan kebersihan personal hygiene pramenstruasi pada siswi kelas IV hingga VI di SD Asembagus Kraksaan. Desain penelitian yang digunakan adalah pre-experimental dengan pendekatan one group pre-post test. Populasi dan sampel terdiri dari 34 siswi yang dipilih melalui teknik total sampling.penelitian dilakukan satu kali dengan pemutaran video 45 menit Instrumen penelitian berupa kuesioner dan dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum diberikan edukasi, mayoritas responden (85,3%) berada dalam kategori kurang dalam menjaga kebersihan pramenstruasi. Setelah di berikan edukasi, mayoritas responden (73,5%) berada dalam kategori baik. Uji Wilcoxon menunjukkan nilai p-value 0,000 (<0,05), yang berarti terdapat pengaruh signifikan dari health education dengan metode video animasi terhadap kemampuan kebersihan personal hygiene pramenstruasi. Dari hasil penelitian ini responden yang memiliki kemampuan kurang karna kurang terpapar informasi seputar personal hygiene mentruasi dan belum pernah mengalami mentruasi karna belom mendapatkan edukasi dengan adanya edukasi ini.Edukasi dengan video animasi mampu meningkatkan pengetahuan dan daya ingat siswi secara efektif serta menjadikan proses pembelajaran lebih menyenangkan Ketika nanti mereka mengalami mentruasi yang pertama kali.
Pengaruh Health Education Perawatan Diri Terhadap Efikasi Diri Dan Pencegahan Ulkus Diabetikum Pada Penderita DM Tipe2 Di Desa Alassumur Lor Fatimatuz Zahro; Nur Hamim; Nafolion Nur Rahmat
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 10 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i10.1967

Abstract

Diabetes merupakan penyakit metabolik dengan karakteristik hiperglikemia karena kelainan sekresi insulin, kerja insulin atau keduanya. Proses pengobatan yang lama dan komplikasi pada pasien DM dapat meningkatkan masalah psikologis, penurunan fungsi fisik dan ketidakpatuhan pengobatan dan perawatan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh health education perawatan diri terhadap efikasi diri dan pencegahan ulkus diabetikum pada penderita diabetes melitus tipe2 di Desa Alassumur Lor.Jenis penelitian ini menggunakan one-group pra-post test design (pre eksperimen). Populasi semua pasien diabetes mellitus tipe2 sebanyak 34 responden, penentuan sampel menggunakan tekhnik total sampling. Instrumen yang digunakan menggunakan lembar kuesioner dan lembar observasi. Dilakukan 4 kali pertemuan selama 1bulan dan 1minggu 1kali. Pertemuan pertama menjelaskan pola makan dan diet Diabetes melitus, pertemuan kedua olahraga/aktivitas, pertemuan ketiga kontrol gula darah dan pertemuan ke empat perawatan kesehatan dan post test. Selanjutnya dianalisis menggunakan uji Wilcoxon.Hasil penelitian ini menunjukan efikasi diri pasien diabetes mellitus sebelum dilakukan health education perawatan diri yaitu kategori kurang sebanyak 19 responden (55,9%), efikasi diri pasien diabetes mellitus setelah dilakukan health education perawatan diri yaitu kategori baik sebanyak 15 responden (44,1%), dan pencegahan ulkus diabetikum sebelum dilakukan health education pencegahan resiko ulkus rendah 24 responden (70,6%), pencegahan ulkus diabetikum sesudah dilakukan health education pencegahan resiko ulkus sangat tinggi 22 responden (64,8%). hasil uji analisis mengunakan uji wilcoxon didapatkan ada pengaruh health education perawatan diri terhadap efikasi diri p value = 0,000 < α 0,05. dan pencegahan ulkus diabetikum pada penderita dm tipe2 dengan nilai p value = 0,000 < α 0,05.Untuk meningkatkan efikasi diri dan pencegahan ulkus diabetikum pasien diabetes mellitus, tenaga kesehatan khususnya perawat dapat menerapkan diabetes self management education pada proses asuhan keperawatan, sehingga pasien dapat meningkatkan kemampuan dalam perawatan pasien diabetes mellitus.
Hubungan Self Efficacy Dan Self Care Dengan Stabilitas Kadar Glukosa Darah Pada Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2 Di Desa Ketompen Umi Wardana; Dodik Hartono; Alwin Widhiyanto
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 10 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i10.1968

Abstract

Diabetes mellitus tipe 2 merupakan penyakit metabolic kronis yang di tandai dengan tingginya kadar glukosa darah akibat gangguan penggunaan insulin,Self Efficacy pada pasien diabetes melitus akan mempengaruhi pasien dalam berperilaku dan berkomitmen , sehingga dengan Self Efficacy yang kuat memiliki harapan yang besar terhadap suksesnya pencapaian tujuan, sedangkan individu dengan Self efficacy yang rendah memiliki keraguan dalam mencapai tujuannya. Kadar gula darah yang tidak normal dapat dipengaruhi beberapa faktor antara lain self care, setiap penderita DM dapat melakukan self care dengan baik sebagai usaha untuk menurunkan resiko terjadinya komplikasi. .Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self efficacy dan self care dengan stabilitas kadar glukosa darah pada penderita diabetes mellitus tipe 2 di desa ketompen.Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain metode Korelatif dengan pendekatan cross-sectional. Menggunakan populasi 38 responden menggunakan teknik total sampling, menggunakan alat ukur kuesioner (General Perceived Self Efficacy Scale oleh Prasetyo, 2014), kuesioner DMSQ serta melakukan pemeriksaan gulda darah dengan menggunakan alat easy touch.Hasil penelitian ini menunjukkan sebagian besar responden mempunyai nilai Self Efficacy baik sebanyak 33 responden (86.8%), self care sebagian besar responden mempunyai nilai Self care baik sebanyak 33 responden (86.8%), dan di dapatkan data stabilitas kadar glukosa darah Sebagian besar responden yang stabil ada 33 orang (86.8%) berdasarkan hasil penelitian di desa ketompen.Meningkatkan self efficacy dan self care sangat penting untuk penderita DM tipe 2 karena dengan self efficacy yang baik akan memiliki keyakinan maupun kesadaran diri akan sembuh dari penyakitnya sehingga kadar glukosa darah nya akan tetap stabil.
Efektivitas Senam Yoga Dan Rendam Kaki Air Hangat Menggunakan Serai Terhadap Penurunan Tekanan Darah Fifin Nurhidayati; Nur Hamim; Nafolion Nur Rahmat
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 10 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i10.1969

Abstract

Hipertensi adalah suatu keadaan Dimana tekanan sistole dan diastole mengalami kenaikan yang melebihi batas normal, kondisi kronis yang ditandai tingginya tekanan darah di pembuluh darah arteri. Kejadian tersebut dapat menyebabkan kerja jantung beberapa kali lebih berat dari keadaan normal untuk menyebarkan darah dari pembuluh darah ke semua bagian tubuh. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektifitas senam yoga dan rendam kaki air hangat menggunakan serai terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi.Metode penelitian Quasy experimental dengan pendekatan two group pre test post test design di lakukan di desa alassumur lor. Populasi sebanyak 38 dan sampel diambil total sampling. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi dan sop, selanjutnya dilakukan pengukuran tekanan darah sebelum dan sesudah diberikan intervensi. Selanjutnya dianalisis menggunakan uji Wilcoxson signed rank test.Hasil penelitian ini menunjukkan tekanan darah penderita hipertensi sebelum diberikan senam yoga sebagian besar tekanan darah berat 10 (52,6%) dan sebelum diberikan rendam kaki air hangat sebagian besar tekanan darah berat 9 (47,4%), Sedangkan sesudah diberikan senam yoga sebagian besar tekanan darah ringan 14 (73,7%) dan sesudah diberikan rendam kaki air hangat sebagian besar tekanan darah ringan 17 (89,5%). Senam yoga dan rendam kaki air hangat menggunakan serai efektif menurunkan tekanan darah dengan nilai p-value 0,000< α 0,005.Penelitian ini menunjukkan bahwa rendam kaki air hangat menggunakan serai lebih efektiv dari pada senam yoga, oleh karena itu penderita hipertensi perlu pengobatan non farmakologis dalam menurunkan tekanan darah.
Studi Deskripsi Penanganan Dismenore Pada Remaja Putri Di MTs Negeri 3 Tuban Ananda Dwi Octavia; Binti Yunariyah; Roudlotul Jannah; Su’udi
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 10 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i10.1970

Abstract

Terdapat insiden yang signifikan dari dismenore (64,5%) di Indonesia, yang didefinisikan sebagai ketidaknyamanan pada perut bagian bawah yang dimulai sebelum atau selama menstruasi. Pendekatan farmakologis dan non-farmakologis tersedia untuk pengobatan dismenore. Peneliti di MTs Negeri 3 Tuban bertujuan untuk mendokumentasikan pendekatan farmakologis dan non-farmakologis dalam pengobatan dismenore pada remaja perempuan. Populasi studi terdiri dari 144 murid perempuan dari MTs Negeri 3 Tuban, dan metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Dengan menggunakan kuesioner serta pendekatan Simple Random Sampling, sampel terdiri dari 107 murid. Temuan dari studi diperoleh hampir setengahnya siswi di MTs Negeri 3 Tuban kadang-kadang mengatasi dismenore secara farmakologi dengan sebagian besar remaja putri menggunakan obat feminax dan hampir setengahnya siswi kadang-kadang melakukan penanganan dismenore secara non-farmakologi dengan metode pemijatan. Siswi cenderung memilih penanganan praktis seperti obat bebas dan pemijatan. Minimnya penanganan non-farmakologi menunjukkan kurangnya pengetahuan dan kesadaran mengenai manfaat dan macam-macam terapi non- farmakologi dalam mengatasi dismenore. Hal ini mengindikasikan perlunya edukasi yang lebih intensif dan terstruktur mengenai macam-macam penanganan dismenore secara alami dan non-invasif.
Efektivitas Pemberian Ekstrak Garlic Terhadap Penurunan Tekanan Darah pada Ny. R dengan Diagnosa Medis Hipertensi di Posyandu Lansia Sungai Lakam Timur Kec. Karimun Kab. Karimun Hardian Syah Romandaka; Nurhafizah Nasution
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 10 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i10.1972

Abstract

Semakin meningkatnya umur lansia maka permasalahan yang dihadapi juga semakin banyak. Adapun yang sering dialami lansia berupa terganggunya kualitas tidur, perubahan pola makan, kekurangan olahraga dan stress sehingga berdampak pada berbagai penyakit yang dialami lansia seperti hipertensi. Adapun tujuan umum penulisan ini adalah mampu melaksanakan asuhan keperawatan pada lansia dengan Hipertensi. Pengumpulan data menggunakan metode studi kasus, dilakukan pada satu lansia dengan Hipertensi dengan diberikan ekstrak garlic. Asuhan Keperawatan gerontik dengan Hipertensi yang memunculkan diagnosa yaitu nyeri akut dan defisiensi pengetahuan serta prioritas diagnosa yaitu nyeri akut, dimana masalah yang muncul pada lansia sudah sesuai dengan kriteria hasil yang diharapkan dengan jangka waktu yang ditentukan. Berdasarkan dari hasil analisis, kesimpulan yang diperoleh adalah masalah keperawatan gerontik pada Ny. R dengan Hipertensi dapat tercapai dan teratasi dengan baik.
Hubungan Self Efficacy Dengan Kepatuhan Pembatasan Intake Cairan Pasien Gagal Ginjal Kronis Yang Menjalani Hemodialisis Di Rumah Sakit Rizani Paiton Kabupaten Probolinggo Kamiliatul Umma; Nur Hamim; Ainul Yaqin Salam
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 10 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i10.1973

Abstract

Gagal ginjal kronik adalah masalah kesehatan global yang membutuhkan hemodialisis sebagai terapi utama. Salah satu tantangan utama pasien hemodialisis adalah pembatasan intake cairan. Tingkat kepatuhan terhadap pembatasan intake cairan ini dipengaruhi oleh keyakinan diri atau self efficacy. Tujuan penelitian Untuk mengetahui Hubungan Self Efficacy dengan Kepatuhan Pembatasan Intake Cairan Pasien Gagal Ginjal Kronis Yang Menjalani Hemodialisis. Penelitian ini merupakan penelitian analitik korelasi. Adapun desain penelitian adalah cross sectional. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 67 responden dan Sampel yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan rumus slovin yaitu pasien gagal ginjal kronis yang menjalani hemodialisis sejumlah 57 orang. Teknik pengambilan sample menggunakan accidental sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner The Chronic Kidney Disease Self Efficacy dan The End Stage Renal Disesase Adherence Questionnare (ESRD-AQ) dan menggunakan skala likert. Analisa data menggunakan uji statistik Spearman RankHasil Penelitian Menunjukkan bahwa Self Efficacy sebagian besar Kategori Rendah sejumlah 32 responden (56,1%) dan Kepatuhan Pembatasan Intake Cairan sebagian besar kategori Tidak Patuh sejumlah 29 responden (50,9%), hasil uji statistik p value 0.002 < α 0.05 ada hubungan Self Efficacy dengan Kepatuhan Pembatasan Intake Cairan Pasien Gagal Ginjal Kronis yang Menjalani Hemodialisis.
Hubungan Tingkat Stres Dengan Kualitas Hidup Pasien Gagal Ginjal Kronik Yang Menjalani Terapi Hemodialisa Di RSUD Dr. R Koesma Tuban Amalia Mutiara Fadhila; Su’udi; Titik Sumiatin; Yasin Wahyurianto
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 10 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i10.1974

Abstract

Penyakit Gagal Ginjal Kronik (GGK) merupakan salah satu masalah kesehatan utama yang dihadapi secara global. Bagi penderita GGK, terapi pengganti ginjal menjadi pilihan utama dalam menunjang kelangsungan hidup. Dari berbagai bentuk terapi tersebut, hemodialisis merupakan metode yang paling banyak digunakan. Desain korelasi dengan cross sectional. Populasi seluruh pasien yang menjalani hemodialisa di RSUD dr. R. Koesma Tuban sebanyak 150 orang, sampel penelitian 109 responden, menggunakan purposive sampling. Instrumen yang digunakan yaitu kuesioner Perceived Stress Scale untuk mengukur tingkat stres serta kuesioner WHOQOL-BREF untuk menilai kualitas hidup. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian, sebagian besar pasien (55%) stres ringan dengan kualitas hidup baik. Sementara itu, sebagian kecil responden (12,8%) berada pada kategori stres sedang dengan kualitas hidup cukup. Hasil analisis uji Chi-Square menunjukkan p-value = 0,002 (p < α 0,05), dapat disimpulkan terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat stres dengan kualitas hidup pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa. Dapat disimpulkan bahwa semakin rendah tingkat stres, semakin baik kualitas hidup. Oleh sebab itu, selama melakukan terapi, pasien harus menjadi perhatian dari tenaga kesehatan, harus ada pendampingan psikologis dan pemberian edukasi yang tepat agar pasien terhindar dari gangguan psikologis yang bisa mengganggu kualitas hidup pasien.
Asuhan Keperawatan Pada Ny.E Dengan Asam Urat (Arthiritis Gout) Melalui Penerapan Kompres Hangat Daun Kelor (Moringa Oleifera) Untuk Mengurangi Nyeri Di RT.001 RW.004 Kelurahan Sungai Lakam Timur Wilayah Kerja Puskesmas Tanjung Balai Tahun 2025 Dina Sri Surya; Nurhafizah Nasution
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 10 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i10.1975

Abstract

Usia harapan hidup semakin meningkat seiring dengan perkembangan Ilmu pengetahuan dan teknologi. Dampak dari peningkatan umur harapan hidup jumlah lansia pun semakin meningkat. Istilah terkait lansia antara lain gerontologi, geriatri dan keperawatan gerontik. Salah satu tujuan keperawatan gerontik antara lain menolong dan merawat lansia yang menderita penyakit (kronis atau akut). Penyakit terbanyak pada lansia diantaranya Asam urat (Arthitis Gout). Dalam upaya mengurangi nyeri Asam urat (Arthitis Gout) masyarakat sering menggunakan obat farmakologi dan non-farmokologi. Contoh pengobatan non farmakologi adalah memanfaatkan tumbuhan-tumbuhan diantaranya daun kelor (Moringa Oleifera). Dengan cara meberikan kompres hangat rebusan daun kelor pada tungkai yang terkena Asam urat (Arthitis Gout). Untuk mengetahui efek dari pemberian kompres hangat daun kelor dengan penurunan skala nyeri pada pasien Asam urat (Arthitis Gout) pada Ny.E di Rt.001 Rw.004 Kelurahan Sungai Lakam Timur Wilayah Kerja Puskesmas Tanjung Balai. Penelitian ini dalam bentuk Deskriptif dalam bentuk studi kasus. Subyek yang digunakan dalam penelitian ini adalah Ny.E yang terdiagnosa Asam urat (Arthitis Gout). Penelitian dilakukan pada bulan Juli Tahun 2025. Hasil penelitian pasien dengan Asam urat (Arthitis Gout) yang diberikan terapi kompres hangat daun kelor selama 3 hari berturut-turut dapat menurunkan skala nyeri Asam urat (Arthitis Gout) yaitu dari sskala 5 menjadi skala 1. Pemberian tidakan keperawatan kompres hangat daun kelor (Moringa Oleifera) dapat mengurangi nyeri pada penderita Asam urat (Arthitis Gout). Terapi ini dapat dilakukan secara mandiri oleh pasien dan mudah dalam penerapannya di rumah.
Pengaruh Kompres Air Rebusan Daun Binahong (Anredera Cordifolia) Terhadap Lama Penyembuhan Luka Perineum Pada Ibu Postpartum Binarni Suhertusi; Fatmi Nirmala Sari
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 10 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i10.1976

Abstract

Infeksi pada masa nifas masih menjadi penyebab utama morbiditas dan mortalitas ibu di Indonesia. Salah satu penyebab infeksi adalah luka perineum akibat ruptur jalan lahir atau episiotomi yang tidak dirawat dengan baik. Luka perineum dapat menimbulkan rasa nyeri, gangguan mobilisasi, dan risiko infeksi yang menghambat proses penyembuhan. Salah satu terapi nonfarmakologis yang potensial untuk mempercepat penyembuhan luka perineum adalah penggunaan air rebusan daun binahong (Anredera cordifolia) yang mengandung flavonoid, saponin, dan asam askorbat yang berperan dalam proses pembentukan kolagen dan regenerasi jaringan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompres air rebusan daun binahong terhadap lama penyembuhan luka perineum pada ibu postpartum di Puskesmas Lubuk Buaya Kota Padang tahun 2025. Penelitian menggunakan desain Quasi Experiment dengan pendekatan Posttest-Only Control Group Design. Sampel terdiri dari 30 ibu postpartum dengan luka perineum derajat II yang dibagi menjadi kelompok intervensi dan kontrol, masing-masing 15 orang. Kelompok intervensi diberikan kompres air rebusan daun binahong 3 kali sehari, sedangkan kelompok kontrol mendapatkan perawatan standar menggunakan povidone iodine 10%. Data dianalisis menggunakan uji Fisher’s Exact Test dengan tingkat signi ikansi 0,05.Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas ibu pada kelompok intervensi mengalami penyembuhan cepat (<7 hari) sebanyak 73,3%, sedangkan pada kelompok kontrol hanya 33,3%. Hasil uji statistik diperoleh nilai p-value = 0,001 (<0,05) yang berarti terdapat pengaruh signifikan antara pemberian kompres air rebusan daun binahong dengan percepatan penyembuhan luka perineum. Kesimpulan Pemberian kompres air rebusan daun binahong efektif mempercepat proses penyembuhan luka perineum pada ibu postpartum. Intervensi ini dapat dijadikan alternatif terapi komplementer yang aman, murah, dan mudah diterapkan dalam perawatan masa nifas di pelayanan kesehatan dasar.