cover
Contact Name
Ade Herman Surya Direja
Contact Email
adehermansuryadireja@gmail.com
Phone
+6282182997717
Journal Mail Official
admin@journal.mandiracendikia.com
Editorial Address
Yayasan Pendidikan Mandira Cendikia Bengkulu, Indonesia Jl. Padat Karya No 25 Kelurahan Sumur Dewa Kecamatan Selebar Kota Bengkulu
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia
ISSN : -     EISSN : 29642434     DOI : 10.70570
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia (JIK-MC) accepts related writings: Health sciences allied such like: Midwifery, medicine, pharmacies, phisiotherapy, surgical medical nursing, Emergency nursing, Mental nursing, Maternity nursing and children, Community nursing, family and elderly Nursing management, ect. Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia (JIK-MC) also accepts all writings with various disciplines of science with the terms of the core points remaining in the path and scope of the world of Health Sciences.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 3 (2026)" : 5 Documents clear
Pengaruh Terapi Rima Terhadap Intensitas Nyeri Pada Pasien Post Operasi Appendiktomi Di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Prima Husada Malang Dyah Palupi; Putu Sintya Arlinda Arsa; Lie Liana Fuadiati
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 5 No. 3 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v5i2.2155

Abstract

Apendisitis merupakan salah satu kasus akut terbanyak yang membutuhkan tindakan pembedahan, yaitu apendektomi. Pasien pasca apendektomi umumnya mengalami nyeri akut yang dapat memengaruhi pemulihan fisik maupun psikologis. Terapi nonfarmakologis seperti RIMA (Relaxation, Autogenic Movement, and Affirmation) dapat digunakan sebagai alternatif untuk membantu menurunkan intensitas nyeri. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh terapi RIMA terhadap tingkat nyeri pada pasien pasca operasi apendektomi di ruang rawat inap RS Prima Husada Malang. Desain penelitian menggunakan pre-experimental dengan pendekatan one group pre-test post-test. Sampel berjumlah 32 responden yang ditentukan dengan teknik total sampling. Intensitas nyeri diukur menggunakan Numeric Rating Scale (NRS) sebelum dan sesudah diberikan terapi RIMA. Pengumpulan data dilakukan pada 1 Juli–31 Agustus 2025 di ruang rawat inap RS Prima Husada Malang. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata intensitas nyeri sebelum intervensi sebesar 4,125 (kategori nyeri sedang), sedangkan setelah diberikan terapi RIMA menurun menjadi 2,719 (kategori nyeri ringan). Uji Wilcoxon menunjukkan nilai p = 0,001 (p < 0,05), yang berarti terdapat pengaruh signifikan terapi RIMA terhadap penurunan intensitas nyeri akut pasca apendektomi. Dengan demikian, terapi RIMA terbukti efektif menurunkan nyeri akut dan dapat dijadikan salah satu intervensi nonfarmakologis mandiri oleh perawat dalam manajemen nyeri di rumah sakit. Kendala yang ditemukan adalah beberapa pasien mengalami kesulitan melakukan bagian autogenic movement karena adanya jahitan di area perut yang menyebabkan keterbatasan mobilisasi, khususnya pada gerakan kaki.
Pengaruh Terapi Modifikasi Genggam Jari Dan Foot Massage Terhadap Kualitas Tidur Pasien Chronic Kidney Disease Siti Chomariah; Putu Sintya Arlinda; Chinthia Kartikaningtyas
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 5 No. 3 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v5i3.2156

Abstract

Gangguan tidur merupakan masalah yang sering dialami oleh pasien dengan Chronic Kidney Disease (CKD) dan dapat menurunkan kualitas hidup serta memperburuk kondisi kesehatan. Salah satu intervensi non-farmakologis yang dapat dilakukan adalah terapi genggam jari dan foot massage yang dimodifikasi menjadi satu rangkaian terapi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh terapi modifikasi genggam jari dan foot massage terhadap kualitas tidur pasien CKD. Penelitian ini menggunakan desain quasi-experimental dengan pendekatan non-equivalent control group. Responden dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen yang mendapatkan terapi modifikasi genggam jari dan foot massage serta kelompok kontrol yang memperoleh perawatan standar rumah sakit. Populasi penelitian adalah seluruh pasien dengan diagnosis CKD yang menjalani perawatan di Ruang Rawat Inap RS Prima Husada Malang. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan penentuan jumlah sampel berdasarkan rumus Slovin. Instrumen penelitian meliputi lembar observasi intervensi dan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Data dianalisis menggunakan SPSS melalui analisis univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kualitas tidur pada kelompok eksperimen sebelum intervensi berada pada kategori buruk (mean 0,158), sedangkan setelah diberikan terapi meningkat menjadi kategori baik (mean 0,74). Hasil analisis menunjukkan adanya pengaruh signifikan terapi modifikasi genggam jari dan foot massage terhadap peningkatan kualitas tidur pasien CKD. Kesimpulannya, kombinasi terapi genggam jari dan foot massage efektif sebagai intervensi non-farmakologis dalam meningkatkan kualitas tidur pasien CKD dan dapat direkomendasikan sebagai bagian dari asuhan keperawatan holistik.
Pengaruh Penerapan Family Centered Care (Fcc) Terhadap Kualitas Perawatan Pasien Anak Di Rumah Sakit Ibu Dan Anak Melati Children Hospital Kota Malang Evita Syefinda Putri; Nurul Anjarwati; Chinthia Kartkaningtias
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 5 No. 3 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v5i3.2158

Abstract

Kualitas perawatan pasien anak merupakan aspek penting dalam mendukung proses penyembuhan karena anak memiliki kebutuhan fisik dan psikologis yang kompleks serta rentan mengalami stress selama hospitalisasi. Pendekatan Family Centered Care (FCC) menekankan keterlibatan keluarga sebagai sistem pendukung utama anak dalam perawatan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penerapan FCC terhadap kualitas perawatan pasien anak. Metode penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan analitik observasional, melibatkan orang tua pasien anak sebagai responden yang dipilih berdasarkan kriteria inklusi. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur untuk menilai tingkat penerapan FCC dan kualitas perawatan pasien anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan FCC berpengaruh signifikan terhadap kualitas perawatan, yang tercermin dari meningkatnya kenyamanan, kepuasan, dan efektivitas perawatan pasien anak seiring dengan optimalnya keterlibatan keluarga. Temuan ini mengindikasikan bahwa FCC merupakan strategi yang efektif dalam meningkatkan mutu layanan keperawatan anak. Kesimpulannya, penerapan FCC secara konsisten dapat meningkatkan kualitas perawatan pasien anak, sehingga disarankan agar fasilitas pelayanan kesehatan mengintegrasikan FCC sebagai standar praktik dalam pelayanan keperawatan anak serta mengembangkan upaya berkelanjutan untuk mendukung implemntasinya.
Pengaruh Distraksi Audiovisual Terhadap Tingkat Kecemasan Saat Prosedur Pemasangan Infus Pada Anak Usia Prasekolah di Instalasi Gawat Darurat RSIA Melati Children Hospital Qonita
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 5 No. 3 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v5i3.2159

Abstract

Hospitalisasi dan tindakan medis invasive dapat menimbulkan kecemasan pada anak usia prasekolah. Kecemasan yang tidak ditangani dengan baik dapat menghambat proses perawatan, menyebabkan anak menjadi tidak kooperatif, dan berdampak negatif terhadap pemulihan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh distraksi audiovisual menonton film kartun terhadap penurunan tingkat kecemasan anak usia prasekolah saat prosedur pemasangan infus di Instalasi Gawat Darurat RSIA Melati Children Hospital. Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimen dengan pendekatan pretest dan posttest without control group. Sampel penelitian berjumlah 31 anak usia prasekolah (4–6 tahun) yang menjalani rawat inap pertama kali, dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Tingkat kecemasan diukur menggunakan Visual Analogue Scale for Anxiety (VAS-A) sebelum dan sesudah pemberian distraksi audiovisual. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi, sebagian besar anak mengalami kecemasan berat (64,5%) dan kecemasan sedang (35,5%). Setelah diberikan distraksi audiovisual berupa menonton film kartun, tingkat kecemasan mengalami penurunan, dengan sebagian besar anak berada pada kategori kecemasan ringan (51,6%) dan kecemasan sedang (48,4%). Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai signifikansi p = 0,000 (p < 0,05), yang menandakan adanya pengaruh signifikan pemberian distraksi audiovisual terhadap penurunan tingkat kecemasan anak usia prasekolah.
Pengaruh Kombinasi Terapi Slow Deep Breathing Dan Aromaterapi Lavender Terhadap Nyeri Restless Legs Syndrome (RLS) Pada Pasien Ggk Di Persada Hospital Malang Elisa Agustina
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 5 No. 3 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v5i3.2160

Abstract

Gagal ginjal kronik (GGK) merupakan gangguan fungsi renal yang progresif dan irreversible. Salah satu komplikasi neurologi pada gagal ginjal kronik yaitu restless legs syndrom (RLS). Gelaja yang sering dialami penderita restless legs syndrom (RLS) adalah nyeri dan kesemutan. Tindakan non farmakolgis yang dapat dilakukan pada penderita RLS salah satunya adalah slow deep breathing dan aromaterapi. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur pengaruh kombinasi terapi slow deep breathing dan aromaterapi lanverder terhadap nyeri RLS pada pasien gagal ginjal kronik di Persada Hospital Malang. desain pada penelitian ini adalah pre-experimental design tipe one group pretest-posttest. Sampel penleitian sebanyak 25 responden. Alat ukur yang digunakan adalah Numeric Rating Scale (NRS) dan dianalisa menggunakan uji Paired T-Test. Hasil uji penelitian menunjukkan skala nyeri rata-rata pre intervensi adalah 2.76 dengan skala nyeri sedang 13 responden (52%) dan skala nyeri post intervensi adalah 1.40 dengan 15 responden (60%) tidak mengalami nyeri. Hasil uji Paired T-Test didapatkan p-value 0.000 ( p<0,05) yang berarti terdapat pengaruh terapi slow deep breathing dan aromaterapi lavender terhadap nyeri RLS pada pasien gagal ginjal kronik. Kesimpulan pada penelitian ini adalah kombinasi terapi slow deep breathing dan aromaterapi lanverder efektif menurunkan skala nyeri pada penderia RLS. Oleh karena itu tindakan ini disarankan sebagai salah satu metode non-farmakologi dalam manajemen nyeri pada penerita RLS.

Page 1 of 1 | Total Record : 5