cover
Contact Name
Ade Herman Surya Direja
Contact Email
adehermansuryadireja@gmail.com
Phone
+6282182997717
Journal Mail Official
admin@journal.mandiracendikia.com
Editorial Address
Yayasan Pendidikan Mandira Cendikia Bengkulu, Indonesia Jl. Padat Karya No 25 Kelurahan Sumur Dewa Kecamatan Selebar Kota Bengkulu
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia
ISSN : -     EISSN : 29642434     DOI : 10.70570
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia (JIK-MC) accepts related writings: Health sciences allied such like: Midwifery, medicine, pharmacies, phisiotherapy, surgical medical nursing, Emergency nursing, Mental nursing, Maternity nursing and children, Community nursing, family and elderly Nursing management, ect. Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia (JIK-MC) also accepts all writings with various disciplines of science with the terms of the core points remaining in the path and scope of the world of Health Sciences.
Articles 16 Documents
Search results for , issue "vol. 5 no. 8 (2026)" : 16 Documents clear
Asuhan Keperawatan Keluarga Pada Keluarga Tn. M Dengan Masalah Utama Perokok Aktif Maria Demira Amfotis; Fani Mutiara Panjaitan; Maria Alegra Marbuena Manik; Anita Ndruru
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 5 No. 8 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v5i8.2305

Abstract

Merokok merupakan salah satu perilaku berisiko yang berdampak buruk terhadap kesehatan perokok aktif maupun perokok pasif, terutama anggota keluarga yang tinggal serumah. Kebiasaan merokok di dalam rumah meningkatkan risiko terjadinya berbagai penyakit, sehingga diperlukan peran perawat dalam meningkatkan kemampuan keluarga melalui asuhan keperawatan. Tujuan studi kasus ini adalah menggambarkan pelaksanaan asuhan keperawatan keluarga pada keluarga Tn. M dengan masalah utama perokok aktif. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan melalui kunjungan rumah (home visit) selama 10 hari. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan dokumentasi menggunakan instrumen pengkajian keperawatan keluarga. Berdasarkan hasil pengkajian ditemukan bahwa Tn. M dan Ny. N memiliki kebiasaan merokok 1–2 bungkus per hari di dalam rumah, Tn. M mengalami batuk selama dua bulan dan memiliki riwayat hipertensi, serta keluarga belum memahami penyebab penyakit, faktor risiko, dan cara perawatan hipertensi maupun bahaya merokok. Diagnosa keperawatan yang ditegakkan adalah defisit pengetahuan dan manajemen kesehatan keluarga tidak efektif. Intervensi keperawatan meliputi pendidikan kesehatan, motivasi berhenti merokok, pendampingan dalam menjalankan lima tugas kesehatan keluarga, modifikasi lingkungan rumah bebas asap rokok, serta pemanfaatan fasilitas pelayanan kesehatan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa masalah keperawatan teratasi sebagian. Keluarga mengalami peningkatan pengetahuan, mampu mengenali masalah kesehatan, menunjukkan komitmen untuk mengurangi kebiasaan merokok di dalam rumah, serta mulai menerapkan perilaku hidup sehat dan memanfaatkan pelayanan kesehatan. Asuhan keperawatan keluarga berperan dalam meningkatkan kemampuan keluarga mengelola kesehatan dan mencegah dampak buruk akibat kebiasaan merokok.
Kemampuan Anggota Palang Merah Remaja Pada Penanganan Dan Penatalaksanaan Perawatan Luka Dan Perdarahan Di SMAN 1 Rejoso Wahyu Tanoto; Nona Tripita
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 5 No. 8 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v5i8.2308

Abstract

Palang Merah Remaja (PMR) merupakan sebuah wadah untuk pembinaan dan pengembangan anggota remaja Palang Merah Indonesia (PMI) di sekolah dan lembaga pendidikan formal melalui berbagai aktivitas eksrtakurikuler. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kemampuan anggota PMR dalam penanganan dan penatalaksanaan perawatan luka dan perdarahan. Desain penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian ini semua anggota PMR berjumlah 46 responden, sampel penelitian seluruh anggota PMR sejumlah 46 responden, teknik sampel menggunakan “ total sampling”. Penelitian ini menggunakan variabel tunggal yaitu Kemampuan Anggota PMR Pada Penanganan Dan Penatalaksanaan Perawatan Luka Dan Perdarahan. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner, data dianalisa dengan rumus persentase dan diinterpretasikan secara kuantitatif. Hasil penelitian dari 46 responden, sebagian besar responden yaitu 32 responden (70%) memiliki kemampuan tinggi, hampir setengah dari responden yaitu 14 responden (30%) memiliki kemampuan sedang. Tingkat kemampuan dipengaruhi beberapa faktor umum yaitu jurusan, jenis kelamin, usia, kemampuan, pernah melakukan penanganan, pernah mendapatkan informasi, dan sumber informasi. Sebagian besar responden memiliki kemampuan tinggi, dan diharapkan bagi anggota PMR mampu melakukan dan meningkatkan kemampuan dalam penanganan dan penatalaksanaan perawatan luka dan perdarahan yang baik dan benar, serta dapat menjadi panutan bagi siswa yang lain dalam melakukan pertolongan pertama.
Pengaruh Inhalasi Aromaterapi Lemon Terhadap Penurunan Keluhan Emesis Gravidarum Pada Ibu Hamil Trimester I Di Puskesmas Pajang Tahun 2026 Fatimah Tu Zahra; Istiqomah Risa Wahyuningsih
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 5 No. 8 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v5i8.2312

Abstract

Di Indonesia, prevalensi Emesis gravidarum mencapai 50-75% pada trimester pertama, dengan angka lebih tinggi pada primigravida. Penanganan yang selama ini dilakukan di Puskesmas Pajang berupa pemberian vitamin B6 oral kurang optimal karena sering dimuntahkan kembali oleh ibu hamil. Aromaterapi lemon merupakan terapi non-farmakologis yang aman, mudah dilakukan, dan terbukti efektif mengurangi keluhan emesis gravidarum. Tujuan: Mengetahui pengaruh inhalasi aromaterapi lemon terhadap penurunan keluhan emesis gravidarum pada ibu hamil trimester I di Puskesmas Pajang. Metode: Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan pendekatan one group pretest-posttest. Sampel berjumlah 31 ibu hamil trimester I yang mengalami emesis gravidarum, dipilih menggunakan teknik total sampling. Intervensi berupa inhalasi 3 tetes minyak esensial lemon murni pada tisu/kapas selama 5 menit, dilakukan 2 kali sehari selama 7 hari berturut-turut. Pengukuran derajat emesis gravidarum menggunakan instrumen PUQE-24 (Pregnancy-Unique Quantification of Emesis and Nausea). Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil: Sebelum intervensi, sebagian besar responden mengalami emesis gravidarum sedang sebanyak 28 responden (90,3%) dengan rerata skor PUQE-24 sebesar 8,48 ± 1,805. Setelah intervensi, distribusi berubah menjadi ringan 18 responden (58,1%), tidak emesis 6 responden (19,4%), dan sedang 7 responden (22,6%) dengan rerata skor PUQE-24 sebesar 5,32 ± 1,720. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai Z = -4,925 dengan p = 0,000 (p < 0,05). Kesimpulan: Terdapat pengaruh yang signifikan inhalasi aromaterapi lemon terhadap penurunan keluhan emesis gravidarum pada ibu hamil trimester I di Puskesmas Pajang.
Hubungan Tingkat Stres dengan Kejadian Dismenore Pada Remaja Putri Kelas XI SMA Negeri 2 Padang di Kota Padang Sofia Zahra; Monarisa; Titin Ifayanti
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 5 No. 8 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v5i8.2321

Abstract

Dismenore merupakan gangguan menstruasi yang sering dialami remaja putri dan dapat mengganggu aktivitas belajar. Di Indonesia, prevalensi dismenore mencapai 72,89%, dengan sekitar 54% terjadi pada remaja putri. Tingkat stres diduga berhubungan dengan kejadian dismenore. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan tingkat stres dengan kejadian dismenore pada remaja putri kelas XI SMA Negeri 2 Padang di Kota Padang Tahun 2026. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif analitik dengan rancangan cross-sectional. Penelitian dilaksanakan pada Maret–Agustus 2026, sedangkan pengumpulan data dilakukan pada 12–21 Mei 2026. Populasi berjumlah 208 siswi dan sampel sebanyak 68 responden dipilih menggunakan teknik Systematic Random Sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Depression Anxiety Stress Scale (DASS) dan Numerical Rating Scale (NRS). Analisis data menggunakan uji Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden mengalami stres sebanyak 51 orang (75 %) dan dismenore kategori nyeri ringan sebanyak 36 orang (52,9%). Hasil analisis menunjukkan p-value = 0,031(<0,05) dan koefisien korelasi (r) = 0,262, sehingga terdapat hubungan signifikan dengan kekuatan rendah dan arah positif antara tingkat stres dan kejadian dismenore. Disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara tingkat stres dengan kejadian dismenore pada remaja putri kelas XI SMA Negeri 2 Padang di Kota Padang Tahun 2026. Sekolah dan tenaga kesehatan diharapkan meningkatkan edukasi mengenai manajemen stres dan kesehatan reproduksi.
Hubungan Pola Asuh Orang Tua Dengan Tingkat Keberhasilan Toilet Training Pada Anak Usia Pra Sekolah Di TK Dharma Wanita Kota Bengkulu Ayu Nabilla Azaara
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 5 No. 8 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v5i8.2323

Abstract

Toilet training pada anak merupakan usaha untuk melatih agar anak mampu mengontrol buang air besar (BAB) dan buang air kecil (BAK). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola asuh orang tua dengan tingkat keberhasilan toilet training pada anak usia prasekolah di wilayah kerja TK Dharma Wanita Kota Bengkulu. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh orang tua yang memiliki anak usia prasekolah di TK Dharma Wanita Kota Bengkulu yang berjumlah 70 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah responden sebanyak 70 orang. Teknik analisa data menggunakan uji Exact Fisher’s Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Sebagian besar orang tua menerapkan pola asuh demokratis sebanyak 69 orang 98,6% dan pola asuh permisif sebanyak 1 orang 1,4% dengan rata-rata skor 49,03. (2) Tingkat keberhasilan toilet training menunjukkan 47 anak 61,6% berhasil toilet training dan 27 anak 38,4% tidak berhasil dengan rata-rata skor 8,571. (3) Hasil uji statistik menunjukkan nilai p-value = 1,000 > 0,05. Hal ini berarti tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pola asuh orang tua dengan tingkat keberhasilan toilet training pada anak usia prasekolah di wilayah kerja TK Dharma Wanita Kota Bengkulu.
Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Ibu Dengan Perilaku Pencegahan Preeklampsia Pada Ibu Hamil Rifda Neni; Metha Fahriani; Puteri Andika
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 5 No. 8 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v5i8.2330

Abstract

Puskesmas Telaga Dewa dipilih karena memiliki jumlah ibu hamil yang tertinggi yaitu sebanyak 732 orang, Puskesmas Telaga Dewa juga menjadi puskesmas dengan kasus preeklampsi terbanyak di Kota Bengkulu dengan jumlah 19 kasus. Penelitian ini bertujuan mempelajari Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Dengan Perilaku Pencegahan Preeklampsia Pada ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Telaga Dewa Kota Bengkulu. Jenis penelitian ini yaitu survey analitik dengan menggunakan cross sectional. Penelitian telah dilakukan di Wilayah Kerja Puskesmas Telaga Dewa mulai dari bulan Juni-Agustus 2024. Populasi pada penelitian ini adalah semua ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Telaga Dewa pada bulan Januari-Maret 2024 sebanyak 38 ibu hamil. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian adalah total sampling dengan jumlah sampel 38 ibu hamil, penelitian ini menggunakan data primer dan sekunder, data dikaji dengan analisis univariat dan bivariat dengan uji chi square (χ2) dan contingency coefficient (C). Hasil penelitian menunjukkan dari 38 ibu hamil terdapat 32 ibu hamil yang memiliki perilaku positif dan 6 ibu hamil yang memiliki perilaku negatif. 31 yang memiliki pengetahuan baik, 4 ibu hamil memiliki pengetahuan cukup dan 3 ibu hamil dengan pengetahuan kurang. 32 ibu hamil dengan kategori Favorale dan 6 ibu hamil dengan kategori Unfavorable. Ada hubungan Pengetahuan dengan perilaku pencegahan preeklampsia ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Telaga Dewa Kota Bengkulu dengan ρ-value (ρ = 0.000) dengan kategori hubungan kuat. Ada hubungan sikap dengan perilaku pencegahan preeklampsia ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Telaga Dewa Kota Bengkulu ρ-value (ρ = 0.000) dengan kategori hubungan kuat
Efektivitas Relaksasi Benson Dan Aromaterapi Lavender Terhadap Kualitas Tidur Pada Ibu Hamil Trimester III ( Di Wilayah Kerja Puskesmas Tambakboyo Kabupaten Tuban ) Siti Maysaroh; Umu Qonitun
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 5 No. 8 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v5i8.2331

Abstract

Gangguan tidur pada ibu hamil trimester III sering terjadi akibat perubahan fisiologis dan psikologis selama kehamilan, yang berdampak pada penurunan kualitas tidur dan dapat mempengaruhi kesehatan ibu dan janin serta meningkatkan risiko komplikasi kehamilan dan persalinan. Upaya nonfarmakologis yang dapat dilakukan adalah kombinasi relaksasi Benson dan aromaterapi lavender. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas relaksasi Benson dan aromaterapi lavender terhadap kualitas tidur ibu hamil trimester III. Desain penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan pendekatan one group pretest-posttest design. Dengan jumlah sampel sebanyak 16 ibu hamil dengan teknik proportional stratified random sampling. Variabel independen adalah relaksasi Benson dan aromaterapi lavender, sedangkan variabel dependen adalah kualitas tidur. Intervensi diberikan 7 hari menggunakan diffuser pada malam hari sebelum tidur. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan uji Mc Nemar Exact Test. Hasil sebelum pemberian relaksasi benson dan aromaterapi lavender hampir seluruhnya 14 ibu hamil ( 87,5%) dengan kategori buruk dan setelah pelaksanaan meningkat menjadi 12 ibu hamil ( 75%) dengan kategori baik. Hasil uji statistik nilai p=0,002 dimana p-value <0,05 yaitu H1 diterima. Dari uraian diatas dapat disimpulkan bahwa terdapat efektivitas relaksasi Benson dan aromaterapi lavender terhadap kualitas tidur pada ibu hamil trimester III di wilayah kerja puskesmas tambakboyo kabupaten Tuban.
Hubungan Indeks Massa Tubuh (IMT), Usia, Jenis Kelamin, dan Tekanan Darah dengan Risiko Komplikasi Kardiovaskular pada Lansia Hipertensi di Puskesmas Padasuka Naisya Shaqinah Rahman; Afrieani Deasy
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 5 No. 8 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v5i8.2332

Abstract

Hipertensi pada lansia berisiko menimbulkan komplikasi kardiovaskular, yang dipengaruhi antara lain oleh indeks massa tubuh, usia, jenis kelamin, dan tekanan darah sistolik. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan keempat faktor tersebut dengan risiko komplikasi kardiovaskular pada lansia hipertensi di Puskesmas Padasuka Kota Cimahi. Metode: Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain korelasional dan pendekatan cross-sectional pada 125 lansia hipertensi. Risiko komplikasi kardiovaskular dihitung menggunakan Framingham Risk Score berbasis indeks massa tubuh, dengan analisis bivariat menggunakan uji Spearman untuk indeks massa tubuh, usia, dan tekanan darah sistolik, serta uji Mann-Whitney untuk jenis kelamin. Hasil: Sebagian besar responden memiliki indeks massa tubuh normal (56,8%), berjenis kelamin perempuan (59,2%), tekanan darah sistolik normal (68,0%), dan berisiko tinggi mengalami komplikasi kardiovaskular (61,6%). Indeks massa tubuh tidak berhubungan bermakna dengan risiko komplikasi kardiovaskular (p=0,900), sedangkan usia, jenis kelamin, dan tekanan darah sistolik berhubungan bermakna (p=0,000). Kesimpulan: Usia, jenis kelamin, dan tekanan darah sistolik merupakan faktor penting dalam menilai risiko komplikasi kardiovaskular pada lansia hipertensi.
Penerapan Modern Dressing Dengan Metode Moist Wound Healing Menggunakan Foam Dressing Guna Mempercepat Proses Penyembuhan Luka Ulkus Diabetikum Sherli Zeniar Adelia Sagita Putri; Didik Iman Margatot
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 5 No. 8 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v5i8.2336

Abstract

Ulkus diabetikum merupakan komplikasi kronis diabetes mellitus yang dapat menyebabkan infeksi, gangren, hingga amputasi apabila tidak ditangani dengan tepat. Modern dressing, khususnya foam dressing, mampu mempertahankan kelembapan luka (moist wound healing), menyerap eksudat, serta mendukung proses granulasi dan epitelisasi sehingga dapat mempercepat penyembuhan luka. Tujuan: Mendeskripsikan hasil penerapan modern dressing menggunakan foam dressing dalam mempercepat penyembuhan luka ulkus diabetes mellitus. Metode: Penelitian ini menggunakan studi kasus deskriptif dengan dua responden penderita ulkus diabetes mellitus di Woundcare Rumah Rara, Kabupaten Wonogiri. Penerapan dilakukan selama 7 hari dengan pergantian balutan sebanyak 3 kali menggunakan foam dressing. Perkembangan luka dinilai menggunakan Bates-Jensen Wound Assessment Tool (BWAT) sebelum dan sesudah intervensi. Hasil: Sebelum penerapan, Tn. G memiliki skor BWAT 33 dan Ny. S sebesar 29 dengan kategori wound regeneration dan grade luka II. Setelah penerapan, skor BWAT menurun menjadi 26 pada Tn. G dan 24 pada Ny. S dengan grade luka I. Terjadi perbaikan tepi luka, goa, warna kulit sekitar luka, jaringan granulasi, dan epitelisasi. Penurunan skor masing-masing sebesar 7 dan 5 poin menunjukkan perkembangan penyembuhan luka. Kesimpulan: Penerapan modern dressing menggunakan foam dressing menunjukkan hasil baik dalam mempercepat penyembuhan ulkus diabetes mellitus melalui pengendalian eksudat, pemeliharaan kelembapan luka, serta peningkatan granulasi dan epitelisasi.
Penerapan Terapi Kompres Hangat Rebusan Air Serai Pada Sendi Terhadap Penurunan Skala Nyeri Pada Pasien Gout Arthritis Amelia Dwiarianti; Bagas Biyanzah Drajad Pamukhti
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 5 No. 8 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v5i8.2337

Abstract

Gout arthritis merupakan penyakit inflamasi sendi yang disebabkan oleh penumpukan kristal monosodium urat akibat hiperurisemia yang ditandai nyeri, pembengkakan, kemerahan, dan keterbatasan gerak. Salah satu terapi nonfarmakologis yang dapat digunakan untuk membantu mengurangi nyeri adalah kompres hangat rebusan air serai. Tujuan : Mendeskripsikan hasil penerapan terapi kompres hangat rebusan air serai terhadap penurunan skala nyeri pada pasien gout arthritis. Metode : Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif dengan pendekatan studi kasus pada dua responden gout arthritis di dusun ngrukun wilayah kerja puskesmas kalijambe, kabupaten sragen. Pengukuran nyeri menggunakan Numeric Rating Scale (NRS). Terapi diberikan tiga kali selama 1 minggu dengan durasi 20 menit pada sore hari. Hasil : Sebelum dilakukan terapi, Ny. S memiliki skala nyeri 5 dan untuk Ny. G memiliki skala nyeri 6 yang termasuk kategori nyeri sedang. Setelah dilakukan terapi kompres hangat rebusan air serai sebanyak 3 kali dalam 1 minggu, skala nyeri Ny. S menurun menjadi 2 dan Ny. G menurun menjadi skala nyeri 3 termasuk kategori nyeri ringan. Kesimpulan : Penerapan terapi kompres hangat rebusan air serai membantu menurunkan skala nyeri pada pasien gout arthritis sehingga dapat digunakan sebagai terapi nonfarmakologis dalam manajemen nyeri.

Page 1 of 2 | Total Record : 16