cover
Contact Name
Ade Herman Surya Direja
Contact Email
adehermansuryadireja@gmail.com
Phone
+6282182997717
Journal Mail Official
admin@journal.mandiracendikia.com
Editorial Address
Yayasan Pendidikan Mandira Cendikia Bengkulu, Indonesia Jl. Padat Karya No 25 Kelurahan Sumur Dewa Kecamatan Selebar Kota Bengkulu
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia
ISSN : -     EISSN : 29642434     DOI : 10.70570
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia (JIK-MC) accepts related writings: Health sciences allied such like: Midwifery, medicine, pharmacies, phisiotherapy, surgical medical nursing, Emergency nursing, Mental nursing, Maternity nursing and children, Community nursing, family and elderly Nursing management, ect. Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia (JIK-MC) also accepts all writings with various disciplines of science with the terms of the core points remaining in the path and scope of the world of Health Sciences.
Articles 908 Documents
Hubungan Pengetahuan Tentang HIV/AIDS Dengan Perilaku Seks Bebas di Kelas XI SMK Muhammadiyah I Wanareja Tahun 2025 Aminah; Rochany Septiyaningsih; Dhiah Dwi Kusumawati
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 5 No. 4 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v5i4.2198

Abstract

HIV/AIDS masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat yang serius, khususnya pada kelompok remaja. Rendahnya pengetahuan remaja tentang HIV/AIDS dapat mendorong munculnya perilaku seks bebas yang berisiko terhadap penularan HIV/AIDS. Tujuan: Mengetahui hubungan pengetahuan tentang HIV/AIDS dengan perilaku seks bebas pada remaja di Kelas XI SMK Muhammadiyah I Wanareja Tahun 2025. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif korelatif menggunakan pendekatan cross sectional. Sampel adalah seluruh siswa kelas XI sebanyak 51 siswa yang diambil dengan teknik cluster random sampling. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji Spearman Rank. Hasil penelitian: Sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan tentang HIV/AIDS pada kategori cukup (47,1%) dan sebagian besar responden yang mempunyai perilaku seks bebas dengan kategori tidak menyimpang (72,5%). Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan tentang HIV/AIDS dengan perilaku seks bebas pada remaja (p-value < 0,05). Simpulan: ada hubungan pengetahuan remaja tentang HIV/AIDS dengan perilaku seks bebas di kelas XI SMK Muhammadiyah I Wanareja.
Pengetahuan Dan Dukungan Keluarga Dengan Self Management Lansia Diabetes Militus Lexy Oktora Wilda; Ekwantoro
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 5 No. 4 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v5i4.2203

Abstract

Proses penuaan dan perubahan gaya hidup telah membuat diabetes militus lebih umum terjadi pada lansia. Diabetes Melitus memiliki resiko jauh lebih tinggi pada lansia. Komplikasi ini dapat dicegah melalui self management yang baik. Namun pengetahuan yang kurang serta tidak maksimalnya dukungan keluarga menjadikan self management ini terlihat tidak bejalan dengan baik. Tujuan penelitian ini yaitu mengatahui hubungan pengetahuan dan dukungan keluarga dengan self management pada lansia diabetes militus. Desain penelitian yaitu analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel 67 responden yang memenuhi kriteria. Penelitian dilakukan pada juli 2023. Alat ukur menggunakan kuesioner dan uji statistik menggunakan spearman rank. Hasil penelitian menunjukan bahwa bahwa dari 67 responden didapatkan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan cukup tentang self management yaitu 39 responden (58,2%), sebagaian besar memiliki dukungan keluarga baik yaitu 44 responden (65,7%). Dan hampir setengahnya memiliki self management cukup yaitu 33 responden (49,3%). Uji statistik didapatkan pengetahuan (p value = 0,003) dan dukungan keluarga (p value = 0,008). Sehingga terdapat hubungan antara pengerahuan, dukungan keluarga dengan self management pada lansia diabetes militus. Pengetahuan yang baik terkait diabetes militus serta adanya dukungan keluarga menjadikan lansia cenderung melakukan self management yang tepat. Pemberian informasi atau edukasi mampu meningkatkan pengetahuan lansia. Sedangkan peningkatan peran keluarga dalam merawat lansia menjadi solusi terakit dengan dukungan keluarga
Penerapan Terapi Bermain Plastisin Pada Anak Usia 3-6 Tahun Terhadap Tingkat Kecemasan Dampak Dari Hospitalisasi Di Bangsal Cempaka 1 Rsud Kartini Karanganyar Reza Hidayat; Afrah Hasna Fadhilah; Rina Yulianti
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 5 No. 5 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v5i5.2206

Abstract

Latar Belakang : Reaksi hospitalisasi pada anak terjadi memicu kecemasan, stres, dan pengalaman traumatis yang ditandai dengan perasaan cemas, marah, sedih, dan takut. Wawancara pada ruangan ditemukan 2 dari 30 anak prasekolah mengalami kecemasan hospitalisasi. Tujuan : Melakukan Penerapan Terapi Bermain Plastisin pada Tingkat kecemasan hospitalisasi anak usia 3-6 tahun di Ruang Cempaka 1 RSUD Kartini Karanganyar. Metode : Penerapan ini menggunakan studi kasus dengan rancangan metode deskriptif dengan melakukan pendekatan pada 2 responden dengan intervensi terapi bermain plastisin. Hasil : Hasil penerapan pada hari ke-1 sebelum dilakukan penerapan terapi bermain plastisin didapatkan hasil kecemasan pada An.A yaitu 26 point dan An.S 27 point pada keterangan sangat parah. Hari ke-2 setelah diberikan penerapan terapi bermain plastisin memperoleh hasil kecemasan An.A 11 point dan An.S 10 point pada keterangan sedang. Dimana kedua pasien sebelum penerapan berada pada nilai skor kecemasan berat dan mengalami penurunan skor kecemasan menjadi sedang dan ringan. Kesimpulan : Terapi bermain plastisin sangat efektif dalam mengurangi tingkat kecemasan hospitalisasi pada anak usia prasekolah.
Penerapan Terapi Musik Klasik Terhadap Pasien Skizofrenia Dengan Halusinasi Pendengaran Di RSJD Dr. Arif Zainudin Surakarta Ervita Dinar Ekawati; Norman Wijaya Gati; Suyatno
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 5 No. 5 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v5i5.2207

Abstract

Kesehatan jiwa dikenal dengan istilah orang dengan gangguan jiwa Gangguan jiwa di Indonesia mencapai 15,3% dari 259,9 juta jiwa penduduk Indonesia. Pada tahun Maret 2022 sampai dengan Januari 2023 tercatat sebanyak 40.475 pasien. Dan berdasarkan data rekam medis pada bulan Januari 2024 di RSJD Dr. Arif Zainudin Surakarta, tercatat sebanyak 4.471 pasien mengalami skizofrenia. Tujuan: Mengetahui hasil penerapan terapi musik Mozart untuk mengontrol halusinasi pendengaran pada pasien skizofrenia. Metode: Penerapan dilakukan dengan metode deskriptif studi kasus. Pengukuran pada penelitian ini menggunakan Kuesioner AHRS pretest-posttest kepada 2 responden pada pasien skizofrenia selama 3 hari dengan frekuensi 1 kali sehari selama 10-15 menit. Hasil: Berdasarkan hasil penerapan yang sudah dilakukan, terdapat penurunan dan perkembangan kontrol halusinasi sebelum dan sesudah dilakukan penerapan terapi musik Mozart. Kesimpulan: Terapi musik Mozart dapat dijadikan sebagai salah satu teknik non-farmakologis atau intervensi mandiri pada skizofrenia dalam mengontrol halusinasi pendengaran.
Penerapan Terapi Generalis (Sp 1-4) Pada Pasien Skizofernia Dalam Masalah Halusinasi Pendengaran Di RSJD Dr. Arif Zainudin Surakarta Aulia Meyla Ardy Savitri; Norman Wijaya Gati; Suyatno
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 5 No. 5 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v5i5.2208

Abstract

Skizofrenia merupakan sekelompok reaksi psikotik yang mempengaruhi berbagai area fungsi individu, termasuk berpikir, berkomunikasi, merasakan dan menunjukkan emosi serta gangguan otak yang ditandai dengan pikiran kacau, waham, halusinasi dan perilaku aneh. Upaya yang dilakukan untuk halusinasi adalah melakukan terapi generalis sp 1-4 dengan menghardik, bercakap-cakap dengan orang lain, melakukan kegiatan terjadwal dan minum obat ketika halusinasi muncul. Tujuan: Mengetahui hasil dari penerapan terapi generalis SP 1-4 pada pasien Skizofernia halusinasi pendengaran. Metode: Penerapan dilakukan dengan metode deskriptif dengan studi kasus pada penerapan ini dilakukan pengukuran tingkat halusinasi menggunakan kuesioner AHRS sebelum dan sesudah dilakukan terapi generalis SP 1-4. Terapi diberikan kepada 2 responden dengan diagnosis Skizofernia halusinasi pendengaran, dilaksanakan selama 4 hari, dengan durasi 10–15 menit setiap sesi. Hasil: Sesudah dilakukan terapi generalis SP 1-4, tingkat halusinasi pada kedua responden mengalami penurunan yang signifikan, dari kategori halusinasi berat sebelum intervensi menjadi mencapai kategori halusinasi sedang setelah terapi diberikan. Kesimpulan: Penerapan terapi generalis SP 1-4 efektif dalam penurunan tingkat halusinasi pada pasien skizofernia.
Fungsi Controlling Kepala Ruangan Dengan Kinerja Perawat Di RSUD Cipayung Jakarta Timur Bahaji; Ahmad Rizal; Sancka Stella G. Sihura
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 5 No. 6 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v5i6.2217

Abstract

Kinerja perawat merupakan indikator penting dalam pelayanan kesehatan. Fungsi controlling kepala ruangan berperan dalam meningkatkan kinerja perawat melalui pengawasan, evaluasi, dan pengambilan keputusan. Permasalahan terkait kinerja perawat termasuk penurunan pada kinerja klinis, pengembangan profesional, dan perilaku pada tahun 2024, jika dibandingkan dengan data penilaian tahun 2023 yang dilakukan oleh komite keperawatan RSUD Cipayung. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan fungsi controlling kepala ruangan dengan kinerja perawat di RSUD Cipayung Jakarta Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei analitik dan desain cross-sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan responden sebanyak 60 orang pada perawat yang bekerja di RSUD Cipayung Jakarta Timur. Instrumen yang digunakan menggunakan lembar kuesioner. Analisa data dengan univariat dan bivariate dengan uji spearman rank. Hasil penelitian sebanyak 47 responden (78,33%) menilai fungsi controlling kepala ruangan dalam kategori baik, dan seluruh responden (100%) memiliki kinerja yang baik. Uji Spearman Rank menunjukkan hubungan yang sangat kuat antara fungsi controlling kepala ruangan dengan kinerja perawat (ρ = 0,957; p < 0,000). Kesimpulan fungsi controlling kepala ruangan memiliki hubungan yang sangat kuat dan signifikan terhadap kinerja perawat
Penerapan Pemberian Posisi Head Up 30 Derajat Untuk Meningkatkan Saturasi Oksigen Pada Pasien Stroke Di IGD Dr. Moewardi Provinsi Jawa Tengah Nur Sahid; Hermawati; Isti Wulandari
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 5 No. 5 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v5i5.2218

Abstract

Saturasi oksigen yang terlalu rendah, bisa menyebabkan selsel otak mati dan menimbulkan komplikasi yang membahayakan nyawa, misalnyakejang, koma, dan kematian otak. Kadar oksigen yang rendah akan mengganggufungsi organ dan membahayakan kesehatan.Tujuan: Mendeskripsikan perkembangan nilai saturasi oksigen sebelum dan sesudah pemberian posisi head up 30 derajat. Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan studi kasus pada 2 pasien stroke di IGD RSUD Dr. Moewardi. Intervensi dilakukan dengan pemberian posisi head up 30 derajat selama 30 menit, kemudian dilakukan pengukuran saturasi oksigen sebelum dan sesudah tindakan. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan saturasi oksigen pada kedua pasien setelah diberikan posisi head up 30 derajat. Pada pasien pertama terjadi peningkatan dari 94% menjadi 98%, sedangkan pada pasien kedua meningkat dari 93% menjadi 97%. Kesimpulan: Pemberian posisi head up 30 derajat dalam meningkatkan saturasi oksigen pada pasien stroke.
Analisis Inspeksi Dan Pemeliharaan Peralatan Kebakaran Di Unit Dapur Gizi Rumah Sakit Umum Daerah Tengku Rafi’an Kabupaten Siak Sri Indrapura Kartika Nur Hakimah
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 5 No. 6 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v5i6.2226

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan inspeksi dan pemeliharaan peralatan kebakaran di unit dapur gizi RSUD Tengku Rafi’an Kabupaten Siak Sri Indrapura. Fokus penelitian mencakup peralatan proteksi kebakaran aktif seperti APAR, hydrant, alarm kebakaran, smoke detector, serta sprinkler yang seharusnya tersedia sesuai standar regulasi. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap peralatan dan petugas yang bertanggung jawab. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar peralatan kebakaran di unit dapur gizi telah tersedia, namun inspeksi dan pemeliharaan belum dilaksanakan secara optimal dan terjadwal. Kendala utama yang dihadapi meliputi keterbatasan anggaran, kurangnya sumber daya manusia, serta keterlambatan dalam pengadaan alat. Kesimpulan dari penelitian ini adalah perlunya perencanaan pemeliharaan rutin, penambahan anggaran khusus untuk proteksi kebakaran, serta peningkatan pelatihan staf agar sistem keselamatan kebakaran dapat berjalan lebih efektif.