cover
Contact Name
Ade Herman Surya Direja
Contact Email
adehermansuryadireja@gmail.com
Phone
+6282182997717
Journal Mail Official
admin@journal.mandiracendikia.com
Editorial Address
urnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Bengkulu, Indonesia Jl. Padat Karya No 25 Kelurahan Sumur Dewa Kecamatan Selebar Kota Bengkulu
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia (JPKM-MC)
ISSN : -     EISSN : 29632188     DOI : 10.70570
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia (JPKM-MC) adalah Jurnal Pengabdian Masyarakat untuk scope Multidisiplin Ilmu, dengan scope keilmuan seperti Kesehatan (Keperawatan, Kebidanan, Kesehatan Masyarakat, Kedokteran, Analis, Rekam Medis dll), Ilmu Komputer, Kemasyarakatan, Manajemen, Ekonomi, Manajemen, Agama, Ilmu Hukum, Pendidikan, Pertanian, Sastra, Teknik, Dan Bidang Ilmu Lainnya. Journal title Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia (JPKM-MC)
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 9 (2024)" : 11 Documents clear
Munghidupkan Nilai Hijrah Dalam Kehidupan Sehari-Hari Melalui Kegiatan Muharram Fair Elvira Purnamasari; Windia Erliani; Muhammad Faqih Al Farisi; Arie Nulhakim; M. Jamil; Muqovi Zainatud Dini; Yunia Eli Zahela; Eka Meilinda; Anisa Anggraini; Anggun Jelita Putri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 9 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Muharram fair dilaksanakan sebagai bagian dari program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Pelajau, Kecamatan Karang Tinggi, Kabupaten Bengkulu Tengah, bertujuan menghidupkan nilai hijrah dalam kehidupan sehari-hari. Nilai hijrah, dipahami sebagai perubahan menuju kebaikan yang mencakup aspek spiritual, moral, sosial, dan budaya, disosialisasikan melalui berbagai lomba seperti adzan, hafalan surah pendek atau sambung ayat, busana muslim, dan mewarnai kaligrafi. Program ini dirancang untuk membangun karakter dan moralitas generasi muda serta meningkatkan partisipasi masyarakat, khususnya anak-anak, dalam memaknai dan menerapkan nilai-nilai hijrah. Dukungan dari tokoh agama dan perangkat desa memperkuat potensi program ini sebagai katalisator perubahan sosial. Hasil kegiatan menunjukkan keberhasilan Muharram Fair dalam mencapai tujuan utamanya, di mana peserta berhasil diedukasi tentang pentingnya hijrah dalam konteks modern. Meskipun terdapat kendala seperti rendahnya partisipasi dalam kegiatan edukatif dan keterbatasan sumber daya, hal ini tidak menghambat kesuksesan acara. Selain itu, kegiatan ini juga mempererat hubungan antar peserta dan komunitas, serta meningkatkan kesadaran akan nilai-nilai Islam yang relevan dalam kehidupan kontemporer, menghidupkan kembali semangat masyarakat dalam menyambut tahun baru Islam.
Realisasi Program K3 (Kebun, Kolam, Kandang) Sebagai Upaya Pencegahan Stunting Di Desa Cintamulya Kecamatan Candipuro Kabupaten Lampung Selatan Kholis Khoirul Huda
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 9 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting adalah masalah kesehatan serius yang memengaruhi pertumbuhan fisik dan kognitif anak-anak, terutama di Desa Cintamulya, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lampung Selatan. Meskipun berbagai upaya telah dilakukan, prevalensi stunting di wilayah ini tetap tinggi, menunjukkan perlunya intervensi yang lebih efektif. Program Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), yang mencakup pengelolaan kebun, kolam, dan kandang ternak, dilaksanakan sebagai solusi untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap sumber makanan bergizi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan program kesehatan dan keselamatan kerja dalam upaya mencegah stunting di desa. Metode yang digunakan adalah kualitatif, dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program ini telah berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya nutrisi seimbang dan telah memberikan kontribusi nyata dalam mengurangi angka stunting. Namun, tantangan masih ada, terutama terkait dengan keberlanjutan dan pengembangan program tersebut. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa program K3 untuk Kebun, Kolam, dan Ternak merupakan pendekatan yang efektif dalam mencegah stunting, namun memerlukan dukungan berkelanjutan dari berbagai pihak untuk mencapai hasil yang optimal.
Edukasi IF Dan Pengenalan Aplikasi IF Terhadap Kestabilan Kadar Gula Darah Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Di RS Djatiroto Kabupaten Lumajang Safitri Wulansari; Joko Prasetyo
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 9 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) tipe 2 merupakan salah satu penyakit kronis yang prevalensinya terus meningkat di Indonesia. Penyakit ini ditandai dengan resistensi insulin dan ketidakmampuan tubuh dalam mengatur kadar gula darah, yang apabila tidak dikelola dengan baik, dapat menimbulkan berbagai komplikasi serius. Salah satu metode yang saat ini banyak dibahas untuk membantu mengontrol kadar insulin darah adalah Intermittent Fasting (IF) atau puasa berselang. IF memiliki potensi untuk meningkatkan sensitivitas insulin, menstabilkan kadar gula darah, serta menurunkan berat badan pada pasien diabetes tipe 2. Namun, pemahaman mengenai metode ini di kalangan pasien masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan edukasi mengenai IF kepada pasien diabetes mellitus tipe 2, serta memperkenalkan aplikasi kesehatan yang dapat membantu mereka dalam menjalankan IF dan memantau kestabilan kadar insulin darah. Program ini dilaksanakan di RS Djatiroto, Kabupaten Lumajang, dengan metode edukasi kelompok dan bimbingan langsung mengenai penggunaan aplikasi kesehatan yang relevan. Hasil dari program pengabdian ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan pasien mengenai metode IF dan manfaatnya dalam mengelola diabetes, sekaligus meningkatkan kemampuan mereka dalam memanfaatkan teknologi kesehatan untuk pemantauan mandiri. Dengan edukasi yang komprehensif dan penggunaan teknologi, diharapkan terjadi peningkatan kestabilan kadar insulin darah dan pengurangan risiko komplikasi diabetes pada pasien di wilayah tersebut
Peningkatan Kualitas Hidup Lansia Melalui Pendidikan Dan Skrining Kesehatan Terintegrasi Di PSTW Kasih Sayang Ibu Batusangkar Tomi Jepisa; Ratna WardanI
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 9 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan kualitas hidup lansia merupakan salah satu prioritas dalam pelayanan kesehatan di Panti Sosial Tresna Werdha (PSTW). Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas program pendidikan dan skrining kesehatan terintegrasi dalam meningkatkan kualitas hidup lansia di PSTW Kasih Sayang Ibu, Batusangkar. Responden dalam PKM ini adalah lansia yang tinggal di PSTW Kasih Sayang Ibu, dengan total partisipan sebanyak 40 orang. Program pendidikan kesehatan mencakup informasi tentang penyakit kronis, dan pentingnya aktivitas fisik. Sementara itu, skrining kesehatan terintegrasi dilakukan untuk mendeteksi dini penyakit kronis seperti hipertensi, dan osteoporosis. Hasil kgiatan menunjukkan bahwa terdapat peningkatan signifikan dalam kualitas hidup lansia setelah pelaksanaan program, khususnya pada aspek kesehatan fisik dan psikologis. Lansia yang terlibat dalam program pendidikan menunjukkan peningkatan pengetahuan kesehatan yang berkontribusi pada pengelolaan penyakit kronis yang lebih baik. Skrining kesehatan juga berhasil mendeteksi kasus-kasus penyakit yang sebelumnya tidak terdiagnosis, memungkinkan intervensi dini yang efektif. Kesimpulannya, program pendidikan dan skrining kesehatan terintegrasi memiliki potensi besar untuk meningkatkan kualitas hidup lansia di PSTW. Metode yang digunakan adalah pengukuran Tekanan Darah dan Penimbangan Berat badan dan pemeriksaan serta pemberian upaya peningkatan kualitas hidup lansia melalui pendidikan. Metode kegiatan. Pengabdian masyarakat ini dapat memberikan manfaat untuk lansia.
Strategi Edukasi Pemberdayaan Keluarga Dalam Optimalisasi Pencegahan Preeklamsia (PE) Pada Ibu Hamil Di Puskesmas Pragaan Kabupaten Sumenep Ahmaniyah; Yenny Puspitasari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 9 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Preeklamsia merupakan manifestasi parah dari penyakit hipertensi maternal, yang didefinisikan sebagai peningkatan tekanan darah yang baru terjadi setelah 20 minggu kehamilan, disertai proteinuria dan/atau bukti cedera ginjal akut, disfungsi hati, ciri-ciri neurologis, hemolisis atau trombositopenia dan/atau hambatan pertumbuhan janin. Hal ini diperkirakan memengaruhi 2–8% kehamilan dan, selain beban penyakit maternal, morbiditas dan mortalitas janin terjadi akibat persalinan prematur iatrogenik, hambatan pertumbuhan janin, dan solusio plasenta. Namun, pemahaman ibu hamil tentang pencegahan preeklamsia sangat terbatas. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan edukasi mengenai mengenai pencegahan preeklamsi yang berbasis pemberdayaan keluarga. Kegiatan ini dilaksanakan di puskesmas pragaan kabupaten sumenep, dengan metode edukasi. Hasil dari program pengabdian ini didapatkan meningkatnya pengetahuan ibu hamil dan keluarga dalam pencegahan preeklamsi. Kesimpulan pencegahan preeklamsi dapat terlaksana jika ibu hamil dan keluarga berperan aktif. Saran untuk tenaga Kesehatan juga lebih aktif lagi untuk memberikan edukasi kepada keluarga selain kepada ibu hamil itu sendiri
Penatalaksanaan Tanda Bahaya Kehmilan Dengan Kasus Anemia Pada Ibu Hamil Di Puskesmas Comoro , Kecamatan Don – Aleixo, Kabupaten Dili, Timor Leste Isabelita Madeira Soares; Agustina
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 9 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Angka kematian ibu dan anak masih menjadi perioritas dalam bidang Kesehatan khususnya di Timor Leste. Data dari Kementrian Kesehatan Timor Leste Mortality Maternal sebanyak 18 ibu dan komplikasi pada bu hamil seperti perdarahan sebanyak 352 orang 1,0 %, Eklamsy sebanyak 293 orang 0,8 %, Obstructed Labor (Partus lama ) sebanyak 592 orang, 1,6 % , Abortus sebanyak 2371 orang 48 %, Sepsis Puerperium 86 orang 0,2 % dan seksio tercatat 1650 (75 %).Tanda-tanda bahaya kehamilan adalah tanda-tanda yang mengindikasikan adanya bahaya yang dapat terjadi selama kehamilan atau periode antenatal, yang apabila tidak terdeteksi bisa menyebabkan kematian ibu.Penelitian ini bertujuan untuk memberikan edukasi mengenai tanda bahaya kehamilan,khususnya anemia pada ibu hamil. Program ini dilaksanakan di Puskesmas Comoro, Dili, Timor Leste, dengan metode edukasi kelompok dan bimbingan langsung mengenai deteksi dini tanda bahaya kehamilan. Hasil dari program pengabdian ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan ibu hamil mengenai deteksi dini tanda bahaya kehamilan,manfaat minum tablet penambah darah, dan mengelola anemia sekaligus meningkatkan kemampuan mereka dalam memanfaatkan sarana kesehatan untuk konsultasi. Dengan edukasi yang komprehensif dan diharapkan terjadi peningkatan pengetahuan dan pengurangan risiko komplikasi kehamilan pada ibu hamil di wilayah tersebut
Upaya Penerapan Model Perilaku Kesehatan Community Dentistry Sebagai Edukasi Kesehatan Dengan Cara Menggosok Gigi Yang Benar Di RA Kusuma Mulya Vii Kediri Arini Indriyasari; Indasah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 9 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan kesehatan gigi dan mulut terutama karies gigi menjadi problem yang sering diabaikan. Karies gigi tidak hanya dialami oleh orang dewasa namun juga anak- anak. Karies gigi terjadi akibat kurangnya kesadaran dalam menjaga kebersihan gigi dan mulut. Kurangnya kesadaran terhadap kesehatan gigi dan mulut perlu adanya promosi kesehatan gigi untuk merubah perilaku sehingga dapat menurunkan angka penderita penyakit gigi dan mulut. Tujuan pengabdian masyarakat adalah untuk menerapan konsep epidemiologi sosial secara nyata dan harapannya dapat berkontribusi meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di bidang kesehatan gigi dan mulut terutama pencegahan karies gigi dengan model perilaku community dentistry pada siswa. Metode pengabdian masyarakat ialah identifikasi dengan observasi ke RA Kusuma Mulya VII Kediri untuk dilakukan pencarian solusi untuk mengatasi karies gigi di tingkat sekolah dengan sasaran anak usia dini. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat adalah memberikan edukasi kesehatan gigi dan mulut dengan cara menggosok gigi yang benar sebagai upaya konkret dalam menerapkan hidup sehat dengan menjaga kesehatan gigi dan mulut penting untuk dilakukan. Intervensi solusi mengatasi karies gigi pada anak - anak yaitu dengan memberikan edukasi yang menarik menggunakan media seperti poster, video pendek, memberikan fasilitas kebersihan gigi dan mulut, serta melakukan monitoring agar pelaksanaan penerapan model perilaku kesehatan community dentistry sebagai edukasi kesehatan dapat berjalan dengan baik. Kesimpulan dari kegiatan pengabdian masyarakat perilaku kesehatan community dentistry dapat dijadikan program yang efektif untuk perubahan perilaku siswa agar lebih awas terhadap kesehatan gigi dan mulut yang dapat mempengaruhi kualitas hidup di kemudian hari.
Skrining Perilaku Merokok Bagi Siswa SMK Negeri 1 Sidrap Diwilayah Kerja Puskesmas Pangkajene Kabupaten Sidenreng Rappang Kassaming; Dewi Lidiawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 9 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Merokok dianggap sebagai hal yang biasa dapat memberi perokok kenikmatan, tetapi dapat menimbulkan dampak yang buruk bagi perokok dan orang-orang yang ada sisekitarnya. Masalah rokok ini masih menjadi masalah secaran nasional dengan menempati urutan sebagai negara ketiga dengan perokok aktif terbanyak di dunia. Upaya pengembangan pendidikan karakter secara jelas telah disampaikan dalam UU system pendidikan nasional nomor 20 tahun 2003 menyatakan bahwa pendidikan nasional berfungsi mengembangkan dan membentuk watak serta peradabang bangsa. Masa remaja adalah masa yang penuh dengan kegoncangan jiwa, masa berada dalam peralihan dan perubahan perilaku anak-anak menuju remaja. Pendidikan dan pengetahuan bahaya rokok bagi remaja khususnya dilingkungan sekolah menengah atas atau kejuruan diharapkan mampu memberikan edukasih terhadap perilaku merokok yang lebih memadai (Harahap & Nurlizawati, 2022). Program sekrining perilaku merokok pada siswa SMK Negeri 1 Sidrap bertujuan untuk mengidentifikasi prevalensi perilaku merokok serta keinginan siswa untuk berhenti merokok. Dari 474 siswa yang disekrining, 34% berjenis kelamin laki-laki dan 66% perempuan. Hasil menunjukkan bahwa 2% siswa merokok setiap hari, 8% merokok kadang-kadang, dan 13% pernah mencoba merokok. Mayoritas siswa (77%) tidak merokok sama sekali. Dari siswa yang merokok, 94% menyatakan keinginan untuk berhenti, sementara 6% tidak bersedia. Hasil ini menunjukkan perlunya intervensi berupa program pencegahan dan konseling untuk mengurangi perilaku merokok di kalangan siswa, dengan mayoritas siswa menunjukkan kesadaran untuk berhenti merokok.
Upaya Peningkatan Implementasi Keselamatan Pasien Operasi Dan Stress Kerja Perawat Kamar Bedah Rumah Sakit Awal Bros Pekanbaru Muhammad Dwi Satriyanto; Ratna Wardani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 9 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan implementasi keselamatan pasien operasi serta mengurangi stres kerja perawat di kamar bedah Rumah Sakit Awal Bros Pekanbaru. Fokus utama kegiatan ini adalah penerapan protokol keselamatan pasien, seperti Surgical Safety Checklist (SSC), dan penilaian tingkat stres kerja perawat yang berdampak pada kualitas pelayanan. Melalui survei dan observasi langsung, ditemukan bahwa meskipun implementasi keselamatan pasien telah mencapai standar yang baik, terdapat beberapa area yang memerlukan perbaikan, terutama dalam hal kelengkapan dokumentasi medis dan kebersihan tangan. Sementara itu, tingkat stres kerja yang tinggi di kalangan perawat kamar bedah memengaruhi kinerja mereka, yang berpotensi menurunkan keselamatan pasien. Oleh karena itu, intervensi dalam bentuk pelatihan berkelanjutan, peningkatan komunikasi antar tim, dan perbaikan lingkungan kerja sangat diperlukan untuk meningkatkan keselamatan pasien dan kesejahteraan perawat. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan serta menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman dan kondusif
Pemeriksaan Pertumbuhan dan Perkembangan Anak Balita Di TPA dan PAUD Pucuk Rebung Kota Pekanbaru Tahun 2024 Liva Maita; Ika Putri Damayanti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 9 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan dan perkembangan balita adalah dua aspek penting yang saling berkaitan dan perlu di perhatikan agar balita bisa mencapai kehidupan yang baik. Jumlah balita yang mencapai 10% dari penduduk Indonesia menjadikan tumbuh kembang Balita ini sangat penting untuk diperhatikan karena menyangkut kualitas generasi masa depan bangsa Deteksi perlu dilakukan secara dini sebab semakin dini ditemukan penyimpangan maka semakin mudah dilakukan intervensi. Dalam mengukur pertumbuhan anak dapat dilakukan dengan pengukuran berupa berat badan, tinggi badan, lingkar kepala dan lengan atas sedangkan perkembangan anak mengguankan KPSP . Anak Balita yg dititipkan di PAUD dan TPA Pucuk rebung dikarenakan orang tua mereka yang bekerja, anak-anak PAUD diajarkan keterampilan kognitif tanpa pernah dilakukan pemeriksaan pertumbuhan dan perkembangan anak.Tujuan pengabdian ini adalah untuk memberikan penyuluhan dan peltihan tentang tumbuh kembang anak, pengisisan KPSP dan pemeriksaan pertumbuhan dan perkembangan anak balita di TPA dan PAUD Pucuk rebung Kota Pekanbaru dengan jumlah responden 14 orang anak balita. Hasil pengabdian masyarakat didapatkan Jumlah anak yg dilakukan pemeriksaan tumbuh kembang sebanyak 14 orang anak, Anak yang mengalami gangguan perkembang sebanyak 2 orang anak dan Guru sudah mengetahui cara pemeriksaan pertumbuhan dan perkembangan pada anak. Saran kepada pihak pimpinan pucuk rebung untuk dapat berkonsultasi dengan psikolog untuk menilai anak yang mengalami speach delay

Page 1 of 2 | Total Record : 11