cover
Contact Name
Gozali
Contact Email
borneonoveltypublishing@gmail.com
Phone
+6281256405402
Journal Mail Official
borneonoveltypublishing@gmail.com
Editorial Address
Jl. Soekarno Hatta Km. 8 Graha Indah Balikpapan
Location
Kota balikpapan,
Kalimantan timur
INDONESIA
Jurnal Hasil Inovasi Masyarakat (JHIM)
ISSN : -     EISSN : 30638240     DOI : https://doi.org/10.70310/jhim
JHIM merupakan jurnal peer-review yang dimaksudkan untuk mengulas berbagai permasalahan secara umum dari hasil-hasil penelitian yang telah diterapkan kepada masyarakat. Tujuan dari penerbitan jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran atau gagasan konseptual dan hasil-hasil penelitian yang telah dicapai dalam bidang pengabdian kepada masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 45 Documents
Pelatihan Pembuatan Lampion dari Galon Bekas Sebagai Upaya Revitalisasi Sarana dan Prasarana Kampung Wisata Kota Mojokerto Ismi Yayuk; Rakhmad Wahyudi
Jurnal Hasil Inovasi Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): January - June (In Progress)
Publisher : Borneo Novelty Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70310/jhim.2025.03021291

Abstract

Revitalisasi kampung Wisata memerlukan Inovasi yang berbasis pada potensi lokal, partisipasi Masyarakat, serta prinsip berkelanjutan lingkungan. Adapun salah satu Upaya yang dapat dilakukan Adalah pemanfaatan limbah rumah tanggah yang dapat menjadi produk ekonomi dan estetika. Kegiatan pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan pembuatan lampion dari galon kepada warga dan pengelola kampung Wisata di Kota Mojokerto sebagai sarana peningkatan kreativitas, kepedulian lingkungan dan daya Tarik wisata. Metode pelaksanaan meliputi tahap perencanaan, sosialisasi, pelatihan praktik langsung, serta evaluasi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu memproduksi lampion dari galon bekas yang berpotensi digunakan sebagai elemen dekoratif kampung Wisata. Selain meningkatkan keterampilan masyarakat, kegiatan ini juga menumbuhkan kesadaran akan pengelolaan sampah. Dengan demikian pelatihan pembuatan lampion dari galon bekas dapat menjasdi salah satu strategi pendukung revitalisasi Kampung Wisata Kota Mojokerto
An Industrial Systems Approach to Utilizing Sweet Potatoes as a Nutritious Local Food for Stunting Prevention Anita Anita; Rakhmad Wahyudi; Ismi Yayuk Rakhmawati; Nuril Ahmad
Jurnal Hasil Inovasi Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): January - June (In Progress)
Publisher : Borneo Novelty Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70310/jhim.2026.03021292

Abstract

Stunting is a chronic nutritional problem that has a significant impact on the quality of human resources in Indonesia, both in the short term through increased risk of morbidity and mortality, and in the long term through decreased intellectual capacity that has the potential to cause a lost generation. Therefore, stunting prevention is a national priority that requires a systematic approach, including optimizing the use of local resources in a nutritious food supply system. This study aims to compile a scientific review of the potential of sweet potatoes as a local food ingredient for stunting prevention from an industrial systems perspective. The method used is a literature review with a descriptive qualitative approach to various relevant scientific sources. The study results indicate that sweet potatoes (Ipomoea batatas L.) have strategic value as a raw material in the nutritious food industry value chain due to their nutritional content, including carbohydrates, protein, fat, fiber, vitamin A, and antioxidants, which support the fulfillment of children's nutritional needs. Through an industrial systems approach, sweet potatoes can be developed into various value-added food products such as purees, instant porridge, cookies, sponge cakes, and nuggets that not only increase public access to nutritious food but also strengthen the sustainability of the healthy food supply system in an effort to accelerate stunting reduction.
Penguatan Standar Pelayanan Kefarmasian di Salah Satu Puskesmas Kota Kediri melalui Edukasi dan Pendampingan Tenaga Kefarmasian Fendy Prasetyawan; M Wahyu Ariawan; Yuneka Saristiana; Elly Rachmawati Ratnaningrum
Jurnal Hasil Inovasi Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): January - June (In Progress)
Publisher : Borneo Novelty Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70310/jhim.2026.03010693

Abstract

Pelayanan kefarmasian telah mengalami transformasi fundamental dari pengelolaan sediaan obat menjadi pelayanan yang berfokus pada pasien (patient-oriented care). Sebagai garda terdepan sistem kesehatan primer, Puskesmas memegang peranan strategis dalam menyelenggarakan pelayanan kefarmasian yang bermutu dan berkelanjutan. Namun, implementasi standar pelayanan di lapangan sering kali menghadapi tantangan terkait kesenjangan regulasi dan praktik operasional. Salah satu upaya strategis untuk memperkuat implementasi ini adalah melalui integrasi kegiatan Praktik Kerja Profesi Apoteker (PKPA) sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat dari perguruan tinggi. Melalui kolaborasi antara mahasiswa, apoteker pembimbing, dan dosen, kegiatan PKPA memberikan nilai tambah nyata dalam bentuk edukasi dan pendampingan klinis. Pendekatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman serta kepatuhan tenaga kefarmasian terhadap standar yang berlaku. Hasil akhir dari sinergi ini tidak hanya memperbaiki kualitas pelayanan kefarmasian secara internal di Puskesmas, tetapi juga berkontribusi langsung pada peningkatan keselamatan pasien dan kualitas hidup masyarakat luas. Penguatan peran apoteker dalam tim kesehatan interprofesional melalui pendampingan berkelanjutan menjadi kunci keberhasilan transformasi pelayanan kesehatan di tingkat primer.
Pelatihan Pembuatan Alat Peraga Fisika Berbasis Ethno-STEM bagi Calon Guru Fisika Mahir; M. A. Martawijaya; Abdul Haris; Mutahharah Hasyim; Usman
Jurnal Hasil Inovasi Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): January - June (In Progress)
Publisher : Borneo Novelty Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70310/jhim.2026.03010695

Abstract

Pelatihan pembuatan alat peraga fisika berbasis Ethno-STEM merupakan salah satu upaya strategis dalam meningkatkan kompetensi pedagogik dan kreativitas calon guru fisika dalam mengintegrasikan budaya lokal dengan pembelajaran sains. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan calon guru fisika dalam merancang serta membuat alat peraga fisika yang memanfaatkan kearifan lokal sebagai sumber belajar kontekstual. Kegiatan dilaksanakan melalui beberapa tahapan, yaitu identifikasi kebutuhan peserta, pemberian materi tentang konsep Ethno-STEM dan pengembangan alat peraga fisika, praktik pembuatan alat peraga, presentasi hasil karya, serta evaluasi kegiatan. Peserta kegiatan terdiri atas calon guru fisika yang mengikuti pelatihan secara aktif melalui pendekatan partisipatif dan berbasis proyek. Materi pelatihan menekankan pada integrasi unsur etnosains, teknologi sederhana, rekayasa, dan matematika dalam pengembangan media pembelajaran fisika. Selama kegiatan berlangsung, peserta menunjukkan peningkatan pemahaman mengenai implementasi pembelajaran kontekstual berbasis budaya lokal serta kemampuan dalam mendesain alat peraga yang inovatif, ekonomis, dan mudah diterapkan di sekolah. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan mampu meningkatkan keterampilan peserta dalam membuat alat peraga fisika berbasis Ethno-STEM. Selain itu, kegiatan ini juga mendorong munculnya kreativitas peserta dalam memanfaatkan potensi budaya lokal sebagai media pembelajaran yang relevan dengan kehidupan sehari-hari siswa. Produk alat peraga yang dihasilkan peserta mencerminkan integrasi konsep fisika dengan praktik budaya masyarakat setempat sehingga dapat mendukung pembelajaran yang lebih bermakna. Kegiatan pengabdian masyarakat ini memberikan kontribusi positif terhadap penguatan kompetensi profesional calon guru fisika, khususnya dalam pengembangan media pembelajaran inovatif berbasis budaya lokal. Pelatihan semacam ini direkomendasikan untuk dilaksanakan secara berkelanjutan guna mendukung implementasi pembelajaran abad ke-21 yang kontekstual, kreatif, dan berorientasi pada penguatan identitas budaya.
Pelatihan Penyusunan Kegiatan Kokurikuler Fisika Berbasis Kearifan Lokal bagi Guru SMA M. A. Martawijaya; Mahir; Abdul Haris; Mutahharah Hasyim; Muhammad Taqwin
Jurnal Hasil Inovasi Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): January - June (In Progress)
Publisher : Borneo Novelty Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70310/jhim.2026.03010696

Abstract

Kegiatan kokurikuler merupakan salah satu bagian penting dalam implementasi pembelajaran yang mendukung penguatan kompetensi peserta didik secara kontekstual dan aplikatif. Namun, pelaksanaan kegiatan kokurikuler fisika di sekolah masih cenderung terbatas pada aktivitas akademik konvensional dan belum banyak mengintegrasikan potensi kearifan lokal sebagai sumber belajar. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru fisika dalam menyusun kegiatan kokurikuler fisika berbasis kearifan lokal di SMA. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk workshop yang melibatkan 7 guru fisika SMA sebagai peserta. Pelaksanaan workshop meliputi pemberian materi, diskusi, penyusunan rancangan kegiatan kokurikuler, validasi rancangan, dan evaluasi respon peserta terhadap kegiatan yang dikembangkan. Data kegiatan diperoleh melalui lembar validasi dan angket respon praktisi yang diisi oleh peserta workshop. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa guru fisika mampu menyusun rancangan aktivitas kokurikuler fisika berbasis kearifan lokal yang relevan dengan karakteristik lingkungan sekolah dan budaya masyarakat sekitar. Berdasarkan hasil validasi, rancangan kegiatan kokurikuler yang dikembangkan berada pada kategori baik dan layak untuk diterapkan di sekolah. Selain itu, respon praktisi menunjukkan bahwa kegiatan kokurikuler berbasis kearifan lokal dinilai mampu meningkatkan keterlibatan peserta didik, memperkuat pembelajaran kontekstual, serta mendukung pelestarian budaya lokal melalui pembelajaran fisika. Workshop ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kompetensi guru dalam mengembangkan aktivitas pembelajaran fisika yang lebih inovatif dan kontekstual. Kegiatan ini juga menunjukkan bahwa integrasi kearifan lokal dalam aktivitas kokurikuler dapat menjadi alternatif pengembangan pembelajaran fisika yang lebih bermakna bagi peserta didik. Oleh karena itu, pelaksanaan workshop serupa perlu dilakukan secara berkelanjutan untuk mendukung implementasi pembelajaran berbasis budaya lokal di sekolah