cover
Contact Name
Ruslaini
Contact Email
garuda@apji.org
Phone
+6287770009246
Journal Mail Official
LPPM@stiekasihbangsa.ac.id
Editorial Address
Jl. Sultan Agung No.77, Gajahmungkur, Kec. Gajahmungkur, Semarang, Provinsi Jawa Tengah, 50232
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Studia Ekonomika
ISSN : 19787618     EISSN : 30482704     DOI : 10.70142
Core Subject : Economy,
Strategic Management Organizational Behavior Innovation and Technology Management Business Ethics Sustainable Entrepreneurship Small Business Management
Articles 109 Documents
Sistem Akuntansi Penjualan Kredit Soedarmanto, Soedarmanto; Amanda, Amanda
Studia Ekonomika Vol. 7 No. 1 (2010): Studia Ekonomika Volume 7 Nomor 1 Juli Tahun 2010
Publisher : STIE KASIH BANGSA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70142/studiaekonomika.v7i1.19

Abstract

Penjualan merupakan pusat pendapatan bagi sebagian besar perusahaan, sebab dengan pendapatan diharapkan akan diperoleh laba untuk membiayai pengeluaran-pengeluaran perusahaan. Pada penjualan kredit harus lebih diperhatikan, karena perusahaan akan menghadapi resiko yang lebih besar dibanding penjualan tunai, yaitu adanya resiko piutang tak tertagih, terhambatnya arus kas masuk (cash flow) perusahan, dan lain-lain. Hal itu akan menurunkan laba perusahaan, padahal tujuan utama suatu perusahaan adalah mencapai perolehan laba yang optimal. Oleh sebab itu diperlukan sistem informasi akuntansi yang baik untuk penjualan kredit, karena penjualan merupakan urat nadi kelangsungan perusahaan. Untuk menghasilkan informasi akuntansi yang baikmaka alternatif yang dapat digunakan adalah dengan menerapkan sistem akuntansi dalam setiap kegiatan ekonomi perusahaan dengan baik. Salah satunya adalah sistem akuntansi penjualan kredit, sistem akuntansi penjualan kredit digunakan dalam rangka menghasilkan informasi untuk keperluan pengawasan maupun operasi kegiatan penjualan kredit perusahaan dalam rangka meningkatkan perolehan laba yang maksimal. Sistem Akuntansi Penjualan harus dilaksanakan sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan perusahaan, termasuk juga sistem akuntansi penjualan kredit harus bisa mengikuti prosedur yang ada agar bisa memenuhi kebutuhan perusahaan, yaitu kebutuhan informasi penjualan. Namun, sebagian besar perusahaan masih tidak menyadari akan hal ini, bahwa sistem informasi yang baik sangat diperlukan sehingga menghasilkan sistem manajemen yang baik dan efektif. Dengan adanya berbagai masalah yang dihadapi oleh perusahaan dalam pelaksanaan sistem akuntansi penjualan kredit, maka pelaksanaan sistem akuntansi penjualan kredit perlu dilakukan berbagai perbaikan-perbaikan, sehingga mampu menghasilkan informasi yang akurat, yang nantinya akan berguna bagi manajemen perusahaan dalam pengambilan keputusan.
Pengaruh Locus Of Control, Komitmen Profesi, Tingkat Pendidikan, Dan Pengalaman Kerja Terhadap Perilaku Auditor Dalam Situasi Konflik Audit Ruslaini, Ruslaini; Ariesta, Tierza
Studia Ekonomika Vol. 7 No. 1 (2010): Studia Ekonomika Volume 7 Nomor 1 Juli Tahun 2010
Publisher : STIE KASIH BANGSA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70142/studiaekonomika.v7i1.20

Abstract

Di masa kini, setiap perusahaan wajib menyusun laporan keuangan. Oleh karenanya profesi akuntan semakin dibutuhkan. Akan tetapi profesionalisme dan etika menjadi hal yang terpenting. Seorang akuntan adalah pihak yang bertanggung jawab atas laporan keuangan yang disajikan.Untuk itu perlu adanya eksternal auditor untuk memeriksa, apakah laporan keuangan yang dibuat oleh akuntan dalam suatu perusahaan sudah sesuai dengan standar.Implementasi pekerjaan auditor dihadapkan situasi yang sulit, dimana hasil temuan auditor tidak sesuai dengan harapan klien, sehingga menimbulkan konflik. Perlunya mengembangkan sikap locus of control, dimana auditor dapat menolak tekanan klien untuk melakukan tindakan yang tidak etis. Komitmen profesi artinya auditor memiliki komitmen professional yang tinggi. Tingkat pendidikan formal wajib dimiliki oleh setiap auditor sebelum menjalankan tugasnya dengan baik. Auditor yang banyak pengalaman memiliki tingkat kesalahan pekerjaan lebih sedikit. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui secara empiris baik simultan atau parsial apakah terdapat pengaruh locus of control, komitmen profesi, tingkatpendidikan dan pengalaman kerja terhadap perilaku auditor dalam situasi konflik audit. Metodologi penelitian menggunakan data primer yaitu dengan questioner dan untuk menguji penelitian tersebut, uji kualitas data ( uji validitas, uji reabilitas ), uji asumsi klasik ( uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heterokedastisitas ), uji hipotesis ( uji t, uji f, uji korelasi, uji koefisien determinasi ) Hasil dari penelitian ini locus of control berpengaruh terhadap perilaku auditor dalam situasi konflik audit. Dengan nilai t hitung (7.868) > t tabel (2.945). komitmen profesi berpengaruh terhadap perilaku auditor dalam situsi konflik audit. Dengan nilai t hitung (4.529) > t tabel (2.945). Locus of control dan komitmen profesi berpengaruh secara bersama-sama terhadap perilaku auditor dalam konflik audit. Dengan nilai f hitung (37.558 )> f tabel (5.942). terdapat pengaruh tingkatpendidikan terhadap perilaku auditor dalam situasi konflik audit. Dengan nilai sig 0.001 < 0.05. Terdapat pengaruh antara pengalaman terhadap perilaku auditor dalam situasi konflik audit. Dengan nilai sig 0.00 < 0.05.
Analisis Perbedaan Biaya Persediaan Dengan Metode Aliran Biaya Fifo Atau Average Serta Hubungannya Terhadap Laba Kena Pajak Mulyono, Mulyono; Ramadony, Ramadony
Studia Ekonomika Vol. 7 No. 1 (2010): Studia Ekonomika Volume 7 Nomor 1 Juli Tahun 2010
Publisher : STIE KASIH BANGSA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70142/studiaekonomika.v7i1.21

Abstract

Persediaan merupakan salah satu aset yang sangat berharga bagi perusahaan sehingga metode perhitungan persediaan yang digunakan oleh perusahaan harus diperhatikan. Metode penilaian persediaan ada tiga macam yaitu Masuk Pertama Keluar Pertama atau First In First Out (FIFO), Masuk Terakhir Keluar Pertama atau Last In First Out (LIFO) dan Metode Rata-Rata Tertimbang (Average).Metode yang digunakan oleh PT. Artindo Prima Graha adalah FIFO. Sedangkan metode yang diakui oleh perpajakan adalah metode FIFO dan Average. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa metode penilaian persediaan FIFO dan Average serta pengaruhnya terhadap laba kena pajak pada PT. Artindo Prima Graha periode tahun 2010 dan 2011. Data yang digunakan dalam penelitian adalah data sekunder dari perusahaan berupa laporan rugi laba tahun 2010 dan 2011. Analisis yang digunakan adalah uji independent sample t-test dan uji regresi linear sederhana dengan menggunakan program SPSS versi 20.0. Berdasarkan hasil analisa dan pembahasan menggunakan program SPSS versi 20.0 dengan uji independent sample t-test diperoleh bahwa rata-rata harga pokok penjualan dengan metode FIFO lebih besar dari harga pokok penjualan dengan metode average yaitu 1.73629 > 1.70629 sedangkan rata-rata laba kena pajak dengan metode average lebih besar daripada laba kena pajak metode FIFO yaitu 0.16125 > 0.13208. Dari pengujian regresi linear sederhana diperoleh bahwa metode FIFO dan average masing-masing berpengaruh signifikan terhadap laba kena pajak sehingga metode FIFO dan average memiliki kontribusi negatif terhadap laba kena pajak.
Analisis Rekonsiliasi Fiskal Dan Perhitungan Pph Terutang Atas Laba Komersial Perusahaan Benardi, Benardi; Yulianti, Eka
Studia Ekonomika Vol. 7 No. 1 (2010): Studia Ekonomika Volume 7 Nomor 1 Juli Tahun 2010
Publisher : STIE KASIH BANGSA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70142/studiaekonomika.v7i1.22

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah setiap wajib pajak harus mematuhi ketentuan perpajakan yang berlaku. Seperti halnya dalam pembuatan laporan keuangan dan perlaporan pajak pada tiap periode yang ditentukan, maka dari itu diperlukan kesesuaian antara laporan komersil perusahaan dengan PSAK dan UU perpajakan yang berlaku. Untuk melakukan hal tersebut diperlukan suatu rekonsiliasi fiskal dan perhitungan PPh terutang atas laba perusahaan yang kemudian dijadikan sebagai acuan dalam perhitungan besarnya PPh terutang pada periode tertentu. Objek pajak penelitian ini adalah PT. Centra Dini Castrena yang berdasarkan data yang diperoleh perusahaan ini tidak memiliki akuntan khusus dan tidak memiliki laporan fiskal secara khusus. Tujuan dari penelitian ini adalah menghitung laba fiskal dengan cara rekonsiliasi fiskal dan PPh Badan terutang Tahun 2010 atas Labakomersil perusahaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif, untuk memperoleh data yang diperlukan dalam penulisan ini penulis melakukan kegiatan pengumpulan data dengan studi kepustakaan dan tinjauan lapangan. Dari seluruh data yang diperoleh yang kemudian dianalisis dengan menyesuaikan antara laba komersil perusahaan dengan PSAK dan UU Perpajakan yang berlaku. Hasil penelitian ini diperoleh kesimpulan bahwa laporan laba komersilnya telah sesuai dengan PSAK dan setelah dilakukan rekonsiliasi fiskal terdapat beberapa akun yang harus dikoreksi fiskal yaitu : biaya komunikasi, biaya pajak penghasilan, biaya entertainment, biaya administrasi lainnya, biaya penyusutan dan bunga bank.
Analisis Kepatuhan Pelaporan Pajak Pertambahan Nilai Terhadap Perubahan UU PPN No 18 Tahun 2000 Ke UU PPN No 42 Tahun 2009 Pada Pt. Jaring Semesta Infosolusi Tahun 2009-2011 Ruslaini, Ruslaini; Ardana, Pitharia
Studia Ekonomika Vol. 7 No. 1 (2010): Studia Ekonomika Volume 7 Nomor 1 Juli Tahun 2010
Publisher : STIE KASIH BANGSA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70142/studiaekonomika.v7i1.23

Abstract

Dalam menjalankan kegiatan usaha, setiap perusahaan tentunya berkaitan denganperaturan-peraturan yang ada. Salah satunya adalah peraturan pajak, yang dimana setiapperaturan mempunyai kebijakan sendiri-sendiri. Oleh karena itu, setiap perusahaan harus mempunyai skema pembayaran dan pelaporan pajak yang tepat waktu agar salah satu tujuan perusahaan dapat tercapai. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif, dan aspek yang diuraikan meliputi analisis pelaporan pajak pada tahun 2009 dan 2010 terhadap penyesuaian undang-undang yang ada. Metode pengumpulan data melalui penelitian kepustakaan, penelitian lapangan, dan dokumentasi. Penelitian lapangan dilakukan dengan pengamatan dan wawancara seperti yang telah penulis lakukan dalam kegiatan langsung bekerja sebagai karyawan di perusahaan tersebut. Pelaporan pajak dimaksudkan untuk mengetahui bahwa pelaporan pajak yang dilaksanakan telah sesuai dengan undang-undang yang berlaku. Berdasarkan hasil penelitian, pelaporan pajak yang dilakukan oleh PT. Jaring Semesta Infosolusi pada tahun 2009 dan 2010 sudah sesuai dengan undang-undang yang berlaku, sedangkan pelaporan pajak untuk tahun berikutnya, hanya tinggal mengikuti pada pelaporan pajak pada tahun 2010, karena belum adanya penyesuaian kembali terhadap undang-undang perpajakan terutama terhadap pajak pertambahan nilai. Untuk pelaporan pajak pertambahan nilai yang akan dilakukan oleh PT. Jaring Semesta Infosolusi pada tahun berikutnya, harus memperhatikan setiap peraturan yang berlaku agar terhindar dari sanksi administrasi perpajakan, sehingga pelaporan pajak pertambahan nilai yang dilakukan sesuai peraturan yang berlaku beserta perubahannya dan terlaksana dengan benar.
Kepemimpinan, Internal Organisasi, Kondisi Perekonomian,Regulasi Pemerintah, Perpajakan Suryantoro, Bambang
Studia Ekonomika Vol. 8 No. 1 (2011): Studia Ekonomika Volume 8 Nomor 1 Januari Tahun 2011
Publisher : STIE KASIH BANGSA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70142/studiaekonomika.v8i1.24

Abstract

Produktivitas adalah kunci bagaimana meningkatkan taraf hidup semua kelompok dalam masyarakat; peran kepemimpinan penting dalam manajemen, memotivasi petugas dan seluruh karyawan untuk meningkatkan kepercayaan dan kepuasan konsumen; pemerintah dengan pembatasan regulasi dan perpajakan, perhatian dan sebagian masyarakat yang peduli terhadap lingkungan, serta antisipasi terhadap kondisi perekonomian yang sulit diprediksi. Tenaga kerja khususnya di pedesaan adalah industri rokok. Industri kecil (tipe IIIA) dan sangat kecil (tipe IIIB) dari industri rokok kretek tangan yang menyerap banyak tenaga kerja tersebar di banyak pedesaan di hampir semua kota dan kabupaten di Jawa Timur. Model analisisnya adalah: analisis deskriptif, analisis faktor dilanjutkan dengan analisis regresi berganda. Hasil penelitian membuktikan: Indikator perpajakan yaitu pajak cukai, harga eceran (HJE), dan pajak pertambahan nilai (PPN) merupakan faktor dominan dalam produktivitas dan memiliki efek signifikansi positif.
Business Plan Unit Usaha RAMAY (Rajanya Siomay) Kasih, Ekawahyu; Maritha, Yuli
Studia Ekonomika Vol. 8 No. 1 (2011): Studia Ekonomika Volume 8 Nomor 1 Januari Tahun 2011
Publisher : STIE KASIH BANGSA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70142/studiaekonomika.v8i1.25

Abstract

Konsep kewirausahaan sampai saat ini terus berkembang. Kewirausahaan adalah suatu sikap, jiwa dan kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru yang sangat bernilai dan berguna bagi dirinya dan orang lain. Kewirausahaan merupakan sikap mental dan jiwa yang selalu aktif atau kreatif berdaya, bercipta, berkarya dan bersahaja dan berusaha dalam rangka meningkatkan pendapatan dalam kegiatan usahanya. Dalam menjalankan suatu kegiatan usahaada beberapa hal yang perlu diperhatikan seperti memiliki visi dan tujuan yang jelas, inisiatif dan selalu proaktif, berorientasi pada prestasi, berani mengambil resiko, kerja keras serta bertanggung jawab terhadap aktivitas yang dijalankannya. Persaingan di dunia usaha memang tidak bisa dipungkiri hal tersebut terlihat dengan apa yang ditawarkan dan disajikannya sehingga kekuatan persaingan semakin besar seperti, peseteruan diantara perusahaan yang bersaing, potensi masuknya pesaing baru, potensi pengembangan produk pengganti, kekuatan tawar pemasok, kekuatan tawar konsumen. Untuk mencapai suatu sasaran betapa pentingnya strategi-strategi yang harus dilakukan agar kegiatan usaha dapat bertahan dan mampu bersaing dengan baik
Sistem Pengendalian Internal Pengeluaran Kas Kecil Jufri, Akhmad; Sheila, Maria Selvina
Studia Ekonomika Vol. 8 No. 1 (2011): Studia Ekonomika Volume 8 Nomor 1 Januari Tahun 2011
Publisher : STIE KASIH BANGSA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70142/studiaekonomika.v8i1.26

Abstract

Asset perusahaan merupakan salah satu hal penting dalam berjalannya suatu kegiatan usaha, salah satu penunjangnya adalah sistem pengendalian internal. Sistem pengendalian internal merupakan salah satu pendukung agar tujuan dan program perusahaan dapat berjalan dengan baik diantaranya yang harus diperhatikan adalah sistem pengendalian internal pada kas kecil. Kas kecil adalah sejumlah uang tunai tertentu yang disisihkan dalam perusahaan dan digunakan untuk melayani pengeluaran-pengeluaran tertentu. Sistem pengendalian internal tersebut meliputi struktur organisasi, metode ukuran-ukuran yang dikoordinasikan untuk menjaga kekayaan organisasi, mengecek ketelitian dan keandalan akuntansi. Dilihat dari segi tujuannya terdapat pengendalian internal akuntansi dan penendalian internal administrasif. Fungsi dana kas kecil sangatlah penting untuk menunjang kelancaran aktivitas dariperusahaan sedangkan alat yang dipakai atau biasa digunakan adalah dokumen yang berisikan bukti kas kecil, permintaan pengeluaran kas kecil, bukti pengeluaran kas kecil, permintaan pengisian kembali kas kecil. Tidak menutup kemungkinan bila hal-hal tersebut dapat dilaksanakan maka tujuan perusahaan akan berjalan dengan baik.
Pengaruh Gaya Kepemimpinan, Motivasi Kerja, Dan Komite Organisasi Terhadap Kinerja Karyawan Suryantoro, Bambang
Studia Ekonomika Vol. 9 No. 1 (2011): Studia Ekonomika Volume 9 Nomor 1 Juli Tahun 2011
Publisher : STIE KASIH BANGSA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70142/studiaekonomika.v9i1.27

Abstract

Pemimpin merupakan dampak interaktif dari faktor individu atau pribadi dengan faktor situasi. Gaya Kepemimpinan merupakan suatu cara yang dimiliki oleh seseorang dalam mempengaruhi sekelompok orang atau bawahan untuk bekerja sama dan berdaya upaya dengan penuh semangat dan keyakinan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Keberhasilan suatu organisasi baik sebagai keseluruhan maupun berbagai kelompok dalam suatu organisasi tertentu, sangat tergantung pada efektivitas kepemimpinan yang terdapat dalam organisasi yang bersangkutan. Dapat dikatakan bahwa mutu kepemimpinan yang terdapat dalam suatu organisasi memainkan peranan yang sangat dominan dalam keberhasilan organisasi tersebut dalam menyelenggarakan berbagai kegiatannya terutama terlihat dalam kinerja para pegawainya. Gaya kepemimpinan yang dianalisis adalah gaya kepemimpinan situasional (kontingensi) Fiedler, dengan dalil bahwa prestasi (kinerja) kelompok (karyawan) tergantung pada interaksi antara gaya kepemimpinan dengan para anggota serta situasi yang mendukung. Situasi yang dimaksud meliputi struktur tugas (orientasi tugas), hubungan pimpinananggota (orientasi hubungan), dan kekuasaan posisi atau jabatan. faktor kepemimpinan mempunyai peran yang sangat penting dalam meningkatkan kinerja pegawai karena kepemimpinan yang efektif memberikan pengarahan terhadap usaha-usaha semua pekerja dalam mencapai tujuan-tujuan organisasi. Gaya kepemimpinan yang efektif dibutuhkan pemimpin untuk dapat meningkatkan kinerja semua pegawai dalam mencapai tujuan organisasi. Dengan demikian, gaya kepemimpinan dapat menjadi pedoman yang baik dalam peningkatan kinerja pegawai .
Cash On Delivery Sales Chaidir, Mohammad
Studia Ekonomika Vol. 9 No. 1 (2011): Studia Ekonomika Volume 9 Nomor 1 Juli Tahun 2011
Publisher : STIE KASIH BANGSA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70142/studiaekonomika.v9i1.28

Abstract

Sistem dalam suatu organisasi memang sangat diperlukan, seperti sistem informasi akuntansi yang merupakan seperangkat sumber manusia dan modal dalam organisasi, yang berkewajiban untuk menyajikan informasi keuangan dan juga informasi yang diperoleh dari pengumpulan dan memproses data. Selain itu sistem pun dibentuk untuk mempermudah proses transaksi dan mempermudah dalam pengambilan keputusan bagi pihak management, serta dapat digunakan sebagai pengendalian internal perusahaan Penjualan merupakan sumber hidup suatu perusahaan. Kas merupakan aktiva yang paling likuid. Merupakan salah satu unsur modal kerja yang paling tinggi likuiditasnya. Surat berharga merupakan investasi jangka pendek yang bersifat temporal, bila perusahaan memerlukan kas dengan segera dapat dijual atau di ubah dalam bentuk kas atau biasa dikatakan kas adalah alat pembayaran yang sah di Indonesia dan barang-barang lain yang dapat segera diuangkan sebesar nilai nominalnya dan dapat digunakan untuk membayar utang jangka pendek, Dengan demikian yang termasuk ke dalam kas adalah uang kertas, uang logam, cek (segala macam cek dalam rupiah kecuali cek mundur) dan wesel pos yang diterima dari pihak lain, serta saldo di Bank yang bebas diambil (giro dan tabungan). Penerimaan kas perusahaan berasal dari dua sumber utama yaitu penerimaan kas dari penjualan tunai dan penerimaan kas dari piutang. Dalam hubungannya dengan penelitian ini adalah mengenai efektivitas kas dan penjualan dalam suatu perusahaan, hal itu semua akan dikaji pada penelitian ini.

Page 2 of 11 | Total Record : 109


Filter by Year

2009 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 23 No. 2 (2025): Juli: Studia Ekonomika Vol. 23 No. 1 (2025): Januari: Studia Ekonomika Vol. 20 No. 1 (2022): Studia Ekonomika Volume 20 Nomor 1 Januari Tahun 2022 Vol. 19 No. 1 (2021): Studia Ekonomika Volume 19 Nomor 1 Januari Tahun 2021 Vol. 18 No. 2 (2020): Studia Ekonomika Volume 18 Nomor 2 Juli Tahun 2020 Vol. 18 No. 1 (2020): Studia Ekonomika Volume 18 Nomor 1 Januari Tahun 2020 Vol. 16 No. 2 (2018): Studia Ekonomika Volume 16 Nomer 2 Juli Tahun 2018 Vol. 16 No. 1 (2018): Studia Ekonomika Volume 16 Nomer 1 Januari Tahun 2018 Vol. 15 No. 2 (2017): Studia Ekonomika Volume 15 No 2 Juli Tahun 2017 Vol. 15 No. 1 (2017): Studia Ekonomika Volume 15 Nomor 1 Januari Tahun 2017 Vol. 14 No. 2 (2016): Studia Ekonomika Volume 14 Nomor 2 Juli Tahun 2016 Vol. 14 No. 1 (2016): Studia Ekonomika Volume 14 Nomor 1 Januari Tahun 2016 Vol. 13 No. 2 (2015): Studia Ekonomika Volume 13 Nomor 2 Juli Tahun 2015 Vol. 13 No. 1 (2015): Studia Ekonomika Volume 13 Nomor 1 Januari Tahun 2015 Vol. 12 No. 2 (2014): Studia Ekonomika Volume 12 Nomor 2 Juli Tahun 2014 Vol. 12 No. 1 (2014): Studia Ekonomika Volume 12 Nomor 1 Januari Tahun 2014 Vol. 11 No. 2 (2013): Studia Ekonomika Volume 11 Nomor 2 Juli Tahun 2013 Vol. 11 No. 1 (2013): Studia Ekonomika Volume 11 Nomor 1 Januari Tahun 2013 Vol. 10 No. 2 (2012): Studia Ekonomika Volume 10 Nomor 2 Juli Tahun 2012 Vol. 10 No. 1 (2012): Studia Ekonomika Volume 10 Nomor 1 Januari Tahun 2012 Vol. 9 No. 1 (2011): Studia Ekonomika Volume 9 Nomor 1 Juli Tahun 2011 Vol. 8 No. 1 (2011): Studia Ekonomika Volume 8 Nomor 1 Januari Tahun 2011 Vol. 7 No. 1 (2010): Studia Ekonomika Volume 7 Nomor 1 Juli Tahun 2010 Vol. 6 No. 1 (2010): Studia Ekonomika Volume 6 Nomor 1 Januari Tahun 2010 Vol. 5 No. 1 (2009): Studia Ekonomika Volume 5 Nomor 1 Juli Tahun 2009 Vol. 4 No. 1 (2009): Studia Ekonomika Volume 4 Nomor 1 Januari Tahun 2009 More Issue