cover
Contact Name
-
Contact Email
tugaspsi@uhamka.ac.id
Phone
+6282255115400
Journal Mail Official
tugaspsi@uhamka.ac.id
Editorial Address
Jl. Limau 2 , Kebayoran Baru, Jakarta Selatan DKI Jakarta 12130
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
JIPP
ISSN : 26859157     EISSN : 24773158     DOI : -
The editorial board would like to receive manuscripts submitted via the online submission system. Make sure that the manuscripts meet the scope and submission guidelines of the journal. For more detailed information, please refer to the terms and conditions of Jurnal Ilmiah Penelitian Psikologi: Kajian Empiris dan Non-Empiris. JIPP is providing a platform for the researchers, academicians, professionals, practitioners, and students to impart and share knowledge in empiric and non-empiric studies in psychology.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 5 No 1 (2019): 2019" : 5 Documents clear
Tawaran Konsep Jiwa menurut HAMKA: Kajian Psikologi Islami El Hafiz, Subhan
Jurnal Ilmiah Penelitian Psikologi Vol 5 No 1 (2019): 2019
Publisher : Psikologi UHAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/jippuhamka.v5i1.9247

Abstract

HAMKA adalah seorang tokoh yang banyak menyampaikan gagasan tentang manusia dan kebahagiaan dalam perspektif Islam. Tulisan ini bertujuan untuk menyusun konsep HAMKA mengenai jiwa yang lebih terstruktur dengan konsep ilmu jiwa modern. Data yang digunakan adalah tulisan-tulisan HAMKA yang terkait dengan manusia dan kebahagiaan. Berdasarkan kajian tersebut, HAMKA memberi tawaran yang khas mengenai konsep jiwa dan kebahagiaan manusia dibanding konsep yang ditawarkan peneliti lain, terutama pada penekanannya terhadap aspek akal. Abstract HAMKA is a scholar who had proposing many ideas about human and happiness in Islamic perspective. Aim of this research is to draw a psychology concept by HAMKA which is more structured and inline with modern science. Data used in this research was HAMKA papers about human and happiness. Based on the study, HAMKA arguing a distinctive concept of soul and happiness compare to other scholars, especially on his stressing on the concept of minds.
Keluarga Sakinah dan Konstruksi Alat Ukurnya Kumala, Anisia; Tresnawaty, Yulistin
Jurnal Ilmiah Penelitian Psikologi Vol 5 No 1 (2019): 2019
Publisher : Psikologi UHAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/jippuhamka.v5i1.9248

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana konsep keluarga sakinah dalam psikologi Islam dan konstruksi alat ukurnya. Berdasarkan studi literatur, keluarga sakinah adalah kondisi keluarga ideal (al-usroh al mistaaliyyah) yang lahir karena dasar iman kepada Tuhan dan menjadikan nilai agama sebagai pedoman dalam pernikahan, menunjukkan adanya pengalaman positif dalam interaksi dengan pasangan ditunjukkan dengan adanya perasaan positif (cinta dan kasih sayang), ketentraman, kesejahteraan, ketangguhan menghadapi masalah atau konflik, serta kesetaraan (sesuai hak dan kewajiban masing-masing). Dimensi pertama dari keluarga sakinah adalah hablun minallah yang direpresentasikan dengan iman dan mempedomani nilai agama dalam kehidupan perkawinan, sedangkan dimensi kedua adalah hablun minannas yang direpresentasikan dengan relasi antara suami, istri maupun orang lain. Penelitian ini kemudian menurunkan dimensi ke dalam item alat ukur yang dibuat. Diperlukan studi lebih lanjut mengenai alat ukur ini, yaitu pengukuran reliabilitas dan validitas, korelasi dengan variabel lain yang serupa dan juga melakukan analisis faktor konfirmatori.
Faktor Psikologis yang Mempengaruhi Homeostasis dan Kemandirian Pada Penderita Keterbelakangan Mental Akibat Ensefalitis Ridwan, Nurul Muhriza Ridwan; Pratiwi, Santi; Sulianti, Ambar
Jurnal Ilmiah Penelitian Psikologi Vol 5 No 1 (2019): 2019
Publisher : Psikologi UHAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/jippuhamka.v5i1.9249

Abstract

Ensefalitis adalah radang jaringan otak yang dapat disebabkan oleh berbagai mikroorganisme seperti bakteri, virus, parasit, jamur dan riketsia. Infeksi pada otak menimbulkan masalah medis yang serius dan membutuhkan pengenalan dan penanganan segera untuk memperkecil gejala sisa neurologis yang serius di antaranya ialah keterbelakangan mental. Keterbelakangan mental menimbulkan masalah baik yang berdampak secara biologis maupun psikologis. Homeostasis psikologis adalah suatu bentuk perilaku manusia yang ingin mencari keseimbangan atau meniadakan ketidak-seimbangan menjadi seimbang yang terdapat dalam dirinya. Penelitian ini bertujuan memahami homeostatis psikologis pada seorang anak yang mengalami keterbelakangan mental akibat ensefalitis. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif menggunakan metode kualitatif dengan teknik survey dan wawancara untuk mamahami kemungkinan penyebab terjadinya kelumpuhan pada subjek penelitian dan homeostasis psikologis pada subjek. Subjek adalah seorang perempuan beusia 19 tahun yang mengalami keterbelakangan mental, namum memiliki kemandirian yang tinggi dalam mengurus hidupnya. Berdasarkan pengolahan hasil wawancara, kemungkinan terjadinya keterbelakangan mental pada subjek penelitian karena subjek mengalami subjek mengalami ensefalitis akibat penyebaran virus campak ke otak. Kelainan fungsi saraf yang timbul berupa kelainan kognisi (disleksia dan diskalkulia), memori, dan emosi. Hasil wawancara menunjukkan peran kedisiplinan ibu dalam membentuk homeostasis psikologis pada subjek.
Pengaruh Religiusitas dan Konsep Diri Terhadap Kesadaran Diri pada Wanita Pengguna Khimar Khairunnisa, Amalia; Rozi, Fahrul
Jurnal Ilmiah Penelitian Psikologi Vol 5 No 1 (2019): 2019
Publisher : Psikologi UHAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/jippuhamka.v5i1.9250

Abstract

Fashion merupakan fenomena yang sangat cepat dalam perkembangannya, salah satu fashion yang berkembang sangat cepat adalah fashion busana. Busana berfungsi untuk menutupi seluruh bagian tubuh dari kepala hingga kaki yang juga berfungsi sebagai pembeda antar umat beragama, dalam agama Islam salah satu busana yang sedang ramai diperbincangkan adalah khimar yang pada dasarnya penutup kepala yang digunakan menjulur hingga menutupi dada. Dalam penggunaannya khimar digunakan karena adanya evaluasi diri sehingga menimbulkan kesadaran diri pada diri individu. Kesadaran diri dalam penggunaan khimar dapat timbul karena adanya sikap religiusitas yang membuat individu berkomitmen dengan agama yang dianutnya serta adanya konsep diri yang membuat individu mampu mempersepsikan segala hal yang terjadi didalam kehidupannya. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk Mengidentifikasi hubungan yang signifikan antara religiusitas dengan kesadaran diri pada wanita pengguna khimar, mengidentifikasi hubungan yang signifikan antara konsep diri dengan kesadaran diri pada wanita pengguna khimar, dan mengidentifikasi pengaruh yang signifikan antara religiusitas dan konsep diri terhadap kesadaran diri pada wanita pengguna khimar. Metode peneliatan yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif, populasi dalam penelitian ini adalah seluruh wanita pengguna khimar usia 18-40 tahun. Dengan sampel dalam penelitian ini yaitu 150 responden wanita pengguna khimar usia 18-40 tahun. Subjek penelitian diambil secara acak atau Non Probability Sampling dan menggunakan teknik Purposive Sampling. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah Skala Religiusitas, Personal Self-Concept (PSC) Questionnaire, dan Self-Conscioussness Scale Revised (SCS-R). Skala Religiusitas yang terdiri dari 12 item valid dan 1 item tidak valid dengan (kefisien alpha α = 0.907), Personal Self-Concept (PSC) Questionnaire terdiri dari 12 item valid dan 6 item tidak valid dengan (koefisien alpha α = 0.736), dan Self-Conscioussness Scale Revised (SCS-R) terdiri 19 item valid dan 4 item tidak valid dengan (koefisien alpha α = 0.857). Analisis data menggunakan teknik Multiple Regresi. Berdasarkan hasil analisa Multiple Regresi diketahui nilai íŸ Unstandradize Religiusitas sebesar 0.031 memiliki probability values 0.683 (p>0.05). Dan pada íŸ Unstandradize Konsep Diri sebesar 0.456 memiliki probability values 0.000 (p<0.05). Dan pengaruh Religiusita dan Konsep Diri terhadap Kesadaran diri memiliki koefisien R2 sebesar 0.202 yang menunjukkan kontribusi variabel Religiusitas dan Konsep Diri terhadap Kesadaran Diri sebesar 20,2% dan sisanya 79,8% dipengaruhi oleh variabel lain, koefisien F sebesar 18,642 dengan probability values sebesar 0.000 (p<0.05).
Pengaruh Antara Self Consciousness dan Social Withdrawal Motivation Terhadap Shyness pada Dewasa Awal Pengguna Instagram Miftahussaadah, Elma; Rozi, Fahrul
Jurnal Ilmiah Penelitian Psikologi Vol 5 No 1 (2019): 2019
Publisher : Psikologi UHAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/jippuhamka.v5i1.9251

Abstract

Instagram merupakan salah satu perantara yang digunakan seorang shyness untuk membangun kedekatan dan membentuk hubungan sosial. Sebagian individu yang berada dalam masa dewasa awal seringkali mengalami kesulitan atau hambatan dalam menyesuaikan diri dengan suasana baru dan menjalin hubungan baik dengan lingkungan sekitarnya. Shyness cenderung mengalami kesulitan dalam menangani beberapa masalah salah satunya adanya peningkatan pada kesadaran diri (self consciousness) yang muncul akibat adanya pemikiran negatif karena rasa takut akan dievaluasi oleh orang lain. Rasa takut yang dialami seorang shyness inilah yang menyebabkan seseorang untuk melakukan penarikan sosial (sosial withdrawal motivation). Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui hubungan antara self consciousness terhadap shyness, (2) mengetahui hubungan antara social withdrawal motivation terhadap shyness, dan (3) mengetahui pengaruh antara self consciousness dengan social withdrawal motivation terhadap shyness. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan menggunakan tiga skala, yaitu (1) Skala Self Consciousness dengan menggunakan tiga dimensi, diantaranya: private sc, social anxiety, public sc, (2) Skala Social Withdrawal Motivation dengan menggunakan empat aspek, diantaranya: peer isolation, unsociability, shyness, low mood, dan (3) Skala Shyness. Responden dalam penelitian ini berjumlah 250 orang responden. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Ada hubungan yang signifikan antara self consciousness terhadap shyness dengan nilai pearson correlation adalah 0.396 dan nilai probability value (Sig.) adalah 0.000, (2) Ada hubungan yang signifikan antara social withdrawal motivation terhadap shyness dengan nilai pearson correlation adalah 0.250 dan nilai probability value (Sig.) adalah 0.000, dan (3) Ada pengaruh yang signifikan antara self consciousness dengan social withdrawal motivation terhadap shyness dengan nilai signifikansi sebesar 0.000 dengan nilai koefisien R Square (R2) sebesar 0.223 yang menunjukan bahwa adanya kontribusi antara self consciousness dan social withdrawal motivation terhadap shyness sebesar 22,3% dan selebihnya 77,7% yang dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.

Page 1 of 1 | Total Record : 5