cover
Contact Name
Rolan Rusli
Contact Email
admin@jurnalfamul.com
Phone
+6282154639509
Journal Mail Official
admin@jurnalfamul.com
Editorial Address
Gedung Administrasi Fakultas Farmasi Universitas Mulawarman, Jalan Penajam, Kampus UNMUL Gn. Kelua, Samarinda, 75119. Indonesia.
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Jurnal Sains dan Kesehatan
Published by Universitas Mulawarman
ISSN : 23030267     EISSN : 24076082     DOI : 10.25026/jsk
Jurnal Sains dan Kesehatan menerima naskah karya asli (Artikel Penelitian, Artikel Review, dan Studi Kasus), baik eksperimental maupun teoretis, dalam bidang-bidang berikut: Sains dan Kesehatan (Kedokteran, Farmasi, Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, Kebidanan, Gizi, dan lain-lain). Tujuan penerbitan Jurnal Sains dan Kesehatan adalah untuk menyediakan informasi ilmiah tentang perkembangan ilmu dan teknologi di bidang Ilmu Pengetahuan dan Kesehatan.
Articles 750 Documents
Pengaruh Persepsi Tentang Advertorial Produk Kesehatan Di Koran Pada Sikap Konsumen Rika Melati
Jurnal Sains dan Kesehatan Vol. 1 No. 10 (2018): J. Sains Kes.
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25026/jsk.v1i10.91

Abstract

Advertorial is advertising looks like news as its editorial format. The purpose of advertising is to influence consumer buying behavior. Consumer attitude is one of predictor to determine consumer behavior. The purpose of this research is to analysis influence perception of health product advertorial toward consumer attitude. Method of this research is survey which Gadjah Mada University (GMU) student that have read advertorial of healt product in newspaper as population. Method of sampling use purposive sampling. There are 3 variables in this research: perception of health product advertorial as independent variable while cognitive and affective response as dependent variables. All variables are measured using Likert scale. The primary data collected using questionnaires that given to 170 respondents. Validity and reliability of research instrument were tested using Confirmatory Factor Analysis and Alpha Cronbach’s. All hypotheses tested by using Linear Regression. The finding of this research shown that perception of health product advertorial significantly influence cognitive and affective of consumer response . The influence perception of health product advertorial toward cognitive response of GMU student that read newpaper is 21,3% and the influence of health product advertorial toward affective response of GMU student that read newspaper is 8,7%. Another factors estimated influencing attitude toward the advertorial are individual education, attitude toward the brand previously, and level of individual involvement.
Perbandingan Karakteristik Kimiawi Ekstrak Brokoli Terfermentasi dengan Variasi Konsentrasi Kultur Kambucha Sebagai Minuman Fungsional Yati Maryati; Agustine Susilowati; Puspa D. Lotulung
Jurnal Sains dan Kesehatan Vol. 1 No. 10 (2018): J. Sains Kes.
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25026/jsk.v1i10.92

Abstract

Minuman fungsional berbasis sayuran terfermentasi terus dikembangkan. Ekstrak brokoli yang difermentasi oleh starter kultur kombucha atau SCOBY (a symbiotic colony of yeast) dapat berkhasiat sebagai minuman probiotik yang ditujukan untuk meningkatkan kesehatan, mengeluarkan racun dalam tubuh, meningkatkan antibodi, memperbaiki dan memaksimalkan fungsi organ tubuh. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui perbandingan karakteristik kimiawi hasil fermentasi ekstrak brokoli dengan konsentrasi kultur yang berbeda sebagai minuman fungsional yang dilakukan terhadap perubahan kadar total asam, total polifenol, gula reduksi, dan identifikasi antioksidan dari kondisi optimum. Formulasi ekstrak brokoli difermentasi dengan variasi kultur starter kambucha sebesar 15%, 25% dan 35%v/v, dievaluasi terhadap perubahan karakteristik selama waktu fermentasi (0, 6, dan 12 hari). Hasil penelitian memperlihatkan bahwa fermentasi minuman fungsional brokoli dengan konsentrasi kultur starter yang berbeda berpengaruh terhadap total polifenol, total asam dan total sel bakteri, dan identifikasi antioksidan yang dihasilkan. Kondisi optimum diperoleh pada konsentrasi kultur starter kambucha 15% selama fermentasi 6 hari berdasarkan total asam 3,63%, protein terlarut 0,29mg/mL, gula reduksi 272.81mg/mL, total polifenol 0,58%. Identifikasi antioksidan pada ektrak sayuran brokoli pada kondisi optimum juga dilakukan analisa melalui LC-MS.
Alkaloid Furokuinolin dan Asam Sinamat Ter-O-Geranilasi dari Kulit Batang Melicope hookeri T.G. HARTLEY Ratih Dewi Saputri; Tjitjik Srie Tjahjandarie; Mulyadi Tanjung
Jurnal Sains dan Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2019): J. Sains Kes.
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25026/jsk.v2i1.93

Abstract

One furokuinoline alkaloid, evolitrine (1), and one cinnamate acid, trans 3-methyl-4-geranil caffeic acid (2) were isolated from the stem bark of Melicope hookeri. The structures of both compounds were determined based on spectroscopic data such as UV, IR, MS and NMR. Compounds 1–2 were evaluated for their anticancer activity against murin leukemia P-388 cells, showing their IC50 were 4,06 ± 0,15 and 4,86 ± 0,30 µg/ml, and two compounds showed moderate activity.
Pemberian ko-kemoterapi Fraksi Etil Asetat Akar Pasak Bumi (Eurycoma Longifolia Jack) Terhadap Ekspresi Protein Ki-67 pada Tikus Model Kanker Payudara yang diinduksi DMBA Suhrah Febrina Karim; Laela Hayu Nurani; Sitarina Widyarini
Jurnal Sains dan Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2019): J. Sains Kes.
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25026/jsk.v2i1.94

Abstract

Kanker payudara dapat terjadi karena paparan dari senyawa 7,12-dimethylbenz (a) antrasene (DMBA) yang bersifat mutagenik dan karsinogenik. Drug of choice untuk kanker payudara adalah Doxorubicin, namun menimbulkan efek samping dan toksik pada sel normal maka diperlukan penelitian ko-kemoterapi dalam hal ini digunakan fraksi etil asetat akar pasak bumi yang dapat bersifat sebagai antiproliferasi. penelitian ini adalah untuk menelusuri mekanisme ko-kemoterapi akar pasak bumi dan Doxorubicin terhadap aktivitas proliferasi protein Ki-67 pada Tikus SD yang diinduksi DMBA. Akar pasak bumi (Eurycoma longifolia Jack) diekstraksi menggunakan pelarut etanol 70 % dan difraksinasi menggunakan etil asetat. Fraksi etil asetat akar pasak bumi diuji mekanisme molekulernya secara in vivo terhadap 5 Kelompok tikus galur Sprague Dawley terdiri atas Kelompok 1 hanya diberi pakan dan minum, Kelompok 2 diberikan DMBA dosis 20 mg/kgBB, Kelompok 3 diberikan DMBA 20 mg/kgBB + Doxorubicin 1,17 mg/kgBB, Kelompok 4 diberikan DMBA 20 mg/kgBB + fraksi etil asetat akar pasak bumi 100 mg/kgBB, Kelompok 5 diberikan DMBA 20 mg/kgBB + Doxorubicin 1,17 mg/kgBB + fraksi etil asetat akar pasak bumi 100 mg/kgBB kemudian dilakukan pembedahan dan uji imunohistokimia analisis data Kolmogorof Smirnof, uji Levene dan uji Kruskal Wallis. Hasil nilai rata-rata % ekspresi protein Ki-67 juga terjadi penurunan pada kelompok ko-kemoterapi DMBA + Doxorubicin + APB (8,89±3,20)% dibandingkan kelompok DMBA+Doxorubicin (12,73±3,37)% dan kelompok DMBA+APB (11,37±5,16)%, dan terdapat perbedaan yang bermakna dengan kelompok DMBA+Doxorubicin dengan nilai signifikansi 0,020 (p<0,05) namun tidak berdeda bermakna dengan DMBA+APB dengan nilai signifikansi 0,114 (p<0,05). Kesimpulan dari penelitian ini adalah pemberian ko-kemoterapi fraksi etil asetat akar pasak bumi dapat menurunkan ekpresi protein Ki-67 pada tikus model kanker payudara yang diinduksi DMBA
Aktivitas Inhibitor Alfa-Amilase Beberapa Tumbuhan Obat Indonesia Akhmad Jaizzur Rijai; Asep Gana Suganda; Elin Yulinah Iskandar
Jurnal Sains dan Kesehatan Vol. 1 No. 10 (2018): J. Sains Kes.
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25026/jsk.v1i10.97

Abstract

Diabetes and its complication was major causes of death in most countries compared HIV/AIDS, tuberculosis and malaria. One approach in the treatment of diabetes is by slowing down the glucose absorption in the gastrointestinal tract, its can be achieved by inhibition of hydrolizing enzymes such as ?-amylase so the absorption of glucose becomes slow. This research aim was to determine the ?-amylase inhibitor activity from aqueous extract from some tradicional medicine plant such as daun insulin (Smallanthus sonchifolius (Poepp.) H.Rob), kembang bulan (Tithonia diversifolia (Hemsl.) Gray), bodhi leaf (Ficus religiosa L.), and Mahogany seeds (Swietenia mahagoni (L.) Jacq.). Extraction was done by reflux method using aquadest as a solvent. Extracts were obtained by freeze drying and tested for ?-amylase inhibitory activities. The IC50 value of daun insulin (EADI), kembang bulan leaf (EADKB), bodhi leaf (EADB) mahogany seeds (EABM) aqueous extract and acarbose as reference were 282,53; 473,85; 423,01; 220,91; and 3,42 ?g / mL, respectively. Keywords: alfa-amylase, traditional medicine plant, diabetes, IC50 and aqueous extract.
Observasi Klinik Pemberian Aroma Pandan Wangi Terhadap Tekanan Darah Pasien Hipertensi Mukti Priastomo; Riska Putri Patila Sau; Jaka Fadraersada
Jurnal Sains dan Kesehatan Vol. 1 No. 10 (2018): J. Sains Kes.
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25026/jsk.v1i10.98

Abstract

Daun pandan wangi memiliki aroma khas yang berasal dari minyak atsiri. Kandungan minyak atsiri pada daun pandan wangi terdiri dari 6–42% hidrokarbon sesquiterpen dan 6% monoterpen linalool dan 10% senyawa aromatik berupa 2-acetyl-1 pyrroline. Senyawa minyak atsiri daun pandan wangi memberikan efek relaksasi pada pasien hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat karakteristik, pola pengobatan dan efek dari pemberian aroma pandan wangi terhadap tekanan darah pasien hipertensi di Puskesmas Sempaja Samarinda. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental quasy. Prosedur dalam penelitian ini menggunakan pengukuran awal dan pengukuran akhir. Pengumpulan data karakteristik dilakukan secara retrospektif dan didapatkan persentase tertinggi dari jenis kelamin adalah perempuan sebanyak 55,36%. Usia dengan persentase tertinggi adalah usia pertengahan sebanyak 57,14%. Obat yang paling banyak dikonsumsi adalah amlodipin sebanyak 75,45%. Hasil analisis dari pemberian aroma pandan wangi sebelum dan setelah pemberian aroma terjadi penurunan pada tekanan sistol sebanyak 7,5 mmHg, pada tekanan diastol sebanyak 1,1 mmHg dan penurunan pada denyut jantung sebanyak 3,1. Kesimpulan dari penelitian ini adalah perempuan lebih banyak menderita hipertensi, usia yang paling tinggi terkena hipertensi adalah usia pertengahan dan obat yang paling banyak dikonsumsi adalah amlodipin. Hasil dari intervensi aroma dari pandan wangi dapat menurunkan tekanan darah dan denyut jantung.
Aktivitas Antioksidan Ekstrak Daun Belimbing Hutan (Cnestis palala(Lour).Merr) Asal Kalimantan Timur Desy Apriati Ningsih; Adam M. Ramadhan; Rolan Rusli
Jurnal Sains dan Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2019): J. Sains Kes.
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25026/jsk.v2i1.99

Abstract

Tumbuhan belimbing hutan (Cnestis palala(Lour).Merr) adalah salah satu tumbuhan Kalimantan Timur yang banyak digunakan oleh masyarakat asli kalimantan untuk mengatasi penyakit dalam. Namun belum ada bukti ilmiah yang menunjukkan manfaat dari tumbuhan ini. Oleh karena itu sebagai penelitian awal dilakukan penelitian kandungan metabolit sekunder dan aktivitas antioksidan pada bagian daun Belimbing Hutan. Penentuan aktivitas antioksidan dilakukan dengan menggunakan metode perendaman radikal bebas DPPH pada ekstrak methanol, fraksi n-heksana, fraksi etil asetat dan fraksi n-butanol. Hasil identifikasi golongan metabolit sekunder pada daun belimbing hutan adalah flavonoid, fenolik, tannin, dan steroid/terpenoid. Ekstrak dan fraksi daun belimbing hutan memiliki aktivitas antioksidan. Aktivitas antioksidan fraksi etil asetat sebanding dengan vitamin C.
Profil Pengobatan dan DRP’S pada Pasien Ganguan Lambung (Dyspepsia, Gastritis, Peptic Ulcer) Di RSUD Samarinda Wahyu Widayat; Iffah Karina Ghassani; Laode Rijai
Jurnal Sains dan Kesehatan Vol. 1 No. 10 (2018): J. Sains Kes.
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25026/jsk.v1i10.100

Abstract

Gastric is the gastrointestinal organ which located after the esophagus before the duodenum and has a function in the process of food anabolism. Gastric disorders can be caused by Helicobacteria pylori infection, eating habit, stress, and side effects of NSAID drugs with the number of patients increasing each year. The purpose of this study is to analyze the characteristics and patterns of treatment in RSUD Samarinda to patients who have gastric disorders and DRP's profile. The research method used was non experimental. The data obtained were taken prospectively and the sampling technique used was incidental sampling. The research population were patients with gastric disorders (dyspepsia, gastritis, peptic ulcer disease) who were undergoing therapy at RSUD Samarinda. The results showed that patients with gastric disorders were dominated by women (55.7%), elderly 46-55 years old (36.5%), elementary school educational background (40.4%), private employees(36.5%), taking NSAID drugs (59.6%) and smoke (65.2%). Patients often eat spicy (82.7%), drink coffee (53.8%), and do not eat regularly (17.3%). Meanwhile, the patients receiving treatment pattern at the hospital were given treatment pattern 1 (36,5%), treatment pattern 4 (57,7%), treatment pattern 13 (58,8%). Presumptions towards DRPs profile is moderate drug interactions 80.6% and minor drug interactions 12.8%. As much of 23% of the patients showed certain indication but did not given any therapy, while as much of 5.7% of the patients were getting therapy without showing certain indication. As much of 65.4% patients take herbs (Turmeric and Curcuma) Keywords: DRP’s, Dyspepsia, Gastritis, Peptic Ulcer
Analisis Secara GC-MS Senyawa Aktif Antioksidan Fraksi N-Heksana Daun Libo (Ficus variegata Blume) Vina Maulidya; Myra Puspha Hardina; Lizma Febrina; Rolan Rusli; Agung Rahmadani
Jurnal Sains dan Kesehatan Vol. 1 No. 10 (2018): J. Sains Kes.
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25026/jsk.v1i10.101

Abstract

Tanaman Libo (Ficus variegata Blume) merupakan salah satu tumbuhan liar khas Kalimantan Timur sebagai sumber bahan larvasida dan antioksidan. Penelitian bertujuan untuk mengetahui komponen senyawa aktif antioksidan dalam fraksi n-heksana daun Libo dengan metode GC-MS. Interpretasi spektrum GC-MS dilakukan menggunakan database standar National Institute Standard and Technology (NIST). Komponen mayor fraksi n-heksana yang memiliki aktivitas antioksidan antara lain: cyclotetracosane; 1-heneicosanol; 1-docosene; 1,2-benzenedicarboxilic acid; 1-heptacosanol; octacosanol; dan cyclooctacosane.
Profil Kelengkapan Informasi oleh Apoteker tentang Cara Penggunaan Sediaan Handihaler® yang Mengandung Tiotropium Bromida Di Apotek Wilayah Surabaya Timur Amelia Lorensia; Doddy de Queljoe; Yessica Christina Wijaya Tandjung
Jurnal Sains dan Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2019): J. Sains Kes.
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25026/jsk.v2i1.102

Abstract

Chronic Obstructive Pulmonary Disease (COPD) is a chronic disease that can be controlled with medication. Handihaler® may be an option in the control of COPD, but the use of techniques Handihaler® is lacking in patients can cause treatment to be not optimal, therefore, the role of pharmacists to explain how to use Handihaler®. This study aims to investigate the characteristics of how to use information given Handihaler® pharmacists in pharmacies in East Surabaya. This research is non-experimental research with cross sectional method, and using observation techniques in the form of a checklist. Sampling by non-random sampling method by using purposive. The data will be processed with descriptive statistical analysis. The research sample as many as 22 pharmacies. The results showed that the steps 1, 2, 3, and 4 can be explained properly, whereas no pharmacist to explain step 16. Therefore, community pharmacists need to increase knowledge to support the pharmacist's role in providing information on how to use inhalers to improve the effectiveness COPD therapy.

Page 9 of 75 | Total Record : 750


Filter by Year

2015 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 7 No. 6 (2025): J. Sains Kes. Vol. 7 No. 5 (2025): J. Sains Kes. Vol. 7 No. 4 (2025): J. Sains Kes. Vol. 7 No. 3 (2025): J. Sains Kes. Vol. 7 No. 2 (2025): J. Sains Kes. Vol. 7 No. 1 (2025): J. Sains Kes. Vol. 6 No. 6 (2024): J. Sains Kes. Vol. 6 No. 5 (2024): J. Sains Kes. Vol. 6 No. 4 (2024): J. Sains Kes. Vol. 6 No. 3 (2024): J. Sains Kes. Vol. 6 No. 2 (2024): J. Sains Kes. Vol. 6 No. 1 (2024): J. Sains Kes. Vol. 5 No. 6 (2023): J. Sains Kes. Vol. 5 No. 5 (2023): J. Sains Kes. Vol. 5 No. 4 (2023): J. Sains Kes. Vol. 5 No. 3 (2023): J. Sains Kes. Vol. 5 No. 2 (2023): J. Sains Kes. Vol. 5 No. SE-1 (2023): Spesial Edition J. Sains Kes. Vol. 5 No. 1 (2023): J. Sains Kes. Vol. 4 No. 6 (2022): J. Sains Kes. Vol. 4 No. 5 (2022): J. Sains Kes. Vol. 4 No. 4 (2022): J. Sains Kes. Vol. 4 No. 3 (2022): J. Sains Kes. Vol. 4 No. 2 (2022): J. Sains Kes. Vol. 4 No. SE-1 (2022): Spesial Edition J. Sains Kes. Vol. 4 No. 1 (2022): J. Sains Kes. Vol. 3 No. 6 (2021): J. Sains Kes. Vol. 3 No. 5 (2021): J. Sains Kes. Vol. 3 No. 4 (2021): J. Sains Kes. Vol. 3 No. 3 (2021): J. Sains Kes. Vol. 3 No. 2 (2021): J. Sains Kes. Vol. 3 No. 1 (2021): J. Sains Kes. Vol. 2 No. 4 (2020): J. Sains Kes. Vol. 2 No. 3 (2020): J. Sains Kes. Vol. 2 No. 2 (2019): J. Sains Kes. Vol. 2 No. 1 (2019): J. Sains Kes. Vol. 1 No. 10 (2018): J. Sains Kes. Vol. 1 No. 9 (2018): J. Sains Kes. Vol. 1 No. 8 (2017): J. Sains Kes. Vol. 1 No. 7 (2017): J. Sains Kes. Vol. 1 No. 6 (2016): J. Sains Kes. Vol. 1 No. 5 (2016): J. Sains Kes. Vol. 1 No. 4 (2015): J. Sains Kes. Vol. 1 No. 3 (2015): J. Sains Kes. Vol. 1 No. 2 (2015): J. Sains Kes. Vol. 1 No. 1 (2015): J. Sains Kes. More Issue