cover
Contact Name
Siti Patonah
Contact Email
sitifatonah@upgris.ac.id
Phone
+6281326274259
Journal Mail Official
cerdasmendidik@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas PGRI Semarang. Jl. Sidodadi Timur no.24, Dr. Cipto - Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Cerdas Mendidik
ISSN : -     EISSN : 30310393     DOI : https://doi.org/10.26877/cm.v3i2.20656
Core Subject : Education,
Cerdas Mendidik Journal is managed by the Primary School Teacher Education Study Program, Faculty of Education, PGRI University Semarang. The focus and scope of the journal are the results of research on education and learning at all levels, such as 1. Early Childhood Education 2. Basic Education 3. Secondary Education 4. Higher Education 5. Inclusive Education
Articles 127 Documents
KEEFEKTIFAN PENERAPAN MEDIA LOOSE PARTS UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN SISWA KELAS 1 DI SDN KALICARI 02 SEMARANG TAHUN AJARAN 2024/2025 Riyanti, Berliana Romadhoni Siam; Fajriyah, Khusnul; Rahmawati, Intan
Jurnal Cerdas Mendidik Vol 4, No 2 (2025)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/cm.v4i2.25268

Abstract

Latar belakang yang mendorong penelitian ini adalah rendahnya kemampuan membaca permulaan siswa kelas 1 di SDN Kalicari 02 Semarang pada proses pembelajaran. Hal tersebut disebabkan karena kondisi masing-masing siswa berada pada tahap perkembangan yang berbeda-beda. Permasalahan dalam penelitian ini adalah apakah penerapan media loose parts efektif untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa kelas 1 di SDN Kalicari 02 Semarang. Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan media loose parts dalam meningkatkan kemampuan membaca siswa kelas 1 di SDN Kalicari 02 Semarang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan desain pretest-posttest control group design. Populasi penelitian seluruh siswa kelas 1A dan 1B di SDN Kalicari 02 Semarang Tahun Ajaran 2024/2025. Sampel diambil adalah 57 siswa kelas 1A dan kelas 1B dengan menggunakan pendekatan Nonprobability sampling dengan jenis sampling jenuh. Berdasarkan analisis data hasil pretest pada kelas kontrol dengan nilai terendah 40 dan nilai tertinggi 80 dengan rata-rata 62, sedangkan posttest pada kelas eksperimen dengan nilai terendah 40  dan nilai tertinggi 100 dengan rata-rata 80. Dari hasil analisis uji-t diperoleh hasil sebesar 6.16 dengan taraf signifikan 0.05=5% yang artinya hasil uji-t lebih besar dari taraf signifikan karena H0 ditolak dan H1 diterima . Sehingga dapat disimpulkan bahwa media loose parts efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca siswa kelas 1 di SDN Kalicari 02 Semarang.
Kedisiplinan Belajar Siswa Kelas VI di MI Al-Hidayah Bangli Tahun Ajaran 2024/2025 Hud, Farissa Azmia; Ardiyanto, Asep; Arisyanto, Prasena
Jurnal Cerdas Mendidik Vol 5, No 1 (2026)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/cm.v5i1.26964

Abstract

Kedisiplinan belajar merupakan aspek penting dalam menunjang keberhasilan akademik dan pembentukan karakter siswa sekolah dasar. Namun, masih ditemukan berbagai pelanggaran disiplin belajar pada siswa kelas VI MI Al-Hidayah Bangli, seperti keterlambatan hadir di madrasah, tidak mengerjakan tugas, serta kurangnya kepatuhan terhadap tata tertib. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk pelanggaran kedisiplinan belajar, menganalisis kendala yang dihadapi guru dan kepala madrasah, serta mendeskripsikan upaya pembinaan disiplin belajar siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian terdiri dari kepala madrasah, wali kelas VI dan siswa kelas VI. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelanggaran disiplin dipengaruhi oleh faktor internal berupa rendahnya regulasi diri dan motivasi belajar, serta faktor eksternal seperti kurangnya pengawasan orang tua dan penggunaan gawai. Upaya pembinaan dilakukan melalui pendekatan disiplin demokratis, keteladanan guru, penerapan reward dan punishment edukatif, kerja sama dengan orang tua, serta pembiasaan melalui kegiatan ekstrakurikuler. Penelitian ini merekomendasikan perlunya konsistensi pembinaan dan pengembangan program disiplin yang berkelanjutan di madrasah.
ANALISIS LITERASI NUMERASI SISWA DALAM MENGHADAPI ASESMEN KOMPETENSI MINIMUM DI SEKOLAH DASAR Fajar, Anjar fajar fitrianto Anjar; Sukamto, Sukamto; Subekti, Ervina Eka
Jurnal Cerdas Mendidik Vol 5, No 1 (2026)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/cm.v5i1.26998

Abstract

AbstrakPenelitian ini berfokus pada literasi numerasi siswa di sekolah dasar. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis literasi numerasi siswa dalam menghadapi asesmen kompetensi minimum di Sekolah Dasar. Jenis penelitian yang dilakukan yaitu penelitian kualitatif dengan metode fenomenologi. Sumber data dalam penelitian ini terdiri dari siswa dan guru SD Negeri Kedungbulus 03 Kabupaten Pati. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah: Tes tertulis dan Wawancara. adapun pada penelitian ini pemeriksaan keabsahan data menggunakan trianggulasi teknik dan trianggulasi metode. Hasil dalam penelitian ini adalah (1) siswa mampu menguasai dasar penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian 85%, tetapi ada 15% siswa yang kurang teliti dan tidak menuliskan jawaban secara lengkap serta terdapat siswa yang tidak paham dan tidak menuliskan jawaban sama sekali. (2) Menggunakan konsep numerasi secara percaya diri dan efektif 95%, tetapi ada 5% siswa yang kurang percaya diri karena tidak belajar dan mengulang kembali soal-soal. (3) Memahami keterampilan yang dimiliki untuk memecahkan masalah sudah baik dengan cara memahami dengan baik setiap soal dan membaca soal dengan teliti 90%, tetapi ada 10% siswa yang kurang dalam memecahkan masalah karena tidak belajar dan mengulang kembali pelajaran yang diberikan di sekolah.Kata Kunci: Literasi Numerasi, Asesmen Kompetensi Minimum 
Conceptualizing the 19th-Century Hero in Russian and English Novels: A Comparative and Cross-Cultural Study Juraeva, Nazira Aslonqulovna
Jurnal Cerdas Mendidik Vol 5, No 1 (2026)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/cm.v5i1.27300

Abstract

This article aims to conceptualize the figure of the hero in nineteenth-century Russian and English novels through a comparative and cross-cultural analytical framework. The study seeks to identify how differing cultural, philosophical, and socio-historical contexts influenced the transformation of the literary hero across these two traditions. The research employs a combination of conceptual analysis and comparative literary methodology, drawing on key theoretical approaches from modern literary criticism, including dialogism, archetypal theory, and the sociology of the novel. The corpus of the study includes major works of Russian literature by Pushkin, Lermontov, Dostoevsky, and Tolstoy, alongside English novels by Dickens, Thackeray, Charlotte Brontë, and George Eliot. The findings demonstrate that the Russian literary tradition constructs the hero primarily as an introspective and existentially conflicted figure, characterized by psychological depth and moral ambiguity, often exemplified by the “superfluous man” and the anti-hero. In contrast, the English Victorian novel presents the hero as a socially embedded individual whose development is closely tied to moral growth, ethical responsibility, and integration into society. Despite these differences, both traditions reflect broader transformations in the concept of heroism within the realist novel, shifting from idealized archetypes to complex, individualized characters. The study contributes to literary theory by demonstrating that the concept of the hero is not universal but culturally contingent, shaped by distinct intellectual traditions, narrative forms, and historical conditions.
Pengaruh Metode Brainstorming terhadap Hasil Belajar IPS dan Berpikir Kritis Siswa Kelas V Sekolah Dasar wati, Erna
Jurnal Cerdas Mendidik Vol 5, No 1 (2026)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/cm.v5i1.27369

Abstract

Pembelajaran merupakan suatu proses penyaluran informasi atau pesan dari pendidik ke peserta didik yang direncanakan, didesain, dilaksanakan, dan dievaluasi secara sistematis yang dilakukan di sekolah maupun di luar sekolah dimana akan terjadi interaksi antara keduanya. Penelitian kuantitatif adalah metode ilmiah yang berfokus pada pengumpulan dan analisis data berupa angka (numerik) menggunakan teknik statistik  Hasil penghitungan data pretest dan posttest ) dari Ha  :  sig    0,05   artinya   terapat   perbedaan   hasil   belajar  kelompok eksperimen dan kelompok kontrol (terdapat pengaruh penggunaan metode Brainstorming kemampuan berpikir kritis), makadari hasil output disimpulkan bahwa Ha diterima karena sig 0,05 yaitu 0,00 0,05 artinya bahwahasil belajar siswa kelompok eksperimen yang menggunakan metode Brainstorming pada pembelajaran dapat bepengaruh terhadap kemampuan berpikir kritis mata pelajaran  IPS siswa kelas V SD Negeri ketuntasan belajar klasikal sebelum diberikan pembelajaran yang menerapkan model pembelajaran penemuan terbimbing adalah 30% dengan rata-rata 38 Sedangkan untuk ketuntasan belajar klasikal setelah diberikan pembelajaran yang menerapkan metode pembelajaran penemuan terbimbing adalah 100% dengan rata-rata 84,76
PENGEMBANGAN GAME EDUKASI MENGGUNAKAN SAC (SMART APPS CREATOR) PADA MATERI KOMPOSISI DAN DEKOMPOSISI BANGUN DATAR KELAS IV DI SEKOLAH DASAR Putri, Amanda; Saputro, Bagus Ardi; Patonah, Siti
Jurnal Cerdas Mendidik Vol 5, No 1 (2026)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/cm.v5i1.27371

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya keterlibatan aktif peserta didik, penggunaan metode ceramah yang monoton, serta belum dimanfaatkannya media pembelajaran berbasis teknologi pada materi komposisi dan dekomposisi bangun datar kelas IV. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik, kevalidan, dan kepraktisan game edukasi menggunakan Smart Apps Creator (SAC) pada materi tersebut. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (RD) dengan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Subjek penelitian adalah peserta didik kelas IV. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, angket analisis kebutuhan, validasi ahli, dan angket kepraktisan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa game edukasi yang dikembangkan menggunakan Smart Apps Creator valid, praktis, dan layak digunakan untuk menunjang proses pembelajaran matematika materi komposisi dan dekomposisi bangun datar di sekolah dasar dibuktikan dengan hasil belajar yang diperoleh oleh peserta didik serta hasil wawancara respon pengguna yang menunjukkan bahwa media game edukasi membantu guru dalam memfasilitasi pembelajaran, menciptakan pembelajaran yang menyenangkan untuk peserta didik sehingga materi mudah dipahami dan game edukasi mendorong peserta didik terlibat langsung dalam proses pembelajaran.
PENGEMBANGAN SOAL ASESMEN BERBASIS HOTS MELALUI APLIKASI KAHOOT MATA PELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA KELAS II SD Setiamukti, Nanda Putri
Jurnal Cerdas Mendidik Vol 5, No 1 (2026)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/cm.v5i1.26373

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji kelayakan soal asesmen sumatif berbasis Higher Order Thinking Skill melalui aplikasi Kahoot pada mata Pelajaran Pendidikan Pancasila tema “Aku Berperilaku Pancasila” kelas II SD. Permasalahan penelitian ini didasarkan pada kemampuan guru yang belum pernah mengembangkan soal berbasis HOTS serta minimnya pemanfaatan media digital dalam pelaksanaan asesmen di kelas. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (RD) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian terdiri dari 15 siswa kelas II SD Shalom Semarang. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, angket, dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa validasi ahli konten memperoleh persentase 96% dengan kategori sangat layak, sedangkan hasil validasi konstruk memperoleh persentase 81% dengan kategori layak. Hasil analisis butir soal menunjukkan bahwa 12 soal dinyatakan valid dengan reliabilitas sebesar 0,74. Sebagian soal memiliki Tingkat kesukaran sedang dan daya pembeda tinggi. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa soal asesmen sumatif berbasis HOTS melalui aplikasi Kahoot layak digunakan sebagai alternatif evaluasi pembelajaran yang interaktif dan mampu mengukur kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa.Kata Kunci: pengembangan, asesmen HOTS, asesmen digital, Kahoot, Sekolah Dasar AbstractThis study aimed to develop and evaluate the feasibility of Higher Order Thinking Skill (HOTS)-based summative assessment items implemented through the Kahoot application in elementary Civics Education. The study addressed the limited availability of HOTS-oriented assessment instruments and the underutilization of digital assessment tools at the elementary school level. A research and development (RD) method was employed using the ADDIE model, which includes the stage of analysis, design, development, implementation, and evaluation. The participants consisted of 15 second-grade elementary students. Date were collected through interviews, questionnaires, and achievements tests. The findings showed that content expert validation reached 96% (very feasible), while construct validation reached 81% (feasible). Item analysis revealed that 12 assessment items were valid, with a reliability coefficient of 0,74, a moderate level of difficulty, and high discriminating power. These results indicate that the developed HOTS-based summative assessment delivered through Kahoot is feasible and can serve as an effective digital assessment alternative for measuring higher-order thinking skills in elementary education.Keyword: development, HOTS-based assessment, digital assessment, Kahoot, elementary education.

Page 13 of 13 | Total Record : 127