cover
Contact Name
Giantomi Muhammad
Contact Email
giantomi.muhammad@unisba.ac.id
Phone
+6282118753780
Journal Mail Official
masagi@unisba.ac.id
Editorial Address
Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Lantai 2, Gedung Dekanat Universitas Islam Bandung. Jl. Tamansari No.24, Tamansari, Kec. Bandung Wetan, Kota Bandung, Jawa Barat, Indonesia 40116.
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Masagi: Jurnal Pendidikan Karakter
ISSN : 30476453     EISSN : 30474663     DOI : https://doi.org/10.29313/masagi.v1i1
Masagi: Jurnal Pendidikan Karakter diterbitkan oleh Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Bandung. Penerbitan artikel dimulai pada tahun 2024. Artikel diterbitkan setiap bulan Maret dan November setiap tahunnya. Jurnal ini menyasar kalangan akademisi, guru, mahasiswa dan masyarakat luas yang tertarik melakukan pendalaman penelitian terkait pendidikan karakter. Fokus dan cakupan artikel yang dimuat pada jurnal ini berkaitan dengan pembangunan karakter, pendidikan moral, pendidikan umum, pendidikan nilai, pendidikan kewarganegaraan, karakter dan pendidikan keagamaan, filsafat karakter, serta kajian tasawuf.
Articles 42 Documents
Kurikulum Insani dalam Keluarga sebagai Model Pendidikan Karakter Anak Usia Dini Dinar Nur Inten
Masagi: Jurnal Pendidikan Karakter Vol 3 No 1 (2026): Masagi: Jurnal Pendidikan Karakter
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah UNISBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/masagi.v3i1.9697

Abstract

Pendidikan keluarga memiliki peran strategis dalam membentuk karakter, moral, dkk dan spiritualitas anak sejak usia dini. Namun, melemahnya peran keluarga dan minimnya panduan pendidikan yang terstruktur menyebabkan internalisasi nilai-nilai keislaman dalam kehidupan anak belum berjalan optimal. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji dan merumuskan Kurikulum Insani dalam keluarga sebagai model pendidikan karakter anak usia dini yang berlandaskan nilai tauhid, ibadah, dan akhlak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode kajian pustaka (library research). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi terhadap sumber-sumber primer dan sekunder berupa Al-Qur’an dan Hadis, karya klasik serta kontemporer filsafat pendidikan Islam, dan teori perkembangan serta pembelajaran anak. Selanjutnya, teknik analisis data menggunakan analisis isi (content analysis) untuk mensintesis temuan secara deskriptif-analitis. Hasil kajian menunjukkan bahwa Kurikulum Insani merupakan model pendidikan keluarga yang berpijak pada landasan ontologis berupa fitrah manusia, epistemologis melalui keteladanan dan pembiasaan, serta aksiologis yang berorientasi pada tazkiyatun nafs dan pembentukan insan kamil. Model ini menempatkan orang tua sebagai pendidik utama melalui strategi keteladanan, pembiasaan, dan kisah yang kontekstual dan menyenangkan bagi anak. Kebaruan artikel ini terletak pada perumusan Kurikulum Insani sebagai model pendidikan karakter anak usia dini yang mengintegrasikan nilai-nilai pendidikan Islam dengan perspektif perkembangan anak dalam konteks keluarga. Kajian ini berkontribusi pada pengembangan keilmuan pendidikan Islam dan pendidikan anak usia dini, khususnya dalam memperkuat peran keluarga sebagai fondasi utama pembentukan karakter dan spiritualitas anak.
Internalizing Character Values in Islamic Religious Education Learning Amidst the Digital Era Desfita Irmayanti
Masagi: Jurnal Pendidikan Karakter Vol 3 No 1 (2026): Masagi: Jurnal Pendidikan Karakter
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah UNISBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/masagi.v3i1.9801

Abstract

This research aims to formulate a strategic framework for internalizing character values in Islamic Religious Education (IRE) to respond to moral disruptions in the digital era. Utilizing a library research method with a qualitative approach, this study performs a critical synthesis of authoritative literature concerning character education and digital ethics. This study adopts a qualitative approach with a library research design. The data sources consist of reputable national and international journal articles and reference books published within the last ten years (2016–2026). Data collection was conducted through selective documentation techniques, while data analysis employed in-depth content analysis encompassing data reduction, descriptive-analytical interpretation, and source triangulation to ensure credibility and validity. The findings indicate that the challenges of cyber anonymity and moral disengagement necessitate a deconstruction of conventional teaching methods. The novelty of this research lies in the integration of Muraqabah (transcendental awareness) and Tabayyun (ethical verification) as automatic internal filters in virtual interactions. The conclusion emphasizes that effective character internalization must shift from external control toward the reinforcement of self-integrity through virtual Uswah Hasanah and digital parenting synergy. This research contributes a theoretical foundation for developing a "Digital Akhlaq" model that is adaptive to the dynamics of Society 5.0, while serving as a practical guide for IRE educators in maintaining the moral authenticity of students in cyberspace.