cover
Contact Name
Giantomi Muhammad
Contact Email
giantomi.muhammad@unisba.ac.id
Phone
+6282118753780
Journal Mail Official
masagi@unisba.ac.id
Editorial Address
Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Lantai 2, Gedung Dekanat Universitas Islam Bandung. Jl. Tamansari No.24, Tamansari, Kec. Bandung Wetan, Kota Bandung, Jawa Barat, Indonesia 40116.
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Masagi: Jurnal Pendidikan Karakter
ISSN : 30476453     EISSN : 30474663     DOI : https://doi.org/10.29313/masagi.v1i1
Masagi: Jurnal Pendidikan Karakter diterbitkan oleh Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Bandung. Penerbitan artikel dimulai pada tahun 2024. Artikel diterbitkan setiap bulan Maret dan November setiap tahunnya. Jurnal ini menyasar kalangan akademisi, guru, mahasiswa dan masyarakat luas yang tertarik melakukan pendalaman penelitian terkait pendidikan karakter. Fokus dan cakupan artikel yang dimuat pada jurnal ini berkaitan dengan pembangunan karakter, pendidikan moral, pendidikan umum, pendidikan nilai, pendidikan kewarganegaraan, karakter dan pendidikan keagamaan, filsafat karakter, serta kajian tasawuf.
Articles 32 Documents
Analisis Pemikiran Deming, Juran dan Crosby Terhadap Manajemen Mutu Pendidikan Karakter Dirga Ayu Lestari; Mumu Zainal Mutaqin; Solihin
Masagi: Jurnal Pendidikan Karakter Vol 1 No 2 (2024): Masagi: Jurnal Pendidikan Karakter
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah UNISBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/masagi.v1i2.5430

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggali standarisasi manajemen sebagai pengejewantahan pragmatisme hingga perlu mengetahui kontribusi manajemen mutu yang diadopsi oleh lembaga pendidikan berdasarkan perspektif Deming, Juran dan Crosby. Ketiga tokoh tersebut memiliki dasar pemikiran dan strategi untuk penjaminan mutu yang kuat sebagai rujukan dalam meningkatkan produk yang bermutu atau berkualitas. Penelitian ini, menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka yang bertujuan untuk mengumpulkan informasi, menganalisis literatur yang relevan, dan mengembangkan pemahaman mendalam tentang pemikiran Deming, Juran dan Crosby terhadap manajemen mutu pendidikan karakter. Hasil dan Pembahasan dalam penelitian ini terkait pemikiran dan kontribusi Deming, Juran dan Crosby terangkum dalam istilah Total Quality Management (TQM). TQM dianggap sebuah pendekatan yang cukup tepat, maka lembaga Pendidikan diharuskan mencoba, mengadopsi dan mulai beradaptasi dengan konsep ini, sebagai langkah strategis guna meningkatkan pelayanan maksimal pada pelanggannya. TQM perlu diterapkan pada setiap satuan pendidikan guna mendorong kualitas pelayanan prima kepada stakeholders dalam menerapkan Pendidikan karakter.
HARMONI Profile: Examining Levels and Predictors of Student Well-Being in Indonesia Miryam Wedyaswari; Hery Susanto; Karolina Lamtiur Dalimunthe
Masagi: Jurnal Pendidikan Karakter Vol 1 No 2 (2024): Masagi: Jurnal Pendidikan Karakter
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah UNISBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/masagi.v1i2.5431

Abstract

The HARMONI provides a multicomponent approach to measure Indonesia student well-being adapted from the PROSPER framework. We used the measure to describe the overall well-being and the seven components of HARMONI: outcomes, resilience, relationships, purpose, positivity, strengths, and engagement. A cross-sectional study was conducted with socio-demographic and school characteristics as predictors of student well-being. A total of 1579 students from 511 senior high schools completed an online survey. We found that overall well-being based on the HARMONI profile was positive (M=3.92; SD=0.53), with all components showing a trend of optimal well-being. Student well-being is significantly predicted by gender, school area, and school type but not associated with parent income, parent education, grade level, and student major (R2model 1 = .0299). The effect of gender and school type varies by grade level (R2model 2 = .0342;R2model 3 = .0347). The HARMONI can be used not only for measuring well-being but also as a structure for character education. The findings suggest that designing HARMONI-based character education needs to accommodate gender differences, grade levels, school areas, and school types.
Promoting the Character of Respect for Each Other through the Pancasila Student Profile Strengthening Project (P5): Educational Transformation in the Merdeka Curriculum Era Alhamuddin, Alhamuddin; Andi Murniati
Masagi: Jurnal Pendidikan Karakter Vol 1 No 2 (2024): Masagi: Jurnal Pendidikan Karakter
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah UNISBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/masagi.v1i2.5440

Abstract

This study aims to analyze how the P5 in Merdeka Curriculum can strengthen students' mutual respect character. Using a qualitative approach based on documentation studies, this research examines curriculum documents, learning modules, project implementation reports, student reflections, and school evaluations to understand the implementation of P5 in depth. The results show that P5, through themes such as Local Wisdom and Unity in Diversity, provides opportunities for students to learn to recognize and appreciate diversity. Heterogeneous group-based projects are an effective medium in training students to collaborate, understand differences, and resolve conflicts constructively. Students' reflections showed positive changes in the way they viewed cultural and social differences. However, this study also found that the successful implementation of P5 is influenced by teacher readiness, resource availability, and educational policy support. The conclusion of this study is that P5 has great potential in shaping students' respectful character if implemented with adequate support. It is recommended that schools improve teacher training, provide supporting facilities, and allocate sufficient time for project implementation. These interventions are important to ensure that the positive impact of P5 can be felt equally by all students.
EFEKTIVITAS P5 BANGUNLAH JIWA DAN RAGANYA DALAM KARAKTER PESERTA DIDIK KELAS VIII SMPN 9 KOTA BANDUNG: EFEKTIVITAS P5 BANGUNLAH JIWA DAN RAGANYA DALAM KARAKTER PESERTA DIDIK KELAS VIII SMPN 9 KOTA BANDUNG Sugianti, Riestha; Surana, Dedih; Rachmah, Huriah
Masagi: Jurnal Pendidikan Karakter Vol 2 No 1 (2025): Masagi: Jurnal Pendidikan Karakter
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah UNISBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/masagi.v2i1.5505

Abstract

Pentingnya pembentukan karakter pada saat ini menjadi upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas kepribadian bangsa. Karakter baik sebagai komponen penting yang harus dimiliki oleh setiap orang dalam mewujudkan moralitas bangsa yang baik. Perilaku beriman, bertakwa, berakhlak mulia, dan kemandirian peserta didik kelas VIII di SMP Negeri 9 Kota Bandung akan menjadi fokus penelitian ini untuk melihat pengaruh proyek "Bangunlah Jiwa dan Raganya". Pendekatan penelitian kuantitatif dengan memanfaatkan metode korelasi. Informasi diperoleh menggunakan angket berupa pengisian formulir kuesioner dan wawancara dengan desain penelitian lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proyek ini mencirikan sikap keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, akhlak mulia pada kalangan pelajar Pancasila (X) dan kemandirian. Hal ini menegaskan adanya hubungan linier yang signifikan terhadap penguatan sikap (Y). Penemuan dari penelitian ini memperkuat korelasi linier yang siginifan bahwa proyek penguatan profil pelajar Pancasila (X) dengan sikap beriman dan bertaqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlaq mulia, serta sikap mandiri dari peserta didik kelas VIII SMP Negeri 9 Kota Bandung.
The Siswa Dalam Tindakan Kejahatan (Sebuah Paradigma Di Lingkungan Pendidikan): memahami paradigma siswa dalam tindak kejahatan di lingkungan pendidikan. Tamam, Badrud
Masagi: Jurnal Pendidikan Karakter Vol 2 No 1 (2025): Masagi: Jurnal Pendidikan Karakter
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah UNISBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/masagi.v2i1.5509

Abstract

Penelitian ini mengungkapkan fenomena meningkatnya keterlibatan siswa dalam perilaku kejahatan di lingkungan pendidikan. Sehingga bertujuan untuk mengungkap faktor-faktor yang mendorong siswa terlibat dalam tindakan kriminal yang semestinya tidak terjadi di lingkungan pendidikan sekaligus memberikan gambaran mengenai pendidikan karakter untuk siswa. Pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka dipilih sebagai metodologi penelitian. Penelitian ini mengeksplorasi bentuk psikologi kriminal yang membuat siswa melakukan suatu bentuk kejahatan. Selain itu, penelitian ini mengungkapan paradigma seseorang melakukan sebuah kejahatan di sekolah. Hasilnya adalah terdapat  beberapa faktor yang dapat mempengaruhi siswa dalam berbuat kejahatan. Pertama, kelemahan dalam jiwa seseorang. Kedua, ketidaksinkronan hati dan pikiran. Ketiga, kecondongan untuk mengadopsi niat jahat. Keempat, perilaku jahat yang telah menjadi begitu umum dalam masyarakat sehingga dianggap sebagai bagian dari keseharian. Kelima, subversif dan kosmis yang mendorong seseorang untuk melakukan kejahatan. Keenam, ketidakselarasan berpikir yang mendorong untuk berbuat terkadang tidak sesuai dengan pemahaman.
Membangun Generasi Madani: Perspektif Islam tentang Peran dan Tanggung Jawab Masyarakat dalam Pendidikan: Siti Nurhasanah Habibah; Maspuroh; Sinta Nurjanah; Faiz Fahmi
Masagi: Jurnal Pendidikan Karakter Vol 2 No 1 (2025): Masagi: Jurnal Pendidikan Karakter
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah UNISBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/masagi.v2i1.5688

Abstract

Pendidikan merupakan pilar utama pembangunan masyarakat berkeadaban. Dalam Islam, pendidikan tidak hanya bertujuan mentransfer ilmu, tetapi juga membentuk karakter dan nilai-nilai keislaman yang kokoh. Penelitian ini mengkaji peran dan tanggung jawab masyarakat dalam pendidikan dari perspektif Islam, dengan fokus pada pembentukan generasi madani, yaitu individu berpengetahuan, berakhlak mulia, dan berkontribusi positif pada masyarakat Islami yang beradab. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode kajian literatur dari buku, artikel jurnal, dan laporan penelitian. Teknik analisis meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil analisis menunjukkan bahwa pendidikan merupakan tanggung jawab kolektif yang melibatkan keluarga, sekolah, dan masyarakat. Kolaborasi antar elemen ini penting untuk menciptakan lingkungan pendidikan kondusif. Penelitian ini menegaskan perlunya sinergi berlandaskan nilai Islami, seperti gotong royong, keteladanan, dan tanggung jawab sosial, dalam membangun generasi madani. Rekomendasi penelitian ini mencakup pengembangan program kolaboratif yang melibatkan semua pihak terkait guna mendukung keberhasilan pendidikan yang komprehensif.
Paradigma Islam Sebagai Alat Analisis Konsep-Konsep Pendidikan Islam: Ilmu Pendidikan Islam Nursilah, Nina; Saripudin, Uus; Maspuroh; Noni Salsabila; Fitri Wulandari
Masagi: Jurnal Pendidikan Karakter Vol 2 No 1 (2025): Masagi: Jurnal Pendidikan Karakter
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah UNISBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/masagi.v2i1.5794

Abstract

Paradigma Islam sebagai alat analisis konsep-konsep pendidikan Islam menawarkan pendekatan holistik yang mengintegrasikan nilai-nilai spiritual, moral, dan intelektual dalam proses pendidikan. Berakar pada prinsip tauhid dan akhlak, paradigma ini menempatkan pendidikan sebagai sarana untuk membentuk insan kamil, yaitu manusia yang seimbang dalam aspek spiritual, intelektual, dan moral. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Paradigma Islam sebagai alat analisis konsep-konsep pendidikan Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan metode studi pustaka yaitu dengan mengkaji dan menganalisis berbagai literatur yang relevan terkait paradigma Islam dan konsep-konsep pendidikan Islam. Sumber data dari dokumentasi yang berasal dari buku dan jurnal-jurnal ilmiah yang berkaitan dengan objek penelitian. Metode dokumentasi pada penelitian ini dengan cara mengumpulkan data, menganalisis data sesuai dengan teori untuk memperoleh kesimpulan.  Hasil penelitian menunjukan bahwa melalui pendekatan pendidikan berbasis keteladanan, dialog sehat, dan penyucian jiwa, paradigma Islam memberikan solusi untuk menciptakan generasi berkarakter dan berakhlak mulia yang mampu bersaing di tingkat global tanpa kehilangan identitas spiritualnya. 
Model Konseptual Integrasi Kurikulum Untuk Pembentukan Karakter Ulul Albab Siswa di SD Ar Rafi' Bandung: Nurlaela, Arya Brahmana; Aep Saepudin; Alhamuddin
Masagi: Jurnal Pendidikan Karakter Vol 2 No 1 (2025): Masagi: Jurnal Pendidikan Karakter
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah UNISBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/masagi.v2i1.6001

Abstract

Pendidikan bertujuan membentuk manusia seutuhnya dengan mengintegrasikan aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Dalam pendidikan Islam, konsep Ulul Albab mencerminkan individu yang seimbang dalam spiritualitas, intelektualitas, dan amal. Penelitian ini bertujuan mengembangkan model konseptual integrasi kurikulum untuk membentuk karakter Ulul Albab di SD Ar Rafi’ Bandung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Temuan utama menunjukkan bahwa model konseptual integrasi kurikulum mencakup empat komponen kurikulum yakni tujuan, isi, implementasi, dan evaluasi untuk menciptakan pendidikan holistik, yang diterapkan dalam tiga tahapan yakni perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan. Model ini menawarkan pendekatan sistematis dalam mengintegrasikan nilai agama dengan akademik, menciptakan pendidikan berbasis akidah yang holistik. Dengan demikian, penelitian ini memberikan perspektif baru dalam pengembangan kurikulum Islam untuk membentuk siswa berkarakter unggul dan dapat menjadi referensi bagi pendidikan berbasis karakter.
Strategi Orangtua Dalam Penerapan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Terkait Dengan Pembiasaan Bangun Pagi: Joni Haryanto
Masagi: Jurnal Pendidikan Karakter Vol 2 No 1 (2025): Masagi: Jurnal Pendidikan Karakter
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah UNISBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/masagi.v2i1.6160

Abstract

Tujuh kebiasaan anak Indonesia hebat yang terdiri dari bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan makanan sehat dan bergizi, giat belajar, bermasyarakat, dan tidur cepat, merupakan program pemerintah yang dilaksanakan oleh kemendikbud. Tujuannya untuk menghasilkan generasi muda Indonesia yang sehat, cerdas, dan berkarakter. Namun program ini tentu harus melibatkan peran orang tua dalam penerapannya karena ada kebiasaan tertentu yang dilakukan di rumah, salah satunya adalah kebiasaan bangun pagi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi orang tua dalam membiasakan anak bangun pagi sebagai bagian dari program 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, penelitian ini melibatkan enam keluarga di Palembang dengan anak usia 6–12 tahun. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasil menunjukkan lima strategi utama yaitu penetapan rutinitas malam, peningkatan motivasi anak, keteladanan orang tua, penciptaan lingkungan yang mendukung, dan komunikasi efektif. Tantangan yang dihadapi orang tua meliputi kebiasaan anak tidur larut dan kurangnya pemahaman tentang manfaat bangun pagi. Penelitian ini memberikan wawasan praktis bagi orang tua dalam membentuk kebiasaan positif anak.
Implementasi Model Pembelajaran Design for Change untuk Meningkatkan Pemahaman Keterampilan Mengajar Santri : Penelitian di Pondok Pesantren Al Basyariyah Bandung Ulvah Nuraeni; Giantomi Muhammad; Iwan Sanusi; Nadri Taja
Masagi: Jurnal Pendidikan Karakter Vol 2 No 1 (2025): Masagi: Jurnal Pendidikan Karakter
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah UNISBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/masagi.v2i1.6163

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya pemahaman santri Pondok Pesantren Al Basyariyah Bandung dalam keterampilan mengajar, namun daripada itu terdapat program masa bakti yang mengharuskan santri untuk berkiprah di masyarakat dengan mengajar di berbagai lembaga pendidikan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman santri dalam menguasai keterampilan mengajar dengan menggunakan model pembelajaran aktif berbasis teknologi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen, dan teknik pengumpulan data berupa kuesioner dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pemahaman santri antara sebelum dan sesudah pelatihan model pembelajaran Design for Change berbasis teknologi yang merupakan bagian dari model pembelajaran Problem Based Learning yang utama. Ditunjukkan dengan nilai rata-rata pretest sebesar 83,2319 dan nilai rata-rata postest sebesar 92,9658. Dikuatkan dengan uji Paired Sample Test menunjukkan nilai < 0,001 pada uji pretest dan postest yang dilakukan, sehingga jika dinyatakan Nilai Signifikan (sig) pada Based on Mean < 0,05, menandakan data tidak homogen. Terlihat bahwa terdapat perubahan yang signifikan sebelum dan sesudah materi model pembelajaran disampaikan yang menunjukkan adanya peningkatan pemahaman keterampilan mengajar.

Page 2 of 4 | Total Record : 32