cover
Contact Name
Khairuddin
Contact Email
khairuddinazka15@gmail.com
Phone
+6282286180987
Journal Mail Official
jurnalelsuffah@gmail.com
Editorial Address
Tanah Bara Kecamatan Gunung Meriah Kabupaten Aceh Singkil, Aceh, Indonesia
Location
Kab. aceh singkil,
Aceh
INDONESIA
El-Suffah: Jurnal Studi Islam
ISSN : 30632102     EISSN : 30636388     DOI : -
El Suffah Jurnal Studi Islam adalah jurnal terkemuka yang ditinjau sejawat dan berakses terbuka, yang menerbitkan karya ilmiah, dan berfokus pada studi Islam seperti Pendidikan Agama Islam, Hukum Islam, Dakwah dan Komunikasi Islam, Ekonomi Islam, Hukum Ekonomi Syariah, Studi Al-Quran dan Hadits, Filsafat Islam, Teologi Islam, Pemikiran Islam, Islam dan Gender, Islam dan Politik, Islam dan Perdamaian, Islam di tingkat lokal atau bangsa, Sejarah dan Peradaban dalam Islam, dan Sufisme. Jurnal ini menawarkan akses terbuka terhadap kontennya dan dilisensikan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 ( CC-BY-SA ) sebagai lisensi optimal untuk publikasi, distribusi, penggunaan, dan penggunaan kembali karya ilmiah. Artikel jurnal ini diterbitkan 2 kali setahun, yaitu April dan Oktober.
Articles 21 Documents
An Analysis of Sharia Economic Practices in Pekalongan from Habib Luthfi’s Perspective Surur, Achmad Tubagus; Adinugraha, Hendri Hermawan; Achmad, Dliyauddin
El-Suffah: Jurnal Studi Islam Vol. 2 No. 2 (2025): El-Suffah: Jurnal Studi Islam
Publisher : Yayasan Abdurrauf Cendekia Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70742/suffah.v2i2.430

Abstract

Abstract: This study analyzes the implementation of Sharia economic practices in Pekalongan from the perspective of Habib Muhammad Luthfi bin Yahya, a prominent Islamic scholar and spiritual leader in Indonesia. The research aims to explore how Habib Luthfi’s thoughts and teachings influence the ethical, spiritual, and practical dimensions of the local Sharia economy. Employing a qualitative method with a library research approach, this study examines various written and recorded sources, including Habib Luthfi’s speeches, Sharia economic literature, and previous scholarly works. The analysis employs content analysis and hermeneutic interpretation to uncover the underlying values, principles, and socio-religious context that shape Habib Luthfi’s economic thought. The findings reveal that his perspective emphasizes moral integrity, justice, and communal welfare as the foundation of economic activities. His approach integrates Sufistic ethics with Sharia economic principles, promoting an inclusive and spiritually grounded economic system. Moreover, his leadership fosters community-based empowerment through cooperation, honesty, and social solidarity. The study concludes that Habib Luthfi’s perspective provides a significant model for developing a Sharia-based economic framework rooted in spirituality, cultural values, and national identity. This research contributes to the theoretical understanding of Sharia economics and offers practical insights for strengthening Sharia economic practices in Indonesia. Abstrak: Penelitian ini menganalisis implementasi praktik ekonomi syariah di Pekalongan dari perspektif Habib Muhammad Luthfi bin Yahya, seorang ulama Islam dan pemimpin spiritual terkemuka di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana pemikiran dan ajaran Habib Luthfi mempengaruhi dimensi etis, spiritual, dan praktis dari ekonomi syariah lokal. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan penelitian perpustakaan, studi ini menganalisis berbagai sumber tertulis dan tercatat, termasuk pidato-pidato Habib Luthfi, literatur ekonomi Syariah, dan karya-karya ilmiah sebelumnya. Analisis menggunakan analisis konten dan interpretasi hermeneutik untuk mengungkap nilai-nilai, prinsip-prinsip, dan kajian sosial-religius yang membentuk pemikiran ekonomi Habib Luthfi. Temuan menunjukkan bahwa perspektifnya menekankan integritas moral, keadilan, dan kesejahteraan komunitas sebagai landasan aktivitas ekonomi. Pendekatannya menggabungkan etika Sufi dengan prinsip-prinsip ekonomi Syariah, mempromosikan sistem ekonomi yang inklusif dan berlandaskan spiritualitas. Selain itu, kepemimpinannya mendorong pemberdayaan berbasis komunitas melalui kerja sama, kejujuran, dan solidaritas sosial. Studi ini menyimpulkan bahwa perspektif Habib Luthfi menyediakan model yang signifikan untuk mengembangkan kerangka kerja ekonomi berbasis Syariah yang berakar pada spiritualitas, nilai-nilai budaya, dan identitas nasional. Penelitian ini berkontribusi pada pemahaman teoretis tentang ekonomi Syariah dan menawarkan wawasan praktis untuk memperkuat praktik ekonomi Syariah di Indonesia.

Page 3 of 3 | Total Record : 21