cover
Contact Name
Sukmawati
Contact Email
lppm@mail.unasman.ac.id
Phone
+6285213633358
Journal Mail Official
agroterpadu@mail.unasman.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ilmu Pertanian Univ. Al Asyariah Mandar Sulbar Jl. Budi Utomo No. 2 Manding Polewali Manda
Location
Kab. polewali mandar,
Sulawesi barat
INDONESIA
Jurnal Agroterpadu
ISSN : -     EISSN : 28296168     DOI : http://dx.doi.org/10.35329/ja.v3i2 [Add to Citavi
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Agroterpadu adalah jurnal Fakultas Ilmu Pertanian Universitas Al Asyariah Mandar. Jurnal yang mempublikasikan artikel-artikel ilmiah berupa gagasan dan hasil penelitian. Topik publikasi berkaitan dengan disiplin ilmu pertanian mencakup Agronomi, Manajemen dan Produksi, Sosial Ekonomi, Hortikultura, Ilmu Tanah, Ekologi, Fisiologi Tanaman, Genetika dan Pemuliaan, Teknologi Benih, dan Bioteknologi Pertanian, Peternakan, dan Perikanan. Agroterpadu terbit tiga kali dalam setahun yaitu Maret, Juli dan November. Jurnal Agroterpadu mengundang kepada para pakar dan akademisi agar menyumbangkan naskah, baik berupa hasil penelitian, kajian mendalam, sesuai dengan disiplin Ilmu Pertanian. Naskah yang diajukan adalah naskah Asli (tidak plagiat) dan belum pernah dipublikasikan.
Articles 178 Documents
Sistem Monitoring Kualitas Tanah Pada Kebun Jagung Berbasis Internet Of Things ( IOT ) herick, heri
Jurnal Agroterpadu Vol 4, No 1 (2025): Vol 4, No 1 (2025): Jurnal Agroterpadu Volume 4, Nomor 1, Maret 2025
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/ja.v4i1.6077

Abstract

Tanaman jagung merupakan salah-satu tanaman pangan dunia yang terpenting, selain gandum dan padi. Tanaman jagung tumbuh dengan subur pada kondisi tanah yang gembur, drainase baik, serta keadaan kelembaban tanah yang cukup kurang dan tanaman jagung akan layu jika kelembaban tanah kurang dari 40%, serta tingkat keasaman yang baik buat jagung berkisar antara 5,6 -  7,5. Berdasarkan hasil analisis di desa Palatta diketahui kurang nya perhatian khusus dari petani mengenai kelembaban tanah serta pH tanah pada tanaman jagung sehingga membuat tanamam mudah terserang penyakit serta kekurangan unsur hara. Semakin berkembangnya kemajuan ilmu  pengetahuan dan bidang teknologi saat ini, hal tersebut dapat dilakukan dengan membuat sebuah sistem atau alat yang berbasis Internet Of Things ( IoT). Tujuan dari penelitian ini adalah merancang sebuah sistem monitoring kualitas tanah pada kebun jagung berbasis Internet Of Things (IOT).  Sistem ini dapat  digunakan dan membantu petani dalam mengetahui tingkat kelembaban serta keasaman tanah tanpa harus berada di kebun jagung miliknya, petani akan mendapatkan informasi yang akurat dan dapat diandalkan mengenai kondisi tanah secara real-time , yang memungkinkan petani untuk mengambil tindakan yang diperlukan tepat waktu. Berdasarkan pengujian yang telah dilakukan, sistem dapat berjalan dengan optimal, di dapat akurasi sensor soil moisture 95.00% dan sensor pH tanah dengan akurasi 96.60%.
Pendeteksi Kadar Nutrisi Pada Tanah Sebagai Upaya Mengetahui Waktu Pemberian Pupuk Pada Tanaman Kakao Berbasis Iot Anugrah, Irwan
Jurnal Agroterpadu Vol 4, No 1 (2025): Vol 4, No 1 (2025): Jurnal Agroterpadu Volume 4, Nomor 1, Maret 2025
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/ja.v4i1.6082

Abstract

Tanaman merupakan bagian integral dari kehidupan manusia, memberikan manfaat sebagai sumber pangan dan elemen estetika dalam lingkungan. Dalam pertanian, tanaman adalah tumbuhan yang sengaja dibudidayakan melalui serangkaian kegiatan, mulai dari penanaman hingga pemeliharaan, dengan tujuan utama memanen hasilnya. Jenis tanaman yang dibudidayakan mencakup tanaman hias, buah-buahan, sayur-sayuran, tanaman industri, umbi-umbian, rempah-rempah, dan tanaman obat. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini meliputi observasi langsung di lahan pertanian kakao, studi pustaka, dan wawancara dengan petani kakao. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi sistem pendeteksi kadar nutrisi tanah berbasis IoT menggunakan sensor pH tanah dapat membantu petani kakao memantau kondisi tanah perkebunan. Sistem ini menggunakan NodeMCU ESP8266 yang terhubung dengan sensor pH tanah untuk mengukur kadar nutrisi dan mengirimkan data melalui aplikasi Blynk. Pengujian alat menunjukkan bahwa semua komponen berfungsi dengan baik, dari penyalaan alat hingga pengiriman data ke aplikasi. Data dari lahan pertanian kakao menunjukkan rata-rata pH tanah 8,1, yang mengindikasikan kondisi tanah basah dengan kandungan nutrisi yang baik. Kondisi tanah yang ideal untuk tanaman kakao adalah pH 6,5 hingga 7,5. Sistem ini mampu memberikan informasi yang akurat untuk membantu petani mengelola kondisi tanah secara efektif.
Deteksi Kematangan Buah Mangga Berdasarkan Analisis Warna Dan Tekstur Menggunakan Pengolahan Citra Wulandari, Wiwi
Jurnal Agroterpadu Vol 4, No 1 (2025): Vol 4, No 1 (2025): Jurnal Agroterpadu Volume 4, Nomor 1, Maret 2025
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/ja.v4i1.6071

Abstract

Mangga adalah salah satu buah yang paling digemari di seluruh dunia, dikenal karena rasa manisnya yang lezat dan aroma yang khas. Buah ini berasal dari pohon yang tinggi, memiliki daun berwarna hijau, dan dihiasi dengan bunga-bunga kecil. Mangga memiliki berbagai varietas dengan kulit berwarna hijau, kuning, atau merah, yang umumnya tebal dan kasar. Daging buahnya lembut dan manis dengan biji yang besar di tengahnya. Penelitian telah menunjukkan bahwa pengolahan citra dapat digunakan untuk mendeteksi tingkat kematangan mangga berdasarkan warna kulitnya. n. berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa pengolahan citra dapat mendeteksi tingkat kematangan mangga berdasarkan warna yang ada pada kulitnya. Dengan demikian, penelitian ini tidak hanya menyediakan pemahaman yang lebih baik tentang kematangan mangga, tetapi juga memberikan kontribusi yang berharga dalam pengembangan sistem pengolahan citra untuk aplikasi lain dalam industri buah-buahan.
Sebaran Data Tambak Ikan Air Tawar Kabupaten Mamasa Berbasis Gis yus, yusran
Jurnal Agroterpadu Vol 4, No 1 (2025): Vol 4, No 1 (2025): Jurnal Agroterpadu Volume 4, Nomor 1, Maret 2025
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/ja.v4i1.6078

Abstract

Ikan air tawar memiliki banyak manfaat. Tidak hanya mudah tumbuh di Indonesia tetapi juga sangat dibutuhkan oleh penduduk setempat untuk dimanfaatkan sendiri. Pengumpulan informasi dan data kawasan tambak sangat penting dalam mendukung produksi perikanan yang berkelanjutan. Anda dapat memantau perilaku menggunakan citra satelit beresolusi tinggi yang terintegrasi ke dalam sistem informasi geografis (GIS) Anda. Selain pemetaan partisipatif oleh berbagai pemangku kepentingan, batas tambak, masalah habitat tambak dan kemungkinan solusi dapat diidentifikasi. Sebuah GIS pemetaan partisipatif (P-GIS) adalah cara yang baik untuk melibatkan para pemangku kepentingan dan mendapatkan informasi baru tentang wilayah tambak Kabupaten Mamasa seperti:  Penurunan kualitas air penyakit dan kematian massal udang, melonjaknya harga benih udang dan fluktuasi harga jual relokasi tambak dangkal dan sempit serta saluran irigasi. Selain itu metode ini juga membantu peserta membuat keputusan yang lebih baik tentang pengelolaan pesisir. B. Mengidentifikasi lokasi prioritas untuk perbaikan drainase/irigasi tambak untuk perlindungan pantai atau meninjau data area tambak berdasarkan izin tambak. Namun, metode P-SIG memakan waktu dan sumber daya yang intensif.
Tinjauan Hukum Islam Terhadap Sisitem Bagi Hasil Pertanian Sawah Antara Pemilik Dan Penggarap Sawah Nurin, Auni Qalbi
Jurnal Agroterpadu Vol 4, No 1 (2025): Vol 4, No 1 (2025): Jurnal Agroterpadu Volume 4, Nomor 1, Maret 2025
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/ja.v4i1.6068

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana tinjaun hukum islam terhadap sistem bagi hasil pertanian sawah antara pemilik dan pengarap sawah. Untuk mengetahui tinjauan Hukum Islam terhadap Analisis sistem bagi hasil pertanian sawah antara pemilik dan penggarap sawah di Desa Bumiayu, Kecamatan Wonomulyo. Jenis penelitian ini menggunakan jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) atau penelitian kualitatif deskriptif dimana data digali dengan melakukan penelitian secara langsung di lapangan. Tujuan penelitian lapangan adalah untuk mempelajari secara intensif mengenai penerapan sistem bagi hasil tentang praktik penggarap lahan sawah yang terjadi dan interaksi lingkungan suatu unit sosial, individu, kelompok, lembaga, atau masyarakat. Hasil penelitian adalah pembagian keuntungan dari hasil usaha (kebun/tanah) antara pekerja (petani penggarap) dengan pemodal (pemilik lahan) karena pemilik lahan tidak memiliki kemampuan memproduktifkan lahannya, sehingga ia memberikan lahannya kepada orang lain yakni pembagian 50:50 antara pemilik lahan dan penggarap jika semua biaya pengelolaan tidak ditanggung oleh pemilik lahan. Di tinjau dari hukum Islam pelaksanaan kerjasama bagi hasil telah sesuai dengan syariat Islam karena syarat dan rukunnya telah terpenuhi. Pihak-pihak yang bersangkutan tidak dirugikan oleh kerjasama ini.
Alat Penyortir Buah Tomat Berdasarkan Tingkat Kematangan Buah Berbasis Arduino Dan Sensor Warna Muhajirin, Muhajirin
Jurnal Agroterpadu Vol 4, No 1 (2025): Vol 4, No 1 (2025): Jurnal Agroterpadu Volume 4, Nomor 1, Maret 2025
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/ja.v4i1.6072

Abstract

Penelitian ini mengembangkan sebuah alat penyortir buah tomat yang menggunakan Arduino sebagai otak pengendali dan sensor warna sebagai pengukur tingkat kematangan buah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menciptakan sebuah sistem otomatis yang mampu memisahkan buah tomat berdasarkan tingkat kematangannya secara efektif dan efisien. Metode yang digunakan melibatkan penggunaan sensor warna untuk mengidentifikasi warna kulit buah tomat yang berbeda-beda pada tingkat kematangan yang berbeda pula. Data yang diperoleh dari sensor warna diproses menggunakan mikrokontroler Arduino untuk mengklasifikasikan buah tomat ke dalam beberapa kelompok kematangan yang telah ditentukan sebelumnya. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa alat penyortir buah tomat yang dikembangkan mampu mengenali dan memisahkan buah tomat dengan tingkat akurasi yang tinggi berdasarkan klasifikasi kematangan yang telah ditetapkan. Selain itu, sistem ini juga memiliki potensi untuk dikembangkan lebih lanjut dengan mempertimbangkan aspek skalabilitas dan integrasi dengan sistem pengolahan lebih lanjut dalam industri pertanian.
Penerapan Metode Analitycal Hierarchy Process (AHP) dalam Menentukan Strategi Pengembangan Industri Coklat Alfiani, St Hijrah
Jurnal Agroterpadu Vol 4, No 1 (2025): Vol 4, No 1 (2025): Jurnal Agroterpadu Volume 4, Nomor 1, Maret 2025
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/ja.v4i1.6013

Abstract

Kabupaten Polewali Mandar memiliki potensi besar dalam produksi kakao, menjadikannya sebagai salah satu daerah penghasil kakao utama di Sulawesi Barat. Pemanfaatan biji kakao sebagai bahan baku industri di dalam negeri masih terbatas akibat minimnya proses pengolahan. Pemerintah telah mengidentifikasi industri cokelat sebagai sektor yang perlu dikembangkan untuk meningkatkan nilai tambah produk lokal. CV. Putra Mataram merupakan industri cokelat berskala kecil yang memiliki peluang untuk memperluas skala produksi dengan memanfaatkan sumber daya yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengembangan industri cokelat prioritas di Kabupaten Polewali Mandar. Analisis data dilakukan dengan menggunakan metode AHP. Hasil analisis AHP diperoleh strategi prioritas dalam pengembangan industri cokelat yaitu membuat dan memperluas jaringan pemasaran. Strategi ini diambil berdasarkan hasil tujuan prioritas yaitu meningkatkan pangsa pasar.
IDENTIFIKASI KUALITAS BIJI JAGUNG UNTUK PRODUKSI TEPUNG MENGGUNAKAN CITRA DIGITAL wahyuni, SRIWAHYUNI
Jurnal Agroterpadu Vol 4, No 1 (2025): Vol 4, No 1 (2025): Jurnal Agroterpadu Volume 4, Nomor 1, Maret 2025
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/ja.v4i1.6081

Abstract

Identifikasi biji jagung kering dapat diterapkan di industri. Apalagi saat penyortiran dan pengemasan biji jagung kering dilakukan sebelum dijual. Saat ini, grading dan pengemasan belum memiliki kemampuan untuk mendeteksi biji jagung kering, sehingga benih lain mungkin terkandung dalam kemasan biji jagung kering. Metode sortasi ini dapat diintegrasikan ke dalam mesin sortasi dan pengemasan di industri biji-bijian untuk mendeteksi biji jagung kering, misalnya. Untuk mendapatkan proses pendeteksian yang akurat, digunakan citra biji jagung kering sebagai data untuk metode deep learning sebelum diimplementasikan secara real-time. Tujuan dari penelitian ini adalah menerapkan teknik deep learning untuk mendeteksi citra biji jagung kering. Teknik ini terdiri dari tiga langkah utama. Langkah pertama adalah preprocessing atau normalisasi data citra biji jagung yang diinputkan dengan cara wrapping dan cropping. Pembuatan model dan pelatihan sistem diakhiri dengan menjalankan pengujian sistem. Penelitian ini menggunakan deep learning untuk mengenali citra biji jagung kering dan menentukan nilai akurasinya. Pada penelitian ini, 10 citra biji jagung dari 80 citra biji jagung yang digunakan dalam dataset pelatihan digunakan sebagai data uji. Nilai akurasi pendeteksian biji jagung kering dipengaruhi oleh ukuran dan posisi citra yang ditangkap oleh kamera smartphone. Dengan menggunakan konvolusi 7 lapis menghasilkan nilai akurasi berkisar antara 80% hingga 100%, sehingga menghasilkan nilai akurasi rata-rata sebesar 0,90296 pada data uji. Lapisan konvolusional dapat digunakan untuk menentukan kekuatan bentuk suatu gambar.