cover
Contact Name
Sukmawati
Contact Email
lppm@mail.unasman.ac.id
Phone
+6285213633358
Journal Mail Official
agroterpadu@mail.unasman.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ilmu Pertanian Univ. Al Asyariah Mandar Sulbar Jl. Budi Utomo No. 2 Manding Polewali Manda
Location
Kab. polewali mandar,
Sulawesi barat
INDONESIA
Jurnal Agroterpadu
ISSN : -     EISSN : 28296168     DOI : http://dx.doi.org/10.35329/ja.v3i2 [Add to Citavi
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Agroterpadu adalah jurnal Fakultas Ilmu Pertanian Universitas Al Asyariah Mandar. Jurnal yang mempublikasikan artikel-artikel ilmiah berupa gagasan dan hasil penelitian. Topik publikasi berkaitan dengan disiplin ilmu pertanian mencakup Agronomi, Manajemen dan Produksi, Sosial Ekonomi, Hortikultura, Ilmu Tanah, Ekologi, Fisiologi Tanaman, Genetika dan Pemuliaan, Teknologi Benih, dan Bioteknologi Pertanian, Peternakan, dan Perikanan. Agroterpadu terbit tiga kali dalam setahun yaitu Maret, Juli dan November. Jurnal Agroterpadu mengundang kepada para pakar dan akademisi agar menyumbangkan naskah, baik berupa hasil penelitian, kajian mendalam, sesuai dengan disiplin Ilmu Pertanian. Naskah yang diajukan adalah naskah Asli (tidak plagiat) dan belum pernah dipublikasikan.
Articles 178 Documents
IDENTIFIKASI KARAKTERISTIK SIFAT KIMIA TANAH UNTUK EVALUASI KESESUAIAN LAHAN TANAMAN KOPI DI DATARAN MENENGAH DI POLEWALI MANDAR STUDI KASUS DI DESA KURRAK KECAMATAN TAPANGO Winda Winda; Harli A Karim; Hasanuddin Kandatong
Jurnal Agroterpadu Vol 2, No 1 (2023): Jurnal Agroterpadu Volume 2, Nomor 1, April 2023
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/ja.v2i1.3520

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi tanah agar dapat menghasilkan barang yang berkualitas tinggi dan untuk mengetahui karakteristik kimia tanah yang cocok untuk budidaya kopi. Penelitian dilaksanakan di Desa Kurrak Kecamatan Tapango Kabupaten Polewali Mandar Provinsi Sulawesi Barat pada bulan Maret sampai Mei 2022. Metode analisis yang digunakan adalah metode surveipurvosive sampling, observasi, wawancara, analisis data, atau pengumpulan data dan penggunaan laboratorium. Desa Kurrak merupakan tempat utama produksi kopi di Polewali Mandar. Berdasarkan hasil penelitian kimia tanah yang dilakukan di Laboratorium Kimia Padi Universitas Hasanuddin Makassar, lokasi penelitian tidak ada kaitannya dengan produksi kopi.
Pengaruh pemberian pupuk kompos kulit kopi dan pemberian pupuk NPK Phonska terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman tomat (Solanium lycopersicum L)
Jurnal Agroterpadu Vol 2, No 2 (2023): Jurnal Agroterpadu Volume 2, Nomor 2, Agustus 2023
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/ja.v2i2.4436

Abstract

Luas dan produksi tanaman tomat di Kabupaten Mamasa pada tahun 2016 sekitar 912 ton/33 ha, dan produktivitasnya 27 ton/ha. Sedangkan pada tahun 2017 menurun menjadi 669 ton/ 33 ha dan produktivitasnya 20,27 ton/ha. dan pada tahun 2018 menurun lagi menjadi 230 ton/33 ha dan produktivitasnya 6,9 ton/ ha. (Badan Pusat Statistik 2018). Penelitian ini dilaksanakan di Desa Buntu Buda, Kecamatan Mamasa, Kabupaten Mamasa Provinsi Sulawesi Barat, pada bulan Februari 2023 sampai bulan April 2023 Tujuan penelitian untuk mengetahui tingkat keberhasilan pengaruh pemberian pupuk kompos kulit kopi dan pupuk NPK Phonska terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman tomat. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan Pola Faktorial, terdiri dari 2 faktor yaitu: Faktor pertama adalah pemberian Pupuk Kompos Kulit Kopi (K), yang terdiri dari 3 taraf, yaitu KO : Tanpa pemberian pupuk kompos kulit kopi (Kontrol), K1 : Pemberian pupuk kompos kulit kopi 200 gr/polibag, K2 : Pemberian pupuk kompos kulit kopi 400 gr/polibag. Faktor kedua adalah pemberian pupuk NPK Phonska (P), yang terdiri dari 3 taraf, yaitu P1: Pemberian pupuk NPK Phonska 2,5 gr/polibag, P2: Pemberian pupuk NPK Phonska 5,0 gr/polibag, P3 : Pemberian pupuk NPK Phonska 7,5 gr/polibag. Hasil penelitian pada data yang uji dalam statistik menunjukkan bahwa Interaksi pupuk kompos kulit kopi dan NPK phonska tidak berpengaruh nyata terhadap semua parameter yang diamati namun Kombinasi perlakuan terbaik dosis pupuk kompos kulit kopi 400 g/polibag dan NPK phonska 7,5 g/polibag (K2P3). Pemberian berbagai dosis pupuk kompos kulit kopi tidak berpengaruh nyata terhadap seluruh parameter pengamatan yang di amati. Demikian juga Pemberian NPK phonska tidak berpengaruh nyata terhadap seluruh parameter pengamatan.
Dampak Pandemi Covid 19 Terhadap Pendapatan Usahatani Selada Hidroponik (Studi Kasus Di Kebun Makan’ja Hidrofarm) Kelurahan Manding Kecamatan Polewali Kabupaten Polewali Mandar
Jurnal Agroterpadu Vol 2, No 3 (2023): Jurnal Agroterpadu Volume 2, Nomor 3, Desember 2023
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/ja.v2i3.3988

Abstract

Selada merupakan tanaman hortikultura karena termasuk dalam kelompok tanaman sayuran daun, sayuran ini merupakan tanaman asli Europa dan Asia. Kebun makan’ja hidrofarm adalah salah satu kebun hidroponik yang membudidayakan tanaman selada. Penelitian bertujuan untuk mengidentifikasi pendapatan selada hidroponik di kebun makan’ja hidrofarm sebelum dan setelah adanya pandemi covid19 dan mengetahui dampak terhadap pendapatan di kebun makan’ja hidrofarmMetode penelitian yang digunakan yaitu metode kuantitatif dengan menggunakan analisis R/C Ratio. Hasi penelitian menunjukkan bahwa keuntungan selada hidroponik dikebun makan’ja hidrofarm sebelum pandemi covid 19 yaitu pada tahun 2019 sebanyak Rp. 2.568.834 dengan nilai kelayakan usaha yaitu 2.3 jika disesuaikan dengan kriteria R/C Ratio usahatani selada hidroponik layak dikembangkan, dan pada masa pandemi tahun 2020 keuntungan yang diperoleh sebesar Rp. 1.647.459 dengan nilai kelayakan usaha yaitu 1.8 kemudian tahun 2021 yaitu tahun setelah adanya pandemi covid 19 keuntungan yang diperoleh sebesar Rp. 2.306.209 dengan nilai kelayakan usaha yaitu 2.1 jika disesuaikan dengan kriteria R/C Ratio usahatani selada hidroponik layak dikembangkan namun terjadi penurunan
PENGARUH PEMANGKASAN DAN PEMBERIAN DOSIS PUPUK ORGANIK CAIR LIMBAH AIR TAHU TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KACANG TANAH (Arachis hypogaea L.) Arni Indrayani; Harli A. Karim; Hasanuddin Kandatong
Jurnal Agroterpadu Vol 1, No 1 (2022): Jurnal Agroterpadu Volume 1, Nomor 1, Agustus 2022
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/ja.v1i1.2816

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Rea Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar, Provinsi Sulawesi Barat dan berlangsung pada bulan Agustus sampai bulan November 2020. Kacang tanah (Arachis hypogaea L) menjadi salah satu makanan terpenting di indonesia setelah kedelai yang memiliki tugas yang berhubungan dengan makanan nasional sebagai sumber protein dan minyak nabati. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemangkasan dan pemberian dosis pupuk organik cair limbah air tahu terhadap pertumbuhan dan hasil tanamn kacang tanah. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan Pola Faktorial, terdapat 2 faktor ialah Faktor pertama Pemangkasan yang terdiri dari 3 taraf yaitu: Tanpa pemangkasan,  Pemangkasan sebelum berbunga, Pemangkasan setelah berbunga.  Faktor kedua pemberian takaran pupuk organic cair limbah air tahu yang terdapat 3 taraf yaitu:0, 150 ml/ liter air, 250 ml/ liter air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi antara pemangkasan dan pemberian takaran pupuk organik cair limbah air tahu tidak memberikan pengaruh pada parameter pengamatan tinggita naman,  berat keseluruhan polong, jumlah polong,jumlah polong berisi,  jumlah polong hampa, berat biji basah, berat 100 biji basah dan berat biji kering.  Pemberian pupuk organik cair limbah air tahu dengan takaran 250 ml/liter air memberikan pengaruh terbaik pada parameter pengamatan berat 100 biji kering.
Efektivitas Aplikasi Beberapa Pestisida Nabati Sebagai Pengendali Hama dan Penyakit Tanaman Tomat (Lycopersicum esculentum Mill) Asrianto, Asrianto; Iinnaninengseh, Iinnaninengseh; Satriani, Satriani
Jurnal Agroterpadu Vol 3, No 2 (2024): Vol 3, No 2 (2024): Jurnal Agroterpadu Volume 3, Nomor 2, Agustus 2024
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/ja.v3i2.5171

Abstract

Budidaya Tanaman Tomat (Lycopersicum esculentum Mill) Untuk mengendalikan hama dan penyakit pada tanaman tomat, kami menggunakan sistem yang memungkinkan penerapan berbagai insektisida tanaman (Lycopersicum esculentum Mill).Rephrase Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus sampai Oktober 2023 di Desa Baru, Kecamatan Luyo, Kabupaten Polewali Mandal, Provinsi Sulawesi Barat.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan insektisida nabati yang efektif untuk mengendalikan hama dan penyakit tanaman tomat (Lycopersicum esculentum Mill).Penelitian dilakukan dengan menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) yang terdiri dari tujuh taraf yaitu P0 : kontrol P1.Brotwali 20 ml/liter air P2: Sereh 20 ml/liter air P3: Daun pepaya 20 ml/liter air P4: Brotwali 40 ml/liter air P5: Sereh 40 ml/liter air P6: Daun pepaya 40 ml/liter air Setiap unit perlakuan penelitian terdapat enam tanaman yang diulang sebanyak tiga kali sehingga jumlah tanaman yang digunakan dalam penelitian ini adalah 126 tanaman. Berdasarkan hasil penelitian, insektisida tanaman serai wangi 40 ml (P5) per liter air berpengaruh sangat nyata terhadap parameter kerusakan daun, dan 20 ml insektisida tanaman serai wangi per liter air (P2) berat buah memberikan pengaruh nyata.pada parameter daun yang rusak.Di sisi lain, tidak ada pengaruh yang signifikan terhadap parameter mana pun ketika insektisida nabati dari daun pepaya dan blotwari diaplikasikan pada 20 atau 40 ml per liter air.
Persepsi Masyarakat Terhadap Usaha Sarang Burung Walet Di Desa Tarailu Kecamatan Sampaga Kabupaten Mamuju Arie Darmawan; Nurhaya Kusmiah; Zulkifli Basri
Jurnal Agroterpadu Vol 1, No 2 (2022): : Jurnal Agroterpadu Volume 1, Nomor 2, Desember 2022
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/ja.v1i2.3165

Abstract

Walet (collocalia sp) adalah jenis burung yang menghasilkan rumah dengan nilai finansial yang tinggi. Saat ini burung walet dapat dikembangkan dengan struktur yang dirancang secara unik seperti lingkungan gua, perbaikan rumah walet tidak dapat disangkal dilakukan di rawa-rawa dan jauh dari lingkungan, namun di kota Tarailu, lokal Sampaga, wilayah Mamuju tidak layak untuk perbaikan yang ideal. untuk walet karena dekat penghuninya. Pemeriksaan ini dilakukan selama 2 (dua) bulan, tepatnya pada bulan Desember 2021 sampai dengan Januari 2022 di Desa Tarailu, Kecamatan Sampaga, Kabupaten Mamuju. Kajian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kesan masyarakat setempat terhadap pemeliharaan burung walet di Desa Tarailu. Teknik pemeriksaan menggunakan strategi purposive testing dengan jumlah responden 98 orang. Teknik pemeriksaan yang digunakan adalah kuantitatif yang mencerahkan dengan menggunakan skala Likers. Berdasarkan penelusuran yang telah selesai, didapatkan kesan masyarakat terhadap keberadaan rumah burung walet di Desa Tarailu umumnya kecewa dengan perkembangbiakan burung walet di suatu lokasi setempat, hal ini dikarenakan adanya hiruk-pikuk rekaman video tersebut. tamu dan burung layang-layang yang sebenarnya. Selain itu, luas kandang yang terlalu dekat dengan pemukiman tidak sesuai dengan aturan pemeliharaan yang ideal untuk perkembangbiakan burung walet.
RESPON PERTUMBUHAN DAN KANDUNGAN NUTRISI PADA TANAMAN INDIGOFERA ZOLLINGERIANA DENGAN PENGGUNAAN PUPUK ORGANIK CAIR AMPAS TAHU DAN BONGGOL PISANG
Jurnal Agroterpadu Vol 2, No 2 (2023): Jurnal Agroterpadu Volume 2, Nomor 2, Agustus 2023
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/ja.v2i2.4221

Abstract

Tanaman Indigofera zollingeriana dapat tumbuh didaerah tropis terutama pada musim kemarau dan Indigofera zollingeriana memiliki kandungan  nutrisi yang tinggi yakni mengandung  protein kasar 27,60%, serat kasar 15,25%, kalsium 0,22% dan fosfor 0,18%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui produktivitas dan kandungan nutrisi pada penggunaan pupuk organik cair ampas tahu dan bonggol pisang. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Non Faktorial yang terdiri dari P0 : Air, P1 : POC Ampas Tahu 100ml/liter dan P2 : POC Bonggol Pisang 100 ml/liter. Hasil penelitian penggunaan pupuk cir organik tidak memberikan pengaruh nyata produktivitas tanaman (pertambahan tinggi tanaman, jumlah tangkai dan berat produksi daun), kadar abu, bahan kering, dan lemak kasar. Akan tetapi, berpengaruh nyta dengan kadar protein kasar dan kadar serat kasar. Perlakuan yang memberikan respon yang terbaik pada kandungan nutrisi pada P2. Kesimpulan Pupuk organik cair ampas tahu dan bonggol pisang tidak efektif meningkatkan produktivitas tanaman dan kandungan nutrisi tanaman.
UJI EFEKTIFITAS BEBERAPA ALAT PERANGKAP HAMA TANAMAN JAGUNG Abadi, Muh Reski; Iinnaninengseh, Iinnaninengseh; Jamal, Abd
Jurnal Agroterpadu Vol 3, No 2 (2024): Vol 3, No 2 (2024): Jurnal Agroterpadu Volume 3, Nomor 2, Agustus 2024
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/ja.v3i2.5258

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa efektif empat perangkap hama yang digunakan untuk merusak tanaman jagung. Studi ini dilakukan dari maret 2024 hingga April 2023. Situsnya berada di Desa Tubo Poang, yang terletak di Dusun Tubo Masigi, Kecamatan Tubo Sendana, Kabupaten Majene. Studi ini dilakukan dengan rancangan acak. Kelompok non-faktorial terdiri dari penyebaran perangkap hama, yang terdiri dari empat jenis perangkap yang didistribusikan enam belas kali: botol promon, baskom kuning, kain kuning, dan botol kuning. Parameter seperti jenis serangga, jumlah hama, dan intensitas serangan hama diamati. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah hama yang terperangkap pada tanaman jagung benar-benar dipengaruhi oleh penggunaan berbagai perangkap. Karena hama lebih tertarik pada perangkap botol promon, mereka adalah perangkap yang efektif
PERAN KELOMPOK WANITA TANI (KWT) DALAM PEMANFAATAN PEKARANGAN RUMAH (STUDI KASUS) PADA KWT TERATAI DI DESA RAPPANG BARAT Nilda Nilda; Nurhaya Kusmiah; Hasanuddin Kandatong
Jurnal Agroterpadu Vol 1, No 2 (2022): : Jurnal Agroterpadu Volume 1, Nomor 2, Desember 2022
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/ja.v1i2.3406

Abstract

Kelompok Wanita Tani (KWT) adalah kumpulan Ibu-ibu rumah tangga yang mempunyai aktivitas dibidang pertanian. Kelompok Wanita Tani (KWT) juga melakukan pemanfaatan pekarangan rumah, yang dalam aktivitasnya ialah menanam bebrapa tanaman yang dapat dimanfaatkan hasilnya. Pemanfaatan pekarangan rumah ini memiliki banyak manfaat jika dalam pemanfaatannya dilakukan dengan baik. Beberapa manfaat yang dapat diperoleh antara lain ialah seperti terdapat pasar hidup di lahan pekarangan, apotek hidup, lumbung hidup, serta bank hidup dan lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran Kelompok Wanita Tani (KWT) Teratai dalam pemanfaatan pekarangan rumah, produksi yang dihasilkan ibu rumah tangga dalam Kelompok Wanita Tani (KWT), serta kompetensi yang dimiliki Anggota KWT Teratai dan manfaat dari pemanfaatan pekarangan rumah yang dilakukan. Penentuan lokasi penelitian ini dilakukan secara purposive dengan jumlah responden sebanyak 21 orang berdasarkan beberapa pertimbangan. Metode penelitian yaitu menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa peran Kkelompok Wanita Tani Teratai yaitu peran pengetahuan/belajar, peran keterampilan, dan peran kerja sama. Setiap anggota menjalankan peran dengan baik dan sangat aktif. Hasil produksi berupa berbagai sayuran, pupuk kompos, dan produk makanan abon ikan dan tompi-tompi/pupu’. Hasil kompetensi yaitu KWT Teratai memiliki motivasi yang tinggi dalam pemanfaatan pekarangan rumah dan adapun manfaat yang didapat yaitu meningkatkan perekonomian, menghemat pengeluaran, memproduksi sayuran, dan tanaman lain yang bermanfaat.  Keywords: Kelompok Wanita Tani; Peran; Lahan Pekarangan
Kajian Kearifan Lokal Petani Padi Ladang Di Desa Ratte Kecamatan Tubbi Taramanu Kabupaten Polewali Mandar Sukmawati Sukmawati; Nurhaya Kusmiah; Hasanuddin Kandatong
Jurnal Agroterpadu Vol 2, No 1 (2023): Jurnal Agroterpadu Volume 2, Nomor 1, April 2023
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/ja.v2i1.3575

Abstract

Kearifan lokal adalah sebuah sistem yang mengintegrasikan pengetahuan, budaya dan kelembagaan serta praktik mengelola sumberdaya alam (Muh Aris Marfai, 2013). Salah satu kearifan lokal yang masih ada sampai saat ini adalah kearifan lokal dalam pengelolaan padi ladang yang terdapat di Desa Ratte Kecamatan Tubbi Taramanu kabupaten polewali Mandar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) Apa makna yang terkandung dalam kearifan lokal petani padi ladang yang berlaku di Desa Ratte Kecamatan Tubbi Taramanu Kabupaten Polewali Mandar, 2) Apakah kepercayaan masyarakat petani ladang terhadap So'bo dapat meningkatkan produktivitas padi ladang di Desa Ratte Kecamatan Tubbi Taramanu Kabupaten Polewali Mandar. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian kualitatif.Adapun sumber data penelitian ini dipilih secara purposive dan snowball sampling dengan cara memilih informan kunci. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data (reduksi data), penyajian data (penyajian data), penarikan kesimpulan/verifikasi. Yang diperoleh dari penelitian ini adalah menunjukkan harapan 15 tahapan tradisi dalam kearifan lokal petani padi ladang di Desa Ratte yang pada umumnya memiliki makna sebagai bentuk tindakan dari masyarakat petani padi sebagai akan keselamatan, kesehatan, keberhasilan dan syukur atas apa yang diberikan oleh Allah SWT selama proses pengelolaan ladang yang berawal dari tradisi Mambatta Kalane hingga tradisi Mappatiende' yang kemudian harapan(do'a) tersebut teraplikasikan di dalam tradisi.Kata kunci: Kearifan Lokal; Padi Ladang; Petani Padi Ladang; So'bo; Tradisi