cover
Contact Name
Alam Budiman Thamsi
Contact Email
alambudiman.thamsi@umi.ac.id
Phone
+6281241908133
Journal Mail Official
journal.mining.insight@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Bumi Tamalanrea Permai (BTP), Blok L, No. 2, Makassar, South Sulawesi Provice, Indonesia
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Journal of Mining Insight
Published by CV. Insight Publisher
ISSN : -     EISSN : 29885264     DOI : https://doi.org/10.58227/jmi.v1i1
Core Subject : Engineering,
Journal of Mining Insight (JMI) adalah publikasi yang berfokus pada topik-topik terkait industri pertambangan, termasuk eksplorasi, penambangan, pengolahan, dan pemasaran mineral dan logam. Journal of Mining Insight memuat artikel-artikel tentang penelitian dan pengembangan teknologi yang berkaitan dengan industri pertambangan, serta isu-isu lingkungan, kesehatan dan keselamatan kerja, regulasi, dan perkembangan ekonomi dalam industri tambang. Focus and Scope kegiatan eksplorasi, studi kelayakan, eksploitasi (perencanaan, rancangan, aktivitas, pemantauan) penambangan, pengolahan, reklamasi dan pasca tambang.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 3 No 3 (2025): Journal of Mining Insight" : 5 Documents clear
Analisis Kualitas Air Sungai pada Aktivitas Penambangan di Sekitar Sungai Jeneberang Kabupaten Gowa Yusuf, Firman Nullah; Ilahi, Muh. Wahyu; Amir, Muh. Karnoha
Jurnal of Mining Insight Vol 3 No 3 (2025): Journal of Mining Insight
Publisher : CV Insight Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58227/jmi.v3i3.301

Abstract

Aktivitas penambangan yang intensif di sepanjang daerah aliran sungai telah menimbulkan kekhawatiran terhadap penurunan mutu air yang digunakan masyarakat untuk kebutuhan pertanian, perikanan, dan domestik. Pengambilan sampel dilakukan pada tiga titik utama, yaitu hulu, tengah, dan hilir sungai. Analisis laboratorium mencakup parameter fisika (suhu, TDS, TSS, pH, BOD, COD, DO) serta parameter kimia (SO₄²⁻, Cl⁻, dan Fe), yang hasilnya dibandingkan dengan baku mutu air kelas III menurut Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar parameter masih memenuhi standar baku mutu, namun terdapat beberapa nilai yang melampaui ambang batas, khususnya COD dan DO pada titik hulu serta TSS dan BOD pada titik tengah dan hilir. Nilai pH air berkisar antara 5,9–7,2 dan suhu relatif stabil antara 26,4–26,6 °C. Kandungan logam Fe di seluruh titik terdeteksi <0,03 mg/L, menunjukkan masih dalam batas aman. Hasil ini mengindikasikan bahwa aktivitas penambangan pasir memberikan pengaruh nyata terhadap perubahan kualitas air sungai, terutama pada peningkatan kadar padatan tersuspensi dan kebutuhan oksigen. Oleh karena itu, pengelolaan aktivitas penambangan dan pemantauan berkala kualitas air sangat diperlukan untuk menjaga keberlanjutan ekosistem sungai dan mencegah degradasi lingkungan yang lebih parah di masa mendatang.
Eksplorasi Bijih Besi dengan Metode Geolistrik Induced Polarization (IP) pada PT. X Desa Laksana, Kec. Babahrot, Kab. Aceh Barat Daya, Provinsi Aceh Idhan, Muh Arif; Zulfahmi, Zulfahmi; Apriansyah, Muhammad Dian; Ali, Salwa; Alibrah, Taufiq
Jurnal of Mining Insight Vol 3 No 3 (2025): Journal of Mining Insight
Publisher : CV Insight Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58227/jmi.v3i3.302

Abstract

Kabupaten Aceh Barat Daya terindikasi sebagai salah satu wilayah dengan potensi kandungan bahan galian logam, khususnya bijih besi. Penelitian ini bertujuan mengetahui distribusi resistivitas dan chargeability bawah permukaan untuk mengidentifikasi potensi mineralisasi bijih besi di Desa Laksana, Kecamatan Babahrot, Kabupaten Aceh Barat Daya. Metode yang digunakan adalah geolistrik tahanan jenis dengan konfigurasi Wenner-Schlumberger dan Induced Polarization (IP) sebanyak 8 lintasan dengan 60 elektroda per lintasan. Data diolah menggunakan perangkat lunak BTRC2004 dan di-inversi dengan RES2DInv untuk menghasilkan penampang 2D. Hasil interpretasi menunjukkan variasi nilai resistivitas dan chargeability pada tiap lintasan yang berasosiasi dengan kondisi geologi dan kandungan mineral. Berdasarkan kombinasi respon low-high resistivity dan low-high chargeability, target eksplorasi diklasifikasikan ke dalam lima kategori potensi, mulai dari menengah–tinggi hingga tidak potensial. Penelitian ini menunjukkan bahwa metode geolistrik resistivitas dan IP efektif dalam mengidentifikasi zona prospektif bijih besi dan dapat menjadi dasar untuk eksplorasi lanjutan di wilayah Aceh Barat Daya.
Identifikasi Keterdapatan Bijih Besi pada Endapan Mangan di Desa Mappessangka Kecamatan Ponre Kabupaten Bone Provinsi Sulawesi Selatan Harwan, Harwan; Thamsi, Alam Budiman; Limbanadi, Iftitah Vinny Aurelia
Jurnal of Mining Insight Vol 3 No 3 (2025): Journal of Mining Insight
Publisher : CV Insight Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58227/jmi.v3i3.303

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keterdapatan bijih besi pada endapan mangan di Desa Mappessangka, Kecamatan Ponre, Kabupaten Bone, Provinsi Sulawesi Selatan. Metode yang digunakan adalah metode analisis kualitatif dan kuantitatif melalui teknik X-Ray Diffraction (XRD) guna menentukan jenis mineral penyusun serta kandungan kimia pada sampel endapan mangan. Pengambilan data dilakukan di empat stasiun pengamatan dengan kondisi morfologi yang bervariasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa sampel endapan mangan mengandung beberapa mineral utama seperti kuarsa (SiO₂), pirolusit (MnO₂), hematit (Fe₂O₃), magnetit (Fe₃O₄), pirit (FeS₂), manganese oxide (MnO), dan diopside (CaMgSi₂O₆). Kehadiran hematit, magnetit, dan pirit menunjukkan keterdapatan unsur bijih besi yang signifikan pada endapan mangan. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa endapan mangan di daerah penelitian berpotensi mengandung mineralisasi besi yang cukup tinggi dan dapat dikembangkan lebih lanjut untuk eksplorasi sumber daya mineral logam.
Karakteristik Geokimia Mata Air Panas Daerah Kaongkeongkea Kecamatan Pasar Wajo Kabupaten Buton Sulawesi Tenggara Chalik, Citra Aulian; Wakila, Muhamad Hardin
Jurnal of Mining Insight Vol 3 No 3 (2025): Journal of Mining Insight
Publisher : CV Insight Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58227/jmi.v3i3.304

Abstract

Manifestasi mata air panas di wilayah ini merupakan indikasi adanya sistem panas bumi bertemperatur rendah akibat aktivitas tektonik. Metode penelitian meliputi pengambilan sampel air secara langsung di lapangan untuk dianalisis sifat fisika dan kimianya. Parameter fisik yang diukur meliputi suhu, pH, warna, bau, rasa, TDS, dan debit air, sedangkan analisis kimia dilakukan menggunakan metode Atomic Absorption Spectrophotometry (AAS). Hasil pengamatan menunjukkan bahwa mata air panas Kaongkeongkea memiliki suhu 35,6°C, pH 1,59, TDS sebesar 793 ppm, tidak berwarna, berbau sulfur, dan tidak berasa. Kandungan ion utama yang terdeteksi meliputi Cl⁻ (923 mg/L), HCO₃⁻ (187,2 mg/L), dan SO₄²⁻ (17,26 mg/L). Berdasarkan perbandingan ketiga ion utama tersebut, air panas daerah Kaongkeongkea diklasifikasikan ke dalam tipe klorida (mature water) yang menandakan asal fluida dari reservoir dalam pada sistem panas bumi aktif. Hasil perhitungan geotermometer silika menunjukkan suhu reservoir bawah permukaan sekitar 144°C, yang mengindikasikan sistem panas bumi bertemperatur menengah. Ciri geokimia tersebut memperlihatkan bahwa fluida panas di Kaongkeongkea terbentuk melalui interaksi antara air meteorik dan batuan penyusun sedimen serta dipengaruhi oleh aktivitas struktur tektonik. Kajian ini memberikan kontribusi penting dalam memahami potensi energi panas bumi di Pulau Buton dan mendukung pengembangan pemanfaatan sumber daya panas bumi secara berkelanjutan di wilayah Indonesia bagian timur.
Studi Perbandingan Bahan Penetral Air Asam Tambang pada PT Pasir Walannae Desa Massenrengpulu Kecamatan Lamuru Kabupaten Bone Provinsi Sulawesi Selatan Nurwaskito, Arif; Budiman, Agus Ardianto; Triono, Laode Muhammad Agus
Jurnal of Mining Insight Vol 3 No 3 (2025): Journal of Mining Insight
Publisher : CV Insight Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58227/jmi.v3i3.305

Abstract

Air asam tambang (AAT) merupakan permasalahan utama pada kegiatan pertambangan batubara yang ditandai dengan nilai pH rendah dan kandungan logam berat tinggi, seperti Fe, Mn, dan Al, yang berpotensi mencemari lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efektivitas dua bahan penetral, yaitu kapur tohor (CaO) dan abu soda (Na₂CO₃), dalam menetralkan air asam tambang pada skala laboratorium. Sampel air diambil dari tiga titik settling pond di area tambang PT Pasir Walannae, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. Pengujian dilakukan dengan variasi dosis bahan penetral sebesar 0,5 g, 1 g, dan 1,5 g per 500 ml air asam tambang, kemudian diukur perubahan pH setiap hari selama lima hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua bahan mampu menaikkan pH air hingga mencapai kisaran 6–7 yang sesuai dengan baku mutu lingkungan (pH 6–9). Namun, kapur tohor menghasilkan kenaikan pH rata-rata yang lebih tinggi (4,73; 4,63; dan 4,65) dibandingkan abu soda (4,61; 4,61; dan 4,61). Dengan demikian, kapur tohor dinyatakan lebih efektif dibandingkan abu soda dalam menetralkan air asam tambang. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengelolaan lingkungan tambang dengan pendekatan kimiawi yang efisien, ekonomis, dan sesuai dengan standar nasional pengolahan limbah tambang.

Page 1 of 1 | Total Record : 5