cover
Contact Name
Achmad Syaichu
Contact Email
syaichu07@stt-pomosda.ac.id
Phone
+6282143738676
Journal Mail Official
syaichu07@gmail.com
Editorial Address
Jl. KH. Wachid Hasyim No 375 Tanjunganom - Nganjuk - Jawa Timur
Location
Kab. nganjuk,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Teknik dan Manajemen Industri Pomosda
ISSN : -     EISSN : 29882478     DOI : -
Jurnal Teknik dan Manajemen Industi Pomosda (JTMIP) merupakan Jurnal Nasional yang diterbitkan oleh Program Studi Teknik Industri Sekolah Tinggi Tekologi Pondok Modern Sumber Daya At-Taqwa Nganjuk yang terbit dua kali dalam satu tahun yakni April dan Nopember dengan E-ISSN: 2988-2478, yang menyajikan sejumlah tulisan yang berkaitan dengan perkembangan teknologi dan penerapan ilmu teknik dan manajemen industri, berdasarkan hasil penelitian dengan didukung data yang besifat kuantitatif dan kualitatif, yang dapat memberikan solusi, mempermudah, membantu dan menjadi katalisator dalam meningkatkan analisa, pemikiran umat manusia khsusnya lingkungan akademisi
Articles 66 Documents
Manajemen Risiko Bahaya Menggunakan Job Safety Analysis (JSA) Melalui Pendekatan Identifikasi Bahaya, Penilaian Risiko Dan Pengendalian Risiko (HIRARC) (Analisis kasus pada PT. Hadi Karya Nganjuk) Elivia Elok Putri Anggraeni; Achmad Syaichu
Jurnal Teknik dan Manajemen Industri Pomosda (JTMIP) Vol. 3 No. 02 (2025): Jurnal Teknik dan Manajemen Industri Pomosda (JTMIP)
Publisher : Program Studi Teknik Industri STT POMOSDA Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Praktik K3 untuk menciptakan tempat kerja yang aman dan sehat merupakan aspek penting dalam industri konstruksi yang bertujuan untuk mengurangi potensi terjadinya kecelakaan dalam lingkungan kerja. Penelitian ini berfokus pada analisis manajemen ancaman keselamatan yang ada di PT. Hadi Karya Nganjuk dengan menerapkan pendekatan Job Safety Analysis (JSA) serta pendekatan sistematis untuk mengenali bahaya, menilai tingkat risiko, serta menerapkan langkah pengendaliannya (HIRARC). Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa aktivitas dalam proyek, seperti pengurugan, pemasangan U-Ditch, dan pemasangan pagar panel precast, memiliki tingkat risiko tinggi sebelum dilakukan intervensi. Implementasi langkah-langkah pengendalian seperti penggunaan peralatan pelindung yang digunakan oleh pekerja, pemasangan rambu keselamatan, inspeksi rutin alat, serta kegiatan pelatihan yang ditujukan kepada para pekerja, berhasil menurunkan tingkat risiko menjadi sedang hingga rendah. Penggunaan sistem manajemen risiko yang efektif dalam proyek konstruksi sangat menentukan keberhasilan dalam memperbaiki keamanan di area kerja serta mengurangi kemungkinan terjadinya kecelakaan.
Efektifitas Pemasaran Digital Dengan Pendekatan Marketing Funnel Terhadap Penjualan Di Japo Mart Cut Suci; Putut Ade Irawan
Jurnal Teknik dan Manajemen Industri Pomosda (JTMIP) Vol. 3 No. 02 (2025): Jurnal Teknik dan Manajemen Industri Pomosda (JTMIP)
Publisher : Program Studi Teknik Industri STT POMOSDA Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di era digital saat ini, penerapan strategi pemasaran digital menjadi faktor penting dalam meraih keberhasilan bisnis. Sebagai metode untuk mengubah prospek menjadi pelanggan, digital marketing telah menjadi salah satu alat utama dalam kampanye pemasaran modern. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi efektivitas strategi digital marketing yang diterapkan oleh Japo Mart dengan menggunakan metode Marketing Funnel yang mencakup lima tahapan: awareness, consideration, purchase, retention, dan advocacy. Analisis data dilakukan berdasarkan informasi dari Google Console selama periode Agustus hingga November 2024. Data tersebut diolah menggunakan program komputer SPSS dan melibatkan regresi serta uji reliabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tahap purchase memberikan pengaruh signifikan terhadap advocacy dengan nilai signifikansi sebesar 0,00 dan t-hitung sebesar 40,231 yang lebih besar dari t-tabel (4,064). Sebaliknya, variabel awareness, consideration, dan retention tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap advocacy karena nilai signifikansinya lebih besar dari 0,05. Hasil analisis ANOVA menunjukkan nilai F sebesar 979,786 dengan tingkat signifikansi 0,00, yang mengindikasikan bahwa variabel independen secara simultan memiliki pengaruh signifikan terhadap variabel dependent. Penelitian ini menegaskan pentingnya pengelolaan strategi digital marketing yang optimal, khususnya pada tahap purchase untuk mendorong advokasi pelanggan. Temuan ini memberikan wawasan bagi Japo Mart dalam meningkatkan rencana pemasaran online mereka guna mempertahankan daya saing di pasar ritel modern.
Analisis Indek Efektivitas Pembakaran Produksi Batu Bata Merah (Study Kasus Ud Restu Indah Di Desa Kaloran Kab.Nganjuk) Febri Khoirul Anwar; Achmad Syaichu; Agustin Sukarsono
Jurnal Teknik dan Manajemen Industri Pomosda (JTMIP) Vol. 3 No. 02 (2025): Jurnal Teknik dan Manajemen Industri Pomosda (JTMIP)
Publisher : Program Studi Teknik Industri STT POMOSDA Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembakaran dalam produksi bata merah merupakan tahap krusial dalam proses produksi yang menentukan kualitas akhir produk. Efektivitas pembakaran dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti jenis bahan bakar, suhu, durasi pembakaran, serta metode penyusunan batu bata dalam tungku. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis indeks efektivitas pembakaran produksi bata merah di UD Restu Indah, Desa Kaloran, dengan mempertimbangkan efisiensi energi, tingkat keseragaman pembakaran, dan kualitas produk akhir. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi observasi langsung, wawancara dengan pekerja, serta pengukuran suhu dan analisis kualitas batu bata yang dihasilkan. Penggunaan kayu menghasilkan 498,1 batu bata berkualitas per 100 kg bahan bakar, dengan 51.527,6 batu bata berkualitas dihasilkan 4 hari 4 jam pembakaran, dan indeks efektivitas total mencapai 17,17 biji. Sementara itu, janggel jagung dan kayu menunjukkan kinerja yang sedikit lebih unggul dengan menghasilkan 534,64 batu bata berkualitas per 100 kg bahan bakar, 55.444,44 batu bata berkualitas dihasilkan 4 hari 4 jam pembakaran, dan indeks efektivitas total sebesar 19,8 biji. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas pembakaran dipengaruhi oleh jenis bahan bakar yang digunakan serta distribusi panas dalam tungku. Beberapa kendala utama yang ditemukan adalah ketidakseimbangan suhu dalam tungku dan ketidakteraturan dalam penyusunan batu bata, yang berkontribusi terhadap ketidaksempurnaan pembakaran. Temuan penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi produsen batu bata dalam meningkatkan efisiensi proses pembakaran, baik melalui optimalisasi metode penyusunan maupun pemilihan bahan bakar yang lebih efisien. Dengan demikian, kualitas batu bata hasil pembakaran dapat lebih baik dan sesuai dengan standar yang diharapkan.
Analisis Strategi Bisnis Galeri Didik Wedding Dengan Pendekatan Business Model Canvas (BMC) Dan SWOT Tsania Mahfudloh; Denny Kurniawati; Luhur Pambudi Herdanarpati
Jurnal Teknik dan Manajemen Industri Pomosda (JTMIP) Vol. 3 No. 02 (2025): Jurnal Teknik dan Manajemen Industri Pomosda (JTMIP)
Publisher : Program Studi Teknik Industri STT POMOSDA Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Galeri Didik Wedding merupakan usaha layanan jasa makeup yang sudah berumur 20 tahun, layanan yang diberikan seperti makeup, acara pernikahan, karnaval dan lain lain. Lokasi utama Galeri Didik Wedding beralamat di Talun-Rejoso dan hanya mempunya 1 cabang di Jalan Barito Nganjuk. Dalam perjalanan membangun bisnisnya Galeri Didik wedding mengalami tantangan dan persaingan yang tinggi dari competitor, karena itu perlu adanya model bisnis yang tepat dan strategi baru untuk dapat meningkatkan daya saing dalam pemasaran layananya. Adanya penelitian ini yaitu berfokus dalam menganalisis strategi bisnis dengan menggunakan pendekatan Business Model Canvas (BMC) dan SWOT. Menggunakan Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, kuesioner dan studi literatur dengan hasil yang sudah memnuhi aspek 9 elemen Business Model Canvas dengan nilai IFAS diangka 1,535 dan EFAS diangka 0,724 kuadran SWOT yang berada pada kuadran 1 yaitu “Growth Oriented Strategy” yang memerlukan strategi agresif. Dengan hasil implementasi yang menunjukan rekomendasi perbaikan dari 9 elemen Business Model Canvas dan strategi dari SO,WO,ST,WT yang dihasilkan dapat menjadikan pilihan solutif dalam menerapkan stratgei pemasaran di Galeri Didik Wedding.
Optimalisasi Manajemen Produksi Pupuk Bokashi Di Ud. Tani Makmur Tulungagung Eka Septiana; Achmad Syaichu; Denny Kurniawati
Jurnal Teknik dan Manajemen Industri Pomosda (JTMIP) Vol. 3 No. 02 (2025): Jurnal Teknik dan Manajemen Industri Pomosda (JTMIP)
Publisher : Program Studi Teknik Industri STT POMOSDA Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

UMKM UD.Tani Makmur merupakan usaha yang bergerak dibidang industri pertanian dengan salah satu produknya adalah pupuk bokashi. Pada proses produksi pupuk bokashi tidak maksimal. Hal ini dikarenakan UMKM UD. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif teknik pengumpulan data mulai observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kurangnya produktivitas terkai kurangnya pelatihan tenaga kerja terkait standar oprasional, efisiensi terkait kurangnya pengawasan dan pegendalian mutu dan efektifitas terkait tidak konsistennya kualitas bahan baku dalam produksi pupuk bokashi. Biaya bahan baku produksi pupuk bokashi mencapai Rp.6.893.500, harga jual produk pupuk bokashi yaitu Rp.25.000.000, laba produksi sebesar Rp.18.106,500. Produktivitas hasil produksi pupuk bokashi mencapai 5 ton dalam waktu yang sama atau dengan sumber daya yang lebih sedikit. Efisiensi berkaitan dengan biaya produksi, melakukan proses produksi dengan cara yang lebih hemat degan cara menjual pupuk bokashi dengan harga Rp.20.000/pcs. Tujuannya adalah untuk meminimalkan pemborosan dan biaya produksi yang digunakan Rp.6.893.500. Efektivitas menghasilkan pupuk dengan kualitas yang lebih tinggi, kandungan nutrisi yang lebih lengkap, dan waktu fermentasi yang digunakan 1-4 minggu (28hari). Peningkatan kapasitas produksi (melakukan pelatihan bagi tenaga kerja dan meningkatkan kualitas alat produksi untuk mempercepat proses produksi). Penerapan standar operasional prosedur (SOP) (membuat panduan kerja untuk setiap tahapan produksi dan mengawasi proses fermentasi untuk menjaga kualitas pupuk). Pengelolahan bahan baku (bekerja sama dengan pemasok lokal untuk memastikan ketersediaan bahan baku berkualitas). Pengendalian mutu (melakukan pengujian kualitas produk secara rutin sebelum disribusi).
Optimalisasi Manajemen Rantai Pasok dalam Industri Penggemukan Domba Pedaging Jenis Texel Zaid Ardha Al Anshori; Achmad Syaichu; Denny Kurniawati
Jurnal Teknik dan Manajemen Industri Pomosda (JTMIP) Vol. 3 No. 02 (2025): Jurnal Teknik dan Manajemen Industri Pomosda (JTMIP)
Publisher : Program Studi Teknik Industri STT POMOSDA Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peternakan domba menghadapi tantangan serius terkait tingginya biaya pakan dan ketergantungan terhadap pakan pabrikan. Masalah ini berisiko mengganggu keberlanjutan usaha, terutama bagi peternak skala kecil. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi optimalisasi manajemen rantai pasok (Supply Chain Management/SCM) pakan yang dapat meningkatkan efisiensi biaya produksi pada Garboruci Farm. Metode yang digunakan berupa pendekatan deskriptif kualitatif dengan observasi langsung dan pencatatan harian pada aspek pembelian, formulasi, penyimpanan, dan distribusi pakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efisiensi biaya produksi berhasil dicapai melalui formulasi pakan mandiri berbasis bahan lokal seperti limbah jagung dan rumput gajahan, serta penerapan teknik pengawetan silase. Biaya pakan per siklus mengalami penurunan dari Rp 2.930.000 menjadi Rp 2.020.000, atau sekitar 31,05%. Efisiensi ini didukung oleh pengaturan ulang sistem distribusi dan pengelolaan stok minimum, yaitu dengan memastikan cadangan silase tidak kurang dari tiga tong sebelum diproduksi ulang. Kesimpulan dari penelitian ini menyatakan bahwa strategi SCM sederhana yang mencakup substitusi bahan baku, kontrol kualitas internal, dan manajemen persediaan efektif meningkatkan efisiensi biaya sekaligus memperkuat kemandirian peternakan.