cover
Contact Name
Muhammad Rezky Noor Handy
Contact Email
rezky.handy@ulm.ac.id
Phone
+6281953836939
Journal Mail Official
rezky.handy@ulm.ac.id
Editorial Address
Jurusan Pendidikan IPS, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat Jalan Brigjen H. Hasan Basri, Pangeran, Kec. Banjarmasin Utara, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan 70123, e-mail: jurnaldimasyulm@gmail.com
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Pengabdian Masyarakat (DIMASY)
ISSN : 30630606     EISSN : 30631262     DOI : https://doi.org/10.20527/dimasy
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Pengabdian Masyarakat adalah jurnal untuk wadah publikasi artikel-artikel dari pengabdian kepada masyarakat baik dalam bentuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat pada kegiatan sosial, pendidikan, kesehatan, lingkungan, teknologi dan lainnya. Jurnal Pengabdian Masyarakat terbit dua kali dalam satu tahun yaitu pada Mei dan November, diterbitkan oleh Jurusan Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 26 Documents
Fasilitasi Penanganan Resiko Sosial Pada Pengadaan Tanah Untuk Pembangunan Jembatan Batulicin–Pulau Laut Kabupaten Kotabaru Ismar Hamid; Rahmat Nur; Irsan Irsan; Siti Zulaikha; Cucu Widaty; Alex Alex; Yusril Yusril; Muhammad Rifani; Muhammad Daffa Pratama; Defica A. Saragih; Andri Noor Azumardi; Wafiq Mustakimah
urn:nbn:de:10.20527dimasy.v2i2
Publisher : Jurusan Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/DIMASY.v2i2.102

Abstract

Pembangunan infrastruktur merupakan salah satu agenda strategis pemerintah dalam meningkatkan konektivitas wilayah, mempercepat pertumbuhan ekonomi, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Salah satu proyek prioritas di Kabupaten Kotabaru adalah pembangunan Jembatan Batulicin–Pulau Laut, yang diharapkan dapat memperkuat akses transportasi darat antara wilayah Batulicin dan Pulau Laut. Namun, pembangunan ini memerlukan pengadaan tanah dalam skala besar yang berpotensi menimbulkan berbagai resiko sosial, seperti sengketa kepemilikan lahan, ketidaksesuaian nilai ganti rugi, hilangnya mata pencaharian, hingga potensi konflik sosial di masyarakat. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian masyarakat ini difokuskan pada fasilitasi penanganan resiko sosial dalam rangka mendukung kelancaran proses pengadaan tanah. Metode pelaksanaan yang digunakan meliputi: (1) identifikasi dan pemetaan sosial untuk memetakan profil masyarakat terdampak; (2) pendekatan partisipatif melalui musyawarah dan forum diskusi kelompok; (3) sosialisasi dan edukasi terkait regulasi pengadaan tanah dan hak-hak masyarakat; (4) fasilitasi mediasi untuk menyelesaikan sengketa lahan; serta (5) pendampingan masyarakat baik secara administratif maupun sosial ekonomi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai prosedur pengadaan tanah, tersusunnya data sosial terdampak yang akurat, terbentuknya forum komunikasi antara pemerintah dan masyarakat, serta penyelesaian sejumlah sengketa awal terkait batas kepemilikan tanah. Selain itu, kegiatan ini juga berhasil meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dan memperkuat kohesi sosial di tingkat lokal. Dengan demikian, fasilitasi penanganan resiko sosial terbukti menjadi strategi penting untuk mendukung keberhasilan pembangunan infrastruktur yang inklusif, adil, dan berkelanjutan.
Strategi Pertumbuhan Ekonomi Berbasis AI: Memanfaatkan Teknologi Baru Untuk Menciptakan Nilai Ekonomi di Kota Banjarmasin Novita Alfinuri; Herry Azhar Pradana
urn:nbn:de:10.20527dimasy.v2i2
Publisher : Jurusan Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/DIMASY.v2i2.103

Abstract

Inisiatif pengabdian masyarakat ini mengintegrasikan kecerdasan buatan (AI) dan sistem pengelolaan berbasis komunitas untuk mengatasi permasalahan pencemaran lingkungan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif di Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Banjarmasin, yang dikenal sebagai Kota Seribu Sungai, menghadapi tantangan signifikan akibat pencemaran limbah padat. Melalui pembentukan Komunitas Bank Sampah AEIF, proyek ini memanfaatkan teknologi digital, keterlibatan pemuda, dan sistem cerdas untuk mengoptimalkan pengelolaan sampah. Metodologi yang digunakan mencakup penyuluhan, pelatihan teknis, pengembangan platform digital, serta penerapan algoritma AI untuk klasifikasi dan penetapan harga sampah. Hasil menunjukkan terbentuknya enam titik bank sampah aktif, peningkatan literasi digital masyarakat, dan kenaikan pendapatan rumah tangga peserta sebesar 8–15%. Proyek ini membuktikan bahwa sinergi teknologi canggih dan aksi akar rumput mampu menciptakan nilai ekonomi berkelanjutan sekaligus mengurangi tekanan terhadap lingkungan. Model ini berpotensi direplikasi di wilayah dengan tantangan serupa.
Peningkatan Pemahaman UMKM Desa Manarap Baru Tentang Sertifikasi Halal Melalui Skema Self Declare Aneta Rakhmawati; Mairijani, Mairijani; Mahyuni, Mahyuni
Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): Pengabdian Masyarakat (DIMASY)
Publisher : Jurusan Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/DIMASY.v3i1.104

Abstract

Mengacu pada Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 Pasal 4 tentang Jaminan Produk Halal, seluruh produk yang beredar di Indonesia diwajibkan memiliki sertifikat halal sebagai bukti kehalalan sesuai prinsip syariat Islam. Sertifikat ini merupakan dokumen resmi yang diterbitkan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) dengan acuan fatwa tertulis dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). Kegiatan ini merupakan program pemberdayaan masyarakat ini dirancang untuk meningkatkan pengetahuan serta keinginan para pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK) di Desa Manarap Baru, Kecamatan Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar, terkait pentingnya sertifikasi halal. Rendahnya tingkat pengetahuan pelaku usaha mengenai manfaat dan prosedur sertifikasi halal, termasuk program sertifikasi gratis melalui skema self declare, menjadi landasan pelaksanaan kegiatan ini. Melalui metode penyuluhan dan pendampingan langsung, peserta diperkenalkan pada aplikasi SiHalal dan diberikan panduan praktik tentang prosedur pendaftaran sertifikasi halal secara daring. Pada akhir kegiatan, peserta diminta mengisi kuesioner evaluasi untuk terhadap kegiatan yang dilaksanakan. Hasil evaluasi menunjukkan adanya perubahan peningkatan dalam tingkat pengetahuan peserta mengenai urgensi sertifikat halal, mekanisme pendaftaran, serta kesadaran untuk memastikan produk mereka sesuai standar halal. Diharapkan, kegiatan ini dapat mendorong pelaku UMK untuk lebih proaktif dalam memperoleh sertifikasi halal guna meningkatkan kepercayaan dan daya saing produk masing-masing di pasar.
Optimalisasi Kompetensi Mahasiswa Program Asistensi Mengajar Melalui Pelatihan Model Pembelajaran Berbasis Masalah Putra, Muhammad Adhitya Hidayat; Ruswinarsih, Sigit; Nur, Rahmat; Widaty, Cucu; Sumiati, Sumiati; Saragih, Defica A.; Azumardi , Andri Noor
Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): Pengabdian Masyarakat (DIMASY)
Publisher : Jurusan Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/DIMASY.v3i1.105

Abstract

Tujuan utama dari pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa calon guru dalam mengimplementasikan model pembelajaran berbasis masalah (Problem-Based Learning/PBL), khususnya dalam konteks Program Asistensi Mengajar di sekolah mitra. Metode dalam pengabdian ini adalah sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan dan evaluasi, dan partisipasi Mitra dalam pelaksanaan program.  Hasil pretest–posttest menunjukkan adanya peningkatan skor yang signifikan (65 menjadi 87), sekaligus memperlihatkan bahwa pendekatan pelatihan terstruktur efektif dalam membangun pemahaman konseptual mahasiswa. Evaluasi lapangan mengonfirmasi keberhasilan ini, dengan 88% mahasiswa mampu mengimplementasikan PBL secara efektif, mendapatkan respons positif dari guru mitra maupun siswa, serta memperlihatkan keaktifan dan keterlibatan belajar yang lebih tinggi. Selain berdampak pada individu mahasiswa, kegiatan ini juga mempererat jejaring kolaboratif antara kampus dan sekolah mitra, serta membuka peluang keberlanjutan program. Tingginya tingkat kepuasan mahasiswa (92%) menunjukkan bahwa pelatihan ini relevan, bermanfaat, dan perlu dikembangkan secara berkesinambungan.
Internalisasi Permainan Tradisional dalam Mewujudkan Cinta Tanah Air Di Sekolah Dasar SILN Bangkok Merliana, Anggit; Respati, Resa; Giyartini, Rosarina; Mohamad Setiadi, Pidi; Fiestawa, Riefki
Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): Pengabdian Masyarakat (DIMASY)
Publisher : Jurusan Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/DIMASY.v3i1.116

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan menginternalisasikan nilai budaya dan cinta tanah air melalui permainan tradisional pada siswa Sekolah Indonesia Luar Negeri (SILN) Bangkok. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh menurunnya pengenalan budaya lokal di kalangan generasi muda diaspora akibat globalisasi. Program dilaksanakan melalui empat tahap, yaitu persiapan, pelaksanaan, evaluasi, dan tindak lanjut. Persiapan meliputi koordinasi dengan sekolah, penyusunan modul, dan penyiapan sarana. Pelaksanaan dilakukan melalui pengenalan dan praktik permainan tradisional yang memuat nilai kerjasama, sportivitas, dan cinta tanah air. Evaluasi dilakukan melalui observasi dan umpan balik siswa serta guru. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme dan partisipasi aktif siswa, serta pemahaman yang baik terhadap nilai budaya dan kebangsaan. Permainan tradisional terbukti efektif sebagai media pembelajaran yang kontekstual dan menyenangkan.
Edukasi Pengenalan Rumah Adat Banjar Sebagai Upaya Peningkatan Literasi Budaya Di Desa Telok Selong Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan Priyatno, Octavian Hendra; Mardiani, Fitri; Subroto, Wisnu; Nadilla, Dewicca Fatma; Pambudi, Ilham Galih; Alfarius, Willy
Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): Pengabdian Masyarakat (DIMASY)
Publisher : Jurusan Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/DIMASY.v3i1.123

Abstract

Pelestarian budaya lokal menjadi isu strategis di tengah arus modernisasi yang berpotensi mengikis identitas kultural masyarakat. Salah satu wujud nyata dari upaya pelestarian tersebut adalah pengenalan rumah adat sebagai simbol nilai, sejarah, dan jati diri bangsa. Kegiatan pengabdian ini berfokus pada Edukasi Pengenalan Rumah Adat Banjar di Desa Telok Selong, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, yang bertujuan untuk meningkatkan literasi budaya masyarakat melalui pendekatan edukatif dan partisipatif. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA) dengan tahapan observasi, penyusunan modul edukasi, pelatihan interaktif, dan evaluasi hasil kegiatan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, serta pre-test dan post-test, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif sederhana. Hasil menunjukkan adanya peningkatan literasi budaya sebesar 54,2% setelah kegiatan berlangsung. Kegiatan ini membuktikan bahwa edukasi berbasis budaya lokal mampu memperkuat kesadaran dan kebanggaan masyarakat terhadap warisan budayanya. Temuan ini berimplikasi pada perlunya integrasi edukasi budaya ke dalam kurikulum lokal dan penguatan kolaborasi antar pemangku kepentingan dalam pelestarian budaya Banjar.

Page 3 of 3 | Total Record : 26