Amwaluna: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah
Amwaluna : Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah is an academic journal published twice annually (January-July) by Syariah Faculty of Universitas Islam Bandung in cooperation with Asosiasi Pengajar dan Peneliti Hukum Ekonomi Islam Indonesia (APPHEISI). This journal publishes original researches in multi concepts, theories, perspectives, paradigms and methodologies on syariah economic studies. The scope of Amwaluna : Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah are (but not limited to): (1) Islamic banking; (2) Syariah Financial; (3) Muamalah; (4) Economic Islam ;(5) Economic ;(6) Accounting; (7) Finance. Any submitted paper will be reviewed by reviewers. Review process employs Double-blind Review that the reviewer does not know the identity of the author, and the author does not know the identity of the reviewers. Amwaluna : Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah has become a CrossRef Member since the year 2017.
Articles
122 Documents
Persepsi dan Sikap Masyarakat terhadap Rencana Dikembangkannya Wisata Syariah (Halal Tourism) Di Provinsi Nusa Tenggara Barat
Permadi, Lalu Adi;
Darwini, Sri;
Retnowati, Weni;
Negara, Iwan Kusuma;
Septiani, Emilia
Amwaluna: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah Vol. 2 No. 1 (2018): Amwaluna: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah UNISBA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29313/amwaluna.v2i1.6269
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Persepsi dan Sikap Masyarakat Terhadap Rencana Dikembangkannya Wisata Syariah (Halal Tourism) Di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Metode pembuktian terhadap tujuan penelitian tersebut menggunakan metode penelitian diskriptif. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa Masyarakat Nusa Tenggara Barat memiliki persepsi yang BAIK terhadap rencana penerapan wisata halal di daerah ini, sikap yang POSITIF terhadap rencana penerapan wisata halal di daerah ini dan dari diagram Kartesius diketahui bahwa hasil rencana penerapan wisata halal dipersepsikan dan disikapi sangat tinggi oleh Masyarakat NTB. Saran untuk pengambil keputusan dalam hal ini Pemerintah NTB harus membuat kebijakan yang mempertahankan persepsi dan sikap itu tetap BAIK dan POSITIF. Dengan membuat kebijakan yang konkrit terkait dengan implementasi pariwisata halal, sehingga tidak sekedar pada tataran hukum atau peraturan daerah. Selain itu sosialisasi perlu dipercepat sehingga masyarakat paham bagaimana wisata halal tersebut akan diterapkan.
Kriteria Kepatutan dan Kewajaran dalam Tanggung Jawab Sosial Perusahaan menurut Hukum Islam
Sumiyati, Yeti;
Hendar, Jejen;
Ramli, Taty A.;
Mufidi, M. Faiz
Amwaluna: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah Vol. 2 No. 1 (2018): Amwaluna: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah UNISBA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29313/amwaluna.v2i1.6270
Hukum positif membuat kepatutan dan kewajaran dijadikan ukuran dalam pelaksanaan tanggung jawab sosial, kepatutan dan kewajaran begitu banyak makna sehingga sulit untuk digunakan sebagai ukuran dalam pelaksanaan tanggung jawab sosial perusahaan. Bahkan ada yang menyamakan bahwnyanya tanggung jawab sosial perusahaan mirip dengan kewajiban zakat dalam hal ini adalah zakat perusahaan. Namun, zakat itu sendiri dalam hukum positif telah ditetapkan pada kewajiban zakat. Dalam pandangan hukum Islam sendiri diartikan kepatutan dan keadilan yang berfungsi sebagai ukuran pelaksanaan tanggung jawab sosial sudah dijelaskan secara implisit atau secara implisit, kemudian dijelaskan dalam opini ulama yang menyatakan bahwa cocok dan keadilan harus memenuhi persyaratan uamat dan tidak bertentangan dengan hukum Islam.
Rentabilitas Bank Umum Syariah sesudah Spin-Off Berdasarkan Tipe Pemisahannya di Indonesia
Setiawan, Setiawan;
Sari, Ratna Maya
Amwaluna: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah Vol. 2 No. 1 (2018): Amwaluna: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah UNISBA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29313/amwaluna.v2i1.6271
Dalam penelitian ini akan dilakukan pembahasan terhadap 2 alternatif tipe pemisahan unit usaha syariah menjadi bank umum syariah, yaitu tipe pemisahan murni dan tidak murni, dengan mengambil studi kasus pada PT. Bank BNI Syariah, PT. Bank BJB Syariah, PT. Bank BRI Syariah dan PT. Bank BUKOPIN Syariah. Penelitian ini bersifat deskriptif dan proses analisis data akan dilakukan melalui beberapa tahap yaitu pengolahan data berdasarkan rasio rentabilitas (ROA, NOM dan NI), kemudian akan dilakukan uji menggunakan SPSS yaitu uji normalitas dan selanjutnya dilakukan uji beda menggunakan metode Mann-Whitney U Test. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa baik tipe pemisahan murni maupun tipe pemisahan tidak murni memiliki kualitas yang sama dalam hal produktivitas terhadap aset yang dimiliki, sehingga bank umum konvensional tidak perlu menghawatirkan pemilihan metode mana yang lebih baik diantara kedua tipe pemisahan (spin-off) yang tersedia.
Efektifitas Program CSR Salam Bris pada Peningkatan Kompetensi Mahasiswa di Laboratorium Bank Mini Syariah
Fauziah, Eva;
Senjiati, Ifa Hanifia;
Febriadi, Sandy Rizki
Amwaluna: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah Vol. 2 No. 1 (2018): Amwaluna: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah UNISBA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29313/amwaluna.v2i1.6272
Corporate Social Responsibility (CSR) bidang pendidikan telah menjadi perhatian perbankan syariah. Salah satu bentuk inovasi kegiatan CSR bidang pendidikan perbankan syariah adalah pemberian sofware aplikasi bank mini syariah untuk diterapkan di laboratorium bank mini syariah perguruan tinggi. Hasil menunjukkan bahwa Program CSR Salam BRIS di Bank BRI Syariah memenuhi tiga kriteria dari empat kriteria indikator program CSR yaitu memiliki rencana kegiatan, keterlibatan berbagai unit dan komponen dalam program tersebut, dan program berlandaskan kebijakan strategis. Kompetensi mahasiswa pada laboratorium Bank Mini Syariah di Perguruan Tinggi sebelum menggunakan program salamBris masuk kategori ragu-ragu karena belum pernah mengalami praktik magang atau kuliah kerja lapangan di perbankan. Adapun setelah memperoleh pembelajaran bank mini syariah dengan SalamBris memiliki nilai 81,67% (dalam kompetensi yang baik secara rata-rata. Artinya, salamBris memberikan peningkatan terhadap kompetensi mahasiswa di laboratorium bank mini syariah. Efektifitas Program CSR Salam BRIS terhadap peningkatan kompetensi mahasiswa di Laboratorium Bank Mini Syariah termasuk kategori cukup efektif berdasarkan penilaian perbandingan antara output dan input atau pre test dan post test. Adapun menggunakan perbandingan paired t-Test sample terdapat perbedaan antara sebelum dan sesudah pembelajaran menggunakan salam.
Analisis Perbandingan Pemberian Kredit Pemilikan Rumah (KPR) pada Bank Konvensional dengan Pembiayaan Murabahah (KPR) pada Bank Syariah
Satria, Muhammad Rizal;
Setiani, Tia
Amwaluna: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah Vol. 2 No. 1 (2018): Amwaluna: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah UNISBA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29313/amwaluna.v2i1.6273
This research tries to compare financing system of housing credit amongs to common bank and sharia bank. The purpose of this comparation is to know the differences of financing system of housing credit by Bank Jabar Banten (BJB) and Bank Jabar Syariah which used to be sample. People only know if common bank used interest as rates in return and sharia bank did not use it. The factors will be compared are conditions apply, proccess of housing credit applied, akad or initial requirements, calculation of installments, and treatment of customers who late on paying or paying before the time.
Eksistensi Filsafat Hukum Islam dalam Pengembangan Ekonomi Islam Indonesia
Sulistiani, Siska Lis
Amwaluna: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah Vol. 2 No. 1 (2018): Amwaluna: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah UNISBA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29313/amwaluna.v2i1.6274
Ekonomi islam saat ini menjadi sistem ekonomi yang banyak diminati bahkan oleh negara-negara maju sekalipun, yang membedakan dengan sistem ekonomi lainnya salah satunya adalah sumber hukum yang mendasari segala aktifitas ekonomi, dan dasar-dasar filosofis hukum islam lainnya yang menjadi landasan dalam pengembangan ekonomi Islam dimanapun dan dalam bentuk apapun, serta tidak boleh keluar dari koridor syariah. Kemaslahatan merupakan tujuan utama dalam aktifitas ekonomi Islam dan menjauhi semua bentuk kemadharatan. Melalui tulisan ini dengan metode penelitian kualitatif, dengan pendekatan yuridis normatif melalui studi kepustakaan. Sehingga dengan metode tersebut dapat digali nilai-nilai filosifis dalam pengembangan ekonomi islam di Indonesia.
Tinjauan Fikih Muamalah terhadap Akad Jual Beli dalam Transaksi Online pada Aplikasi Go-Food
Yunus, Muhammad;
Hamdani, Fahmi Fatwa Rosyadi Satria;
Shofia, Gusti Khairina
Amwaluna: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah Vol. 2 No. 1 (2018): Amwaluna: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah UNISBA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29313/amwaluna.v2i1.6275
Transaksi jual beli dalam Islam semakin berkembang seiring dengan semakin berkembangnya zaman dan teknologi. Hal ini tentunya menjadi tantangan bagi umat muslim untuk dapat lebih menelaah lebih jauh terhadap transaksi-transaksi yang sedang berkembang, salah satunya layanan go-food pada aplikasi go-jek. Apakah akad-akad dari pihak-pihak yang terkait sudah sesuai dengan syariat atau sebaliknya. Oleh karenanya penelitian ini bermaksud untuk mengetahui jenis-jenis akad yang terdapat dalam layanan go-food dalam aplikasi go-jek, serta pandangan Islam terhadap akad-akad tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatis dengan analisis konsep, di mana peneliti mengumpulkan sumber-sumber bacaan yang memiliki keterkaitan dengan bahasan yang sedang dikaji. Hasil dari penelitian ini, dijumpai bahwa akad sewa menyewa terjadi antara perusahaan go-jek dengan penyedia layanan / pengemudi ojek, antara perusahaan go-jek dengan penjual yang terdaftar dalam layanan go-food, dan antara perusahan go-jek dengan pengguna layanan. Akad jual beli terjadi antara pengguna layanan go-food dengan penjual makanan, dan antara penyedia layanan / pengemudi ojek dengan penjual yang terdaftar dalam layanan go-food. Sedangkan akad wakalah terjadi antara pengguna layanan go-food dengan penyedia layanan / pengemudi ojek.
Aplikasi Kaidah Fikih العادة محكمة dalam Bidang Muamalah
Fawzi, Ramdan
Amwaluna: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah Vol. 2 No. 1 (2018): Amwaluna: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah UNISBA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29313/amwaluna.v2i1.6276
Kaidah-kaidah fikih merupakan kaidah hukum yang berisfat menyeluruh yang mencakup semua bagian-bagiannya. Terdapat lima kaidah fikih asasi yang disepakati, salah satunya yaitu al-‘adat al-muhakkamah (adat itu bisa menjadi dasar dalam menetapkan suatu hukum) yang diambil dari kebiasaan-kebiasaan baik yang tumbuh dan berkembang di dalam masyarakat sehingga dapat dijadikan dasar dalam menetapkan suatu hukum sesuai dengan nilai-nilai yang berkembang di dalam masyarakat. Dengan menguasai kaidah-kaidah fiqh kita akan mengetahui benang merah yang menguasai fikih, karenanya menjadi titik temu dari masalah-masalah fikih, dan lebih arif di dalam menerapkan fikih dalam waktu dan tempat yang berbeda untuk kasus, adat kebiasaan, keadaan yang berlainan. Kaidah fikih asasi kelima adalah tentang adat atau kebiasaan, dalam bahasa Arab terdapat dua istilah yang berkenaan dengan kebiasaan yaitu al-‘adat dan al-‘urf. Adat adalah suatu perbuatan atau perkataan yang terus menerus dilakukan oleh manusia lantaran dapat diterima akal dan secara kontinyu manusia mau mengulanginya. Sedangkan ‘Urf ialah sesuatu perbuatan atau perkataan dimana jiwa merasakan suatu ketenangan dalam mengerjakannya karena sudah sejalan dengan logika dan dapat diterima oleh watak kemanusiaannya dalam berbabagi kebiasaan termasuk dalam bermuamalah. Kendati, demikian adat –istiadat atau kebiasaan yang dapat dilegitimasi oleh syariat adalah adat-istiada yang shahih, bukan yang fasid.
Pengukuran Kinerja Bank Umum Syariah di Indonesia berdasarkan Sharia Maqashid Index (SMI)
Cakhyaneu, Aneu
Amwaluna: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah Vol. 2 No. 2 (2018): Amwaluna: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah UNISBA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29313/amwaluna.v2i1.6355
Perbankan syariah di Indonesia berkembang sangat begitu pesat. Namun perkembangan tersebut nampaknya belum diimbangi dengan adanya pengukuran kinerja keuangan yang sesuai dengan tujuan syariah. Pengukuran kinerja bank syariah yang masih banyak digunakan saat ini masih terbatas pada pengukuran kinerja konvensional yang hanya menilai performance dari segi keuangan semata. Dengan demikian perlu adanya upaya pengukuran kinerja perbankan yang tidak hanya mengukur penilaian dari segi keuangan saja tetapi dinilai juga dari pencapaian tujuan syariah atau maqashid syariah untuk menciptakan kemaslahatan umat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja bank umum syariah berdasarkan Sharia Maqashid Index (SMI) dengan menggunakan Simple Additive Weighthing Method (SAW) yang dilakukan terhadap dua belas bank umum syariah di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lima bank yang memiliki Sharia Maqashid Index tertinggi berturut turut adalah Bank Syariah Mandiri, Panin Bank Syariah, Bank Mega Syariah, BNI Syariah dan Bank Muamalat Indonesia.
Analisis Peluang dan Tantangan Lembaga Keuangan Syariah untuk Meningkatkan Daya Saing Menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN
Hidayat, Yayat Rahmat
Amwaluna: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah Vol. 2 No. 2 (2018): Amwaluna: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah UNISBA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29313/amwaluna.v2i1.6356
Indonesia has a big potential in the development economic of sharia, it has a large number of Muslim population and abundant natural resources that can be used as an underlying transaction in sharia economy. But lots of obstacles has been faced by Indonesia while developing its sharia economy so that they have low competitiveness compared with conventional financial institutions and sharia financial institutions from other ASEAN countries, especially Malaysia. Obstacles that were mentioned are the lack of human resources sharia economy in both quantity and quality, the lack of knowledge and awareness in economic sharia, the lack of innovation and product differentiation, and lack of support from either government regulation or the issuance of capital. It is necessary to provide efforts and strategies to improve the sharia economic competitiveness in order to win the competition at the ASEAN Economic Community (AEC). Efforts and strategies may include the improvement of human resources in both quality and quantity, socialization and education in the community, service improvement and product differentiation, and the support from all of the stakeholders.