cover
Contact Name
Weli Arjuna
Contact Email
info@iainh.ac.id
Phone
+628562646111
Journal Mail Official
matlubaiainh@gmail.com
Editorial Address
Kediri, Kec. Kediri, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, Kab. Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat, 83362
Location
Kab. lombok barat,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Budaya Arab
ISSN : -     EISSN : 30642345     DOI : 10.57215
Core Subject : Education,
MATLUBA (Markaz Talim Lughah Al Arabiyah) adalah Jurnal Pendidikan Bahasa dan Budaya Arab oleh Prodi Pendidikan Bahasa Arab Institut Agama Islam Nurul Hakim yang diterbitkan 2 kali dalam setahun pada bulan Mei dan November. Kami mengundang akademisi, praktisi, guru, dan peneliti yang tertarik dalam bidang pendidikan bahasa, sastra dan budaya Arab untuk mengirimkan naskah penelitian orisinil dan terbaiknya.
Articles 27 Documents
EFEKTIVITAS METODE PERMAINAN EDUKATIF SEBAGAI UPAYA MENGATASI KESULITAN BELAJAR BAHASA ARAB DI KELAS VII-B MTS AS’ADIYAH PUTRI: Metode permainan edukatif Bahasa Aarab Sulfiani. M Muliadi
Matluba: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Budaya Arab Vol 1 No 4 (2024): MATLUBA JURNAL PENDIDIKAN BAHASA DAN BUDAYA ARAB
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Agama Islam Nurul Hakim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57215/matluba.v1i4.457

Abstract

This study uses a quantitative research type with an experimental method that aims to: 1) Determine the educational game method in overcoming difficulties in learning Arabic in class VII-B MTS As'Adiyah Putri, Sengkang center. 2) Determine the effectiveness of the educational game method to overcome difficulties in learning Arabic in class VII-B MTS As'Adiyah Putri, Sengkang center. The population in this study were students of class VII-B MTs As'Adiyah Putri, Sengkang center with samples taken non-randomly which determined special characteristics according to the research objectives of 26 students in one class through two variables, namely variable X in the form of educational game methods and variable Y in the form of student learning outcomes. This study shows that, 1. The analysis carried out by the researcher can be seen that the initial ability of students in learning obtained from the pre-test is in the very low category, namely 44.34 and the post-test is in the very high category, namely 84.38. 2. After conducting learning for 2 meetings by implementing 3 educational game methods, namely chain stories, guessing pictures, and qumi qumi, it can be seen that the students' abilities have increased and they no longer have difficulties in learning Arabic.
Pendekatan Kontekstual dalam Pembelajaran Bahasa Arab untuk Meningkatkan Keterampilan Komunikasi Siswa Farah Nur Jihan; Zuhrotul Mufidah
Matluba: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Budaya Arab Vol 1 No 4 (2024): MATLUBA JURNAL PENDIDIKAN BAHASA DAN BUDAYA ARAB
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Agama Islam Nurul Hakim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57215/matluba.v1i4.465

Abstract

This study explores the effectiveness of contextual approaches in Arabic language learning to enhance students' communication skills. Utilizing a case study method at a junior high school in city Surabaya, the study involved 30 eighth-grade students and their Arabic language teacher. Data were collected through participatory observation, in-depth interviews, and document analysis. The results indicate that the contextual approach can create a more dynamic and interactive learning environment, increase students' motivation and interest, and improve their communication skills. However, challenges such as limited time, resources, and varying student abilities require additional support from schools and communities. This research makes a significant contribution to the development of language learning theory and practice, emphasizing the importance of sustained support for teachers and the use of technology in contextual learning. Recommendations include continuous training for teachers, differentiated instruction, and community collaboration to enrich the learning context.  
Peran Guru dalam Meningkatkan Minat dan Prestasi Siswa dalam Pembelajaran Bahasa Arab Aisyah; Muhammad Rido’i
Matluba: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Budaya Arab Vol 1 No 4 (2024): MATLUBA JURNAL PENDIDIKAN BAHASA DAN BUDAYA ARAB
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Agama Islam Nurul Hakim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57215/matluba.v1i4.466

Abstract

This study investigates the role of Fus'ha (Modern Standard Arabic) and local dialects in Arabic language education, focusing on the integration of both forms in various educational contexts in Egypt, Morocco, Lebanon, and the United Arab Emirates. Data was collected through in-depth interviews, classroom observations, and document analysis from several educational institutions. The findings reveal that a balanced approach incorporating both Fus'ha and dialects significantly enhances linguistic competence and social integration. However, challenges such as insufficient teaching materials for dialects and differing perceptions about their importance persist. Technology and cultural integration emerge as crucial tools in addressing these challenges. The study highlights the need for comprehensive curricula, innovative pedagogical strategies, and further research to develop effective teaching materials and understand long-term impacts on learners' linguistic and communicative abilities. By adopting a holistic approach that values linguistic and cultural diversity, Arabic language education can be made more effective and meaningful.
Menguasai Nahwu dan Shorof: Fondasi Penting dalam Pembelajaran Bahasa Arab Modern di Sekolah Dasar Mas'ud; Syifaul Adhimah
Matluba: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Budaya Arab Vol 1 No 4 (2024): MATLUBA JURNAL PENDIDIKAN BAHASA DAN BUDAYA ARAB
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Agama Islam Nurul Hakim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57215/matluba.v1i4.469

Abstract

This research explores the effectiveness of teaching Nahwu and Shorof in Arabic language learning at elementary schools using thematic approaches and interactive technology. The results show a significant improvement in students' Arabic language abilities, as well as positive experiences from both teachers and students. The post-test scores were significantly higher than the pre-test scores, indicating the effectiveness of the new teaching methods. Interviews and classroom observations revealed that thematic and technological approaches make learning more engaging and relevant, thus enhancing students' motivation and participation. Teachers reported that despite the challenges in preparing materials and using technology, the benefits were substantial. The study suggests practical recommendations for integrating thematic and interactive technological approaches into the curriculum to make Arabic language learning more engaging and effective. However, it highlights the need for adequate support from schools, including preparation time, professional training for teachers, and access to technological devices. Overall, the study concludes that with the right approach and sufficient support, teaching Nahwu and Shorof can provide a solid foundation in Arabic language learning, helping students not only master the language but also develop critical and analytical thinking skills through a deep understanding of grammar.
ترقية مهارة الكلام بالطريقة الحوارية في الصف الأول المتوسط بمعهد المدني كوريفان الشمالية لومبوك الغربية Wira Purwata
Matluba: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Budaya Arab Vol 1 No 4 (2024): MATLUBA JURNAL PENDIDIKAN BAHASA DAN BUDAYA ARAB
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Agama Islam Nurul Hakim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57215/matluba.v1i4.481

Abstract

Pada dasarnya, bahasa memiki empat kopetensi (skill) dasar yaitu : kemampuan berbicara, kemampuan mendengar, kemampuan menulis, dan kemampuan membaca. Dalam suatu kemampuan atau keterampilan dapat memungkinkan seseorang memahami bahasa yang digunakan secara lisan oleh lawan bicaranya. Hal ini dikarenakan bahwa kemampuan berbicara merupakan gambaran proses dasar linguistik yag diperlukan dan harus dimiliki oleh seseorang yang ingin belajar bahasa asing. Kemampuan berbahasa tersebut mewakili seorang anak yang menggunakan bahasa ibu (bahasa keseharian). Pada tahap awal, anak dapat mendengar bahasa dari orang-orang di sekitarnya, kemudian mencoba berbicara, kemudian menuangkannya dalam membaca dan menulis. Karena banyaknya komunikasi lisan, keterampilan dan kemampuan ini tampaknya penting untuk dimiliki oleh setiap pengguna bahasa. Oleh karena itu, keterampilan berbicara merupakan suatu hal yang penting dan sangat diperlukan dalam pengajaran bahasa Arab pada khususnya. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: Bagaimana pengaruh pengembangan keterampilan berbicara dengan metode dialogis di Pondok Al-Madani Pelulan? Disamping itu, Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif, sedangkan jenis penelitian yang peneliti gunakan adalah penelitian eksperimen, yaitu penelitian yang menyelidiki keterampilan berbicara bahasa Arab dengan memperhatikan satu atau lebih variabel, kemudian lebih banyak membentuk kelompok eksperimen dan membandingkan hasilnya dengan kelompok yang tidak memberi penangan solusi terhadap permasalahan yang dilakukan pada tahun ajaran 2023-2024. Berdasarkan analisis data yang diperoleh bahwa permasalahan paling umum dalam keterampilan berbicara adalah kurangnya kosakata dan latihan antara siswa dan guru. Supaya terjalin efektivitas proses pengajaran dapat berjalan dengan baik maka dibutuhkan atensi totalitas guru. Disamping itu pengembangan lebih lanjut keterampilan berbicara di pondok al-Madani Pelulan melalui hafalan kosakata dan penerapannya bersama guru. Guru yang menggunakan metode dialog adalah metode yang mencakup penerapan dan latihan bahasa dalam bentuk dialog, khotbah, atau lainnya. Adanya penerapan metode dialogis tersebut dapat meningkatkan kemampuan berbicara bahasa Arab pada siswa kelas VII SMP di Pondok Almadani Pelulan Lombok Barat Tahun Pelajaran 2023. Hal ini berdasarkan perbandingan antara skor r hitung dengan skor r tabel, sehingga diketahui skor r hitung ≥ skor r tabel atau 0,456 ≥ 0,349. Dipastikan hipotesis alternatif (Ha) diterima dan hipotesis nol (Ho) ditolak. Tingkat signifikansi kemampuan berbicara bahasa Arab siswa kelas VII SMP di Pondok Al-Madani Pelulan Lombok Barat tahun ajaran 2023 diketahui dari hasil t hitung ≥ t tabel, atau 2,808 ≥ 1,697 Kemampuan berbicara siswa kelas VII kelas menengah di pondok Al-Madani Palulan Lombok Barat tahun ajaran 2023 adalah signifikan dan tergolong dalam kategori cukup, dengan nilai koefisien korelasi sebesar 20,70%.
Pengembangan Bahasa Arab dan Wisata Halal di Lombok Ali Fathurrahman
Matluba: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Budaya Arab Vol 1 No 4 (2024): MATLUBA JURNAL PENDIDIKAN BAHASA DAN BUDAYA ARAB
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Agama Islam Nurul Hakim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57215/matluba.v1i4.497

Abstract

Abstrak Pengembangan bahasa Arab dan wisata halal di Lombok dikembangkan karena kebutuhan pendidikan dan pasar pariwisata nasional dan global yang semakin pesat serta sebagai bentuk langkah dalam mengembangkan pendidikan dan wisata yang bermutu. Keseriusan Pemda NTB dalam mengembangkan bahasa Arab di berbagai lembaga pendidikan dan wisata halal ini dibuktikan melalui pengesahan Peraturan Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat Nomor 2 Tahun 2016 tentang Pariwisata Halal. Brand wisata halal ini sepertinya cukup berhasil, karena statistik kunjungan wisatawan ke Lombok menunjukkan peningkatan. Sebagai daerah yang mengembangkan wisata halal, tentu Pemda NTB harus memprioritaskan bahasa Arab sebagai bahasa komunikasi untuk memberikan pelayanan maksimal terhadap para wisatawan mancanegara yang mayoritas beragama Islam, dan berkomunikasi dengan bahasa Arab. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan berbahasa Arab pramuwisata yang ada di Pulau Lombok. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan model penelitian lapangan (field research). Hasil penelitian menunjukan jika kemampuan berbahasa Arab pramuwisata di Pulau Lombok masih sangat rendah, dan hal ini disebabkan karena masih minimnya pelatihan-pelatihan yang dilakukan oleh Pemda NTB sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan wisata halal. Oleh sebab itu,pemerintah daerah harus bekerjasama dengan berbagai Pendidikan yang mengakomudasi Bahasa arab dalam proses pendidikannya untuk meningkatkan kemampuan Bahasa arab bagi para Pramuwisata,terutama pesantren-pesantren di Nusa Tenggara Barat. Kata kunci: Pengembangan Bahasa Arab, Wisata Halal, dan Pulau Lombok.
Development of Scrabble Game for Learning Arabic Vocabularies in Al-Kautsar Junior High School of Malang Wilda Rihlasyita
Matluba: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Budaya Arab Vol 1 No 4 (2024): MATLUBA JURNAL PENDIDIKAN BAHASA DAN BUDAYA ARAB
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Agama Islam Nurul Hakim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57215/matluba.v1i4.498

Abstract

This essay describe about the developing of Scrabble Game as a media of leraning Arabic vocabularies. As we know that learning vocabularies is one of the necessity in language learning, especially in learning Arabic language. The purpose of learning vocabularies not only to memorize the vocabularies, but also to use it, both in speaking or writing skill of the students. Professional teacher should teach their students using many kinds of learning media. One of learning media that often used in learning activity is using game. The using of game, especially in Arabic language learning is effective because it can help students to think concretely and it can make them feel happy along the learning activities. Scrabble is one games in learning language in which played by two to four players by placing tiles (each bearing a single letter) into a game board which is divided into a 15×15 grid of squares. This game is suitable with the purpose of learning vocabularies, because it can exercise the students to make a word (vocabulary), based on the material that they have learned. This game is very popular and famous, especially in English version. Moreover, there is also an International championship of English Scrabble game in the word. But in another countries, in which majority of the society learn Arabic language, include Indonesia, this game haven’t popular yet. So, in this paper, the writer will describe the developing of Arabic Scrabble game and the effectiveness of using this game in learning Arabic vocabularies.

Page 3 of 3 | Total Record : 27