cover
Contact Name
Bertung Suryadharma
Contact Email
suryadharma@unej.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jpsti@unej.ac.id
Editorial Address
LP2M Universitas Jember Jl. Kalimantan No.37, Krajan Timur, Sumbersari, Kec. Sumbersari, Kabupaten Jember, Jawa Timur 68121
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Penelitian Sains dan Teknologi Indonesia
Published by Universitas Jember
ISSN : -     EISSN : 29878039     DOI : https://doi.org/10.19184/jpsti.v1i2.223
Jurnal Penelitian Sains dan Teknologi Indonesia (JPSTI) (ISSN : 2987-8039 online - Elektronik) merupakan media ilmiah yang dikelola oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Jember, memuat artikel hasil kajian-kajian penelitian maupun kajian kritis. JPSTI UNEJ diterbitkan setahun dua kali, yaitu pada bulan Juni dan Desember pada setiap tahunnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 53 Documents
PENGENDALIAN KUALITAS PADA AGROINDUSTRI GULA DENGAN METODE FAILURE MODE AND EFFECT ANALYISIS (FMEA) DI KABUPATEN BONDOWOSO Mahardika, Nidya Shara; Tyas, Putri Nikita Aprilia Aruming; Adila, Hifdzil
Jurnal Penelitian Sains dan Teknologi Indonesia Vol 2 No 2 (2023): Jurnal Penelitian Sains dan Teknologi Indonesia (JPSTI)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jpsti.v2i2.746

Abstract

The sugar agroindustry in Bondowoso, particularly PG Pradjekan, is a part of the business unit of PTPN XI that focuses on sugarcane processing. Its main product is white crystalline sugar, which must adhere to the Indonesian National Standard (SNI), with quality characteristics measured through sugar solution color (ICUMSA) and Grain Size (BJB). The quality of the produced white crystalline sugar is maintained through a monitoring process to ensure compliance with government-established standards.Quality monitoring involves control over ICUMSA and BJB, with the understanding that a smaller BJB results in a whiter ICUMSA, indicating better quality. The efforts in quality control aim to assist the company in maintaining and enhancing product quality in accordance with government standards. The company's target is to achieve zero defects, with a tolerance of 0.5%.Data from the milling process in 2022 at PG Pradjekan recorded sugar production of 16,693 tons. However, there was a defect rate of 0.92% of the total production, equivalent to 155 tons. These defects incur losses for the company as rejected products undergo reprocessing, leading to increased costs and prolonged production time. Therefore, improving quality control is crucial to reducing defect rates and enhancing overall production efficiency.
STRATEGI PENGELOLAAN RISIKO RANTAI PASOK KOMODITI CABAI MERAH BESAR DI KABUPATEN JEMBER Handayani, Essa Tri; Amilia, Winda; Suryaningrat, Ida Bagus; Yuliyana, Ida Alfi
Jurnal Penelitian Sains dan Teknologi Indonesia Vol 2 No 2 (2023): Jurnal Penelitian Sains dan Teknologi Indonesia (JPSTI)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jpsti.v2i2.747

Abstract

Cabai merah (Capsicum annum L.) merupakan salah satu jenis komoditas hortikultura dengan tingkat konsumsi dan produksi yang tinggi. Kabupaten Jember merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Jawa Timur yang budidaya cabai merah berukuran cukup tinggi. Hasil pengamatan awal di lapangan menunjukkan bahwa beberapa permasalahan telah terjadi, seperti ketidakseimbangan distribusi risiko di antara pelaku rantai pasok. Petani sebagai pelaku utama dalam rantai pasok memiliki risiko gagal panen tertinggi akibat ketidakpastian musiman. Analisis dan evaluasi rantai pasok akan memberikan informasi mengenai permasalahan yang terdapat dalam rantai pasok, yang kemudian akan mengidentifikasi risiko penyebab rantai pasok menjadi kurang optimal dan menentukan arah perbaikan rantai pasok cabai merah besar secara berkelanjutan, efektif, dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk meminimalisir atau menghilangkan dampak risiko yang terjadi selama kegiatan rantai pasok cabai merah besar di Kecamatan Ambulu. Penelitian ini dilakukan dengan menerapkan model SCOR untuk pemetaan aktivitas rantai pasok dan model House Of Risk (HOR) untuk manajemen risiko rantai pasok. Hasil identifikasi menunjukkan bahwa kegiatan rantai pasok cabai merah besar di Kabupaten Ambulu memiliki empat pola kegiatan, kemudian terdapat 28 kejadian risiko dan 24 agen risiko yang terjadi pada kegiatan rantai pasok besar cabai merah. Berdasarkan hasil perhitungan, hasilnya berupa tujuh strategi manajemen risiko dalam rantai pasok cabai merah besar yang terdiri dari melakukan evaluasi rutin, pemilihan pestisida yang tepat, kerja sama dengan pemerintah daerah, melakukan perawatan rutin pada tanaman, melatih pekerja, manajemen pertanian, dan penyuluhan pemilihan benih yang tepat kepada petani.
PENGERINGAN KACANG TANAH MENGGUNAKAN MESIN PENGERING TIPE RAK HORIZONTAL (MULTI SMART SEED DRAYER) Adila, Hifdzil; Indarto; Damion, Deka
Jurnal Penelitian Sains dan Teknologi Indonesia Vol 2 No 2 (2023): Jurnal Penelitian Sains dan Teknologi Indonesia (JPSTI)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jpsti.v2i2.749

Abstract

Kacang tanah merupakan produk holtikultura yang memiliki kandungan nutrisi yang tinggi, namun kacang tanah bersifat semi perishable sehingga memiliki umur simpan yang tidak lama. Kandungan air yang tinggi yang ada pada kacang tanah dapat dikurangi dengan pengeringan. Metode pengeringan menggunakan mesin pengering tipe rak horizontal mampu mengoptimalkan proses pengeringan khususnya pada benih karena dapat dilakukan pada waktu yang diinginkan sehingga kacang tanah dapat memiliki umur simpan yang lebih panjang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh mesin pengering tipe rak horizontal terhadap karakteristik pengeringan benih kacang tanah berupa kadar air, laju pengeringan serta perbedaan suhu, kelembapan dan lama waktu pengeringan. Metode penelitian yang dilakukan yaitu dengan menggunakan mesin pengering tipe rak dengan memanfaatkan prinsip kerja dari mesin MSSD (Multi Seed Smart Drayer) dan dilakaukan pengukuran kadar air awal menggunakan metode gravimetri. Data perubahan massa benih kemudian dianalisis sehingga didapatkan data penurunan kadar air, laju pengeringan. Data suhu dan kelembapan didapat dari data logger. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan, nilai karakteristik pengeringan biji kacang tanah serta perubahan suhu dan kelembapan menunjukkan perbedaan nilai pada setiap rak. Setelah dilakukan pengeringan selama 6 jam, kadar air awal benih kacang tanah yang bernilai 23,80% berkurang dengan nilai 17,20%.
Physical Quality of Lemongrass Powder (Cymbopogon citratus L.) From Microwave Oven Drying Purbasari, Dian; Ariestasya, Salsabila Rafida
Jurnal Penelitian Sains dan Teknologi Indonesia Vol 2 No 2 (2023): Jurnal Penelitian Sains dan Teknologi Indonesia (JPSTI)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jpsti.v2i2.750

Abstract

Serai dapur (Cymbopogon citratus L.) dapat dikenal sebagai tanaman herbal yang memiliki banyak manfaat. Selain itu, serai dapur juga dapat digunakan untuk memberikan cita rasa yang khas pada suatu masakan. Penggunaan serai pada suatu makanan dapat dilakukan secara langsung dalam keadaan segar ke dalam masakan. Penggunaan serai dapur dalam bentuk yang segar dapat dikatakan kurang praktis dan tidak dapat disimpan dalam waktu yang lama. Hal yang dapat dilakukan untuk memperpanjang masa simpan serai salah satunya adalah dengan cara mengolah serai segar menjadi bubuk serai. Oleh karena itu, salah satu penanganan yang tepat untuk memperoleh mutu produk dengan kualitas baik dan mengurangi kerusakan yaitu dengan cara melakukan  proses pengeringan menggunakan microwave. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui mutu fisik bubuk serai dapur hasil pengeringan microwave dan mempelajari hubungan daya microwave dan durasi penepungan yang berbeda terhadap mutu fisik bubuk serai dapur. Hasil penelitian menunjukan kadar air serai segar berkisar 85,928 – 87,208 % sedangkan kadar air  bubuk serai dapur berkisar 5,876 – 9,728%. Serai dapur yang sudah melalui proses pengeringan dan penepungan selanjutnya dilakukan proses pengayakan menggunakan ayakan 60 mesh. Bubuk serai dapur yang lolos ayakan kemudian diukur mutu fisiknya. Mutu fisik bubuk serai dapur yang dihasilkan yaitu mutu fisik bubuk serai yang dihasilkan yaitu memiliki tingkat kecerahan (L) berkisar antara 78,48-90,87 ; tingkat kemerahan (a) berkisar antara -0,49 sampai – 1,45; tingkat kekuningan (b) berkisar antara 0,22 – 3,62; densitas curah berkisar antara 0,41 – 0,48 g/cm3; aktivitas air berkisar antara 0,33-0,40. Berdasarkan hasil analisis statistik, mutu fisik bubuk serai dapur dengan kombinasi perlakuan terbaik diperoleh pada perlakuan perbedaan daya microwave.
KANDUNGAN KARBOHIDRAT BUAH ALPUKAT CIPEDAK BERDASARKAN NILAI ABSORBANSI DENGAN MENGGUNAKAN SPEKTROFOTOMETER UV-VIS Berlianti, Nindha Ayu; Nikmah, Tia Frida Khoirun; Misto
Jurnal Penelitian Sains dan Teknologi Indonesia Vol 2 No 2 (2023): Jurnal Penelitian Sains dan Teknologi Indonesia (JPSTI)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jpsti.v2i2.751

Abstract

Avocados are one of the important fruit commodities in the world because they have quite high nutritional content. Indonesia is the country with the 5th largest avocado cultivation in the world. Cipedak avocados have recently become popular in cultivation among Indonesian people because they have the advantage of sweet and sticky fruit texture, short productivity, and also their medium size of around 400-600 grams. Avocados have bioactive components such as vitamin C, protein, fiber and carbohydrates. Carbohydrates are the main source for the human body. Carbohydrates contribute 4 kcal. This research aims to measure carbohydrate levels in half-ripe and ripe Cipedak avocados, because the fruit ripening process results in changes in the texture, color and chemical composition of the fruit. Semi-ripe avocados are aged for 5 days, while ripe avocados are aged for 8 days. This analysis uses a UV-Vis spectrophotometer with a maximum wavelength. The wavelength used is 575 nm. The results obtained in this study were that ripe fruit had higher carbohydrate levels compared to half-ripe fruit.
ANALISIS PERFORMA MODEL LIGHTGBM DALAM PREDIKSI INTENSITAS HUJAN WILAYAH STASIUN METEOROLOGI KELAS 1 KUALANAMU Kurniawan, Didik; Hidayat, Farhan Oktaviansyah; Saputra, Agung Hari
Jurnal Penelitian Sains dan Teknologi Indonesia Vol 3 No 1 (2024): Jurnal Penelitian Sains dan Teknologi Indonesia (JPSTI)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jpsti.v3i1.776

Abstract

The intensity of rain or rainfall that occurs is influenced by various weather parameters and it plays a big role for the community. Therefore, information related to rain intensity is very important, there is a need for the availability of information related to this. This study aims to analyze the performance of Machine Learning using the Light Gradient Boosting Machine model in predicting the intensity of rainfall in the Kualanamu Meteorological Station area during the 2018-2022 time span. Historical data collection is done through synoptic data collection that has been issued by Kualanamu class 1 Meteorological Station. Several matrix evaluations are used in the form of Accuracy, AUC (Area Under the Curve), Recall, Precision, and F1 Score. The matrix evaluation is able to produce detailed evaluation calculations and is able to measure how well the model works. Then the average value of the matrix evaluation is 0.7251 for accuracy, 0.8122 for AUC, 0.7251 for Recall, 0.7236 for Precision and 0.7231 for F1 Score. Based on the results obtained, the Light Gradient Boosting Machine model is able to provide good rain intensity prediction results but there is a need for further analysis in the model development stage, focusing on reducing the error rate and increasing prediction accuracy so as to make a significant contribution to the planning and decision-making process related to weather conditions.
EFEKTIVITAS LIMBAH AMPAS TEBU (Saccharum Officinarum L.) SEBAGAI ADSORBEN DENGAN METODE PIROLISIS UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS AIR LIMBAH INDUSTRI GULA Adila, Hifdzil; Wisnu, Wiliam; Handayani, Essa Tri; Fathin, Hafizhah Rana; Rusdianto, Andrew Setiawan
Jurnal Penelitian Sains dan Teknologi Indonesia Vol 3 No 1 (2024): Jurnal Penelitian Sains dan Teknologi Indonesia (JPSTI)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jpsti.v3i1.779

Abstract

Sugarcane bagasse is a by-product of the sugar industry which contains high levels of cellulose which can be used in making adsorbents. Another by-product of the sugar industry is liquid waste which contains dangerous pollutants which can damage river ecosystems, sugarcane bagasse adsorbent can be used to overcome river pollution caused by sugar industry wastewater, the process of making sugarcane bagasse adsorbent using the pyrolysis method is considered more effective because This method can convert long lignocellulosic chains into active carbon, so this research aims to determine the effectiveness of sugarcane bagasse adsorbents made using the pyrolysis method in dealing with river pollution caused by wastewater. The research method used is the gravimetric method for measuring water content and ash content, and the calculation method for measuring pH values ​​and yield. The analysis used is analysis of water content, ash content, pH and yield which will later be compared with charcoal standards according to SNI 06-4369-1995. The research results showed that the water content and ash content values ​​were 13.92% and 8.05%, which met the SNI 06-3730-1995 standard regarding activated charcoal. Apart from that, the pH value was obtained at 9.91 and the yield was 5.80%, where this value was influenced by the activation of activated charcoal and the pyrolysis process that occurred in the bagasse.
ANALISIS TEKNIS DAN EKONOMIS PENGGUNAAN ALAT VAPOUR LINE JUICE HEATER (VLJH) DI STASIUN PEMURNIAN (STUDI KASUS PABRIK GULA PRADJEKAN) Wulandari, Fitri; Kuswardhani, Nita; Rusdianto, Andrew Setiawan
Jurnal Penelitian Sains dan Teknologi Indonesia Vol 3 No 1 (2024): Jurnal Penelitian Sains dan Teknologi Indonesia (JPSTI)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jpsti.v3i1.788

Abstract

Pabrik Gula (PG) Pradjekan merupakan salah satu industri gula dibawah naungan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang tergabung di PT Sinergi Gula Nusantara (PT SGN) yang terletak di Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur. PG Pradjekan dikenal sebagai industri yang memasok energinya sendiri yang berasal dari hasil samping penggilingan tebu berupa Ampas tebu (Bagasse) di Stasiun Boiler. Proses produksi gula membutuhkan jumlah uap yang sangat besar sehingga diperlukan efisiensi dalam penggunaan uap tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah mengefisienkan penggunaan uap menggunakan Vapour Line Juice Heater (VLJH) di Stasiun Pemurnian dan menghitung nilai ekonomis penghematan bahan bakar yang digunakan dengan penggunaan Vapour Line Juice Heater (VLJH). Hasil penelitian analisa teknis menunjukkan bahwa penggunaan VLJH dapat menurunkan penggunaan uap sebesar 2,49 ton/jam atau setara penggunaan ampas 341,10 ton yang senilai Rp170.547.765 selama 120 hari. Parameter yang digunakan untuk meninjau investasi tersebut menggunakan metode Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), dan Payback Period (PP). Dari analisa yang didapatkan bahwa nilai NPV > 0 sebesar Rp441.981.119, perhitungan nilai IRR 53,98% > 12% yang berarti bahwa tingkat pengembalian investasi pemasangan VLJH ini lebih besar dari asumsi tingkat suku bunga tertinggi dan perhitungan nilai PP selama 1,47 tahun dari umur ekonomis VLJH selama 8 tahun.
Perancangan Ulang Desain Kemasan Bagiak Oreng Osing Oleh-Oleh Khas Banyuwangi Menggnakan Metode Quality Function Deployment (QFD) Emilia, Devi Sisca; Amilia, Winda; Rudianto, Andrew Setiawan
Jurnal Penelitian Sains dan Teknologi Indonesia Vol 3 No 1 (2024): Jurnal Penelitian Sains dan Teknologi Indonesia (JPSTI)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jpsti.v3i1.800

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mendesain ulang kemasan sekunder oleholeh khas Banyuwangi yaitu bagiak Oreng Osing. Kemasan yang dimiliki bagiak Oreng Osing kurang menarik dari segi tata letak penulisan, warna yang kurang sesuai dengan produk yang dikemas, bahan kemasan yang digunakan mudah tergores/rusak dan kurang kuat sehingga mengakibatkan produk yang dikemas kurang terlindungi. Metode Quality Function Deployment (QFD) digunakan untuk melakukan pengembangan produk melalui perancangan kemasan dan desain kemasan dengan cara menyatukan apa yang konsumen inginkan dan apa yang dapat dilakukan produsen untuk memenuhi keinginan konsumen tersebut. Analisis QFD dilakukan dengan fokus pada aspek warna, bahan, ukuran, bentuk, merek/brand dan label. Hasil penelitian menunjukkan bahwa atribut kebutuhan yang paling diinginkan oleh konsumen terkait dengan kemampuan kemasan dalam melindungi produk, dengan nilai tertinggi pada atribut tersebut mencapai 3,92. Meskipun demikian, analisis juga mengungkapkan beberapa aspek desain kemasan yang belum sepenuhnya memenuhi harapan konsumen. Melalui partisipasi konsumen, evaluasi pesaing, dan implementasi teknologi inovatif, perancangan ulang kemasan ini bertujuan untuk menciptakan desain yang lebih memikat dan memenuhi ekspektasi konsumen. Melalui penelitian ini, diharapkan perancangan ulang desain kemasan Bagiak Oreng Osing dapat meningkatkan daya saing produk di pasar dan memberikan kontribusi positif terhadap kepuasan konsumen.
A Karakteristik Tahu Sutra dengan Edible Coating Kitosan Selama Penyipanan Ula, Dina Hanifatul; Rusdianto, Andrew Setiawan; Amilia, Winda
Jurnal Penelitian Sains dan Teknologi Indonesia Vol 3 No 1 (2024): Jurnal Penelitian Sains dan Teknologi Indonesia (JPSTI)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jpsti.v3i1.808

Abstract

Tahu sutra merupakan makanan berbahan dasar kacang kedelai yang banyak dikonsumsi masyarakat Indonesia. Namun tahu sutra merupakan bahan pangan yang high perishable atau cepat rusak, hal ini menyebabkan tahu sutra tidak dapat bertahan lama. Tindakan pengawetan pada tahu sutra diperlukan agar umur simpan dan tingkat ketahanan tahu sutra menjadi lebih lama. Salah satu cara pengawetan alami tahu sutra menggunakan kitosan sebagai edible coating. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui perlakuan terbaik dalam pengaplikasian edible coating kitosan dengan mengeksplor karakteristik tahu sutra selama penyimpanan untuk memperpanjang umur simpan tahu sutra. Penelitian ini dirancang menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan dua faktor terdiri atas 10 perlakuan dan pengulangan 3 kali. Perlakuan yang diaplikasikan yaitu menggunakan variasi konsentrasi kitosan 0,5%, 1%, dan 1,5% serta menggunakan waktu perendaman 5, 10, dan 15 menit. Hasil penelitian menunjukkan pemberian edible coating kitosan pada tahu sutra dengan variasi konsentrasi dan lama perendaman menghasilkan karakteristik tahu sutra yang berbeda-beda, berdasarkan hasil uji warna, kadar air, pH, dan organoleptik. Jenis perlakuan terbaik berdasarkan uji indeks efektivitas adalah tahu sutra 1%; 10'  yaitu tahu sutra dengan konsentrasi kitosan 1% dan lama perendaman 10 menit dengan nilai hasil sebesar 0,823. Tahu sutra 1%; 10'  pada hari ke-8 memiliki hasil pengujian warna L: 90,8; warna b: 11,5; kadar air: 73,34%; pH: 5,54; organoleptik warna: skor 6; organoleptik aroma: skor 6; organoleptik tekstur: skor 5,5; dan organoleptik keseluruhan: skor 6.