cover
Contact Name
Monica Lintang
Contact Email
monic5304@students.unnes.ac.id
Phone
+628128154253
Journal Mail Official
monic5304@students.unnes.ac.id
Editorial Address
Sekaran, Gunung Pati, Semarang City, Central Java 50229
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Pengabdian Seni
ISSN : 27744787     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pengabdian Seni is a journal published by Institute of Research and Community Service, Indonesia Institute of the Art Yogyakarta. Published for the first time in 2020, Jurnal Pengabdian Seni is a journal of community service activities that have never been published both in the form of online and print articles. Jurnal Pengabdian Seni has online and print versions. The publication schedule is twice a year in May and November.
Articles 88 Documents
Pelatihan Foto Potret Untuk Peningkatan Kemampuan Pengambilan Gambar SMA Tarakanita Gading Serpong Sanjaya, William
Jurnal Pengabdian Seni Vol 5, No 2 (2024): NOVEMBER 2024
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/jps.v5i2.13125

Abstract

Dengan perkembangan teknologi pada era digital yang semakin pesat, dibutuhkan pengembangan kualitas sumber daya manusia yang mengacu pada perkembangan industri kreatif. Salah satu bidang yang digemari generasi muda saat ini adalah fotografi. SMA Tarakanita Gading Serpong merupakan salah satu SMA yang memiliki peserta didik dengan berbagai peminatan, salah satunya adalah fotografi. Dengan pemahaman kemampuan pengambilan gambar yang baik dan benar, kualitas foto dapat meningkat sehingga dapat dimanfaatkan dalam penggembangannya, seperti dalam pembuatan karya untuk periklanan atau komersial, dan portofolio dalam bidang fotografi tertentu. Oleh karena itu, diperlukan pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) pada SMA Tarakanita Gading Serpong. Pemaparan dilakukan dengan metode participatory action research (PAR) dengan penerapan siklus KUPAR, yaitu pelaksanaan diskusi, kesepakatan, strategi pelaksanaan, kegiatan pengabdian, hingga evaluasi. PKM dilaksanakan dengan sesi pemaparan materi tentang keterampilan pengambilan gambar foto potret dan sesi praktik. Dari kegiatan yang telah dilakukan, peserta didik SMA Tarakanita Gading Serpong memberikan antusiasme dan tanggapan baik terhadap materi yang telah diberikan oleh peneliti. Dengan terlaksananya PKM SMA Tarakanita Gading Serpong, peneliti berharap agar peserta didik dapat mengembangkan kemampuan pengambilan gambar pada tingkat genre fotografi tertentu sehingga dapat menghasilkan foto yang disesuaikan dengan kebutuhan industri kreatif. Due to the increasingly rapid development of technology in the digital era, it is highly essential to develop the quality of human resources referring to the development of the creative industry. One of the fields to which today younger generations are hugely exposed is photography. Tarakanita Gading Serpong High School is one of the high schools that has students with various specializations, such as photography. By understanding the good and correct techniques to take pictures, the quality of photos can improve. These skillfully taken pictures can be used in creating work for advertising or commercial purposes, as well as portfolios in certain fields of photography. Therefore, it is necessary to carry out community service activities at Tarakanita Gading Serpong High School. The presentation was carried out using the Participatory Action Research (PAR) method with the application of the KUPAR involving discussion, agreement, implementation strategy, service activity and evaluation. This community service was carried out through material presentation sessions on portrait photo shooting skills and practical sessions. The result indicates that the students at Tarakanita Gading Serpong High School showed enthusiasm and responded well to the material provided by the author. By conducting a community service at Tarakanita Gading Serpong High School students, the author hopes that the students can develop their photography skills at a higher level, leading them to produce photos that meet the creative industry standard.
Penyuluhan Seni Tari di Paguyuban Kesenian RW 13 Kampung Bangunrejo, Kelurahan Kricak
Jurnal Pengabdian Seni Vol 1, No 1 (2020): MEI 2020
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/jas.v1i1.4702

Abstract

Kegiatan Penyuluhan Seni yang berlangsung dari 19 Maret sampai dengan 4 Mei 2019 ini memiliki tujuan memperkenalkan Program Studi Jurusan Seni Tari ISI Yogyakarta kepada masyarakat Kelurahan Kricak khususnya peserta pelatihan tari. Dengan adanya penyuluhan ini, banyak sekali ha positif yang didapatkannya itu dapat menyambung tali silaturahmi dengan para pecinta seni tari khususnya peserta dan warga RW 13 Bangunrejo, Kricak, Tegalrejo, Yogyakarta. Kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan kegiatan penyuluhan, mengingat bahwa anak-anak yang terlibat dalam pelatihan merupakan masyarakat asli dari kota Yogyakarta, yang sangat asing terhadap budaya Bali, di awal-awal pertemuan mereka sangat kesulitan untuk menerima materi yang diberikan. Namu berkat tekad yang kua dan semangat yang pantang menyerah, niscaya semua dapat teratasi.Kegiatan penyuluhan ini diakhiri dengan pentas seni budaya, dalam acara Mreti Desa, salah satunya adalah penampilan tari Bali. This workshop was held at March 19 to May 4 with the aim of introducing Dance major from ISI Yogyakarta to the residents at Kricak Sub-district, especially the dance workshop participants. There are many positive benefits gained from this workshop such as the relationship building between the dance enthusiasts dwelling in Bangunrejo RW 13 at Kricak, Tegalrejo, Yogyakarta. The slight problem that arise was that the Yogyakarta born and raised children are not accustomed to Balinese culture. They faced great difficulty at the beginning of the workshop and hard to absorb the given practices. Through perseverance and will, these hardships are eventually bypassed. This workshop is ended with a cultural display stage, included in the MretiDesa event, as a Bali dance performance.
Workshop Foto Produk untuk Pengembangan UKM di Kota Padangpanjang
Jurnal Pengabdian Seni Vol 3, No 1 (2022): MEI 2022
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/jps.v3i1.7067

Abstract

Padangpanjang merupakan kota kecil tempat berkembangnya berbagai Usaha Kecil dan Menengah (UKM) yang menjadi salah satu sektor industri unggulan. Permasalahan yang dihadapi oleh UKM di kota Padangpanjang adalah kurangnya strategi dalam membranding produk ke dalam kemasan visual yang menarik sehingga produk UKM menjadi kurang menarik dan belum dapat menarik dan menjangkau pasar yang lebih luas melalui platform online seperti pemanfaatan media sosial. Tulisan ini menjelaskan workshop foto produk  untuk UKM di kota Padangpanjang sebagai solusi dalam mengembangkan pemasaran produk melalui media sosial. Kesadaran akan foto produk yang bagus merupakan upaya untuk mengembangkan daya tarik produk-produk UKM agar bernilai komersil. Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini bekerjasama dengan Dinas Koperindag Kota Padangpanjang dan komunitas seni Ruang Tumbuh Padangpanjang. Workshop dilakukan dengan melibatkan delapan UKM dengan luaran berupa keterampilan pelaku UKM dalam membuat foto produk sendiri, mengedit foto produk menggunakan aplikasi, serta mempublikasikannya di media sosial.
Pelatihan Fotografi dan Videografi dengan Metode Teman Sebaya di SMKN 1 Enam Lingkung, Padang Pariaman Susanti, Indah
Jurnal Pengabdian Seni Vol 5, No 1 (2024): MEI 2024
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/jps.v5i1.12571

Abstract

Upaya untuk meningkatkan ruang kreativitas untuk peserta didik pada jurusan broadcasting danmultimedia sangat penting dilakukan karena berdampak langsung pada penguasaan di bidangfotografi dan videografi. Karena ttuntutan dunia industri yang menunggu SDM terampil dansiap kerja, penguasaan atau pemahaman di bidang fotografi dan videografi adalah hal yang sangatpenting. Kemampuan ini tidak terlepas dari bagaimana menata elemen visual. Penataan elemenvisual terkait masalah komposisi dan teknik fotografi. Kegiatan pengabdian bertemakanpelatihan fotografi dan videografi ini menekankan pada penataan komposisi foto dan videomelalui pembelajaran teman sebaya atau peer teaching dengan medium telepon genggam.Pengabdian ini bertujuan untuk menstimulasi kemampuan peserta didik dalam menghasilkanvisual yang berkualitas. Selain itu, pengabdian juga bertujuan untuk meningkatkan keaktifansiswa dan memotivasinya dalam proses pembelajaran di SMKN 1 Enam Lingkung. Pengabdianini menggunakan metode presentasi, praktik, observasi, dan pembelajaran teman sebaya. Hasildari kegiatan ini adalah peserta didik menjadi sangat kreatif, memahami dengan baik tentangkomposisi foto dan video untuk menciptakan karya visual, serta mampu memanfaatkanpenggunaan telepon genggam untuk berkarya. Enhancing the room for creativity of the students in Broadcasting and Multimedia department are highly essentialas creativity impacts the comprehension of photography and videography. Since students have to keep up with thedemands of the industry, mastery or understanding in the field of photography and videography, such as how toarrange visual elements, becomes such a necessary thing. The arrangement of visual elements is about compositionalissues and photographic techniques. Therefore, this activity emphasizes more on arranging photo and videocompositions through peer learning by using smartphones. It aims to stimulate the ability of students to producehigh-quality visuals, increase student activeness, and motivate them in the learning process at SMKN 1 EnamLingkung. During conducting the training, the authors implemented presentation, practice, observation and peerlearning methods. The results show that students are greatly creative, understand well about photo and videocomposition to create visual works, and are able to take advantage of the use of smartphone in taking photo andvideo.
Pelatihan Seni Membatik Bagi Masyarakat Desa Ngluwar, Kecamatan Ngluwar, Kabupaten Magelang
Jurnal Pengabdian Seni Vol 2, No 2 (2021): NOVEMBER 2021
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/jps.v2i2.5925

Abstract

Keterampilan seni membatik yang diberikan kepada anggota PKK Desa Ngluwar dari proses menggambar di atas kertas sampai melepaskan malam (nglorod), sebagai salah satu cara untuk mencapai tujuan pemberdayaan perempuan anggota PKK Desa Ngluwar, menambah keterampilan, meningkatkan sumber daya manusia, melestarikan batik, dan meningkatkan ekonomi masyarakat setempat. Metode pengabdian berupa ceramah, diskusi, praktik, dan evaluasi. Hasil yang dicapai dari penyuluhan seni batik ini adalah peserta dapat membuat batik sesuai prosedur pembuatan batik sehingga peserta yang belum pernah membatik menjadi bisa membatik. Peserta menghasilkan dua produk batik berupa sapu tangan ukuran 50 x 50 cm yang diproses dengan pewarna naptol dan kain panjang 2 meter yang diproses dengan pewarnaan remazol teknik colet dan celup.
Pelatihan Optimalisasi Produksi Musik: Aplikasi Ableton Live 10 untuk Guru dan Siswa
Jurnal Pengabdian Seni Vol 4, No 2 (2023): NOVEMBER 2023
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/jps.v4i2.11092

Abstract

Program pengabdian ini bertujuan mempelajari dan memberikan bantuan terkait kebutuhan guru dan siswa di SMA DEK Business School Padang dalam mengintegrasikan Program Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dengan teknologi musik, khususnya dalam pembuatan musik untuk pembelajaran guru menghadapi kendala dalam membimbing siswa karena kurangnya penguasaan teknologi musik. Untuk mengatasi hal ini, tim pengabdian menyelenggarakan pelatihan menggunakan aplikasi musik, termasuk perangkat lunak Ableton Live, untuk meningkatkan keterampilan musik siswa dan guru. Program ini bertujuan meningkatkan kreativitas siswa dan kompetensi guru. Metode pengabdian yang digunakan adalah berupa pelatihan praktis, diskusi kelompok, tugas dan proyek, serta tahap evaluasi. Hasil yang terlihat dalam proses cenderung positif, dengan peserta menunjukkan minat tinggi terhadap peningkatan kualitas pembelajaran melalui teknologi. Pelatihan dianggap penting untuk mendukung Program P5. Guru dan siswa membutuhkan peningkatan keterampilan pengajaran, pemanfaatan teknologi, pengembangan karakter siswa, peningkatan prestasi akademik, dan kreativitas siswa. Meskipun sebagian siap, beberapa lainnya belum sepenuhnya siap melaksanakan Program P5. Pelatihan karakter siswa dianggap relevan, namun beberapa peserta menginginkan perbaikan. Kesimpulannya, respons peserta mencerminkan minat dan kebutuhan terkait Program P5 dan teknologi dalam pendidikan, menegaskan perlunya perhatian lebih lanjut dalam pengembangan keterampilan dan penerapan teknologi untuk meningkatkan pembelajaran siswa di SMA DEK Business School Padang. This community service program aims to study and provide assistance related to the needs of teachers and students at SMA DEK Business School Padang in integrating the Strengthening Student Character Profile Program (P5) with music technology, particularly in music production for learning purposes. Teachers face challenges in guiding students due to a lack of proficiency in music technology. To address this, the authors conducted practical training sessions, group discussions, assignments and projects, and evaluation phases. The observed results in the process tend to be positive in which the participants show a high interest in tenhancing the quality of learning through technology. A training is considered highly essential to support the P5 Program. Teachers and students require improvement in teaching skills, utilization of technology, student character development, academic achievement, and student creativity. While some are ready, others are not fully prepared to implement the P5 Program. Character training is deemed relevant, but some participants suggest improvements. In conclusion, participant responses reflect interest and needs related to the P5 Program and technology in education, emphasizing the need for further attention to skill development and technology implementation to enhance student learning at SMA DEK Business School Padang.
Pembinaan Seni Pada Kelompok Kerajinan Bambu di Tlogosari, Margoyoso, Magelang, Jawa Tengah
Jurnal Pengabdian Seni Vol 2, No 1 (2021): MEI 2021
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/jps.v2i1.5735

Abstract

AbstrakDusun Tlogosari adalah salah satu dusun yang terdapat di wilayah Margoyoso, Salaman, Magelang, Jawa Tengah. Di dusun ini terdapat Kelompok Pelestari pengrajin Bambu “KOPPERBAM” yang selalu aktif melakukan penanaman bambu di sekitar wilayah desanya. Kelompok ini juga aktif memproduksi berbagai jenis produk bambu, antara lain berbagai bentuk anyaman bambu, mebel bambu, dan gazebo bambu. Kerajinan bambu yang dihasilkan  saat ini cenderung memiliki desain yang sangat sederhana dan tidak mengalami perkembangan, maka sangat diperlukan pembinaan untuk pengembangan desain-desain yang lebih disesuaikan dengan keinginan konsumen saat ini. Pembinaan ini akan memberikan pengetahuan kepada pengrajin bambu, meliputi seni kerajinan khusus kerajinan bambu, pengawetan bambu, dikenalkan dan diajarkan membuat desain yang baru, serta mempraktikkan  sekaligus menerapkan teknik konstruksi bambu yang lebih kokoh “konstruksi pantek dalam”. Pembinaan ini dilakukan dengan metode ceramah dan praktik. Produk yang dihasilkan dalam pembinaan ini antara lain 1 set kursi sofa bambu tutul, 3 buah kursi kafe, 1 buah rak televisi dengan bambu hitam, 1 buah tempat tidur dengan bambu apus, dan beberapa buah tempat dan speaker telepon genggam. 
Pelatihan Pembuatan Aksesori Berbahan Resin dan Bunga Kering Bersama Mahasiswa Program Studi S-1 Pendidikan Kimia Universitas Sebelas
Jurnal Pengabdian Seni Vol 4, No 1 (2023): MEI 2023
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/jps.v4i1.9524

Abstract

Pelatihan pembuatan aksesori berbahan dasar resin dan bunga kering di Program Studi S-1 Pendidikan Kimia, Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta merupakan salah satu upaya pendidik untuk memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa untuk berbagi pengetahuan dan praktik langsung bersama praktisi resin, yang juga merupakan dosen di Prodi Kriya, Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta. Peserta pelatihan berjumlah 27 orang yang merupakan mahasiswa semester ganjil tahun ajaran 2022/2023 yang telah mengikuti mata kuliah Kewirausahaan dan memiliki ketertarikan untuk belajar tentang resin. Metode yang digunakan dalam pelatihan adalah metode presentasi, demonstrasi, dan praktikum. Peserta pelatihan antusias bertanya dan praktik bersama praktisi untuk membuat aksesori berbahan resin dan bunga kering. Melalui pelatihan ini, selain menjadi bekal pengetahuan dan pengalaman bagi para peserta pelatihan, diharapkan pengetahuan tentang resin dapat menjadi pemantik bagi prodi untuk menyisipkan materi resin ke dalam salah satu mata kuliah praktik di Program Studi S-1 Pendidikan Kimia, UNS. Accessories-making workshop with resin and dried flowers in Bachelor of Chemistry Education Study Program, Sebelas Maret University, Surakarta is one of the educator’s efforts to provide the students with direct experience in knowledge sharing and practicing with resin practitioners, who are also lecturers in Craft Study Program, Indonesia Institute of The Art Surakarta. There were 27 participants in the training who were odd semester students of 2022/2023 academic year. They have taken Entrepreneurship course and have an interest in learning about resin. The methods used in the training were presentation, demonstration, and practicum methods. The training participants enthusiastically asked questions and practiced with practitioners to make accessories made from resin and dried flowers. Through this training, apart from being a provision of knowledge and experience for the students, the authors hope that knowledge about resin can be a trigger for study program to include resin material into one of the practical courses in Chemistry Education Study Program, Sebelas Maret University.
Pengembangan Potensi Seni Batik dan Seni Pertunjukan di Desa Kebon, Bayat, Klaten, Jawa Tengah
Jurnal Pengabdian Seni Vol 1, No 2 (2020): NOVEMBER 2020
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/jas.v1i2.4707

Abstract

Tujuan adanya P3Wilsen di Desa Kebon, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten ini adalah melihat potensi objek wisata dan seni di daerah tersebut. Objek wisata banyak dikunjungi baik oleh masyarakat di Klaten maupun dari daerah luar, seperti Bukit Pertapan dan Taman Bunga. Objek-objek wisata tersebut menarik wisatawan karena mempunyai landscape yang menarik terutama untuk fotografi. Pengabdian ini lebih menitikberatkan pada potensi seni yang dimiliki oleh Desa Kebon, terutama Batik, Karawitan dan Seni Tari. Kesenian-kesenian tersebut telah lama ada di Desa Kebon tetapi memerlukan perhatian khusus supaya lebih maju dan berkembang. Hal inilah yang menjadi latar belakang diadakannya P3Wilsen di Desa Kebon, Bayat, Klaten. Suatu pengabdian supaya dapat berhasil dengan baik selain memerlukan tujuan yang jelas juga beberapa metode pendekatan. Metode pendekatan dalam pengabdian ini berguna untuk membantu memecahkan permasalah yang ada. Metode pendekatan yang digunakan meliputi, yaitu; metode diskusi, ceramah dan eksperimen. Metode-metode ini diterapkan supaya membantu proses belajar dan memperoleh hasil maksimal. Pelaksanaan P3Wilsen selama satu bulan telah menghasilkan produk-produk seni dalam masyarakat Bayat, khususnya Desa Kebon, di rumah batik Kebon Indah. Hasil yang didapat adalah berbagai macam motif batik dan cara-cara pewarnaan. Cara pewarnaan secara sintetis diperoleh melalui pembelajaran dalam pengabdian ini. Pengabdian ini juga menghasilkan produk seni lainnya yaitu Karawitan dan Seni Tari. Seni Tari yang berhasil dihasilkan adalah Tari “Batik Kenes”. Tarian “ Batik Kenes” menjadi ciri khas seni tari Desa Kebon selain motif batik ciri khasnya juga. Motif batik ciri khas hasil P3Wilsen mempunyai nama Sindhu Mlati.The purpose of P3Wilsen in Kebon Village, Bayat District, Klaten Regency is to find out the potential tourism and arts spots in the area. The tourism there is often visited by both the local people from Klaten or from the area outside; Bukit Pertapan and Taman Bunga. Those spots are appealing to the tourists in regard to scenic photography. This P3Wilsen service focuses on the arts potential that Kebon Village has, especially in Batik, Karawitan (traditional Java instruments), and Dance Arts. These arts have been around for a good while in Kebon Village but they still need extra attention to improve and grow even more. These are the considerations for conducting P3Wilsen in Kebon Village, Bayat, Klaten. This service should have a clear purpose to ensure a successful project to be attained and this needs good approach methods. The methods used here will serve as a support to solve the problems present in the field. The methods are: discussion, lectures, and experiments. These methods are applied to help participants absorb the lesson and get the maximum results. P3Wilsen that is conducted in one month has produced a number of art products in Bayat society, especiallh in Kebon Village, at Kebon Indah Batik House. The results gained are the various Batik patterns and its coloring methods. The coloring is done synthetically and is taught through the lesson from this P3Wilsen service. This service also produces other art products such as Karawitan and Dance Arts. The dance art produced is “Batik Kenes” dance and this dance will become Kebon village’s trademark aside from the batik pattern. The unique batik pattern produced through P3Wilsen is named: Sindhu Mlati.
Pembinaan Gamelan Gambang pada Sekaa Gambang Munggu
Jurnal Pengabdian Seni Vol 3, No 2 (2022): NOVEMBER 2022
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/jps.v3i2.7894

Abstract

Gamelan Gambang, yang tergolong musik ritual masa lampau, berperan penting hingga kini. Kondisi gamelan ini di beberapa daerah lambat laun sangat mengkawatirkan. Selain mengalami kerusakan, Gambang minim kepewarisan. Begitu pula halnya yang terjadi pada sekaa Gambang Munggu. Tidak ada satu pun pewarisnya yang mampu memainkan gamelan ini. Padahal, secara historis Gambang Munggu memiliki tonggak sejarah yang berkaitan dengan kemunculan nama Banjar Gambang di Desa Munggu. Menyikapi hal tersebut, diperlukan upaya pembinaan dan pelatihan guna pelestarian dan eksistensinya pada masa depan. Metode pelaksanaan dalam pembinaan ini adalah metode demonstrasi dengan cara memperagakan bagian-bagian dari gending Gambang Labdha gaya Gambang Kwanji Sempidi. Proses penuangan gending terbagi menjadi beberapa tahap, yakni pengenalan dan pembacaan notasi Gambang, memainkan melodi dasar lagu, mengenalkan teknik pukulan masingmasing instrumen, dan memberikan pola teknik nyading sebagai kekhasan teknik pukulan Gambang. Hasil dari pembinaan ini menunjukkan gending Gambang Labdha dapat dikuasai dengan baik oleh Sekaa Gambang Munggu.