cover
Contact Name
Finadatul Wahidah
Contact Email
fynadatulwahidah@gmail.com
Phone
+6281217509251
Journal Mail Official
lp2m.unikhams@gmail.com
Editorial Address
https://aijpkm.unikhams.ac.id/index.php/pkm/Editor
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Al-Ijtimā: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 2746492X     EISSN : 27464938     DOI : https://doi.org/10.53515/aijpkm
Fokus dan Ruang Lingkup Al-Ijtimā: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat berbasis penelitian seperti Participatory Action Research, Pengembangan Masyarakat Berbasis Aset, Riset Berbasis Masyarakat, Pembelajaran Layanan, Pengembangan Masyarakat. serta Desain, pemberdayaan masyarakat, akses sosial, daerah perbatasan, daerah kurang berkembang, dan pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan. Pengabdian kepada masyarakat berisi berbagai kegiatan penanganan dan pengelolaan berbagai potensi, kendala, tantangan, dan masalah yang ada di masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 4 No 2 (2024): April" : 9 Documents clear
Pendampingan Peningkatan Kualitas Guru Dalam Variasi Pembelajaran Membaca Al-Qur’an Melalui Metode Tilawati muhamad, ansori
Al-Ijtimā': Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2024): April
Publisher : Lembaga Penelitian, Publikasi Ilmiah dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP3M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/aijpkm.v4i2.79

Abstract

Tilwati merupakan buku metode belajar membaca Al-Qur’an yang disampaikan secara seimbang antara pembiasaan melalui pendekatan klasikal dan kebenaran membaca melalui pendekatan individual dengan tehnik baca simak, dengan pendekatan ini diharapkan pembelajaran menjadi efektif, mudah dan menyenenangkan, suasana pembelajaran menjadi lebih kondusif. Urgensi pembelajaran membaca Al-Qur’an pada anak usia dini sebagaimana hasil penelitian Keith, dkk dalam Diana (2010) mengatakan bahwa sekitar 50 % variabilitas kecerdasan orang dewasa sudah terjadi ketika anak berusia 4 tahun. Peningkatan 30% berikutnya terjadi pada usia 8 tahun, dan 20% sisanya pada pertengahan atau dasawarsa kedua. Pentingnya kehidupan awal manusia yang berada pada rentang usia 0-8 tahun karena 80% variabilitas kecerdardasan manusia mengalami perkembangan pada masa ini. Anak usia dini berada pada priode emas atau golden age yang hanya terjadi sekali dalam rentang kehidupan. Pada masa ini segala upaya baik dilakukan untuk menanamkan nilai-nilai, keterampilan serta aspek-aspek pertumbuhan dan perkembangan karena anak berada pada tahap penerimaan yang sempurna. Masa usia dini masa yang tepat untuk memberikan rangsangan atau stimulus terhadap segala aspek pertumbuhan dan perkembangan anak. Tujuan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan adalah mengembangkan asset SDM Guru lembaga TK. Ar Rahim Kemuning Lor Jember pada aspek SDM guru-guru dan Pengelola dalam meningkatkan pembelajaran Al-Qur’an untuk murid TK Ar Rahim Jember. Berdasarkan hasil pemberdayaan di komunitas TK Ar Rahim Jember dengan menggunakan metode Asset Based Community Development (ABCD) dapat disimpulkan bahwa pendampingan dalam meningkatkan kualitas SDM guru-guru TK Ar Rahim Jember dalam meningkatkan Pembelajaran Al-Qur’an melalui metode tilawati pada anak usia dini diperoleh kesimpulan : terdapat 4 langkah utama yang dilaksanakan dalam peningkatan pembelajaran Al-Qur’an melalui metode tilawati, Pertama, diajarkan secara praktis ; Kedua, menggunakan lagu rost; Ketiga, diajarkan secara klasikal menggunakan alat peraga khusus metode tilawati dan Keempat, diajarkan secara individual  dengan tehnik baca simak menggunakan buku tilawati.
PENDAMPINGAN KADER PESANTREN TAHFIDZ SEBAGAI ASET SOSIAL DALAM PENGUATAN MODERASI BERAGAMA BERLANDASKAN AL-QUR’AN DI JEMBER Rizal, Syaiful
Al-Ijtimā': Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2024): April
Publisher : Lembaga Penelitian, Publikasi Ilmiah dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP3M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/aijpkm.v4i2.108

Abstract

Tujuan  pemberdayaan  ini  adalah  melakukan  Pendampingan Kader Pesantren Tahfidz Sebagai Aset Sosial Dalam Penguatan Moderasi Beragama Berlandaskan Al-Qur’an Di Jember. Metode pemberdayaan  yang  digunakan  dalam  kegiatan pengabdian  ini  adalah  menggunakan metode Asset Based Community Development (ABCD) dsb. Ada 5 aset (potensi) yang ada  di  dalam  ABCD  yaitu:  Aset  Individu,  Asosiasi,  Institusi,  Fisik  atau  Materi  dan koneksi  atau  jaringan  komunikasi  yang  luas.  Langkah  pemberdayaan  yang  akan dilakukan   di   Komunitas Santri PP Tahfidz Nuruz Zahro’ Desa Sidodadi Kecamatan Tempurejo Kabupaten Jember, yaitu define, discovery ,dream,  design dan deliver atau destiny.  Hasil  pemberdayaan  menunjukkan bahwa Pelaksanaan pemberdayaan di Komunitas Santri PP Tahfidz Nuruz Zahro’ Desa Sidodadi Kecamatan Tempurejo Kabupaten Jember telah  dilaksanakan  dengan  berbagai  tahapan  berikut  yaitu tahap Define, Discovery, Dream, Design dan Deliver. Pendampingan Komunitas Santri PP Tahfidz Nuruz Zahro’ Desa Sidodadi Kecamatan Tempurejo Kabupaten Jember tidak  Hanya memberikan pengetahuan yang berkualitas pada aspek pengetahuan dan pemahaman santriwati PP Tahfidz Nuruz Zahro’ Desa Sidodadi pada moderasi beragama yang berlandaskan Al-Qur’an. Akan tetapi mewujudkan SDM santri yang berkualitas pada aspek pembentukan karakter dan moral santri yang mampu menjadi generasi santri dalam meneladani para tokoh keagamaan dan mewujudkan. komunitas santri lembaga PP Tahfidz Nuruz Zahro’ Desa Sidodadi sebagai lembaga percontohan di Kabupaten Jember yang menjadikan santri hafidhahnya sebagai kader pesantren dalam penguatan moderasi beragama berlandaskan Al-Qur’an.
INTRODUCTION TO BASIC ARABIC LANGUAGE FOR COMMUNITIES IN AIR TEMAM DISTRICT, LUBUKLINGGAU CITY Umam, Hapizil
Al-Ijtimā': Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2024): April
Publisher : Lembaga Penelitian, Publikasi Ilmiah dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP3M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/aijpkm.v4i2.110

Abstract

Indonesia is the country with the largest Muslim majority in the world, so learning Arabic is a must. Good knowledge of Arabic can help deepen and study Islamic religious knowledge. This service activity was carried out at the Darul Hidayah Madani (DHM) Islamic Boarding School, Lubuklinggau City, which involved the people of Air Temam sub-district, Lubuklinggau City for 11 days and was attended by 20 people. The form of activity is carried out through presentation and introduction of basic Arabic language material. This activity aims to introduce the basics of Arabic to the people of Air Temam Village, Lubuklinggau City as a strengthening in understanding the Koran. The methods used in implementing this program are descriptive narrative, memorization and question and answer. The results of this activity. This basic introduction to Arabic language program has provided positive results for the community in the Air Temam sub-district. The Air Temam community's knowledge of Arabic vocabulary before participating in this activity was still small and weak, after participating in this activity their vocabulary knowledge increased gradually.
Sosialisasi Tentang Solusi Penataan Dan Pengelolaan Bumdes Pada Desa Bipolo Mathelda Naatonis
Al-Ijtimā': Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2024): April
Publisher : Lembaga Penelitian, Publikasi Ilmiah dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP3M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The crucial problem in BUMDes is the arrangement and management of BUMDes. This service aims to provide solutions for the management of BUMDes Bipolo to create quality BUMDes governance. The service method is carried out through lectures to BUMDes administrators. The results of the service found that the solution in structuring and managing BUMDes consists of first, the need for education and training for BUMDes administrators in organizing and managing BUMDes, second, business management in BUMDes must be carried out in principle in order to generate selling value from BUMDes, and third, the financial capacity of BUMDes which is based on the success of BUMDes in creating a conducive and profitable financial situation for BUMDes.
Pendampingan Dan Pengembangan Literasi Digital Pada Generasi Santri Milenial Dalam Bingkai Islam Moderat Terintegrasi Dengan Basis Social Entrepreneurship Di Pesantren Kabupaten Jember Wahidah, Finadatul
Al-Ijtimā': Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2024): April
Publisher : Lembaga Penelitian, Publikasi Ilmiah dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP3M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The millennial santri generation has great potential in advancing a moderate Islamic civilization that is inclusive and progressive. However, challenges related to the lack of digital literacy among students are an obstacle to utilizing technology for positive purposes. This service aims to provide assistance and development of digital literacy to the millennial generation of students with an integrated approach with moderate Islamic values ​​and the concept of social entrepreneurship. The methodusedin this service is community development. The communities being developed are the students of Al-Qodiri Islamic Boarding School Jember and the students of Al-Barokah An-Nur Islamic Boarding School Jember. Techniques used in implementing community development methods. Based on the results of the assistance carried out at the Al-Qodiri Jember Islamic Boarding School and the Al-Barokah An-Nur Jember Islamic Boarding School, it can be concluded that the quality of students at the two Islamic boarding schools has improved.on aspects of digital literacy based on social entrepreneurshipit will not be successful if there is no cooperation and active participation from the mentoring subjects, associations and institutions that contribute actively to the Al-Qodiri Jember Islamic Boarding School and the Al-Barokah An-Nur Jember Islamic Boarding School as well as donors who have contributed sincerely. The implementation of mentoring runs effectively and efficiently because it results in developing the quality of HR assetsSantri on aspects of digital literacy knowledge and skills based on social entrepreneurship within the frame of Moderate Islam. In line with the implementation of assistance, the quality of management continues to increaseInstagram and FB Santri DigitalPreneur which contains activities social entrepreneurship within the frame of Moderate Islam.
INOVASI SISTEM SIRKULASI BUKU BERBASIS AUGMENTED REALITY DI PERPUSTAKAAN TAMAN BACA DESA JATISARI KECAMATAN TAJINAN Basid, Abdul; Faizin, Nur; Kholidah, Lilik Nur; Yaqin, Muhammad 'Ainul
Al-Ijtimā': Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2024): April
Publisher : Lembaga Penelitian, Publikasi Ilmiah dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP3M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/aijpkm.v4i2.115

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan sebuah sistem sirkulasi buku yang inovatif di Perpustakaan Taman Baca Desa Jatisari, Kecamatan Tajinan, menggunakan teknologi Augmented Reality (AR). Kegiatan ini dimaksudkan untuk meningkatkan keterlibatan dan interaksi pemustaka dengan koleksi buku perpustakaan, memudahkan pencarian dan peminjaman buku, serta mengedukasi pengguna tentang pentingnya literasi dan pengetahuan melalui pengalaman imersif yang diperkaya oleh AR. Manfaat yang diharapkan dari pengabdian kepada masyarakat ini meliputi peningkatan akses terhadap sumber belajar dan literasi bagi warga Desa Jatisari, khususnya generasi muda. Dengan memanfaatkan AR, diharapkan pengalaman belajar menjadi lebih menarik dan interaktif, sehingga dapat meningkatkan minat baca dan memperkuat pemahaman pengguna tentang materi yang dibaca. Selain itu, inovasi ini juga bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dalam pengelolaan koleksi buku dan mempermudah proses pencarian serta peminjaman buku. Metode pelaksanaan pengabdian ini akan melibatkan beberapa tahapan utama: pertama, pengembangan perangkat lunak AR yang disesuaikan untuk kebutuhan Perpustakaan Taman Baca; kedua, pelatihan untuk staf perpustakaan dan relawan dalam menggunakan dan mendukung teknologi AR; ketiga, sosialisasi dan pelatihan bagi masyarakat tentang cara menggunakan sistem sirkulasi buku berbasis AR; dan terakhir, evaluasi dan pengumpulan feedback dari pengguna untuk perbaikan berkelanjutan. Hasil dari pengabdian kepada masyarakat ini termasuk peningkatan jumlah kunjungan ke perpustakaan, peningkatan jumlah peminjaman buku, serta feedback positif dari pemustaka mengenai kemudahan dan kebaruan dalam mengakses dan meminjam buku. Inovasi ini dapat menjadi model untuk pengembangan sistem perpustakaan berbasis teknologi di wilayah lain, serta membantu mempromosikan budaya literasi dan pembelajaran seumur hidup di Desa Jatisari dan sekitarnya.
Pendampingan Masyarakat Terhadap Usaha Peternak Ayam Petelur Di Desa Kertagena Laok Untuk Meningkatkan Ekonomi Desa Hoirun Nahdiyah; Fitriyah, Lailatul; Rafiah, Khofidhatur
Al-Ijtimā': Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2024): April
Publisher : Lembaga Penelitian, Publikasi Ilmiah dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP3M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/aijpkm.v4i2.117

Abstract

Some of the people of Kertagena Laok Village have professions as chicken breeders. In this business, chicken farmers in Kertagena Laok Village sell eggs from their livestock business. The chicken farming business in this village has an obstacle in terms of marketing, namely the existence of egg entrepreneurs outside Java who export their eggs to Madura. Based on this problem, the community in Kertagena Laok Village needs to be empowered and needs social assistance. So this time's service activity is based on community empowerment through assistance to improve marketing. So the method used to solve this problem is through initial observation/problems, Forum Group Discussion, community education, science and technology diffusion and training. The aim of this activity is to improve the village economy, awareness and participation of village communities in building a better village economy. Providing knowledge or new ways in developing marketing for chicken farms to be more focused in their farming business, increasing yields and overcoming problems or failures, willing to accept new ways that are more efficient and successful.
Adopsi Inovasi Teknologi Pengolahan Biobriket Tongkol Jagung Sebagai Sumber Energi Baru Terbarukan Pada Masyarakat Hutan Ashlihah, Ashlihah; Purbowo, Purbowo; Hartanti, Dyah Ayu Sri
Al-Ijtimā': Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2024): April
Publisher : Lembaga Penelitian, Publikasi Ilmiah dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP3M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/aijpkm.v4i2.181

Abstract

Indonesia's dependence on fossil energy is caused by the lack of consistency in renewable energy design and legal political targets. A sustainable energy transition through decarbonizing power plants uses renewable energy sources such as biomass, solar, hydro, nuclear and geothermal energy. This research aims to determine the level of community participation before and after participating in training on corncob bio briquette processing technology. The research was conducted in Asemgede village which is located in the middle of the forest and is the boundary between Jombang and Lamongan districts. Respondents are people who work as charcoal craftsmen as well as corn farmers. Data was collected before and after the training program by distributing pre and post test questions. There are two estimation hypotheses, namely that there is a significant difference and there is no significant difference between before and after the program. The data analysis method uses a paired T test (comparison). The research results show that there are significant differences between before and after the empowerment program. The average score during the participants' pre-test was 3, which means it was very limited, but after the program was implemented the average score was 7, which means the participants were proficient in knowledge and skills in bio briquette processing technology. A sustainable assistance program is needed to establish the legality of micro/small business institutions and product certification so that they can carry out production and meet domestic energy needs.
Pelatihan Digital Marketing Produk Mie Mokaf Bagi Imigran Digital Pada Lembaga Masyarakat Desa Hutan “Sumber Makmur” Purbowo, Purbowo; Chusnah, Miftachul; Magfiroh, Canggih Nailil
Al-Ijtimā': Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2024): April
Publisher : Lembaga Penelitian, Publikasi Ilmiah dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP3M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/aijpkm.v4i2.183

Abstract

Digital marketing training for digital immigrants is a challenge because you are dealing with people who were born before digital existed. This is different from digital natives, who have been using information and communication technology media since birth, such as smartphones and laptops. The service activity aims to introduce applicable digital marketing to digital immigrant community groups by using frequently used social media, namely Facebook. The material that has been delivered includes product photos, creating product descriptions, and uploading to Facebook. Participants are female forest farmers under the auspices of the Forest Village Community Institution (LMDH) "Sumber Pandan Makmur" located in Pandankrajan village, Kemlagi subdistrict, Mojokerto. The implementation methods used are lectures and practice. The training stages consist of a pre-test, lecture, practice and post-test. Participants' assessments use a scale between 1 and 9. The results of the implementation of service activities showed that the average pre-test score for activity participants is 4 out of 10, which means that people do not have sufficient insight into the training activities consisting of several stages, namely product photography, product descriptions, and uploading to Facebook social media. There was an increase at the end of the participant's post-test score, namely reaching 7.5 on a scale of 10, which means that participants had understood the material presented well and participants were able to practice photography, write descriptions and upload to Facebook social media. Based on the results of the paired T-test, it was stated that there was a significant difference between before and after participating in the training activities

Page 1 of 1 | Total Record : 9