cover
Contact Name
Dine Trio Ratnasari
Contact Email
pgsdusbr@gmail.com
Phone
+6281284712585
Journal Mail Official
pgsdusbr@gmail.com
Editorial Address
Jl. Budi Utomo No. 22 L, Rangkasbitung, Banten, Indonesia
Location
Kab. lebak,
Banten
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Dasar Setiabudhi
ISSN : 25809466     EISSN : 26214997     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan Dasar Setiabudhi digagas untuk memberi wadah publikasi bagi dosen, guru, peneliti dan praktisi Pendidikan Dasar yang bertujuan untuk menampung gagasan dan kajian yang dilengkapi dengan hasil penelitian pada sekolah dasar.
Articles 100 Documents
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN DAN BERPIKIR KRITIS TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPS KELAS VI SD DI KOTA RANGKASBITUNG Usmaedi Usmaedi
JURNAL PENDIDIKAN DASAR SETIA BUDHI (JPDS) Vol 1 No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Dasar Setiabudhi
Publisher : Universitas Setia Budhi Rangkasbitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pambelajaran dan berpikir kritis terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS kelas VI SD di kota Rangkasbitung. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu atau quasi experiment dengan desain penelitian Non-equivalent Control Group Design. Seluruh analisis data dilakukan dengan bantuan program SPSS 20 for Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran berpengaruh 68,50% terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas VI SD di kota Rangkasbitung. Model pembelajaran tidak berpengaruh terhadap hasil belajar siswa kelas VI SD di kota Rangkasbitung. Kata Kunci: Model Pembelajaran, Berpikir Kritis, Hasil Belajar
PENGARUH METODE BERMAIN PERAN DENGAN VIDEO DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP KETERAMPILAN BERBICARA BAHASA INGGRIS KELAS VI SDN 1 RANGKASBITUNG TIMUR Putri Yuniar Fatmawati
JURNAL PENDIDIKAN DASAR SETIA BUDHI (JPDS) Vol 1 No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Dasar Setiabudhi
Publisher : Universitas Setia Budhi Rangkasbitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Perbedaan keterampilan berbicara Bahasa Inggris siswa antara metode bermain peran dengan video dan metode ceramah; 2) Pengaruh interaksi metode bermain peran dengan video dan motivasi belajar terhadap keterampilan berbicara Bahasa Inggris; 3) Perbedaan keterampilan berbicara Bahasa Inggris siswa motivasi tinggi antara metode bermain peran dan metode ceramah; dan 4) Perbedaan keterampilan berbicara Bahasa Inggris siswa motivasi rendah antara metode bermain peran dan metode ceramah. Populasi penelitian sebanyak 280 siswa. Sampel sebanyak 80 siswa. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan desain faktorial. Penelitian dilakukan dengan memberikan angket motivasi belajar terhadap kelompok kontrol dan eksperimen untuk mengetahui motivasi belajar siswa. Kemudian kedua kelompok diberi perlakuan dalam proses pembelajaran, kelompok kontrol diberi metode ceramah tanpa berbantuan media video sedangkan kelompok eksperimen diberi metode bermain peran berbantuan media video. Setelah perlakuan maka kedua kelompok diberi postes untuk mengetahui keterampilan berbicara. Data yang dihasilkan dianalisis dengan teknik anava dua jalur SPSS 17 dan uji Tukey menggunakan Ms.Excel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Terdapat perbedaan keterampilan berbicara Bahasa Inggris antara metode bermain peran dengan video dan metode ceramah; 2) Terdapat pengaruh interaksi antara metode bermain peran dengan video dan motivasi belajar siswa terhadap keterampilan berbicara Bahasa Inggris; 3) Terdapat perbedaan keterampilan berbicara Bahasa Inggris siswa motivasi tinggi antara metode bermain peran dan metode ceramah; dan 4) Terdapat perbedaan keterampilan berbicara Bahasa Inggris siswa motivasi rendah antara metode bermain peran dan metode ceramah.Kata kunci: Bermain Peran, Video, Motivasi Belajar, Keterampilan Berbicara Bahasa Inggris.
HUBUNGAN TINGKAT PERHATIAN ORANG TUA TERHADAP KEBUTUHAN ANAK DENGAN PRESTASI BELAJAR SISWA (SD NEGERI KEJAKSAAN RANGKASBITUNG KABUPATEN LEBAK) Tjut Afrida
JURNAL PENDIDIKAN DASAR SETIA BUDHI (JPDS) Vol 1 No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Dasar Setiabudhi
Publisher : Universitas Setia Budhi Rangkasbitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian bertolak dari pemikiran bahwa perhatian orang tua secara langsung akan berpengaruh terhadap motivasui belajar anak yang ujungnya berdampak terhadap prestasi belajar anak di sekolah. Untuk itu, penelitian ini berusaha menguji apakah benar ada hubungan antara perhatian orang tua dalam memenuhi kebutuhan pendidikan anak dengan prestasi belajar siswa di sekolah. Penelitian ini diharapkan bermanfaat dalam mengembangkan pengetahuan dalam bidang proses belajar mengajar dan bermanfaat bagi orang tua dalam rangaka memikul tanggung jawab pendidikan anak. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kortesional. Jumlah populasi 72 siswa, ukuran sampel diambil sebesar 25 % (18 siswa). Pengambilan sampel dilakukan secara acak proporsional. Tehnik pengumpulan data mengutamakan angket dan studi dokumentasi. Analisis data menggunakan statistik dan statistik uji yang digunakan adalah korelasi rank dari Spearman. Hasil penelitian menunjukkan terdapat korelasi sebesar 0.702 antara tingkat perhatian orang tua terhadap kebutuhan anak dengan prestasi belajar. Korelasi ini signifikan pada alpha 0,01. Dengan demikian hipotesis yang menyatakan hubungan yang signifikan antara tingkat perhatian orang tua terhadap kebutuhan anak dan prestasi belajar siswa dapat diterima. Kata Kunci : Perhatian Orang Tua, Kebutuhan Anak Dan Prestasi Belajar.
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING DAN KETERAMPILAN PROSES SAINS TERHADAP HASIL BELAJAR IPA KELAS VI DI SD NEGERI CIPETE 2 KECAMATAN CURUG KOTA SERANG Dede Kurnia Adiputra
JURNAL PENDIDIKAN DASAR SETIA BUDHI (JPDS) Vol 1 No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Dasar Setiabudhi
Publisher : Universitas Setia Budhi Rangkasbitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan: (1) hasil belajar antara penggunaan metode inkuiri terbimbing dengan penggunaan metode ceramah di kelas VI pada mata pelajaran IPA, (2) hasil belajar IPA antara siswa keterampilan proses sains tinggi dengan siswa keterampilan proses sains rendah, (3) pengaruh interaksi menggunakan metode pembelajaran inkuiri terbimbing dan keterampilan proses sains terhadap hasil belajar IPA (4) hasil belajar IPA antara pembelajaran yang menggunakan metode pembelajaran inkuiri terbimbing dengan keterampilan proses sains tinggi dan pembelajaran dengan menggunakan metode ceramah dengan keterampilan proses sains tinggi, (5) hasil belajar IPA antara siswa menggunakan metode pembelajaran inkuiri terbimbing dengan keterampilan proses sains rendah dan siswa yang menggunakan metode ceramah dengan keterampilan proses sains rendah. Hasil penelitian menunjukan bahwa; terdapat perbedaan nilai hasil belajar IPA pada pembelajaran yang menggunakan metode inkuiri terbimbing lebih tinggi dari nilai hasil belajar IPA pada pembelajaran menggunakan metode ceramah, Fhitung (9,107) > Ftabel (2,15). Ada perbedaan hasil belajar IPA pada siswa dengan keterampilan proses sains tinggi dan keterampilan proses sains rendah. Siswa dengan keterampilan proses sains tinggi memperoleh hasil belajar lebih tinggi dari hasil belajar IPA pada siswa dengan keterampilan proses sains rendah. Fhitung (4,391) > Ftabel (2,15).Terdapat interaksi antara penggunaan metode pembelajaran inkuiri terbimbing dan keterampilan proses sains terhadap hasil belajar IPA. Fhitung (5,072) > Ftabel (2,15). Perbedaan hasil belajar siswa dengan menggunakan metode inkuiri terbimbing dan tingkat keterampilan proses sains tinggi memperoleh nilai lebih tinggi dari nilai hasil belajar siswa pada pembelajaran IPA dengan menggunakan metode ceramah dan tingkat keterampilan proses sains tinggi, Fhitung (4,695) > Ftabel (3,18). Terdapat perbedaan hasil belajar IPA dengan menggunakan metode inkuiri terbimbing dan tingkat keterampilan proses sains rendah, lebih tinggi dari siswa dengan menggunakan metode ceramah dan tingkat keterampilan proses sains rendah, Fhitung (5,286) < Ftabel (3,18). Dapat disimpulkan bahwa dengan metode pembelajaran inkuiri terbimbing dan keterampilan proses sains terbukti mampu meningkatkan hasil belajar IPA dikelas VI SD Negeri Cipete 2 Curug Serang. Kata Kunci: Metode Inkuiri Terbimbing, Keterampilan Proses Sains, Hasil Belajar.
PRILAKU GURU DALAM MENGAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR BAHASA INDONESIA DI SDN TUNGGAK KECAMATAN BOJONEGARA Eka Nurul Mualimah; Sri Purwantiningsih
JURNAL PENDIDIKAN DASAR SETIA BUDHI (JPDS) Vol 1 No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Dasar Setiabudhi
Publisher : Universitas Setia Budhi Rangkasbitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahuin pengaruh prilaku guru dalam mengajar terhadap prestasi belajar bahasa Indonesia di SDN Tunggak. Setiap guru mempunyai kepribadian masing-masing sesuai dengan latar belakang kehidupan sebelum mereka menjadi guru. Kepribadian guru diakui sebagai aspek yang tidak dapat dikesampingkan dari kerangka keberhasilan belajar mengajar untuk mengantarkan anak didiknya menjadi orang yang berilmu pengetahuan dan berkepribadian. Metode yang digunakan deskritif dengan 39 sampel di SDN Tunggak. Hasilnya terdapat hubungan yang positif antara prestasi belajar dengan perilaku guru dengan pengujian hipotesis menunjukkan bahwa pada tahap kepercayaan 0,99 hipotesis yang diajukan penulis dapat diterima, yaitu terdapat korelasi positif antara perilaku guru dengan prestasi belajar siswa dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia di SDN Tunggak. Kata Kunci : Prilaku Guru dan Prestasi Belajar
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN DAN SIKAP SOSIAL TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA MATA PELAJARAN IPS Dine Trio Ratnasari
JURNAL PENDIDIKAN DASAR SETIA BUDHI (JPDS) Vol 1 No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Dasar Setiabudhi
Publisher : Universitas Setia Budhi Rangkasbitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh model pembelajarankooperatif STAD dan metode ceramah bervariasi ditinjau dari sikap sosial siswa terhadapkemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran IPS. Penelitian ini dilaksanakan di kelas IVSDN Kaduagung Timur 1 Kec. Cibadak Kab. Lebak-Banten dengan menggunakan rancanganEksperimen Faktorial Treatment by level 2x2. Sampel penelitian berjumlah 60 siswa. Hasilpenelitiannya adalah : (1) secara keseluruhan, kemampuan berpikir kritis siswa pada matapelajaran IPS yang belajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe STAD lebih tinggi daripada siswa yang belajar dengan metode ceramah bervariasi, (2) untuk siswa yang memilik sikapsosial tinggi, kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran IPS siswa yang belajar denganmodel pembelajaran STAD lebih tinggi dari pada siswa yang belajar dengan menggunakanmetode ceramah bervariasi, (3) untuk siswa yang memiliki sikap sosial rendah, kemampuanberpikir kritis siswa pada mata pelajaran IPS. Siswa yang belajar dengan menggunkan modelpembelajaran STAD lebih tinggi dari pada siswa yang belajar dengan metode ceramah bervariasi(4) terdapat pengaruh interaksi antara model pembelajaran kooperatif tipe STAD dengan sikapsosial terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran IPS. Dari hasil temuanpenelitian, disimpulkan bahwa model pembelajaran STAD dan sikap sosial berpengaruh terhadapkemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran IPS kelas IV SDN Kaduagung Timur 1 Kec.Cibadak Kab. Lebak-Banten. Kata kunci: kooperatif, sikap sosial, kemampuan berpikir kritis
MODEL PENGENALAN AIR DENGAN METODE BERMAIN PADA OLAHRAGA RENANG UNTUK SISWA SEKOLAH DASAR Ayi Rahmat
JURNAL PENDIDIKAN DASAR SETIA BUDHI (JPDS) Vol 1 No 2 (2018): Jurnal Pendidikan Dasar Setiabudhi
Publisher : Universitas Setia Budhi Rangkasbitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Secara umum tujuan dari penelitian dan pengembangan ini adalah untuk menghasilkan model pengenalan air olahraga renang untuk siswa sekolah dasar. Selain itu, penelitian dan pengembangan ini dilakukan untuk memperoleh informasi secara mendalam tentang: pengembangan dan penerapan model pengenalan air olahraga renang untuk sekolah dasar dan mengetahui efektivitas dan daya tarik hasil pengembangan model pengenalan air olahraga renang untuk sekolah dasar.Penelitian dan pengembangan ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif serta menggunakan metode Penelitian Pengembangan (Research & Development) dengan Borg dan Gall. Hasil analisis kebutuhan menunjukkan bahwa guru pendidikan jasmani membutuhkan model pembelajaran pengenalan air olahraga renang, untuk pengumpulan data yaitu pada tahap: (1) analisis kebutuhan; (2) evaluasi ahli (evaluasi produk awal); (3) ujicoba terbatas (ujicoba kelompok kecil); dan (4) ujicoba utama (field testing). Model pembelajaran pengenalan air dengan permainan pada cabang olahraga renang, efektif untuk meningkatkan hasil belajar pengenalan air pada siswa sekolah dasar, hal ini dapat dilihat dari hasil uji statistikpretest dan postest di peroleh nilai t hitung = 20,62 > t.tabel 1,98. Berdasarkan hasil pengembangan dapat disimpulkan bahwa: (1) Melalui pengembangan model pembelajaran pengenalan air dengan permainan pada cabang olahraga renang, yang telah di kembangkan oleh peneliti, hasil belajar siswa dapat meningkat serta proses pembelajaran renang menjadi bervariatif dan siswa bergairah dalam mengikuti pelajaran renang, (2) Model pembelajaran pengenalan air dengan permainan pada cabang olahraga renang, efektif untuk meningkatkan hasil belajar pengenalan air pada siswa sekolah dasar, hal ini dapat dilihat dari hasil uji statistik yang membandingkan kondisi awal sebelum menggunakan model ( Ẋ= 8,25)dan setelah menggunakan model (Ẋ= 12,04) dimana terdapat perbedaan yang signifikan. Kata kunci: Model Pengenalan air, Metode Bermain, Olahraga Renang,Siswa Sekolah Dasar.
PENGARUH KECERDASAN EMOSIONAL DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP PENGUASAAN KONSEP MATEMATIKA Yadi Heryadi
JURNAL PENDIDIKAN DASAR SETIA BUDHI (JPDS) Vol 1 No 2 (2018): Jurnal Pendidikan Dasar Setiabudhi
Publisher : Universitas Setia Budhi Rangkasbitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan umum dari penelitian ini adalah untuk menemukan dan menganalisis secaraempiris pengaruh kecerdasan emosional dan motivasi belajar terhadap penguasaan konsepmatematika siswa. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan analisis regresi ganda.Adapun sampel berjulmah 46 orang siswa kelas VIII SMP Negeri di Kecamatan CikulurKabupaten Lebak, Banten. Dari hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa; 1) Terdapatpengaruh kecerdasan emosional dan motivasi belajar secara bersama-sama terhadappenguasaan konsep matematika. Hal ini diperlihatkan nilai koefisien korelasi gandasebesar 0,823 dengan kontribusi sebesar 72,9% terhadap penguasaan konsep matematika.Berdasarkan hal tersebut maka semakin tinggi kecerdasan emosional dan motivasi belajarsiswa akan diikuti semakin tingginya penguasaan konsep matematika. 2) Terdapatpengaruh kecerdasan emosional terhadap penguasaan konsep matematika. Pengaruh inisignifikan dengan nilai sig yang diperoleh adalah sebesar 0,243 yang lebih besar dari0,05. Berdasarkan hal tersebut maka semakin baik kecerdasan emosional siswa akansemakin baik pula penguasaan konsep matematikanya.3) Terdapat pengaruh motivasibelajar terhadap penguasaan konsep matematika. Pengaruh ini signifikan dengan nilai sigyang diperoleh sebesar 0,053 yang lebih besar dari 0,05. Berdasarkan hal tersebut makasemakin baik motivasi belajar siswa maka akan semakin baik pula penguasaan konsepmatematikanya.Kata Kunci : Kecerdasan Emosional,Motivasi Belajar,Penguasaan Konsep Matematika.ABSTRACT General purpose of this research is to find and analyze empirically influence of emotional intelligence and motivation learn to mastery of student math concept. This research was conducted by using multiple regression analysis. The sample punctuated 46 students of class VIII SMP Negeri in District Cikulur Lebak, Banten. From the research result, it can be concluded that; 1) There is the influence of emotional intelligence and motivation to learn together to master the concept of mathematics. This is shown the value of multiple correlation coefficient of 0.823 with a contribution of 72.9% towards mastery of mathematical concepts. Based on the above, the higher the emotional intelligence and student learning motivation will be followed by the higher mastery of mathematical concepts. 2) There is an effect of emotional intelligence on mastery of mathematical concepts. This effect is significant with the sig value obtained is 0.243 which is greater than 0.05. Based on it, the better the emotional intelligence of students will be better also mastery mastering concepts. 3) There is influence of learning motivation to master the concept of mathematics. This effect is significant with the sig value obtained at 0.053 greater than 0.05. Based on the above, the better the students' learning motivation the better the mastery of mathematical concepts. Keywords: Emotional Intelligence, Learning Motivation, Mastery of Mathematical Concept.
KONTRIBUSI PEMBELAJARAN IPS TERHADAP PERILAKU PROSOSIAL Ajeng Ginanjar
JURNAL PENDIDIKAN DASAR SETIA BUDHI (JPDS) Vol 1 No 2 (2018): Jurnal Pendidikan Dasar Setiabudhi
Publisher : Universitas Setia Budhi Rangkasbitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berangkat dari adanya keresahan penulis melihat kenyataan yang ada padagenerasi muda saat ini, bahwa nilai-nilai kebaikan yang telah diturunkan dari generasi kegenerasi mulai pudar tergerus dengan perkembangan zaman, namun tidak disertai dengankesiapan bangsanya untuk menyesuaikan diri serta upaya yang kuat untukmempertahankan jati diri bangsa. Beberapa fenomena yang terjadi diantaranya kasusbullying, kriminal, kekerasan, asusila yang bahkan melibatkan peserta didik sebagaipelakunya. Disinilah pentingnya pendidikan yang terimplementasi dalam pembelajaran,khususnya pembelajaran IPS untuk mewujudkan peserta didik yang memberikanmanfaat/kebaikan pada orang lain dimana sejatinya kebermaknaan hidup manusia punada karena kebersamaan dengan orang lain. Pendekatan yang digunakan dalam penelitianini adalah pendekatan kuantitatif, dengan metode survei deskriptif. Hasil temuanpenelitian menunjukan pembelajaran IPS yang memiliki indikator metode, sumber,media, dan evaluasi memberikan kontribusi yang positif dan signifikan pada perilakuprososial peserta didik sebesar 23,7%. Dengan demikian, dapat disimpulkanpembelajaran IPS berkontribusi cukup kuat terhadap perilaku prososial. Kata Kunci: Pembelajaran IPS, Prososial ABSTRACTThis research departs from the anxiety of writers to see the reality that exist in theyounger generation today, that the values of goodness that have been passed downfrom generation to generation began to fade eroded with the development of thetimes, but not accompanied by the readiness of his nation to adjust and strongefforts to maintain national identity. Some of the phenomena that occur includecases of bullying, criminal, violence, immoral that even involve learners as theculprit. This is where the importance of education that is implemented in learning,especially learning IPS to realize the students who provide benefits / goodness inothers where true meaningfulness of human life was there because of togethernesswith others. The approach used in this research is quantitative approach, withdescriptive survey method. The findings of the study showed that IPS learningwhich has indicator method, source, media, and evaluation give positive andsignificant contribution to prosocial behavior of learners is 23,7%. Thus, it can beconcluded that IPS learning contributes strongly enough to prosocial behavior. Keywords: Social Studies, Prosocial
PERBANDINGAN PENGARUH LATIHAN SENAM POCO-POCO DAN LATIHAN SENAM AYO BERSATU TERHADAP PENINGKATAN VO2 MAX Febri Kartika Sari
JURNAL PENDIDIKAN DASAR SETIA BUDHI (JPDS) Vol 1 No 2 (2018): Jurnal Pendidikan Dasar Setiabudhi
Publisher : Universitas Setia Budhi Rangkasbitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan antara latihan senam poco-poco dengan latihan senam ayo bersatu terhadap peningkatan kemampuan Volume Oxygen Maximum (VO2max). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen murni (true experiment), sedangkan desain penelitian yang digunakan yakni pre test-post test control group design. Populasi pada penelitian ini adalah siswi SMK Negeri Sukoharjo sebanyak 45 siswa. Teknik pengambilan data untuk test VO2max ini menggunakan Test Multi Tahap (Bleep Test). Teknik analisis data menggunakan Analisis Varians (ANAVA). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ada pengaruh yang signifikan dari latihan Senam Poco-poco 12,46 > 3,23) dan latihan SenamAyo Bersatu ( 4,15 > 3,23) terhadap kemampuan peningkatan VO2max pada siswi kelas XI SMK Negeri Sukoharjo Pringsewu. Kesimpulan dari penelitian ini adalah latihan senam poco-poco lebih baik dibandingkan dengan latihan senam ayo bersatu maupun kelompok kontrol dalam meningkatkan VO2max. Kata Kunci: bleep test, senam poco-poco, senam ayo bersatu, volume oxygen maksimum. ABSTRACT The purpose of the research is to know the comparison between poco-poco gymnastic and ayo bersatu gymnastic toward increasing ability of Volume Oxygen Maximum (VO2max). The method that was used by researcher was true experiment and the pre test-post test control group design was used by the researcher. In this research the population was female students of SMK Negeri Sukoharjo 45 students. Bleep test was used as a technique to take the data in order to examine Volume Oxygen Maximum (VO2max) and to analyze the data the researcher used analysis variant (ANOVA). The result of this researcher showed that there is significant influence from poco-poco gymnastic exercise 12,46 > 3,23) and ayo bersatu gymnastic exercise ( 4,15 > 3,23) toward increasing ability of Volume Oxygen Maximum (VO2max) to female students at the XI grade of SMK Negeri Sukoharjo Pringsewu. The conclusion of this research is poco-poco gymnastic exercise is better that ayo bersatu gymnastic exercise. It also happened in control group in increasing VO2max. Keywords: bleep test, poco-poco gymnastic, ayo bersatu gymnastic, volume oxygen maksimum.

Page 2 of 10 | Total Record : 100