cover
Contact Name
Heni Emawati
Contact Email
jaus1945@gmail.com
Phone
+6282153668901
Journal Mail Official
jaus1945@untag-smd.ac.id
Editorial Address
Jurnal Abdimas Untag Samarinda (JAUS) LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda, Kalimantan Timur. Jl. Ir. H. Juanda No.80 Samarinda, Kalimantan Timur. Telepon 0541 743390. Email:jaus1945@untag-smd.ac.id, jaus1945@gmail.com cc: emawati1945@gmail.com
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Jurnal Abdimas Untag Samarinda
ISSN : 29887704     EISSN : 29886317     DOI : https://doi.org/10.31293/jaus
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Abdimas Untag Samarinda (JAUS) Merupakan Jurnal yang berisi artikel-artikel ilmiah yang meliputi bidang Pengabdian kepada Masyarakat yang dikelola oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda. Abdimas bidang pertanian, abdimas bidang kehutanan, abdimas bidang sosial ekonomi pertanian dan kehutanan, sosial budaya pertanian dan kehutanan.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 2 (2025): Desember 2025" : 5 Documents clear
KESADARAN GENERASI MUDA TERHADAP EKOSISTEM MANGROVE Jumani, Jumani; Januati, Naqiyyah Ariska; Yulianthi, Rolly; Orianto, Karolina Sherly; Evrizal, Zevie Tresna; Emawati, Heni
Jurnal Abdimas Untag Samarinda Vol 3, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/jaus.v3i2.9179

Abstract

Pengelolaan pesisir mengalami berbagai kendala baik dari segi ekosistem dan kurangnya peduli masyarakat terhadap hutan mangrove. Kepedulian masyarakat terhadap hutan mangrove dirasa masih kurang. Metode kegiatan abdimas ini dengan melakukan kunjungan di mangrove center Balikpapan. Pengabdian ini diberikan materi dari nara sumber dari mangrove center Bapak Agus Bei tentang pentingnya hutan mangrove dan pengelolaannya. Abdimas mahasiswa dan dosen dikenalkan ekosistem mangrove mulai dari awal mula pengelolaan mangrove dari ekosistem yang rusak karena digunakan sebagai tambak. Edukasi hutan mangrove kepada generasi muda sangat diperlukan. Berbagai masalah terjadi mulai kerusakan ekosistem, bencana angin yang menyebabkan kerusakan di perumahan yang dekat dengan Pantai. Hutan mangrove sangat diperlukan bagi kawasan pesisir, maka perlu dipertahankan keberadaannya. Pentingnya hutan mangrove dengan cara memberikan wawasan dan kesadaran pada generasi muda termasuk mahasiswa dan dosen untuk andil dalam menjaga dan melestarikannya melalui aksi nyata baik langsung maupun tidak langsung.
PELATIHAN PENGOLAHAN KAYU INDUSTRI DI CV WANA KARYA SAMARINDA Tirkaamiana, Muhammad Taufan; Kamarubayana, Legowo; Yahya, Zuhdi; Ismail, Ismail; Azham, Zikri; Derita, Djumansi; Napitupulu, Marisi; Yesene, Alicia Nadya Putri; Larasati, Dhinda; Januati, Naqiyyah Arizka; Emawati, Heni
Jurnal Abdimas Untag Samarinda Vol 3, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/jaus.v3i2.9019

Abstract

Industri kayu merupakan salah satu industri kehutanan yang memanfaatkan kayu sebagai bahan utamanya. Kayu banyak dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari, misalnya sebagai bahan dasar konstruksi, furniture, hiasan, atau kebutuhan penunjang lainnya. Pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan pada hari Selasa tanggal 22 Juli 2025 mulai jam 8.00 Wita pagi sampai selesai, di CV Mana Karya Samarinda. Peserta adalah karyawana CV Wana Karya, Dosen dan mahasisswa Fakultas Pertanian Untag 1945 Samarinda.  Metode dalam abdimas ini adalah memberikan materi berupa slide (ceramah), kemudian dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab. Hasil yang dicapai dalam abdimas ini adalah memberikan masukan untuk output produk berdasarkan hasil FGD dengan pengelola CV Wana Karya Samarinda. Hasil diskusi dan penyampaian materi bahwa CV Wana Karya banyak mengalami kendala yaitu permodalan, pemasaran dan mendapatkan bahan baku. Pengabdian kepada masyarakat terlaksana dengan baik dan dapat disimpulkan sebagai berikut: CV Wana Karya mengalami beberapa kendala terutama permodalan dan pemasaran baik lokal dan ekspor dan bahan baku. Kegiatan pengabdian ini untuk permodalan disarankan menjalin kerjasama dengan Bank pemerintah yang kompeten, pemasaran tetap dilakukan dengan penambahan di media sosial sedangkan bahan disarankan untuk bekerjasama dengan perusahan kelapan sawit yang baru pembukaan lahan yang dapat memanfaatkan kayu limbah ulin dan bengkirai.
BUDAYA KERJA KARYAWAN DI CV WANA KARYA SAMARINDA DENGAN PENERAPAN MENAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA Indriani, Masitah; Fajriani, Fenny; Yahya, Zuhdi; Ismail, Ismail; Azham, Zikri; Amrullah, Tazri; Jumani, Jumani
Jurnal Abdimas Untag Samarinda Vol 3, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/jaus.v3i2.9054

Abstract

Perkembangan industri kayu di Indonesia memiliki resiko kecelakaan walaupun dalam skala kecil dibanding pertambangan. Industri kayu merupakan salah satu industri kehutanan yang memanfaatkan kayu sebagai bahan utamanya. Keselamatan dan kesehatan kerja merupakan aspek fundamental dalam industri dan organisasi modern, yang berkaitan dengan menjaga karyawan tetap sehat, aman, dan produktif. Pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan pada hari Selasa tanggal 22 Juli 2025 mulai jam 8.00 Wita pagi sampai selesai, di CV Mana Karya Samarinda. Peserta adalah karyawana CV Wana Karya, Dosen dan mahasisswa Fakultas Pertanian Untag 1945 Samarinda.  Metode dalam abdimas ini adalah memberikan materi berupa slide (ceramah), kemudian dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab. Hasil yang dicapai dalam abdimas ini adalah memberikan masukan betapa pentingnya keselamtan dan kesehtan kerja bagi karyawan CV Wana Karya Samarinda. Hasil diskusi dengan karyawan langsung masih ada yang belum disiplin dalam penggunaan masker dan sepatu standar. CV Wana Karya telah menerapkan keselamatan dan kesehatan kerja namun masih kurang disiplin dalam pemakaian sepatu, pelindung suara dan masker kerja.
MODOFIKASI USAHA PERTANIAN DENGAN POLA AGROFORESTRY DI DESA MANUNGGAL JAYA KECAMATAN TENGGARONG SEBERANG KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA Fajriani, Fenny; Maryani, Maryani; Hadi, Lalu Samsul; Hasanah, Rita Mainur; Belawing, Agnes Gering; Kamarubayana, legowo
Jurnal Abdimas Untag Samarinda Vol 3, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/jaus.v3i2.9092

Abstract

Alih-guna lahan menjadi lahan pertanian telah banyak menimbulkan banyak masalah seperti penurunan kesuburan tanah, erosi maupun perubahan lingkungan global. Agroforestry merupakan salah satu sistem pengelolaan lahan yang dapat ditawarkan untuk mengatasi masalah yang timbul akibat adanya alih-guna lahan dan sekaligus juga untuk mengatasi masalah pangan. Metode      kunjungan lapangan dengan Bapak Sugiman sebagai pemilik hutan rakyat dengan pola agroforesatry. Selanjutnya dilakukan wawancara dan diskusi. Menurunnya pendapatan Bapak Sugiman akan memodifikasi usaha agroforestry kami dapat memberikan saran dengan penambahan ternak yang sesuai dengan pasar di daerah Desa Manunggal Jaya, berdasarkan hasil diskusi dengan modal yang ringan adalah peternak ayam kampung dan mentok.
ANALISIS YURIDIS KELALAIAN KESELAMATAN PEKERJA: STUDI KASUS LEDAKAN GAS DI PT MANDOM INDONESIA Ramadani, Carinna Aulia
Jurnal Abdimas Untag Samarinda Vol 3, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/jaus.v3i2.9099

Abstract

Keselamatan dan kesehatan kerja (K3) adalah aspek fundamental dalam industri, khususnya dalam sektor-sektor dengan risiko tinggi seperti pengolahan bahan kimia dan penggunaan gas. Penelitian ini memiliki tiga tujuan utama:Pertama, mengevaluasi apakah fakta terkait instalasi pipa gas dan pemilihan material memenuhi unsur culpa (kelalaian) dalam hukum pidana Indonesia; Kedua, menguji sejauh mana peraturan dan standar teknis K3 memberikan dasar hukum konkret untuk menilai kelalaian dalam tahap perancangan, pengujian, pengoperasian, dan pemeliharaan; dan ketiga, merumuskan rekomendasi pencegahan agar praktik instalasi dan kepatuhan material selaras dengan norma hukum yang mengikat serta pengendalian manajemen yang dapat diverifikasi. Secara metodologis, artikel ini menggunakan pendekatan yuridis normatif yang diperkaya dengan analisis doktrinal berbasis kasus, mengacu pada instrumen peraturan dan pedoman kebijakan penerapan K3, serta kajian akademik tentang struktur kelalaian dan tata kelola K3, untuk mengaitkan penyimpangan teknis dengan kesalahan hukum dan logika pemidanaan. Analisis menunjukkan bahwa penentuan kelalaian bergantung pada bukti penyimpangan terhadap standar yang diwajibkan seperti kegagalan dalam identifikasi bahaya dan penilaian risiko (HIRADC), ketidaksesuaian material dengan spesifikasi yang diakui, pengujian tekanan atau kebocoran yang tidak memadai, dan pengawasan yang lemah di mana dokumen seperti audit, sertifikasi, catatan pelatihan, dan CAPA berfungsi sekaligus sebagai arsitektur pencegahan dan tulang punggung pembuktian. Temuan lebih lanjut menunjukkan bahwa sanksi yang terkalibrasi, yaitu kombinasi antara ketentuan pidana atas kelalaian yang menimbulkan kerugian dengan penegakan administratif, paling efektif bila disertai perintah perbaikan yang menargetkan keandalan sistem (misalnya management of change, integrity verification, dan competency assurance). Artikel ini menutup dengan mengusulkan langkah tata kelola untuk memperkuat kualitas pembuktian dan kepatuhan preventif, termasuk pengamanan integritas sertifikasi, audit pihak ketiga secara berkala yang berfokus pada bahaya proses, serta persyaratan transparansi terhadap data kinerja keselamatan yang kritis

Page 1 of 1 | Total Record : 5