cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Idea Nursing Journal
ISSN : 20872879     EISSN : 25802445     DOI : -
Core Subject : Health,
Idea Nursing Journal (INJ) adalah suatu media yang dapat digunakan untuk, mendiseminasi, dan mengarsipkan karya perawat peneliti di Indonesia. Karya yang dipublikasikan dalam jurnal ini secara tidak langsung diakui sebagai karya kecendekiawanan penulis dalam bidang keperawatan. Artikel antara lain meliputi sub bidang keperawatan dasar, keperawatan dewasa, keperawatan anak, keperawatan maternitas, keperawatan jiwa, keperawatan gerontik, keperawatan keluarga, keperawatan komunitas, manajemen keperawatan, dan pendidikan keperawatan.
Arjuna Subject : -
Articles 348 Documents
KUALITAS HIDUP PASIEN KANKER SERVIKS: PENGALAMAN PASIEN SUKU BATAK TOBA Roma Sitio; Dewi Elizadiani Suza; Siti Saidah Nasution
Idea Nursing Journal Vol 7, No 1 (2016): Idea Nursing Journal
Publisher : Fakultas Keperawatan-Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.822 KB) | DOI: 10.52199/inj.v7i1.6466

Abstract

ABSTRAKKanker seviks menimbulkan masalah tersendiri bagi perempuan yang mengalaminya karena kanker ini berhubungan dengan perubahan pada organ reproduksi perempuan sehingga akan berdampak pada kualitas hidup penderitanya. Penelitian ini bertujuan untuk menggali makna kualitas hidup pasien kanker serviks: pengalaman pasien suku Batak Toba. Penelitian ini merupakan studi fenomenologi deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan indept interview dan fieldnote. Patisipan berjumlah 12 orang suku Batak Toba yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Wawancara dilakukan di rumah sakit, peneliti terlebih dahulu melakukan kontrak. Hasil wawancara dianalisis dengan metode pendekatan Colaizzi. Hasil analisis penelitian ditemukan 6 tema yaitu: perubahan aktivitas fisik, efek samping terapi, perubahan psikologis, perubahan interaksi sosial, dampak budaya, dan kegiatan spiritual. Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar perawat dapat memberikan pelayanan keperawatan bagi perempuan yang menderita kanker serviks untuk meningkatkan kualitas hidupnya dengan memperhatikan faktor budaya karena budaya dapat mempengaruhi aspek harapan, kesehatan dan penyakit.Kata kunci: kualitas hidup, kanker serviks, suku Batak Toba. ABSTRACTCervical cancer has a specific problem in women who undergo it because of the change in their reproductive organ which will eventually influence their life quality. The objective of the research was to analyze the meaning of life quality in Batak Toba cervical carcer patients. The research was a descriptive phenomenological study. The data were gathered by conducting in - depth interviews and field notes. There were 12 Batak Toba participans, taken by using purposive sampling technique. Interviews were conducted in the hospital by having cantract before the interviews took place. The result of interviews was analyzed by using Collaizzi approach. The result of the research showed that there were six themes: change in physical activity, side effect of the therapy, psychological change, social interaction change, cultural change and spiritual activity. It is commended that nurses provide nursing care for cervical cancer women in order to increase their life quality by paying attention to cultural factor because culture can influence the aspects of hope, health and sickness.Keywords: Quality of Life, Cervical Cancer, Batak Toba Ethnic Group
SELF-MANAGEMENT IN PATIENTS WITH ASTHMA BRONCHIAL Cut Husna
Idea Nursing Journal Vol 1, No 1 (2010): Idea Nursing Journal
Publisher : Fakultas Keperawatan-Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (81.448 KB) | DOI: 10.52199/inj.v1i1.6349

Abstract

ABSTRACTThe burden of asthma affects the patients, families, society in terms of lost work, lessened quality of life,hospitalizations, and death. Continuing adult asthma morbidity is evident in the increasing number ofoutpatient and emergency visits to asthma. Many factors described as possible causes for the increasedmorbidity and mortality includes poor patient understanding of the disease process in appropriatemedication use, non adherence with prescribe preventive medication, and poor inhaler technique. Becauseof the asthma impact of rising severity, morbidity and mortality for human being, self-management is animportant things developed for asthma patients to improve self-care and maintain healthy life. Many ofpeople are associated with self-management, particularly patients, caregivers, health care providers, andpolicy providers to make a planning partnership in caring asthma patients. The self-management that involvefour components namely assessing and monitoring asthma severity and asthma control, education forpartnerships in care, control of environment factors and comorbid condition, and medications. The design ofstudy was descriptive explorative for three patients in Songkla Nagarind Hospital, Hatyai, Thailand. The aimof study was to describe the phenomenon of self-management in patients with asthma by using fourquestionnaires that consisted of ASQ, ACQ, ACECC, and MARS. Data collection divided into two parts waspretest and posttest, except for asthma severity only for pretest because its focused to identify level of asthmaseverity. The study was analyzed by using descriptive statistic with mean (X) and standard deviation (SD).The result of the study showed that asthma severity for mild, moderate, and severe levels for patients 1, 2 and3. Moreover, asthma control was moderate level, control of environment factor and comorbid conditions wasmoderate level, and medication adherence was moderate level as well. These components could be improvein asthma care and significantly reduce asthma trigger and statistically can be viewed as effective cost waysto maintain quality of life in asthma patients.Keyword: self-management, asthma bronchial, patients’ admitted, hospital
PENINGKATAN STATUS GIZI PADA PASIEN SIROSIS HEPATIS MELALUI REGIMEN NUTRISI DI RSU SARI MUTIARA MEDAN Bunga Theresia Purba; Lasma Rina Sinurat
Idea Nursing Journal Vol 9, No 2 (2018): Idea Nursing Journal
Publisher : Fakultas Keperawatan-Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (175.677 KB) | DOI: 10.52199/inj.v9i2.12559

Abstract

Nutrisi sangat diperlukan pada pasien sirosis hepatis untuk meningkatkan regenerasi jaringan hati dan mencegah kerusakan lebih lanjut dan meningkatkan fungsi jaringan hati yang tersisa, mencegah penurunan berat badan / malnutrisi  atau  meningkatkan  berat  badan  bila  kurang,  mencegah  komplikasi lebih  lanjut  (hipertensi  porta,  asites,  varises  esofagus,  dan  ensefalopati hepatikum. Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik komparatif dengan menggunakan desain quasi eksperimental dengan pendekatan control group pre test post test design. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan status nutrisi pada pasien sirosis hepatis melalui regimen nutrisi di Rumah Sakit Umum Sari Mutiara Medan. Sampel dalam penelitian ini terbagi dua yaitu 20 responden kelompok kontrol dan 20 responden kelompok intervensi, sehingga total jumlah sampel 40 responden. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah non probability sampling dengan teknik consecutive sampling. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan lembar pengkajian status nutrisi  yaituForm Full The Mini Nutritional Assessment dan pengukuran BMI (Body Mass Indeks). Data dianalisa dengan menggunakan dependent T-test yang bertujuan untuk membandingkan rata-rata status nutrisi sebelum dan sesudah perlakukan pada masing-masing kelompok, sedangkan untuk menganalisis perbandingan rata-rata status nutrisi pada kelompok intervensi dan kontrol dengan menggunakan independent T-test. Hasil penelitian didapatkan rata-rata status nutrisi pada kelompok intervensi adalah 24,40 sedangkan rata-rata status nutrisi pada kelompok kontrol adalah 20,85. Hasil uji statistik didapatkan p-value 0,000 (p0,05), berarti pada alpa 5% terlihat terdapat perbedaan rerata status nutrisi secara siginifikan antara kelompok intervensi dengan kelompok kontrol.Regimen nutrisi pada pasien sirosis hepatis harus menjadi prosedur rutinitas untuk mendeteksi masalah gizi atau malnutrisi yang dapat meningkatkan status nutrisi.Kata kunci : Status Nutrisi, Regimen Nutrisi, Sirosis Hepatis
PERSEPSI PASIEN STROKE TENTANG DUKUNGAN PASANGAN DI BANDA ACEH Ainal Mardiah; Nurleli, Nurleli; Hermansyah, Hermansyah
Idea Nursing Journal Vol 6, No 2 (2015): Idea Nursing Journal
Publisher : Fakultas Keperawatan-Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (82.538 KB) | DOI: 10.52199/inj.v6i2.6536

Abstract

ABSTRAKStroke merupakan penyakit yang berpengaruh pada seluruh tubuh seperti kelumpuhan, defisit fungsi kognitif, kesulitan bicara, kesulitan emosional, kesakitan, dan masalah dalam kehidupan sehari-hari. Untuk proses pemulihan/rehabilitasi pasca stroke membutuhkan waktu yang lama dan dukungan sosial. Salah satu sumber dukungan sosial yang utama bagi penderita stroke yang telah menikah adalah pasangan. Penelitian  ini bertujuan untuk mengetahui pandangan pasien stroke tentang dukungan pasangan di Banda Aceh. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Teknik penentuan terhadap 6 orang informan ditentukan secara purposive dengan kriteria pasien stroke yang mempunyai pasangan yang merawat. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara mendalam menggunakan panduan wawancara yang berisi pertanyaan–pertanyaan terbuka. Hasil penelitian menunjukkan pasangan sudah memberikan dukungan terhadap penderita stroke baik dukungan penghargaan,  dukungan informasi, dukungan instrumental maupun dukungan emosional. Hal tersebut didapatkan dari  pasangan yang perhatian, memberi motivasi dan pengharapan untuk sembuh, selain itu juga dengan membantu saat latihan, mengantar berobat, serta memenuhi segala kebutuhan. Namun keterbatasan pengetahuan dan penerimaan diri yang maladaptif sering membuat dukungan yang diterima tidak optimal terutama terhadap rehabilitasi fungsi seksual. Kepada pasangan diharapkan dapat mencari informasi lebih banyak tentang perawatan stroke di rumah, dan  kepada tim pemberi pelayanan kesehatan dapat memberikan informasi yang komprehensif baik kepada penderita maupun pasangan.Kata kunci: Pasien stroke, dukungan, pasangan ABSTRACTStroke can affect the whole body such as paralysis, cognitive deficits, speech difficulties, emotional difficulties, pain, and problems in daily life. The recovery process in post-stroke patients take a long time and also require social support because they are not able to solve their own problems. One of the main sources of social support for stroke survivors who had married was their spouse. This study aimed to determine the perception of stroke patients to the spousal support. Research Methods was Qualitative research with a phenomenology approach. Six informants were determined purposively who meet the criteria which is stroke patients who have a spouse who cared for. The method of data collection was done by in-depth interviews. The analysis used was content analysis. This study found that the stroke patient spouses already provide good support in term of appraisal support, informasional support, instrumental support, and emosional support . However the lack of knowledge and maladaptive self acceptance made their support was not optimal, especially for the rehabilitation of sexual function. Conclusion: To the stroke patient spouses are expected to seek more information about home care for stroke patients and to the team of health care providers should provide comprehensive information to both the patient and the spouse. Keywords: stroke patients, support, spausal
HUBUNGAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEBUTUHAN GIZI DENGAN STATUS GIZI LANJUT USIA DI UPTD RUMOH SEUJAHTERA GEUNASEH SAYANG BANDA ACEH . Ibrahim HS
Idea Nursing Journal Vol 3, No 2 (2012): Idea Nursing Journal
Publisher : Fakultas Keperawatan-Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (250.067 KB) | DOI: 10.52199/inj.v3i2.1581

Abstract

Masalah gizi adalah masalah yang mungkin terjadi pada lansia yang erat kaitannya dengan masukan makanan dan metabolisme tubuh serta faktor-faktor yang mempengaruhinya. Hal ini disebabkan oleh terjadinya proses degradasi yang berlangsung sangat cepat yang mengakibatkan terjadinya perubahan status gizi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh faktor-faktor yang mempengaruhi kebutuhan gizi lanjut usia di Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Rumoh Seujahtera Geunaseh Sayang Banda Aceh Tahun 2011. Desain penelitian yang digunakan deskriptive corelative dengan pendekatan cross sectional study. Penelitian ini dilakukan dari tanggal 26 - 29 Oktober 2011 di Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Rumoh Seujahtera Geunaseh Sayang Banda Aceh dengan jumlah responden 49 orang. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner dalam bentuk dikotomi. Tehnik pengambilan sampel yang digunakan total sampling, analisa bivariat dengan mengunakan uji statistik chi-square test (x2). Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan faktor-faktor yang mempengaruhi kebutuhan gizi dengan status gizi lanjut usia, diantaranya aktivitas fisik, depresi dan kondisi mental, pengobatan, penyakit dan kemunduran biologis dengan status gizi lanjut usia dengan nilai p-value 0,05. Kesimpulan hasil penelitian didapatkan bahwa status gizi lansia sudah berada dalam kategori normal, maka peneliti menyarankan kepada Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Rumoh Seujahtera Geunaseh Sayang Banda Aceh agar dapat mengoptimalkan perhatian terhadap makanan yang dikonsumsi lansia guna mencapai status gizi yang normal dan dalam memberikan obat kepada lansia agar lebih memperhatikan daya penyerapan obat tanpa mempengaruhi status gizi lansia, dan peneliti selanjutnya dapat menjadikan referensi untuk melihat lebih lanjut tentang hubungan faktor-faktor yang mempengaruhi kebutuhan gizi dengan status gizi lanjut usia.
FAKTOR INTERNAL DAN EKSTERNAL PADA PELAKSANAAN EDUKASI PENGURANGAN RISIKO BENCANA Qurrata Aini; Cut Husna
Idea Nursing Journal Vol 8, No 1 (2017): Idea Nursing Journal
Publisher : Fakultas Keperawatan-Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.975 KB) | DOI: 10.52199/inj.v8i1.8705

Abstract

ABSTRAKKeberhasilan pelaksanaan sekolah siaga bencana diprakarsai oleh pelaksanaan edukasi Pengurangan Risiko Bencana (PRB) yang berkesinambungan. Pengurangan Risiko Bencana dipengaruhi dipengaruhi faktor internal dan eksternal sekolah itu sendiri. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pelaksanaan edukasi pengurangan risiko bencana meliputi kemitraan sekolah dengan stakeholder, personil berdedikasi dan anggaran, serta partisipasi murid. Jenis penelitian ini adalah analitik korelatif dengan desain cross sectional study. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 104 guru. Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner yang terdiri dari 42 pertanyaan dalam skala Likert dan dichotomy choice. Analisa data menggunakan analisa univariat (distribusi frekuensi) dan bivariat (Spearman rank pvalue=0,000). Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan antara kemitraan sekolah dan stakeholder dengan pelaksanaan edukasi PRB, terdapat hubungan antara personil berdedikasi dan anggaran dengan pelaksanaan edukasi PRB, terdapat hubungan partisipasi murid dengan pelaksanaan edukasi PRB. Kesimpulan penelitian bahwa faktor kemitraan sekolah dengan stakeholder, personil berdedikasi dan anggaran, serta partisipasi murid mempengaruhi pelaksanaan edukasi Pengurangan Risiko Bencana. Rekomendasi bagi komponen sekolah untuk meningkatkan kesadaran, kapasitas, motivasi dan kreativitas guru untuk memberi edukasi pengurangan risiko bencana. Sekolah juga disarankan meningkatkan partisipasi murid dalam simulasi bencana.Kata kunci: Edukasi, pengurangan resiko bencana, sekolah siaga bencana ABSTRACTThe sustainable education implementation of Disaster Risk Reduction (DRR) influences the implementation of disaster preparedness school. This research aimed to find out the factors influencing the implementation of DRR education including school partnerships with stakeholders, dedicated personnel and the budget to and participation of students. This research was analytical correlative with cross sectional study design. This research used total sampling technique. A number of 104 teachers were the population members in this study. The data were collected by using questionnaire consisting of 42 questions in the form of Likert scale and dichotomy choice. The data were analyzed by using univariate and bivariate analysis. The results indicated that there was a correlation between school partnerships with stakeholders and implementation of Disaster Risk Reduction education, dedicated personnel and the budget to implementation of Disaster Risk Reduction education, as well as participation of students and implementation of Disaster Risk Reduction education. From this research, it can be concluded that the school partnerships with stakeholders, dedicated personnel and budget, as well as participation of students influence the implementation of DRR education. It is advisable for school components to increase awareness, capacity, motivation and creativity of teachers regarding DRR education as well as increae participation of student in disaster simulation.Keywords: Disaster risk reduction, disaster preparedness school, education
DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEPATUHAN PASIEN DIABETES MELITUS DALAM MENJALANI PENGOBATAN DI BLUD RSUZA BANDA ACEH Nurleli, Nurleli
Idea Nursing Journal Vol 7, No 2 (2016): Idea Nursing Journal
Publisher : Fakultas Keperawatan-Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (72.605 KB) | DOI: 10.52199/inj.v7i2.6454

Abstract

ABSTRAKDiabetes Melitus (DM) merupakan penyakit dengan tantangan yang besar untuk mencapai kesuksesan dalam penatalaksanaannya karena harus dilakukan seumur hidup sehingga kejenuhan dan ketidak patuhan sering terjadi. Salah satu elemen penting dalam meningkatkan kepatuhan pengobatan pada pasien DM adalah dukungan dari keluarga. Penelitian cross sectional yang bersifat deskriptif analitik ini dilakukan untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan penderita DM. Penelitian dilaksanakan mulai tanggal 22 Juni s.d 10 Juli 2015 terhadap 97 penderita DM yang dipilihsecaraaccidental sampling di Poliklinik Endokrin BLUD RSUZA Banda Aceh. Pengumpulan data diperoleh melalui jawaban responden dengan menggunakan kuesioner. Kemudian data diolah kedalam bentuk data numerik melalui program SPSS 23 untuk selanjutnya dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan koefisien korelasi Pearson dan regresi linear. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antaradukungan keluarga dengan kepatuhan pasien DM dalam menjalani pengobatan (p= .000). Mengingat pentingnya dukungan keluarga diharapkan setiap pemberian pelayanan kesehatan pada pasien DM harus lebih menerapkan keterlibatan peran serta keluarga untuk menghilangkan kemungkinan hambatan yang dihadapi oleh pasien DM dalam menjalani pengobatan.Kata kunci: Dukungan keluarga, Kepatuhan berobat, Diabetes Melitus ABSTRACTDiabetes mellitus (DM) is a disease with a major challenge to achieve success in its management. The treatment must be done for a long time so that often leads to boredom and disobedience. The important element in improving treatment adherence in diabetic patientis the support from the family. The descriptive cross-sectional study was designed to determine the relationship between the family support and patient compliance. Data collection was conducted from June 22 to July 10, 2015 on 97 patients with DM. The sample was selected by accidental sampling in Endocrine Clinic BLUD RSUZA Banda Aceh. The data wereanalyzed using SPSS 23.0 for Pearson correlation coefficient and linear regression. The results found that there is a relationship between family support and patient compliance (p = .000). Patient compliance was rooted in a number of family support. Health care provider should further implement the involvement of the family to eliminate the possible barriers faced by diabetic patients to achieve treatment compliance.Keywords: family support, treatment adherence, DiabetesMellitus
EFEKTIFITAS PENDEKATAN POSITIVE DEVIANCE – POS GIZI DALAM PENINGKATAN STATUS GIZI BATITA DI KOTA SABANG Wirda Hayati; Dewi Marianthi; Suwarni, Suwarni
Idea Nursing Journal Vol 3, No 1 (2012): Idea Nursing Journal
Publisher : Fakultas Keperawatan-Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (77.647 KB) | DOI: 10.52199/inj.v3i1.6418

Abstract

ABSTRAKMetode positive deviance dan pos gizi telah memberikan hasil yang signifikan dalam meningkatkan status gizi balita yang mengalami kurang gizi. Saat ini di NAD juga masih ditemukan kejadian gizi kurang pada balita termasuk di Kota Sabang. Namun khususnya di Kota Sabang terutama di kelurahan Paya Seunara belum ada suatu hasil penelitian yang menunjukkan bahwa metode positive deviance pos gizi juga memberikan dampak yang signifikan terhadap peningkatan status gizi keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi efektifitas Pendekatan Positive deviance – Pos Gizi dalam upaya meningkatkan status gizi balita Di Kelurahan Paya Seunara Kota Sabang tahun 2010. Desain penelitian berupa kuasi eksperimenpre-post test, jumlah sampel sebanyak 18 orang yang merupakan total populasi. Penelitian ini dilakukan selama 6 bulan menggunakan instrumen pengembangan dari formulir pencatatan status gizi (PSG) balita dari DepKes RI, sedangkan untuk menilai status gizi digunakan pengukuran BB anak balita dan kuisioner tentang cara pemenuhan gizi balita oleh keluarga serta instrument food record untuk memudahkan pengontrolanpemenuhan gizi pada balita yang dilakukan selama intervensi positive deviance – pos gizi baik di posyandu maupun di keluarga. Hasil penelitian menunjukkan Pendekatan Positive deviance – Pos Gizi efektif dalam upaya meningkatkan status gizi balita Di Kelurahan Paya Seunara Kota Sabang dengan p value = 0.000, ada perbedaan pemenuhan zat gizi balita oleh keluarga sebelum dan setelah dilakukan positive deviance posgizi di kelurahan Paya Senara Kota Sabang p value = 0.000 serta ada perbedaan Status gizi balita di Kelurahan Paya Seunara Kota Sabang sebelum dan setelah dilakukan pendekatan positive deviance – pos gizi denagn p value = 0.000. Diharapkan kepada para stakeholder dan jajaran terkait agar merencanakan kegiatan postive deviance – pos gizi untuk setiap posyandu yang ada diwilayah kerjanya guna meningkatkan status gizi balita sebagai program tahunan yang berkesinambungan.Kata Kunci : Positive deviance, pos gizi, status gizi balita.ABSTRACTThe Positive deviance method and the post nutrition had been given a significant result on increasing the nutritional status of malnutrition toddlers. Currently, in NAD, it still found the incidence of malnutritionamong toddlers including Sabang city. However, in Sabang city particularly, Paya Seunara village especially did not have a research result which showed that the positive deviance method and the postnutrition had a significant impact on increasing nutritional status of the family. This study aimed to identify the effectiveness of the Positive deviance approach and the post nutrition in order to increase nutritionalstatus among toddlers in Paya Seunara village, Sabang city, 2010. The study design is quasi-experimental study using pretest - posttest tested; the samples are 18 people who are total population. This study was conducted during 6 months using the developed instrument from the documentation of the toddlers nutrition form (PSG) by Depkes RI; while, to assess the toddlers nutritional status are used the toddlers body weight measurements and questionnaire about how the family meet the toddlers needs and food record instrument controlling the easier fulfillment of the toddlers nutrition, it conducted during positive deviance and post nutrition intervention, both in posyandu or in the family. Result of the study showed that the Positive deviance - post nutrition approach was effective in increasing the toddlers nutritional status in Paya Seunara village, Sabang city with p value = 0.000, there is a difference fulfillment nutrients of toddlers by the family before and after the positive deviance and post nutrition intervention in Paya Seunara village, Sabang city with p value = o.ooo, and there is a difference of nutritional status in Paya Seunara village, Sabang citybefore and after positive deviance - post nutrition approach intervention with p value = 0.000. It is expected to stakeholders and related parties to plan the positive deviance - post nutrition activities for every posyandu existent in work area to improve the nutritional status of toddlers as an ongoing annual program.Keywords: Positive deviance, post nutrition, nutritional status of toddlers.
DUKUNGAN KELUARGA DAN STRES PADA PASIEN KANKER DI RSUDZA BANDA ACEH Syarif Hilman
Idea Nursing Journal Vol 3, No 3 (2012): Idea Nursing Journal
Publisher : Fakultas Keperawatan-Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52199/inj.v3i3.1567

Abstract

Kanker merupakan salah satu penyakit kronis yang angka kejadiannya meningkat setiap tahun. Setiap penyakit fisik yang dialami seseorang tidak hanya menyerang manusia secara fisik saja, tetapi juga dapat membawa masalah-masalah bagi kondisi psikologisnya. Hal ini juga dapat terlihat pada pasien kanker, stres sering dijumpai sebagai akibat kanker tersebut. Tatalaksana kanker dan stres pada pasien kanker memerlukan peran dari banyak pihak, termasuk keluarga. Keluarga memiliki tanggung jawab terhadap status kesehatan anggota keluarganya, dimana peran keluarga akan mempengaruhi setiap aspek perawatan kesehatan anggota keluarganya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi hubungan dukungan keluarga dengan tingkat stres pada pasien kanker. Jenis penelitian adalah deskriptif korelatif dengan desain cross sectional study. Metode pengambilan sampel adalah purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 61 orang. Analisa data terdiri dari univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan 95,1% responden  memiliki dukungan keluarga yang baik dan sebanyak 57,4% responden mengalami stres sedang. Terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan tingkat stres (p-value=0,04; α=0,05). Kesimpulan adalah terdapat hubungan negatif yang signifikan antara dukungan keluarga yang baik dengan stres pada pasien kanker. Peneliti memberikan rekomendasi kepada manajemen rumah sakit agar meningkatkan kualitas intervensi yang berkaitan dengan pemenuhan dukungan keluarga pada pasien kanker sehingga tingkat stres dapat menurun.
Head Nurses’ Management Regarding Patient Safety in Public Hospitals Aceh Province, Indonesia Yuswardi, Yuswardi; Nongnut Boonyoung; Pratyanan Thiangchanya
Idea Nursing Journal Vol 6, No 3 (2015): Idea Nursing Journal
Publisher : Fakultas Keperawatan-Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (415.568 KB) | DOI: 10.52199/inj.v6i3.6795

Abstract

ABSTRACTHead nurses play a major role in managing patient safety. To what extent head nurses in Aceh province, Indonesia here applied patient safety goals as standard guiding their management. This study aimed to identify the levels of head nurse’ management regarding patient safety in public hospitals Aceh, Indonesia. A descriptive study was conducted in fourteen public hospitals in Aceh province, Indonesia. A proportionate stratified random sampling technique was used to recruit 123 head nurses from 14 out of 21 hospitals of three geographical areas of Aceh province. The data collection instruments were developed by the researchers, based on 6 areas of the JCI’s patient safety goals statements and displaying use of the PDCA cycle in managing patient safety. The study conducted from January to March 2013. The overall score of head nurses’ regarding patient safety was at a high level. Management of each dimension including identifying patient correctly (M = 4.39, SD = 0.51), improving effective communication (M = 4.11, SD = 0.60), maintaining safety of high alert medication (M = 4.16, SD = 0.65), ensuring correct procedure (M = 4.02, SD = 0.69), reducing the risk of healthcare associated infections (M = 3.71, SD = 0.79) and reducing risk from fall (M = 3.71, SD = 0.91) respectively. The high level of head nurses’ management regarding patient safety may lead to reduce adverse patient event, error, and mortality. Management of adverse event was a strategy to ensure patient safety during hospitalization.Keyword: Head nurse, management, patient safety, public hospital.

Filter by Year

2010 2022


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 1 (2022): Idea Nursing Journal Vol 12, No 3 (2021): Idea Nursing Journal Vol 12, No 2 (2021): Idea Nursing Journal Vol 12, No 1 (2021): Idea Nursing Jurnal Vol 11, No 3 (2020): Idea Nursing Journal Vol 11, No 2 (2020): Idea Nursing Journal Vol 11, No 1 (2020): Idea Nursing Journal Vol 10, No 3 (2019): Idea Nursing Journal Vol 10, No 2 (2019): Idea Nursing Journal Vol 10, No 1 (2019): Idea Nursing Journal Vol 9, No 1 (2018): Vol 9, No 1 (2018) Idea Nursing Jurnal Vol 9, No 3 (2018): Idea Nursing Journal Vol 9, No 2 (2018): Idea Nursing Journal Vol 8, No 3 (2017): Idea Nursing Journal Vol 8, No 2 (2017): Idea Nursing Journal Vol 8, No 1 (2017): Idea Nursing Journal Vol 7, No 3 (2016): Idea Nursing Journal Vol 7, No 2 (2016): Idea Nursing Journal Vol 7, No 1 (2016): Idea Nursing Journal Vol 6, No 3 (2015): Idea Nursing Journal Vol 6, No 2 (2015): Idea Nursing Journal Vol 6, No 1 (2015): Idea Nursing Journal Vol 5, No 3 (2014): Idea Nursing Journal Vol 5, No 2 (2014): IDEA NURSING JOURNAL Vol 5, No 1 (2014): Idea Nursing Journal Vol 4, No 3 (2013): Idea Nursing Journal Vol 4, No 2 (2013): Idea Nursing Journal Vol 4, No 1 (2013): Idea Nursing Journal Vol 3, No 3 (2012): Idea Nursing Journal Vol 3, No 2 (2012): Idea Nursing Journal Vol 3, No 1 (2012): Idea Nursing Journal Vol 2, No 3 (2011): Idea Nursing Journal Vol 2, No 2 (2011): Idea Nursing Journal Vol 2, No 1 (2011): Idea Nursing Journal Vol 1, No 1 (2010): Idea Nursing Journal More Issue