cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Idea Nursing Journal
ISSN : 20872879     EISSN : 25802445     DOI : -
Core Subject : Health,
Idea Nursing Journal (INJ) adalah suatu media yang dapat digunakan untuk, mendiseminasi, dan mengarsipkan karya perawat peneliti di Indonesia. Karya yang dipublikasikan dalam jurnal ini secara tidak langsung diakui sebagai karya kecendekiawanan penulis dalam bidang keperawatan. Artikel antara lain meliputi sub bidang keperawatan dasar, keperawatan dewasa, keperawatan anak, keperawatan maternitas, keperawatan jiwa, keperawatan gerontik, keperawatan keluarga, keperawatan komunitas, manajemen keperawatan, dan pendidikan keperawatan.
Arjuna Subject : -
Articles 348 Documents
HUBUNGAN TERAPI RELIGIUS DENGAN STRESS PSIKOSOSIAL PADA LANJUT Ibrahim Hs; Ira Suriani
Idea Nursing Journal Vol 2, No 3 (2011): Idea Nursing Journal
Publisher : Fakultas Keperawatan-Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (446.884 KB) | DOI: 10.52199/inj.v2i3.6489

Abstract

ABSTRAKFaktor psikososial pada lanjut usia dapat menimbulkan permasalahan dan berpengaruh terhadap gangguan fisik, sosial, dan mental. Perubahan kondisi psikososial mengakibatkan terjadinya stress psikososial. Terapi religius adalah salah satu teknik yang dikembangkan untuk mengatasi stress yang dikenal dengan psikoreligius. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan terapi religius; bimbingan rohani; doa dan zikir;  dan keyakinan dengan stress psikososial pada lanjut usia di UPTD Panti Sosial Meuligoe Jroh Naguna Banda Aceh 2010. Desain penelitian ini adalah deskriptif korelatif. Pengumpulan data mulai tanggal 29 Juni sampai dengan  2 Juli 2010. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling melalui pendekatan Cross Sectional Study dengan jumlah sampel 41 orang lansia.  Alat pengumpulan data berupa kuesioner dalam bentuk skala likert. Analisa data dilakukan dengan univariat dan bivariat melalui uji statistik Chi-square test ( ). Hubungan terapi religius untuk bimbingan rohani dengan stress psikososial kategori baik (70,70%) (P value=0,029), doa dan zikir dengan stress psikososial katagori baik (63,4 %) (P value=0,038), keyakinan dengan stress psikososial katagori baik (69,5%) (P value=0,017), sehingga didapatkan nilai P value 0,05. Kesimpulan terdapat hubungan antara terapi religius (bimbingan rohani,doa dan zikir, keyakinan) dengan stress psikososial pada lanjut usia di UPTD Panti Sosial Meuligoe Jroh Naguna Banda Aceh. Kepada instansi terkait disarankan agar dapat mengoptimalkan keperawatan khususnya di bidang gerontik yang berkaitan dengan terapi religius terhadap lansia yang mengalami stress psikososial.  Kata kunci: Terapi religius, stress psikososial, bimbingan rohani, doa dan zikir, keyakinan. ABSTRACTPsychosocial factor in elderly may create problems and affect to mental, social and physical disturbances. Psychosocial change results in psychosocial stress. Religious therapy is one of techniques which developed to overcome stress which known as psychoreligious. The study aims to identify relationship of religious therapy, spiritual guidance, du’a and zikir and faith with psychosocial stress in elderly in UPTD Panti Sosial Meuligoe Jroh Naguna Banda Aceh 2010. The study design was correlative descriptive. Data were collected between 29th June and 2nd July 2010. Sampling technique was used purposive sampling method with cross sectional study approach and the number of sample was 41 elderly. Data collection tool used questionnaire in Likert scale. Data analysis was implemented by univariate and bivariate by means of Chi-square test ( ) statistics test. Relationship of religious therapy in spiritual guidance with psychosocial stress was in good category (70,70%) (P value=0,029), du’a and zikir with psychosocial stress was in good category (63,4 %) (P value=0,038), faith with psychosocial stress was in good category (69,5%) (P value=0,017) thus P value 0,05. The conclusion shows relationship between religious therapy (spiritual guidance, du’a and zikir, and faith) with psychosocial stress in elderly in UPTD Panti Sosial Meuligoe Jroh Naguna Banda Aceh. It is recommended that the institution optimizing nursing particulary in gerontic subject regards religious therapy for elderly facing psychosocial stress. Keywords: Religious therapy, psychosocial stress, spiritual guidance, doa and zikir, faith.
EVALUASI PENYEGARAN PENGETAHUAN PERAWAT KESEHATAN JIWA MASYARAKAT TENTANG KESIAPSIAGAAN DALAM MENGHADAPI BENCANA GEMPA BUMI DAN TSUNAMI . Roslaini; . Agussabti; . Nizam
Idea Nursing Journal Vol 4, No 3 (2013): Idea Nursing Journal
Publisher : Fakultas Keperawatan-Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.932 KB) | DOI: 10.52199/inj.v4i3.1503

Abstract

Penelitian kuantitatif ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengetahuan tentang kesiapsiagaan bencana gempa bumi dan tsunami pada 50 orang perawat kesehatan jiwa masyarakat di Kota Banda Aceh dan di Kabupaten Aceh Besar dengan menggunakan desain penelitian eksperimen dalam bentuk intervensi penyegaran (refreshing) yang dilakukan pada bulan Maret 2013, dan nilai mean dianalisis melalui uji statistik paired t-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan pengetahuan tentang kesiapsiagaan bencana gempa bumi dan tsunami yang signifikan antara sebelum dan setelah penyegaran (p=0,001) dengan selisih mean (Ď) sebesar 9,56. Perbedaan nilai mean pengetahuan ini diperoleh pada manajemen bencana (Ď=3,66), analisa risiko (Ď=1,22), dampak bencana (Ď=3,08), dan keterampilan (Ď=1,56). Penyegaran pengetahuan dengan menggunakan instrumen penelitian ini perlu dilakukan secara berkala bagi perawat kesehatan jiwa masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan terhadap bencana gempa bumi dan tsunami.
EFEKTIFITAS PEMBERIAN TERAPI MUSIK INSTRUMENT TERHADAP KUALITAS TIDUR PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK YANG MENJALANI HEMODIALISA Eka Isranil Laily; Juanita, Juanita; Cholina Trisa Siregar
Idea Nursing Journal Vol 6, No 3 (2015): Idea Nursing Journal
Publisher : Fakultas Keperawatan-Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (495.05 KB) | DOI: 10.52199/inj.v6i3.6790

Abstract

ABSTRAKPenyakit gagal ginjal kronik merupakan masalah kesehatan yang berkembang pesat. Pasien dengan hemodialisis memiliki masalah gangguan tidur yang berefek terhadap kualitas hidup pasien hemodialisis. Gangguan tidur memiliki dampak negatif pada respon imun dan dapat menyebabkan perkembangan kardiovaskuler yang merupakan penyebab kematian pada pasien gagal ginjal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi efektifitas pemberian terapi musik instrument terhadap kualitas tidur pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa. Penelitian ini menggunakan desain quasi-eksperimen dengan pre and post test with control dengan sampel 73 orang dengan menggunakan tabel power analysis 38 responden. Hasil penelitian menunjukkan adanya efek pemberian terapi musik instrument terhadap kualitas tidur pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa dengan hasil uji independent t test yaitu p=0,001 (p0,005). Perbandingan kualitas tidur sebelum dan sesudah pemberian terapi musik instrument menggunakan analisa data paired t-test dengan p=0,000. Kualitas tidur responden setelah dilakukan pemberian terapi musik instrument menunjukkan peningkatan.Kata Kunci: terapi musik, kualitas tidur, hemodialisaABSTRACTBreast cancer is the most common cancer suffered by women. Phenomenon in getting from patients treated with breast cancer who received chemotherapy in Haji Adam Malik Hospital, there is an increasing number of breast cancer throughout the year 2014 there were 9189 people. Patients with breast cancer is highest in North Sumatra Batak tribe women as much as 215 people (68.9%). The objective of this research was to explore the experience of Bataknese breast cancer patients who were under chemotherapy treatment. The research used phenomenology descriptive method. The data were gathered by conducting in-depth interviews. The sample were 15 Bataknese breast cancer patients who had fulfilled the criteria, taken by using purposive sampling technique. The Results of recorded interviews was analyzed by using content analysis. The result of the research showed that there were five themes which reflected the phenomena. They were experienced the emotional instability of breast cancer patients as a response to chemotherapy, adaptation to reduce the physical changes after chemotherapy, seeked the healing and recovery by breast cancer patients who were under chemotherapy treatment, reduced the emotional instability by breast cancer patienst who were under chemotherapy treatment, obstacles which is experienced by the breast cancer patients under chemotherapy treatment. It is recommended that health care provider, especially nurse, provide holistic service based on cultural for breast cancer patients who were treated with chemotherapy and give information to educational that the importance of cultural to give the nursing services.Keywords: Musical Therapy, Sleep Quality, Hemodialysis
KHASIAT MADU DALAM MENURUNKAN MUKOSITIS AKIBAT KEMOTERAPI Marthalena Simamora; Dewi Prabawati; Wilhelmus Hari Susilo
Idea Nursing Journal Vol 7, No 3 (2016): Idea Nursing Journal
Publisher : Fakultas Keperawatan-Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (59.198 KB) | DOI: 10.52199/inj.v7i3.6441

Abstract

ABSTRAKMukositis merupakan peradangan pada mukosa dan submukosa mulut yang terjadi akibat efek samping kemoterapi. Salah satu tindakan yang direkomendasikan untuk mencegah dan menurunkan derajat mukositis adalah melakukan perawatan mulut  menggunakan madu. Penelitian ini bertujuan  menganalisis khasiat madu dalam menurunkan  mukositis pada pasien kanker akibat kemoterapi. Penelitian ini merupakan kuasi eksperimen non equivalent control group pretest-post test, sampel sebanyak 98 responden diambil dengan tehnik total sampling. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi derajat mukositis  dan instrument Assesment Guide yang yang direkomendasikan oleh United Kingdom Cancer Care Study Group (UKCCSG). Analisis data dengan regresi logistic ordinal diperoleh hasil bahwa perawatan mulut menggunakan madu bermanfaat menurunkan mukositis akibat kemoterapi pada pasien kanker (kelompok intervensi) (p=0.000). Perawatan mulut menggunakan madu bersama-sama dengan variabel usia, jenis kelamin, status gizi, jenis kanker dan jenis kemoterapi secara simultan berkontribusi terhadap penurunan derajat mukositis sebesar 77,9% pada hari ketiga dan 81% pada hari ke enam. Disarankan kepada pasien kanker agar mengaplikasikan perawatan mulut menggunakan madu selama terapi kemoterapi untuk mencegah dan menurunkan derajat mukositis.Kata kunci: kemoterapi, madu, mukositis. ABSTRACTMucositis is the respond of inflammation and ulceration on the mucous membrane in the mouth and sub mucosa that happened because the side effect of chemotherapy. One of the suggested actions to prevent and decrease the degree of mucositis is by starting oral care using honey. This research’s purpose is to find out the effectiveness of the honey in decrease the degree of mucositis on cancer patients undergo are doing the chemotherapy in a general hospital in Medan. This research is a quasi experiment with designed of non-equivalent control group pre test-post test. Sampling method with total sampling technique is consist of 2 groups; an intervention group who get  the oral care using honey (76 correspondent), and a group who get oral care using chlorhexidine 0.2% (22 correspondent). Regression of ordinal logistic are used to analyze the data. The result of the analysis shows that the oral care using honey is effective to decrease  the degree of mucositis on cancer patients (P=0.000). The oral care using honey statistically effective to decrease the degree of mucositis, so it is recommemded to the hospitals to implement the oral care using honey in their standard of nursing treatment towards cancer patient who are doing chemotherapy.Key words: honey, chemotherapy, mucositis. 
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP PRIMIPARA TENTANG MASA NIFAS DENGAN TINDAKAN PERAWATAN MASA NIFAS DI RUANG KEBIDANAN RSIA BANDA ACEH Dewi Hermawati
Idea Nursing Journal Vol 2, No 1 (2011): Idea Nursing Journal
Publisher : Fakultas Keperawatan-Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.835 KB) | DOI: 10.52199/inj.v2i1.6361

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan pengetahuan dan sikap primipara tentang masanifas dengan tindakan perawatan masa nifas di Ruang Kebidanan Rumah Sakit Ibu dan Anak Banda Aceh.Desain penelitian ini adalah deskriptif korelatif dengan pendekatan cross sectional study melalui teknikpengambilan sampel consecutive sampling pada 15 responden. Pengumpulan data penelitian dilakukantanggal 19 Agustus-23 September 2010 dengan menggunakan kuesioner dan lembaran observasi.Pengelolahan data dilakukan dengan menggunakan perangkat komputer melalui uji Chi Square (X2). Hasilpenelitian menunjukkan 73,3% pengetahuan responden tentang masa nifas baik, 66,7% sikap respondententang masa nifas baik dan 73,3% responden dapat melakukan tindakan perawatan masa nifas. Berdasarkanhasil pengujian hipotesis menggunakan tabel kontigensi (2x2) dengan α = 0,05, menunjukkan terdapathubungan antara pengetahuan primipara tentang masa nifas dengan tindakan perawatan masa nifas (p-value0,033), dan terdapat hubungan antara sikap primipara tentang masa nifas dengan tindakan perawatan masanifas (p-value 0,004). Berdasarkan hasil penelitian, di harapkan ibu primipara sebagai pelaksana perawatanmasa nifas dapat berperan aktif dalam mencari informasi yang berhubungan dengan kesehatan ibu dan anakdan kepada peneliti selanjutnya hendaknya meneliti tentang efektivitas pendidikan terhadap pengetahuan dansikap primipara tentang masa nifas dengan tindakan perawatan masa nifas.Kata Kunci: Pengetahuan, sikap, tindakan perawatan masa nifas, ibu primiparaABSTRACTThis study aims to identify the relationship of knowledge and attitudes primiparous about the puerperiumwith puerperal care measures in Midwifery Maternal and Child Hospital (RSIA) Banda Aceh. The researchdesign was descriptive correlative with cross sectional study and sampling technique by using withconsecutive sampling to gain 15 respondents. Data collection was performed on 19 August to 23 September2010 using questionnaires and observation sheets. Administration of data is done using the computerthrough Chi Square test (X2). The results showed 73.3% of respondents 'knowledge about the puerperiumwell, 66.7% of respondents' puerperal attitude is good and 73.3% of respondents could perform maintenanceactions during childbirth. Based on the results of hypothesis testing using contingency tables (2x2) with α =0.05, indicating an association between primiparas knowledge about the puerperium and the puerperiumcare (p-value 0.033), and the relationship between primiparas attitudes about the puerperium withpuerperium care (p-value 0.004). From this results, its hopes that primiparous mother as implementersduring childbirth may play an active role in seeking information related to maternal and child health, and tofurther research should examine the effectiveness of education on knowledge and attitudes about thepuerperium with maintenance actions during childbirth.Keywords: Knowledge, attitudes, actions during childbirth care, pregnant primiparous
UPAYA PENCEGAHAN KEKAMBUHAN ASMA BRONCHIAL DITINJAU DARI TEORI HEALTH BELIEF MODEL DI RSUDZA BANDA ACEH Cut Husna
Idea Nursing Journal Vol 5, No 3 (2014): Idea Nursing Journal
Publisher : Fakultas Keperawatan-Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (353.104 KB) | DOI: 10.52199/inj.v5i3.6608

Abstract

ABSTRAKAsma bronchial tidak dapat disembuhkan, namun dapat dilakukan upaya pencegahan agar tidak terjadi kekambuhan.  Upaya pencegahan kekambuhan asma bronchial berhubungan dengan perilaku, sehingga teori Health Belief Model (HBM) dijadikan sebagai acuan dalam perilaku pencegahan yang didasari oleh persepsi individu terhadap kerentanan, keparahan, manfaat dan hambatan yang dirasakan serta isyarat untuk bertindak.  Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui upaya pencegahan kekambuhan asma bronchial ditinjau dari teori HBM di poliklinik paru RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh tahun 2012. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif eksploratif dengan desain cross sectional study dan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan mulai bulan Juli sampai dengan Agustus 2012 dengan jumlah responden 87 orang.  Hasil penelitian yang diperoleh bahwa sebagian besar responden (51,7 %) melakukan pencegahan kekambuhan asma bronchial.  Ditinjau dari 5 Komponen HBM, sebagian besar memiliki persentase tinggi dalam melakukan pencegahan, yaitu; kerentanan yang dirasakan 56,3%, keparahan yang dirasakan 51,7%, manfaat yang dirasakan 65,5%, hambatan yang dirasakan 52,9%, dan isyarat untuk bertindak 56,3%.  Kepada tenaga kesehatan di poliklinik paru RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh agar meningkatkan pendidikan kesehatan  tentang modifikasi gaya hidup dan upaya-upaya pencegahan kekambuhan asma bronchial melalui asuhan keperawatan secara berkesinambungan. Kata kunci: health belief model, asma bronchial, upaya pencegahan. ABSTRACTAsthma bronchial can’t be cured, but some efforts to prevent asthma bronchial recurrence can be done. The prevention efforts of asthma bronchial recurrence are related to behavior. Therefore, health belief model theory can be used as a reference in preventive behavior based on the perception of individual toward perceived susceptibility, seriousness, benefits, barriers, and cues to action. The purpose of this research was to know the prevention efforts of recurrence of asthma bronchial viewed from health belief model theory at pulmonary clinic in dr. Zainoel Abidin General Hospital Banda Aceh in 2012. This research used descriptive explorative method and cross sectional study approach. Samples were collected by using purposive sampling method. Data collecting were conducted on July to August , 2012 with 87 respondents. The results of the research showed that most of the respondents (51.7%) undertake the prevention efforts of asthma bronchial. Viewed from five components of health belief model, most of the respondents have high percentage in undertake the prevention, i.e perceived susceptibility (56,3%), perceived seriousness, (51,7%), perceived benefits (65,5%), perceived barriers (52,9%), and cues to action (56,3%). It is expected to health personnel at pulmonary polyclinic in dr. Zainoel Abidin Banda Aceh to improve the prevention efforts of asthma bronchial recurrence trough sustainable nursing care. Keywords: health belief model, asthma bronchial, prevention efforts.
KINERJA PEMBIMBING KLINIK PADA MAHASISWA PRAKTIKAN KEPERAWATAN DI RUMAH SAKIT JIWA PEMERINTAH ACEH Sri Dahlia
Idea Nursing Journal Vol 4, No 1 (2013): Idea Nursing Journal
Publisher : Fakultas Keperawatan-Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (198.355 KB) | DOI: 10.52199/inj.v4i1.1597

Abstract

Kinerja merupakan hasil kerja yang dihasilkan oleh orang pegawai dalam satuan waktu tertentu. Penelitianini bertujuan untuk mendeskripsikan kinerja pembimbing klinik pada mahasiswa praktikan di Rumah SakitJiwa Pemerintah Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dan teknik pengumpulandata secara observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Subjek penelitian adalah para perawat yang telahditunjuk oleh Direktur Rumah Sakit Jiwa Pemerintah Aceh untuk menjadi pembimbing klinik. Hasilpenelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Kompetensi pembimbing klinik yang telah dicapai diantaranya;persiapan klinik, Pre Conference, Post Conference, diskusi kelompok dan respon terhadaplaporan,sedangkan ronde keperawatan dan Bed Side Teaching jarang dilaksanakan oleh pembimbing klinik.2) Motivasi pembimbing klinik untuk membimbing dikarenakan kedatangan mahasiswa. Maka diharapkanpara pembimbing klinik dapat meningkatkan pengetahuannya dan dituntut agar dapat membaca kembalitentang kasus yang dikelola mahasiswa. 3) Komitmen pembimbing klinik terlihat dari ketepatan waktu untukmembimbing dan tekad pembimbing itu sendiri untuk belajar sambil bekerja. 4) Disiplin pembimbing klinikterlihat dari frekuensi kehadiran dalam membimbing, tegas dalam memberikan tugas kepada mahasiswa sertaadanya sanksi-sanksi apabila ada mahasiswa yang melanggar aturan. 5) Kewenangan pembimbing kliniktampak dari jadwal bimbingan, menugaskan perawat pengganti apabila pembimbing klinik berhalanganhadir. 6) Hambatan yang dirasakan dari pembimbing kliniknya antara lain; sering berdinas malam yangmenyebabkan mereka jarang bertemu dengan mahasiswa. Hal ini ditambah pula dengan jarang hadirnyapembimbing klinik dari institusi pendidikan sehingga sering terjadi ketidaksamaan persepsi antarapembimbing dari klinik dan institusi pendidikan. Rekomendasi: kepada direktur Rumah Sakit JiwaPemerintah Aceh, direktur Akademi Keperawatan, bagian diklat dan pembimbing klinik mempertahankanprogram yang sudah dilaksanakan, kedepan pelatihan harus dilaksanakan oleh bidang diklat supaya kinerjapembimbing klinik bertambah baik.Kata kunci : kinerja, pembimbing klinik, dan mahasiswa praktikan 
PENGARUH PSIKOEDUKASI TERHADAP KOPING ORANG TUA DALAM MERAWAT ANAK DENGAN THALASEMIA DI KOTA BANDA Nurhasanah Nurhasanah
Idea Nursing Journal Vol 8, No 2 (2017): Idea Nursing Journal
Publisher : Fakultas Keperawatan-Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.875 KB) | DOI: 10.52199/inj.v8i2.9092

Abstract

ABSTRAKThalasemia merupakan kelainan darah bawaan yang ditandai dengan defisiensi pada kecepatan produksi rantai globin yang spesifik dalam Hb yang dialami oleh penderita seumur hidup sehingga berdampak pada psikososial keluarga. Prevalensi thalasemia terus mengalami peningkatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh psikoedukasi terhadap koping orang tua dalam merawat anak dengan thalasemia. Penelitian ini adalah studi kuantitatif dengan desain Pre-Experimental Design berupa Pretest-Posttest Design. Metode Sampel yang digunakan Total Sampling yaitu  berjumlah 20 orang tua yang mempunyai anak thalasemia di Kota Banda Aceh. Hasil menunjukkan terdapat pengaruh psikoedukasi terhadap peningkatan koping orang tua (p = 0.001). Disarankan perlu dilakukan penelitian untuk melihat efektifitas psikoedukasi terhadap penyakit kronis yang lain.Kata kunci: Thalasemia, koping, psikoedukasi. ABSTRACTThalassemia is inherited blood disorders characterized by the deficiency at speed production of specific globin chain in Hb experienced by the patient for life and have psychosocial impact on the family. The prevalence of thalassemia is increasing continually. The purpose of this research was to find out the effects of psychoeducation parental coping in take care of children with thalassemia. This research used quantitative study with pre-experimental design in form of pretest-posttest design. Method of sample used was total sampling towards 20 parents who have children with thalassemia in Banda Aceh. The result showed that there was a significant effects of psychoeducation against the parental coping improvement (p=0.001). It is strongly advised to do more research to see the effectiveness of psychoeducation against chronic disease.Keywords: Thalasemia, coping, psychoeducation
JARAK RUMAH DENGAN KANDANG TERNAK TERHADAP KECENDRUNGAN BALITA MENDERITA PENYAKIT PNEUMONIA Rapitos Sidiq
Idea Nursing Journal Vol 7, No 1 (2016): Idea Nursing Journal
Publisher : Fakultas Keperawatan-Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (62.423 KB) | DOI: 10.52199/inj.v7i1.6467

Abstract

Pneumonia merupakan salah suatu masalah kesehatan global yang sangat penting pada anak balita khususnya pada negera-negara berkembang. Saat ini pneumonia merupakan salah satu kasus penyebab kematian pada anak terbesar terutama pada periode baru  lahir. Banyak faktor yang menjadi penyebab dari penyakit ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara jarak kandang hewan ternak dengan kecendrungan balita menderita  penyakit pneumonia pada balita di Desa Lambatee Kecamatan Darul Kamal Kabupaten Aceh Besar. Sampel penelitian ini adalah ibu dan balita yang berjumlah 47 orang. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 3-14 Agustus 1975 dengan cara wawancara dan obeservasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa tidak ada hubungan antara jarak kandang hewan ternak dengan kecendrungan balita menderita  penyakit pneumonia pada balita di Desa Lambatee Kecamatan Darul Kamal Kabupaten Aceh Besar, sehingga perlu diteliti lebih lanjut faktor lain yang menyebabkan terjadinya Pneumonia pada balita di Desa Lambatee Kecamatan Darul Kamal Kabupaten Aceh Besar.Kata Kunci : Jarak Rumah, Kandang Ternak, Balita, Pneumonia ABSTRACTPneumonia is a global health problem that is very important in Undefive, especially in the developing countries in world. Currently pneumonia is one case of the biggest causes of death in children, especially in the newborn period. Many of the factors that cause this disease. This study aims to determine the relationship between distance  house with  cage of animals toward  trends in underfive suffering diseases pneumonia  in the village lambatee darul kamal sub district, aceh besar district. Samples were mothers and infants who totaled 47 people. The research was conducted on 3-14 august 1975 by interview and observation. The results showed that there was not relationship between the distance cage farm animals with the tendency of infants suffering from pneumonia in children under five in the village lambatee district of darul kamal aceh besar district, so it needs to be further investigated other factors that cause pneumonia in children under five in the Lambatee Village District of Darul Kamal Aceh Besar Regency.Keywords: Space house, Cage, underfive, Pneumonia
PENGEMBANGAN SIKAP ”CARING” PADA ANAK USIA SEKOLAH SEBAGAI UPAYA PROMOSI KESEHATAN Asniar, Asniar
Idea Nursing Journal Vol 1, No 1 (2010): Idea Nursing Journal
Publisher : Fakultas Keperawatan-Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (162.986 KB) | DOI: 10.52199/inj.v1i1.6350

Abstract

Abstrak

Filter by Year

2010 2022


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 1 (2022): Idea Nursing Journal Vol 12, No 3 (2021): Idea Nursing Journal Vol 12, No 2 (2021): Idea Nursing Journal Vol 12, No 1 (2021): Idea Nursing Jurnal Vol 11, No 3 (2020): Idea Nursing Journal Vol 11, No 2 (2020): Idea Nursing Journal Vol 11, No 1 (2020): Idea Nursing Journal Vol 10, No 3 (2019): Idea Nursing Journal Vol 10, No 2 (2019): Idea Nursing Journal Vol 10, No 1 (2019): Idea Nursing Journal Vol 9, No 1 (2018): Vol 9, No 1 (2018) Idea Nursing Jurnal Vol 9, No 3 (2018): Idea Nursing Journal Vol 9, No 2 (2018): Idea Nursing Journal Vol 8, No 3 (2017): Idea Nursing Journal Vol 8, No 2 (2017): Idea Nursing Journal Vol 8, No 1 (2017): Idea Nursing Journal Vol 7, No 3 (2016): Idea Nursing Journal Vol 7, No 2 (2016): Idea Nursing Journal Vol 7, No 1 (2016): Idea Nursing Journal Vol 6, No 3 (2015): Idea Nursing Journal Vol 6, No 2 (2015): Idea Nursing Journal Vol 6, No 1 (2015): Idea Nursing Journal Vol 5, No 3 (2014): Idea Nursing Journal Vol 5, No 2 (2014): IDEA NURSING JOURNAL Vol 5, No 1 (2014): Idea Nursing Journal Vol 4, No 3 (2013): Idea Nursing Journal Vol 4, No 2 (2013): Idea Nursing Journal Vol 4, No 1 (2013): Idea Nursing Journal Vol 3, No 3 (2012): Idea Nursing Journal Vol 3, No 2 (2012): Idea Nursing Journal Vol 3, No 1 (2012): Idea Nursing Journal Vol 2, No 3 (2011): Idea Nursing Journal Vol 2, No 2 (2011): Idea Nursing Journal Vol 2, No 1 (2011): Idea Nursing Journal Vol 1, No 1 (2010): Idea Nursing Journal More Issue