cover
Contact Name
Vebri Sugiharto
Contact Email
jurnalmabisya@gmail.com
Phone
+6282283641091
Journal Mail Official
jurnalmabisya@gmail.com
Editorial Address
Jln. Prof. Dr. Andi Hakim Nasution Panyabungan 22978 Email : jurnalmabisya@gmail.com
Location
Kab. mandailing natal,
Sumatera utara
INDONESIA
J-Mabisya
ISSN : 27469123     EISSN : 27469131     DOI : -
Core Subject : Economy,
Jurnal J-Mabisya adalah jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Manajemen Bisnis Syariah Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Mandailing Natal. Jurnal mabisya merupakan jurnal yang diterbitkan secara berkala dalam bidang keilmuan Islamic Business, Enterpreneur, Marketing Management, Finance Management, Operation Management, Human Resource Management, Management Accounting, Economic, E-Business, Social Business, Business Ethics and Sustainable, Syaria Economic dan Islamic Banking. Artikel yang memenuhi syarat dan prosedur akan diterbitkan dua kali dalam setahun yaitu pada bulan Juni dan Desember setiap tahunnya. Jurnal ini diterbitkan sjak tahun 2021 hingga sekarang
Articles 116 Documents
Integrasi Prinsip Syariah dan Tren Bisnis Ekonomi Hijau untuk Keberlanjutan Bisnis: Integrasi Prinsip Syariah dan Tren Bisnis Ekonomi Hijau untuk Keberlanjutan Bisnis Azzahro, Za'imah
J-MABISYA Vol. 6 No. 1 (2025): J-Mabisya
Publisher : Program Studi Manajemen Bisnis Syariah STAIN Mandailing Natal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56874/j-mabisya.v6i1.2333

Abstract

Krisis lingkungan global dan perubahan iklim telah menciptakan kebutuhan mendesak akan sistem ekonomi yang berkelanjutan. Sistem ini tidak hanya berfokus pada pertumbuhan semata, tetapi juga memberi perhatian serius kepada pelestarian alam. Ekonomi hijau muncul sebagai Solusi alternatif, dengan penekanan pada efisiensi sumber daya dan keadilan sosial. Sementara itu, prinsip-prinsip ekonomi syariah menekankan nilai-nilai etis seperti keadilan, keseimbangan, dan keberlanjutan, yang sangat relevan dalam mendukung konsep ekonomi hijau. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan dan potensi integrasi antara prinsip-prinsip ekonomi syariah dan ekonomi hujau,, serta menganalisis peluang, tantangan dan strategi dalam penerapannya di Indonesia, yang merupakan negara dengan mayoritas penduduk Muslim. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur, dengan menganalisis berbagai referensi ilmiah, jurnal akademik,, dan dokumen kebijakan yang berkaitan dengan tema ekonomi syariah dan Pembangunan berkelanjutan berbasis lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat potensi besar untuk mengintegrasikan ekonomi syariah dan ekonomi hijau, terutama melalui instrumen seperti sukuk hijau, dan zakat produktif. Namun, pelaksanaannya masih menghadapi sejumlah hambatan, antara lain keterbatsan regulasi, rendahnya literasi Masyarakat, dan kurangnya inovsi produk keuangan syariah yang berfokus pada lingkungan.
Tinjauan Literatur Perkembangan Akuntansi Sektor Publik Dalam Pengelolaan Keuangan Daerah pratama, putri
J-MABISYA Vol. 6 No. 1 (2025): J-Mabisya
Publisher : Program Studi Manajemen Bisnis Syariah STAIN Mandailing Natal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56874/j-mabisya.v6i1.2334

Abstract

Studi ini secara sistematik mengevaluasi kemajuan akuntansi di sektor publik dalam manajemen keuangan daerah di Indonesia, dengan fokus pada tantangan utama seperti kebutuhan untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi. Perubahan sistem akuntansi dari metode kas ke akrual dengan mengadopsi Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP) menjadi langkah krusial dalam memperkuat pengelolaan keuangan daerah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi dinamika, tantangan, dan peluang yang terkait dengan penerapan akuntansi sektor publik di level pemerintahan daerah, serta untuk mengidentifikasi kekurangan dalam literatur mengenai integrasi keberlanjutan dan digitalisasi. Metode penelitian yang diterapkan adalah tinjauan literatur sistematis terhadap penelitian di tingkat nasional dan internasional selama sepuluh tahun terakhir (2013-2023), disertai dengan analisis dokumen kebijakan dan laporan audit. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa penerapan SAP akrual telah meningkatkan kualitas informasi keuangan dan akuntabilitas publik, tetapi masih menghadapi tantangan seperti kurangnya sumber daya manusia, infrastruktur teknologi yang tidak memadai, serta penolakan dari birokrasi. Selain itu, penggunaan akuntansi publik sebagai alat manajemen dan strategi pembangunan daerah masih belum dimanfaatkan secara maksimal. Penelitian ini menggarisbawahi peningkatan pengelolaan keuangan daerah dapat dicapai melalui peningkatan pelaporan yang berpusat pada kinerja dan keberlanjutan, pengintegrasian teknologi informasi, serta pengembangan kemampuan sumber daya manusia.
Pengembangan Kewirausahaan Berbasis Syariah Di Mandailing Natal: Antara Potensi Daerah Dan Tantangan Implementasi Khofifah Nur; Fadila Ulfah; Dwi Rayana
J-MABISYA Vol. 6 No. 1 (2025): J-Mabisya
Publisher : Program Studi Manajemen Bisnis Syariah STAIN Mandailing Natal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56874/j-mabisya.v6i1.2406

Abstract

Mandailing Natal merupakan salah satu daerah di Provinsi Sumatera Utara yang memiliki potensi besar dalam pengembangan kewirausahaan berbasis syariah, ditopang oleh mayoritas penduduk Muslim, budaya religius yang kuat, serta potensi sumber daya alam dan pertanian lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi daerah yang dapat mendukung pertumbuhan kewirausahaan syariah, serta mengidentifikasi tantangan yang dihadapi dalam implementasinya. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan studi dokumentasi terhadap pelaku usaha Muslim, tokoh masyarakat, dan instansi terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensi lokal, seperti produk pertanian, kuliner tradisional halal, serta jaringan sosial berbasis nilai keislaman, memberikan peluang besar bagi pengembangan usaha syariah. Namun demikian, pelaku usaha menghadapi berbagai kendala seperti keterbatasan akses terhadap pembiayaan syariah, rendahnya literasi kewirausahaan syariah, dan minimnya pendampingan dari pemerintah daerah. Selain itu, belum optimalnya sinergi antara lembaga pendidikan, pemerintah, dan institusi keuangan syariah juga menjadi penghambat utama. Penelitian ini merekomendasikan perlunya strategi penguatan ekosistem kewirausahaan syariah yang melibatkan semua pihak secara terpadu, serta peningkatan kapasitas pelaku usaha melalui pelatihan, pendanaan, dan pendampingan berkelanjutan.
Manajemen Sumber Daya Manusia Berbasis Teknologi Dalam Meningkatkan Daya Saing Organisasi Vebri Sugiharto
J-MABISYA Vol. 6 No. 1 (2025): J-Mabisya
Publisher : Program Studi Manajemen Bisnis Syariah STAIN Mandailing Natal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56874/j-mabisya.v6i1.2409

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan manajemen sumber daya manusia (SDM) berbasis teknologi dalam meningkatkan daya saing organisasi. Teknologi, sebagai kekuatan pendorong dalam dunia bisnis modern, telah mengubah cara organisasi mengelola karyawan dan proses internalnya. Dalam penelitian ini, pendekatan kualitatif digunakan untuk menggali perspektif praktisi dan manajer SDM mengenai pemanfaatan teknologi dalam manajemen kinerja, rekrutmen, dan pengembangan sumber daya manusia di beberapa perusahaan besar di Indonesia. Melalui analisis data kualitatif, penelitian ini menemukan bahwa integrasi teknologi seperti sistem manajemen kinerja berbasis cloud, penggunaan platform e-learning untuk pelatihan, dan penggunaan big data dalam rekrutmen, tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional tetapi juga mempengaruhi kepuasan dan kinerja karyawan. Penelitian ini memberikan wawasan penting mengenai tantangan yang dihadapi organisasi dalam menerapkan teknologi serta faktor keberhasilan yang dapat meningkatkan daya saing jangka panjang.
Peran Literasi Keuangan Digital Dalam Pemberdayaan UMKM Syariah Luthfi Faiz Al Bukhori; Rahadatul Aisy; Rosa Da’mai
J-MABISYA Vol. 6 No. 1 (2025): J-Mabisya
Publisher : Program Studi Manajemen Bisnis Syariah STAIN Mandailing Natal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56874/j-mabisya.v6i1.2472

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki kontribusi besar dalam mendorong perekonomian nasional. Namun, tantangan dalam hal literasi digital dan keuangan, terbatasnya akses infrastruktur teknologi, serta minimnya pendampingan menjadi hambatan dalam proses transformasi digital UMKM. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran literasi keuangan digital dalam pemberdayaan UMKM digital berbasis syariah. Metode yang digunakan adalah studi pustaka (library research) dengan pendekatan literatur review, yang mengkaji berbagai publikasi ilmiah terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman literasi keuangan digital sangat penting dalam membantu UMKM mengelola keuangan, memperoleh akses pembiayaan, serta meningkatkan efisiensi dan keamanan keuangan usaha. Di samping itu, pemanfaatan fintech syariah memberikan alternatif pembiayaan yang sesuai dengan prinsip keadilan dan transparansi. Namun, peran pemerintah sangat dibutuhkan dalam penguatan infrastruktur digital dan penyediaan program pelatihan literasi digital dan keuangan. Penelitian ini merekomendasikan sinergi antara teknologi digital, literasi keuangan, dan dukungan kebijakan sebagai strategi utama dalam memperkuat daya saing UMKM secara berkelanjutan dan inklusif.
Penerapan Kaidah-Kaidah Fikih Ekonomi Syariah Pada Kegiatan Ekonomi: PENERAPAN KAIDAH-KAIDAH FIKIH EKONOMI SYARIAH PADA KEGIATAN EKONOMI Rahmat, Paisal
J-MABISYA Vol. 6 No. 1 (2025): J-Mabisya
Publisher : Program Studi Manajemen Bisnis Syariah STAIN Mandailing Natal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56874/j-mabisya.v6i1.2493

Abstract

Kaidah-kaidah fikih ekonomi ialah yang membahas tentang masalah ekonomi atau muamalah. (kaidah-kaidah fiqih) terdiri dari kaidah umum dan kaidah khusus, kaidah khusus terbagi lagi kepada beberapa bidang, salah satunya adalah di bidang Ekonomi (Muamalah) Kaidah yang khusus di bidang Ekonomi (Muamalah) menjadi sangat penting karena perhatian sumber hukum islam yaitu al-Qur’an dan Hadist. Munculnya kaidah fikih ekonomi syariah dari persoalan-persoalan muamalah di kalangan masyarakat sehingga perlu adanya menegaskan berdasarkan kaidah-kaidah ekonomi syariah. Dalam pembahasan ini ada beberapa kaidah tentang ekonomi syariah yaitu kaidah asasiah, kaidah-kaidah prinsip ekonomi syariah, kaidah fiqhiyah berkaitan dengan akad, kaidah-kaidah fikih tentang kepemilikan, kaidah tentang penyelesaian kesulitan yang timbul dalam akad, kaidah dibidang transaksi, kaidah tentang kebiasaan masyarakat dalam melakukan akad
Manajemen Sumber Daya Manusia Strategis Untuk Membangun Organizational Agility Pada Perguruan Tinggi  Islam: Integrasi Knowledge Management Capability delni alex candra
J-Mabisya: Journal of Islamic Business and Management Vol. 6 No. 2 (2025): J-Mabisya
Publisher : Program Studi Manajemen Bisnis Syariah STAIN Mandailing Natal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56874/pa883353

Abstract

Perubahan lingkungan pendidikan tinggi, digitalisasi layanan akademik, tuntutan akreditasi, dan meningkatnya kebutuhan inovasi menempatkan manajemen sumber daya manusia (MSDM) pada posisi strategis. Artikel ini bertujuan mengembangkan sintesis konseptual mengenai bagaimana Strategic Human Resource Management (SHRM) dapat membangun organizational agility perguruan tinggi Islam melalui Knowledge Management Capability (KMC). Penelitian menggunakan pendekatan integrative literature review dengan menelaah literatur ilmiah yang dapat diakses secara daring, terutama publikasi 2020–2026, serta karya seminal yang menjadi fondasi Resource-Based View dan Dynamic Capabilities Theory. Hasil sintesis menunjukkan bahwa SHRM perlu dipahami sebagai mekanisme untuk menyelaraskan strategi SDM, pengembangan talenta, manajemen kinerja, pembelajaran berkelanjutan, dan digitalisasi HR dengan arah strategis institusi. KMC menjadi mekanisme penghubung karena memungkinkan pengetahuan individu dikonversi menjadi pengetahuan organisasi melalui akuisisi, berbagi, integrasi, dan penerapan. Organizational agility terbentuk ketika institusi mampu membaca perubahan, mengambil keputusan secara cepat, dan menata ulang sumber daya tanpa kehilangan orientasi mutu dan nilai-nilai Islam. Kontribusi artikel terletak pada model integratif yang menghubungkan SHRM, KMC, dan organizational agility dalam konteks perguruan tinggi Islam serta menawarkan agenda implementasi dan penelitian empiris lanjutan.
Adopsi Teknologi Digital Pada UMKM Syariah: Tinjauan Sistematis Berdasarkan Technology Acceptance Model (TAM) Arian Denopan
J-Mabisya: Journal of Islamic Business and Management Vol. 6 No. 2 (2025): J-Mabisya
Publisher : Program Studi Manajemen Bisnis Syariah STAIN Mandailing Natal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56874/3qrwt271

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan kajian mengenai adopsi teknologi digital pada UMKM syariah berdasarkan perspektif Technology Acceptance Model (TAM) melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Metode penelitian menggunakan tinjauan sistematis dengan mengacu pada pedoman Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA). Data diperoleh dari berbagai artikel ilmiah yang dipublikasikan pada basis data bereputasi dan membahas penerapan TAM dalam konteks digitalisasi UMKM syariah. Proses analisis dilakukan melalui tahapan identifikasi, seleksi, evaluasi kualitas, ekstraksi data, dan sintesis temuan penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa adopsi teknologi digital pada UMKM syariah mengalami peningkatan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir seiring berkembangnya ekonomi digital dan kebutuhan transformasi bisnis. Temuan penelitian mengonfirmasi bahwa perceived usefulness dan perceived ease of use merupakan faktor utama yang memengaruhi penerimaan teknologi oleh pelaku UMKM syariah. Selain itu, sejumlah variabel eksternal seperti trust, security, literasi digital, dukungan pemerintah, kompatibilitas teknologi, dan religiositas turut berperan dalam memperkuat atau menghambat proses adopsi teknologi. Faktor religiositas menjadi karakteristik khas yang membedakan UMKM syariah dari UMKM konvensional karena penggunaan teknologi tidak hanya dinilai dari aspek manfaat dan kemudahan, tetapi juga kesesuaiannya dengan prinsip-prinsip syariah. Meskipun teknologi digital memberikan berbagai manfaat bagi peningkatan kinerja usaha, masih ditemukan sejumlah tantangan, seperti rendahnya literasi digital, keterbatasan infrastruktur, dan kekhawatiran terhadap keamanan transaksi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa adopsi teknologi digital pada UMKM syariah merupakan proses multidimensional yang dipengaruhi oleh faktor teknologi, individu, lingkungan, dan nilai religius. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan kontribusi teoritis dalam pengembangan model penerimaan teknologi pada ekonomi syariah serta menjadi referensi bagi pemangku kepentingan dalam merancang strategi transformasi digital UMKM syariah yang lebih efektif dan berkelanjutan.  
Analisis Strategi Pemasaran Untuk Mengoptilmalkan Penjualan Sapu Lidi dari Pelepah Sawit dengan Menggunakan Metode Strengths, Weaknesses, Opportunities dan Threats (SWOT) di UMKM Mitra Bisnis Fadil Iqbal; Fadil Iqbal; Wirda Novarika; Mahrani Arfa
J-Mabisya: Journal of Islamic Business and Management Vol. 7 No. 1 (2026): J-Mabisya
Publisher : Program Studi Manajemen Bisnis Syariah STAIN Mandailing Natal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56874/fz1t3y41

Abstract

Tujuan dari penelitian ini iyalah Megetahui strategi yang digunakan untuk meningkatkan penjualan sapu lidi dari pelepah Sawit berdasarkan metode SWOT, Mengetahui indikator apa yang diteliti pada penelitan strategi pemasaran sapu lidi dari pelepah Sawit ini dengan menggunakan metode SWOT, Penelitian ini menggunakan metode kuntitatif dimana pada saat pengumpulan data dilakukan menggunakan metode Kuantitatif dimana akan dilakukan penyebaran kuesioner yang berisi tentang indikatator indikator yang berhubungan dengan metode SWOT. Sedangkan pada pengolahan data akan dilakukan analisis data dengan menggunakan metode kuantitatif yaitu berupa perhitungan terhadap bobot nilai yang didapatkan pada kuesioner yang dibagikan kepada para bagian pemasaran yang berada pada UMKM Mitra Usaha. Dari hasil pengolahan data didapatkan Internal Factor Analisis Summary (IFAS) faktor kekuatan dan kelemahan memiliki nilai 2,99 dan External Factor Analisis Summary (EFAS) diatas didapatkan nilai skor sebesar 2,79. Dari Matriks diatas bahwa diketahui IFAS berada pada sel II dan EFAS berada pada sel IV yang dapat diartikan bahwa strategi akan mengacu kepada pertumbuhan atau perkembangan.
Strategi Integrasi Pemasaran Digital Dan Pengalaman Pelanggan Dalam Membangun Loyalitas Pelanggan UMKM: Suatu Tinjauan Konseptual Dalam Manajemen Pemasaran Siska Permata Sari
J-Mabisya: Journal of Islamic Business and Management Vol. 6 No. 2 (2025): J-Mabisya
Publisher : Program Studi Manajemen Bisnis Syariah STAIN Mandailing Natal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56874/3hmmsd61

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mengubah lanskap manajemen pemasaran, khususnya bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang berupaya mempertahankan pelanggan di tengah persaingan yang semakin ketat. Artikel ini bertujuan menyusun kerangka konseptual mengenai keterkaitan antara pemasaran digital, pengalaman pelanggan, dan loyalitas pelanggan pada konteks UMKM. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur naratif terhadap publikasi akademik dan buku teks manajemen pemasaran yang relevan, dengan pendekatan analisis tematik untuk mengidentifikasi pola hubungan antarkonsep. Hasil kajian menunjukkan bahwa efektivitas pemasaran digital tidak berdiri sendiri, melainkan berinteraksi dengan kualitas pengalaman pelanggan dalam membentuk kepuasan dan kepercayaan, yang pada gilirannya mendorong loyalitas sikap dan perilaku pelanggan. Artikel ini mengusulkan kerangka konseptual integratif yang dapat digunakan sebagai dasar penelitian empiris lanjutan maupun sebagai panduan praktis bagi pelaku UMKM dalam merancang strategi pemasaran yang berorientasi pada retensi pelanggan jangka panjang. Kontribusi utama artikel ini terletak pada sintesis lintas konsep yang selama ini cenderung dibahas secara terpisah dalam literatur manajemen pemasaran.

Page 11 of 12 | Total Record : 116