cover
Contact Name
Vebri Sugiharto
Contact Email
jurnalmabisya@gmail.com
Phone
+6282283641091
Journal Mail Official
jurnalmabisya@gmail.com
Editorial Address
Jln. Prof. Dr. Andi Hakim Nasution Panyabungan 22978 Email : jurnalmabisya@gmail.com
Location
Kab. mandailing natal,
Sumatera utara
INDONESIA
J-Mabisya
ISSN : 27469123     EISSN : 27469131     DOI : -
Core Subject : Economy,
Jurnal J-Mabisya adalah jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Manajemen Bisnis Syariah Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Mandailing Natal. Jurnal mabisya merupakan jurnal yang diterbitkan secara berkala dalam bidang keilmuan Islamic Business, Enterpreneur, Marketing Management, Finance Management, Operation Management, Human Resource Management, Management Accounting, Economic, E-Business, Social Business, Business Ethics and Sustainable, Syaria Economic dan Islamic Banking. Artikel yang memenuhi syarat dan prosedur akan diterbitkan dua kali dalam setahun yaitu pada bulan Juni dan Desember setiap tahunnya. Jurnal ini diterbitkan sjak tahun 2021 hingga sekarang
Articles 116 Documents
Transformasi Digital UMKM Halal: Peran Kepercayaan Syariah dan Kapabilitas Digital dalam Penguatan Daya Saing Bisnis di Indonesia Anggi Dodi Pramono
J-Mabisya: Journal of Islamic Business and Management Vol. 6 No. 2 (2025): J-Mabisya
Publisher : Program Studi Manajemen Bisnis Syariah STAIN Mandailing Natal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56874/v4nxqj85

Abstract

Transformasi digital telah mengubah pola pengelolaan, pemasaran, dan interaksi bisnis pada usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Namun, bagi UMKM halal, keberhasilan transformasi digital tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mengadopsi teknologi, tetapi juga oleh kemampuan menjaga kepatuhan terhadap prinsip syariah, membangun kepercayaan konsumen, dan menciptakan nilai bisnis yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kepercayaan syariah dan kapabilitas digital dalam memperkuat daya saing UMKM halal di Indonesia serta merumuskan model konseptual transformasi digital yang relevan dengan karakteristik bisnis Islam. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui systematic literature review terhadap artikel-artikel ilmiah nasional yang relevan dengan tema UMKM halal, digitalisasi bisnis, kepercayaan konsumen, literasi digital, dan bisnis syariah dalam lima tahun terakhir. Data dianalisis melalui proses identifikasi, seleksi, kategorisasi, dan sintesis tematik untuk menemukan pola hubungan antarkonsep. Hasil kajian menunjukkan bahwa kapabilitas digital berperan dalam meningkatkan efisiensi operasional, perluasan akses pasar, kualitas interaksi dengan konsumen, dan kemampuan inovasi UMKM. Sementara itu, kepercayaan syariah menjadi faktor pembeda yang memperkuat kredibilitas usaha melalui kepatuhan halal, transparansi transaksi, kejujuran informasi, dan tanggung jawab etis. Integrasi kedua faktor tersebut membentuk Digital Halal Competitiveness Model, yaitu model daya saing yang menempatkan kapabilitas digital sebagai penggerak transformasi bisnis dan kepercayaan syariah sebagai fondasi penciptaan nilai dan loyalitas konsumen. Penelitian ini berkontribusi secara konseptual terhadap pengembangan kajian bisnis Islam dan secara praktis memberikan arah bagi UMKM halal dalam membangun daya saing digital yang produktif, terpercaya, dan berkelanjutan.
Pengaruh Penggunaan Media Sosial Terhadap Peningkatan Daya Saing Usaha Pakaian Pasar Baru Panyabungan   Desi Fitri Ani; Rizka Ar Rahmah
J-Mabisya: Journal of Islamic Business and Management Vol. 6 No. 2 (2025): J-Mabisya
Publisher : Program Studi Manajemen Bisnis Syariah STAIN Mandailing Natal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56874/9afhcv93

Abstract

Pengaruh Penggunaan Media Sosial Terhadap Peningkatan Daya Saing Usaha Pakaian Pasar Baru Panyabungan. Penggunaan media sosial yang masih kurang atau belum optimal oleh para pedagang pakaian di Pasar Baru Panyabungan menjadi salah satu hambatan utama dalam meningkatkan daya saing mereka, terutama di tengah persaingan global. Minimnya pemanfaatan media sosial disebabkan oleh keterbatasan pengetahuan serta kurangnya pemahaman pedagang dalam menggunakan fitur dan fungsi media sosial. Hal ini berdampak pada menurunnya jumlah pengunjung atau pelanggan serta berkurangnya omzet penjualan. Oleh karena itu, penting untuk meneliti sejauh mana penggunaan media sosial berpengaruh terhadap daya saing usaha pakaian di Pasar Baru Panyabungan, khususnya dalam aspek pemasaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh penggunaan media sosial terhadap peningkatan daya saing pedagang pakaian di Pasar Baru Panyabungan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik nonprobability sampling. Sampel penelitian berjumlah 86 responden yang terdiri atas seluruh pedagang pakaian pengguna media sosial. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linier sederhana dengan bantuan software SPSS versi 21. Instrumen penelitian diuji melalui uji validitas dan reliabilitas, dan hasilnya menunjukkan seluruh item kuesioner valid serta reliabel. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa penggunaan media sosial berpengaruh positif terhadap peningkatan daya saing pedagang pakaian di Pasar Baru Panyabungan. Koefisien regresi sebesar 0,718 menunjukkan bahwa setiap peningkatan pemanfaatan media sosial akan meningkatkan daya saing pedagang sebesar 0,718 poin. Nilai signifikansi sebesar 0,000 (<0,05) menegaskan bahwa hubungan tersebut signifikan dan nilai thitung sebesar 11,428 >1,988 ttabel. Selain itu, nilai R² sebesar 0,609 mengindikasikan bahwa 60,9% variasi daya saing pedagang pakaian dipengaruhi oleh penggunaan media sosial, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini
Penetapan Harga Dalam Pemasaran Syariah: Kajian Terhadap Praktik Diskon, Flash Sale, Dan Harga Psikologis Hadi Pramono
J-Mabisya: Journal of Islamic Business and Management Vol. 7 No. 1 (2026): J-Mabisya
Publisher : Program Studi Manajemen Bisnis Syariah STAIN Mandailing Natal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56874/e8zryn22

Abstract

Harga merupakan salah satu unsur bauran pemasaran yang paling menentukan, dan di era digital strategi penetapan harga menjadi semakin beragam dan agresif, antara lain melalui diskon, flash sale, dan harga psikologis. Strategi tersebut dapat menguntungkan konsumen, tetapi juga berisiko menimbulkan informasi yang menyesatkan dan manipulasi keputusan konsumen. Penelitian ini bertujuan menganalisis praktik diskon, flash sale, dan harga psikologis dari perspektif pemasaran syariah serta merumuskan prinsip penetapan harga yang sesuai syariah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka. Data diperoleh dari buku, artikel jurnal nasional dan internasional terbitan tahun 2018 ke atas, serta sumber lain yang relevan, kemudian dianalisis dengan analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Islam memberikan kebebasan kepada penjual untuk menetapkan harga berdasarkan kerelaan dan mekanisme pasar yang adil, sehingga diskon, flash sale, dan harga psikologis pada dasarnya diperbolehkan. Namun, praktik tersebut menjadi bermasalah ketika melibatkan harga acuan fiktif, kelangkaan palsu, biaya tersembunyi, atau tekanan yang merusak kerelaan konsumen yang didasari informasi yang benar, sehingga berpotensi mengandung unsur tadlis, gharar, dan ghabn. Penelitian ini merumuskan lima prinsip penetapan harga syariah, yaitu keadilan (‘adl), kejujuran (shiddiq), transparansi, kerelaan (‘an taradhin), dan kemaslahatan (maslahah), disertai pedoman praktis untuk setiap strategi harga
Konsep Kompensasi Yang Adil Dalam Perspektif Islam Dan Relevansinya Terhadap Kepuasan Kerja Kusdi
J-Mabisya: Journal of Islamic Business and Management Vol. 7 No. 1 (2026): J-Mabisya
Publisher : Program Studi Manajemen Bisnis Syariah STAIN Mandailing Natal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56874/pjx1wb44

Abstract

Kompensasi merupakan salah satu faktor yang paling sering dikaitkan dengan kepuasan kerja, tetapi praktik pengupahan di berbagai organisasi masih diwarnai persoalan ketidakadilan, keterlambatan pembayaran, dan ketidakjelasan akad kerja. Penelitian ini bertujuan menganalisis konsep kompensasi yang adil dalam perspektif Islam dan merumuskan relevansinya terhadap kepuasan kerja pegawai. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan, dengan sumber data berupa Al-Qur'an, hadis, literatur ekonomi Islam, serta buku dan artikel jurnal tentang kompensasi, keadilan organisasi, dan kepuasan kerja. Data dianalisis menggunakan analisis isi dan analisis komparatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompensasi yang adil dalam Islam bertumpu pada lima prinsip, yaitu keadilan (al-'adl), kelayakan, kejelasan akad, ketepatan waktu pembayaran, dan penghargaan terhadap kontribusi. Prinsip-prinsip tersebut sejalan dengan teori keadilan (equity theory) dan konsep keadilan organisasi yang mencakup keadilan distributif, prosedural, interpersonal, dan informasional, tetapi memiliki landasan transendental yang menjadikan pemenuhan hak pegawai sebagai kewajiban agama. Kompensasi yang memenuhi prinsip-prinsip tersebut berpotensi meningkatkan kepuasan kerja karena memenuhi kebutuhan materiil sekaligus rasa keadilan dan penghargaan pegawai
Etos Kerja Islami Dan Kinerja Pegawai: Tinjauan Literatur Sistematis Eni Syahriani
J-Mabisya: Journal of Islamic Business and Management Vol. 7 No. 1 (2026): J-Mabisya
Publisher : Program Studi Manajemen Bisnis Syariah STAIN Mandailing Natal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56874/w2r78e67

Abstract

Etos kerja Islami (Islamic work ethic) merupakan seperangkat nilai kerja yang bersumber dari Al-Qur'an dan Sunnah, seperti kesungguhan, kejujuran, tanggung jawab, keadilan, dan orientasi ibadah dalam bekerja. Penelitian ini bertujuan memetakan dan menyintesis temuan empiris mengenai hubungan etos kerja Islami dengan kinerja pegawai serta variabel perilaku kerja yang menyertainya. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan desain tinjauan literatur sistematis yang mengacu pada pedoman PRISMA 2020. Hasil sintesis menunjukkan bahwa etos kerja Islami secara konsisten berkaitan positif dengan kepuasan kerja, komitmen organisasional, perilaku kewargaan organisasi (OCB), berbagi pengetahuan, dan kemampuan inovasi, yang pada gilirannya mendorong kinerja. Pengaruh etos kerja Islami terhadap kinerja cenderung bersifat tidak langsung melalui motivasi intrinsik, kepuasan, dan komitmen, serta berperan sebagai moderator yang memperkuat respons positif pegawai terhadap keadilan organisasi. Penelitian ini merekomendasikan agar organisasi, khususnya lembaga keuangan dan bisnis syariah, menginternalisasikan etos kerja Islami melalui rekrutmen, pelatihan, keteladanan pimpinan, dan sistem penilaian kinerja yang selaras dengan nilai-nilai syariah.
Integrasi Nilai Amanah Dan Itqan Dalam Pembentukan Budaya Organisasi Lembaga Keuangan Syariah: Kajian Literatur Indah Aminah Putri
J-Mabisya: Journal of Islamic Business and Management Vol. 7 No. 1 (2026): J-Mabisya
Publisher : Program Studi Manajemen Bisnis Syariah STAIN Mandailing Natal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56874/r6sf1y32

Abstract

Lembaga keuangan syariah menghadapi tuntutan ganda, yaitu menjaga kepercayaan masyarakat sebagai lembaga yang berlandaskan prinsip syariah sekaligus bersaing secara profesional dengan lembaga keuangan konvensional. Budaya organisasi yang kuat menjadi salah satu kunci untuk menjawab tuntutan tersebut. Penelitian ini bertujuan menganalisis konsep amanah dan itqan serta merumuskan model integrasi kedua nilai tersebut dalam pembentukan budaya organisasi lembaga keuangan syariah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode kajian literatur. Data diperoleh dari Al-Qur'an, hadis, buku, dan artikel jurnal yang relevan, kemudian dianalisis dengan analisis isi. Hasil kajian menunjukkan bahwa amanah berfungsi sebagai fondasi moral yang menjawab pertanyaan mengapa seseorang harus bekerja dengan benar, sedangkan itqan berfungsi sebagai standar profesional yang menjawab bagaimana pekerjaan harus dilakukan. Kedua nilai tersebut bersifat saling melengkapi karena amanah tanpa itqan menghasilkan pegawai yang jujur tetapi kurang kompeten, sedangkan itqan tanpa amanah menghasilkan pegawai yang cakap tetapi rawan penyimpangan. Integrasi kedua nilai dapat dipetakan ke dalam tiga lapisan budaya organisasi menurut Schein, yaitu asumsi dasar, nilai yang dianut, dan artefak. Penelitian ini juga merumuskan enam strategi internalisasi, yaitu keteladanan pimpinan, rekrutmen berbasis nilai, pelatihan terpadu, sistem penghargaan dan sanksi, tata kelola syariah, serta komunikasi dan ritual organisasi.

Page 12 of 12 | Total Record : 116