cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jks@unsyiah.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Kedokteran Syiah Kuala
ISSN : 14421026     EISSN : 25500112     DOI : -
Core Subject : Health,
Arjuna Subject : -
Articles 545 Documents
Hubungan indeks massa tubuh dengan kejadian osteoartritis lutut di Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin Kota Banda Aceh Cici Enjelia Nata; Safrizal Rahman; Sakdiah Sakdiah
Jurnal Kedokteran Syiah Kuala Vol 20, No 3 (2020): Volume 20 Nomor 3 Desember 2020
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jks.v20i3.18215

Abstract

Abstrak. Indeks Massa Tubuh (IMT) merupakan parameter yang digunakan untuk menilai komposisi tubuh dengan menggunakan klasifikasi Asia Pasifik. IMT menjadi salah satu faktor risiko terjadinya osteoartritis lutut. Osteoartritis lutut merupakan penyakit degeneratif yang terjadi pada sendi lutut. Berdasarkan RISKESDAS tahun 2018, Provinsi Aceh menduduki peringkat pertama sebagai provinsi dengan angka penyakit sendi terbanyak yang termasuk osteoartritis lutut yaitu 13.3%. Prevalensi indeks massa tubuh berlebih di Indonesia pada tahun 2018  meningkat dari 26.3% menjadi 34.4% sehingga kemungkinan terjadinya osteoartritis lutut juga meningkat. Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan desain cross-sectional dilakukan dengan cara mengukur berat badan dan tinggi badan responden yang memenuhi kriteria penelitian berdasarkan pedoman American College of Rheumatology (ACR). Sampel dikumpulkan berdasarkan rekam medis di Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin kota Banda Aceh sejak september hingga oktober 2019 yang melibatkan tujuh puluh responden sebagai sampel penelitian yang dimana 51 responden (72.9%) memiliki indeks massa tubuh berlebih dan 43 responden (61.4%) didiagnosis dengan Osteoartritis lutut. Berdasarkan hasil analisis uji Chi Square, nilai p value yang diperoleh adalah 0.021 (p value ≤ 0,05). Dengan demikian, penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara indeks massa tubuh dengan kejadian osteoartritis lutut di Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin di kota Banda Aceh.Kata Kunci: Indeks massa tubuh; berat badan lebih, osteoartritis lutut;               Abstract. Body Mass Index (BMI) is a parameter to measure body composition which is classified into underweight, normal and overweight. Overweight has been known to potentially cause knee osteoarthritis. Knee osteoarthritis is a degenerative disease happening on the knee. Based on RISKESDAS 2018, Aceh led Indonesia as a province with the highest number of knee arthritis (13.3%). In the same year, the prevalence of overweight in Indonesia has also increased from 26.3% to 34.4% and is expected to rise annually. This research is an analytic observational using cross sectional design. The method used in this research is body weight and body length measurement of samples fulfilling the criteria based on American College of Rheumatology (ACR). Data were collected based on medicalr record at Zainoel Abidin General Hospital, Banda Aceh, from September to October 2019. We examined 70 respondents, 51 of them (72.9%) had overweight IMT and 43 of them (61.4%) were diagnosed with knee osteoarthritis. Chi Square analysis showed p value 0,021 (p value ≤ 0.05). We concluded that there is a correlation between body mass index with knee osteoarthritis in Zainoel Abidin General Hospital, Banda Aceh.Keyword: Body Mass Index; overweight; knee osteoarthritis;
PENATALAKSANAAN RUPTUR KAPSUL POSTERIOR Firdalena Meutia
Jurnal Kedokteran Syiah Kuala Vol 5, No 1 (2005): Volume 5 Nomor 1 April 2005
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Salah satu komplikasi intraoperatif bedah katarak yang serius adalah ruptur kapsul posterior, dan dilaporkan terjadi pada 0,3% sampai 6% kasus dengan teknik fakoemulsifikasi.  Beberapa kondisi preoperatif yang memiliki  risiko tinggi terjadi robekan kapsul posterior dan dapat dideteksi saat evaluasi  preoperatif yaitu: pasien dengan riwayat trauma,  sindroma pseudoeksfoliasi,  katarak  yang  keras  dengan nukleus  besar,   panjang  aksial   yang  tinggi,   katarak  subkapsular   posterior yang memiliki kelemahan kapsul posterior.  Faktor predisposisi untuk terjadinya ruptur kapsul posterior antara lain: visualisasi  operator,  panjang aksial pasien,   Asteroid Hyalosis,   pseudoeksfoliasi,    katarak   matur,   pupil   kecil,   kapsuloreksis  kecil, kapsuloreksis besar,  kapsuloreksis   Noncontinous,    komplikasi  pemutaran nukleus,.bilik  mata depan dangkal. Penatalaksanaan:  ada dua hal  yang harus diperhatikan yaitu, adakah vitreus di  bilik  mata depan dan apakah ada indikasi  unruk melakukankonversi ke prosedur standar ekstraksi katarak ekstra kapsular (EKEK). (JKS 2005;1:21-26) Kata kuncl : Ruptur  kapsul  posterior,   fakoernulsifikasi,  ekstraksi  katarak ekstra kapsular Abstract.  One  intraoperative   complication   of cataract  surgery  is serious  posterior capsule  rupture,  and  reported to occur  in  0.3%   to  6%  of cases  with phacoemulsification   technique.  Several preoperative  condition  that has a high risk of posterior   capsule  tear  occurs  and  can  be  detected  at  the preoperative   evaluation: patients   with  a  history  of  trauma,  pseudoeksfoliasi  syndrome,  cataracts  hard  with large  nuclei,   a  high  axial   length,  posterior  subcapsular   cataract   with  posterior capsule   weakness.   Predisposing  factors for  the  occurrence   of  posterior   capsule rupture  include:  visualization   operators, patients   axial  length,   Asteroids   Hyalosis, pseudoeksfoliasi,     mature    cataract,    small    pupil,     kupsulorrksis     small.    large kapsuloreksis, kapsuloreksis Noncontinous,  complications  playback  1111cle11s •.   Shallow anterior  chamber.  Treatment:  There are two things  that must be considered,  namely. is there any  vitreous  in the anterior  chamber  and  whether  there are  indications for conversion to standard procedures Extra Capsular Cataract Extraction  (ECCE).(JKS 2005;1:21-26) Key word:  Posterior  capsule rupture. fakoemusificutiona11J extra capsular  cataract extraction
PERBANDINGAN METODE TABUNG GANDA DAN MEMBRAN FILTER TERHADAP KANDUNGAN Escherichia coli PADA AIR MINUM ISI ULANG Zuriani Rizki; Mudatsir Mudatsir; Samingan Samingan
Jurnal Kedokteran Syiah Kuala Vol 13, No 1 (2013): Volume 13 Nomor 1 April 2013
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Metode tabung ganda dan metode membran filter merupakan metode yang digunakan untuk pemeriksaan kandungan Escherichia coli yang terdapat di dalam air minum. Kualitas air minum dalam permenkes 492/Menkes/per/IV/2010 tentang persyaratan kualitas air minum mencantumkan kandungan E. coli di dalam 100 ml sampel adalah nol. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kandungan E. coli pada air minum isi ulang yang dianalisis dengan metode tabung ganda dan membran filter. Metode yang digunakan yaitu metode observasi dengan desain deskriptif analitik, dilakukan terhadap 28 sampel depot air minum isi ulang di wilayah pusat kota dan sub pusat kota . Data dianalisis dengan uji t dan anova menggunakan SPSS versi 16. Hasil uji t terhadap kandungan E. coli menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara metode membran filter dan tabung ganda. Hasil uji anova terhadap kandungan E. coli  menunjukkan tidak adanya perbedaan yang signifikan antara wilayah pusat kota dan sub pusat kota baik terhadap wilayah yang telah dipantau maupun yang belum dipantau. Hasil rata-rata kandungan E. coli yang ditemukan dengan metode membran filter yaitu 4,46 CFU/100 ml sampel dan hasil rata-rata kandungan E. coli  yang ditemukan dengan metode tabung ganda yaitu 2,64 MPN E. coli/100 ml sampel sehingga metode membran filter merupakan metode yang lebih sensitif dalam mengukur kandungan E. coli  pada air minum isi ulang. Abstract. Most probable number and the membrane filter are the method that can be used for analyze of  Escherichia coli contained in refill drinking water. Base on Permenkes 492/Menkes/Per/IV/2010 about the Regulations of Drinking Water Quality, content of E. coli in a 100 ml sample is zero. The research aimed to know the differences in the content of E. coli in refill drinking water which were analized by Most probable number  method and Membrane filter method. The research used observation method with descriptive analytic design, carried out on 28 samples of drinking water refill depot in city center and downtown area. Data were analyzed by t-test and anova using SPSS version 16. The Results showed that a significant difference between the membrane filter method and most probable number method. Anova test showed no significant difference between the downtown area and the city center either to the region has been monitored or not monitored. The average of E. coli content observed using membrane filter method was 4,46 CFU/100 ml sample and using most probable number method was 2,64 MPN E. coli/100 ml sample. Therefore the membrane filter method was more sensitive than most probable number method for analize the content of E. coli content in refill drinking water. 
Pengaruh pola hidup terhadap terjadinya stroke pada pasien yang dirawat inap di Rumah Saklt Umum Dr. Zainoel Abidin Banda Aceh tahun 2009 Liza Salawati
Jurnal Kedokteran Syiah Kuala Vol 9, No 2 (2009): Volume 9 Nomor 2 Agustus 2009
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak.   Penyakit    stroke  sampai    saat  ini  masih   merupakan    masalah  kesehatan  karena     selain  dapat menyebabkan kematian dalam waktu singkat juga dapat  menyebabkan kecacatan seumur hidup.   Stroke  dapat disebabkan oleh pola hidup masyarakat yang tidak sehat.  Di Rumah Sakit Umum Dr. Zainoel Abidin (RSUZA) Banda Aceh,  penyakit stroke menempati   urutan keenam  dari IO  besar penyakit  rawat inap terbanyak tahun 2007 yaitu  sebanyak 304  kasus.   Penelitian ini bertujuan untuk  menganali.sis   pengaruh pola hidup   (pola makan, olahraga dan merokok) terhadap  terjadinya stroke pada pasien   yang dirawat  inap di RSUZA Banda Aceh. Penelitian  ini  merupakan penelitian analitik yang  menggunakan desain cross sectional   survey.  Populasi  adalah pasien stroke yang dirawat inap di RSUZA Banda Aceh pada bulan Juni dan Juli tahun 2009 yang berjumJah  57 orang dan sampel  adalah total populasi.   Analisis   yang digunakan adalah analisis   univariat,   analisis bivariat dengan uji  chi-square  dan  analisis   multivariat dengan uji statistik  regresi logistik   ganda.   Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara pola makan (p=0,010),  olahraga (p=0,035)   dan merokok (p=0,049) terhadap penyakit stroke.   Dari ketiga faktor tersebut yang paling dominan berpengaruh terhadap penyakit stroke pada pasien yang dirawat inap di RSUZA tahun 2009 adalah pola makan. Disarankan kepada Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh agar dapat meningkatkan promosi  kesehatan kepada masyarakat Banda Aceh dalam memasyarakatkan pola hidup sehat.  (JKS 2009;2:57~64) Kata kunci :  Pola hidup,  stroke Abstract. Stroke until now still- become a health problem because instead cause of death in a short time, can cause a permanent  physical defect/handicap.   Stroke can cause a community's   unhealthy pattern/style of life.  In the Zainoel Abidin Banda Aceh Hospital,  stroke was the sixth  of the ten biggest most hospitalized diseases  in2007,  comprising 304 cases.   The purpose of this analytical   study by cross-sectional survey is  to analyze the influence of the patterns of life (such as the patterns of eating, exercise,  and smoking)   on stroke patients  who were hospitalized   in the Zainoel Abidin Banda Aceh Hospital. The population   of this study were 57 stroke patients who were hospitalized in the Zainoel Abidin Banda Aceh Hospital from June to July 2009 and all of the patients were selected to be the samples in this study.  The data obtained were statistically analyzed through univariate analysis,   bivariate analysis   with Chi-square test, and multivariate analysis   with multiple logistic  · regression test.  The result of this study showed that there was a  significant  influence 'between  the patterns of eating (p=0,010), exercise (p=0,035) and smoking (p=-0,049)   and the stroke disease. The most dominant factorof the three factors having influence on the stroke suffered by the patients who were hospitalized   in the Zainoel Abidin Hospital Banda Aceh in 2009 was the pattern of eating.  It is suggested that Banda Aceh District Health Office to increase health promotion to the people of Banda Aceh in an attemp to socialize  the pattern of healthy life. (JKS 2009;2:57-U) Key words : life  style, stroke
PENGARUH PELATIHAN PROGRAM PENGURANGAN RISIKO BENCANA (PRB) TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP SISWA SD NEGERI 3 TANGSE DALAM MENGHADAPI GEMPA BUMI Fahrizal Fahrizal; Khairuddin Khairuddin; Nizam Ismail
Jurnal Kedokteran Syiah Kuala Vol 16, No 2 (2016): Volume 16 Nomor 2 Agustus 2016
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Pengurangan risiko bencana  merupakan suatu kegiatan  jangka panjang sebagai bagian dari pembangunan berkelanjutan, dengan cara menggunakan pengetahuan dan inovasi untuk membangun budaya selamat dan tangguh pada semua satuan pendidikan. Pelatihan program pengurangan risiko bencana perlu diberikan kepada semua peserta didik untuk membekali mereka dengan konsep kesiapsiagaan bencana. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan mengidentifikasi pengaruh pelatihan pogram pengurangan risiko bencana  terhadap kesiapsiagaan siswa SD Negeri 3 Tangse dalam menghadapi  gempa bumi. Penelitian ini menjelaskan hubungan antara variabel-variabel melalui pengujian hipotesis. Penentuan sampel menggunakan teknik purposive sampling yaitu pengambilan sampel yang berdasarkan kepada pertimbangan dan tujuan tentu serta berdasarkan ciri-ciri atau sifat-sifat tertentu  yang sudah diketahui sebelumnya. Sampel yang diambil satu kelas yaitu kelas 5 yang terdiri dari 20 orang siswa. (JKS 2016; 2: 74-79) Kata kunci: Program Pengurangan Risiko Bencana, Kesiapsiagaan, Gempa Bumi.  Abstract. Disaster risk reduction is a long-term activity as part of sustainable development, by way of using knowledge and innovation to build a culture of safe and resilient at all educational units. Training programs for disaster risk reduction needs to be given to all students to equip them with the concept of disaster preparedness. This study aimed to describe and identify the influence of training Program is preparedness for disaster risk reduction to elementary school students 3 Tangse in the face of an earthquake. This study describes the relationship between the variables through hypothesis testing. The samples using purposive sampling technique is sampling based on the considerations and goals of course, and based on the characteristics or specific traits that have been previously known. Samples were taken of the class is a class 5 which consists of 20 students. (JKS 2016; 2: 74-79) Keywords : Program for Disaster Risk Reduction, Preparedness, Earthquake.
PERBAIKAN STATUS HIDRASI KULIT DENGAN INTERVENSI KRIM PLASENTA DOMBA PADA LANSIA STW CIBUBUR PERIODE SEPTEMBER 2019 Sukmawati Tansil Tan; Yohanes Firmansyah; Yana Sylvana
Jurnal Kedokteran Syiah Kuala Vol 19, No 3 (2019): Volume 19 Nomor 3 Desember 2019
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jks.v19i3.15075

Abstract

Abstrak: Population Reference Bureau (PRB) memperkirakan bahwa Indonesia akan mengalami lonjakan populasi menjadi 365,3 juta jiwa pada tahun 2030 yang selanjutnya akan berdampak terhadap lonjakan populasi lanjut usia serta peningkatan permasalahan kesehatan yang terjadi pada lansia. Salah satu permasalahan kesehatan lansia yang sering terjadi pada kulit adalah masalah hidrasi kulit. Tujuan penelitian ini adalah untuk mencari peningkatan kadar hidrasi kulit lansia setelah penelitian intervensi berupa krim ekstrak plasenta domba. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimental, dengan metode pengambilan sampel berupa total sampling. Penelitian dilakukan di Panti STW RIA Pembangunan Cibubur pada periode September 2019, dengan hasil penelitian uji statistik Cochran dan uji statistik Friedman didapatkan perubahan status hidrasi kulit yang lebih baik setelah penggunaan krim ekstrak plasenta domba secara rutin selama 3 minggu (p-value 0,05). Dianjurkan untuk secara terus menerus (rutin) menggunakan krim ekstrak plasenta domba minimal 3 minggu dalam rangka agar terjadi perbaikan kadar hidrasi dan status hidrasi kulit, serta tidak perlu khawatir untuk digunakan dalam jangka panjang.
NYERI PERUT BERULANG SAAT HAID, BERISIKO MANDUL? Mohd Andalas; Cut Rika Maharani; Rayhan Shafithri
Jurnal Kedokteran Syiah Kuala Vol 19, No 2 (2019): Volume 19 Nomor 2 Agustus 2019
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jks.v19i2.18066

Abstract

Abstract. Stomach pain (dysmenorrhea) is abdominal cramps and pain during the menstrual period which can interfere with the daily activities of women of reproductive age. Dysmenorrhea is one of the symptoms that needs to be considered because it is often experienced by women and is an early sign of suffering from endometriosis. The presence of abdominal pain in women during menstruation, accompanied by pelvic pain, and infertility is a classic trias of symptoms used to diagnose endometriosis. Endometriosis occurs in almost 10% of women in the reproductive age period and more than 25-40% in infertile women. The risk of infertility is also linked because inflamed endometriosis tissue damages sperm and egg cells. Some treatments that can be done for patients with endometriosis are medical and surgical therapy. If medical therapy fails, operative laparoscopy can be alternative and hysterectomy can be considered for patients who no longer expect their reproductive function. Keywords: abdominal pain, endometriosis, infertility, dysmenorrhea. Abstrak. Nyeri Perut (dismenore) merupakan kram perut dan nyeri selama periode menstruasi yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari wanita usia reproduksi. Dismenore merupakan  salah satu gejala yang perlu dipertimbangkan karena kerap dialami wanita dan menjadi tanda awal  menderita endometriosis. Adanya nyeri perut pada wanita saat haid, disertai  nyeri panggul, dan infertilitas merupakan trias klasik gejala yang digunakan untuk mendiagnosis endometriosis. Endometriosis terjadi pada hampir 10% wanita dalam kurun  usia reproduksi dan lebih dari 25-40% pada wanita infertil (mandul). Risiko mandul juga dikaitkan karena jaringan endometriosis yang meradang merusak  sperma dan sel telur. Beberapa pengobatan yang dapat dilakukan pada penderita endometriosis adalah terapi medikamentosa dan pembedahan. Jika terapi medikamentosa gagal, laparoskopi operatif dapat menjadi altenatif dan histerektomi dapat dipertimbangkan pada pasien yang tidak mengharapkan fungsi reproduksi lagi. Kata Kunci: nyeri perut, endometriosis, infertilitas, dismenore.
Lateral-Based Dorsal Cross-Finger Flap M. Jailani M. Jailani
Jurnal Kedokteran Syiah Kuala Vol 8, No 2 (2008): Volume 8 Nomor 2 Agustus 2008
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak.  Trauma  pada jari-jari   sering  menyebabkan   hilangnyajaringan     baik soft tissue maupun  tulang  sehingga akan menyebabkan   gangguan   fungsi.  Cross  finger  flap dapat  digunakan  untuk mengatasi  ha) tersebut  mengingat vaskularisasi   pada jari  berjalan  longitudinal.   Flap  pun  dapat  dipakai  berbentuk   lateral  atau distally  cross  finger. Dilaporkan  kasus   wanita  28 tahun  pasca  crush  injury  ujung jari  kelingking  tangan  kiri bagian  sisi dorsal  dan di tutup dengan  lateral-based   dorsal  cross-finger flap dari manis (digiti  IV manus sinistra).  (JKS 2007; 2: 81-86) Kata  kunci:  lateral-based crossfingerflap. Abstract.   Trauma   to  the  fingers  often  causes   Joss  of  both  soft  tissue  and  bone  tissue  so  that  it  W:ill  cause interference   function.   Cross  finger  flap  can  be  used  to  solve  this  problem   considering   rurming  longitudinal vascularization   in the finger.  Flap  can be used  in the form of lateral  or cross-finger   distally.  Reported   cases  of women  28  years  after  the  crush  injury  tip  of little  finger  left  hand.  side  on the  lid with  the dorsal  and  lateral dorsal-based  cross-finger   flap from the sweet  (the left manus  digiti IV). (JKS 2007; 2:81-86) Keywords:   lateral-based crossfingerflap
HUBUNGAN ANTARA STATUS GIZI DAN AKTIVITAS FISIK DENGAN KESEGARAN JASMANI SISWA SMP NEGERI 8 BANDA ACEH TAHUN 2012 Zora Ulfa; Husnah Husnah
Jurnal Kedokteran Syiah Kuala Vol 15, No 1 (2015): Volume 15 Nomor 1 April 2015
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan kesehatan terkait persoalan remaja diantaranya aktivitas fisik, nutrisi dan kesegaran jasmani. Aktivitas fisik dan status gizi merupakan faktor yang sangat berhubungan dengan tingkat kesegaran jasmani. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan aktivitas fisik dan status gizi dengan kesegaran jasmani. Pe nelitian analitik dengan desain cross sectional dilakukan pada 87 siswa SMP Negeri 8 Banda Aceh bulan September sampai Desember 2012. Kesegaran jasmani diukur dengan harvard step pengukuran status gizi dengan mengukur berat badan dan tinggi badan dan pengisian kuisioner Physical Activity Questionnaire of Adolescent dan Physical Activity Questionnaire of Children untuk menilai aktivitas fisik. Analisis menggunakan uji Chisquare. Hasil penelitian dari 87 subjek terdiri dari 43 laki -laki dan 44 perempuan, didapatkan kesegaran jasmani sedang 50.4%, kurang 49.6%. Siswa laki - laki kesegaran jasmani lebih baik dari pada siswa perempuan (29%). Hasil uji chi - square adanya hubungan antara status gizi dengan kesegaran jasmani p value = 0.016 dan terdapat hubungan aktivitas fisik dengan kesegaran jasmani dengan p value = 0.00.
Uji Mikrobiologi Air Sumur Gali Berdasarkan Sumber Pencemar di Desa Limphok dan Beurabung Kecamatan Darussalam, Aceh Besar Mudatsir Mudatsir
Jurnal Kedokteran Syiah Kuala Vol 10, No 1 (2010): Volume 10 Nomor 1 April 2010
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak,  Air merupakan materi yang esensial  bagi kehidupan manusia dan tidak dapat diganti dengan materi yang lain.  Air juga  merupakan salah  satu sarana dan  media  yang baik untuk penyebaran berbagai  macam penyakit. Penelitian ini  bertujuan untuk menguji air sumur  air sumur  terhadap cemaran   Escherichia   coli  berdasarkan sumber pencernar. Sampel dalam penelitian  ini sebanya 30 sampel  yang diambil secara purposive sampling.  Metode pemeriksaan air yang digunakan adalah MPN(Most Probable Number) seri  15 tabungyang terdiri dari tiga tahap,  yaitu uji pendugaan, uji konfirmatif dan uji lengkap.  Data dianalisis secara deskriptif daJam bentuk table.  Hasil anaJisis  data diperoleh bahwa angka MPN sangat bervariasi muJai  dari angka MPN tertinggi yaitu 1600  E.  coli/JOO ml air  diternukan ditemukan  pada sampel  nomor 5,   sedangkan angka MPN terendah yaitu 4 E. coli/109 air pada sampel nomor 10 dan 26.  Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa kontaminasi air sumur dengan E.coli  berhubungan dengan sumber pencemar seperti septik tank, jarak sumur dengan Iimbah, tempat sampah, kandang ternak dan lantai sumur yang tidak memenuhi syarar sumur yang baik.  (JKS 2010,·3:9-JB)Kata Kunci: Tes mikrobiologi,  air bersih, E.  coli, Most Probable  Number  (MPN)Abstract. Water is an essential material for human life and can not be replaced with another material. Water is also one of the facilities to medium for the spread of various diseases. This study aims to test the well water well water against  Escherichia  coli  contamination based sources of pollution.  The sample in this study 30 samples taken by purposive  sampling.  The method used is the examination of water MPN (Most Probable Number) series 15  tubes -consists  of three stages, namely  prediction test, konvirmative test and complete  test. Data were analyzed  descriptively  in the form of tables.  Results of data analysis  found that the MPN numbers are very varied from the highest MPN numbers 1600 E. coli/100 ml water is found is found in the sample  number 5,  while the lowest MPN coli/100 ml water on the sample  number l O  and 26. Based on the results of data analysis can be concluded  that tho contamination of water wells with E. coli associated with the sources of pol1ution such as septic tanks, the distance  of  wells with sewage,  garbage,  cattle sheds  and  floor wells  that  do  not  meet the requirements of good wells. (JKS 2010;3:9-18)Kata Kunci: Microbiology test, well water. E.  coli, Most Probable  Number (MPN).

Filter by Year

2005 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 23, No 1: April 2023 Vol 22, No 1 (2022): Volume 22 Nomor 1 Maret 2022 JKS Edisi Khusus Oktober 2022 Vol 21, No 3 (2021): Volume 21 Nomor 3 Desember 2021 Vol 21, No 2 (2021): Volume 21 Nomor 2 Agustus 2021 Vol 21, No 1 (2021): Volume 21 Nomor 1 April 2021 Vol 20, No 3 (2020): Volume 20 Nomor 3 Desember 2020 Vol 20, No 2 (2020): Volume 20 Nomor 2 Agustus 2020 Vol 20, No 1 (2020): Volume 20 Nomor 1 April 2020 Vol 19, No 3 (2019): Volume 19 Nomor 3 Desember 2019 Vol 19, No 2 (2019): Volume 19 Nomor 2 Agustus 2019 Vol 19, No 1 (2019): Volume 19 Nomor 1 April 2019 Vol 18, No 3 (2018): Volume 18 Nomor 3 Desember 2018 Vol 18, No 2 (2018): Volume 18 Nomor 2 Agustus 2018 Vol 18, No 1 (2018): Volume 18 Nomor 1 April 2018 Vol 17, No 3 (2017): Volume 17 Nomor 3 Desember 2017 Vol 17, No 2 (2017): Volume 17 Nomor 2 Agustus 2017 Vol 17, No 1 (2017): Volume 17 Nomor 1 April 2017 Vol 16, No 3 (2016): Volume 16 Nomor 3 Desember 2016 Vol 16, No 2 (2016): Volume 16 Nomor 2 Agustus 2016 Vol 16, No 1 (2016): Volume 16 Nomor 1 April 2016 Vol 15, No 3 (2015): Volume 15 Nomor 3 Desember 2015 Vol 15, No 2 (2015): Volume 15 Nomor 2 Agustus 2015 Vol 15, No 1 (2015): Volume 15 Nomor 1 April 2015 Vol 14, No 3 (2014): Volume 14 Nomor 3 Desember 2014 Vol 14, No 2 (2014): Volume 14 Nomor 2 Agustus 2014 Vol 14, No 1 (2014): Volume 14 Nomor 1 April 2014 Vol 13, No 3 (2013): Volume 13 Nomor 3 Desember 2013 Vol 13, No 2 (2013): Volume 13 Nomor 2 Agustus 2013 Vol 13, No 1 (2013): Volume 13 Nomor 1 April 2013 Vol 12, No 3 (2012): Volume 12 Nomor 3 Desember 2012 Vol 12, No 2 (2012): Volume 12 Nomor 2 Agustus 2012 Vol 12, No 1 (2012): Volume 12 Nomor 1 April 2012 Vol 11, No 3 (2011): Volume 11 Nomor 3 Desember 2011 Vol 11, No 2 (2011): Volume 11 Nomor 2 Agustus 2011 Vol 11, No 1 (2011): Volume 11 Nomor 1 April 2011 Vol 10, No 3 (2010): Volume 10 Nomor 3 Desember 2010 Vol 10, No 2 (2010): Volume 10 Nomor 2 Agustus 2010 Vol 10, No 1 (2010): Volume 10 Nomor 1 April 2010 Vol 9, No 3 (2009): Volume 9 Nomor 3 Desember 2009 Vol 9, No 2 (2009): Volume 9 Nomor 2 Agustus 2009 Vol 9, No 1 (2009): Volume 9 Nomor 1 April 2009 Vol 8, No 3 (2008): Volume 8 Nomor 3 Desember 2008 Vol 8, No 2 (2008): Volume 8 Nomor 2 Agustus 2008 Vol 8, No 1 (2008): Volume 8 Nomor 1 April 2008 Vol 7, No 3 (2007): Volume 7 Nomor 3 Desember 2007 Vol 7, No 2 (2007): Volume 7 Nomor 2 Agustus 2007 Vol 7, No 1 (2007): Volume 7 Nomor 1 April 2007 Vol 6, No 3 (2006): Volume 6 Nomor 3 Desember 2006 Vol 6, No 2 (2006): Volume 6 Nomor 2 Agustus 2006 Vol 6, No 1 (2006): Volume 6 Nomor 1 April 2006 Vol 5, No 1 (2005): Volume 5 Nomor 1 April 2005 More Issue