cover
Contact Name
Damar Jati
Contact Email
damar.74t1@gmail.com
Phone
+6285647176931
Journal Mail Official
journal.wikuacitya@gmail.com
Editorial Address
https://wikuacitya.unwiku.ac.id/index.php/wikuacitya/EditorialTeam
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 29644631     DOI : https://doi.org/10.56681/wikuacitya.v3i2.185
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat adalah jurnal nasional yang berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya ekonomi dan bisnis, teknik, peternakan, administrasi publik, dan hukum. WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat terbit enam bulan sekali, yaitu Februari dan Agustus.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 364 Documents
PENERAPAN LUBANG RESAPAN BIOPORI SEBAGAI UPAYA PENGELOLAAN SAMPAH ORGANIK DI DESA SIDAREJA Faiz Wahyu Pratama; Rizki Aulia Rahma; Muhammad Zulfan Khoerul Fahmi; Apriliani Dwi Lestari; Alvin Paryadi; Adit Agustian Pratama; Efan Ardi Saputra; Ajeng Bening S; Ilma Seftianisa; Atha Khairunisa Salsabila; Nadita Alinka Nur Lian; Putri Kusumaningsih; Jalil Ai Hamid Gilar Ramadhan; Reeve Salvian Zidane Nurdin
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 04 (2025): WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63859/wikuacitya.v4i4.451

Abstract

Permasalahan sampah organik dan genangan air masih menjadi isu lingkungan di Desa Sidareja. Kurangnya pengelolaan limbah rumah tangga mengakibatkan menumpuknya sampah organik serta menurunnya kualitas lingkungan. Salah satu solusi sederhana yang dapat diterapkan masyarakat adalah penggunaan Lubang Resapan Biopori (LRB). Melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) tahun 2025, Kelompok 06 Universitas Wijayakusuma Purwokerto melaksanakan kegiatan pembuatan LRB di lahan rumah tangga warga Desa Sidareja. Kegiatan dilaksanakan melalui survey lokasi, sosialisasi kepada warga, serta praktik pembuatan biopori secara langsung. Hasil kegiatan menunjukkan respon positif dari masyarakat yang antusias mengikuti praktik dan memahami manfaat biopori, baik untuk mengurangi sampah organik maupun meningkatkan resapan air. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun budaya pengelolaan sampah berbasis lingkungan yang berkelanjutan.
STRATEGI PENGELOLAAN SAMPAH BERBASIS MASYARAKAT MELALUI PEMBENTUKAN BANK SAMPAH DI DESA SUDAGARAN KECAMATAN SIDAREJA KABUPATEN CILACAP Rifa'i Fahrezi; Mita Permata Dewi; Ica Rahmawati; Retno Ningsih; Antonio Sasongko; Shandra Octa Faridah; Agatha Christie Nata Legawa; Hendri Yulianto; Adi Sulton Mabruri; Aziz Saefudin Zuhri; Ezar Pandya Parama; Danindra Iman Fadhilah
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 04 (2025): WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63859/wikuacitya.v4i4.452

Abstract

Pengelolaan sampah merupakan permasalahan yang dihadapi Desa Sudagaran, Kecamatan Sidareja, Kabupaten Cilacap, seiring meningkatnya volume sampah rumah tangga dan rendahnya kesadaran masyarakat dalam melakukan pemilahan. Pengabdian masyarakat ini bertujuan membentuk bank sampah berbasis komunitas sebagai strategi pengelolaan sampah yang efektif dan berkelanjutan. Metode yang digunakan melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) meliputi sosialisasi dan edukasi konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle), pendampingan dalam pembentukan struktur pengurus dan sistem operasional, serta pelatihan mekanisme penukaran sampah menjadi tabungan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan partisipasi masyarakat dalam memilah sampah dan pengelolaan sampah yang lebih terstruktur. Bank sampah juga mulai berfungsi sebagai sarana edukasi sekaligus sumber pendapatan tambahan bagi warga. Untuk keberlanjutan program, direkomendasikan adanya dukungan regulasi dari pemerintah desa, pelatihan lanjutan bagi pengelola, serta pengembangan inovasi pengolahan sampah seperti kompos dan ecobrick guna memperluas manfaat ekonomi dan lingkungan.
SINERGI MASYARAKAT DAN PEMERINTAH DESA DALAM PENGELOLAAN SAMPAH DI DESA MARGASARI KECAMATAN SIDAREJA KABUPATEN CILACAP Taufik Purboyo; Farida Nur Aini; Astrid Devitasari
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63859/wikuacitya.v5i1.454

Abstract

Permasalahan sampah selalu ada dalam kehidupan sehari-hari. Banyak aktivitas yang menyumbang bertambahnya sampah dalam masyarakat dan begitu juga yang terjadi di Desa Margasari Kecamatan Sidareja Kabupaten Cilacap. Proses pengelolaan sampah yang dilakukan belum masuk dalam kategori yang baik dan benar dikarenakan proses pengelolaan belum memenuhi standar kesehatan. Tujuan dari penyuluhan ini adalah terbentuknya sebuah kesadaran akan pentingnya organisasi pengelolaan sampah terpadu agar dapat mengkoordinir jalannya pengelolaan sampah yang dapat menguntungkan masyarakat. Pengabdian dilakukan melalui penyuluhan langsung kepada semua unsur masyarakat di Desa tersebut. Kegiatan tersebut diterima dengan antusias dan masyarakat mulai berdiskusi untuk membentuk organisasi pengelola sampah terpadu. Organisasi ini diharapkan mampu menjadi solusi permasalahan sampah yang belum tertangani dengan baik. Masyarakat diharapkan terus bersinergi dengan Pemerintah Desa dan semua unsur pemerintahan desa dalam menghadapi permasalahan sampah tersebut.
Pemanfaatan Minyak Jelantah Menjadi Produk Lilin sebagai Implementasi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan agustina dwi wulandari; afrinda rahma aulia; titanur istiqomah; ajeng tita nawangsari
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63859/wikuacitya.v5i1.456

Abstract

Pengelolaan minyak jelantah masih menjadi tantangan di Indonesia karena pembuangan yang tidak tepat dapat mencemari tanah dan air. Pemanfaatan minyak jelantah menjadi lilin merupakan strategi pengabdian masyarakat yang penting untuk meningkatkan kesadaran lingkungan sekaligus memberikan nilai ekonomi bagi sampah rumah tangga. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Masangan Kulon, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo, dengan sasaran para ibu rumah tangga. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan partisipatif yang mencakup sosialisasi dan diskusi bersama, serta pelatihan teknis pembuatan lilin. Evaluasi dilakukan melalui observasi partisipan dan diskusi kelompok untuk menilai keterampilan dan pemahaman peserta. Hasil menunjukkan bahwa peserta mampu mengikuti semua tahapan pembuatan lilin, mulai dari cara menjernihkan minyak hingga pencetakan produk akhir kegiatan ini berhasil meningkatkan kesadaran lingkungan, mengubah persepsi limbah menjadi material yang bernilai. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan tidak hanya menciptakan lingkungan yang lebih bersih, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup masyarakat, sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) khususnya target konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab (SDG 12).
PENGOLAHAN SAMPAH RUMAH TANGGA DAN EFISIENSI IRIGASI TETES UNTUK KEBERLANJUTAN LINGKUNGAN Oktavia Nur Pratiwi; Rizke Triana Fatimah; Zaid Arif Maulana; Adlan Baihaqy; Agus Akrom Khsani; Aziz Hari Wisudawan; Akna Kusnaeni; Nur Shofiyah Apriliani; Tri Artono; Indah Cahya Meilani; Bagus Wira Satria; Seprina Virgia Saputri; Dhimas Sulthan Sudwika
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 04 (2025): WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63859/wikuacitya.v4i4.458

Abstract

Limbah organik rumah tangga seringkali menjadi masalah lingkungan yang besar jika tidak dikelola dengan baik, menyebabkan pencemaran air, bau tidak sedap, dan gas rumah kaca. Artikel ini mengkaji pengolahan limbah organik menggunakan probiotik untuk menghasilkan pupuk cair bernutrisi yang ramah lingkungan serta efisiensi irigasi tetes sebagai solusi hemat air dan pupuk dalam pertanian. Metode dilaksanakan melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa Universitas Wijayakusuma Purwokerto di Desa Tegalsari yang melibatkan sosialisasi pengelolaan sampah dengan alat dekomposer dari galon bekas dan bank kompos, serta pemasangan sistem irigasi tetes. Hasil menunjukkan pengurangan volume sampah hingga 50–70% dan peningkatan pendapatan rumah tangga melalui penjualan pupuk organik, sementara efisiensi irigasi menghemat air sampai 70% serta menurunkan biaya operasional pertanian. Program ini juga berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan lingkungan dan pemberdayaan ekonomi secara berkelanjutan. Integrasi pengolahan limbah dengan probiotik dan sistem irigasi tetes membuktikan bahwa solusi terpadu ini mendukung pertanian berkelanjutan dan keberlanjutan lingkungan desa. Temuan ini diharapkan menjadi model implementasi inovasi lingkungan yang efektif pada tingkat masyarakat luas.
RANCANG BANGUN ALAT PENDETEKSI BANJIR BERBASIS ESP32 DAN SENSOR ULTRASONIC Yustisia Zulfan Almaziz; Dimas Arya Miftah Feriyanto; Annisa Febriani; Dhakka Raja Yehezkiel; Prascilia Kartika Dewi; Aulia Azzahra; Dwi Fitri Maharunnisa; Anindia Putri Apriatin; Radita Eka Putri; Rizqi Daffa Pratama; Isa Hasanda; Krisna Dwi Putra Gunawan; Andika Prayitno
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 04 (2025): WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63859/wikuacitya.v4i4.459

Abstract

Banjir merupakan salah satu bencana alam yang sering menimbulkan kerugian material dan korban jiwa. Kebutuhan akan sistem peringatan dini yang sederhana, hemat energi, dan mudah diaplikasikan sangat penting dalam mendukung mitigasi bencana. Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun alat pendeteksi banjir berbasis mikrokontroler ESP32 dan sensor ultrasonik. Sistem ini bekerja dengan membaca ketinggian air melalui sensor ultrasonik, kemudian memproses data menggunakan ESP32, menampilkannya di LCD, serta mengaktifkan buzzer ketika ketinggian air melebihi ambang batas. Sumber daya diperoleh dari panel surya yang disimpan dalam baterai lithium melalui solar charge controller sehingga alat dapat beroperasi secara mandiri. Hasil pengujian menunjukkan bahwa alat dapat mendeteksi ketinggian air secara real time dengan akurasi yang memadai, serta memberikan alarm peringatan tepat waktu. Alat ini dapat dikembangkan lebih lanjut dengan integrasi teknologi Internet of Things (IoT) untuk pemantauan jarak jauh.
PENYULUHAN PENCEGAHAN STUNTING DENGAN PUDING DAUN KELOR DI DESA BOJONGSARI, KECAMATAN KEDUNGREJA Bintang Wahyu Kusuma Dirgantara; R. Dimas Dwi Aji S; Kiki Amelia P; Virna Lupita; Akbar Ramah Isyatria; Ferlita Ferlita; Indar Wati; Nindyaz Putri Amelia; Rifky Aziz Ramadhan; Namira Anjani Ramadina
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 04 (2025): WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63859/wikuacitya.v4i4.460

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis di Indonesia yang berdampak pada pertumbuhan anak. Desa Bojongsari, Kecamatan Kedungreja, termasuk wilayah berisiko stunting akibat rendahnya pemahaman masyarakat mengenai gizi seimbang. Melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN), dilaksanakan penyuluhan pencegahan stunting dengan memanfaatkan daun kelor sebagai pangan lokal bergizi tinggi. Kegiatan mencakup sosialisasi mengenai stunting, diskusi interaktif dengan ibu hamil, ibu menyusui, dan orang tua balita, serta praktik pembuatan puding kelor sebagai contoh olahan sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan masyarakat dan kesadaran pentingnya pemenuhan gizi sejak dini. Peserta juga antusias mencoba puding kelor di rumah karena rasanya disukai anak-anak dan bahan bakunya mudah diperoleh. Untuk keberlanjutan, diperlukan pendampingan kader posyandu serta dukungan pemerintah desa dalam pelatihan diversifikasi produk berbahan kelor. Dengan demikian, puding kelor berpotensi menjadi strategi sederhana dan berkelanjutan dalam pencegahan stunting di pedesaan.
MEMBANGUN KESADARAN HUKUM BERBASIS KEADILAN RESTORATIF DI TINGKAT DESA Arka Atyanta; Arif Awaludin; Ikama Dewi ST
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63859/wikuacitya.v5i1.462

Abstract

This Community Service Program (PKM) was conducted as a contribution of the Faculty of Law, Universitas Wijayakusuma Purwokerto, in enhancing legal awareness among the community of Wlahar Wetan Village, Patikraja District, Banyumas Regency. The village community has long relied on informal conflict resolution while neglecting victim protection. Therefore, a more humanistic approach that focuses on restoration rather than punishment, namely restorative justice, is urgently needed. This program aims to improve the community’s understanding of lawful and fair conflict resolution mechanisms, strengthen the role of village officials and community leaders as facilitators of mediation, and develop a community-based model for resolving disputes at the village level. The methods included interactive legal education, case discussion and consultation, simulated restorative mediation, and community assistance in establishing the Village Restorative Forum (FRD). The results show increased legal knowledge and awareness among the community, enhanced capacity of village officials and local leaders in carrying out restorative-based mediation, and a shared commitment to institutionalize restorative justice principles through the establishment of the FRD. This program emphasizes that law should function not only as an instrument of punishment but also as a means of restoring harmony within society. By strengthening a restorative legal culture, the community is expected to resolve conflicts independently, promptly, and fairly in accordance with local wisdom values. This program serves as an initial step toward transforming a more humanistic and sustainable community legal culture.
SINERGI LINGKUNGAN SEHAT DAN MANDIRI BERBASIS TOGA DAN ECO ENZYME Muhammad Alfin Zaki; Iqbal Bagus Panuntun; Parina Mahdi Putri; Setianingrum Setianingrum; Adika Wibowo Yustia; Dewi Akmalia; Riska Nur Safitri; Fina Setianingsih; Rizki Maolana Ahmad; Lika Aprilia Rengganis; Akrom Sikkin Al Matsani; Indra Zacky Pratama
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 04 (2025): WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63859/wikuacitya.v4i4.463

Abstract

Peningkatan kualitas hidup masyarakat desa Bumireja memerlukan pendekatan yang berkelanjutan dan berbasis pada potensi lokal. Topik pengabdian masyarakat ini dipilih untuk meningkatkan pemahaman tentang tanaman herbal sebagai obat keluarga dan pengolahan limbah rumah tangga melalui produksi Eco Enzyme. Masih banyak masyarakat yang belum memahami cara pengolahan limbah buah yang dapat dimanfaatkan menjadi Eco Enzyme, padahal hal ini berpotensi mengurangi dampak negatif sampah dan meningkatkan kualitas lingkungan. Melalui program ini, masyarakat diberikan sosialisasi mengenai pemanfaatan tanaman obat keluarga (TOGA) untuk kebutuhan sehari-hari serta praktik demo mini pembuatan Eco Enzyme dari limbah buah yang ada di sekitar rumah tangga. Metode pengabdian yang digunakan adalah sosialisasi kepada warga desa dan demonstrasi langsung pembuatan Eco Enzyme. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah tanaman herbal untuk pengobatan serta memanfaatkan limbah rumah tangga untuk menghasilkan Eco Enzyme yang dapat digunakan sebagai pupuk organik. Rekomendasi dari kegiatan ini adalah perlunya sosialisasi yang lebih intensif terkait pemanfaatan TOGA dan Eco Enzyme di tingkat desa, serta dukungan dari pemerintah lokal untuk mengembangkan produk-produk berbasis ramah lingkungan yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara mandiri.
PENYULUHAN DAN PELATIHAN MENGENAI HYDROPONIK UNTUK MEMANFAATKAN LAHAN SEMPIT DAN BARANG BEKAS Reza Farozatul Anbiya; Adna Fika Agestifanka; Adinda Dwika Kirana; Maharani Tyan Putri Nugroho; Cansha Satria Prayoga; Anisa Febriyanti; Hamam Wahyudin; Feryna Aurelia Laurent; Isnatur Roziqi; Gannesa Erga Sandy Pradana; Bagus Tri Pangestu; Esti Yunita; Eka Destiyah
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 04 (2025): WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63859/wikuacitya.v4i4.464

Abstract

Sosialisasi program kerja hidroponik di Desa Kaliwungu, Kecamatan Kedungreja, bertujuan untuk memperkenalkan inovasi pertanian modern yang efisien dan berkelanjutan kepada masyarakat. Program ini dirancang sebagai solusi untuk mengatasi tantangan keterbatasan lahan dan sumber daya air, dengan mengajarkan teknik menanam tanpa tanah. Melalui kegiatan ini, warga desa diharapkan dapat mengadopsi metode hidroponik untuk meningkatkan produksi pangan, memenuhi kebutuhan nutrisi keluarga, serta menciptakan peluang ekonomi baru dari hasil panen yang berkualitas.