cover
Contact Name
Rizal Furqan Ramadhan
Contact Email
admin@rizaniamedia.com
Phone
+6285257563813
Journal Mail Official
admin@rizaniamedia.com
Editorial Address
RT 10 RW 04 Desa Pucanganak Kecamatan Tugu Kabupaten Trenggalek
Location
Kab. trenggalek,
Jawa timur
INDONESIA
Edutama
ISSN : -     EISSN : 30483107     DOI : https://doi.org/10.69533
Core Subject : Education,
Edutama : Jurnal Ilmiah Penelitian Tindakan Kelas (E-ISSN : 3048-3107) merupakan Jurnal ilmiah dalam bidang pendidikan untuk menunjang kompetensi para Dosen, mahasiswa, peneliti dan Guru atau tenaga pengajar di dalam ruang lingkup Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama dan Sekolah Menengah Atas. Penelitian Tindakan Kelas mencangkup praktek pembelajaran untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi siswa di dalam kelas. Penelitian pada jurnal ini juga menunjang para dosen, mahasiswa dan peneliti di bidang pendidikan dan pengajaran untuk menunjang Tridharma Perguruan Tinggi pada bidang Penelitian. Jurnal ini dibawah naungan Rumah Jurnal Rizania Media Pratama terbit pada bulan September dan Maret.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 31 Documents
Penggunaan Media Wordwall Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Materi Pengamalan Sila Pancasila Kelas III Sekolah Dasar Tyas Jatiningrat Budiman; Rini Damayanti; Siti Romlah
Edutama : Jurnal Ilmiah Penelitian Tindakan Kelas Vol. 1 No. 1 (2024): September 2024
Publisher : CV.RIZANIA MEDIA PRATAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69533/tyynq962

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya prestasi akademik siswa, khususnya pada mata pelajaran PPKn, di kelas III SD Negeri Dukuh Kupang I/488 Surabaya. Ketidakmampuan siswa untuk berkreasi dan mengamalkan Pancasila secara memadai menyebabkan menurunnya hasil belajar, yang merupakan akibat umum dari minimnya media pembelajaran yang menarik dan sesuai dengan minat siswa. Diharapkan dengan memasukkan media wordwall ke dalam materi praktik Pancasila, dapat membantu siswa mempelajari materi tersebut dengan lebih efektif. Peneliti menggunakan metode deskriptif kuantitatif dalam konteks penelitian tindakan kelas. Metode observasi dan ujian tertulis digunakan dalam proses pengumpulan data. Dari 64,28% pada siklus I menjadi 85,71% pada siklus II, terjadi peningkatan tingkat hasil belajar siswa yang tuntas. Observasi yang dilakukan dalam penelitian ini berupa observasi non partisipan. Keaktifan siswa terlihat pada dokumentasi saat siswa menggunakan media wordwall. Siswa kelas III SD Negeri Dukuh Kupang I/488 Surabaya dapat meningkatkan hasil belajar siswa dari penggunaan media Wordwall interaktif untuk mengamalkan Pancasila, menurut hasil penelitian.
Penerapan Culturally Responsive Teaching Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Materi Produk Unggulan Daerah bagi Siswa Kelas V Sekolah Dasar Kuswindi Noviarini; Reza Syehma Bahtiar; Edi Santoso
Edutama : Jurnal Ilmiah Penelitian Tindakan Kelas Vol. 1 No. 1 (2024): September 2024
Publisher : CV.RIZANIA MEDIA PRATAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69533/8enzz984

Abstract

Hasil belajar mata pelajaran IPAS pada materi Produk Unggulan Daerah sering kali disampaikan dengan pendekatan yang kurang mampertimbangkan keragaman budaya siswa, yang berdampak pada rendahnya hasil belajar. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik menggunakan pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT). Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus, dengan masing-masing siklus terdiri dari satu kali pertemuan. PTK melibatkan empat langkah utama, yaitu: (1) Perencanaan (planning), (2) Aksi atau tindakan (acting), (3) Observasi (observing), dan (4) Refleksi (reflecting) diperkenalkan oleh Kurt Lewin. Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri Dukuh Kupang I/488 Surabaya pada semester genap tahun  ajaran  2023/2024,  dengan  subjek penelitian  yaitu  siswa  kelas  V di SD Negeri Dukuh Kupang I/488 Surabaya yang  berjumlah  25  anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus 1, persentase peserta didik yang berhasil mencapai hasil belajar tuntas adalah 64%, sementara pada siklus 2, persentase tersebut meningkat menjadi 84%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan pendekatan pembelajaran Culturally Responsive Teaching (CRT) dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas V, terutama dalam materi Produk Unggulan Daerah. Dengan pendekatan yang lebih peka terhadap keberagaman budaya siswa, proses pembelajaran menjadi lebih relevan dan memotivasi siswa untuk mencapai hasil belajar yang lebih baik.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TGT Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Kelas V SDN Dukuh Kupang III/490 Pangestika Endah Pramesty; Anna Roosyanti; Ratna Susanti
Edutama : Jurnal Ilmiah Penelitian Tindakan Kelas Vol. 1 No. 1 (2024): September 2024
Publisher : CV.RIZANIA MEDIA PRATAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69533/26tvaq77

Abstract

Rendahnya hasil belajar siswa merupakan salah satu permasalahan yang sering dihadapi dalam proses pembelajaran, khususnya pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS). Salah satu pendekatan yang dapat diterapkan untuk mengatasi permasalahan ini adalah model pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournament (TGT). Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPAS siswa kelas VA di SDN Dukuh Kupang III/490 Surabaya melalui penerapan model pembelajaran TGT. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang melibatkan empat tahapan: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian terdiri dari 25 siswa, yang terdiri dari 13 siswa laki-laki dan 12 siswa perempuan. Data dalam penelitian ini dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif, dengan standar Kriteria Ketuntasan Tujuan Pembelajaran (KKTP) yang ditetapkan pada skor 75. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model TGT berhasil meningkatkan hasil belajar siswa. Ketuntasan belajar meningkat dari 32% pada tahap pra-siklus menjadi 68% pada siklus I, dan mencapai 88% pada siklus II. Dengan demikian, model TGT terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar IPAS siswa di kelas V SDN Dukuh Kupang III/490 Surabaya.
Penggunaan Media Konkret pada Materi Nilai Tempat  SDN Dukuh Kupang 1 Surabaya Nur Chofifah; Sunaryo; Kriswati
Edutama : Jurnal Ilmiah Penelitian Tindakan Kelas Vol. 1 No. 1 (2024): September 2024
Publisher : CV.RIZANIA MEDIA PRATAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69533/mep2e165

Abstract

Permasalahan utama yang diamati dalam pembelajaran di kelas 1 SDN Dukuh Kupang 1 Surabaya adalah rendahnya pemahaman peserta didik terhadap konsep nilai tempat bilangan, terutama dalam membedakan puluhan dan satuan. Kesulitan ini sering kali menyebabkan peserta didik melakukan kesalahan dalam operasi matematika dasar, seperti penjumlahan dan pengurangan, di mana pemahaman nilai tempat sangat penting. Untuk mengatasi masalah ini, penelitian ini mengaplikasikan media pembelajaran konkret berupa gelas warna dan karet yang dirancang khusus untuk membantu peserta didik memahami konsep nilai tempat bilangan melalui pengalaman langsung. Dengan memanipulasi materi tersebut secara fisik, peserta didik dapat memvisualisasikan dan memahami pengelompokan angka menjadi puluhan dan satuan dengan lebih baik. Penelitian ini dilakukan sebagai Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis & McTaggart yang terdiri dari empat tahap sistematis: perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pemahaman peserta didik terhadap konsep nilai tempat bilangan setelah penerapan media pembelajaran konkret. Penggunaan alat ini terbukti efektif tidak hanya dalam meningkatkan kemampuan peserta didik untuk mengenali dan mengelompokkan angka dengan benar, tetapi juga dalam mengurangi kesalahan selama operasi matematika dasar, sehingga berkontribusi pada dasar pendidikan matematika yang lebih kokoh di tahap awal.
Penerapan Media Audiovisual untuk Mengatasi Miskonsepsi Perkalian sebagai Penjumlahan Berulang Kelas 3A SDN Dukuh Kupang III Surabaya Shalsa Misherina Pratiwi; Anna Roosyanti; Ratna Susanti
Edutama : Jurnal Ilmiah Penelitian Tindakan Kelas Vol. 1 No. 1 (2024): September 2024
Publisher : CV.RIZANIA MEDIA PRATAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69533/gbhqpr48

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya miskonsepsi yang cukup tinggi terkait materi perkalian sebagai penjumlahan berulang di kelas 3A SDN Dukuh Kupang III Surabaya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengatasi miskonsepsi tersebut dengan menggunakan media audiovisual dalam Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus. Hasil penelitian menunjukkan penurunan signifikan dalam tingkat miskonsepsi peserta didik, dari 61,53% (kategori tinggi) pada pra-siklus menjadi 34,61% (kategori sedang) setelah siklus I, dan lebih lanjut menjadi 7,69% (kategori rendah) pada siklus II. Penurunan ini menunjukkan bahwa media audiovisual efektif dalam mengatasi pemahaman konseptual peserta didik yang mengalami miskonsepsi mengenai perkalian sebagai penjumlahan berulang. Penggunaan media audiovisual disarankankan sebagai alternatif untuk meminimalisir miskonsepsi dan meningkatkan hasil belajar matematika di kelas, khususnya pada konsep-konsep dasar yang sering disalahpahami.
Peningkatan Hasil Belajar Peserta Didik Materi Bangun Ruang Berbantu Media Papercraft Berkarakter Kartun di SDN Dukuh Kupang I/488 Surabaya Talita Dwi Rahma; Sunaryo; Kriswati
Edutama : Jurnal Ilmiah Penelitian Tindakan Kelas Vol. 1 No. 1 (2024): September 2024
Publisher : CV.RIZANIA MEDIA PRATAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69533/8ftjmc94

Abstract

Latar belakang dari penelitian ini adalah materi bangun ruang yang sering kali dianggap sulit dan abstrak bagi peserta didik sehingga menyebabkan rendahnya hasil belajar karena kesulitan dalam mendeskripsikan bangun ruang. Selain itu, guru juga juga kurang menerapkan media pembelajaran yang menarik dan interaktif hanya mengandalkan buku paket saja. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman peserta didik kelas II SDN Dukuh Kupang I/488 Surabaya terhadap konsep bangun ruang melalui penggunaan media pembelajaran papercraft berkarakter kartun. Jenis penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus, yang masing-masing terdiri dari perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 28 peserta didik kelas II, 14 peserta didik laki-laki dan 14 peserta didik perempuan. Pada tahap pra-siklus, hasil menunjukkan bahwa 60,71% peserta didik mencapai ketuntasan belajar. Setelah penerapan media papercraft pada siklus I, persentase ketuntasan meningkat menjadi 75%, namun masih dalam kategori "Cukup". Pada siklus II, dengan perbaikan dan penyesuaian, persentase ketuntasan belajar mencapai 89,29%, yang menunjukkan kategori "Baik". Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media papercraft berkarakter kartun efektif dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta didik dalam mendeskripsikan bangun ruang. Media ini juga berhasil meningkatkan minat dan kreativitas peserta didik dalam pembelajaran matematika. Temuan ini menyarankan bahwa papercraft dapat menjadi alternatif media pembelajaran yang efektif untuk materi matematika di SDN Dukuh Kupang I/488 Surabaya.
Peningkatan Hasil Belajar Peserta Didik Materi Penjumlahan dan Pengurangan Berbantuan Media Papan Jurang Zahronia Firdaus; Sunaryo; Endang Haryuni
Edutama : Jurnal Ilmiah Penelitian Tindakan Kelas Vol. 1 No. 1 (2024): September 2024
Publisher : CV.RIZANIA MEDIA PRATAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69533/x3965125

Abstract

Pendidikan di Sekolah Dasar merupakan fondasi penting bagi perkembangan akademis dan karakter peserta didik, dimana penguasaan dasar-dasar Matematika, seperti penjumlahan dan pengurangan harus diajarkan. Penelitian ini ditujukan untuk meningkatkan pemahaman dan hasil belajar peserta didik kelas II SDN Dukuh Kupang I/488 Surabaya dalam materi operasi penjumlahan dan pengurangan melalui penerapan media papan jurang. Jenis penelitian yang digunakan ialah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan desain menggunakan deskriptif kualitatif dan dilaksanakan dalam dua siklus. Siklus pertama peneliti menggunakan media papan jurang dalam pembelajaran dan menunjukkan ketuntasan klasikal sebesar 70,37% yang menunjukkan peningkatan daripada hasil belajar pada pra-siklus namun masih dalam kategori cukup. Siklus kedua memperlihatkan peningkatan signifikan dengan ketuntasan klasikal mencapai 85,18% dan telah memenuhi kriteria keberhasilan yang ditetapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media papan jurang di SDN Dukuh Kupang I/488 Surabaya efektif dalam meningkatkan pemahaman dan hasil belajar peserta didik pada materi operasi penjumlahan dan pengurangan, serta meningkatkan motivasi dan keterlibatan peserta didik dalam proses pembelajaran.
Implementasi Media Visual pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas II SDN Dukuh Kupang 1 Surabaya Nur Fitria Amalia; Sunaryo; Kriswati
Edutama : Jurnal Ilmiah Penelitian Tindakan Kelas Vol. 1 No. 1 (2024): September 2024
Publisher : CV.RIZANIA MEDIA PRATAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69533/zz18m444

Abstract

Setiap siswa memiliki karakteristik yang berbeda. Selain karakter siswa, penggunaan media menarik dan sesuai kebutuhan juga mempengaruhi kemampuan belajar. Penelitian Tindakan Kelas ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan media visual berupa PowerPoint dalam pembelajaran bahasa Indonesia khususnya mengenai pemanfaatan daur ulang sampah anorganik pada kelas II di SDN Dukuh Kupang 1-488 Kota Surabaya. Penelitian tindakan kelas ini menggabungkan 2 data yaitu kualitatif dan kuantitatif dengan subjek penelitian berupa siswa kelas II sebanyak 28 orang. Lokasi penelitian di SDN Dukuh Kupang 1-488 Kota Surabaya. Teknik pengumpulan data meliputi observasi serta lembar pre-test dan post-test. Analisis data dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif. Analisis kualitatif menggunakan model Milles dan Hubberman yang meliputi tahapan pengumpulan data, analisis data dan penarikan kesimpulan. Sedangkan analisis kuantitatif dilakukan dengan menggunakan SPSS dan uji T. Hasil penerapan media visual dalam pembelajaran bahasa Indonesia tentang pemanfaatan daur ulang sampah anorganik pada kelas II di SDN Dukuh Kupang 1-488 Kota Surabaya menunjukkan peningkatan nilai siswa yang signifikan. Rata-rata nilai pre-test siswa sebesar 60, sedangkan rata-rata nilai post-test sebesar 82. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa media visual dapat meningkatkan pemahaman siswa kelas II pada pembelajaran bahasa Indonesia mengenai pemanfaatan daur ulang sampah anorganik.
Penerapan Media Cantik untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Materi Hak dan Kewajiban di Sekolah Dasar Firman Maulana Ramadhan Firman; Reza Syehma Bahtiar; Edi Santoso
Edutama : Jurnal Ilmiah Penelitian Tindakan Kelas Vol. 1 No. 1 (2024): September 2024
Publisher : CV.RIZANIA MEDIA PRATAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69533/pfy4mb46

Abstract

Pendidikan adalah langkah awal untuk meraih kehidupan yang lebih baik. Melalui pendidikan, peserta didik memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas IV di Sekolah Dasar dengan menggunakan media CANTIK (Canva Interaktif) pada materi hak dan kewajiban. Adapun jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan desain menggunakan deskriptif kualitatif dan dilaksanakan dalam dua siklus. Siklus pertama peneliti menggunakan media CANTIK dalam pembelajaran dan menunjukkan ketuntasan klasikal sebesar 43% yang menunjukkan data awal peserta didik setelah penerapan media CANTIK dengan kreiteria Cukup. Siklus kedua memperlihatkan peningkatan signifikan dengan ketuntasan klasikal mencapai 75% dengan modifikasi dan penambahan fitur di media CANTIK dan telah memenuhi kriteria keberhasilan yang ditetapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media Canva Interaktif di Sekolah Dasar Surabaya meningkatkan pengetahuan dan hasil belajar peserta didik pada materi hak dan kewajiban.
Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas IV Melalui Metode Eksperimen pada Materi Gaya Magnet Rahman Arif Al Fatah; Selviari
Edutama : Jurnal Ilmiah Penelitian Tindakan Kelas Vol. 1 No. 1 (2024): September 2024
Publisher : CV.RIZANIA MEDIA PRATAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69533/agjq9132

Abstract

Rendahnya capaian prestasi akademik siswa pada materi gaya magnet di kelas IV SDN Dukuh Kupang III/490 Surabaya menunjukkan bahwa pendekatan pembelajaran yang digunakan belum optimal. Dalam pengajaran IPAS, sebagian besar siswa mengalami kesulitan memahami konsep-konsep dasar, yang berdampak pada motivasi belajar mereka. Salah satu masalah utama yang diidentifikasi adalah penggunaan metode pembelajaran yang cenderung konvensional dan kurang melibatkan siswa secara aktif. Berdasarkan permasalahan ini, penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi peningkatan prestasi siswa setelah menerapkan metode eksperimen dalam pembelajaran IPAS pada materi gaya magnet. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, melibatkan peneliti dan kolaborator. Data dikumpulkan melalui observasi dan tes. Pada prasiklus, nilai rata-rata siswa mencapai 43,70%. Setelah siklus I, nilai rata-rata meningkat menjadi 54,62%, dan pada siklus II, nilai rata-rata siswa naik signifikan menjadi 81,25%. Hasil ini menunjukkan bahwa penerapan metode eksperimen efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada materi gaya magnet. Penelitian ini menyimpulkan bahwa metode eksperimen merupakan strategi pembelajaran yang berhasil untuk meningkatkan pemahaman dan prestasi siswa dalam mata pelajaran IPAS.

Page 2 of 4 | Total Record : 31