cover
Contact Name
Wila Rumina Nento
Contact Email
ijfa.pv@ung.ac.id
Phone
+6281943792158
Journal Mail Official
ijfa.pv@ung.ac.id
Editorial Address
Jalan Drs. Achmad Nadjamuddin No. 35 (Eks. Jl Raden Saleh) Kel. Limba U2 Kec. Kota Selatan, Kota Gorontalo
Location
Kota gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
Journal Of Fisheries Agribusiness
ISSN : 29862837     EISSN : 29885507     DOI : https://doi.org/10.56190/jfa.v1i2
Core Subject : Science, Education,
Journal Of Fisheries Agribusiness (JFA) is a peer-reviewed journal published twice a year (April and October) by the Vocational Program of the State University of Gorontalo. The Vocational Journal of Science and Technology provides direct open access to its content. The aim of this journal is to provide the expression of ideas, as well as places for knowledge fields that can understand applied science and technology issues and knowledge, with a new space of journals covering the fields of science and technology. applied science and technology research including Mathematics, Physics, Technology, and Informatics.
Articles 44 Documents
ANALISIS PERILAKU KONSUMEN PRODUK PERIKANAN PADA RITEL MODERN: STUDI KASUS DI INDOGROSIR GORONTALO Sitti Nurahmawati Djalil; Moh. Satrio Kamaru
Journal Of Fisheries Agribusiness Vol. 4 No. 1 (2026): JOURNAL OF FISHERIES AGRIBUSINESS (APRIL)
Publisher : Program Vokasi UNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56190/jfa.v4i1.70

Abstract

Perubahan pola distribusi produk perikanan melalui ritel modern memengaruhi perilaku konsumen dalam melakukan keputusan pembelian. Penelitian ini bertujuan menganalisis perilaku konsumen produk perikanan serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi keputusan pembelian di Indogrosir Gorontalo. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif melalui survei terhadap 26 responden yang membeli produk perikanan di lokasi penelitian. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner berbasis skala Likert dan dianalisis secara deskriptif menggunakan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas produk, harga, kemasan, dan kemudahan akses menjadi faktor utama dalam keputusan pembelian konsumen. Kualitas produk merupakan faktor paling dominan karena berkaitan langsung dengan tingkat kesegaran dan keamanan produk. Selain itu, pemanfaatan marketplace dan media sosial mulai memengaruhi preferensi pembelian konsumen meskipun belum menjadi pilihan utama dibandingkan pembelian langsung di ritel modern. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa peningkatan kualitas produk dan transparansi informasi harga diperlukan untuk meningkatkan kepuasan dan loyalitas konsumen.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN KONSUMEN DALAM PEMBELIAN PRODUK PERIKANAN DI ERA DIGITAL DI KOTA GORONTALO Triatmi Agustina Landjoi Landjoi; Paisal S. Asura
Journal Of Fisheries Agribusiness Vol. 4 No. 1 (2026): JOURNAL OF FISHERIES AGRIBUSINESS (APRIL)
Publisher : Program Vokasi UNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56190/jfa.v4i1.72

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis perilaku konsumen dalam pengambilan keputusan pembelian produk perikanan pada era digital di Kota Gorontalo. Perubahan pola konsumsi masyarakat yang dipengaruhi perkembangan teknologi informasi mendorong terjadinya pergeseran preferensi konsumen dari sistem pembelian konvensional menuju pemanfaatan platform digital sebagai media pencarian informasi dan alternatif transaksi produk perikanan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan teknik purposive sampling terhadap 24 responden konsumen produk perikanan. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner berbasis skala Likert yang dianalisis menggunakan analisis deskriptif persentase dan skoring untuk mengidentifikasi faktor dominan yang memengaruhi keputusan pembelian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas produk dan harga merupakan faktor utama yang memengaruhi keputusan pembelian konsumen, diikuti oleh kemudahan akses dan kemasan produk sebagai faktor pendukung. Sementara itu, pemanfaatan marketplace dan media sosial berperan sebagai sumber informasi tambahan yang mulai memengaruhi preferensi konsumen, khususnya pada produk perikanan olahan.
Manajemen Operasi Penangkapan Ikan Nike Oleh Kelompok Nelayan Di Kelurahan Tanjung Keramat, Kota Gorontalo Reinal Putalan; Faradiba Chayani Sur; Mawar Hasym; Sitti Nurahmawati Djalil; Cintami I Yantu; Triatmi Agustina Landjoi; Wina Mudjaraha; Mohammad Satrio Kamaru; Faisal S Asura
Journal Of Fisheries Agribusiness Vol. 4 No. 1 (2026): JOURNAL OF FISHERIES AGRIBUSINESS (APRIL)
Publisher : Program Vokasi UNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56190/jfa.v4i1.73

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan manajemen operasi penangkapan ikan nike oleh kelompok nelayan di Kelurahan Tanjung Keramat, Kota Gorontalo. Ikan nike merupakan salah satu sumber daya perikanan khas Gorontalo yang kemunculannya bersifat musiman dan hanya dapat ditangkap pada waktu tertentu. Kondisi tersebut menyebabkan kegiatan penangkapan membutuhkan perencanaan, kesiapan alat, koordinasi kelompok, serta ketepatan dalam menentukan waktu dan lokasi penangkapan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Data primer diperoleh melalui observasi, wawancara, dan kuisioner kepada nelayan penangkap ikan nike, sedangkan data sekunder diperoleh dari literatur yang relevan. Data yang dikumpulkan meliputi karakteristik responden, kelembagaan kelompok nelayan, musim dan waktu penangkapan, persiapan sebelum penangkapan, alat tangkap dan armada, lokasi dan operasi penangkapan, serta hasil tangkapan ikan nike. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penangkapan ikan nike dilakukan secara berkelompok dengan struktur sederhana berupa ketua dan anggota. Kegiatan penangkapan umumnya berlangsung pada malam hari dan sangat bergantung pada musim kemunculan ikan yang berkaitan dengan fase bulan. Sebelum penangkapan, kelompok nelayan melakukan persiapan alat tangkap, perahu, mesin, lampu, lokasi, dan pembagian tugas. Alat tangkap yang digunakan meliputi jaring, serok, dan tagahu, sedangkan armada yang digunakan berupa perahu motor tempel. Lokasi penangkapan berada di wilayah pesisir Kelurahan Tanjung Keramat dengan jarak relatif dekat dari pangkalan nelayan. Hasil tangkapan ikan nike dapat mencapai lebih dari 50 kg per operasi, tetapi jumlahnya tidak selalu dapat diprediksi. Penelitian ini menunjukkan bahwa keberhasilan operasi penangkapan ikan nike dipengaruhi oleh koordinasi kelompok, kesiapan alat dan armada, ketepatan waktu, pemilihan lokasi, serta pengalaman nelayan.
EVALUASI LAMA PENYIMPANAN TERHADAP KARAKTERISTIK ORGANOLEPTIK IKAN NILA (Oreochromis niloticus), CAKALANG (Katsuwonus pelamis), DAN LAJANG (Decapterus sp.) PADA SUHU BERBEDA Siti Fadillah Mooduto; Keyla Marsya Mokodongan; Regita R Akuba; Natalia; Fadlia Talahat; Amelia Usman; Reinal Putal
Journal Of Fisheries Agribusiness Vol. 4 No. 1 (2026): JOURNAL OF FISHERIES AGRIBUSINESS (APRIL)
Publisher : Program Vokasi UNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56190/jfa.v4i1.74

Abstract

Ikan nila (Oreochromis niloticus), cakalang (Katsuwonus pelamis), dan lajang (Decapterus sp.) merupakan bahan pangan perikanan yang mudah mengalami penurunan mutu selama penyimpanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh lama penyimpanan terhadap karakteristik organoleptik ketiga jenis ikan pada 3 perlakuan suhu, yaitu freezer, chiller, dan suhu ruang. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan 3 kali ulangan pada setiap perlakuan. Parameter yang diamati meliputi mata, insang, lendir, daging, aroma, tekstur, dan kualitas keseluruhan menggunakan skala organoleptik 1–9, dengan skor tinggi menunjukkan mutu ikan yang lebih segar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh sampel ikan pada awal pengamatan memiliki skor rata-rata 9, yang menunjukkan kondisi sangat segar. Pada penyimpanan freezer, penurunan mutu berlangsung lebih lambat, dengan skor organoleptik menurun secara bertahap dari 9 menjadi 8, kemudian mencapai 7 pada akhir pengamatan. Penyimpanan chiller juga mampu memperlambat penurunan mutu, tetapi efektivitasnya masih berada di bawah freezer. Sementara itu, penyimpanan pada suhu ruang menyebabkan penurunan mutu paling cepat, ditandai dengan mata cekung, insang kecoklatan, lendir berlebih, aroma busuk, dan tekstur lembek. Dengan demikian, freezer merupakan metode penyimpanan terbaik dalam mempertahankan mutu organoleptik ikan nila, cakalang, dan lajang.