cover
Contact Name
Wila Rumina Nento
Contact Email
ijfa.pv@ung.ac.id
Phone
+6281943792158
Journal Mail Official
ijfa.pv@ung.ac.id
Editorial Address
Jalan Drs. Achmad Nadjamuddin No. 35 (Eks. Jl Raden Saleh) Kel. Limba U2 Kec. Kota Selatan, Kota Gorontalo
Location
Kota gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
Journal Of Fisheries Agribusiness
ISSN : 29862837     EISSN : 29885507     DOI : https://doi.org/10.56190/jfa.v1i2
Core Subject : Science, Education,
Journal Of Fisheries Agribusiness (JFA) is a peer-reviewed journal published twice a year (April and October) by the Vocational Program of the State University of Gorontalo. The Vocational Journal of Science and Technology provides direct open access to its content. The aim of this journal is to provide the expression of ideas, as well as places for knowledge fields that can understand applied science and technology issues and knowledge, with a new space of journals covering the fields of science and technology. applied science and technology research including Mathematics, Physics, Technology, and Informatics.
Articles 37 Documents
Pengaruh Jumlah Individu Mangrove Terhadap Populasi Ikan di Ekosistem Mangrove Pesisir Tabongo, Kecamatan Dulupi, Kabupaten Boalemo -, Ahmad Faqih; Dunggio, Iswan; Hasim; Rahim, Sukirman
Journal Of Fisheries Agribusiness Vol. 3 No. 1 (2025): JOURNAL OF FISHERIES AGRIBUSINESS (APRIL)
Publisher : Program Vokasi UNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ekosistem mangrove berperan penting dalam menjaga keseimbangan antara daratan dan lautan, serta menyediakan habitat yang kaya bagi berbagai spesies, khususnya ikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara jumlah individu ikan dan jumlah individu mangrove. Hasil analisis regresi sederhana menunjukkan adanya korelasi yang sangat kuat antara kedua variabel tersebut dengan nilai korelasi 0,9812 dan R Square sebesar 0,95, yang berarti 95% variasi jumlah ikan dapat dijelaskan oleh jumlah individu mangrove. Keberadaan mangrove menyediakan lingkungan ideal bagi ikan, terutama melalui akar mangrove yang menjuntai ke dalam air, menawarkan perlindungan dari predator dan tempat pemijahan yang aman. Selain itu, mangrove berfungsi sebagai penyaring alami, sehingga dapat mengatur kualitas air yang sangat penting bagi fauna akuatik yakni ikan. Namun, meskipun banyak manfaat yang diberikan oleh ekosistem mangrove, mereka menghadapi ancaman besar akibat penebangan dan konversi lahan menjadi area pertanian atau pemukiman, yang mengarah pada kerusakan ekosistem dan penurunan populasi ikan. Oleh karena itu, upaya konservasi dan pemulihan mangrove sangat penting untuk memastikan keberlanjutan sumber daya pesisir. Studi ini juga menunjukkan bahwa pengelolaan mangrove yang efektif dapat meningkatkan populasi ikan dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat lokal. Penelitian lebih lanjut juga diperlukan untuk memahami faktor-faktor yang mempengaruhi hubungan ini dan untuk mengembangkan strategi pengelolaan yang lebih baik. Pelestarian mangrove memerlukan peran aktif dari pemerintah, masyarakat, dan ilmuwan guna menciptakan ekosistem yang sehat dan berkelanjutan. Kata Kunci : Ekosistem Mangrove, Populasi Ikan, Regresi, Konservasi, Pelestarian
Studi Pengelolaan Mangrove dan Penerapan Prinsip Etika Lingkungan pada Keberlanjutan Ekosistem Pesisir -, Ahmad Faqih; Susanti Hamidun, Marini; Panai, Abdul Haris; Rahim, Sukirman
Journal Of Fisheries Agribusiness Vol. 3 No. 1 (2025): JOURNAL OF FISHERIES AGRIBUSINESS (APRIL)
Publisher : Program Vokasi UNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56190/jfa.v3i1.35

Abstract

Pengelolaan ekosistem mangrove merupakan salah satu aspek penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir. Mangrove, yang berfungsi sebagai pelindung pesisir dari abrasi, habitat bagi keanekaragaman hayati, serta penyerap karbon, memerlukan pendekatan yang berkelanjutan untuk memastikan kelestariannya. Studi ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan mangrove melalui penerapan prinsip etika lingkungan, yang menekankan tanggung jawab manusia terhadap alam, serta keseimbangan antara kepentingan sosial, ekonomi, dan ekologis. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus di beberapa kawasan pesisir Indonesia yang memiliki keberagaman praktik pengelolaan mangrove, dari konservasi hingga pemanfaatan komersial. Melalui analisis etika lingkungan, penelitian ini mengeksplorasi bagaimana keputusan pengelolaan mangrove dipengaruhi oleh nilai-nilai keberlanjutan, keadilan sosial, dan penghormatan terhadap hak alam. Hasil studi ini menunjukkan bahwa penerapan prinsip etika lingkungan yang berbasis pada kesadaran kolektif dapat meningkatkan efektivitas pengelolaan mangrove, mendorong keberlanjutan jangka panjang, dan melibatkan masyarakat lokal dalam upaya pelestarian. Studi ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pada pengembangan kebijakan pengelolaan mangrove yang lebih berkelanjutan, serta mengedukasi masyarakat tentang pentingnya etika lingkungan dalam menjaga ekosistem pesisir. Kata Kunci : Mangrove, Etika Lingkungan, Ekosistem Pesisir
Penilaian Etika Homosentris Masyarakat Pesisir Desa Langgula Kecamatan Batudaa Pantai Pontoiyo, Fuad; Hamidun, Marini Susanti; Panai, Abdul Haris; Rahim, Sukirman
Journal Of Fisheries Agribusiness Vol. 3 No. 1 (2025): JOURNAL OF FISHERIES AGRIBUSINESS (APRIL)
Publisher : Program Vokasi UNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Homocentric ethics place humans at the center of moral value, where the utilization of natural resources is often viewed solely from the perspective of human interests. This study aims to analyze the extent to which the principles of homocentric ethics are reflected in the behavior of the fishing community in Langgula Village, Batudaa Pantai District, as well as to evaluate their knowledge and awareness regarding coastal environmental conservation efforts. The research uses a mixed-method approach, including literature review, field interviews, and data visualization analysis using VOSviewer. The results show that the community has a fairly high ecological awareness, as seen through the determination of fishing seasons, coral reef preservation, and the use of local technologies such as squid attractors and bioreeftek to support sustainable aquaculture. The literature analysis also reveals that environmental ethics topics are often associated with issues of humanity, technology, and sustainable development. These findings indicate that community practices are not entirely based on homocentric principles but have shown a tendency toward ecocentric ethics. This study recommends a community-based approach in conservation planning and emphasizes the importance of integrating local and scientific knowledge as a foundation for sustainable coastal environmental policy
Pengaruh Daya Beli Masyarakat Terhadap Permintaan Ikan Malaja Di Kecamatan Tanggetada, Kabupaten Kolaka Gazali, Muhammad; Ningsih, Neneng Rahayu; R, Muhammad Kadafi
Journal Of Fisheries Agribusiness Vol. 3 No. 1 (2025): JOURNAL OF FISHERIES AGRIBUSINESS (APRIL)
Publisher : Program Vokasi UNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56190/jfa.v3i1.40

Abstract

This study aims to analyze the influence of consumers' purchasing power on the demand for Malaja fish in Tanggetada District, Kolaka Regency. The research employs a quantitative descriptive method with simple linear regression analysis. Data were collected through questionnaires distributed to 100 respondents who are consumers of Malaja fish. The independent variable is purchasing power, measured by income, while the dependent variable is demand, measured by purchase frequency and quantity. The results show a significant influence of purchasing power on demand, with a p-value of 0.012 (< 0.05). The coefficient of determination (R²) is 0.48, indicating that 48% of the variation in demand is explained by purchasing power. These findings highlight the important role of purchasing power, although other influencing factors remain unexamined
STUDI ORGANOLEPTIK IKAN SELAR (Selaroides leptolepis) UNTUK MENENTUKAN KELAYAKAN KONSUMSI BERDASARKAN LAMA PENYIMPANAN Putalan, Reinal; Ariany, septian palma; Azzahra Sudirman, Azisah; Nusi, Fakhrunnisa; Mi'raz, Nurhawalia
Journal Of Fisheries Agribusiness Vol. 3 No. 1 (2025): JOURNAL OF FISHERIES AGRIBUSINESS (APRIL)
Publisher : Program Vokasi UNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56190/jfa.v3i1.41

Abstract

This study aims to evaluate the consumption feasibility of Selar fish (Selaroides leptolepis) during storage at ambient temperature over a 24-hour period through organoleptic observation. The assessed parameters included the condition of the eyes, gills, mucus, flesh, texture, and aroma, observed every two hours using a scoring sheet based on SNI 2729:2013. The evaluation results revealed that organoleptic quality degradation became significant after the 4th hour, as the average scores fell below the acceptable threshold (≥7). Statistical analysis yielded a confidence interval for fresh fish of 7.66 < μ < 8.13, whereas fish experiencing quality deterioration showed a confidence interval of 3.67 < μ < 4.24. These findings indicate that without active temperature control, Selar fish should be consumed within a maximum of four hours post-harvest. This study provides a scientific basis for implementing effective post-harvest handling practices to preserve fish quality and ensure food safety at the local level.
Karakteristik Sosial Ekonomi Masyarakat Pesisir : Studi Kasus Kelurahan Leato Utara miraz, nurhawaliya; Azzahra Sudirman, Azisah; Putalan , Reinal
Journal Of Fisheries Agribusiness Vol. 2 No. 2 (2024): JOURNAL OF FISHERIES AGRIBUSINESS (OKTOBER)
Publisher : Program Vokasi UNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56190/jfa.v2i2.47

Abstract

This study aims to analyze the socio-economic characteristics of coastal communities in Leato Utara Subdistrict, Gorontalo City, by highlighting social structure, economic stratification, gender construction, cultural evolution, and income adaptation strategies. Using a qualitative approach with a field case study design, data were collected through participatory observation, in-depth interviews, and documentation, then analyzed interactively. The results show that the community mainly depends on fishing activities with a profit-sharing system that creates a social hierarchy between labor fishermen and boat owners. Solidarity and informal institutions persist even though modernization gradually shifts traditional practices. Women significantly contribute through micro-businesses and fish processing, indicating a shift in gender roles. Income diversification through aquaculture, small-scale farming, and local tourism is identified as an adaptive response to economic fluctuations. These findings enrich the literature on Indonesian coastal sociology by emphasizing the importance of strengthening local institutions, preserving local wisdom, and empowering gender roles as pillars of sustainable coastal development. The uniqueness of this study lies in mapping the relationship between cultural evolution and economic adaptation in traditional coastal communities, which is rarely revealed in similar studies. Keywords: cultural evolution, gender construction, coastal community, socio-economic structure, adaptation strategy.
Efisiensi Pemasaran Usaha Penangkapan Gurita di Pulau Sembilan Kabupaten Sinjai Pradilia, Andi Desiah; Gani, Imam Prawiranegara
Journal Of Fisheries Agribusiness Vol. 2 No. 2 (2024): JOURNAL OF FISHERIES AGRIBUSINESS (OKTOBER)
Publisher : Program Vokasi UNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56190/jfa.v2i2.62

Abstract

This study aims to analyze the channels, margins, costs, and efficiency of octopus marketing in Pulau Sembilan District, Sinjai Regency. The study was conducted in 2023 using a qualitative descriptive method supported by simple quantitative analysis. Primary data were obtained through interviews with fishermen, local collectors, large collectors, and exporters, while secondary data came from literature, fisheries service reports, and scientific publications. The results showed two patterns of octopus marketing channels: (1) fishermen - large collectors - exporters, and (2) fishermen - local collectors - large collectors - exporters. The highest marketing margin was found among large collectors at IDR 5,000/kg, while the highest marketing costs were also found among large collectors due to longer distribution distances. The marketing efficiency value for all channels was <1, indicating that the octopus marketing system in Pulau Sembilan District can be considered efficient. The structure of octopus marketing institutions in the study area has been functioning well, although there are still differences in costs and margins between institutions. It is recommended that fishermen obtain broader market access and institutional support, so that the added value and welfare of key actors can be further improved.
Teknik Kultur Pakan Alami Moina sp. di Balai Besar Perikanan Budidaya Air Tawar (BBPBAT) Sukabumi, Jawa Barat Simangunsong, Tohap; Ramadhani, Deva Alyssa; Rosellia, Susi
Journal Of Fisheries Agribusiness Vol. 3 No. 2 (2025): JOURNAL OF FISHERIES AGRIBUSINESS (OKTOBER)
Publisher : Program Vokasi UNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56190/jfa.v3i2.39

Abstract

Kultur pakan alami merupakan kegiatan budidaya yang memanfaatkan organisme alami untuk menambah dan memperbanyak ketersediaan pakan alami. Kegiatan kerja praktik ini bertujuan untuk mengetahui kelimpahan Moina sp. dengan teknik kultur di Balai Besar Perikanan Budidaya Air Tawar Sukabumi, Jawa Barat. Metode yang digunakan dalam kerja praktik ini adalah observasi yaitu pengamatan dan pencatatan guna mengumpulkan informasi selama proses mengambilan data serta partisipasi aktif dengan melakukan wawancara kepada teknisi lapangan dalam kegiatan mengasah teori dan praktek selama penelitian berlangsung. Proses kultur pakan alami Moina sp. terdiri dari beberapa tahap: pembersihan kolam, pengeringan, penambahan media kultur yaitu kotoran burung puyuh dan limbah pakan ikan yang difermentasi, penebaran bibit, dan pengukuran kualitas air. Hasil yang diperoleh pada kegiatan kerja praktik ini adalah kelimpahan Moina sp. mencapai puncak pada hari ke tujuh dengan total kelimpahan sebanyak 43.620 ind/l.
ANALISIS KESESUAIAN LAHAN KUALITAS PERAIRAN TAMBAK UNTUK BUDIDAYA RUMPUT LAUT (Gracilaria sp) DI DESA TABULO SELATAN Cindra Agsti Pakaya, Cindra Agusti Pakaya
Journal Of Fisheries Agribusiness Vol. 3 No. 2 (2025): JOURNAL OF FISHERIES AGRIBUSINESS (OKTOBER)
Publisher : Program Vokasi UNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56190/jfa.v3i2.48

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi parameter fisika dan kimia perairan pada tambak budidaya rumput laut Gracilaria sp. di Desa Tabulo Selatan. Parameter yang diamati meliputi suhu, kedalaman, kecerahan, pH, salinitas, nitrat, dan oksigen terlarut. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa suhu perairan berkisar 28,02–28,25 °C, kedalaman 78,62–82,12 cm, kecerahan sekitar 60 cm, pH 7,82–7,87, salinitas 24,87–25 ppt, nitrat 0,62–0,75 mg/L, serta oksigen terlarut 5,85–6,07 ppm. Berdasarkan sistem skoring DKP, kualitas air di kedua tambak berada pada kategori layak untuk budidaya, dengan nilai total skor 51 pada Tambak 1 dan 45 pada Tambak 2. Tambak 1 memiliki kondisi yang lebih optimal dibanding Tambak 2, terutama pada parameter suhu, kedalaman, kecerahan, serta oksigen terlarut (DO). Tingginya ketersediaan nitrat juga mendukung pertumbuhan rumput laut melalui penyediaan nutrien yang cukup. Perbedaan skor terutama terlihat pada kecerahan, pH, dan salinitas di Tambak 2 yang lebih rendah. Secara keseluruhan, kualitas air di Tambak 1 lebih sesuai untuk pertumbuhan Gracilaria sp.. Upaya perbaikan yang disarankan meliputi menjaga kestabilan pH, meningkatkan kecerahan perairan, serta mengoptimalkan kandungan oksigen terlarut melalui pengelolaan sirkulasi atau aerasi.
STUDI KELAYAKAN KUALITAS AIR PADA LOKASI TAMBAK UDANG VANAME (Litopanaeus vannamei) DI PT. IMANI MATRA INFINITY KABUPATEN BANGGAI SULAWESI TENGAH bumulo, muh ilham
Journal Of Fisheries Agribusiness Vol. 3 No. 2 (2025): JOURNAL OF FISHERIES AGRIBUSINESS (OKTOBER)
Publisher : Program Vokasi UNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56190/jfa.v3i2.51

Abstract

Potensi pengembangan budidaya udang di Indonesia sangat terbuka karena kondisi biofisik perairan yang sangat mendukung budidaya tambak serta pasar yang masih sangat terbuka, baik di mancanegara maupun nasional. Permasalahan yang dihadapi dalam melakukan kegiatan pembesaran udang vaname adalah tingkat produktivitas yang rendah, disebabkan kualitas air menurun akan menimbulkan masalah pada budidaya tambak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kelayakan kualitas air di tambak udang PT. Imani Matra Infinity Kabupaten Banggai Sulawesi Tengah, dan juga faktor pembatas yang mempengaruhinya. Penelitian ini dilaksanakan selama satu bulan di PT. Imani Matra Infinity, Kabupaten Banggai, Provinsi Sulawesi Tengah dan menggunakan 24 petak tambak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian observasional yaitu mengukur kualitas air pada titik waktu tertentu di berbagai lokasi tambak. Analisis data kualitas air yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode skoring yang didasarkan pada pemberian nilai pada masing-masing satuan lahan dengan karateristiknya. Nilai rata-rata kualitas air yang diperoleh yaitu suhu 31,5°C, kecerahan 39,7 cm, oksigen terlarut 5,8 mg/l, pH 7,8, salinitas 34,5 mg/l, nitrit 0,004 mg/l, nitrat 0,24 mg/l, dan amoniak 0,125 mg/l. Hasil skoring yang diperoleh adalah 25 dan termasuk pada kategori sesuai untuk budidaya udang vaname. Adapun factor pembatas yang mempengaruhi kulitas air yaitu parameter salinitas, nitrat, dan ammonia. Kata kunci: Udang vaname (Litopanaeus vannamei), Tambak, Kualitas Air

Page 3 of 4 | Total Record : 37