cover
Contact Name
Yusmaniarti
Contact Email
yusmaniarti8@gmail.com
Phone
+6281368411554
Journal Mail Official
journaljoieaf@gmail.com
Editorial Address
Perum Taman Asri 1 Blok C2 RT 31 RW 06 Palembang South Sumatra 30149
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Journal of Islamic Economics and Finance
ISSN : -     EISSN : 30641489     DOI : https://doi.org/10.70248/joieaf.v1i3
Journal of Islamic Economics and Finance is a national journal as a scientific study media results of research, thinking, and critical-analytical studies on research in the fields of Islamic economics, Islamic microfinance, Islamic philanthropy (zakat and waqf), Halal economy, Islamic Banking, Islamic Finance, Islamic Macroeconomics, Islamic Monetary Economics, Islamic Social Finance, Islamic Microfinance, Islamic Fintech, Islamic Economic Thoughts, Islamic Political Economics, Integrated Islamic Commercial and Social Finance, Islamic Macro and Micro Prudential, Islamic Public Finance, Islamic Ethics, Islamic Economics: Micro and Macro, Islamic Economic Thought and History, Islamic Business, Islamic Banks and Non-Bank Islamic Financial Institutions, Islamic Accounting, Muamalah / Islamic Economic Law, Jurisprudence and ZISWAF Management, slamic Jurisprudence, Islamic Microeconomy, Islamic Monetary Economy, Zakah, Waqf and Sadaqoh, Economics of Natural Resource and Environment in Islamic Economics, Fundamentals, trends, and opportunities in Islamic finance, Islamic banking and financial markets, Risk Management, Corporate finance, Investment strategy, Islamic Sosial Finance, Financial Planning, Housing Finance, Legal and regulatory issues.
Articles 95 Documents
ANALISIS PERLAKUAN AKUNTANSI AKAD MUDHARABAH DAN MUSYARAKAH PADA LEMBAGA KEUANGAN SYARIAH Bagas Dwi Ansyah; Intan Sara Fina; Yusmaniati Yusmaniati
Journal of Islamic Economics and Finance Vol. 2 No. 4 (2026): Mei
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan perlakuan akuntansi akad mudharabah dan musyarakah pada lembaga keuangan syariah serta menilai kesesuaiannya dengan ketentuan PSAK 105 dan PSAK 106. Metode penelitian yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan mengumpulkan dan menganalisis berbagai artikel ilmiah yang diperoleh melalui basis data Google Scholar dan Web of Science menggunakan pedoman PRISMA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan akuntansi akad mudharabah dan musyarakah pada umumnya telah mengacu pada PSAK 105 dan PSAK 106, terutama dalam aspek pengakuan, pengukuran, penyajian, dan pengungkapan transaksi. Pada akad musyarakah, investasi diakui setelah penyerahan modal dan diukur berdasarkan nilai kas atau nilai wajar aset yang diserahkan, sedangkan pada akad mudharabah investasi diakui ketika dana telah disalurkan kepada pengelola dan pendapatan bagi hasil diakui setelah laba usaha direalisasikan. Namun demikian, masih ditemukan beberapa ketidaksesuaian dalam praktik, seperti penggunaan terminologi yang kurang tepat, pencatatan biaya pra-akad yang belum sesuai ketentuan, pengakuan pendapatan sebelum laba direalisasikan, serta pengungkapan informasi yang belum lengkap. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi PSAK 105 dan PSAK 106 pada lembaga keuangan syariah belum sepenuhnya seragam sehingga diperlukan peningkatan kepatuhan terhadap standar akuntansi syariah, penguatan pengawasan, dan penyempurnaan pelaporan keuangan guna meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan kualitas informasi keuangan syariah.  
PENERAPAN AKUNTASI SYRIAH PADA UMKM: TANTANGAN DAN STRATEGI IMPLEMENTASI Liyanda Ara Belinta; Januri Liski
Journal of Islamic Economics and Finance Vol. 2 No. 4 (2026): Mei
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan akuntansi syariah pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), mengidentifikasi berbagai tantangan yang dihadapi dalam implementasinya, serta merumuskan strategi yang dapat mendukung pengelolaan keuangan berbasis syariah secara optimal. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui pengumpulan, penelaahan, dan sintesis berbagai jurnal ilmiah, artikel akademik, serta penelitian terdahulu yang relevan pada periode 2021–2026. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan akuntansi syariah mampu meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan kualitas pengelolaan keuangan UMKM melalui penerapan prinsip kejujuran, keadilan, amanah, dan tanggung jawab. Selain itu, penerapan akuntansi syariah berkontribusi dalam meningkatkan kepercayaan konsumen, mitra usaha, dan lembaga keuangan terhadap UMKM. Namun, implementasinya masih menghadapi berbagai tantangan, seperti rendahnya literasi akuntansi syariah, keterbatasan sumber daya manusia, minimnya pemanfaatan teknologi digital, serta kurangnya edukasi dan pendampingan bagi pelaku usaha. Strategi implementasi yang dapat dilakukan meliputi peningkatan literasi dan pelatihan akuntansi syariah, penguatan kerja sama antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan lembaga keuangan syariah, penyederhanaan sistem pencatatan keuangan, serta optimalisasi pemanfaatan teknologi digital. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan akuntansi syariah pada UMKM memiliki peran penting dalam menciptakan pengelolaan keuangan yang lebih profesional, transparan, dan berkelanjutan, sehingga diperlukan dukungan edukasi, pendampingan, dan digitalisasi yang berkelanjutan untuk meningkatkan efektivitas implementasinya.    
IMPLEMENTASI NILAI-NILAI ISLAM DALAM PRAKTIK AKUNTANSI : STUDI PADA LEMBAGA KEUANGAN SYARIAH Yola Intan Pranita; Sinta Arjuliana; Yusmaniarti Yusmaniarti
Journal of Islamic Economics and Finance Vol. 2 No. 4 (2026): Mei
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi nilai-nilai Islam dalam praktik akuntansi pada lembaga keuangan syariah serta mengidentifikasi berbagai tantangan dan solusi dalam penerapannya. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif berbasis studi pustaka dengan mengumpulkan dan menganalisis berbagai sumber literatur berupa jurnal ilmiah, buku, artikel, dan peraturan yang relevan dengan akuntansi syariah dan lembaga keuangan syariah yang diterbitkan pada periode 2022–2026. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi nilai-nilai Islam dalam praktik akuntansi tercermin melalui penerapan prinsip kejujuran, amanah, keadilan, transparansi, tanggung jawab, serta kepatuhan terhadap prinsip syariah dalam proses pencatatan, pelaporan, dan pengambilan keputusan keuangan. Penerapan akuntansi syariah juga berkontribusi dalam meningkatkan transparansi dan akuntabilitas lembaga keuangan syariah serta mendukung pengelolaan transaksi berdasarkan akad syariah. Namun demikian, implementasinya masih menghadapi berbagai tantangan seperti keterbatasan sumber daya manusia yang kompeten, belum optimalnya regulasi dan standar akuntansi syariah, serta perkembangan teknologi digital yang memerlukan penyesuaian dengan prinsip-prinsip syariah. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi nilai-nilai Islam dalam praktik akuntansi memiliki peran penting dalam menciptakan sistem keuangan yang adil, transparan, dan akuntabel, sehingga diperlukan penguatan regulasi, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, serta pengembangan teknologi yang selaras dengan prinsip syariah untuk mendukung efektivitas penerapan akuntansi syariah pada lembaga keuangan syariah.  
PERAN AUDIT SYARIAH DALAM MENINGKATKAN KEPATUHAN SYARIAH PADA LEMBAGA KEUANGAN Wensi Lorensa; Algi Ramadhan Kasdiyanta
Journal of Islamic Economics and Finance Vol. 2 No. 4 (2026): Mei
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran audit syariah dalam meningkatkan kepatuhan syariah pada lembaga keuangan syariah serta mengidentifikasi faktor pendukung dan tantangan yang memengaruhi efektivitas pelaksanaannya. Metode penelitian yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan menganalisis 20 artikel ilmiah yang relevan dan dipublikasikan pada periode 2022–2026. Proses penelitian dilakukan melalui tahapan identifikasi, seleksi, evaluasi, dan sintesis literatur yang diperoleh dari berbagai database akademik seperti Google Scholar, SINTA, dan Garuda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa audit syariah memiliki peran yang sangat penting dalam memastikan kesesuaian produk, transaksi, dan aktivitas operasional lembaga keuangan dengan prinsip-prinsip syariah. Audit syariah juga berkontribusi dalam memperkuat tata kelola lembaga, meningkatkan transparansi, menjaga reputasi, serta membangun kepercayaan masyarakat. Efektivitas audit syariah dipengaruhi oleh kompetensi auditor, independensi auditor, dukungan regulasi, dan keberadaan standar audit syariah yang jelas. Namun demikian, pelaksanaannya masih menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan sumber daya manusia yang kompeten, lemahnya regulasi dan standar audit syariah, serta permasalahan independensi auditor. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa audit syariah merupakan instrumen strategis dalam meningkatkan kepatuhan syariah pada lembaga keuangan syariah, sehingga diperlukan penguatan kapasitas auditor, penyempurnaan regulasi, dan peningkatan tata kelola pengawasan agar pelaksanaan audit syariah dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.  
PREFERENSI NASABAH TERHADAP LAYANAN FINANCIAL TECHNOLOGY (FINTECH) PADA BANK MUAMALAT KANTOR CABANG CURUP Panca Wius Muriansyah; Oktafian Histori; Hendrianto Hendrianto
Journal of Islamic Economics and Finance Vol. 2 No. 4 (2026): Mei
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis layanan financial technology (fintech) yang ditawarkan oleh Bank Muamalat Kantor Cabang Curup dan untuk mengetahui preferensi nasabah terhadap penggunaan layanan fintech di Bank Muamalat Kantor Cabang Curup. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data dikumpulkan melalui teknik observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi yang dilakukan kepada nasabah pengguna layanan financial technology (fintech) yang dipilih sebagai informan penelitian. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan fintech yang tersedia meliputi mobile banking (Muamalat DIN), Layanan Pembayaran Digital (QRIS), Madina CMS, Tabungan iB Hijrah, dan Payroll (Sistem Penggajian) yang memungkinkan nasabah melakukan transaksi secara real time tanpa harus datang ke kantor cabang. Layanan Fintech yang paling sering digunakan oleh nasabah untuk bertransaksi dan melakukan kegiatan lainnya yaitu mobile banking karena dinilai aman dan praktis dalam bertransaksi dikehidupan sehari-hari. Preferensi nasabah terhadap penggunaan layanan fintech bersifat positif dan dipengaruhi oleh beberapa indikator utama, yaitu kesesuaian dengan prinsip syariah, kepercayaan terhadap keamanan sistem, kemudahan akses dan penggunaan, citra serta reputasi bank, pengaruh sosial, dan nilai religius. Faktor kesesuaian syariah menjadi aspek paling dominan karena memberikan rasa aman dan keyakinan spiritual bagi nasabah. Secara keseluruhan, preferensi nasabah terbentuk melalui kombinasi pertimbangan religius dan kebutuhan fungsional layanan digital. Layanan fintech dinilai mampu meningkatkan efisiensi, fleksibilitas, dan kenyamanan transaksi sekaligus mempertahankan nilai-nilai syariah, sehingga berpotensi memperkuat loyalitas nasabah terhadap layanan digital Bank Muamalat Kantor Cabang Curup.

Page 10 of 10 | Total Record : 95