cover
Contact Name
Sahabuddin Latif
Contact Email
jumptech-ft@unismuh.ac.id
Phone
+6285257228519
Journal Mail Official
sahabuddin.latief@unismuh.ac.id
Editorial Address
Jl. Sultan Alauddin No.259
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology
ISSN : -     EISSN : 30313082     DOI : 10.26618/jumptech
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology (JUMPTECH) Jumptech (Journal of Muhammadiyah’s Application Technology) is an online periodical journal of science that is published three times a year, in February, June and October by Faculty of Engineering, Muhammadiyah University of Makassar, Indonesia, with a registered number ISSN 3031-3082 (online). Jumptech is a media to publish the results of scientific research academics, practitioners, and observers in the field of engineering science including irrigation civil engineering, architecture, electrical engineering, computer science, urban and regional planning. Jumptech focuses on publishing manuscripts within the following areas: Irrigation Civil Engineering: Hydrology; Hydraulics; Environmental Impacts; Solute and Sediment Transport; Soil Salinity; Water‐Quality Control; Sustainability; Water Management and Conservation; Evapotranspiration; Soil‐Water Flow; Design, Operations and Maintenance of Irrigation and Drainage Infrastructure; Development and Application of Technology; Economics, Energy Use, and Regulation in Irrigation and Drainage Engineering. Electrical Engineering and Computer Science: Power Systems: Generator, Power Distribution, Electrical Power Convertion, Protection Systems, Electrical Material Signal, System, and Electronics: Digital Signal Processing, Image Processing, Robotic Systems, Control Systems, Embedded Systems Communication Systems: Telecommunication, Wireless Communications, Computer Network Information Technology: Software Engineering, Data Mining, Multimedia, Mobile Computing, Parallel / Distributed Computing, Artificial Intelligent, Computer Graphic, AR/VR Architecture, Urban and Regional Planning : Architectural Planning and Design; Environmental Engineering; Building Science and Technology; Project Management; Structural Engineering; Building Materials; Building Intelligent Modelling (BIM); Theory and Architectural Criticism; Interior Design; Urban Planning; Housing and Settlement Design; Landscape Architecture; Architectural Conservation and Heritage; Study of Islamic Architecture; Regional and City Studies; Building Management and Built Environment; Infrastructure and Transport; Development Policy and Economics; Behavior, Space and Culture; Tourism and Space. Email : jumptech-ft@unismuh.ac.id
Articles 276 Documents
Pengaruh Keberadaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Antang Terhadap Kondisi Sosial Ekonomi Masyarakat Kelurahan Tamangapa Kecamatan Manggala Kota Makassar Muh. Aidil Zulfitra; Nini Apriani Rumata; Fathurrahman Burhanuddin
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/5cw0yr24

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi sosial dan ekonomi masyarakat di sekitar Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Antang serta mengidentifikasi dampak keberadaan TPA terhadap kehidupan sosial ekonomi warga Kelurahan Tamangapa, Kecamatan Manggala, Kota Makassar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada 391 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin. Analisis data dilakukan dengan Analisis Deskriptif untuk menggambarkan karakteristik dan kondisi sosial ekonomi masyarakat, serta uji Chi-Square untuk mengetahui hubungan antara variabel sosial dan ekonomi dengan keberadaan TPA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi sosial masyarakat dipengaruhi oleh faktor kesehatan, kenyamanan lingkungan, dan interaksi sosial, sementara kondisi ekonomi didominasi oleh pekerjaan sektor informal yang berkaitan dengan aktivitas TPA. Uji Chi-Square mengonfirmasi bahwa beberapa variabel sosial dan ekonomi memiliki hubungan signifikan dengan keberadaan TPA Antang. Secara keseluruhan, TPA memberikan dampak ganda: menimbulkan gangguan lingkungan namun juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar. KATA KUNCITPA Antang, Kondisi Sosial Ekonomi, Masyarakat, Sampah, Chi-Square. ABSTRACT: This study aims to analyze the social and economic conditions of communities living around the Antang Final Disposal Site (TPA Antang) and to identify the impacts of the facility on the social and economic aspects of residents in Tamangapa Urban Village, Manggala District, Makassar City. A quantitative research approach was employed using a survey questionnaire distributed to 391 respondents determined through the Slovin formula. Data were analyzed using descriptive statistics to describe the demographic profile and socio-economic conditions, as well as the Chi-Square test to examine the relationship between social and economic variables and the existence of the TPA. The results indicate that social conditions are influenced by health factors, environmental comfort, and social interactions, while economic conditions are dominated by informal sector jobs related to TPA activities. The Chi-Square test confirmed that several social and economic variables have a significant relationship with the presence of TPA Antang. Overall, the TPA generates dual impacts: environmental disturbances and socio-economic opportunities for surrounding communities.Keywords:Antang landfill, socio-economic conditions, community, waste management, Chi-Square.
Kinerja Penstock Terhadap Fluktuasi Debit pada PLTA Bili Bili Bagus Fadil Pratama; Farouk Maricar; Abd. Rakhim Nanda
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/xvxrpj51

Abstract

ABSTRAK: Penstock merupakan komponen vital dalam sistem pembangkitan listrik tenaga air karena berfungsi menyalurkan aliran air bertekanan dari bendungan menuju turbin. Kinerja penstock sangat dipengaruhi oleh kondisi hidraulik di dalamnya, khususnya fluktuasi debit yang dapat menimbulkan perubahan tekanan, kehilangan energi, dan potensi terjadinya water hammer. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kinerja penstock pada PLTA Bili Bili di bawah kondisi variasi debit operasi, serta menganalisis pengaruh fluktuasi debit terhadap parameter-parameter hidraulik utama seperti tekanan, kecepatan aliran, dan efisiensi penyaluran energi. Data yang dikaji meliputi karakteristik penstock, variasi debit harian, tekanan operasi, serta data kinerja turbin. Analisis dilakukan untuk mengetahui hubungan antara perubahan debit dengan perubahan tekanan internal, head loss, dan respons sistem terhadap potensi transien aliran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fluktuasi debit memiliki pengaruh signifikan terhadap karakteristik hidraulik penstock. Pada debit tinggi terjadi peningkatan tekanan statis dan kehilangan energi yang lebih besar, sedangkan pada debit rendah penurunan tekanan menyebabkan efisiensi penyaluran energi menurun. Studi ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam optimasi operasi penstock dan peningkatan keandalan sistem pembangkitan pada PLTA Bili Bili.KATA KUNCIPenstock, Fluktuasi Debit, Hidraulika Penstock, PLTA Bili Bili, Water hammer, Head loss. ABSTRACT: Penstock is a vital component in a hydropower generation system because it functions to channel the flow of pressurized water from the dam to the turbine. The performance of the penstock is greatly influenced by the hydraulic conditions in it, especially discharge fluctuations that can cause pressure changes, energy loss, and the potential for water hammering. This study aims to examine the performance of the penstock in the Bili Bili hydropower plant under conditions of operating discharge variations, as well as analyze the effect of discharge fluctuations on key hydraulic parameters such as pressure, flow speed, and energy distribution efficiency. The data studied included penstock characteristics, daily discharge variations, operating pressure, and turbine performance data. The results of the study show that the discharge fluctuations have a significant influence on the hydraulic characteristics of the penstock. At high discharge there is an increase in static pressure and greater energy loss, while at low discharge there is a decrease in pressure causing the efficiency of energy distribution to decrease. This study is expected to contribute to the optimization of penstock operations and improve the reliability of the generation system at the Bili Bili hydropower plant.Keywords:Penstock, Discharge Fluctuation, Penstock Hydraulics, Bil Hydropower, Water hammer, Head loss
Analisis Sentimen dan Clustering Komentar Twitter Menggunakan Metode Lexicon-Based dan Algoritma K-Means Anugrah Resky Samudra; Chyquitha Danuputri; Titin Wahyuni
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/8njz7s15

Abstract

ABSTRAK: Media sosial Twitter telah menjadi salah satu platform utama bagi masyarakat dalam menyampaikan opini dan persepsi terhadap berbagai isu publik, termasuk isu ekonomi nasional. Besarnya volume data teks yang dihasilkan menuntut adanya metode analisis yang mampu mengekstraksi informasi secara efektif. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan opini publik di Twitter berdasarkan polaritas sentimen serta kemiripan topik pembahasan. Metode yang digunakan meliputi analisis sentimen berbasis leksikon untuk menentukan kecenderungan sentimen positif, negatif, dan netral, serta teknik clustering teks untuk mengelompokkan komentar berdasarkan kesamaan karakteristik kontennya. Data penelitian diperoleh dari hasil pengumpulan komentar Twitter yang relevan dengan isu ekonomi nasional, kemudian melalui tahapan preprocessing teks, pembobotan kata menggunakan TF-IDF, dan proses pengelompokan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi analisis sentimen dan clustering mampu memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai pola opini publik, baik dari sisi kecenderungan sentimen maupun topik diskusi yang dominan. Temuan ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam pemanfaatan text mining untuk analisis opini publik berbasis media sosial. KATA KUNCIAnalisis Sentimen, Text Mining, Media Sosial, Clustering Teks, Twitter. ABSTRACT: Twitter has become one of the main social media platforms for the public to express opinions and perceptions on various public issues, including national economic issues. The large volume of textual data generated requires analytical methods capable of extracting information effectively. This study aims to map public opinion on Twitter based on sentiment polarity and topic similarity. The methods employed include lexicon-based sentiment analysis to identify positive, negative, and neutral sentiments, as well as text clustering techniques to group comments according to content similarity. The research data were obtained from the collection of Twitter comments related to national economic issues, followed by text preprocessing, term weighting using TF-IDF, and clustering processes. The results indicate that the integration of sentiment analysis and text clustering provides a more comprehensive overview of public opinion patterns, both in terms of sentiment tendencies and dominant discussion topics. These findings are expected to serve as a reference for the application of text mining in social media-based public opinion analysis. Keywords:Sentiment Analysis, Text Mining, Social Media, Text Clustering, Twitter.
Optimasi Manajemen Ruang Rawat Inap RS PKU Unismuh Makassar menggunakan Simulated Annealing Budi Setiawan; Fachrim Irhamna Rahman; Titin Wahyuni
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/s90z9c81

Abstract

ABSTRAKManajemen ruang rawat inap berperan penting dalam meningkatkan mutu pelayanan rumah sakit. Keterbatasan kapasitas kamar dan sistem penjadwalan konvensional sering menyebabkan ketidakefisienan dalam alokasi ruang dan meningkatnya waktu tunggu pasien. Penelitian ini bertujuan mengoptimalkan manajemen ruang rawat inap di RS PKU Unismuh Makassar menggunakan algoritma Simulated Annealing. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan simulasi berbasis data pasien dan ketersediaan ruang rawat inap. Parameter yang digunakan meliputi tingkat urgensi medis, lama rawat inap, kelas ruang, dan ketersediaan tempat tidur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa algoritma Simulated Annealing mampu meningkatkan efisiensi alokasi ruang, mengurangi waktu tunggu pasien, dan meningkatkan tingkat keterisian kamar.Selain itu, sistem yang dikembangkan mampu menghasilkan distribusi pasien yang lebih terstruktur dan objektif sehingga membantu pihak manajemen rumah sakit dalam pengambilan keputusan terkait penjadwalan dan pemanfaatan ruang rawat inap. Penerapan algoritma Simulated Annealing dalam penelitian ini menunjukkan potensi yang baik sebagai metode optimasi untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan sumber daya rumah sakit secara berkelanjutan. Kata Kunci: Manajemen Ruang Rawat Inap, Simulated Annealing, Penjadwalan, Alokasi Kamar, Optimasi, Rumah Sakit   ABSTRACTInpatient room management plays an important role in improving the quality of hospital services. Limited room capacity and conventional scheduling systems often lead to inefficiencies in room allocation and increased patient waiting time. This study aims to optimize inpatient room management at RS PKU Unismuh Makassar using the Simulated Annealing algorithm. The research method applies a quantitative approach using simulation based on patient data and inpatient room availability. The parameters used include medical urgency level, length of stay, room class, and bed availability. The results show that the Simulated Annealing algorithm improves room allocation efficiency, reduces patient waiting time, and increases bed occupancy rates. In addition, the developed system is able to produce a more structured and objective patient distribution, thereby assisting hospital management in decision-making related to scheduling and the utilization of inpatient rooms. The implementation of the Simulated Annealing algorithm in this study demonstrates strong potential as an optimization method to improve the effectiveness of hospital resource management in a sustainable manner. Keywords: Inpatient Room Management, Simulated Annealing, Scheduling, Room Allocation, Optimization, Hospital
Analisis Distribusi Tekanan Dan Jenis Aliran Pada Pipa Akrilik Dan Pvc (Uji Laboratorium) Ahmad Yudhi Yansyah.S; Farida Gaffar; Muh. Amir Zainuddin
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol. 5 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/ej171c04

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis distribusi tekanan dan karakteristik jenis aliran pada pipa akrilik dan pipa PVC melalui pengujian laboratorium menggunakan Fluid Friction Apparatus. Pengamatan dilakukan pada dua model pipa, yaitu pipa akrilik lurus berdiameter 2,06 cm dan pipa PVC dengan perubahan penampang dari 1,66 cm menjadi 2,06 cm. Data yang diperoleh meliputi debit aliran, tekanan statis, tekanan dinamis, kecepatan aliran, viskositas kinematik, serta bilangan Reynolds. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan debit aliran menyebabkan kenaikan tekanan statis dan tekanan dinamis pada kedua jenis pipa. Pada pipa PVC dengan pembesaran penampang, tekanan statis meningkat pada penampang yang lebih besar akibat penurunan kecepatan aliran, sedangkan tekanan dinamis lebih tinggi pada penampang yang lebih kecil. Analisis bilangan Reynolds menunjukkan perubahan pola aliran dari laminer menuju turbulen seiring meningkatnya debit. Secara umum, pipa akrilik menunjukkan distribusi tekanan yang lebih stabil dibandingkan pipa PVC karena tingkat kekasaran permukaannya lebih rendah, sehingga lebih mendukung aliran yang lebih teratur Kata Kunci: distribusi tekanan, jenis aliran, pipa akrilik, pipa PVC, bilangan Reynolds. ABSTRACT This study aims to analyze the pressure distribution and flow characteristics in acrylic and PVC pipes through laboratory testing using a Fluid Friction Apparatus. Observations were conducted on two pipe models, namely a straight acrylic pipe with a diameter of 2.06 cm and a PVC pipe with a cross-sectional change from 1.66 cm to 2.06 cm. The collected data include flow discharge, static pressure, dynamic pressure, flow velocity, kinematic viscosity, and Reynolds number. The results show that an increase in flow discharge leads to an increase in both static and dynamic pressures in the two types of pipes. In the PVC pipe with an enlarged cross-section, static pressure increases in the larger section due to the decrease in flow velocity, while dynamic pressure is higher in the smaller section. The Reynolds number analysis indicates a transition of flow pattern from laminar to turbulent as the discharge increases. In general, the acrylic pipe shows a more stable pressure distribution compared to the PVC pipe due to its lower surface roughness, which supports a more uniform flow. Keyworsds: pressure distribution, flow type, acrylic pipe, PVC pipe, Reynolds number
Permodelan Debet Aliran Sungai Jeneberang Berdasarkan Akurasi Inflow Memprediksi Daerah Risiko Genangan Banjir Nurul Mutmainna Anang; M.Farouk Maricar; M.Agusalim Agusalim
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol. 5 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/0t7k8c06

Abstract

ABSTRAK Daerah Aliran Sungai (DAS) Jeneberang merupakan wilayah dengan tingkat risiko banjir yang cukup tinggi, terutama pada bagian hilir akibat peningkatan debit aliran sungai yang dipengaruhi oleh curah hujan dan inflow. Penelitian ini bertujuan untuk memodelkan debit aliran Sungai Jeneberang berdasarkan akurasi inflow dalam memprediksi daerah risiko genangan banjir. Metode yang digunakan meliputi analisis hidrologi menggunakan metode Polygon Thiessen untuk menentukan hujan rata-rata daerah, distribusi Log Pearson Tipe III untuk menghitung hujan rencana, serta Hidrograf Satuan Sintetik (HSS) Nakayasu untuk memperoleh debit banjir rancangan pada kala ulang 2, 5, 10, 25, 50, dan 100 tahun. Selanjutnya dilakukan analisis hidraulika dan pemodelan genangan banjir menggunakan perangkat lunak HEC-RAS yang terintegrasi dengan Sistem Informasi Geografis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin besar kala ulang hujan, maka debit puncak yang dihasilkan juga semakin meningkat sehingga berpotensi memperluas genangan banjir pada wilayah dataran rendah di Sub DAS Jeneberang hilir. Pemodelan ini dapat digunakan sebagai dasar perencanaan mitigasi dan pengendalian banjir. Kata Kunci: Sungai Jeneberang, debet aliran, inflow, HSS Nakayasu, HEC-RAS, genangan banjir.   ABSTRACT The Jeneberang Watershed (DAS Jeneberang) is an area with a relatively high flood risk, particularly in the downstream region due to the increase in river discharge influenced by rainfall and inflow. This study aims to model the discharge of the Jeneberang River based on inflow accuracy in predicting flood inundation risk areas. The methods used include hydrological analysis using the Polygon Thiessen method to determine the average regional rainfall, the Log Pearson Type III distribution to calculate design rainfall, and the Nakayasu Synthetic Unit Hydrograph (HSS Nakayasu) to obtain design flood discharge for return periods of 2, 5, 10, 25, 50, and 100 years. Furthermore, hydraulic analysis and flood inundation modeling were conducted using the HEC-RAS software integrated with a Geographic Information System (GIS). The results show that higher rainfall return periods produce higher peak discharges, which potentially expand flood inundation areas, particularly in the lowland areas of the downstream Jeneberang Sub-watershed. This modeling can be used as a basis for flood mitigation and flood control planning.   Keyworsds: Jeneberang River, Flow Discharge, Inflow, Nakayasu Synthetic Unit Hydrograph, HEC-RAS, Flood Inundation.
Analisis Pengaruh Kemiringan Dasar Saluran terhadap Kecepatan Aliran Debris melalui Pengujian Laboratorium SAHWA NATASYA; Andi Bunga Tongeng; Farouk Maricar
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol. 5 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/y388x456

Abstract

ABSTRAK Aliran debris merupakan salah satu fenomena hidrologi yang sering terjadi pada daerah pegunungan dan memiliki potensi kerusakan yang tinggi terhadap lingkungan dan infrastruktur. Salah satu faktor yang memengaruhi karakteristik aliran debris adalah kemiringan dasar saluran yang berperan dalam menentukan kecepatan aliran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kemiringan dasar saluran terhadap kecepatan aliran pada kondisi stabil dan pada aliran debris. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen laboratorium menggunakan model saluran terbuka (flume) dengan variasi kemiringan 6°, 8°, dan 10° serta debit konstan sebesar 0,0053 m³/s. Pengukuran kecepatan dilakukan pada tujuh titik pengamatan sepanjang saluran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kondisi stabil, kecepatan aliran meningkat dari 1,537 m/s pada kemiringan 6° menjadi 2,064 m/s pada kemiringan 10°. Pada aliran debris, kecepatan rata-rata meningkat dari 0,625 m/s menjadi 0,793 m/s. Hasil ini menunjukkan bahwa semakin besar kemiringan saluran, maka kecepatan aliran cenderung meningkat. Implikasi penelitian ini dapat digunakan sebagai referensi dalam perencanaan mitigasi bencana dan desain bangunan pengendali aliran debris Kata Kunci: aliran debris, kemiringan saluran, kecepatan aliran, flume, eksperimen laboratorium. ABSTRACT Debris flow is a hydrological phenomenon that frequently occurs in mountainous areas and has significant destructive potential for the environment and infrastructure. One of the factors influencing debris flow characteristics is the channel bed slope, which plays an important role in determining flow velocity. This study aims to analyze the effect of channel bed slope on flow velocity under stable flow conditions and debris flow conditions. The research method used is a laboratory experiment employing an open channel model (flume) with slope variations of 6°, 8°, and 10° and a constant discharge of 0.0053 m³/s. Flow velocity was measured at seven observation points along the channel. The results show that under stable flow conditions, the velocity increased from 1.537 m/s at a slope of 6° to 2.064 m/s at a slope of 10°. In debris flow conditions, the average velocity increased from 0.625 m/s to 0.793 m/s. These results indicate that increasing channel slope tends to increase flow velocity. The findings provide important implications for disaster mitigation planning and the design of debris flow control structures. Keyworsds: debris flow, channel slope, flow velocity, flume, laboratory experiment.
Analisis Penempatan TPS Berdasarkan Klaster Jarak Menggunakan Algoritma Dijkstra Zulkifli Halim; Chyquitha Danuputri; Fahrim Irhamna Rachman
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol. 5 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/z44bm024

Abstract

ABSTRAKPemetaan dan penempatan Tempat Pemungutan Suara (TPS) merupakan aspek penting dalam penyelenggaraan pemilihan umum karena berpengaruh langsung terhadap aksesibilitas pemilih dan efisiensi distribusi Daftar Pemilih Tetap (DPT). Permasalahan yang sering muncul adalah ketidakseimbangan jumlah DPT antar TPS serta jarak tempuh pemilih yang kurang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan dan mengelompokkan TPS berdasarkan klaster jarak dengan mempertimbangkan distribusi DPT menggunakan pendekatan komputasional. Metode yang digunakan mengombinasikan algoritma Dijkstra untuk menghitung jarak terpendek antar titik wilayah dan algoritma K-Means untuk melakukan pengelompokan TPS berdasarkan kedekatan geografis. Data yang digunakan berupa data DPT tingkat RT/RW beserta koordinat geografisnya pada satu wilayah kelurahan sebagai studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan klasterisasi berbasis jarak mampu menghasilkan pembagian TPS yang lebih terstruktur, seimbang dari sisi jumlah DPT, serta meningkatkan efisiensi jangkauan wilayah layanan TPS. Dengan demikian, metode yang diusulkan dapat menjadi alternatif pendukung pengambilan keputusan dalam perencanaan dan penataan TPS secara objektif dan berbasis data.Kata Kunci:  Pemetaan TPS, Daftar Pemilih Tetap, Dijkstra, K-Means, Klaster Jarak ABSTRACTMapping and placement of polling stations are crucial aspects of election management, as they directly affect voter accessibility and the efficiency of voter distribution. Common challenges include imbalanced numbers of registered voters among polling stations and suboptimal travel distances for voters. This study aims to map and cluster polling stations based on distance while considering the distribution of registered voters using a computational approach. The proposed method combines the Dijkstra algorithm to calculate shortest paths between regional points and the K-Means algorithm to perform clustering based on geographical proximity. The dataset consists of registered voter data at the neighborhood level along with their geographic coordinates within a selected urban area as a case study. The results indicate that distance-based clustering produces a more structured distribution of polling stations, achieves a more balanced voter allocation, and improves service coverage efficiency. Therefore, the proposed approach can serve as a data-driven and objective decision-support method for planning and organizing polling station placement.Keywords : Polling Station Mapping, Registered Voters, Dijkstra Algorithm, K-Means Clustering, Distance-Based Clustering
Analisis Kebutuhan dan Ketersediaan Air Bersih di Bulukunyi Takalar Ismail Haeruddin; Mahmud adil; Mahmuddin; Muhammad Agussalim
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol. 5 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/q878q555

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan dan ketersediaan air bersih di Kelurahan Bulukunyi, Kecamatan Polongbangkeng Selatan, Kabupaten Takalar. Analisis kebutuhan air dilakukan melalui proyeksi jumlah penduduk untuk memperkirakan peningkatan kebutuhan air domestik pada tahun perencanaan. Sementara itu, ketersediaan air dihitung menggunakan pendekatan hidrologi dengan memanfaatkan data curah hujan tahun 2015–2024 yang diolah melalui estimasi limpasan permukaan dan analisis neraca air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketersediaan air bersih di Kelurahan Bulukunyi diproyeksikan berada dalam kondisi surplus pada periode 2024–2030. Pada tahun 2024, ketersediaan air tahunan diperkirakan sebesar 731.088 m³, sedangkan kebutuhan air domestik sebesar 202.847 m³. Pada tahun 2030, kebutuhan air meningkat menjadi 223.447 m³, namun masih berada di bawah ketersediaan air yang ada. Dengan demikian, wilayah ini memiliki potensi sumber daya air yang cukup memadai untuk memenuhi kebutuhan air bersih domestik dalam jangka menengah. Meskipun demikian, diperlukan upaya pengelolaan yang lebih optimal serta konservasi sumber daya air secara berkelanjutan guna menjaga keseimbangan antara kebutuhan dan ketersediaan air di masa mendatang. Kata Kunci: Hidrologi, neraca air, limpasan permukaan, proyeksi penduduk, kebutuhan domestik ABSTRACTThis study aims to analyze the demand and availability of clean water in Bulukunyi Village, South Polongbangkeng District, Takalar Regency. Water demand analysis was conducted through population projection to estimate the increase in domestic water demand within the planning period. Meanwhile, water availability was assessed using a hydrological approach based on rainfall data from 2015–2024, processed through surface runoff estimation and water balance analysis. The results indicate that clean water availability in Bulukunyi Village is projected to remain in a surplus condition during the 2024–2030 period. In 2024, the annual water availability is estimated at 731,088 m³, while domestic water demand is recorded at 202,847 m³. By 2030, water demand is projected to increase to 223,447 m³; however, this figure remains below the available water capacity. Therefore, the study area possesses sufficient water resource potential to meet domestic clean water needs in the medium term. Nevertheless, more optimal water resource management and sustainable conservation efforts are required to maintain the balance between water demand and availability in the future. Keywords: Hydrology, water balance, surface runoff, population projection, domestic water demand
Dampak Variasi Tinggi Gelombang Laut terhadap Laju Erosi Pantai di Wilayah Pesisir Kalumeme Kabupaten Bulukumba Andi yusnandar Pratama; Israil Israil; Andi Makbul Syamsuri
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol. 5 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/07d62b59

Abstract

ABSTRAK Abrasi pantai merupakan ancaman serius bagi habitat wilayah pesisir, khususnya di Kelurahan Kalumeme, Bulukumba, yang mengalami dinamika garis pantai signifikan. Penelitian ini menganalisis pengaruh gelombang tinggi terhadap abrasi selama tahun 2020–2024 menggunakan pendekatan kuantitatif: analisis data sekunder (angin, gelombang, pasang surut dari BMKG) dan pemodelan spasial dengan Digital Shoreline Analysis System ( DSAS ) di ArcGIS . Hasil menunjukkan dominasi arah angin dan gelombang dari Timur (32,87%–50,95%) dan Barat (15,84%–21,64%), dengan pengambilan efektif terpanjang 29.198 m dari arah barat daya. Tinggi gelombang maksimum 0,56 m terjadi pada Februari 2021, menghasilkan energi gelombang tertinggi. Pemodelan garis pantai mengungkap abrasi sebesar −87,2 m (rata-rata −26,21 m/tahun) dan akresi +194,6 m (+58,5 m/tahun). Korelasi spasial menunjukkan pengaruh kuatnya gelombang tinggi terhadap laju abrasi, terutama pada segmen pantai yang langsung terkena gelombang dominan. Temuan ini menjadi dasar ilmiah untuk perencanaan mitigasi abrasi berbasis ekosistem maupun struktur pantai yang adaptif terhadap dinamika gelombang. Kata Kunci: Abrasi, Tinggi gelombang, Fetch, DSAS, Kalumeme ABSTRACT Coastal abrasion poses a serious threat to the sustainability of coastal areas, particularly in Kalumeme Village, Bulukumba, which experiences significant shoreline dynamics. This study analyzes the effect of wave height changes on abrasion during 2020–2024 using a quantitative approach: secondary data analysis (wind, waves, tides from BMKG) and spatial modeling with the DigitalA Shoreline Analysis System (DSAS) in ArcGIS. The results show dominant wind and wave directions from the East (32.87%–50.95%) and West (15.84%–21.64%), with the longest effective fetch of 29,198 m from the southwest. The maximum wave height of 0.56 m occurred in February 2021, generating the highest wave energy. Shoreline modeling revealed abrasion of −87.2 m (average −26.21 m/year) and accretion of +194.6 m (+58.5 m/year). Spatial correlations demonstrate a strong influence of wave height on abrasion rates, particularly in coastal segments directly exposed to dominant waves. These findings provide a scientific basis for ecosystem-based abrasion mitigation planning and coastal structures that adapt to wave dynamics. Keyworsds: Erosion, Wave height, Fetch, DSAS, Kalumeme