cover
Contact Name
Agus Dian Mawardi
Contact Email
yptbkalsel@gmail.com
Phone
+6285654963323
Journal Mail Official
yptbkalsel@gmail.com
Editorial Address
Jl. Pematon No.10 Komplek Pembangunam I RT.18 RW.02 Banjarmasin Barat, Kode Pos 70116
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Jurnal Ilmu Kesehatan
ISSN : -     EISSN : 2963069X     DOI : https://doi.org/10.71456/jik
Core Subject : Health,
JIKES : Jurnal Ilmu Kesehatan adalah media publikasi artikel penelitian yang diterbitkan oleh Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian Kalimantan Selatan, sesuai SK. KEMENKUMHAM : AHU-0025509.AH.01.04. TAHUN 2022 TANGGAL 14 DESEMBER 2022, dengan Ruang lingkup artikel yang diterbitkan di jurnal kesehatan meliputi: keperawatan, kebidanan, kesehatan masyarakat, promosi kesehatan, kesehatan ibu dan anak, administrasi kesehatan, administrasi rumah sakit dan kesehatan umum lainnya.
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 2 (2024): Januari-Juni 2024" : 8 Documents clear
Efektivitas Dry Needling dan Dynamic Stretching untuk Nyeri Punggung Bawah Non Spesifik Zuhri, Saifudin; Suwarni, Sri
JIKES : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2024): Januari-Juni 2024
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/jik.v2i2.817

Abstract

Nyeri punggung bawah (NBP) non spesifik merupakan kejadian yang dialami banyak orang dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Prosedur fisioterapi untuk NPB non-spesifik dalam bentuk tusuk jarum kering dan peregangan dinamis belum banyak digunakan dalam praktik fisioterapi sebagai teknologi yang efektif untuk mengurangi sindrom nyeri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas tusuk jarum kering dan peregangan dinamis dalam mengurangi nyeri pada penderita NPB non-spesifik. Penelitian ini merupakan penelitian desain one group pre dan post-test. Subjek penelitian adalah semua penderita NPB non-spesifik yang memenuhi kriteria penelitian. Kriteria inklusi meliputi: (1) subjek dengan pengaduan NPB non-spesifik, (2) berusia 18 – 70 tahun, (3) bersedia menjadi subjek penelitian. Kriteria pengecualian: (1) menderita masalah jantung, (2) memiliki gangguan sensibilitas, (3) gangguan pembekuan darah, (4) keganasan di punggung bawah. Kriteria drop out: (1) tidak mengikuti program terapi lebih dari satu kali, (2) mengalami perburukan kondisi, (3) tidak menghadiri evaluasi akhir penelitian. Pengumpulan data dilakukan secara langsung pada awal penelitian (pre-test) yang diukur dengan VAS. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan program SPSS. Distribusi data dari 29 subjek diuji menggunakan uji Shapiro Wilk, diperoleh p=0,068 (p Lebih Besar dari 0,05) menunjukkan data berdistribusi normal, kemudian diuji parametrik dengan uji t dependen diperoleh p=0,00 (p Lebih Kecil dari 0,05), menunjukkan pengaruh tusuk jarum kering dan peregangan dinamis terhadap nyeri punggung bawah non-spesifik. Ada efek tusuk jarum kering dan peregangan dinamis pada nyeri punggung bawah non-spesifik.
Penerapan Lean Six Sigma Terhadap Waste di Fasilitas Pelayanan Kesehatan: Literature Review Kulsum, Annisa Ummu; Salsabila, Annisya Putri; Rochmah, Diva Latifah; Iswanto, Acim Heri
JIKES : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2024): Januari-Juni 2024
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/jik.v2i2.818

Abstract

Penerapan Lean Six Sigma menjadi metode yang efektif dalam mengurangi pemborosan di fasilitas pelayanan kesehatan. Lean Six Sigma adalah pendekatan yang menggabungkan pemikiran Lean dan metodologi Six Sigma yang telah digunakan secara luas dalam industri produksi untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas proses. Konsep ini juga semakin populer di bidang kesehatan. Metode DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, and Control) digunakan untuk menemukan dan mengatasi masalah limbah seperti kesalahan limbah, produksi berlebihan, menunggu, transportasi, stok, dan pengolahan tambahan. Metode ini telah terbukti meningkatkan efisiensi dan kualitas layanan, serta mengidentifikasi berbagai jenis pemborosan yang terjadi dalam proses pelayanan kesehatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meninjau lebih lanjut mengenai pengaruh penerapan lean six sigma terhadap waste di fasilitas pelayanan Kesehatan. Penelitian ini menggunakan metode literature review untuk mensintesis informasi dari artikel terkait melalui database google scholar dan pubmed dalam kurun waktu penelitian lima tahun terakhir. Dari hasil penyaringan dan penyesuaian kelayakan serta tujuan penelitian didapatkan hasil lima artikel terpilih untuk dilakukan kajian literatur. Hasil dari pencarian artikel diseleksi menurut kesesuaian dengan tujuan penelitian selanjutnya dilakukan tahap seleksi yang menghasilkan lima artikel yang memenuhi kriteria kelayakan dan kesesuaian dengan topik penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengurangan waktu tunggu pasien, peningkatan layanan, dan kelengkapan rekam medis adalah beberapa perbaikan yang disarankan. Kesimpulan yang didapatkan dari penelitian ini bahwa metode Lean Six Sigma efektif meningkatkan efisiensi dan kualitas pelayanan di fasilitas kesehatan, sehingga meningkatkan pelayanan pasien dan efisiensi operasional.
Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kemandirian Personal Hygiene Pada Anak Retardasi Mental Di SLB Pelambuan Banjarmasin Mathuridy, Roly Marwan; Wulandatika, Darmayanti; Anjani, Amellia Dewi
JIKES : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2024): Januari-Juni 2024
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jumlah anak dengan retardasi mental di Indonesia mengalami peningkatan setiap tahunnya dengan jumlah mencapai 80.837 dan jumlah anak retardasi mental di Kalimantan Selatan sebanyak 1.286 anak. Permasalahan pada anak dengan retardasi mental adalah kesulitan hidup secara mandiri termasuk kemandirian personal hygiene. Oleh karena itu, dukungan keluarga sangat dibutuhkan untuk mendorong kemandirian personal hygiene pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan kemandirian personal hygiene anak retardasi mental di SLB Negeri Pelambuan Banjarmasin. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif menggunakan pendekatan cross sectional. Sampel pada penelitian ini berjumlah 30 responden retardasi mental ringan berusia 6-20 tahun dengan menggunakan teknik incidental sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner yang telah dimodifikasi. Hasil dari penelitian ini diperoleh nilai p-value 0,000 Lebih Kecil Dari 0,05. Sehingga disimpulkan dukungan keluarga mempunyai hubungan dengan kemandirian personal hygiene pada anak retardasi mental di SLB Negeri Pelambuan Banjarmasin. Oleh karena itu, guru atau pihak sekolah dianjurkan untuk memberikan edukasi dan fasilitas berupa media informasi tentang pentingnya
Penerapan Lean Six Sigma Dalam Mengoptimalkan Pelayanan Laboratorium Di Rumah Sakit: A Literature Review Zain, Nabiilah Salsa; Lesmana, Aurelia Editha; Rahmadanti, Mutia Devani; Iswanto, Acim Heri; Istanti, Novita Dwi
JIKES : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2024): Januari-Juni 2024
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/jik.v2i2.832

Abstract

Peran laboratorium dalam kesehatan, terutama dalam diagnosis, penilaian risiko penyakit, dan pemantauan perkembangan penyakit pasien, sangat lah vital. Kecepatan pelayanan laboratorium merupakan salah satu faktor krusial yang memengaruhi pelayanan kesehatan di rumah sakit. Jika tidak optimal, dapat berdampak negatif pada layanan rumah sakit. Oleh karena itu, diperlukan penerapan Lean Six Sigma untuk meningkatkan efektivitas pelayanan laboratorium di Rumah Sakit. Metode: menggunakan pendekatan kajian literature review dengan Tujuan: mengetahui penerapan lean six sigma di laboratorium sebagai upaya untuk mengoptimalkan pelayanan rumah sakit. Simpulan: penerapan LSS pada pelayanan laboratorium RS menjadi salah satu indikator keberhasilan dalam terciptanya pelayanan laboratorium yang bermutu hal ini dilihat dari metode six sigma digunakan sebagai istilah statistik yang menunjukan tingkat penyimpangan proses dari keunggulan, dimana memungkinkan penemuan akan kecacatan dari produk maupun proses itu sendiri. Sedangkan metode lean bertujuan untuk mengurangi pemborosan dan meningkatkan nilai tambah produk atau jasa agar memberikan nilai kepada pelanggan.
Analisis Ketahanan Sistem Kesehatan Indonesia di Era Pandemi : Kajian Literature Komprehensif Mahardieka, Clarissa; Nashiroh, Alya Devia; Apriliyani, Mutia; Wasir, Riswandy
JIKES : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2024): Januari-Juni 2024
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pandemi Covid-19 menegaskan pentingnya ketahanan sistem kesehatan dalam menjaga keamanan negara. Artikel ini mengulas respons Indonesia terhadap pandemi ini, dengan fokus pada transformasi sistem kesehatan, strategi ketahanan nasional, dan upaya penguatan ketahanan masyarakat. Dengan menggunakan metode tinjauan sistematis, penelitian ini mengevaluasi upaya Indonesia dalam memperkuat sistem kesehatan dan merumuskan strategi ketahanan kesehatan nasional. Hasilnya menyoroti perlunya peningkatan kapasitas infrastruktur kesehatan, pengembangan sumber daya manusia, dan integrasi teknologi dalam sistem kesehatan. Kolaborasi lintas sektor dan partisipasi masyarakat menjadi kunci dalam membangun ketahanan kesehatan yang efektif dan responsif terhadap ancaman kesehatan global.
Strategi Membangun Kemitraan Multipihak Untuk Memperkuat Sistem Kesehatan: Studi Literatur Rahmadanti, mutia devani; Purba , Shofiyyah Salma; Wasir, Riswandy; Istanti, Novita Dwi
JIKES : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2024): Januari-Juni 2024
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemitraan merupakan bentuk kerja sama yang penting untuk dilakukan pembangunan kesehatan sebagai tanggungjawab bersama bagi keseluruhan sektor. Namun data peranan kemitraan multipihak kesehatan di Indonesia masih sulit ditemukan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kondisi dan strategi untuk membangun kemitraan kesehatan di Indonesia. Metode: Penelitian ini menggunakan metode literature review. Sumber data literature diperoleh melalui Google Scholar dan PubMed, Data penelitian diambil dari tahun 2020-2024. Hasil: Berdasarkan penelitian yang dilakukan telah didapat bahwa kondisi kemitraan telah melibatkan beberapa sektor terutama partisipasi masyarakat. Kemitraan sinergis menggabungkan sumber daya keuangan dan non-keuangan dari berbagai pihak untuk hasil terbaik. Kemitraan multipihak yang efektif melibatkan penerapan perubahan sistemik, transformasi institusi, pemberdayaan kelompok pemangku kepentingan, penanganan konflik secara konstruktif, komunikasi efektif, kolaborasi kepemimpinan, dan pembelajaran partisipatif. Simpulan: Kondisi kemitraan melibatkan sektor yang beragam, terutama partisipasi masyarakat, dalam upaya memadukan sumber daya untuk hasil optimal. Kemitraan multipihak yang efektif memperhatikan perubahan sistemik, transformasi institusi, pemberdayaan pemangku kepentingan, penanganan konflik, komunikasi, kolaborasi kepemimpinan, dan pembelajaran partisipatif.
Pengurangan Defect Untuk Meningkatkan Kualitas Rumah Sakit dengan Lean Six Sigma Nashiroh, Alya Devia; Mahardieka, Clarissa; Azzahra, Fitria Bustan Nurfianty; Iswanto, Acim Heri
JIKES : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2024): Januari-Juni 2024
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/jik.v2i2.843

Abstract

Rumah sakit menyediakan pelayanan rawat inap, rawat jalan, dan gawat darurat untuk melakukan pelayanan kesehatan individu dengan baik. Kualitas rumah sakit bisa diukur dengan kepuasan pasien, pelayanan kepada pasien, mutu rumah sakit, dan fasilitas rumah sakit. Salah satu cara untuk mewujudkannya adalah dengan mengurangi masalah yang berdampak pada kualitas rumah sakit yaitu defect dengan metode Lean Six Sigma. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengurangan defect untuk meningkatkan kualitas rumah sakit dengan Lean Six Sigma. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah literature review. Sebagai fasilitas yang selalu dibutuhkan masyarakat dan sebagai industri di bidang kesehatan, kualitas atau kepuasan pasien adalah hal yang perlu diusahakan. Rumah sakit perlu terus melakukan perbaikan dan perubahan secara berkala. Maka dari itu diperlukan metode Lean Six Sigma yang bertujuan untuk mengurangi defect dalam kualitas pelayanan rumah sakit. Berikut langkah-langkah dalam mengurangi defect dilakukan secara sistematis menggunakan DMAIC. Dengan melakukan pendefinisian (define), pengukuran (measure), penganalisaan (analyze), perbaikan (improve), dan pengendalian (control).
Perbandingan Dan Perkembangan Sistem Asuransi Kesehatan Di Negara Indonesia Dan Jepang Apriliyani, Mutia; Nashiroh, Alya Devia; Mahardieka, Clarissa; Wasir, Riswandy
JIKES : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2024): Januari-Juni 2024
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/jik.v2i2.845

Abstract

Perbandingan sistem asuransi kesehatan antara beberapa negara, khususnya Indonesia dan Jepang, menjadi fokus utama dalam tinjauan ini. Metode tinjauan sistematis digunakan dengan pencarian artikel yang relevan melalui Google Scholar dan PubMed. Hasil penelitian menunjukkan variasi karakteristik dan implementasi sistem asuransi kesehatan di setiap negara, dipengaruhi oleh faktor ekonomi, sosial budaya, dan politik. Meskipun Indonesia berusaha mewujudkan Universal Health Coverage (UHC) melalui program-program seperti JKN, tantangan seperti rendahnya partisipasi masyarakat masih ada. Di sisi lain, Jepang memiliki sistem asuransi kesehatan yang merata dan efisien. Pemahaman perbedaan dan persamaan dalam sistem asuransi kesehatan antar negara menjadi kunci untuk meningkatkan akses dan kualitas layanan kesehatan secara global. Saran diberikan untuk terus mempelajari dan memahami sistem kesehatan dari negara-negara maju dan berkembang, guna meningkatkan sistem kesehatan Indonesia dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakatnya.

Page 1 of 1 | Total Record : 8