cover
Contact Name
SYAFRIANI
Contact Email
syafrianifani@gmail.com
Phone
+6281276299789
Journal Mail Official
nuscjojournal@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Mutiara Cadika Blok A Nomor 5 Bangkinang Kota kabupaten Kampar Provinsi Riau Kode Pos 28411
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
NuCSJo : Nusantara Community Service Journal
ISSN : -     EISSN : 30646138     DOI : https://doi.org/10.70437/ncsj
NuCSJo: Nusantara Community Service Journal is a Community Service journal published by the LPPI Almahmudi bin Dahlan Foundation. It contains the results of community service and empowerment activities in the form of applications in various multidisciplinary fields. This journal is useful for professional staff, students, teaching staff, researchers, and others. The Nusantara Community Service Journal is published four times a year: March, June, September, and December. Nusantara Community Service Journal uses Turnitin plagiarism checks Mendeley for reference management and is supported by Crossref (DOI) Publisher: LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 3 (2025)" : 6 Documents clear
Pendampingan Strategi Implementasi Pembelajaran Multilingual bagi Guru SD di Kabupaten Ngada Noge, Maria Desidaria; Awe, Ermelinda Yosefa; Boa, Margaretha
NuCSJo : Nusantara Community Service Journal Vol. 2 No. 3 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/nsj1d403

Abstract

Tujuan utama kegiatan ini adalah memberikan penguatan kapasitas kepada para pendidik dalam merancang dan mengimplementasikan strategi pembelajaran multilingual yang kontekstual dan berbasis budaya lokal. Kegiatan ini melibatkan para guru Sekolah Dasar (SD) dari berbagai kecamatan yang dihadiri oleh para pengawas SD dan SMP se-Kabupaten Ngada. Materi yang diberikan mencakup teori dasar pembelajaran multilingual, peran bahasa daerah dalam pendidikan dasar, serta teknik integrasi bahasa ibu, bahasa Indonesia, dan bahasa asing dalam proses pembelajaran di kelas. Para peserta juga mendapatkan pelatihan langsung melalui sesi workshop untuk merancang perangkat ajar berbasis multilingual yang sesuai dengan karakteristik siswa dan lingkungan belajar mereka. Selain itu, kegiatan ini menjadi forum dialog terbuka antara guru, pengawas, dan pemangku kepentingan pendidikan mengenai tantangan dan peluang dalam penerapan pembelajaran multilingual di sekolah dasar. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan antusiasme tinggi dari para peserta, serta terciptanya komitmen bersama untuk menerapkan strategi pembelajaran multilingual secara berkelanjutan.
Peningkatan Pengetahuan Masyarakat dalam Memahami Stunting dan Bahaya Penyakit TBC di Wilayah Kerja Puskesmas Kopo Fahmi, Fahmi Fuadah; Natalia, Lidya; Prasetyo, Yunus Adhy; Sundariningsih, Sundariningsih; Ekawati, Dian; Permatasari, Mayang Januarti
NuCSJo : Nusantara Community Service Journal Vol. 2 No. 3 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/wf9cgd67

Abstract

Stunting dan tuberkulosis (TBC) merupakan dua masalah kesehatan prioritas yang membutuhkan perhatian serius di tingkat masyarakat. Tingkat pengetahuan yang rendah mengenai pencegahan stunting serta penularan dan bahaya TBC berkontribusi pada meningkatnya risiko kejadian kedua masalah kesehatan tersebut. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat dan kader kesehatan mengenai stunting serta penyakit TBC di RW 1 Kelurahan Situsaeur Kecamatan Bojongloa Kidul Bandung. Metode kegiatan meliputi penyuluhan interaktif, diskusi kelompok, demonstrasi materi kesehatan, dan pendampingan kader. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan masyarakat tentang penyebab, pencegahan, dan dampak stunting, serta pemahaman mengenai cara penularan, gejala, dan pencegahan TBC. Kader kesehatan dapat memberikan edukasi berkelanjutan dan memantau keluarga berisiko. Kegiatan ini berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran dan kesiapan masyarakat dalam mencegah stunting dan TBC secara mandiri.
Peningkatan Kesadaran Masyarakat tentang Pentingnya Dennis Brown Splint dalam Terapi Congenital Talipes Equinovarus di Kecamatan Jenar, Kabupaten Sragen Syafi’ie, Hisyam; Septiani, Anissa Eka
NuCSJo : Nusantara Community Service Journal Vol. 2 No. 3 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/ed123e27

Abstract

Congenital Talipes Equinovarus (CTEV) atau kaki pengkor merupakan salah satu kelainan kongenital yang paling sering dijumpai pada bayi baru lahir. CTEV adalah kelainan kompleks dimana kaki terputar ke dalam dan ke bawah sejak lahir, bersifat kaku dan tetap (Laloan et al., 2020). Congenital Talipes Equinovarus (CTEV) merupakan kelainan bawaan dengan angka kejadian 1-2 per 1000 kelahiran yang memerlukan penanganan dini menggunakan Dennis Brown Splint untuk mencegah deformitas permanen. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang CTEV dan penggunaan Dennis Brown Splint di Kecamatan Jenar, Kabupaten Sragen. Metode yang digunakan adalah penyuluhan kepada 50 ibu hamil dan kader kesehatan disertai pembagian booklet pada bulan Agustus-September 2024. Evaluasi dilakukan dengan pretest dan posttest menggunakan kuesioner 10 pertanyaan. Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata skor pemahaman sebesar 2,96 poin (dari 4,32 menjadi 7,28). Kegiatan ini berhasil meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang deteksi dini CTEV dan pentingnya penggunaan Dennis Brown Splint sebagai terapi konservatif. Puskesmas Jenar mendapatkan alat Dennis Brown Splint, booklet, dan leaflet untuk sosialisasi berkelanjutan.
Edukasi Pencegahan Stunting pada Balita di Posyandu Wilayah Kerja Puskesmas Kandai Kota Kendari Meliahsari, Renni; Akifah, Akifah; Ainiya, Suci Adilla; Indaryani, Tri Qhofifah; Septiani, Vanny
NuCSJo : Nusantara Community Service Journal Vol. 2 No. 3 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/ah2dwe71

Abstract

Stunting remains a chronic nutritional problem in Indonesia that affects children’s physical growth and development. Limited community knowledge regarding balanced nutrition and appropriate feeding practices contributes significantly to stunting prevalence. This community service activity aimed to improve knowledge and awareness of stunting prevention among mothers and the community through nutrition education. The method employed an interactive and participatory educational approach, including counseling sessions, discussions, question-and-answer activities, and leaflet distribution. The program was conducted in Kandai Village involving mothers of toddlers and posyandu cadres. The results indicated an improvement in participants’ understanding of stunting definition, risk factors, long-term impacts, the importance of nutrition during the first 1,000 days of life, exclusive breastfeeding, and appropriate complementary feeding practices. This educational intervention encouraged greater awareness of regular growth monitoring and the application of balanced nutrition in daily life to prevent stunting.
Penguatan Literasi Akad Muamalah Kontemporer pada Praktik Samsarah (Makelar), Dropshipping, Reseller, dan MLM bagi Ibu-Ibu Komunitas Sakinah Financial Kota Batu Roifah, Tri Nadhirotur; Yuana, Anik Gita; Fadila, Nurul
NuCSJo : Nusantara Community Service Journal Vol. 2 No. 3 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/p8ywvv26

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkuat literasi akad muamalah kontemporer pada praktik samsarah, dropshipping, reseller, dan Multi Level Marketing (MLM) di kalangan ibu-ibu Komunitas Sakinah Financial Kota Batu agar mampu menjalankan usaha secara sah, adil, dan sesuai prinsip syariah. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif-edukatif melalui tahapan analisis kebutuhan, edukasi fiqh muamalah, studi kasus dan simulasi akad, pendampingan partisipatif, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan signifikan pemahaman peserta terhadap prinsip fiqh muamalah, identifikasi akad bermasalah, dan kemampuan menentukan akad yang sah. Pendampingan juga mendorong transformasi nyata praktik usaha, khususnya perbaikan struktur akad dan peningkatan transparansi transaksi. Temuan ini menegaskan bahwa pendekatan berbasis rekonstruksi akad efektif dalam mencegah praktik muamalah bermasalah dan mendukung penguatan ekonomi keluarga yang berkeadilan serta berkelanjutan sesuai maqāṣid al-sharī‘ah
Program Barisan Pejuang Subuh (BPS) sebagai Upaya Revitalisasi Musala dan Penguatan Kepemimpinan Mahasiswa Rasyad, Muhammad Ashadi; Yudabangsa, Adrian; Malem, Zaidan Zikri; Furqan, Muhammad
NuCSJo : Nusantara Community Service Journal Vol. 2 No. 3 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/pstjf902

Abstract

Musholla as a community prayer space plays a strategic role in fostering spiritual and social development; however, many mushollas experience low attendance, particularly during Subuh prayer. The Barisan Pejuang Subuh (BPS) Program was implemented as an effort to revitalize musholla and strengthen students’ leadership in religious practices. This community service activity was conducted at Musholla Husnul Yaqin, Meurandeh Teungoh Village, on November 14, 2025, using a participatory approach through congregational Subuh prayer led by students, a religious sermon delivered by a lecturer, and communal breakfast with worshippers. Data were collected through observation, informal interviews, and documentation. The results indicate increased congregation attendance, positive community responses, and improved student confidence and competence in leading prayers. The program also strengthened social interaction between students and the community. It is recommended that the BPS program be implemented sustainably by involving musholla management and village authorities and expanded through follow-up activities such as regular Subuh studies and leadership training for youth.

Page 1 of 1 | Total Record : 6