cover
Contact Name
SYAFRIANI
Contact Email
syafrianifani@gmail.com
Phone
+6281276299789
Journal Mail Official
nuscjojournal@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Mutiara Cadika Blok A Nomor 5 Bangkinang Kota kabupaten Kampar Provinsi Riau Kode Pos 28411
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
NuCSJo : Nusantara Community Service Journal
ISSN : -     EISSN : 30646138     DOI : https://doi.org/10.70437/ncsj
NuCSJo: Nusantara Community Service Journal is a Community Service journal published by the LPPI Almahmudi bin Dahlan Foundation. It contains the results of community service and empowerment activities in the form of applications in various multidisciplinary fields. This journal is useful for professional staff, students, teaching staff, researchers, and others. The Nusantara Community Service Journal is published four times a year: March, June, September, and December. Nusantara Community Service Journal uses Turnitin plagiarism checks Mendeley for reference management and is supported by Crossref (DOI) Publisher: LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 134 Documents
Implementasi Ankle Foot Orthosis Desain Posterior Shell Jointed Plantarflexion Stop pada Rehabilitasi Pasien Pascastrok Anissa Eka Septiani; Muhammad Syaifuddin; Sisybania Sisybania; Hisyam Syafi’ie
NuCSJo : Nusantara Community Service Journal Vol. 3 No. 1 (2026): in progres
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah (lppi) Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/nucsjo.v3i1.403

Abstract

Strok merupakan gangguan cerebrovascular yang ditandai dengan defisit neurologis akibat iskemia atau perdarahan pada jaringan otak, dan menjadi salah satu penyebab utama kecacatan fisik jangka panjang, termasuk drop foot dan deformitas metatarsus adductus, yang berdampak signifikan terhadap kemampuan fungsional dan kualitas hidup penderita. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan Jointed Plantar Stop Ankle Foot Orthosis (AFO) kepada seorang pasien pascastrok kedua yang sedang menjalani program rehabilitasi fisioterapi. Metode yang diterapkan adalah pelayanan ortotik klinis langsung berbasis bukti, mencakup tahapan assessment, casting, rectification, fabrication dari bahan polyethylene dengan sendi plantar stop, fitting, pelatihan penggunaan alat, serta evaluasi pola berjalan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa AFO yang diberikan mampu mencegah toe drag dan foot slap, memperbaiki alignment deformitas metatarsus adductus, serta meningkatkan stabilitas dan keseimbangan saat berjalan. Pasien dan keluarga melaporkan tingkat kepuasan yang tinggi terhadap fungsi alat ortosis yang diberikan. Kegiatan ini menegaskan pentingnya intervensi ortotik yang terkoordinasi dengan program fisioterapi dalam mendukung pemulihan fungsional pasien pasca strok.
Pemberdayaan Guru pada Screnning Refleks Primitif Anak di SLB Kota Jambi Wanti Hasmar; Faridah Faridah
NuCSJo : Nusantara Community Service Journal Vol. 3 No. 1 (2026): in progres
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah (lppi) Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/nucsjo.v3i1.446

Abstract

Children with physical disabilities often experience motor development disorders influenced by the delayed integration of primitive reflexes. Retained primitive reflexes can hinder the development of a child's posture, balance, coordination, and functional motor skills. Therefore, an intervention program is needed to facilitate primitive reflex integration and improve the motor abilities of children with physical disabilities. The objective of this community service activity was to provide education on primitive reflex screening to teachers at a Special School (SLB) in Jambi City. The methods employed included lectures, discussions (Q&A sessions), and demonstrations of primitive reflex screening, conducted between April and July 2026. The activity targeted teachers at SLB Negeri Sri Soedewi, aiming to ensure they understood primitive reflex screening in the context of child growth and development. This initiative sought to inform teachers at SLB Negeri Sri Soedewi about primitive reflex screening—specifically the assessment of retained primitive reflexes—to enhance the motor skills of special education students; the session lasted 45–60 minutes and involved nine teachers. The outcome was an increase in the teachers' knowledge regarding primitive reflex integration and child development, as well as their ability to successfully re-demonstrate the integration techniques.
Pengembangan Sistem Informasi Kesehatan Ibu Hamil Berbasis Mobile Untuk Digitalisasi Buku Pink Hamra Hamra; Asriyani Ismail; Abdi Enal Wahyudi
NuCSJo : Nusantara Community Service Journal Vol. 3 No. 1 (2026): in progres
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah (lppi) Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/nucsjo.v3i1.464

Abstract

  Kesehatan ibu hamil merupakan aspek penting dalam kesehatan masyarakat yang memerlukan monitoring berkelanjutan. Buku kesehatan ibu dan anak (buku pink)yang saat ini masih berbentuk fisik memiliki keterbatasan dalam hal aksebilitas, resiko kehilangan data, dan kesulitan monitoringreal-time. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem informasi kesehatan ibu hamil berbasis mobile yang dapat mendigitalisasi data buku pink sehingga memudahkan ibu hamil, bidan dan admin dan admin dalam melakukan pelacakan, monitoring, dan konsultasi kesehatan kehamilan. Metode pengembangan yang digunakan adalah metode waterfall dengan tahapan analisiskebutuhan, desain sistem, implementasi,testing dan maintenance. Sistem dikembangkan berbasis android dengan fitur utama meliputi kelola data pengguna, kelola konten edukasi, monitoring aktivitas kehamilan, kelola profil kehamilan, lihat dan unduh rekan medis, lihat jadwal pemeriksaan, konsultasi online, login, registrasi dan logout. Hasil penelitian menunjukan bahwa sistem berhasil dikembangkan dengan tiga tingkatakses pengguna yaitu admin, ibu hamil, dan bidan. sistem mampu mengolah data kehamilan secara digital, menyediakankonten edukasi kesehatan, mempasilitasi konsultasi jarak jauh, dan menghasilkan laporan rekam medis dalam format PDF.Penguji sistem menunjukkan bahwa aplikasi dapat berjalan dengan baik dan memenuhi kebutuhan pengguna dalam digitalisasi layanannkesehatan ibu hamil.  
Pemberdayaan Generasi Z melalui Literasi Keuangan Syariah dalam Menghadapi Perilaku Konsumtif di Era Digital Tri Nadhirotur Roifah; Zahida I'tisoma Billah; Yeni Kartikawati
NuCSJo : Nusantara Community Service Journal Vol. 3 No. 1 (2026): in progres
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah (lppi) Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/nucsjo.v3i1.468

Abstract

Transformasi digital menghadirkan kemudahan transaksi sekaligus meningkatkan risiko perilaku konsumtif Generasi Z, seperti pembelian impulsif, Fear of Missing Out (FOMO), dan penggunaan paylater yang kurang terencana. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkuat literasi keuangan syariah Generasi Z melalui pendekatan Participatory Action Research(PAR). Kegiatan dilaksanakan pada Karang Taruna Desa Mengen, Bondowoso, melalui tahapan identifikasi masalah, edukasi, refleksi, perencanaan tindakan, dan evaluasi. Data diperoleh melalui observasi, diskusi, wawancara singkat, lembar refleksi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif-kualitatif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan kesadaran peserta dalam membedakan kebutuhan dan keinginan, menyusun anggaran, mencatat pengeluaran, mengenali pengaruh FOMO, memahami risiko paylater, serta mengendalikan konsumsi digital. Peserta juga mulai menghubungkan keputusan finansial dengan prinsip riba, gharar, maysir, israf, tabzir, dan hifz al-mal. Kegiatan ini menunjukkan bahwa PAR yang terintegrasi dengan literasi keuangan syariah dapat menjadi model pemberdayaan yang relevan untuk membangun perilaku finansial yang lebih sadar, terencana, moderat, dan berorientasi pada kemaslahatan. Pengembangan selanjutnya perlu dilakukan melalui pendampingan berkelanjutan serta pengukuran pre-test–post-test dan longitudinal untuk menguji keberlanjutan perubahan perilaku.