cover
Contact Name
Yesy Kusumawati
Contact Email
yesykusumawati75@kahuripan.ac.id
Phone
+628179322344
Journal Mail Official
jurnal.abdikmas@kahuripan.ac.id
Editorial Address
Univesitas Kahuripan Kediri Jl. PB Sudirman No. 27 Kecamatan Pare - Kabupaten Kediri
Location
Kab. kediri,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 27459993     EISSN : 28297768     DOI : -
Jurnal Abdikmas merupakan Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat yaitu jurnal pengembangan dan penerapan Ipteks yang memuat publikasi hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat, model atau konsep dan atau implementasinya dalam rangka peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan, pemberdayaan masyarakat atau pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat. Jurnal Abdikmas diterbitkan dua kali dalam setahun (Mei dan November) oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Kahuripan Kediri
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 90 Documents
PENDAMPINGAN MANAJEMEN KEUANGAN PADA PETERNAK LEBAH MADU DI KABUPATEN NGANJUK Choirul Hana; Riswan Eko Wahyu Susanto; Rico Anggriawan
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 1 No. 1 (2020): Jurnal Abdikmas
Publisher : LPPM Universitas Kahuripan Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Madu adalah zat manis alami yang dihasilkan lebah dengan bahan baku nektar bunga. Pada saat musim penghujan nektar sulit ditemukan karena tidak ada tanaman yang berbunga. Hal tersebut menyebabkan madu yang dihasilkan oleh peternak lebah madu mengalami penurunan yang sangat drastis, menurut pengalaman Bapak Bahrudin dari 80 kotak lebah madu yang dimiliki ketika musim hujan hanya mampu bertahan 10 kotak lebah madu, pada masa seperti ini bisa disebut sebagai masa paceklik. Tidak adanya nektar bunga ini membuat peternak lebah madu harus mengganti nektar tersebut dengan cairan gula. Dalam setiap minggunya untuk memberi makan lebah madu dalam 100 box membutuhkan 50 kg gula pasir. Gula pasir ini dicairkan kemudian dimasukan dalam box sebagai pengganti nektar agar lebah madu dapat bertahan hidup. Pada masa seperti ini madu yang dihasilkan oleh lebah tidak boleh dipanen karena mengandung banyak glukosa atau dikalangan peternak lebah madu di sebut madu aspal (asli tapi palsu), tetapi untuk peternak madu yang tidak memperhatikan kualitas madunya mereka tetap memanenya. Sedangkan untuk menghasilkan madu yang berkualitas harus benar – benar berasal dari nektar. Hal tersebut semakin memperburuk kondisi keuangan peternak lebah madu dimana tetap mengeluarkan biaya untuk perawatan lebah madu tetapi tidak ada pendapatan karena madu tidak dapat dipanen. Kondisi paceklik seperti ini membuat peternak lebah madu mencari sumber pendanaan dari berbagai lembaga keuangan baik perbankan maupun lembaga keuangan bukan bank namun sulit mendapatkanya karena mereka tidak memiliki laporan keuangan yang tersusun dengan baik sehingga untuk mendapatkan pendanaan yang cepat mereka harus menjual asset pribadinya. Ketika musim panen mereka menginvestasikanya kembali. Berdasarkan analisis permasalahan tersebut diatas, pengabdi memberikan solusi dengan melakukan pendampingan penyusunan laporan keuangan dan manajemen keuangan untuk mendapatkan pendanaan di lembaga keuangan dan tidak lagi menjual aset pribadi. Metode pelaksanaan pengabdian ini adalah interview, sosialisasi dan pendampingan. Dari pelaksanaan pengabdian tersebut luaran kegiatan yang akan dicapai adalah adalah publikasi di jurnal nasional ber ISSN, video pelaksanaan yang dapat diakses di youtube, publikasi di media cetak, buku referensi dan karya seni terapan. Kata kunci: Manajemen, Keuangan, Peternak, Lebah, Madu Abstract Honey is a naturally sweet substance produced by bees from flower nectar. During the rainy season, nectar is hard to find because there are no flowering plants. This causes the honey produced by honey bee breeders to experience a very drastic decline. According to Mr. Bahrudin's experience, from the 80 honey bee boxes he owned during the rainy season, only 10 boxes of honey bees can last. The absence of flower nectar makes honey beekeepers have to replace the nectar with liquid sugar. In every week to feed honey bees in 100 boxes requires 50 kg of sugar. This granulated sugar is liquefied and then put in a box as a substitute for nectar so that the honey bees can survive. At times like this, honey produced by bees should not be harvested because it contains a lot of glucose or honey bee breeders call it asphalt honey (real but fake), but for honey farmers who do not pay attention to the quality of the honey they still harvest it. Meanwhile, to produce quality honey must really come from nectar. This worsens the financial condition of honey bee farmers, where they still pay for honey bee care but they have no income because honey cannot be harvested. This poor condition makes honey bee breeders look for sources of funding from various financial institutions, both banks and non-bank financial institutions, but it is difficult to get them because they do not have well-structured financial reports so that to get fast funding they have to sell their personal assets. When it's harvest season they reinvest it. Based on the analysis of the problems mentioned above, the service provider provides a solution by assisting in the preparation of financial reports and financial management to obtain funding at financial institutions and no longer sell personal assets. The method of implementing this service is interview, socialization and mentoring. From the implementation of this service, the outputs of the activities to be achieved are publications in national journals with ISSN, implementation videos that can be accessed on YouTube, publications in printed media, reference books and applied art works. Keywords: Management, Finance, Breeders, Bees, Honey
PENTINGNYA E-COMMERCE BAGI UMKM PADA MASA PANDEMI DI RT. 03 KAMPUNG SURODADI, SISWODIPURAN, BOYOLALI eka waliyati; Dwi Suci Lestariana; Nanik Sutarni
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 1 No. 2 (2021): Jurnal Abdikmas
Publisher : LPPM Universitas Kahuripan Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pandemi Covid-19 yang sudah dua tahun ini terjadi hampir di seluruh negara di dunia tak terlepas juga di Indonesia memberikan pengaruh yang besar di dunia perekonomian, terutama dirasakan oleh para pelaku UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menngah). Hal ini mendorong pemerintah dan berbagai para pemangku kepentingan di pemerintah daerah termasuk perguruan tinggi untuk turut serta memulihkan perekonomian yang dimulai dari skala mikro khususnya UMKM. Salah satu gerakan yang dapat digunakan yaitu dengan pemanfaatan e-commerce. Artikel ini merupakan hasil kajian tentang implementasi e-commerce di UMKM Kampung Surodadi, Siswodipuran, Boyolali melalui kegiatan pengabdian masyarakat dosen dan mahasiswa dalam bentuk kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN). Metode pelaksanaan kegiatan adalah menggunakan metode penyuluhan. Berdasarkan hasil kajian dapat ditarik kesimpulan bahwa aplikasi e-commerce terbukti mampu meningkatkan penjualan bagi UMKM dan mampu bersaing dengan UMKM lainnya. Kata kunci: e-commerce, pandemi covid-19, UMKM Abstract The Covid-19 pandemic, which has occurred in almost all countries in the world for the past two years, cannot be separated from Indonesia, which has a great influence on the world economy, especially felt by MSME actors (Micro, Small and Medium Enterprises). This encourages the government and various stakeholders in local governments including universities to participate in restoring the economy starting from the micro scale, especially MSMEs. One movement that can be used is the use of e-commerce. This article is the result of a study on the implementation of e-commerce in MSMEs in Surodadi Village, Siswodipuran, Boyolali through community service activities for lecturers and students in the form of Real Work Lecture (KKN) activities. The method of implementing the activity is using the extension method. Based on the results of the study, it can be concluded that e-commerce applications are proven to be able to increase sales for MSMEs and are able to compete with other MSMEs. Keyword: e-commerce, pandemi covid-19, UMKM
PENDAMPINGAN PENINGKATAN NILAI EKONOMI KOMODITAS GULA TUMBU MENJADI PERMEN BAGI MASYARAKAT KABUPATEN KUDUS Elizabeth Betty Elok Kristiani; Agna Sulis Krave
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 1 No. 2 (2021): Jurnal Abdikmas
Publisher : LPPM Universitas Kahuripan Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51158/abdikmas.v1i2.487

Abstract

Abstrak Gula tumbu, sebagai usaha home industry warga Desa Soco maupun Desa Samirejo, Kecamatan dawe, Kabupaten Kudus, Jawa Tengahmemiliki kendala berupa rendahnya harga jual sehingga muncul kecenderungan modal tidak bekembang tetapi malah habis.Kegiatan ini bertujuan untuk mendampingi masyarakat pengusaha gula tumbu untuk dapat meningkatkan nilai ekonomi gula tumbu menjadi permen. Kegiatan berupa pengayaan teori, praktek bersama pendamping dan praktek mandiri, serta evaluasi pembuatan permen dari gula tumbu. Ada empat kelompok yang terlibat dalam pembinaan ini yaitu dua kelompok beranggotakan ibu rumah tangga, satu kelompok beranggotakan pemudi desa, dan satu kelompok lagi beranggotakan para muda yang berstatus mahasiswa.Masyarakat sangat antusias dalam mengikuti setiap tahapan kegiatan. Melalui praktek secara nyata, masyarakat dapat memahami lebih nyata baik teori, praktek, dan cara mengatasi kendala yang muncul dalam pembuatan permen dari gula tumbu. Kata kunci: Gula tumbu, permen, kabupaten kudus. Abstract Tumbu sugar is a home industry business for residents of Soco and Samirejo Village, Dawe District, Kudus Regency, Central Java. Due to the obstacle of the low selling price, however, their capitals tend to run out instead of developing. This program aims to assist the community of tumbu sugar entrepreneurs to be able to increase the economic value of tumbu sugar by turning it into candy. The activities included weretheoretical enrichment, assisted and independent practice, as well as evaluation of thecandy production from tumbu sugar. Four groups from the village took part in this coaching, namely two groups consisting of housewives, one group consisting of young women, and one group consisting of university students. The community participated in every stage of the activities enthusiastically. Through direct practice, the community could better understand the theories, implementation, and ways to overcome the obstacles faced during the production ofcandy from tumbu sugar. Key words: tumbu sugar, candy, Kudus Regency.
PELATIHAN PEMBUATAN MASKER KAIN SEBAGAI UPAYA ALTERNATIF PENANGGULANGAN COVID-19 DI DESA MANGGIS LEKSONO KABUPATEN WONOSOBO Atikah Fitri Setya Anjani; M. Trihudiyatmanto
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 1 No. 2 (2021): Jurnal Abdikmas
Publisher : LPPM Universitas Kahuripan Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51158/abdikmas.v1i2.488

Abstract

Abstrak Pandemi Covid-19 yang sudah berlangsung selama lebih dari 1 tahun mengharuskan manusia hidup berdampingan dengan virus selama menjalankan aktivitasnya. Penggunaan masker adalah salah satu upaya meminimalisir penularan virus. Tingginya kebutuhan terhadap masker kedokteran menimbulkan kelangkaan di pasaran. Untuk itu, dibutuhkan alternatif untuk mengatasi kelangkaan tersebut dengan menggunakan masker kain yang dapat digunakan sehari-hari ditengah aktivitas menghadapi krisis kesehatan saat ini. Tujuan kegiatan KPM Tematik ini yaitu menstranfer keterampilan menjahit kepada ibu-ibu sekitar yang tergabung dalam anggota PKK Desa Manggis sekaligus mendukung program desa dalam kegiatan razia masker dengan memproduksi 100 pcs masker buat warga. Penerapan aktivitas dilaksanakan sepanjang 1 minggu meliputi survei posisi, analisis permasalahan, dialog penentuan agenda aktivitas dengan pihak desa serta mitra, sosialisasi aktivitas kepada calon sasaran binaan, aktivitas inti meliputi pembukaan, pelatihan, pendampingan serta peyerahan produk. Keberhasilan aktivitas ini terukur dari terciptanya keahlian partisipan sehingga sasaran pembuatan 100 masker tercapai. Reaksi partisipan pada aktivitas ini sangat baik ditandai dengan antusiasme perserta mencapai 100% kedatangan partisipan tiba tepat waktu sampai aktivitas ini berakhir. Kegiatan pengabdian masyarakat ini diakhiri dengan penyerahan 100 pcs masker kepada perwakilan Pemerintah Desa Manggis untuk dibagikan kepada masyarakat. Kata kunci: Pelatihan, Masker, dan Covid-19 Abstract The Covid-19 pandemic, which has been going on for more than 1 year, requires humans to live side by side with the virus during their activities. The use of masks is an effort to minimize transmission of the virus. The high need for masks, especially medical masks, is causing scarcity in the market. For that, an alternative is needed to overcome this scarcity by using cloth masks that can be used daily in the midst of activities facing the current health crisis. The purpose of this Thematic KPM activity is to transfer sewing skills to local women who are members of the Manggis Village PKK as well as support the village program in mask raids by producing 100 pcs of masks for the community. The implementation of activities was carried out for 1 week including location surveys, problem analysis, discussions on determining activity schedules with villages and partners, socializing activities to targeted target candidates, core activities including opening, training, mentoring and product delivery. The success of this activity can be measured by the creation of participant skills so that the target of making 100 masks is achieved. The response of the participants in this activity was very good, marked by the enthusiasm of the participants, namely 100% of the attendance of the participants came on time until the activity ended. This community service activity ended with the handing over of 100 masks to the Head of Manggis Village to be distributed to the community when carrying out mask raids. Keyword: Training, Mask, and Covid-19
PELATIHAN PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN DAN PAJAK KOPERASI DI KOPERASI ASWAJA MITRA MANDIRI BLITAR Linawati Linawati; Diah Nurdiwaty; Dyah Ayu Paramitha
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 1 No. 2 (2021): Jurnal Abdikmas
Publisher : LPPM Universitas Kahuripan Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51158/abdikmas.v1i2.489

Abstract

Abstrak Seiring berkembangnya kegiatan koperasi Aswaja Mitra Mandiri Blitar, pengurus menyadari kekurangan dalam hal keterampilan dan kompetensinya. Dirasa begitu besar pengaruh kesuksesan koperasi atas peran kompetensi pengurusnya dalam pengelolaan, maka sangat dibutuhkan pemahaman dan keterampilan pengurus atas laporan keuangan dan perpajakannya. Kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dan pengetahuan para pengurus Koperasi Aswaja Mitra Mandiri Blitar dalam penyusunan laporan keuangan serta pemahaman pajak yang harus diterapkan pada koperasi. Pelatihan dilaksanakan secara daring menggunakan aplikasi zoom meeting. Adapun metode yang digunakan adalah ceramah diskusi, unjuk kerja dan pos test. Pelaksanaan pengabdian masyarakat pada Kopearsi Aswaja Mitra Mandiri telah berhasil. Antusiasme para pengurus untuk mengikuti pelatihan direspon dengan baik, dengan kkriteria ketercapaian pada tingkat kehadiran, keaktifan, hasil unjuk kerja dan post test. Berdasarkan hasil post test yang dilakukan untuk mengukur pemahaman materi penyusunan laporan keuangan koperasi dan perpajakan koperasi, pemahaman para pengurus koperasi sudah cukup baik . Kata kunci : koperasi, laporan keuangan, perpajakan Abstract As the activities of the Aswaja Mitra Mandiri Blitar cooperative developed, the management realized that they lacked skills and competencies. It is felt that the success of the cooperative has a huge influence on the competence role of the management in management, so it is necessary to have an understanding and skill of the management on financial and tax reports. This training activity aims to improve the competence and knowledge of the management of the Aswaja Mitra Mandiri Blitar Cooperative in preparing financial reports as well as understanding the taxes that must be applied to the cooperative. The training is carried out online using the zoom meeting application. The methods used are lecture discussions, performance and post test. The implementation of community service at Kopearsi Aswaja Mitra Mandiri has been successful. The enthusiasm of the administrators to take part in the training was responded well, with the criteria for achievement in attendance, activeness, performance results and post tests. Based on the results of the post test conducted to measure the understanding of cooperative financial report preparation materials and cooperative taxation, the understanding of the cooperative management is quite good.Keywords: cooperatives, financial reports, taxation
PENINGKATAN KAPASITAS KELOMPOK WANITA TANI (KWT) MEKAR BERSEMI di MASA PANDEMI COVID 19 MELALUI PEMBUATAN SABUN ORGANIK Dwi Suci Lestariana; Eni Kusumawati
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 1 No. 2 (2021): Jurnal Abdikmas
Publisher : LPPM Universitas Kahuripan Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51158/abdikmas.v1i2.500

Abstract

Abstrak Kelompok wanita tani (KWT) sebagai organisasi kemasyarakatan beranggotakan para wanita pegiat tani maupun ibu rumah tangga untuk melakukan kegiatan bersama khususnya di bidang pertanian. Untuk menciptakan kemandirian KWT dalam menjalankan organisasinya diperlukan adanya pendampingan dari perguruan tinggi untuk meningkatkan kapasitas anggota KWT. Pelatihan pembuatan sabun organik diberikan kepada anggota KWT “Mekar Bersemi” dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan anggota KWT akan pemanfaatan limbah rumah tangga berupa minyak jelantah dan produk pertanian menjadi sabun organik, karena keberadaan sabun sangat bermanfaat bagi masyarakat di masa pandemi sebagai sarana untuk memutus mata rantai penyebaran virus. Metode pengabdian masyarakat dilaksanakan dengan 3 tahap yaitu wawancara, sosialisasi, dan pelatihan. Dari hasil pengabdian masyarakat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan ketrampilan dan pengetahuan anggota KWT “Mekar Bersemi” terkait cara pembuatan sabun organik dan dampak minyak jelantah pada kesehatan tubuh dan kelestarian lingkungan. Anggota KWT “Mekar Bersemi” merasa puas atas kegiatan yang dilaksanakan oleh Universitas Boyolali dan Universitas Muhammadiyah Bandung. Kata kunci: kelompok wanita tani, minyak jelantah, pengabdian masyarakat, sabun, produk pertanian Abstract The women farmer group (KWT) as a community organization consists of women farmer activists and housewives to carry out joint activities, especially in the agricultural sector. To create the independence of KWTs in running their organizations, assistance from universities is needed to increase the capacity of KWT members. Organic soap making training was given to KWT members "Mekar Bersemi" with the aim of increasing the knowledge and skills of KWT members regarding the use of household waste in the form of used cooking oil and agricultural products into organic soap, because the presence of soap is very beneficial for the community during a pandemic period as a means of breaking the chain of spread of the virus. The community service method is carried out in 3 stages, namely interviews, socialization, and training. From the results of community service, it was concluded that there was an increase in the skills and knowledge of the KWT "Mekar Bersemi" members regarding how to make organic soap and the impact of used cooking oil on body health and environmental sustainability. KWT members "Mekar Bersemi" were satisfied with the activities carried out by Boyolali University and Muhammadiyah University of Bandung. Keyword : women farming groups, used cooking oil, community service, soap, agricultural products
SOSIALISASI DAN PELATIHAN PEMBIBITAN TANAMAN STROBERI PADA KARANG TARUNA 86 DESA SEMANDING-PARE-KEDIRI Dwi Apriyanti Kumalasari; CHITRA DEWI YULIA CHRISTIE; NIA AGUS LESTARI; Novi Priyambodo; Hasbi Ashshiddiqi W K; Khusniyah Khusniyah; Imam Suhaimi
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 1 No. 2 (2021): Jurnal Abdikmas
Publisher : LPPM Universitas Kahuripan Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51158/abdikmas.v1i2.517

Abstract

Abstrak Tanaman stroberi merupakan tanaman buah herba, dimana tanaman ini dahulunya sulit dikembangkan didaerah tropis seperti di Indonesia, tanaman ini menyukai suhu dingin. Akan tetapi seiring dengan perkembangan keilmuan dan teknolologi, tanaman stroberi dapat dibudidayakan didaerah tropis dan di Indonesia sekarang ini sudah banyak yang melakukan pembudidayaan terhadap tanaman ini. Pembudidayaan tanaman ini tidaklah terlepas dari pembibitan, untuk pembibitan tanaman ini dapat dilakukan melalui vegetative maupun generative. Sosialisasi dan pelatihan terhadap masyarakat mengenai pembibitan ini akan menjadi penting dan dapat menambah pengetahuan serta lebih mendekatkan tanaman stroberi pada masyarakat, dalam hal ini masyarakat disini ialah Karang Taruna 86 Desa Semanding-Pare-Kediri. Semua peserta mampu mempraktekkan pembibitan strawberi baik menggunakan persemaian biji, maupun menggunakan tunas baru. Peserta mengaku senang dengan acara PKM tersebut karena menambah wawasan pengetahuan dan menambah keahlian pemuda pemudi karang taruna. Kata kunci: Sosialisasi Pembibitan, Tanaman Stoberi, Pelatihan Pembibitan, Karang Taruna. Abstract Strawberry plant is a herbaceous fruit plant, where this plant was previously difficult to develop in tropical areas such as Indonesia, this plant likes cold temperatures. However, along with scientific and technological developments, strawberry plants can be cultivated in the tropics and in Indonesia now many have cultivated this plant. Cultivation of this plant can not be separated from nurseries, for breeding this plant can be done through vegetative or generative. Socialization and training to the community regarding this nursery will be important and can increase knowledge and bring strawberry plants closer to the community, in this case the community here is Karang Taruna 86 Semanding-Pare-Kediri Village. All participants were able to practice breeding strawberries either using seed nurseries or using new shoots. Participants admitted that they were happy with the PKM event because it added insight to knowledge and increased the skills of youth and youth organizations. Keyword: Nursery Socialization, Strawberry Plants, Nursery Training, Youth Organizations.
PENDAMPINGAN TEKNIK GERAKAN RENANG GAYA DADA BAGI PESERTA SELEKSI KEDINASAN TNI-POLRI TAHUN 2021 DI SWIMMING CAMP KEDIRI Imam Sugeng; Nanda Iswayudi; Imam Suhaimi; Stevanus Gatot Supriyadi
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 1 No. 2 (2021): Jurnal Abdikmas
Publisher : LPPM Universitas Kahuripan Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Swimming Camp salah satu klub renang yang bermarkas di jl Selomangkleng, Kec. Mojoroto, Kota Kediri yang bertujuan untuk mencetak bibit-bibit atlet unggulan baik perempuan maupun laki-laki dan membuka kelas privat bagi putra putri yang akan mendaftar kedinasan Polri dan TNI. Swimming camp memiliki jumlah siswa siswi yang akan mendaftar kedinasan Polri dan TNI sebanyak 20 anak. Kegiatan pengabdian masyarakat ini memberikan pendampingan tentang bagaimana pembetulan teknik renang gaya dada. Tujuan harapan dalam pengabdian masyarakat ini yaitu untuk memberikan pengetahuan dan meningkatkan teknik gerakan renang gaya dada bagi peserta yang akan mengikuti seleksi kedinasan TNI-POLRI Tahun 2021. Hasil dari pengabdian masyarakat di swimming camp kediri ini memberikan hasil sebagai berikut: : (a) meningkatnya pengetahuan pemahaman siswa siswi yang akan mengikuti tes seleksi kedinasan TNI-POLRI tentang Teknik renang gaya dada. (b) meningkatnya keterampilan dan teknik pembetulan oleh coach swimming camp Kediri tentang renang gaya dada.
PENGENALAN MANAJEMEN HIDUP SEHAT PADA ANAK MELALUI PENERAPAN PROTOKOL KESEHATAN COVID-19 DI PANTI ASUHAN AR-RISALAH HIDAYATULLAH KOTA KEDIRI Tuwis Hariyani; Stevanus Gatot Supriyadi; Yesy Kusumawati; Rini Ratna Nafita Sari; Ita Yoeli Astari; Eko Prasetyo; Petty Arisanti
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 1 No. 2 (2021): Jurnal Abdikmas
Publisher : LPPM Universitas Kahuripan Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keadaan ekonomi yang serba sulit dimasa pandemi covid-19 ini mengharuskan masyarakat harus tetap melakukan kegiatan-kegiatan meskipun dalam aktifitas yang sangat terbatas. Kegiatan-kegiatan tersebut harus tetap dilakukan tetapi harus menerapkan protokol kesehatan yang harus ditaati guna menghindari terjangkitnya virus corona. Manajemen hidup sehat dalam masa pandemi ini adalah bagaimana merencanakan, mengorganisasikan, mengarahkan, dan mengawasi bagaimana berperilaku hidup sehat guna terhindar dari virus corona yaitu dengan menghindari faktor-faktor yang bisa menyebabkan terinfeksi virus corona dan menerapkan gaya hidup sehat. Metode pengabdian masyarakat dalam bentuk penyuluhan dengan peserta anak-anak Panti Asuhan Ar-Risalah Hidayatullah Kota Kediri. Hasil dari pelaksanaan pengabdian ini adalah (1) meningkatnya pemahaman anak-anak panti asuhan akan bahaya dari virus corona (2) meningkatnya pengetahuan tentang bagaimana cara-cara pencegahan terinfeksi virus corona (3) bertambahnya pengetahuan bagaimana cara mencuci tangan yang benar (4) meningkatnya pengetahuan bagaimana menjaga daya tahan tubuh dengan pola hidup sehat (5) mengetahui bagaimana langkah-langkah menerapkan gaya hidup sehat
EFEKTIVITAS TANYA JAWAB SEBAGAI METODE PENGULANGAN MATERI DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA TERHADAP MATERI PELAJARAN SAAT DARING Ilyas Adhi Purba; Zuraidah Zuraidah
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 1 No. 2 (2021): Jurnal Abdikmas
Publisher : LPPM Universitas Kahuripan Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51158/abdikmas.v1i2.553

Abstract

Abstrak Sejak merebaknya wabah pandemi di negeri ini, segala tatanan kehidupan negara ini juga berubah menyesuaikan keadaan sekarang. Termasuk dalam bidang pendidikan, sistem pembelajaran tatap muka diubah menjadi sistem pembelajaran daring. Terkadang dalam pembelajaran tatap muka, para siswa masih banyak yang tidak paham terkait materi pelajaran yang disampaikan. Sebagian besar siswa berpendapat bahwa dalam pembelajaran daring, mereka memiliki kesulitan untuk memahami materi pelajaran. Tujuan penelitian ini adalah menemukan metode yang tepat untuk membantu para siswa memahami materi pelajaran saat pembejalaran daring. Peneliti menerapkan metode PAR dalam untuk meneliti efektifitas metode tanya jawab sebagai pengulangan materi kepada para siswa yang dijadikan sampel. Berdasarkan hasil penelitian, menunjukkan bahwa metode tanya jawab sebagai pengulangan materi cukup efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi pelajaran yang telah disampaikan. Kata Kunci: Metode, Tanya jawab, Pembelajaran, Daring Abstract Since the outbreak of the pandemic epidemic in this country, all the life order this country changes according to the current situation. Including in the field of education, the face to face learning system is changed to online learning. Sometimes in face to face learning,there are still many students don’t understand related the subject matter has been delivered. Most students think that in online learning, they have difficulty understanding the subject matter. The purpose of this research is to find the right method to help students understand the subject matter when online learning. Researchers apply the PAR (Parcitipatory Action Research) method to examine the effectiveness of the question and answer method as repetition of material to the students who are sampled. Based on the results of research, it shows that the question and answer method as repetition of materials is quite effective in increasing students understanding of the subject matter that has been delivered. Keywords: Method, Question answer, Learning, Online