cover
Contact Name
Joko Priyanto Wibowo
Contact Email
jp.wibowo@umbjm.ac.id
Phone
+6281258971240
Journal Mail Official
journal@umbjm.ac.id
Editorial Address
KOTA BANJARMASIN, KALIMANTAN SELATAN
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Borneo Community Development
ISSN : -     EISSN : 28096185     DOI : -
Borneo Community Development (BCD) is a journal that publishes scientific articles in the field of community service. This journal accepts articles from community development activities from various fields.
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 2 (2024)" : 11 Documents clear
Program Ayu Ting-Ting (Atasi Yuk stunTing, Itu penTing) Bersama Kita Entaskan Stunting Melalui DASHAT (Dapur Sehat Atasi Stunting) Muhammad Anshari; Herda Ariyani; Dewi Nurhanifah; Ach Lutfi Arianto; Aina Habibah; Amalia Safitri; Anisa Fitri Syahrida; Fatimatul Zahra; Maulinda Nur Pramudyas; Muhammad Naufal Rismana; Vivi Mardiani; Wanda Syahrina; Annisa Dwi Oktaviana
Borneo Community Development Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : UMBanjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35747/bcdj.v3i2.795

Abstract

Stunting is an urgent issue to be addressed seriously and collaboratively. The purpose of this activity is to understand to the community of Village Bi-ih about the importance of preventing stunting, improvement of the consumption of public food from various available, nutritious and affordable foods through training Healthy Food Menu as well as the development of Healthy Lifestyle. The method of implementation of community service is carried out with the method of participatory approach where the entire activity involves partners and society. The DASHAT (Healthy Kitchen on Stunting) accompanying activities were held in the Village Office Hall of Bi-ih and attended by a total of about 30 people consisting of 20 families at stunting risk and 10 village CTC cadres. While activities for the youth element can create an interactive and exciting learning experience with the media game snake ladder Ayu Ting Ting (Atasi Yuk stuntTING, it's pen) as a stunting literature on high school students Muhammadiyah Village Bi-ih. The activity was successful in training the skills of caders and families at stunting risk in the creation of healthy food menus, knowledge of how to process food hygienically and correctly for the age of the child, as well as training Clean and Healthy Lifestyle.
Optimalisasi Upaya Pencegahan Stunting Berbasis KKN Tematik di Desa Simpang Tiga Fithria Ulfah; Rabihatun Nabilah, Arviana Samsidar, Muhammad Ali, Stefani Azzahrah, Shepia Dwi Anggraeni, Reza Rakh
Borneo Community Development Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : UMBanjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35747/bcdj.v3i2.944

Abstract

Adanya stunting Di Indonesia merupakan permasalahan yang sangat serius dan harus di atasi. Stunting memiliki dampak yang berbahaya pada anak ke depannya yaitu membuat penurunan dalam kemampuan belajar anak, selain itu akan menimbulkan penyakit-penyakit kronis pada anak. Indonesia memiliki angka stunting yang tinggi membuat pemerintah untuk melakukan percepatan dalam penurunan angka stunting. Upaya penurunan angka stunting yang dilakukan oleh pemerintah yaitu adanya mahasiswa peduli stunting. Program mahasiswa penting merupakan salah satu implementasi dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yang berbentuk dalam pengabdian Masyarakat. Salah satu pengabdian masyarakat yang di lakukan dalam upaya pencegahan stunting yaitu dengan adanya Kuliah Kerja Nyata. Metode yang dilakukan adalah dengan memberikan stimulasi psikososial kepada salah satu ibu di desa simpang tiga, kemudian memberikan sosialisasi langsung berupa edukasi mengenai parenting agar terhindarnya risiko stunting, dan terakhir membuat Google form untuk monitoring pada tumbuh kembang anak baduta dan juga kesehatan ibu hamil. Hal ini bertujuan agar dapat mengoptimalisakan upaya pencegahan stunting yang ada di desa Simpang Tiga.
Sosialisasi Pencegahan Stunting Terhadap Ibu Hamil dan Ibu yang Memiliki Anak Usia 0-3 Tahun di Desa Tambak Sarinah Istiqamah; Arnida Tika, Nanda Safitri Esti Chomah, Ahmad Baihaki, Abdurrahman Nawwar, Mayda Riyanti Asyharini,
Borneo Community Development Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : UMBanjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35747/bcdj.v3i2.945

Abstract

Stunting is a chronic nutritional issue experienced by toddlers, characterized by shorter stature compared to their peers of the same age. Stunting is caused by various factors, including socioeconomic conditions, maternal nutritional status during pregnancy, illnesses experienced by infants, and insufficient nutritional intake during infancy. This study is observational and involves interviews conducted in Tambak Sarinah Village, Kurau Subdistrict, Tanah Laut Regency. Due to the lack of knowledge among village residents about stunting, students from the University of Muhammadiyah Banjarmasin collaborated with the Tambak Sarinah Village government to conduct socialization and prevention activities regarding stunting. These activities include promoting prevention methods and appropriate stunting management. The aim of these activities, as well as the target set by the KKN students, is to generate high enthusiasm among residents so that the educational efforts run smoothly. As a result of these activities, villagers are no longer unfamiliar with the issue and are informed about how to prevent stunting.
Pengelolaan Fasilitas Desa dan Pendataan Resiko Stunting Terhadap Edukasi Kebutuhan Gizi Piringku Sehat Pada Pencegahan Stunting Jenny Saherna , Ahadiyat Rakhman, Fahrina Syahida, Ferry Permana Putra, GT.M.Rizqi Yusril Natsir Mah
Borneo Community Development Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : UMBanjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35747/bcdj.v3i2.946

Abstract

Prevalensi stunting yang tinggi di Indonesia, mencapai 21,6% menurut Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2022, menunjukkan perlunya strategi pencegahan dan penanganan stunting. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh Pengelolaan Fasilitas Desa dan Pendataan Risiko Stunting Terhadap Edukasi Kebutuhan Gizi Piringku Sehat di Desa Tambak Karya, Kecamatan Kurau, Kabupaten Tanah Laut. Metode penelitian ini meliputi observasi, pendataan, dan edukasi secara langsung. Pengelolaan fasilitas desa dilakukan dengan observasi langsung untuk memantau praktik-praktik pengelolaan fasilitas dan mengevaluasi keamanan serta kenyamanan fasilitas. Pendataan risiko stunting dilakukan melalui survei untuk mengidentifikasi populasi yang berisiko, seperti calon pengantin, remaja terkena anemia, dan ibu yang memiliki balita. Selain itu, dilakukan edukasi langsung kepada masyarakat desa mengenai stunting mencakup penyebab, dampak, dan cara pencegahannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Desa Tambak Karya memiliki berbagai fasilitas yang mendukung partisipasi aktif masyarakat dalam kegiatan sosial dan budaya, meningkatkan kualitas hidup dan hubungan sosial antarwarga, serta mendorong gaya hidup aktif dan sehat. Pendataan risiko stunting pada calon pengantin, remaja terkena anemia, dan ibu yang memiliki bayi serta memberikan pemahaman tentang kebutuhan gizi yang seimbang dan pola makan yang sehat melalui program "Piringku Sehat". Integrasi strategi ini diharapkan dapat menjadi landasan bagi keberhasilan program pencegahan stunting yang holistik dan berkelanjutan.
Penguatan Pengolahan Menu Gizi Seimbang dan Kesadaran Kesehatan Remaja Sebagai Praktik Baik Upaya Penurunan Stunting di Desa Pulau Sewangi Aziza Fitriah Indah Sulastri, Muhammad Amir Husyin, Wardatun Nisa, Reska Maulidya Warapsari, Deva Na
Borneo Community Development Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : UMBanjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35747/bcdj.v3i2.956

Abstract

Di Indonesia memiliki angka stunting yang tinggi, hal ini menunjukkan banyak anak mengalami gizi kronis yang akan menghambat pertumbuhan serta perkembangan anak. Sehingga perlunya dilakukan tindakan yang cepat dan tepat untuk mengatasi permasalahan ini. Pemerintah saat ini sudah berupaya menurunkan angka stunting melalui mahasiswa dengan gerakan peduli stunting. Mahasiswa dilibatkan dalam pendampingan terhadap keluarga berisiko stunting melalui mekanisme pengabdian kepada masyarakat melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN). Metode yang dilakukan untuk penurunan serta pencegahan stunting ini yaitu dengan metode sosialisasi dan edukasi terhadap masyarakat terkait demo masak dengan memberikan edukasi makanan yang bergizi kepada ibu yang memiliki anak terdeteksi stunting. Selain itu jugamemberikan edukasi kepada remaja mengenai pencegahan stunting. Hal ini merupakan upaya mahasiswa dalam membantu pemerintah untuk penurunan angka stunting khususnya di Desa Pulau Sewangi.
EDUKASI MELALUI MEDIA VISUAL SEBAGAI BENTUK UPAYA PREVENTIF KONDISI STUNTING PADA ANAK-ANAK DI DESA SUNGAI LIRIK Iin Ariyanti; Dimas Permana Putra; Mahrita Ilham, Naswa Adelia Puteri, Satrio Utomo, Sisca Ramdania Wati, Rizky Maulana, Dini Elya Nita
Borneo Community Development Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : UMBanjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35747/bcdj.v3i2.973

Abstract

The problem of malnutrition in a child's golden period can result in stunting which becomes a problem in the child's growth and development phase. In 2023, Barito Kuala Regency will occupy first place with the highest stunting rate of the 13 districts/cities in South Kalimantan province. One of the villages that is still above the stunting threshold is Sungai Lirik Village, Bakumpai District, Barito Kuala. Reducing stunting rates can begin by paying attention to childhood, which is a crucial and responsive period for every child to the surrounding environment. Not only food with balanced nutrition, but also other supporting factors that can influence children's growth and development. An experience that can create self-confidence and a positive attitude by involving fine motor skills through children's freedom to be creative so that development grows optimally. Activities that can support children's physical motoric involvement are through drawing media and puzzle media. The target of this activity is children in Sungai Lirik village aged 4 to 12 years with a total of 15 children participating. Activities were carried out using puzzle image media and booklet media through a community service program in Sungai Lirik village. The educational approach while playing can make it easier and more fun for children so that it will make it easier to process the information they absorb due to the happy feelings they feel. Apart from that, the use of visual media for children so that they understand and understand more about healthy food is a form of prevention effort against stunting which is often experienced by children who are experiencing the process of growth and development in the optimal phase in the future.
Mengoptimalkan Edukasi Dan Smart Parenting Untuk Mencegah Stunting Melalui Gerakan Program Kerja KKN Tematik Di Desa Sepakat Bersama Dewi Maharani Dewi Maharani, Muhammad Hakim Setiawan, Siti Nadya Mayla, Muhammad Rendra Aditya Laput
Borneo Community Development Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : UMBanjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Universitas Muhammadiyah Banjarmasin melakukan kolaborasi pelaksanaan program mahasiswa penting melalui KKNT kepada 8 (delapan) Kabupaten di Provinsi Kalimantan Selatan dengan lebih mengintensifkan kegiatan sosialisasi dan advokasi serta pendampingan kepada kelompok sasaran berisiko stunting (calon pengantin/ibu hamil/ibu menyusui/keluarga dengan baduta/balita) dengan lokus di 14 desa. Edukasi mengenai stunting merupakan salah satu langkah dari pencegahan dan penanggulangan stunting, salah satu kegiatan mengenai edukasi stunting yaitu Mindful Parenting merupakan cara mengasuh anak dengan penuh perhatian, Mindful parenting memberikan cara yang efektif dan reflektif serta ibu diharuskan dapat mengatur emosi yang dimiliki di depan anak. Edukasi ini diberikan kepada ibu dan anak, serta calon ibu yang akan memiliki anak, dan para remaja yang akan menuju dewasa dan akan menikah
Innovation in Public Health Education through Student Service Programme Muhammad Yunus; Fatria Ulfa Wibowo, Fayza Norfazriani A, Hari Juanda, Heru Dwi Frandika, Hilma Rizqina, M. Yazidane
Borneo Community Development Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : UMBanjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35747/bcdj.v3i2.985

Abstract

This article discusses a community service programme in Tungkaran Village that focused on health education to prevent stunting. The programme included activities such as educating the community about stunting, providing nutrition counselling, offering health facilities, and promoting clean and healthy living. The programme resulted in increased knowledge and awareness about stunting prevention, the adoption of healthy habits, and improved access to health services. The active participation of the community, along with support from the village government and local health workers, played a key role in the programme's success. The outcomes of this programme are expected to have a lasting impact on the health and well-being of the Tungkaran Village community and can serve as a model for similar initiatives in other areas.
Community Movement Assistance in Achieving Healthy and Clean Lifestyle Behavior to Prevent Stunting in Tabunganen Tengah Village, Tabunganen District, Barito Kuala Annisa Annisa; Ahmad Zaini; Aulianza Salsabila; Dian Jaya Lelana4; Meliya Cahya; Muhammad Rifqa; Najwa Amelia7; Nurul Janah Istiqamah; Rachil Fadhilah; Rizky Gunawan
Borneo Community Development Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : UMBanjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35747/bcdj.v3i2.994

Abstract

The level of stunting in Indonesia, especially in South Kalimantan, is still relatively high and needs serious attention from all parties. In this case there are several ways to prevent and deal with stunting in several areas in South Kalimantan, namely changing lifestyles to be health and celan, taking blood supplement tablets, and others. The population in this study were residents of Tabunganen Tengah Village, Tabunganen District, Barito Kuala Regency.
Forming a Healthy Generation by Preventing Stunting Through Education about Healthy Food for Nusa Indah Kindergarten Children Noor Amaliah; Muhammad Nasir; Dinni Nur Amaliah; Rikayatul Rohida; Khairunnisa; Muhammad Hafiz Amali; Akhmad Suhaimi; Riski Amalia; Yola Desima Ramadini; Muhammad Naufal
Borneo Community Development Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : UMBanjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35747/bcdj.v3i2.1040

Abstract

Masalah gizi merupakan hal yang umum terjadi karena ketidakseimbangan atau gangguan antara asupan yang diterima dengan kebutuhan tubuh manusia. Anak-anak hingga remaja membutuhkan nutrisi yang seimbang untuk memaksimalkan pertumbuhan dan perkembangannya. Salah satu permasalahan gizi ini adalah Stunting. Dampak buruk stunting jangka panjang menurunnya kemampuan kognitif dan prestasi belajar, menurunnya kekebalan tubuh dan risiko tinggi untuk munculnya penyakit diabetes, kegemukan, penyakit jantung dan pembuluh darah, kanker, stroke, disabilitas pada usia tua serta kualitas kerja yang kurang. Upaya yang diperlukan dalam mengatasi stunting diantaranya melalui intervensi gizi melalui edukasi dan pemberian makanan sehat untuk mengatasi stunting. Tujuan kegiatan ini memberikan edukasi kepada anak di TK Nusa Indah tentang makanan sehat untuk membantu mencegah stunting. Anak penting mengetahui jenis asupan gizi yang baik, dimana makanan yang perlu dikonsumsi tidak harus mahal karena banyak makanan di sekitar kita yang terbukti secara ilmiah mempunyai kandungan nutrisi yang baik untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan anak yang optimal

Page 1 of 2 | Total Record : 11