cover
Contact Name
Awardin
Contact Email
awardin@umkendari.ac.id
Phone
+6285241717409
Journal Mail Official
awardin@umkendari.ac.id
Editorial Address
Jl. KH. Ahmad Dahlan No. 10 Kota Kendari
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
RELIGI: Jurnal Pendidikan Agama Islam
ISSN : 30890209     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.51454/religi.v1i1
RELIGI: Jurnal Pendidikan Agama Islam merupakan jurnal berkala ilmiah yang dikelola oleh Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Kendari, terbit dua kali setahun yaitu Juni dan Desember. Fokus jurnal ini adalah isu-isu penting dan aktual tentang pendidikan agama Islam seperti pendidik ditinjau dari pendidikan Islam, peserta didik ditinjau dari pendidikan Islam, kurikulum pendidikan Islam, manajemen pendidikan Islam, metode pembelajaran ditinjau dari pendidikan Islam, media pembelajaran ditinjau dari pendidikan Islam, lembaga pendidikan Islam, sejarah pendidikan Islam, kajian tafsir tarbawi, dan kajian hadits tarbawi
Articles 58 Documents
Dampak Perceraian Orang Tua Terhadap Pendidikan Agama Anak
RELIGI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 1 No. 2 (2023): Religi, Desember 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak perceraian orang tua terhadap pendidikan agama anak dalam keluarga di Kelurahan Wawombalata Kecamatan Mandonga Kota Kendari. Metode penelitian ini ialah kualitatif dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif analysis. Sumber data penelitian ini ialah data primer dan sekunder. Teknik penumpulan data yang digunakan ialah observasi, wawancara dan dokumentasi. Selain itu, tahapan analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Perceraian orang tua memberikan dampak positif terhadap pendidikan agama anak di Kelurahan Wawombalata, Kecamatan Mandonga, kota Kendari yaitu anak menjadi lebih mandiri mengakibatkan anak tetap melanjutkan kebiasaan ibadah setelah bercerai dan melakukan ibadah tanpa diperintah. Hal ini disebabkan karena perceraian terjadi ketika anak masih kecil, adanya sensitivititas dan kepedulian orang tua terhadap pendidikan agama anak, dan lingkungan yang mendukung pendidikan agama anak. Perceraian orang tua juga memberikan dampak negatif terhadap pendidikan agama anak yaitu renggangnya hubungan dengan orang tua mengakibatkan anak kehilangan minat atau motivasi dalam kegiatan keagamaan, seperti malas sholat, dan tidak mau mengaji. Renggangnya hubungan dengan orang tua disebabkan oleh kurangnya waktu bersama antara orang tua dan anak setelah perceraian disebabkan ibu harus bekerja mencari nafkah mengantikan peran ayah. Selain itu, watu perceraian yang terjadi ketika anak sudah mengerti akan perceraian mengakibatkan anak menunjukkan sikap berontak dan tidak terimanya akhirnya mereka melampiaskan pada hal negatif seperti tidak mau sholat, dan tidak mau mengaji. Kurangnya sensitivitas dan kepedulian orang tua terhadap pendidikan agama anak, dan lingkungan yang kurang mendukung pendidikan agama anak.
Eksperimen Model Pembelajaran Edutainment Terhadap Motivasi Belajar Peserta Didik
RELIGI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 1 No. 2 (2023): Religi, Desember 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini mengetahui gambaran tingkat motivasi belajar peserta didik pada mata pelajaran PAI dengan model pembelajaran edutainment dan model pembelajaran konvensional di SMP Negeri 1 Lembo Kabupaten Konawe Utara dan ntuk mengetahui pengaruh model pembelajaran edutainment terhadap motivasi belajar peserta didik pada mata pelajaran PAI di SMP Negeri 1 Lembo Kabupaten Konawe Utara. Metode penelitian yang digunakan ialah Quasi Eksperiment dengan desain Non Equivalent Control Group Design. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan desain Post test Only Control Group Design. Dalam desain ini terdapat dua kelompok yang dipilih, setelah itu diberikan perlakuan, dan terakhir diberi post test. Hasil penelitian menunjukkan Tingkat motivasi belajar peserta didik yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran konvensional adalah sebesar 79,7 dengan presentase 53% dan termasuk kategori baik. Sedangkan tingkat motivasi belajar peserta didik yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran edutainment adalah sebesar 88,13 dengan presentase 81% dan termasuk kategori sangat baik. Terdapat pengaruh motivasi belajar PAI setelah dilaksanakannya post test antara kelas kontrol dan kelas eksperimen diuji dengan menggunakan uji perbedaan dua rata-rata, dapat dinyatakan bahwa kedua kelas memiliki kemampuan yang berbeda, pada kelas kontrol thitung < ttabel yaitu 0,391 < 1,671 dan Sig.(????) > a (0.05) yaitu 0,421 > 0,05 sedangkan pada kelas eksperimen Sig.(????) < a (0,05) yaitu 0,000 < 0,05 dan thitung > ttabel yaitu 5.253 > 1,671 dengan df = 59 dan taraf signifikan 5%. Diketahui bahwa keduanya mengalami perbedaan dari motivasi belajar post test disetiap kelas, kelas kontrol motivasi belajar post test sebesar 79,7 lebih rendah dibandingkan dengan kelas eksperimen memperoleh motivasi belajar post test sebesar 88,13.
Pengaruh Pemberian Reward Dan Punishment Terhadap Motivasi Belajar Peserta Didik
RELIGI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 1 No. 2 (2023): Religi, Desember 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan merupakan langkah untuk menuntut ilmu dan merupakan hal yang wajib dilakukan manusia untuk memperluas wawasan sehingga derajat kita pun bisa terangkat. Tujuan penelitian ini ialah mengetahui pengaruh pemberian reward dan punishment secara simultan terhadap motivasi belajar peserta didik mata pelajaran Akidah Akhlak di MTs Miftahul Huda Tetemotaha Kabupaten Konawe. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif desrkriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan dokumentasi, analisis deskriptif data menggunakan regresi berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa motivasi belajar peserta didik kelas VIII di MTs Miftahul Huda Tetemotaha Kabupaten Konawe berada kategori baik sekali. Berdasarkan tabel koefisien kolerasi dimana variabel X1 memiliki nilai kolerasi sebesar 0.801 berada pada nilai koefisien antara 0,80 1,00 maka dapat disimpulkan bahwa pengaruh reward terhadap motivasi belajar peserta didik dapat dikategorikan sangat kuat. Dan variabel X2 memiliki nilai kolerasi sebesar 0,601 berada pada nilai koefisien antara 0,60-0,799 maka dapat disimpulkan bahwa pengaruh punishment terhadap motivasi belajar peserta didik dapat dikategorikan kuat (3) Ada pengaruh pemberian reward dan punishment secara simultan terhadap motivasi belajar peserta didik pada mata pelajaran Akidah Akhlak berdasarkan Hasil penelitian yang dilakukan secara simultan menggunakan uji F memperoleh hasil Fhitung sebesar 40,674 >Ftabel 3,305 dengan signifikan 0,000 ˂ 0,05, maka Ha diterima dan H0 ditolak. Berarti terdapat pengaruh pemberian reward dan punishment secara simultan terhadap motivasi belajar peserta didik mata pelajaran Akidah Akhlak di MTs Miftahul Huda Tetemotaha Kabupaten Konawe.
Peran Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Menangani Bullying
RELIGI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 1 No. 2 (2023): Religi, Desember 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bullying atau perundungan merupakan salah satu bentuk kekerasan yang terjadi di sekolah. Bullying merupakan bentuk perilaku kekerasan dengan adanya kekuasaan untuk menyakti seseorang atau sekolompok secara verbal, fisik maupun psikologis. Tujuan penelitian ialah mengetahui bagaimana Peran Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam menangani terjadinya bullying di SD Negeri 15 Lalembuu Konawe Selatan dan factor apa saja penyebab terjadinya bullying di SD Negeri 15 Lalembuu Konawe Selatan. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif yaitu sebuah produser penelitian berdasarkan data deskriptif berupa lisan dan tertulis dari subjek penelitian atau informan. Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri 15 Lalembuu Konawe Selatan. Teknik pengumpulan datanya yaitu dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan guru pendidikan agama Islam dan peserta didik kelas VI. Adapun teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Adapun hasil penelitian ini ialah Peran guru Pendidikan Agama Islam dalam menangani kasus bullying tersebut dengan cara menasehati kepada peserta didik yang melakukan pembullyian tersebut, setelah itu memberikan hukuman yang mendidik kepada peserta didik, dan memanggil orang tua jika seorang peserta didik sudah melakukan bullying sebanyak tiga kali. Faktor terjadinya bullying di SD Negeri 15 Lalembuu terjadi karena faktor eksternal ataupun internal, seorang peserta didik kurang mendapat perhatian dari seorang guru, faktor keluarga, ekonomi, dan lainnya.
Implementasi Kurikulum Merdeka Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam
RELIGI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 2 No. 1 (2024): Religi, Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan sebagai tonggak dalam mencerdaskan kehidupan suatu bangsa memerlukan perencanaan yang disebut kurikulum pendidikan. Tujuan penelitian ini yakni untuk mengetahui Implementasi Kurikulum Merdeka pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di kelas IV SD Negeri 5 Lembo Kabupaten Konawe Utara. Factor penghambat Implementasi Kurikulum Merdeka pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di kelas IV SD Negeri 5 Lembo Kabupaten Konawe Utara. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif, yaitu Subjek dalam penelitian ini adalah Kepala Sekolah, pendidik Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam, Peserta Didik dan objek yang akan diteliti di SD Negeri 5 Lembo jika dibutuhkan. Teknik pengumpulan data yaitu Observasi, Wawancara dan Dokumentasi. Adapun analisis data Reduksi Data Dislpay dan Verifikasi Data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Implementasi Kurikulum Merdeka di SD Negeri 5 Lembo sudah terlaksana sejak tahun ajaran 2023/2024 atas perintah dinas pendidikan. Walaupun, masih terdapat beberapa kendala. Faktor hambatan yang dihadapi pendidik saat ini yaitu belum adanya bahan materi untuk pengembangan modul ajar mata pelajaran Pendidikan Agama Islam serta belum ada pelatihan khusus tentang bagaimana cara pembuatan modul ajar sehingga menghambat proses implementasi kurikulum merdeka.
Pandangan Theodore Noldeke Dan W. Montgomerry Watt Tentang Kesejarahan Wahyu Al-Quran
RELIGI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 2 No. 1 (2024): Religi, Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis serta membandingkan pemikiran tokoh orientalis yang mengkaji Al-Quran serta memberikan pandangan cendekiawan muslim dalam melihat perkembangan pemikiran orientalis. Tujuan penelitian ini untuk melihat sejauh mana perbandingan dan perbedaan pendapat orientalis dalam melakukan pengkajian Alquran. Penelitian ini bersifat penelitian kepustakaan dengan metode kualitatif diskriptif Sumber data penelitian ini berasal dari berbagai literature baik buku, jurnal yang terkait dengan penelitian ini. Hasil penelitian ini menunjukkan perbandingan kedua tokoh orientalis dalam mengkritik Al-Quran. Perbedaan yang terdapat ialah Noldeke lebih cenderung melihat Al-Quran dari sisi sejarah turunya Al-Quran dan proses penulisan Al-Quran, sedangkan Watt ia lebih mempersoalkan ayat-ayat Al-Quran yang dianggap ditambahkan oleh Muhammad sesuai dengan kebutuhan umat saat itu. Serta pandangan cendekiawan muslim yang menganggap pandangan orientalis tersebut terlalu obyektif.
Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Berbasis Media 3D Page Flip HTML5
RELIGI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 2 No. 1 (2024): Religi, Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Menggambarkan penerapan media berbasis 3D Page Flip HTML5 untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik (2) Mendeskripsikan peningkatan hasil belajar peserta didik setelah penerapan media berbasis 3D Page Flip HTML5 pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam Kelas X.1 di SMA Negeri 11 Bombana. Penelitian yang digunakan ialah penelitian Tindakan kelas (classroom action research). Penelitian ini dilaksanakan pada peserta didik kelas X.1 SMA Negeri 11 Bombana tahun Pelajaran 2023/2024 dengan jumlah peserta didik 19 orang. Instrument yang digunakan adalah tes hasil belajar, untuk mengukur kemampuan peserta didik berupa tes siklus I dan tes siklus II (setelah pemberian tindakan); dan lembar observasi bagi guru dan peserta didik untuk pelaksanaan aktivitas pembelajaran. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Penerapan media berbasisi 3D Page Flip HTML5 mata pelajaran Pendidikan Agama Islam yaitu pendidik menjelaskan atau memberikan gambaran materi kepada peserta didik melalui media pembelajaran berbasisi 3D Page Flip HTML5 dimana masing-masing peserta didik dapat membaca ataupun mempelajari materi serta aktivitas yang akan dilakukan peserta didik melalui link yang telah dibagikan. Penerapan media ini pada materi “menjauhi pergaulan bebas dan perbuatan zina untuk melindungi harkat dan martabat” telah mencapai keberhasilan, hal ini dapat dilihat dari aktivitas observasi guru dan peserta didik yang dikategorikan dalam keadaan baik. (2) Menggunakan media 3D Page Flip HTML5 menunjukkan bahwa hasil belajar peserta didik mengalami peningkatan dibuktikan dengan hasil belajar peserta didik yang berjumlah 19 orang menunjukkan bahwa pada siklus I peserta didik yang hasil belajarnya telah mencapai kriteria ketuntasan minimum yang telah ditetapkan sekolah yaitu (70) sebanyak 12 peserta didik dengan presentase 63,15%. Sedangkan pada siklus II peserta didik yang hasil belajarnya telah mencapai ketuntasan sebanyak 17 peserta didik dengan presentase 89,47%.
Nilai-Nilai Pendidikan Islam Dalam Tradisi Karia’a (Studi Pada Masyarakat Desa Sombu Kecamatan Wangi-Wangi Kabupaten Wakatobi)
RELIGI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 2 No. 1 (2024): Religi, Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan dalam Islam tidak hanya terbatas pada pengajaran agama, tetapi juga mencakup aspek-aspek kehidupan lainnya seperti moralitas, etika, dan tata cara berinteraksi dengan lingkungan sosial. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui prosesi dalam tradisi karia masyarakat desa sombu kecamatan wangi-wangi kabupaten wakatobi. Untuk mengetahui nilai-nilai pendidikan islam yang terdapat dalam tradisi karia masyarakat desa sombu kecamatan wangi-wangi kabupaten wakatobi. Metode Penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif, bersifat deskriptif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Sumber data dalam penelitian ini yaitu tokoh adat, tokoh agama, dan tokoh masyaarakat. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa pada pelaksanaan karia’a memiliki beberapa tahapan atau proses. Pertama yaitu musyawarah menentukan siap yang menjadi tuan rumah, proses kedua yaitu heporukua atau lebih dikenal sebutan hesofui pakili (mandi suci), proses ketiga hekire (mencukur bulu halus pada alis dan ubun ubun), keempat yaitu karia (sunat) anak-anak akan di syahadatkan kemudian di nasehati, kelima lemba’a nu kansoda’a (mengangkat tandu) anak akan diarak-arakan dari ujung kampung keujung kampung, dan terakhir manga poga’a-ga’aka. Dilakukan setelah 7 hari acara karia’a sudah dilakukan sebagai bentuk perpisahan antara beberapa peserta karia. Nilai-nlai Pendidikan Islam yang terdapat pada tradisi karia’a yaitu pada prosesi hesofuia atau bersuci (thaharah), pengucapakan dua kalimat syahadat atau disebut dengan pembentukan akidah, Setelah itu proses ndou-ndou atau memberikan nasehat kepada anak-anak yang telah melakukan atau melaksanakan rangkaian prosesi karia. Kemudian terakhir proses berlangsungnya muamalah atau hubungan antar sesama manusia.
Meningkatkan Pemahaman Peserta Didik Melalui Penerapan Model Pembelajaran Cooperative Intregrated Reading and Composition (CIRC)
RELIGI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 2 No. 1 (2024): Religi, Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Model pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) adalah suatu model pembelajaran di mana peserta didik dapat belajar dengan bekerjasama dalam setiap kelompok. Tujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan model pembelajaran Cooperative Intregrated Reading and Composition (CIRC)dapat meningkatkan pemahaman peserta didik pada mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam di kelas VIII A dan pengaruh penerapan model pembelajaran Cooperative Intregrated Reading and Composition (CIRC) terhadap pemahaman peserta didik pada mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam di kelas VIII A. Metode penelitian yang digunakan ialah penelitian Tindakan kelas (PTK). Hasil penelitian ini dari hasil analisis data yang diperoleh dalam penelitian ini bahwa:1) Aktivitas belajar peserta didik pada siklus I mencapai 50% namun belum mencapai indikator yang telah ditetapkan yaitu 80%, dan pada siklus II meningkat menjadi 90% yang telah menunjukan pencapaian indikator kinerja. 2) Hasil belajar peserta didik pada siklus I nilai rata-rata 72% sedangkan pada siklus II nilai rata-rata mencapai 83%. Peningkatan hasil belajar peserta didik pada siklus I mencapai 46% atau 12 orang dari 26peserta didik yang tuntas secara klasikal dan 63% peserta didik yang belum tuntas secara klasikal sehingga belum mencapai indikator yang telah ditetapkan yaitu 80% dan pada siklus II hasil belajar peserta didik mencapai 88% atau 23 orang dari 26 peserta didik yang tuntas secara klasikal, sehingga telah menunjukkan pencapaian indikator kinerja
Strategi Penanganan Konflik Di Lembaga Pendidikan Islam
RELIGI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 2 No. 1 (2024): Religi, Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi yang efektif dalam menangani konflik dilembaga pendidikan Islam. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif dan studi literatur sebagai Teknik pengumpulan datanya. Data yang dikumpulkan dalam metode deskriptif ini adalah berupa kata-kata, kalimat, gambar dan perilaku. Adapun Teknik analisis data yang digunakan yakni reduksi data, penyajian data, verifikasi dan penegasan kesimpulan. Dalam studi ini menggungkapkan bahwa konflik akan terjadi secara alamiah baik secara individu maupun kelompok. Hal ini karena konflik memiliki muatan aktualisasi dan persaingan individu anggota Lembaga Pendidikan Islam dalam mencapai tujuan profesi dan Lembaga. Terdapat beberapa sudut pandang dalam melihat konflik yang terjadi, pertama, Secara tradisonal, konflik dianggap sesuatu yang burukkarenanya konflik sangat dihindari, kedua pandangan hubungan manusia memandang konflik sesuatu yang wajar karena dengan konflik akan memicu kinerja Lembaga, ketiga, pandangan interaksionis memandang konflik sebagai sesuatu yang positif. Strategi yang efektif digunakan untuk mengelolah konflik di Lembaga Pendidikan Islam yaitu kolaborasi, kompromi, penghindaran diri, penyesuaian diri dan negosiasi. Komunikasi merupakan kunci utama dalam mengatasi konflik dengan menjalankan fungsi komunikasi seperti fungsi kontrol, motivasi, ekspresi emosional, dan informasi. Kata Kunci : Strategi Komunikasi, penanganan konflik, Lembaga Pendidikan Islam.