cover
Contact Name
Awardin
Contact Email
awardin@umkendari.ac.id
Phone
+6285241717409
Journal Mail Official
awardin@umkendari.ac.id
Editorial Address
Jl. KH. Ahmad Dahlan No. 10 Kota Kendari
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
RELIGI: Jurnal Pendidikan Agama Islam
ISSN : 30890209     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.51454/religi.v1i1
RELIGI: Jurnal Pendidikan Agama Islam merupakan jurnal berkala ilmiah yang dikelola oleh Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Kendari, terbit dua kali setahun yaitu Juni dan Desember. Fokus jurnal ini adalah isu-isu penting dan aktual tentang pendidikan agama Islam seperti pendidik ditinjau dari pendidikan Islam, peserta didik ditinjau dari pendidikan Islam, kurikulum pendidikan Islam, manajemen pendidikan Islam, metode pembelajaran ditinjau dari pendidikan Islam, media pembelajaran ditinjau dari pendidikan Islam, lembaga pendidikan Islam, sejarah pendidikan Islam, kajian tafsir tarbawi, dan kajian hadits tarbawi
Articles 58 Documents
Evaluasi Formatif Dan Sumatif Dalam Pembelajaran PAI Serta Relevansinya Dalam Surah Al-Ankabut Ayat 2-3 Fitriah, Fitriah; Mattinetta, Ahmad Abdillah; Kholida, Leliy; Nirmala
RELIGI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 2 No. 2 (2024): Religi, Desember 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51454/religi.v2i2.1120

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membahas evaluasi formatif dan sumatif yang merupakan dua komponen penting dalam penilaian pembelajaran pendidikan agama Islam (PAI) serta pnegasan teologisnya dalam surah al-Ankabut ayat 1-2. Evaluasi formatif dilaksanakan dalam proses pembelajaran yang bertujuan untuk memantau kemajuan belajar peserta didik dan memberikan umpan balik yang konstruktif guna memperbaiki strategi pembelajaran. Sedangkan evaluasi sumatif dalam pembelajaran PAI dilakukan di akhir periode pembelajaran, seperti akhir semester atau tahun ajaran, untuk menilai pencapaian hasil belajar siswa secara menyeluruh yang bertujuan menentukan tingkat penguasaan materi, memberikan nilai akhir, dan menjadi dasar pengambilan keputusan terkait kelulusan atau kenaikan kelas. Penelitian ini menggunakan jenis kajian kepustakaan (library research) yaitu serangkaian kegiatan yang berkenaan dengan metode pengumpulan data pustaka, membaca dan mencatat serta mengolah bahan koleksi perpustakaan saja tanpa memerlukan riset lapangan. Dengan menerapkan evaluasi formatif dan sumatif secara tepat, guru dapat mengukur efektivitas pembelajaran, mengidentifikasi kebutuhan belajar siswa, dan membantu siswa untuk mencapai tujuan pembelajaran PAI yang diharapkan, yaitu memahami, menghayati, dan mengamalkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari. Jika dikaitkan dengan Surah al-Ankabut ayat 2-3 bahwa ujian selama manusia hidup ibaratnya sebagai evaluasi formatif dari Allah swt., yaitu setiap tantangan, kesulitan atau nikmat yang dialaminya adalah bentuk ujian yang berfungsi untuk mengukur kemajuan imannnya, memberikan umpan balik dan memperbaiki dirinya. Adapun evaluasi sumatif ibaratnya adalah kehidupan di akhirat yang menentukan hasil akhir amal manusia yaitu surga bagi yang orang-orang yang lulus ujian-Nya, dan neraka bagi orang-orang yang gagal atau mendustakan ajaran-Nya.
Analysis of Error Completion of HP Full Memory: Perspective of Islamic Education in the Era of Depression in the Covid-19 Period Its Implications for Millennials Jailani, Mohammad; Asman
RELIGI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 2 No. 2 (2024): Religi, Desember 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51454/religi.v2i2.1121

Abstract

Terjadinya masalah pada HP yaitu eror, dan memori penuh disebabkan banyaknya data dan banyaknya group yang tidak berfaedah. Di tambah lagi banyaknya aplikasi sosial media yang kurang mendukung. Hal itu berdampak kepada kaum mellinial tidak bisa menganalisis atau menilai mana informasi yang bermanfaat atau hp yang kualitas bagus. Penelitian ini bertujuan menindaklanjuti adanya Hp yg sering eror (memory penuh). Hal itu menyebabkan keurasakan terhadap beberapa fungsi pada komponen HP di era desrupsi. Setting penelitian ini di kota Yogyakarta, adapun subyek penelitian ini terdiri dari 5 orang yakni, Irman, parno dll. Pendekatan yg digunakan dalam penelitian ini ada kualitatif analitik method. Pengumpulan data melalui dengan data on-line berita, serta wawancara mendalam, oberservasi dan dikumentasi. teknik analis data menggunakan teori mules dan huberman, yaitu display data, reduksi data, dan verivikasi data. Hasil penelitian ini diperoleh bahwa pentingnya memeilih HP yg kualitas bagus. Berdasarkan data penelitian banyak kaum mellenial kurang teliti dalam menyaring informasi dalam HP. Sehingga menyebabkan data dan informasi yang masuk dalam HP, lebih banyak informasi negative dibandingkan dengan informasi yang positif. Dibuktikan dari data di sekolah, peneliti mengambil angket atau sampel penelitian di sekolah yang bekerjasama dengan guru dan wali kelas. 20 siswa dalam HPnya banyak informasi dan aplikasi yang kurang mendukung, kurang seleksif dalam mengoperasikan SOSMED, YOUTUBE, dan GAMES, bahkan ditemukan beberapa gambar dan video yang kurang baik. Implikasi dan kontribusi penelitian ini untuk meningkatkan semangat kaum mellenial untuk berhati-hati dan seleksif dalam membeli HP, mengoperasikan HP, serta mencari dan mendapatkan informasi dari teknologi, penelitian ini mendukung dengan penguatan spiritual, moral, dan pendidikan Islam di era desrupsi mellenial Covid-19
Hakikat Pendidikan Perspektif Hadits Awardin; Yusuf, Yusuf; Arsam, Arsam
RELIGI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 2 No. 2 (2024): Religi, Desember 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51454/religi.v2i2.1142

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hakikat pendidikan dalam perspektif hadis. Hakikat pendidikan adalah proses mendefinisikan pendidikan dari berbagai aspek. Pendidikan adalah segala upaya untuk menuntun, mengarahkan, melatih, membimbing, mentrasnfer ilmu, mentrasnfer nilai mengembangkan aktivitas dan kreativitas peserta didik dengan interaksi yang menghasilkan pengalaman belajar. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian pustaka (library research) dengan menggunakan literatur (buku, jurnal, artikel dan aplikasi hasis soft) dalam pengumpulan data. Selanjutnya dilakukan kajian dan analisis mendalam dari sumber utama yakni buku-buku hadis karya Al-Bukhari, Muslim, Abu Dawud dan buku sunan hadis lainnya. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunkaan aplikasi hadis Soft yang dikomparasikan dengan buku-buku hadis dan jurnal ilmiah serta artikel terkait. Pendidikan dalam perspektif hadis memiliki term yang yang bervariasi. Penelitian ini mengungkap bahwa bahwa Term pendidikan dalam perspektif hadis setidaknya terdapat empat kata yang digambarkan sebagai berikut: 1) Tazkiyah dapat diartikan sebagai pemeliharaan ke-Fithrah-an, menjaga dimensi “ke-Ilahi-an” manusia sehingga tetap cenderung kepada kebenaran, kebaikan, dan/atau kebagusan Spiritual Question (SQ), dan menjadi pemandu proses ta’dib, ta’lim dan tarbiyah; 2) Ta’dib yakni Pengembangan aspek Affektif yang dapat melahirkan kecerdasan emosional (Emotional Question [EQ]); 3) Ta’lim yang bermakna pengembangan aspek intelektual sehngga melahirkan kecerdasan intelektual (Intellectual Question [IQ]); dan 4) Tarbiyah dapat dimaknai Pengembangan aspek psikomotorik sehingga melahirkan kecerdasan fisikal (Phisical Question [PQ]).
A Teaching Method According to Hadith: Metode Mengajar Menurut Hadis Lica, Arda Mei; Gayomi, Natasya; Rahma Salsabila; Khadijah, Saidah
RELIGI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 3 No. 2 (2025): Religi, Desember 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51454/religi.v3i2.1171

Abstract

This paper explores the teaching methods demonstrated by Rasulullah ﷺ based on authentic hadiths, and their applicability in today’s educational context. The study eploys a qualitative descriptive approach through literature analysis. The findings indicate that Rasulullah ﷺ utilized various instructional techniques such as questioning, hands-on, practice, visual analogies, educational humor, exemplary conduct, and the reward and punishment. Each approach plays a crucial role in fostering student engagement, comprehension, and character formation. The alignment of these prophetic methods with current educational challenges shows their effectiveness in establishing interactive, meaningful, and ethically grounded learning environtmens. This study contributes to educational discourse by bridging traditional prophetic pedagogy with contemporary teaching approaches, emphasizing not only knowledge acquisition but also moral development. It is intended to serve as a guide for educators in creating spiritually enriching and pedagogically sound learning strategies. .
Salat Berjamaah dan Integrasi Sosial Sebuah Kajian Sosiologis Sariningsih, Nining; Putri, Yuningsih; Yazid, Syamsurizal
RELIGI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 3 No. 2 (2025): Religi, Desember 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51454/religi.v3i2.1176

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran salat berjamaah dalam membentuk dan memperkuat integrasi sosial di masyarakat. Dengan menggunakan pendekatan sosiologis dan metode library research, kajian ini menelaah berbagai literatur, buku, artikel, dan sumber tertulis lainnya yang membahas hubungan antara salat berjamaah dan integrasi sosial. Dari hasil studi kepustakaan, ditemukan bahwa salat berjamaah tidak hanya berfungsi sebagai ibadah ritual, tetapi juga sebagai medium interaksi sosial yang mempererat hubungan antaranggota komunitas. Kegiatan salat berjamaah mendorong solidaritas, rasa kebersamaan, dan kohesi sosial yang tinggi, yang berkontribusi pada pengurangan konflik serta peningkatan rasa saling percaya dan toleransi dalam masyarakat. Oleh karena itu, salat berjamaah dapat dipandang sebagai salah satu mekanisme penting dalam proses integrasi sosial, khususnya dalam konteks komunitas Muslim.
Manusia Sebagai Subjek dan Objek Pendidikan (Kajian Pedagogis) Achmad, Rafli; Buchori, Achmad Imam; Yazid, Syamsurizal
RELIGI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 3 No. 2 (2025): Religi, Desember 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51454/religi.v3i2.1177

Abstract

Pendidikan dalam Islam memandang manusia sebagai entitas yang memiliki peran ganda, yakni sebagai subjek dan objek dalam proses pendidikan. Sebagai subjek, manusia memiliki tanggung jawab untuk mencari, mengembangkan, dan menyebarkan ilmu pengetahuan yang berlandaskan nilai-nilai Islam. Hal ini sesuai dengan kedudukannya sebagai khalifah di bumi yang dibekali akal, hati, dan kemampuan berpikir untuk mencapai derajat yang tinggi di sisi Allah Swt. Sebaliknya, sebagai objek, manusia memerlukan proses pendidikan yang berkelanjutan guna membentuk akhlak, spiritualitas, serta kecerdasan intelektual. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara komprehensif bagaimana peran manusia sebagai subjek dan objek pendidikan dalam perspektif Islam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Sumber data diperoleh dari berbagai referensi seperti Al-Qur'an, hadis, tafsir, serta penelitian terdahulu. Hasil kajian menunjukkan bahwa Islam menekankan keseimbangan antara upaya manusia dalam mencari ilmu dengan bimbingan ilahiah melalui proses pendidikan. Pendidikan tidak hanya ditujukan untuk transformasi pengetahuan, tetapi juga untuk membentuk karakter yang mulia sesuai fitrah insani. Oleh karena itu, pendidikan Islam harus dirancang untuk mendukung kedua peran manusia tersebut, baik dalam konteks formal maupun informal. Pemahaman akan dua dimensi manusia jasmani dan ruhani merupakan kunci dalam pelaksanaan pendidikan yang holistik, sehingga tercipta generasi yang berilmu, beriman, dan bertanggung jawab terhadap tugas kekhalifahan di muka bumi.
Hakekat Keadilan, Kemanfaatan, Kepastian Hukum, dan Kemaslahatan Rasmuddin
RELIGI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 3 No. 1 (2025): Religi, Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51454/religi.v3i1.1180

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menjelaskan hakikat prinsip-prinsip keadilan, kemanfaatan, kepastian hukum, dan kemaslahatan sebagai landasan normatif dan filosofis dalam pembentukan dan penerapan hukum di Indonesia. Keempat prinsip tersebut merupakan unsur fundamental dalam menjamin terciptanya sistem hukum yang berorientasi pada perlindungan hak asasi manusia, kepentingan publik, dan tatanan sosial yang harmonis. Dengan menggunakan pendekatan yuridis-normatif dan analisis kualitatif, penelitian ini menelaah hubungan antar prinsip tersebut melalui studi literatur dan perbandingan konsep dalam filsafat hukum klasik dan kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keadilan sebagai nilai substansial harus diseimbangkan dengan kemanfaatan hukum bagi masyarakat, kepastian hukum dalam penerapannya, serta mempertimbangkan kemaslahatan sebagai prinsip etis dalam konteks hukum Islam. Ditemukan pula bahwa ketegangan antara keadilan dan kepastian hukum sering menjadi tantangan dalam praktik peradilan, yang membutuhkan pendekatan proporsional dan integratif. Oleh karena itu, pembentukan hukum ideal seharusnya tidak hanya menitikberatkan pada aspek legal-formal, tetapi juga memperhatikan nilai-nilai sosiologis dan teologis dalam rangka menciptakan hukum yang responsif dan berkeadaban
Etika Mencari Ilmu Dalam Islam (Kajian Psikologis-Sosiologis) Muhayar, Asep Roni; Muslih, Mochamad; Yazid, Syamsurizal
RELIGI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 3 No. 2 (2025): Religi, Desember 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51454/religi.v3i2.1183

Abstract

Penelitian ini membahas etika mencari ilmu dalam Islam dari perspektif psikologis dan sosiologis. Dalam konteks ini, ilmu bukan hanya sarana untuk memperoleh pemahaman, tetapi juga sebagai alat untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dan memperbaiki kehidupan masyarakat. Proses pencarian ilmu di dalam Islam tidak dapat dipisahkan dari etika, yang berperan penting untuk memastikan bahwa pengetahuan yang diperoleh dapat memberikan manfaat yang luas bagi individu dan komunitas. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan dengan menganalisis sumber-sumber seperti Al-Qur'an, hadis, dan literatur terkait yang membahas tema etika dalam pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa etika dalam mencari ilmu menciptakan hubungan sosial yang harmonis, meningkatkan kesehatan mental individu, serta berkontribusi pada pembangunan peradaban yang lebih baik. Selain itu, makalah ini juga mengidentifikasi nilai-nilai utama dalam etika mencari ilmu, seperti niat yang ikhlasb, sikap rendah hati, dan pentingnya menghormati guru. Dengan demikian, memahami etika mencari ilmu dalam Islam menjadi sangat penting untuk membentuk individu yang berakhlak mulia dan masyarakat yang beradab.
Pengaruh Penggunaan Media Sosial Tik-Tok Terhadap Akhlak Peserta Didik Lakoro, Asmawati; Arsam, Arsam; Awardin, Awardin
RELIGI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 3 No. 1 (2025): Religi, Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51454/religi.v3i1.1186

Abstract

Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui pengaruh media sosial TikTok terhadap akhlak peserta didik di SMPN 1 Menui Kabupaten Morowali Sulawesi Tengah. Metode penelitian yang digunakan penelitian ini ialah metode kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VII, VIII, IX di SMPN1 Menui Kabupaten Morowali Sulawesi Tengah. Objek penelitian ini adalah pengaruh negatif media sosial TikTok.Adapun teknik pengumpulan data yang peneliti gunakan yaitu kuisioner atau angket. Teknik analisis datanya menggunakan Uji Validitas, Uji Reabilitas, Uji Normalitas, Uji Regresi, dan Uji Hipotesis (Uji T). Hasil pengelolahan data angket akhlak peserta didik menujukan skor rata-rata sebesar 27,98, termasuk dalam kategori sedang yang berarti akhlak peserta didik di SMPN 1 Menui Kabupaten Morowali Sulawesi Tengah sudah cukup baik. 3) Hasil T menunjukan adanya pengaruh signifikan media sosial TikTok terhadap akhlak peserta didik sebesar nilai THitung 7,645 >TTabel 2,016 sehingga dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan media sosial TikTok terhadap akhlak peserta didik di SMPN 1 Menui Kabupaten Morowali Sulawesi Tengah dengan hasil uji koefisien determinasi (KD) terdapat sumbangan pengaruh negative sebesar 57,6%.
Nilai-Nilai Pendidikan Islam Dalam Serial Animasi Nussa dan Rara Safitri, Nur Zakiyah; Muallimah, Muallimah; Arsam, Arsam
RELIGI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 3 No. 1 (2025): Religi, Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51454/religi.v3i1.1187

Abstract

Serial animasi Nussa dan Rara merupakan salah satu tontonan populer di kalangan anak-anak yang bernuansa Islami. Serial animasi ini memiliki potensi besar dalam menanamkan nilai-nilai Islam pada anak-anak, namun penelitian mengenai nilai-nilai pendidikan Islam dalam setiap episodenya masih terbatas. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian kepustakaan (library research) dengan menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian ini tidak terikat pada lokasi tertentu yang dilaksanakan selama kurang lebih 1 bulan lamanya. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik observasi dan teknik dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu teknik analisis konten. Dari hasil observasi, dokumentasi, dan analisis konten akan menemukan hasil dan kesimpulan yang kemudian disajikan dalam bentuk teks. Penelitian ini menemukan bahwa dalam serial animasi tersebut mengandung nilai-nilai pendidikan Islam yaitu nilai akidah pada episode “Rara sakit” yang mengandung keyakinan untuk beriman kepada Rasul Allah dan episode “qodarullah wa masya’a fa’ala” yang mengandung keyakinan untuk beriman pada takdir atau ketetapanNya. Nilai ibadah pada episode “shalat itu wajib” yang mengandung pembahasan tentang kewajiban shalat, episode “ayo berzikir” yang mengandung ajaran tentang bacaan-bacaan zikir setelah shalat, dan episode “latihan puasa” yang mengandung pembahasan tentang puasa pada bulan Ramadhan. Nilai akhlak pada episode “jangan sombong” yang mengandung ajaran tentang larangan untuk sombong dan episode “tolong dan terima kasih” yang mengandung pembahasan tentang akhlak untuk menghargai orang lain.