cover
Contact Name
Awardin
Contact Email
awardin@umkendari.ac.id
Phone
+6285241717409
Journal Mail Official
awardin@umkendari.ac.id
Editorial Address
Jl. KH. Ahmad Dahlan No. 10 Kota Kendari
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
RELIGI: Jurnal Pendidikan Agama Islam
ISSN : 30890209     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.51454/religi.v1i1
RELIGI: Jurnal Pendidikan Agama Islam merupakan jurnal berkala ilmiah yang dikelola oleh Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Kendari, terbit dua kali setahun yaitu Juni dan Desember. Fokus jurnal ini adalah isu-isu penting dan aktual tentang pendidikan agama Islam seperti pendidik ditinjau dari pendidikan Islam, peserta didik ditinjau dari pendidikan Islam, kurikulum pendidikan Islam, manajemen pendidikan Islam, metode pembelajaran ditinjau dari pendidikan Islam, media pembelajaran ditinjau dari pendidikan Islam, lembaga pendidikan Islam, sejarah pendidikan Islam, kajian tafsir tarbawi, dan kajian hadits tarbawi
Articles 58 Documents
Pengaruh Penggunaan Media Audiovisual Pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMK Negeri 2 Gowa
RELIGI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 2 No. 1 (2024): Religi, Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The learning process is a communication process between teachers and students through verbal language as the main medium for delivering learning material. Under these conditions, the learning process is very dependent on the teacher as a learning resource and source of information. However, not all lesson materials can be presented directly by the teacher. However, teachers can use various kinds of tools in delivering learning material. Learning aids are what is meant by media or learning aids. In PAI learning, so that the learning material provided is more easily understood by students, media is needed that helps the delivery process. Through the media, it is hoped that there will be the same perception between teachers and students. Moreover, Islamic religious education is very important for human life, especially in achieving inner peace and mental health. Audiovisual media can be used as an alternative in learning Islamic Religious Education
Peran Kepala Sekolah dan Guru dalam Pembiasaan Keagamaan Awardin, Awardin; Arsam, Arsam; Amril, Amril
RELIGI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 1 No. 1 (2023): Religi, Juni 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51454/religi.v1i1.459

Abstract

Penlitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran Kepala Sekolah dan Guru dalam pembiasaan keagamaan siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Al-Munawwarah Pondidaha Konawe. Penelitian ini menggunakan jenis peneltian kualitatif deskriptif. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan melakukan observasi, wawancara dan dokumentasi. Metode observasi digunakan untuk melakukan pengamatan dengan seksama terhadap peran-peran Kepala Sekolah dan Guru dalam pembiasaan keagamaan siswa. Sedangkan metode dokumentasi digunakan untuk mencari data-data pendukung seperti, dokumen tata tertib sekolah dan materi- materi pelajaran yang disampaikan oleh guru-guru SMK Al-Munawwarah. Adapun metode wawancara digunakan untuk melakukan wawancara kepada Kepala Sekolah, Guru-guru dan Siswa guna mendapatkan data mengenai pembiasaan keagaamaan siswa. Selanjutnya dilakukan analisis. Hasil penelitian yang dilakukan menggambarkan bahwa peran Kepala Sekolah dan Guru sangat besar dalam pembiasaan keagamaan siswa SMK Al-Munawwarah. Adapun peran-peran tersebur antara lain adalah; 1) Shalat Dhuha; 2) Shalat Dzhuhur berjama’ah; 3) Yasinan pada hari Jum’at; dan 4) membaca Al-Qur’an sebelum memulai pembelajaran. Pembiasaan keagamaan tersebut bukan hanya dilakukan disekolah tetapi juga ditekankan kepada siswa agar dapat juga dilakukan dan dipraktekkan ketika kembali ke rumah masing-masing. Indikator pembiasaan keagamaan siswa di SMK Al-Munawwarah dapat dilihat dari beberapa hal antara lain 1) melalui model pembelajaran SMK Al-Munawwarah yang memadukan antara kurikulum SMK dengan kurikulum pesantren; 2) Corak keberagamaan siswa dipengaruhi oleh nilai-nilai pesantren, 3) Peran Kepala Sekolah dan Guru dalam melakukan pembinaan. Dengan demikian peneliti berkesimpulan bahwa melalui peran Kepala Sekolah dan Guru, maka terjadi peningkatan yang signifikan dalam pembiasaan keagamaan siswa setelah mereka masuk dan belajar di SMK Al-Munawwarah tersebut. Kata Kunci : Kepala Sekolah, Guru dan Pembiasaan Keagamaan Siswa Al- Munawwarah.
Implementasi Nilai-Nilai Moderasi Beragama Melalui Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Yusuf, Yusuf; Fitriah, Fitriah; Inang, Inang
RELIGI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 1 No. 1 (2023): Religi, Juni 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51454/religi.v1i1.462

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah: 1. Untuk mengetahui dan mendeskripsikan implementasi nilai-nilai moderasi beragama melalui pembelajaran pendidikan agama Islam di Madrasah Aliyah Darul Da’wah Al- Irsyad Labibia Kecamatan Mandonga Kota Kendari. 2. Untuk mengetahui faktor apa saja yang mendukung dan menghambat implementasi nilai-nilai moderasi beragama melalui pembelajaran pendidikan agama Islam di Madrasah Aliyah Darul Da’wah Al-Irsyad Labibia Kecamatan Mandonga Kota Kendari. Jenis penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah jenis penelitian kualitatif deskriptif. Adapun metode pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sumber data dalam penelitian ini yaitu kepala sekolah, Guru akidah akhlak, dan peserta didik. Adapun teknik analisis data yang digunakan ada tiga yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data dalam penelitian ini berfokus pada triangulasi sumber. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1). Implementasi nilai-nilai moderasi beragama melalui pembelajaran Pendidikan Agama Islam khususnya pembelajaran akidah akhlak telah berjalan dengan baik. Proses implementasi nilai-nilai moderasi beragama melalui proses pembelajaran akidah akhlak dilakukan dengan berbagai cara yaitu dengan pembiasaan seperti membiasakan ada waktu 5-10 menit pemberian motivasi atau nasehat, kemudian ada tahapaninsersi atau menyisipkan materi tentang moderasi beragama disetiap materi pelajaran, dengan menggunakan model pembelajaran ekspositori serta menggunakan metode ceramah dan diskusi dalam proses pembelajarannya. Serta ada kegiatan keagamaan untuk membantu implementasi nilai-nilai moderasi beragama seperti kegiatan pembinaan dan pembimbingan setelah shalat dhuha dan dzuhur berjamaah setiap hari selasa, rabu, dan kamis, serta kegiatan pembinaan dan pembimbingan setiap hari sabtu, dan kegiatan safari ramadhan. Adapun nilai- nilai moderasi yang terimplementasi dalam proses pembelajaranya itu nilai Tasamauh, Al- adl, Syura, Islah, dan Qudwah. 2).Faktor pendukung meliputi lingkungan sekolah yang baik yang merupakan sekolah keagamaan dan prasarana sekolah yang mendukung serta sinergisitas yang baik antara guru dan peserta didik. Sedangkan faktor penghambatnya yaitu kurangnya waktu pembelajaran, kurangnya referensi terkait moderasi beragama, pengaruh negatif pergaulan peserta didik diluar lingkungan sekolah,dan dampak negatif hand phone.
Pengembangan Karakter Peserta Didik Melalui Kurikulum Kulliyatul Mu’allimin Al-Islamiyyah (KMI) Di Gontor 6 Konawe Selatan Hermanto, Furqon; Syamsu, Syamsu; Suarni, Suarni
RELIGI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 1 No. 2 (2023): Religi, Desember 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51454/religi.v1i2.609

Abstract

Karakter peserta didik merupakan aspek penting dalam pembentukan pribadi yang berkualitas. Kurikulum KMI di Gontor 6 Konawe Selatan didesain secara khusus untuk mengintegrasikan pendidikan agama Islam dengan pembelajaran akademik. Tujuan dari penelitian ini ialah mengetahui bagaimana karakter Peserta didik di Gontor 6 dan untuk mendeskripsikan bagaimana implementasi kurikulum Kulliyatul Mu’allimin al-Islamiyyah (KMI) dalam mengembangkan karakter Peserta didik. Penelitian yang digunakan ialah penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Adapun teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sumber data dalam penelitian ini adalah wakil pengasuh, Guru KMI, dan Peserta didik. Teknik analisis data yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan Karakter Peserta didik di Gontor 6 memiliki karakter toleransi yang baik yang di dapat dari keberagaman Peserta didik yang ada di Gontor. Keberagaman ini juga mengakibatkan munculnya sikap kepedulian yang baik antara peserta didik atau Ukhuwah Islamiyyah yang di jaga dengan ketatnya displin yang ada. Selain itu, Implementasi Kurikulum KMI dalam mengembangan karakter di Gontor 6 Konwe Selatan berlandaskan Al-Qur’an dan Al-Sunnah dan berasal dari nilai nilai dasar Pondok Modern Darussalam Gontor yaitu Panca Jiwa berupa keikhlasan, kesederhanaan, kemandirian, ukhuwah Islamiyah, dan kebebasan.
Pendidikan Islam Sebagai Pendidikan Moral Perspektif Kajian Pendidikan Moral Imam Nawawi al-Bantani Asman; Ajusman, Ajusman; Arsam, Arsam
RELIGI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 1 No. 2 (2023): Religi, Desember 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51454/religi.v1i2.612

Abstract

Selama ini, pendidikan Islam dalam pelaksanaannya hanya berfokus pada transfer pengetahuan (kognitif) saja. Sebab, pendidikan Islam kehilangan konsep pendidikan dan tujuan pendidikan yang belum diarahkan. Terakhir, mahasiswa diarahkan untuk hanya mengejar skil yan yang duniawi dan melupakan ajaran nilai-nilai Islam di dalamnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendidikan Islam sebagai perspektif pendidikan moral terhadap kajian pendidikan moral Imam Nawawi al-Bantani. Penelitian ini merupakan kajian kepustakaan (penelitian pustaka) dengan pendekatan kualitatif. Sumber data penelitian ini berasal dari data primer dan sekunder yang berasal dari buku dan jurnal ilmiah. Analisis dalam penelitian ini menggunakan analisis konten. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan moral Imam Nawawi al-Bantani menunjukkan tiga konsep yang membuat pendidikan Islam diarahkan dan berfokus pada perkembangan moral atau ahklak peserta didik, yaitu, pendidikan moral dalam kaitannya dengan individu, pendidikan moral dalam kaitannya dengan keluarga dan pendidikan moral yang berkaitan dengan masyarakat. Ketiganya merupakan konsep pendidikan Islam yang menunjukkan bahwa pendidikan Islam adalah pendidikan moral.
DAMPAK PENGGUNAAN GAME ONLINE TERHADAP MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK Arsam, Arsam; Kholida, Leliy; Ramadhan, Sahril
RELIGI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 1 No. 2 (2023): Religi, Desember 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51454/religi.v1i2.613

Abstract

Game online adalah salah satu game berbasis elektronik dan visual yang permainannya dapat dijalankan jika terhubung dengan internet. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui deskripsi penggunaan game online terhadap motivasi belajar Peserta Didik di Kelas VIII MTS Swasta Labibia Kota Kendari dan untuk mengetahui dampak penggunaan game online terhadap motivasi belajar Peserta didik pada mata pelajaran Al-Qur’an Hadits di Kelas VIII MTS Swasta Labibia Kota Kendari. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Sumber data penelitian ini ialah data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini ialah observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan untuk Analisis data, penelitian ini menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan game online pada peserta didik kelas VIII MTS S Labibia, Mereka memainkan game online ini karena dalam penggunaanya yang menantang serta game online ini menunjukkan bahwa penggunaannya dapat menuntut kerjasama tim dan memberikan pengalaman seru bagi para pemainnya. Adapun dampak dari penggunaan game online terhadap motivasi belajar Peserta didik pada mata pelajaran Al-Qur’an Hadits. Yaitu Peserta didik cenderung mengalami penurunan motivasi belajar yang tercermin dalam penurunan nilai akademik dan perubahan perilaku, seperti kurangnya kedisiplinan, kehilangan fokus pada tugas sekolah, dan kurangnya keterlibatan dalam pembelajaran Al Qur'an Hadits.
Dampak Perceraian Orang Tua Terhadap Pendidikan Agama Anak Ambarwati, Aprina; Suarni, Suarni; Kholida, Leliy
RELIGI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 1 No. 2 (2023): Religi, Desember 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51454/religi.v1i2.614

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak perceraian orang tua terhadap pendidikan agama anak dalam keluarga di Kelurahan Wawombalata Kecamatan Mandonga Kota Kendari. Metode penelitian ini ialah kualitatif dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif analysis. Sumber data penelitian ini ialah data primer dan sekunder. Teknik penumpulan data yang digunakan ialah observasi, wawancara dan dokumentasi. Selain itu, tahapan analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Perceraian orang tua memberikan dampak positif terhadap pendidikan agama anak di Kelurahan Wawombalata, Kecamatan Mandonga, kota Kendari yaitu anak menjadi lebih mandiri mengakibatkan anak tetap melanjutkan kebiasaan ibadah setelah bercerai dan melakukan ibadah tanpa diperintah. Hal ini disebabkan karena perceraian terjadi ketika anak masih kecil, adanya sensitivititas dan kepedulian orang tua terhadap pendidikan agama anak, dan lingkungan yang mendukung pendidikan agama anak. Perceraian orang tua juga memberikan dampak negatif terhadap pendidikan agama anak yaitu renggangnya hubungan dengan orang tua mengakibatkan anak kehilangan minat atau motivasi dalam kegiatan keagamaan, seperti malas sholat, dan tidak mau mengaji. Renggangnya hubungan dengan orang tua disebabkan oleh kurangnya waktu bersama antara orang tua dan anak setelah perceraian disebabkan ibu harus bekerja mencari nafkah mengantikan peran ayah. Selain itu, watu perceraian yang terjadi ketika anak sudah mengerti akan perceraian mengakibatkan anak menunjukkan sikap berontak dan tidak terimanya akhirnya mereka melampiaskan pada hal negatif seperti tidak mau sholat, dan tidak mau mengaji. Kurangnya sensitivitas dan kepedulian orang tua terhadap pendidikan agama anak, dan lingkungan yang kurang mendukung pendidikan agama anak.
Eksperimen Model Pembelajaran Edutainment Terhadap Motivasi Belajar Peserta Didik Diawati; Amril, Amril; Suarni, Suarni
RELIGI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 1 No. 2 (2023): Religi, Desember 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51454/religi.v1i2.620

Abstract

Tujuan penelitian ini mengetahui gambaran tingkat motivasi belajar peserta didik pada mata pelajaran PAI dengan model pembelajaran edutainment dan model pembelajaran konvensional di SMP Negeri 1 Lembo Kabupaten Konawe Utara dan ntuk mengetahui pengaruh model pembelajaran edutainment terhadap motivasi belajar peserta didik pada mata pelajaran PAI di SMP Negeri 1 Lembo Kabupaten Konawe Utara. Metode penelitian yang digunakan ialah Quasi Eksperiment dengan desain Non Equivalent Control Group Design. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan desain Post test Only Control Group Design. Dalam desain ini terdapat dua kelompok yang dipilih, setelah itu diberikan perlakuan, dan terakhir diberi post test. Hasil penelitian menunjukkan Tingkat motivasi belajar peserta didik yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran konvensional adalah sebesar 79,7 dengan presentase 53% dan termasuk kategori baik. Sedangkan tingkat motivasi belajar peserta didik yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran edutainment adalah sebesar 88,13 dengan presentase 81% dan termasuk kategori sangat baik. Terdapat pengaruh motivasi belajar PAI setelah dilaksanakannya post test antara kelas kontrol dan kelas eksperimen diuji dengan menggunakan uji perbedaan dua rata-rata, dapat dinyatakan bahwa kedua kelas memiliki kemampuan yang berbeda, pada kelas kontrol thitung < ttabel yaitu 0,391 < 1,671 dan Sig.(????) > a (0.05) yaitu 0,421 > 0,05 sedangkan pada kelas eksperimen Sig.(????) < a (0,05) yaitu 0,000 < 0,05 dan thitung > ttabel yaitu 5.253 > 1,671 dengan df = 59 dan taraf signifikan 5%. Diketahui bahwa keduanya mengalami perbedaan dari motivasi belajar post test disetiap kelas, kelas kontrol motivasi belajar post test sebesar 79,7 lebih rendah dibandingkan dengan kelas eksperimen memperoleh motivasi belajar post test sebesar 88,13.
Pengaruh Pemberian Reward Dan Punishment Terhadap Motivasi Belajar Peserta Didik Zaskia K, Salma; Yusuf, Yusuf; Suarni, Suarni
RELIGI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 1 No. 2 (2023): Religi, Desember 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51454/religi.v1i2.621

Abstract

Pendidikan merupakan langkah untuk menuntut ilmu dan merupakan hal yang wajib dilakukan manusia untuk memperluas wawasan sehingga derajat kita pun bisa terangkat. Tujuan penelitian ini ialah mengetahui pengaruh pemberian reward dan punishment secara simultan terhadap motivasi belajar peserta didik mata pelajaran Akidah Akhlak di MTs Miftahul Huda Tetemotaha Kabupaten Konawe. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif desrkriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan dokumentasi, analisis deskriptif data menggunakan regresi berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa motivasi belajar peserta didik kelas VIII di MTs Miftahul Huda Tetemotaha Kabupaten Konawe berada kategori baik sekali. Berdasarkan tabel koefisien kolerasi dimana variabel X1 memiliki nilai kolerasi sebesar 0.801 berada pada nilai koefisien antara 0,80 1,00 maka dapat disimpulkan bahwa pengaruh reward terhadap motivasi belajar peserta didik dapat dikategorikan sangat kuat. Dan variabel X2 memiliki nilai kolerasi sebesar 0,601 berada pada nilai koefisien antara 0,60-0,799 maka dapat disimpulkan bahwa pengaruh punishment terhadap motivasi belajar peserta didik dapat dikategorikan kuat (3) Ada pengaruh pemberian reward dan punishment secara simultan terhadap motivasi belajar peserta didik pada mata pelajaran Akidah Akhlak berdasarkan Hasil penelitian yang dilakukan secara simultan menggunakan uji F memperoleh hasil Fhitung sebesar 40,674 >Ftabel 3,305 dengan signifikan 0,000 ˂ 0,05, maka Ha diterima dan H0 ditolak. Berarti terdapat pengaruh pemberian reward dan punishment secara simultan terhadap motivasi belajar peserta didik mata pelajaran Akidah Akhlak di MTs Miftahul Huda Tetemotaha Kabupaten Konawe.
Peran Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Menangani Bullying Fauziyah, Hanifatul; Arsam, Arsam; Fitriah, Fitriah
RELIGI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 1 No. 2 (2023): Religi, Desember 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51454/religi.v1i2.622

Abstract

Bullying atau perundungan merupakan salah satu bentuk kekerasan yang terjadi di sekolah. Bullying merupakan bentuk perilaku kekerasan dengan adanya kekuasaan untuk menyakti seseorang atau sekolompok secara verbal, fisik maupun psikologis. Tujuan penelitian ialah mengetahui bagaimana Peran Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam menangani terjadinya bullying di SD Negeri 15 Lalembuu Konawe Selatan dan factor apa saja penyebab terjadinya bullying di SD Negeri 15 Lalembuu Konawe Selatan. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif yaitu sebuah produser penelitian berdasarkan data deskriptif berupa lisan dan tertulis dari subjek penelitian atau informan. Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri 15 Lalembuu Konawe Selatan. Teknik pengumpulan datanya yaitu dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan guru pendidikan agama Islam dan peserta didik kelas VI. Adapun teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Adapun hasil penelitian ini ialah Peran guru Pendidikan Agama Islam dalam menangani kasus bullying tersebut dengan cara menasehati kepada peserta didik yang melakukan pembullyian tersebut, setelah itu memberikan hukuman yang mendidik kepada peserta didik, dan memanggil orang tua jika seorang peserta didik sudah melakukan bullying sebanyak tiga kali. Faktor terjadinya bullying di SD Negeri 15 Lalembuu terjadi karena faktor eksternal ataupun internal, seorang peserta didik kurang mendapat perhatian dari seorang guru, faktor keluarga, ekonomi, dan lainnya.