cover
Contact Name
Awardin
Contact Email
awardin@umkendari.ac.id
Phone
+6285241717409
Journal Mail Official
awardin@umkendari.ac.id
Editorial Address
Jl. KH. Ahmad Dahlan No. 10 Kota Kendari
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
RELIGI: Jurnal Pendidikan Agama Islam
ISSN : 30890209     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.51454/religi.v1i1
RELIGI: Jurnal Pendidikan Agama Islam merupakan jurnal berkala ilmiah yang dikelola oleh Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Kendari, terbit dua kali setahun yaitu Juni dan Desember. Fokus jurnal ini adalah isu-isu penting dan aktual tentang pendidikan agama Islam seperti pendidik ditinjau dari pendidikan Islam, peserta didik ditinjau dari pendidikan Islam, kurikulum pendidikan Islam, manajemen pendidikan Islam, metode pembelajaran ditinjau dari pendidikan Islam, media pembelajaran ditinjau dari pendidikan Islam, lembaga pendidikan Islam, sejarah pendidikan Islam, kajian tafsir tarbawi, dan kajian hadits tarbawi
Articles 58 Documents
Implementasi Kurikulum Merdeka Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Gracia Putri, Jesika; Aziz, Ardianto; Awardin, Awardin
RELIGI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 2 No. 1 (2024): Religi, Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51454/religi.v2i1.637

Abstract

Pendidikan sebagai tonggak dalam mencerdaskan kehidupan suatu bangsa memerlukan perencanaan yang disebut kurikulum pendidikan. Tujuan penelitian ini yakni untuk mengetahui Implementasi Kurikulum Merdeka pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di kelas IV SD Negeri 5 Lembo Kabupaten Konawe Utara. Factor penghambat Implementasi Kurikulum Merdeka pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di kelas IV SD Negeri 5 Lembo Kabupaten Konawe Utara. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif, yaitu Subjek dalam penelitian ini adalah Kepala Sekolah, pendidik Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam, Peserta Didik dan objek yang akan diteliti di SD Negeri 5 Lembo jika dibutuhkan. Teknik pengumpulan data yaitu Observasi, Wawancara dan Dokumentasi. Adapun analisis data Reduksi Data Dislpay dan Verifikasi Data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Implementasi Kurikulum Merdeka di SD Negeri 5 Lembo sudah terlaksana sejak tahun ajaran 2023/2024 atas perintah dinas pendidikan. Walaupun, masih terdapat beberapa kendala. Faktor hambatan yang dihadapi pendidik saat ini yaitu belum adanya bahan materi untuk pengembangan modul ajar mata pelajaran Pendidikan Agama Islam serta belum ada pelatihan khusus tentang bagaimana cara pembuatan modul ajar sehingga menghambat proses implementasi kurikulum merdeka.
Pandangan Theodore Noldeke Dan W. Montgomerry Watt Tentang Kesejarahan Wahyu Al-Quran Asman, Asman; Muliyani, Muliyani; Amin, Amin
RELIGI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 2 No. 1 (2024): Religi, Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51454/religi.v2i1.669

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis serta membandingkan pemikiran tokoh orientalis yang mengkaji Al-Quran serta memberikan pandangan cendekiawan muslim dalam melihat perkembangan pemikiran orientalis. Tujuan penelitian ini untuk melihat sejauh mana perbandingan dan perbedaan pendapat orientalis dalam melakukan pengkajian Alquran. Penelitian ini bersifat penelitian kepustakaan dengan metode kualitatif diskriptif Sumber data penelitian ini berasal dari berbagai literature baik buku, jurnal yang terkait dengan penelitian ini. Hasil penelitian ini menunjukkan perbandingan kedua tokoh orientalis dalam mengkritik Al-Quran. Perbedaan yang terdapat ialah Noldeke lebih cenderung melihat Al-Quran dari sisi sejarah turunya Al-Quran dan proses penulisan Al-Quran, sedangkan Watt ia lebih mempersoalkan ayat-ayat Al-Quran yang dianggap ditambahkan oleh Muhammad sesuai dengan kebutuhan umat saat itu. Serta pandangan cendekiawan muslim yang menganggap pandangan orientalis tersebut terlalu obyektif.
Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Berbasis Media 3D Page Flip HTML5 Intan Afifa Fitia; Kholida, Leliy; Awardin, Awardin
RELIGI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 2 No. 1 (2024): Religi, Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51454/religi.v2i1.675

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Menggambarkan penerapan media berbasis 3D Page Flip HTML5 untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik (2) Mendeskripsikan peningkatan hasil belajar peserta didik setelah penerapan media berbasis 3D Page Flip HTML5 pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam Kelas X.1 di SMA Negeri 11 Bombana. Penelitian yang digunakan ialah penelitian Tindakan kelas (classroom action research). Penelitian ini dilaksanakan pada peserta didik kelas X.1 SMA Negeri 11 Bombana tahun Pelajaran 2023/2024 dengan jumlah peserta didik 19 orang. Instrument yang digunakan adalah tes hasil belajar, untuk mengukur kemampuan peserta didik berupa tes siklus I dan tes siklus II (setelah pemberian tindakan); dan lembar observasi bagi guru dan peserta didik untuk pelaksanaan aktivitas pembelajaran. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Penerapan media berbasisi 3D Page Flip HTML5 mata pelajaran Pendidikan Agama Islam yaitu pendidik menjelaskan atau memberikan gambaran materi kepada peserta didik melalui media pembelajaran berbasisi 3D Page Flip HTML5 dimana masing-masing peserta didik dapat membaca ataupun mempelajari materi serta aktivitas yang akan dilakukan peserta didik melalui link yang telah dibagikan. Penerapan media ini pada materi “menjauhi pergaulan bebas dan perbuatan zina untuk melindungi harkat dan martabat” telah mencapai keberhasilan, hal ini dapat dilihat dari aktivitas observasi guru dan peserta didik yang dikategorikan dalam keadaan baik. (2) Menggunakan media 3D Page Flip HTML5 menunjukkan bahwa hasil belajar peserta didik mengalami peningkatan dibuktikan dengan hasil belajar peserta didik yang berjumlah 19 orang menunjukkan bahwa pada siklus I peserta didik yang hasil belajarnya telah mencapai kriteria ketuntasan minimum yang telah ditetapkan sekolah yaitu (70) sebanyak 12 peserta didik dengan presentase 63,15%. Sedangkan pada siklus II peserta didik yang hasil belajarnya telah mencapai ketuntasan sebanyak 17 peserta didik dengan presentase 89,47%.
Nilai-Nilai Pendidikan Islam Dalam Tradisi Karia’a (Studi Pada Masyarakat Desa Sombu Kecamatan Wangi-Wangi Kabupaten Wakatobi) Erdin; Aziz, Ardianto; Tomo, Ahmad Rais
RELIGI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 2 No. 1 (2024): Religi, Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51454/religi.v2i1.714

Abstract

Pendidikan dalam Islam tidak hanya terbatas pada pengajaran agama, tetapi juga mencakup aspek-aspek kehidupan lainnya seperti moralitas, etika, dan tata cara berinteraksi dengan lingkungan sosial. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui prosesi dalam tradisi karia masyarakat desa sombu kecamatan wangi-wangi kabupaten wakatobi. Untuk mengetahui nilai-nilai pendidikan islam yang terdapat dalam tradisi karia masyarakat desa sombu kecamatan wangi-wangi kabupaten wakatobi. Metode Penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif, bersifat deskriptif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Sumber data dalam penelitian ini yaitu tokoh adat, tokoh agama, dan tokoh masyaarakat. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa pada pelaksanaan karia’a memiliki beberapa tahapan atau proses. Pertama yaitu musyawarah menentukan siap yang menjadi tuan rumah, proses kedua yaitu heporukua atau lebih dikenal sebutan hesofui pakili (mandi suci), proses ketiga hekire (mencukur bulu halus pada alis dan ubun ubun), keempat yaitu karia (sunat) anak-anak akan di syahadatkan kemudian di nasehati, kelima lemba’a nu kansoda’a (mengangkat tandu) anak akan diarak-arakan dari ujung kampung keujung kampung, dan terakhir manga poga’a-ga’aka. Dilakukan setelah 7 hari acara karia’a sudah dilakukan sebagai bentuk perpisahan antara beberapa peserta karia. Nilai-nlai Pendidikan Islam yang terdapat pada tradisi karia’a yaitu pada prosesi hesofuia atau bersuci (thaharah), pengucapakan dua kalimat syahadat atau disebut dengan pembentukan akidah, Setelah itu proses ndou-ndou atau memberikan nasehat kepada anak-anak yang telah melakukan atau melaksanakan rangkaian prosesi karia. Kemudian terakhir proses berlangsungnya muamalah atau hubungan antar sesama manusia.
Meningkatkan Pemahaman Peserta Didik Melalui Penerapan Model Pembelajaran Cooperative Intregrated Reading and Composition (CIRC) Saputri, Veni; Arsam; Awardin
RELIGI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 2 No. 1 (2024): Religi, Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51454/religi.v2i1.715

Abstract

Model pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) adalah suatu model pembelajaran di mana peserta didik dapat belajar dengan bekerjasama dalam setiap kelompok. Tujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan model pembelajaran Cooperative Intregrated Reading and Composition (CIRC)dapat meningkatkan pemahaman peserta didik pada mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam di kelas VIII A dan pengaruh penerapan model pembelajaran Cooperative Intregrated Reading and Composition (CIRC) terhadap pemahaman peserta didik pada mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam di kelas VIII A. Metode penelitian yang digunakan ialah penelitian Tindakan kelas (PTK). Hasil penelitian ini dari hasil analisis data yang diperoleh dalam penelitian ini bahwa:1) Aktivitas belajar peserta didik pada siklus I mencapai 50% namun belum mencapai indikator yang telah ditetapkan yaitu 80%, dan pada siklus II meningkat menjadi 90% yang telah menunjukan pencapaian indikator kinerja. 2) Hasil belajar peserta didik pada siklus I nilai rata-rata 72% sedangkan pada siklus II nilai rata-rata mencapai 83%. Peningkatan hasil belajar peserta didik pada siklus I mencapai 46% atau 12 orang dari 26peserta didik yang tuntas secara klasikal dan 63% peserta didik yang belum tuntas secara klasikal sehingga belum mencapai indikator yang telah ditetapkan yaitu 80% dan pada siklus II hasil belajar peserta didik mencapai 88% atau 23 orang dari 26 peserta didik yang tuntas secara klasikal, sehingga telah menunjukkan pencapaian indikator kinerja
Pendidikan Agama Islam di Era Digital Berbasis Holistik-Integratif Ajusman, Ajusman; Asman
RELIGI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 2 No. 2 (2024): Religi, Desember 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51454/religi.v2i2.716

Abstract

The Islamic religious education material taught in schools currently still stands on its own, both in terms of its scientific field and in terms of other scientific aspects. Islamic religious education in the digital era must be based on an integrative holistic approach, this is due to the anxiety in education regarding the character of the students. is a scourge in education today, as well as the challenges of a very rapid era. The aim of this research is to find out Islamic religious education in the digital era based on an integrative holistic approach. The method used is library research (Library Research) by collecting and analyzing books and articles related to the theme. The results of this research: Integrative holistic Islamic religious education is an educational approach that aims to form complete students, not only from a cognitive perspective, but also morally and spiritually. This approach is expected to be able to answer current educational problems, namely moral degradation. Integrative holistic Islamic religious education is an educational approach that integrates religious knowledge with digital technology knowledge. This approach is expected to produce students who have adequate knowledge and skills, and have noble character.
Strategi Penanganan Konflik Di Lembaga Pendidikan Islam Amin; Muallimah
RELIGI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 2 No. 1 (2024): Religi, Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51454/religi.v2i1.720

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi yang efektif dalam menangani konflik dilembaga pendidikan Islam. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif dan studi literatur sebagai Teknik pengumpulan datanya. Data yang dikumpulkan dalam metode deskriptif ini adalah berupa kata-kata, kalimat, gambar dan perilaku. Adapun Teknik analisis data yang digunakan yakni reduksi data, penyajian data, verifikasi dan penegasan kesimpulan. Dalam studi ini menggungkapkan bahwa konflik akan terjadi secara alamiah baik secara individu maupun kelompok. Hal ini karena konflik memiliki muatan aktualisasi dan persaingan individu anggota Lembaga Pendidikan Islam dalam mencapai tujuan profesi dan Lembaga. Terdapat beberapa sudut pandang dalam melihat konflik yang terjadi, pertama, Secara tradisonal, konflik dianggap sesuatu yang burukkarenanya konflik sangat dihindari, kedua pandangan hubungan manusia memandang konflik sesuatu yang wajar karena dengan konflik akan memicu kinerja Lembaga, ketiga, pandangan interaksionis memandang konflik sebagai sesuatu yang positif. Strategi yang efektif digunakan untuk mengelolah konflik di Lembaga Pendidikan Islam yaitu kolaborasi, kompromi, penghindaran diri, penyesuaian diri dan negosiasi. Komunikasi merupakan kunci utama dalam mengatasi konflik dengan menjalankan fungsi komunikasi seperti fungsi kontrol, motivasi, ekspresi emosional, dan informasi. Kata Kunci : Strategi Komunikasi, penanganan konflik, Lembaga Pendidikan Islam.
Pengaruh Penggunaan Media Audiovisual Pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMK Negeri 2 Gowa Risnawati, Risnawati; Hartini, Hartini; Deriwanto, Deriwanto
RELIGI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 2 No. 1 (2024): Religi, Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51454/religi.v2i1.746

Abstract

The learning process is a communication process between teachers and students through verbal language as the main medium for delivering learning material. Under these conditions, the learning process is very dependent on the teacher as a learning resource and source of information. However, not all lesson materials can be presented directly by the teacher. However, teachers can use various kinds of tools in delivering learning material. Learning aids are what is meant by media or learning aids. In PAI learning, so that the learning material provided is more easily understood by students, media is needed that helps the delivery process. Through the media, it is hoped that there will be the same perception between teachers and students. Moreover, Islamic religious education is very important for human life, especially in achieving inner peace and mental health. Audiovisual media can be used as an alternative in learning Islamic Religious Education
Sarana Peningkatan Pengamalan Ibadah Mahasiswa Melalui Al Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) Asman; Awardin
RELIGI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 2 No. 2 (2024): Religi, Desember 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51454/religi.v2i2.1114

Abstract

Keberadaan pembelajaran Pendidikan agama Islam sangatlah penting dalam pemahaman ibadah mahasiswa di perguruan tinggi. Pendidikan Islam saat ini banyak mengalami persoalan, salah satunya pemahaman dan praktiknya yang menunjukkan perbedaan bahkan keadaan itu sering bertolak belakang dengan realitas yang terjadi. Tujuan dari penulisan artikel ini ialah menjelaskan peran AIK sebagai sarana peningkatan pengamalan ibadah mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kendari. Metode penelitian yang menjadi rujukan ialah penelitian kualitatif dengan pendekatan analisis deskriptif. Tehnik pengumpulan data yang digunakan ialah wawancara atau tes secara langsung kepada mahasiswa, setelah itu barulah kemudian dilakukan analisis data dengan seksama sehingga menghasilkan kesimpulan data penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mata kuliah AIK mampu menjadi sarana peningkatan pengamalan ibadah pada mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kendari pada program studi Pendidikan agama Islam. Mahasiswa sudah mampu memahami ruang lingkup ibadah melalui AIK dan mahasiswa juga sudah mampu mempraktikkan pemahaman ibadah melalui mata kuliah AIK
Tantangan dan Peluang Pengembangan Wakaf Tunai dalam Filantropi Islam Indonesia Iqbal, Muh.
RELIGI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 2 No. 2 (2024): Religi, Desember 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51454/religi.v2i2.1115

Abstract

Wakaf uang telah muncul sebagai salah satu instrumen filantropi Islam di Indonesia, dengan perkiraan mencapai Rp180 triliun per tahun. Meskipun potensi wakaf uang sangat signifikan dan perlunya regulasi dan manajemen yang berkualitas tinggi, hambatan umum tetap ada hingga tahun 2024. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berkontribusi terhadap kurangnya pengembangan wakaf uang di Indonesia. Studi ini mengumpulkan data dari sumber-sumber terpilih dengan menggunakan metodologi PRISMA. Temuan menunjukkan bahwa stagnasi wakaf uang disebabkan oleh beberapa faktor, termasuk kurangnya sosialisasi dan literasi, profesionalisme nazir, dan transparansi Badan Wakaf Indonesia (BWI), serta masalah yang terkait dengan objek wakaf dan komitmen nazir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurangnya pengembangan wakaf uang disebabkan oleh kurangnya literasi dan kurangnya kepercayaan dalam pengelolaan wakaf. Oleh karena itu, solusi yang diusulkan mencakup perlunya pengembangan literatur tentang wakaf uang, peningkatan transparansi dalam pengelolaan melalui laporan tahunan yang konsisten dan dapat diakses oleh publik, serta penegasan kembali status Badan Wakaf Indonesia sebagai lembaga independen sesuai dengan UU 41/2004 tentang Wakaf. Selain itu, fungsi ganda BWI (sebagai regulator dan pengelola) harus difokuskan terutama pada peran regulatorinya untuk memastikan pengawasan profesional terhadap nazir.