cover
Contact Name
Chitra Charisma Islami
Contact Email
chitra@umkuningan.ac.id
Phone
+6281223506874
Journal Mail Official
pelitapaud@umkuningan.ac.id
Editorial Address
Department of Early Childhood Education - Universitas Muhammadiyah Kuningan Sekretariat Jurnal Pelita PAUD. Building A106 Street of Moertasiah Soepomo No 28b, 45511 Kuningan - West Java
Location
Kab. kuningan,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Pelita PAUD
ISSN : 25486284     EISSN : 26150360     DOI : https://doi.org/10.33222/pelitapaud
Core Subject : Education,
Journal Pelita PAUD is a national scientific journal published by the Department of Early Childhood Education, Universitas Muhammadiyah Kuningan which contains the results of research that is raised from theoretical studies and results of research in the field of Early Childhood Education. Journal PAUD Pelita is published twice a year, namely in June and December. The purpose of this journal is to facilitate scientific publications which are the results of research conducted by students, teachers, academics and researchers. Journal Pelita PAUD contains various disciplines of Early Childhood Education, especially in the scope of ECE learning, policy, parenting, child development, and early chilhood problems.
Articles 509 Documents
Model Pembelajaran Berbasis Kearifan Lokal (Local Wisdom) pada Usia Kanak-kanak Awal Ruliana Fajriati; Na’imah
Jurnal Pelita PAUD Vol 4 No 2 (2020): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : STKIP Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v4i2.956

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi model pembelajaran berbasis kearifan lokal (local wisdom). Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode penelitian deskriptif kuantitatif. Rumusan masalah penelitian ini yaitu bagaimana implementasi model pengembangan pembelajaran berbasis kearifan local (local wisdom) pada usia kanak-kanak awal? Penelitian ini dilaksanakan di TK Nasyithatun Nisa. Masa kanak-kanak awal berada pada rentang usia 2 hingga 6 tahun yang merupakan masa penutup masa bayi dimana pada usia tersebut ketergantungan secara praktis sudah terlewati, diganti dengan tumbuhnya kemandirian dan berakhir disekitar usia sekolah dasar. Begitu juga dengan tugas-tugas perkembangan anak di usia ini perlu di stimulus agar mencapai kemandirian anak pada tahap usia selanjutnya. Sekolah juga perlu melaksanakan pengembangan pembelajaran sebagai bentuk mengoptimalkan pendidikan pada anak usia dini salah satunya dengan mengembangkan pembelajaran berbasis kearifan budaya lokal. Adapun dari hasil penelitian ini yaitu TK Nasyithatun Nisa telah memperkenalkan unsur budaya yaitu pakaian adat, lagu-lagu, tarian dan makanan khas Melayu Riau.
Faktor yang Mempengaruhi Perkembangan Anak Usia Dini Isnainia; Na’imah
Jurnal Pelita PAUD Vol 4 No 2 (2020): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : STKIP Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v4i2.968

Abstract

Aspek-aspek yang mempengaruhi perkembangan anak usia dini meliputi aspek kepribadian, sosial moral, bahasa, dan kesadaran beragama. Terdapat kasus masalah yang dimunculkan penulis tentang anak berusia 4 tahun yang mengalami keterlambatan berbicara yang dipengaruhi oleh pendidikan orangtua dan keluarga. Artikel ini menggunakan metode literatur review. Literatur dikumpulkan dengan menggunakan mesin pencari seperti Google Scholar dan Proquest. Penulis juga mencari literature di Perpustakan Kampus UIN Sunan Kalijaga. Faktor utama yang berperan penting adalah faktor dan aspek yang mempengaruhi perkembangan anak usia dini meliputi faktor genetik/hereditas, faktor lingkungan, kondisi kehamilan, komplikasi kelahiran, pemenuhan nutrisi, perawatan kesehatan, kerentanan terhadap penyakit, dan perilaku pemberian stimulus. Sedangkan, dalam aspek-aspek yang mempengaruhi perkembangan anak usia dini berisikan tentang kepribadian, sosial moral, bahasa, dan kesadaran beragama. Kesimpulannya, perkembangan adalah hal penting bagi setiap anak usia dini yang dipengaruhi oleh beberapa macam aspek. Gangguan pada salah satu aspek perkembangan dapat mempengaruhi aspek perkembangan yang lain.
Implementasi Penilaian Berbasis Portofolio di PAUD Laismanekat Nasipanaf Retno Jeki Krisnadina Lopo; Siti Masitoh; Retno Tri Hariastuti
Jurnal Pelita PAUD Vol 4 No 2 (2020): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : STKIP Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v4i2.970

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan mengevaluasi implementasi/penerapan penilaian berbasis portofolio di PAUD Laismanekat Nasipanaf Kupang. Berdasarkan hasil analisis data, disimpulkan bahwa dalam penerapan penilaian berbasis portofolio di PAUD Laismanekat Nasipanaf Kupang meliputi empat hal, yaitu (1) Konteks: penilaian yang dilakukan sesuai dengan pedoman penilaian PAUD Permendikbud RI No 146 Tahun 2014, (2) Input: Masukan dalam penelitian ini, adalah latar belakang pendidik, sarana prasarana yang tersedia cukup menunjang, dan peran guru pada penilaian portofolio mendukung, (3) Proses pelaksanaan penilaian berbasis portofolio sesuai dilakukan berdasarkan langkah-langkah penilaian portofolio menurut Supranata dan Hatta, (4) Produk atau hasil penilaian berbasis portofolio yang dilakukan yaitu berupa dokumen semua perkembangan anak yang sudah dikumpulkan selama satu semester yaitu satu bendel map dengan menuliskan nama dari masing-masing anak serta raport anak. Kesimpulan dari keseluruhan evaluasi implementasi penilaian berbasis portofolio sudah cukup baik namun masih diperlukan pembenahan dalam penggunaan pedoman penilaian yang ada.
Hubungan Durasi Waktu Penggunaan Gadget Terhadap Interaksi Sosial Anak Usia Dini Elza Fitrianis; Yaswinda Yaswinda
Jurnal Pelita PAUD Vol 4 No 2 (2020): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : STKIP Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v4i2.971

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan durasi waktu penggunaan gadget terhadap interaksi sosial anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuatitatif dengan metode penelitian korelasional. Pada penelitian ini menggunakan teknik sampel total sample yakni sebanyak 106 orang anak yang terdiri dari kelas 7 kelas mulai dari B1-B7. Teknik pengumpulan data didapatkan melalui penyebaran angket guna memperoleh informasi mengenai durasi waktu yang digunakan anak kepada orangtua, dan pengamatan yang digunakan untuk memperoleh data mengenai interaksi anak di sekolah yang terdiri dari 9 item instrument yang akan dinilai disusun berdasarkan teori dan dikembangkan berdasarkan kurikulum 2013. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini ialah tidak terdapatnya hubungan antara durasi waktu penggunaan gadget terhadap interaksi sosial anak di TK Islam Khaira Ummah Padang.
Permainan Tradisional Jamuran: Analisis Pengetahuan Guru PAUD Yogyakarta Ditinjau dari Taksonomi Bloom Avanti Vera Risti Pramudyani
Jurnal Pelita PAUD Vol 4 No 2 (2020): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : STKIP Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v4i2.972

Abstract

Permainan Jamuran adalah permainan tradisional yang popular di PAUD dan sebagian besar guru memahami sebagai permainan yang mengembangkan kemampuan sosial emosional khususnya kemampuan kerjasama. Namun, apabila dikaji permainan ini mampu menjadi media untuk menstimulasi keenam aspek perkembangan anak. Penelitian ini bertujuan mengetahui tingkat pengetahuan guru dalam memanfaatan permainan Jamuran dalam pembelajaran PAUD dikaji dari taksonomi Bloom. Penelitian ini adalah penelitian dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Instrumen pengumpulan data diperoleh dari wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan validasi data menggunakan triangulasi teknik. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan Miles and Huberman. Hasil penelitian menunjukkan, tingkat pengetahuan guru terbagi menjadi tiga level rendah, sedang, dan tinggi. Untuk level rendah guru masih memerlukan pengetahuan lebih banyak tentang permainan Jamuran agar dapat lebih memanfaatkan sarana stimulasi. Sedangkan pada level sedang dan tinggi pengetahuan yang dimiliki cukup sebagai dasar bagi guru untuk mengembangkan permainan Jamuran. Namun diharapkan guru terus meningkatkan kemampuannya agar sesuai dengan perkembangan keilmuan dan kebutuhan anak didik.
Pendidikan Seni Tari Anak Usia Dini Melalui Creative Dance di RA Perwanida Ringinanaom Ervin Nuriana; Setyo Yanuartuti
Jurnal Pelita PAUD Vol 4 No 2 (2020): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : STKIP Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v4i2.974

Abstract

Pendidikan anak usia dini adalah bagian dari proses pendidikan anak secara khusus mempelajari usia 0-6 tahun. Pendidikan anak usia dini merupakan masa penting anak untuk membekali ilmu-ilmu dasar yang sekiranya anak mampu menerima, memahami, dan mampu menerapkan. Sehingga, hal ini akan menjadi modal anak bahwa apa yang telah anak tanamkan akan dibawanya ke tahap pendidikan selanjutnya. Pendidikan seni, sebagai bagian dari mata pelajaran yang harus dikuasai oleh siswa,salah satu pembelajaran seni untuk anak usia dini adalah seni tari. Tari merupakan pendekatan yang ideal dengan tujuan merangsang daya imajinasi dan kreativitas dalam berfikir serta membentuk jiwa melalui pengalaman emosi, imajinatif, dan ungkapan kreatif, melalui materi creative dance anak menjadi bebas bergerak sesui dengan imajinasi mereka. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan observasi, kemudian di jabarkan melalui model ADDIE diharapkan mampu meningkatkan karakter anak sebagai bekal menuju pendidikan selanjutnya, sehingga guru dapat memiliki strategi baru mengenai pembelajaran seni melalui creative dance.
Wisata Edukasi Kampung Coklat Sebagai Sarana Deteksi Kecerdasan Anak Usia Dini Berdasarkan Teori Kecerdasan Ganda Novyta Mijil Purwana; Setyo Yanurtuti
Jurnal Pelita PAUD Vol 4 No 2 (2020): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : STKIP Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v4i2.976

Abstract

Sarana deteksi kecerdasan dapat dilakukan dengan berbagai cara antara lain melalui kegiatan wisata edukasi. Maka dari itu, penelitian ini akan membahas mengenai penggunaan wisata edukasi sebagai sarana analisis potensi kecerdasan peserta didik anak usia dini (AUD). Hal ini bertujuan untuk mengetahui potensi siswa dalam menentukan proses penanganan terhadap permasalahasn belajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, pengambilan data melalui pengamatan dan wawancara, serta analisis data menggunakan teori Kecerdasan Ganda. Objek penelitian ada di Kampung Coklat Kabupaten Blitar dengan subjek peserta didik TK Al Khoiriyah Kabupaten Tulungagung. Aktivitas wisata edukasi di Kampung Coklat merangsang masing-masing anak untuk mengeluarkan potensi kecerdasan mereka, menurut 9 kecerdasan yang dikemukakan Howard Gardener, sehingga guru dapat memiliki wawasan tentang karakter kecerdasan peserta didik.
Potret PAUD di Desa Compang Ndejing Felisitas Ndeot
Jurnal Pelita PAUD Vol 4 No 2 (2020): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : STKIP Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v4i2.977

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyoroti keadaan satuan PAUD di Dusun Sok. Subjek penelitian ini adalah siswa, guru, dan orangtua di PAUD Santa Angela. Jenis penelitian yang dipakai adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah model Miles dan Huberman. Temuan hasil penelitian menunjukkan potret pendidik, hanya terdapat 1 orang guru tamatan SMA, serta masih kurang memiliki kompetensi profesional dan pedagogik, potret Sarana dan Prasarana, PAUD Santa Angela hanya memiliki sebuah ruangan yang digunakan sebagai ruang belajar berlantai tanah untuk memberikan layanan berupa rangsangan pendidikan kepada anak-anak yang berusia 2 hingga 6 tahun, kursi plastik yang berukuran sesuai untuk anak-anak, sebuah papan tulis kecil, gambar huruf dan angka, sebuah ayunan yang terbuat dari kayu, serta satu set lego. Toilet yang digunakan merupakan toilet rumah yang dipakai bersama dengan pemilik lahan tempat satuan PAUD berdiri.
Expression Shaping pada Anak Melalui Aktivitas Sosiodrama Wulan Saroinsong; Irma Novita Agni Putri
Jurnal Pelita PAUD Vol 4 No 2 (2020): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : STKIP Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v4i2.984

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas sosiodrama dalam pengungkapan ekspresi bahasa anak usia 5 – 6 tahun. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan rancangan expost facto. Subjek pada penelitian ini sebanyak 32 guru dan 32 orang tua anak di TK Surabaya. Pengumpulan data pada penelitian ini melalui kuisioner online yang disebar menggunakan google form. Analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis regresi linier sederhana. Berdasarkan hasil perhitungan, studi ini menemukan bahwa metode sosiodrama berkontribusi positif terhadap kemampuan bahasa, terutama pada jumlah kosakata yang diucapkan anak untuk mengekspresikan perasannya. Hal ini menunjukkan bahwa ada pengaruh metode sosiodrama terhadap kemampuan bahasa anak. Penelitian ini memberikan implikasi terhadap orang tua dan guru dalam menstimulasi kemampuan bahasa anak, terlebih pada kosakata yang berkaitan dengan pengungkapan ekspresi dan perasaan pada anak.
Menumbuhkan Kecerdasan Emosional pada Anak Usia Dini Melalui Kesenian Chofifah Nurul Hidayah
Jurnal Pelita PAUD Vol 4 No 2 (2020): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : STKIP Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v4i2.987

Abstract

Penulisan jurnal ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana cara menumbuhkan kecerdasan emosional pada anak usia dini, dan untuk menumbuhkan kecerdasan emosional pada anak itu memerlukan peran besar orangtua serta untuk menumbuhkannya dapat melalui berbagai hal salah satu nya melalui kesenian. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif atau studi literatur dengan subjek penelitian anak usia 4-6 tahun. Teknik pengumpulan data yaitu dengan mengumpulkan data dari beberapa sumber yang tertera dalam jurnal referensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam kesenian seperti metode bercerita atau mendongeng, melalui musik feeling, melalui bermain serta tak luput dari peran serta orangtua ketika memberikan pendidikan terhadap anaknya sehingga dapat memunculkan kecerdasan emosional seperti yang diharapkan.

Page 8 of 51 | Total Record : 509